cover
Contact Name
Luhur Moekti Prayogo
Contact Email
supportgrmediagroup@gmail.com
Phone
+6285232835685
Journal Mail Official
supportgrmediagroup@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Pandanaran Blok E12A, Kel. Mangunharjo, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50272
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31236782     DOI : https://doi.org/10.67710/communityservice
Core Subject :
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat is a scholarly journal published by GRM Academic Press, an academic publisher managed by PT Global Research Media Group. The journal focuses on publishing the results of research-based, collaborative, and empowerment-oriented community service activities. The journal serves as an academic platform for lecturers, researchers, practitioners, and community stakeholders to disseminate innovations, solutions, methods, and implementation models that generate meaningful and practical impacts on society. Through a multidisciplinary approach, the journal integrates science, technology, arts, social sciences, humanities, and field-based practices to support the improvement of community welfare, capacity, and self-reliance. Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat is published three times a year and is committed to maintaining publication quality through a professional editorial process and peer-review mechanism.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Pelatihan Teknik Art Therapy (Terapi Seni Rupa) Sederhana bagi Guru PAUD untuk Stimulasi Kecerdasan Emosional Anak melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Debbie Pisga Sonbai; Allan Firman Jaya
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v1i1.1

Abstract

Pelatihan teknik Art Therapy (terapi seni rupa) sederhana bagi guru PAUD menjadi salah satu pendekatan strategis dalam menstimulasi kecerdasan emosional anak usia dini, terutama pada konteks pembelajaran yang menuntut respons pedagogis yang kreatif dan empatik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di KB Ruditi pada tanggal 9 Agustus 2025 dengan melibatkan 25 guru TK dan KB di wilayah Lasem. Pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis mengenai penerapan terapi seni sebagai media ekspresi emosi dan penguatan regulasi diri anak. Metode pelatihan menggabungkan pemaparan materi, studi kasus, simulasi teknik menggambar ekspresif, serta diskusi reflektif yang menggali pengalaman peserta dalam menangani dinamika emosional anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman baru mengenai fungsi seni sebagai sarana komunikasi nonverbal yang efektif bagi anak, khususnya dalam membantu mereka mengungkapkan perasaan yang sulit dijelaskan secara lisan. Selain itu, guru menunjukkan peningkatan keterampilan dalam merancang aktivitas seni sederhana yang terstruktur namun tetap fleksibel sesuai kebutuhan emosional anak. Evaluasi pelatihan mengindikasikan bahwa teknik Art Therapy memberikan alternatif praktis dan menarik bagi guru untuk menciptakan lingkungan kelas yang lebih suportif dan ramah emosi. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi guru PAUD dalam membangun pembelajaran yang holistik dan peka terhadap perkembangan emosional anak.  
Pengenalan Lingkungan Laut Bagi Anak Usia Dini Sebagai Upaya Pencegahan Pencemaran Berkelanjutan Perdana Ixbal Spanton M; Achmad Sudianto
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v1i1.2

Abstract

Pengenalan lingkungan laut kepada anak usia dini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran ekologis sejak awal, terutama di daerah pesisir yang rentan terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 7 Juli–23 Agustus 2024 di Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, dengan melibatkan 21 peserta yang terdiri dari ibu dan anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak dan orang tua tentang pentingnya menjaga kebersihan laut melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan mencakup kegiatan eksplorasi lingkungan pantai, permainan edukatif, demonstrasi sederhana mengenai pencemaran laut, serta aktivitas seni tematik lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak mengalami peningkatan kemampuan mengenali jenis-jenis sampah, memahami cara menjaga kebersihan pantai, serta menunjukkan perilaku peduli lingkungan dalam aktivitas harian. Para ibu juga melaporkan perubahan sikap anak, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan lebih tertarik pada kegiatan berbasis alam. Selain memberikan bekal pengetahuan ekologis dasar, program ini turut membangun hubungan positif antara ibu dan anak melalui kegiatan kolaboratif. Dengan demikian, pengenalan lingkungan laut terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam mendukung perilaku ramah lingkungan yang berkelanjutan sejak usia dini.
Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengelola Kelas Inklusif Berbasis Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Allan Firman Jaya; Siti Marli'ah; Firdausi Nuzula Apriliyana; Rista Dwi Permata; Risma Nugrahani; Dwi Wahyu Kartikasari
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v1i1.3

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan inklusif pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuntut kompetensi guru yang tidak hanya memahami karakteristik perkembangan anak, tetapi juga mampu mengelola dinamika emosional yang muncul dalam interaksi pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD di Kabupaten Rembang dalam mengelola kelas inklusif berbasis kecerdasan emosional. Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan experiential learning, diskusi partisipatif, simulasi kasus, dan pendampingan reflektif, melibatkan 33 guru dari berbagai lembaga PAUD. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual guru mengenai inklusivitas, peran kecerdasan emosional, serta strategi pengelolaan kelas yang responsif. Guru mulai mampu menafsirkan perilaku anak sebagai ekspresi kebutuhan emosional, bukan semata-mata persoalan kedisiplinan. Selain itu, keterampilan guru dalam menerapkan teknik seperti emotion labeling, emotion coaching, penguatan positif, serta penyediaan sudut relaksasi mengalami peningkatan yang tampak pada praktik kelas pascapelatihan. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa pelatihan relevan, aplikatif, dan membantu mereka lebih percaya diri dalam mengelola kelas heterogen. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas profesional guru PAUD dalam mewujudkan pembelajaran inklusif yang ramah emosi dan mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.
A Community Service Program: Online Basic Training on Remote Sensing Image Interpretation for Public Participation in Monitoring Marine Environmental Damage Luhur Moekti Prayogo; Intan Septarina
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v1i1.4

Abstract

The use of remote sensing as a means of coastal environmental education is a strategic approach to increase public literacy about the condition of marine ecosystems that are vulnerable to damage. This community service activity aims to introduce the basics of satellite image interpretation to participants from various coastal areas of Indonesia through online training which will be held on November 8, 2025 with a total of 30-50 participants for free. The training is designed using an experiential learning approach so that participants can learn concepts and practice them directly through online platforms. The material included an introduction to the basic principles of remote sensing, visual interpretation techniques, the use of a combination of image bands, and the application of satellite imagery to detect changes in mangrove cover. The results of the training showed a significant increase in scores in all competency categories after the training. Before training, the score is in the range of 25–40%, while after training it increases to around 70–80%. This indicates that the training is effective in improving the participants' understanding and skills in all aspects measured. In addition, online learning methods are quite effective in encouraging collaborative interaction across regions. This program shows that remote sensing technology can be simplified into educational materials that are easy for the public to understand.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Rancangan Peraturan Desa bagi Perangkat Desa di Kawasan Pesisir Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Perdana Ixbal Spanton M; Jumiati
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v1i1.5

Abstract

Peraturan Desa (Perdes) merupakan instrumen hukum strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang berfungsi mengatur kewenangan lokal serta menjamin kepastian hukum bagi masyarakat. Namun, pada banyak desa pesisir, kapasitas perangkat desa dalam menyusun Perdes masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari aspek pemahaman normatif, teknik perumusan hukum, maupun partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dan unsur masyarakat dalam menyusun rancangan Perdes yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta kontekstual terhadap karakteristik wilayah pesisir Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2025 dengan melibatkan 28 peserta yang terdiri atas perangkat desa, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tenaga Polindes. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus, studi kasus berbasis lokal, serta pendampingan langsung dalam penyusunan draft Perdes. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap hierarki peraturan perundang-undangan, substansi kewenangan desa, dan teknik penyusunan norma hukum desa. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan beberapa draft awal rancangan Perdes yang relevan dengan kebutuhan desa pesisir, khususnya terkait pengelolaan wilayah pesisir dan ketertiban sosial. Pengalaman lapangan menunjukkan bahwa pendampingan intensif dan dialog partisipatif menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan tata kelola desa dan berpotensi direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Kegiatan Pembagian Makanan Tambahan Sebagai Upaya Penguatan Gizi Ibu Hamil dan Balita Desa Kemplong Pekalongan Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; Imam Prayogo Pujiono; Ika Nafil Khilda; Mohammad Syaifuddin; Ayon Diniyanto
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v2i1.6

Abstract

Permasalahan gizi pada ibu hamil dan balita masih menjadi tantangan serius di tingkat desa, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses informasi dan sumber daya kesehatan. Kondisi ini berpotensi berdampak pada kesehatan ibu, pertumbuhan balita, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat status gizi ibu hamil dan balita melalui program pembagian makanan tambahan yang disertai dengan edukasi gizi di Desa Kemplong, Kabupaten Pekalongan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang meliputi tahap perencanaan, pengadaan makanan tambahan, distribusi dan edukasi gizi, serta evaluasi dan pemantauan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Juli hingga September 2025 sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Kelompok 62, dengan melibatkan perangkat desa, kader kesehatan, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, serta respon positif terhadap integrasi bantuan pangan dan edukasi kesehatan. Implikasi kegiatan ini menegaskan bahwa pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi dan edukasi memiliki potensi strategis untuk mendukung upaya pencegahan masalah gizi dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan di tingkat komunitas.
Internalisasi Nilai Cerita Bubuksah–Gagangaking melalui Lawatan Sejarah Goa Selomangleng untuk  MGMP Sejarah MA Kabupaten Nganjuk Zainal Afandi; Nara Setya Wiratama; Sigit Widiatmoko; Gusti Garnis Sasmita; Sesylia Rahma
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v1i1.7

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai cerita Bubuksah–Gagangaking melalui kegiatan lawatan sejarah di Goa Selomangleng sebagai upaya penguatan kompetensi guru MGMP Sejarah Madrasah Aliyah Kabupaten Nganjuk. Pembelajaran sejarah di tingkat madrasah umumnya masih berorientasi pada hafalan fakta tanpa mengaitkan nilai-nilai budaya lokal yang bermakna, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman langsung (experiential learning). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi antara akademisi, guru, dan pengelola situs budaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi kegiatan, serta refleksi bersama peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan experiential learning berbasis nilai-nilai budaya lokal mampu meningkatkan pemahaman historis, keterampilan reflektif, serta kompetensi pedagogik guru dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat apresiasi terhadap nilai-nilai spiritual, toleransi, dan keikhlasan yang terkandung dalam cerita Bubuksah–Gagangaking, serta mengoptimalkan fungsi Goa Selomangleng sebagai sumber belajar sejarah yang edukatif dan inspiratif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal dan praktis bagi peningkatan profesionalisme guru melalui pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berorientasi budaya.
Pemasaran Digital pada UMKM Plastik Batam sebagai Perluasan Akses Pasar Internasional (Malaysia/ Singapura) Renny Christiarini; Wendy
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v2i1.13

Abstract

Kegiatan kerja praktik ini dilaksanakan pada UMKM Plastindo Batam yang bergerak di bidang produksi dan sablon gelas plastik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan visibilitas usaha serta memperluas akses pasar internasional, khususnya ke wilayah Malaysia dan Singapura, melalui penerapan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta perancangan dan implementasi konten promosi digital pada platform TikTok dan penyediaan kanal penjualan melalui marketplace Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan mampu meningkatkan engagement pada akun TikTok Plastindo Batam, memperluas jangkauan audiens, serta meningkatkan jumlah pengikut secara signifikan. Selain itu, tersedianya akun Shopee yang aktif dengan katalog produk yang tertata rapi menjadi langkah awal dalam mendukung digitalisasi penjualan dan pengembangan pasar lintas negara. Secara keseluruhan, kegiatan kerja praktik ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kehadiran digital UMKM dan berpotensi menjadi referensi bagi pelaku usaha lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam pemasaran digital.
Optimalisasi Penggunaan Layanan Kependudukan Berbasis Digital dalam Upaya Strategi Pengurangan Penggunaan Dokumen Fotokopi Satrio Wibowo
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v2i1.22

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan  dasar negara yang secara langsung menyentuh hak sipil masyarakat. Namun,  dalam praktiknya, layanan ini masih dibebani oleh prosedur administratif  konvensional, seperti keharusan melampirkan fotokopi dokumen yang berulang  meskipun data tersebut telah tersedia dalam sistem digital. Kondisi ini  menunjukkan belum optimalnya implementasi transformasi digital di tingkat  Pemerintah Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar serta rendahnya literasi hukum masyarakat terhadap hak-hak  administratifnya. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan kependudukan berbasis digital melalui strategi pengurangan  penggunaan dokumen fotokopi, dengan pendekatan edukasi hukum dan pendampingan langsung kepada masyarakat dan aparatur desa. Metode yang  digunakan adalah kombinasi antara penyuluhan hukum, pelatihan teknis penggunaan layanan digital, serta diskusi partisipatif berbasis studi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman hukum dan keterampilan digital peserta, serta munculnya inisiatif Pemerintah Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar untuk mulai menghapus praktik permintaan dokumen fisik. Meskipun demikian, ditemukan pula berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kapasitas aparatur, dan resistensi terhadap perubahan. Oleh karena itu, transformasi digital harus didukung oleh kebijakan yang inklusif, pelibatan multisektor, serta edukasi hukum yang berkelanjutan sebagai fondasi perubahan budaya  pelayanan publik.
Pendistribusian Pakan Ternak untuk Keberlanjutan Ekonomi Pasca Bencana di Desa Seuneubok Pidie, Aceh Tamiang, Aceh Muhammad Ridwan Verinanda; Ulfa Utari; Ziaul Maula; Farathika Putri Utami
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Community Service
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v2i1.23

Abstract

Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah menimbulkan dampak terhadap keberlangsungan usaha peternakan masyarakat serta melemahkan ketahanan ekonomi rumah tangga. Dalam situasi pascabencana, ketersediaan pakan ternak menjadi salah satu kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlanjutan usaha peternakan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat melalui pendistribusian pakan ternak di Desa Seuneubok Pidie, Aceh Tamiang, Aceh. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa dan kelompok peternak, pendataan penerima manfaat, penyaluran pakan ternak, serta evaluasi kegiatan melalui dokumentasi lapangan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa pendistribusian pakan ternak memberikan manfaat langsung bagi peternak terdampak banjir, terutama dalam menjaga keberlangsungan pemeliharaan ternak dan mengurangi beban pengeluaran pada masa pemulihan. Kegiatan ini juga memberikan kontribusi terhadap upaya penguatan ekonomi keluarga yang menggantungkan penghidupan pada sektor peternakan. Oleh karena itu, pendistribusian pakan ternak dapat dipandang sebagai bentuk intervensi pengabdian yang relevan dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Page 1 of 2 | Total Record : 19