cover
Contact Name
Indra Rio Saputro
Contact Email
indra.rio@unsoed.ac.id
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
fitrodarwis@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : 28085825     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51135/bn7cvw06
Core Subject :
Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan Oktober. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Ilmu Teknik lainnya, serta 6. Sains lainnya
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
ANALISIS HIDROLIKA BANGUNAN SIPHON SEBAGAI PENGHUBUNG SALURAN SRIWULAN SAYUNG Noval Sigit Abrar H; Sagata Manik M; Slamet Imam Wahyudi; Moh Faiqun Ni'am
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/sdjagd22

Abstract

Analisis hidrolika bangunan siphon merupakan aspek penting dalam perencanaan sistem irigasi. Permasalahan umum dalam operasional siphon meliputi kehilangan energi (head loss), penurunan kecepatan aliran, dan risiko sedimentasi yang dapat mengganggu kinerja bangunan (French, 1985). Kondisi aliran dalam siphon dipengaruhi oleh debit, diameter pipa, kekasaran mateial, dan perbedaan elevasi (chow, 1959). Kesalahan dalam analisis hidrolika apat menyebabkan kegagalan fungsi siphon, seperti tidak tercapainya debit rencana yang berpotensi merusak struktur bangunan. Kajianini bertujuan mengidentifikasi desain bangunan siphon sebagai saluran penghubung kali Sriwulan-Sayung serta menganalisis fluktuasi muka air dengan perhitungan manual dan aplikasi Hec-Ras. Metode yang digunakan meliputi penelitian primer melalui survei lapangan menggunakan menggunakan meteran dan tongkat bambu untuk mendapatkan dimensi bangunan siphon eksisting. Sedangkan metode sekunder diperoleh dari referensi jurnal dan denah topografi. Hasil perhitungan manual dengan Excel menunjukkan kehilangan energi total pada inlet sebesar 1,2224 m, kehilangan energi akibat friksi sebesar 0,0456 m, dan kehilangan energi total pada outlet sebesar 0,1365 m. Berdasarkan analisis Hec-Ras, pada kali Kaidin 1 (kiri), elevasi muka air di upstream (200 River Sta) adalah +3,78 m dan downstream (0 River Sta) adalah +3,6 m. Pada kali Kaidin 2 (kanan), nilai nya sama seperti kali Kaidin 1. Pada saluran siphon menuju Sriwulan, elevasi muka air upstream (200 River Sta) sebesar +3,6 m dan downstream (0 River Sta) sebesar +3,5 m.
ANALISIS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG BOR STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN DOSEN POLITEKNIK PU SEMARANG Rofi Khairul Aziz; Tatag Tri Pamuko Jati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/nez4xb24

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat memerlukan sistem pondasi yang mampu mentransfer beban ke tanah secara efektif dan aman. Penelitian ini menganalisis daya dukung dan penurunan pondasi tiang bor pada Rusun Dosen Politeknik PU Semarang, gedung 9 lantai dengan panjang 63,2 m dan lebar 19,2 m. Analisis meliputi kapasitas daya dukung aksial menggunakan metode Mayerhof, kapasitas lateral dengan metode Broms, dan analisis penurunan menggunakan metode Vesic yang divalidasi dengan analisis numerik. Pondasi tiang bor direncanakan berdiameter 70 cm dengan kedalaman 42 m. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas daya dukung ultimit tiang tunggal 4243,3 kN menghasilkan daya dukung ijin 1697,3 kN (SF=2,5). Efisiensi kelompok tiang 0,85 dengan konfigurasi 2-3 tiang mampu memikul beban maksimum 1173,3-1571,2 kN. Penurunan total berkisar 10-13 cm, terdiri dari penurunan elastik 0,71-0,73 cm dan konsolidasi 4-10 cm. Validasi numerik menunjukkan deviasi <15% terhadap perhitungan konvensional. Hasil analisis mengkonfirmasi desain pondasi memenuhi kriteria keamanan dan serviceability.
EFEKTIVITAS METODE PERKUATAN TANAH LUNAK PADA TIMBUNAN DENGAN KOMBINASI CERUCUK MATRAS BAMBU DAN GEOTEKSTIL Miftahul Umi Qomariyah; Rizki Fatonah; Lisa Fitriyana; Abdul Rochim
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/6xchq245

Abstract

Pembangunan Tol Semarang Demak menghadapi permasalahan karena berada diatas tanah lunak yang berpotensi mengalami penurunan yang besar. Penurunan yang tidak terkendali pada tanah dapat menyebabkan kerusakan pada struktur sehingga dibutuhkan metode perkuatan yang efektif. Perkuatan yang digunakan yaitu cerucuk bambu, matras bambu, dan geotekstil. Tujuan penelitian ini memodelkan dan mengetahui penurunan tanah lunak menggunakan softwere geoteknik serta mengetahui efektivitas daya dukung tanah menggunakan kombinasi cerucuk bambu, matras bambu dan geotekstil Dalam analisis penelitian ini akan menggunakan metode numerik elemen hingga dengan pemodelan softwere geoteknik untuk mengetahui kapasitas daya dukung tanah. Pada proyek pembangunan Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 1 menggunakan kombinasi cerucuk matras bambu dan geotekstil sebagai perkuatan. Berdasarkan hasil analisa tanpa perkuatan mengalami kegagalan pada timbunan +5m, variasi matras bambu 5 lapis dengan jarak cerucuk 1m mendapatan hasil penurunnan 1 tahun 0,9229 m, 3 tahun 0,9885 m dan 10 tahun 0,9921, variasi matras bambu 3 lapis dengan jarak cerucuk 1m dengan hasil penurnnan 1 tahun 0,9246, 3 tahun 0,9892 m dan 10 tahun 0,9927 m, sedangakan untuk variasi matras bambu 5 lapis dengan jarak cerucuk 1,5 m dan variasi matras bambu 3 lapis dengan jarak cerucuk 1,5 m mengalami kegagalan pada timbunan +5,8 m. Sehingga hasil analisis variasi yang efektif yaitu variasi matras bambu 5 lapis dengan jarak cerucuk 1m dikarenakan memiliki penuran tanah yang paling sedikit pada konsolidasi 1 tahun, 3 tahun, 10 tahun dan nilai safety factor yang benar.
ANALISIS PERENCANAAN EFEKTIVITAS WAKTU DAN EFISIENSI BIAYA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG FASILITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KOTA SALATIGA Noval Hardiyanto Saputro; Yusuf Wahyu Utomo; Kartono Wibowo
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/4bnq7j98

Abstract

Pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan dan Arsip Daerah di Kota Salatiga bertujuan meningkatkan kesadaran membaca. Proyek ini mengalami keterlambatan diwaktu pembangunannya, sehingga penjadwalan ulang diperlukan bertujuan untuk menganalisis efektivitas waktu, efisiensi biaya, perbandingan, dan hasil yang efektif dan efisien dari metode crashing, overlapping, dan gabungan. Metode yang digunakan yaitu crashing, overlapping, dan gabungan, dengan perhitungan durasi dan biaya menggunakan Microsoft Project dan analisis biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost). Pada penelitian ini hasil efektivitas waktu dan efisiensi biaya pada metode crashing jam lembur (155 hari; biaya Rp3.432.161.234,85). Crashing tenaga kerja (146 hari; biaya Rp3.425.021.430,06). Overlapping (145 hari; biaya Rp3.434.228.819,70). Gabungan overlapping & crashing jam lembur (143 hari; biaya Rp3.416.443.136,67). Gabungan overlapping & crashing tenaga kerja (135 hari; biaya Rp3.410.602.256,02). Berdasarkan durasi normal proyek (165 hari) dan biaya awal proyek sebesar Rp3.460.425.650,00 didapatkan selisih perbandingan durasi dan biaya pada setiap metode. Crashing jam lembur (efektivitas 6,06%; efisiensi 0,82%), Crashing tenaga kerja (efektivitas 11,52%; efisiensi 1,02%), Overlapping (efektivitas 12,12% ; efisiensi 1,02%), Gabungan jam lembur (efektivitas 13,33% ;efisiensi 1,27%), Gabungan tenaga kerja (efektivitas 18,18% ;efisiensi 1,44%). Berdasarkan perbandingan diatas, sehingga metode yang efektif dan efisien yaitu metode gabungan overlapping dengan crashing penambahan tenaga kerja. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu memberikan Gambaran mengenai percepatan efektivitas waktu dan efisiensi biaya pada suatu proyek. 
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI TEKNIK PEMBANGUNAN CAFE AND APARTMENT BATU TULIS JAKARTA PUSAT Yusuf Maulana Ferdiansah; Satria Putra Adam Pradana; Henny Pratiwi Adi
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/z032bw49

Abstract

Tingginya angka pertumbuhan penduduk di kota Jakarta menyebabkan berkurangnya lahan yang tersedia hal ini menyebabkan bertambahnya kebutuhan bangunan yang memiliki multi fungsi atau dapat disebut mixed building. Desain mixed building diharapkan tidak hanya mengatasi masalah keterbatasan lahan, tetapi juga meningkatkan sektor ekonomi sekitar dengan berdirinya gedung ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan tahapan pengumpulan data sekunder, serta perhitungan kelayakan ekonomi melalui parameter Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek pembangunan Cafe And Apartment Batu Tulis ini layak untuk dilaksanakan dengan hasil NPV sebesar Rp. 4.239.621.636,65 yang bernilai positif, BCR mendapatkan hasil 1,11537602 yang berarti lebih besar dari 1, dan IRR mendapatkan hasil 18,64% diatas tingkat suku bunga, dan payback period mendapatkan hasil 4,89 tahun yang masih dibawah waktu yang telah ditentukan oleh investor. Selain memberikan solusi terhadap keterbatasan lahan pada perkotaan, pembangunan Cafe and Apartment Batu Tulis ini juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi langsung dan tidak langsung bagi lingkungan sekitarnya, seperti menciptakan lapangan kerja dan mendukung aktivitas perekonomian lokal.
STUDI LITERATUR: IDENTIFIKASI METODE-METODE YANG DIGUNAKAN DALAM ANALISIS STABILITAS LERENG Aryandhito Danendra W.; Rafi Helmi A.; Muhammad Hamzah Fansuri
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/6f42w172

Abstract

Stabilitas lereng sangat penting dalam proyek konstruksi dan pertambangan, terutama di wilayah dengan topografi curam dan tanah rentan longsor. Berbagai metode analisis stabilitas lereng telah dikembangkan untuk memperkirakan faktor keamanan dan merancang langkah mitigasi yang tepat. Metode klasik seperti Fellenius dan Bishop sering digunakan, namun metode numerik seperti elemen hingga semakin populer karena kemampuannya dalam memodelkan kondisi geoteknik yang kompleks. Penelitian ini mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai metode analisis stabilitas lereng yang digunakan dalam literatur, termasuk metode keseimbangan batas dan metode elemen hingga, serta perangkat lunak geoteknik yang meningkatkan akurasi analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan metode yang tepat bergantung pada kondisi lapangan dan kompleksitas proyek. Studi ini memberikan panduan bagi praktisi dalam memilih metode yang sesuai untuk memastikan stabilitas lereng dan mengurangi risiko longsor.
ANALISA DAYA DUKUNG AIR DAN PERENCANAAN SUMBER MATA AIR BARU DI KAWASAN UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA Sadri Faluth S; Anasya Arsita L.; Erif Syakhertra
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/3dkb2z05

Abstract

Secara klimatalogi, kondisi lokasi penelitian mengalami intensitas hujan yang cukup tinggi.Sementara itu kondisi morfologi lokasi penelitian berada pada geomorfologi daerah Hambalang yang terbentuk dari perbukitan karst curam. kondisi ini memunculkan permasalahan  kekeringan dan kelangkaan air tawar permukaan, yang menjadi syarat utama dalam pembangunan berkelanjutan. Walaupun sering turun hujan, sungai di kawasan ini relatif kering dan groundwater pada kawasan ini sulit ditemukan. Lokasi penelitian kali ini berada pada kawasan kampus Universitas Pertahanan, melihat dan mengamati bagaimana pemenuhan air untuk keperluan kadet (sebutan mahasiswa Universitas Pertahanan), selain untuk operasional kampus, juga untuk 4 lokasi mess yang berbeda beda. Untuk mengatasi permasalah tersebut Sebagai langkah dari menjaga ketahanan air maka penulis menyarankan untuk dibangun suatu tampungan air yakni Water Treatment Planning (WTP) baru yang akan berfungsi menampung air dan sebagai transit reservoir dari transmisi perpipaan kawasan. Pada penelitian ini juga penulis menemukan 2 sumber mata air baru yang selanjutnya juga dikembangkan menjadi salah satu sarana dan prasarana dalam penyediaan air bersih, yakni melalui sistem perpipaan yang baik, sehingga perencanaan jalur transmisi yang efisien sangatlah diperlukan. Dengan karakteristik curah hujan yang tinggi, pada kondisi Geomorfologi Karst perlu direncanakan Desain dan Model sistem pengendalian ketersediaan dan pengelolaan air bersih yang berkelanjutan.
IDENTIFIKASI SALURAN DRAINASE DI UNIVERSITAS MEDAN AREA JALAN. KOLAM-HAJI AGUS SALIM Yosvit Roysandow Marpaung; Hermansyah Hermansyah
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/yd010w89

Abstract

Secara   umum,   drainase didefinisikan  sebagai  serangkaian  bangunan  air  yang  berfungsi  untuk  mengurangi  dan membuang  kelebihan  air  dari  suatu  kawasan  atau  lahan,  sehingga  lahan  dapat  difungsikan secara optimal. Suatu kawasan yang tertata dengan baik haruslah juga diikuti dengan penataan sistem drainase yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan sehingga tidak menimbulkan genangan air yang dapat menganggu aktivitas masyarakat dan bahkan dapat menimbulkan kerugian sosial ekonomi terutama yang menyangkut aspek-aspek kesehatan lingkungan permukiman. Kampus UMA merupakan Kawasan Pendidikan yang asri lingkungannya, salah satu permasalahan yang ada ketika intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut yaitu terjadinya genangan dan banjir dibeberapa ruas jalan sehingga perlu ditemukan penyebab dan Solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini berlokasi di Kawasan Universitas Medan Area yang terletak di Kecamatan Medan Estate, Medan. Pada penelitian ini merupakan identifikasi mengenai kondisi permasalahan saluran drainase di Kawasan Universitas Medan Area jalan.kolam dan jalan,H.Agus Salim. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan Teknik deskriptif. Maka  disimpulkan bahwa dari hasil perhitungan saluran drainase tersebut penampangnya harus disesuaikan dengan standar karena ketika cuaca hujan lcukup tinggi saluran drainase tidak dapat menampung debit air hujan sehingga meluap kejalan mengakibatkan genangan air yang banyak dijalan tersebut, jadi perlu adanya pemiliharaan terhadap saluran drainasenya
ANALISIS KINERJA JALAN PERKOTAAN PADA ARUS LALU LINTAS EKSTERNAL DAN INTERNAL (STUDI KASUS: KOTA PAREPARE) Misbahuddin; Mustakim; Muh. Ilham
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/d6znry20

Abstract

Kota Parepare memiliki posisi strategis di jalur Trans Sulawesi sebagai simpul transportasi yang menghubungkan arus lalu lintas antarwilayah. Letaknya yang berbatasan dengan Kabupaten Barru, Pinrang, dan Sidrap menjadikannya pusat pergerakan kendaraan baik internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik arus lalu lintas serta mengevaluasi tingkat pelayanan jalan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Data menunjukkan perjalanan pribadi mendominasi pergerakan. Pada perbatasan Barru, arus internal didominasi perjalanan Makassar–Sidrap, sedangkan arus eksternal Sidrap–Makassar. Di perbatasan Pinrang, pergerakan internal terbanyak Pinrang–Parepare, sementara arus eksternal Makassar–Pinrang. Pada perbatasan Sidrap, arus internal berasal dari Sidrap–Makassar, sedangkan arus eksternal Barru–Wajo. Analisis kinerja jalan pada jam puncak (Minggu, 16.00–17.00 WITA) menunjukkan variasi tingkat pelayanan. Perbatasan Barru mencatat volume 479,7 SMP/jam (internal) dan 465,7 SMP/jam (eksternal) dengan derajat kejenuhan 0,32–0,33 serta tingkat pelayanan B. Perbatasan Pinrang mencatat volume 248 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,20 dan tingkat pelayanan A. Sedangkan perbatasan Sidrap mencatat volume 335,9–403,1 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,26–0,32 dan tingkat pelayanan B. Secara keseluruhan, kondisi jalan di perbatasan Parepare masih berada pada tingkat pelayanan A–B, yang menandakan arus lalu lintas relatif lancar.
PERAN ARSITEKTUR SURYA PASIF DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI ENERGI PADA THE ASTON INN HOTEL KOTA MEDAN Risdaman Laila; Yunita Syafitri Rambe
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/zawmh139

Abstract

Pertumbuhan sektor perhotelan di Kota Medan menghadirkan tantangan besar terkait konsumsi energi, terutama untuk pendinginan dan pencahayaan akibat iklim tropis lembap. Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip arsitektur surya pasif pada The Aston Inn Hotel Medan dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengguna, analisis dokumen desain, serta pengukuran kondisi lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa strategi surya pasif yang diterapkan meliputi orientasi bangunan utara–selatan, penggunaan shading devices, ventilasi silang, material reflektif, serta integrasi vegetasi. Penerapan strategi tersebut terbukti menurunkan beban pendinginan hingga 20–25%, mengurangi penggunaan pencahayaan buatan lebih dari 30% di siang hari, serta meningkatkan kenyamanan termal ruang publik maupun kamar. Perbandingan dengan studi hotel tropis lainnya memperlihatkan konsistensi efektivitas desain pasif dalam menekan konsumsi energi hingga 30%. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur surya pasif bukan hanya solusi desain berkelanjutan, tetapi juga strategi manajemen energi jangka panjang yang relevan bagi sektor perhotelan di kawasan tropis.