cover
Contact Name
Indra Rio Saputro
Contact Email
indra.rio@unsoed.ac.id
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
fitrodarwis@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : 28085825     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51135/bn7cvw06
Core Subject :
Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan Oktober. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Ilmu Teknik lainnya, serta 6. Sains lainnya
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
PENGGUNAAN MATERIAL KACA SEBAGAI ALTERNATIF PENCAHAYAAN SIANG HARI PADA BANGUNAN THE MAYOR CAFÉ Ferlis Gulo; Saufa Yardha Moerni
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/q34rgd76

Abstract

Kebutuhan akan efisiensi energi dalam bangunan telah mendorong pemanfaatan pencahayaan alami sebagai salah satu strategi desain yang ramah lingkungan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan penggunaan material kaca yang memiliki kemampuan untuk mentransmisikan cahaya matahari ke dalam ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana material kaca digunakan sebagai alternatif pencahayaan siang hari pada bangunan The Mayor Café di Medan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan pengunjung, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaca pada elemen fasad dan bukaan mampu memberikan pencahayaan alami yang cukup terang di siang hari, meningkatkan kenyamanan visual, serta menciptakan suasana ruang yang lebih estetik dan terbuka. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penerapan material kaca pada bangunan komersial beriklim tropis lembap untuk mendukung efisiensi energi dan kenyamanan pengguna.
PENGARUH CAMPURAN SERBUK BESI TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON Galuh Adi Prayoga; Rizal Ilham Yahya; Sumirin
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/62ky1r73

Abstract

Pertumbuhan industri konstruksi yang pesat di Indonesia mendorong kebutuhan inovasi dalam pengembangan material ramah lingkungan, khususnya beton. Pemanfaatan limbah serbuk besi dari industri logam sebagai bahan tambahan dalam campuran beton, dengan tujuan mengetahui dampaknya terhadap sifat mekanis beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tekan lentur beton setelah ditambahkan serbuk besi dalam variasi 5% dan 10% terhadap agregat halus. Metode perhitungan campuran beton mengacu pada SNI 7394 2008 dengan mutu beton yang direncanakan sebesar 25 MPa. Beton yang diuji memiliki usia 28 hari. Hasil uji kuat tekan beton pada variasi penambahan serbuk besi sebesar 5% 10% masing-masing adalah 28,62 MPa dan 21,07 MPa. Hasil uji kuat tarik belah pada variasi tersebut masing-masing sebesar 2,62 MPa dan 2,27 MPa. Hasil uji kuat tekan lentur pada variasi penambahan serbuk besi 5% dan 10% masing-masing sebesar 4,09 MPa dan 3,61 MPa. Dapat disimpulkan bahwa penambahan serbuk besi sebesar 5% mampu meningkatkan nilai kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur beton, meski tidak signifikan. Sementara itu, penambahan serbuk besi 10% justru mengurangi nilai tersebut secara signifikan. Hal ini menyebabkan tidak ditemukan titik optimum dari variasi campuran yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan variasi jumlah serbuk besi yang berbeda.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KULIT CANGKANG KOPI PADA SIFAT MEKANIK BETON RAMAH LINGKUNGAN Magfira Aulia Rahman; Mustakim; Misbahuddin
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ff9w0621

Abstract

Beton adalah material komposit yang tercipta dari campuran pengikat (umumnya semen Portland), agregat (seperti pasir dan kerikil atau batu pecah), dan air. Ketika dicampur, semen dan air bereaksi melalui proses yang disebut hidrasi, membentuk pasta yang mengeras dan mengikat partikel agregat menjadi satu kesatuan padat seperti batuan. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbandingan beton normal dengan beton dengan tambahan limbah kulit cangkang kopi terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Teknik eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Hasil dari penelitian yang didapatkan pada pengujian tekan dengan penambahan limbah abu kulit cangkang kopi pada umur 28 hari dengan beton normal dan penggantian semen dengan abu kulit cangkang kopi sebesar 7,5% menunjukkan kinerja optimal, di mana terjadi peningkatan pada kuat tekan maupun kuat tarik belah beton sebesar 22,84 Mpa dan 8,815 Mpa dari hasil pengujian beton normal yaitu 22,18 Mpa dan 8,000 Mpa. Namun, ketika persentase limbah ditingkatkan menjadi 10%, terlihat adanya penurunan pada kedua parameter kekuatan tersebut yaitu 21,61 Mpa dan 7,778 Mpa. Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa kuat tekan dan kuat tarik belah yang dihasilkan pada 10% penggunaan limbah ini masih memenuhi spesifikasi kuat tekan beton yang direncanakan, menunjukkan bahwa campuran tersebut tetap layak secara struktural untuk aplikasi tertentu.
BATA RINGAN RAMAH LINGKUNGAN KOMBINASI LIMBAH PLASTIK PET SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN Alya Alfiani; Mustakim; Misbahuddin
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/s5n68328

Abstract

Bata ringan adalah salah satu material yang saat ini mendapatkan perhatian, baik dari segi kualitas maupun harga. Agregat yang ringan pada bata ringan merupakan material yang penting untuk mengurangi berat struktur bata ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah plastik PET terhadap kuat tekan pada pembuatan bata ringan dan mengetahui komposisi optimum dari penambahan limbah plastik PET. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammmadiyah. Hasil dari penelitian yang didapatkan pada pengujian kuat tekan dengan penambahan limbah plastik PET  pada umur 28 hari dengan variasi 2,5% yaitu sebesar 6,45 Mpa, variasi 5% sebesar 5,85 Mpa, dan variasi 7,5% sebesar 4,90 Mpa, sementara itu nilai kuat tekan bata ringan normal hanya sebesar 5,30 Mpa. Hal ini menyatakan bahwa penambahan limbah plastik PET sangat berpengaruh terhadap nilai kuat tekan bata ringan karena dapat meningkatkan nilai kuat tekan bata ringan pada variasi 2,5 % dan 5%,  akan tetapi seiring bertambahnya limbah plastik PET cenderung menurunkan nilai kuat tekan yaitu pada variasi 7,5%. Komposisi optimum dari penambahan limbah plastik PET pada pembuatan bata ringan yaitu pada variasi 2,5% dengan peningkatan sebesar 1,15 Mpa yaitu sekitar 18% dari nilai kuat tekan bata ringan normal, sedangkan penambahan limbah plastik PET yang maksimal dapat digunakan yaitu variasi 5% karena masih mengalami peningkatan nilai kuat tekan sebesar 0,55 Mpa yaitu 9% dari kuat tekan bata ringan normal.
STUDI KERUSAKAN JALAN DI KABUPATEN PINRANG  (STUDI KASUS JALAN PLTA BAKARU Ibrahim; Sulfanita; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ztrrv161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan jalan di Kabupaten Pinrang, khususnya pada ruas jalan PLTA Bakaru, serta mengidentifikasi jenis-jenis kerusakan yang paling sering terjadi. Selain itu, penelitian ini juga membandingkan tingkat kerusakan pada segemen satu dan segmen lain yang  terjadi di sepanjang jalan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan komparatif untuk memperoleh data yang objektif dan akurat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup survei lapangan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis kerusakan jalan, seperti lubang, retak buaya, retak memanjang, dan pengelupasan aspal. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui distribusi kerusakan dan analisis komparatif untuk mengetahui tingkat kerusakan dari satu segmen dan segmen yang lain. Hasil survei menunjukkan bahwa kerusakan paling parah ditemukan di Segmen 7, 8,  9, dan 10, dengan kondisi jalan masuk dalam kategori “Sangat Buruk” (PCI ≤ 40). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lubang besar dan kecil merupakan jenis kerusakan yang paling sering ditemukan, diikuti oleh retak buaya dan pengelupasan aspal. Kerusakan jalan di beberapa segmen dengan tingkat kerusakan  yang parah memerlukan perhatian yang intensip sebagai upaya untuk mengembalikan keyamanan berkendara bagi pengguna jalan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi jalan yang buruk secara signifikan memengaruhi aktivitas masyarakat dan kebutuhan social  , sehingga perlu perhatian serius dari pihak terkait untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan secara berkala.
PENGARUH GRADASI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON RINGAN Hamka; Rika rika; Imam Fadly
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/tag17007

Abstract

Beton ringan adalah beton yang mempunyai bahan baku utama terdiri atas semen, agregat (pasir), air, dan ditambah dengan suatu bahan pengembang (foaming agent). Beton ringan utamanya ada pada berat, sehingga apabila digunakan pada proyek bangunan tinggi (high rise building) seperti pembuatan dinding beton ringan akan dapat secara signifikan mengurangi berat sendiri bangunan, yang selanjutnya berdampak kepada perhitungan pondasi bangunan. Ada beberapa cara untuk menghasilkan beton ringan. Salah satu solusinya adalah mengganti agregat tradisional dengan agregat ringan dan penambahan gelembung udara dalam matriks semen, beton khusus ringan disebut beton seluler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi ukuran agregat halus terhadap kuat tekan beton ringan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammmadiyah. Hasil dari penelitian yang didapatkan yaitu pada hari ke-7, pada beton ringan tergradasi sebesar 1,415, pada beton ringan tidak tergradasi sebesar 1,887 . Hari ke-14, pada beton ringan tergradasi sebesar 2,453, pada beton ringan tidak tergradasi sebesar 2,076. Hari ke-28, pada beton ringan tergradasi sebesar 4,435, pada beton ringan tidak tergradasi sebesar 3,869.  Jadi, pasir yang tergradasi lebih besar kuat tekannya dari pada pasir yang tidak tergradasi.
ANALISIS METODE PERKUATAN STABILITAS LERENG DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Isnani Meidivia Nabila; Febri Dwi Setiawan; Muhammad Hamzah Fansuri
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/h5n49k63

Abstract

Artikel ini menganalisis berbagai metode perkuatan stabilitas lereng di Indonesia berdasarkan kajian literatur antara tahun 2015 hingga 2020. Penelitian ini mengidentifikasi perangkat lunak, jenis penguatan, dan metode perhitungan yang umum digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perangkat lunak yang paling sering digunakan adalah Plaxis 2D (39,29%) dan GeoStudio SLOPE/W (35,71%). Dalam hal jenis penguatan, Soil Nailing adalah metode yang paling banyak diterapkan (25%), diikuti oleh Geotextile (17,86%) dan Gabion (7,14%). Metode perhitungan yang dominan adalah Finite Element Method (50%), dengan Fellinius dan Bishop digunakan oleh 32,14% responden. Studi ini menunjukkan keberagaman pendekatan yang diterapkan untuk meningkatkan stabilitas lereng, serta perlunya pengembangan metode yang lebih terintegrasi dan ramah lingkungan.
ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNANAKAN PEMODELAN KESETIMBANGAN BATAS STUDI KASUS : RUAS JALAN TAWAELI-TOBOLI Joggi Theophilus Purba; Muhammad Hamzah Fansuri; William Yahdiel Mackleva Purba
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/3by4ae82

Abstract

Fenomena lereng pada ruas jalan Tawaeli-Toboli sering mengalami longsor dan mengancam keselamatan pengguna jalan. Daerah pada ruas jalan ini memiliki curah hujan tinggi, topografi terjal dan jenis tanah lanau sehingga rentan terhadap longsor. Pada rekayasa geoteknik, nilai faktor keamanan (FS) mempengaruhi besarnya pergeseran dan pergerakan tanah. Semakin kecil nilai FS, semakin besar displacement yang terjadi, sedangkan semakin besar nilai FS, semakin kecil displacement yang terjadi. Metode penelitian meliputi berbagai pemodelan kesetimbangan batas  dengan pendekatan analisis lereng menggunakan berbagai metode, yaitu Ordinary Method of Slices (OMS), Bishop's Simplified Method (BSM), dan Janbu's Simplified Method (JSM). Tujuan dari analisis ini adalah untuk menentukan nilai FS dan displacment dari ketiga metode yang digunakan.  Hasil studi sensitivitas dari perhitungan FS dan displacement dengan metode OMS, BSM, dan JSM dalam pengambilan keputusan untuk penilaian stabilitas lereng dengan hasil FS terendah yaitu 0,812 dan displacement 1 dengan metode JSM, menunjukkan hasil stabilitas lereng yang labil (rawan terjadi pergeseran).
LITERATURE REVIEW: PENGARUH PENGGUNAAN SERAT ALAMI DAN SINTETIS TERHADAP KINERJA BETON Natanael Nugraha Haloho; Febriananta Jatnika
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/8vpjk570

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang unggul dalam kekuatan tekan, namun memiliki keterbatasan dalam kekuatan tarik dan rentan terhadap retak. Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan serat alami dan sintetis terhadap kinerja beton melalui pendekatan kajian literatur secara sistematis. Data diperoleh dari berbagai studi eksperimen terdahulu yang menguji penambahan serat, baik yang bersumber dari bahan alami (misalnya eceng gondok, serat kelapa, dan bambu) maupun sintetis (seperti polypropylene dan serat baja), pada campuran beton. Hasil kajian menunjukkan bahwa penambahan serat dapat meningkatkan ketahanan beton terhadap retak, memperbaiki kekuatan tarik, serta berpotensi meningkatkan kekuatan tekan, apabila dosis dan jenis serat yang digunakan telah dioptimalkan. Penelitian-penelitian terdahulu mengungkapkan bahwa serat alami, meskipun memiliki keunggulan dari sisi keberlanjutan dan biaya, seringkali menghadapi tantangan terkait ketahanan jangka panjang dan variasi sifat mekanis. Di sisi lain, serat sintetis terbukti mampu meningkatkan performa mekanik beton, namun perlu diperhatikan pula dampaknya terhadap workability dan homogenitas campuran. Melalui analisis komparatif terhadap metode eksperimen dan analisis regresi yang digunakan dalam studi-studi tersebut, kajian ini mengidentifikasi rentang persentase optimal serat yang dapat menghasilkan beton dengan performa yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan inovasi material beton, sekaligus mendorong penelitian lanjutan dalam optimasi penggunaan serat sebagai bahan tambah dalam konstruksi.
ANALISIS CURAH HUJAN RATA-RATA DI WILAYAH KABUPATEN GROBOGAN MENGGUNAKAN METODE THIESEEN Pradana Wira Satria; Ihsan Fauzian Aldora; Sayyed Ahmad Fauzan
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/7c06qf94

Abstract

Curah hujan merupakan parameter fundamental dalam analisis hidrologi, memainkan peran penting dalam pengelolaan sumber daya air serta dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. Kabupaten Grobogan menunjukkan berbagai karakteristik geografis, mengakibatkan distribusi curah hujan yang tidak konsisten di seluruh wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi curah hujan rata-rata di Kabupaten Grobogan menggunakan metode Thiessen. Data curah hujan dikumpulkan dari beberapa stasiun observasi selama periode tertentu, diikuti oleh analisis yang melibatkan segmentasi area studi menjadi poligon Thiessen. Dengan mencapai estimasi curah hujan rata-rata yang lebih tepat, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dasar perencanaan sumber daya air, pengelolaan banjir, dan pengembangan pertanian di Kabupaten Grobogan.