cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 812 Documents
PENERAPAN METODE PETA PIKIRAN (MIND MAP) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR CERITA YANG DISIMAK SISWA KELAS V SDN PLUMBON II PORONG SIDOARJO FAKRUDIN FANANI, MUHAMMAD
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil observasi di kelas V SDN Plumbon II, menunjukkan bahwa keterampilan menyimak cerita siswa masih rendah. Sebanyak 71,4% dari 22 siswa belum mencapai KKM yang ditetapkan, yaitu 70. Hal ini disebabkan karena guru masih menggunakan pembelajaran yang bersifat konvensional yaitu berorientasi pada guru dan cenderung menggunakan metode ceramah sehingga membuat siswa merasa bosan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian dengan menerapkan metode peta pikiran atau Mind Map. Penerapan metode ini akan lebih menarik bagi siswa, karena peta pikiran atau Mind Map menggunakan gambar dan warna yang menarik sehingga memicu anak agar mengeksplor informasi dalam otak dan mengeluarkannya menjadi sebuah peta pikiran atau Mind Map yang akan membantu siswa dalam menyimak cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode peta pikiran Mind Map untuk meningkatkan keterampilan mengidentifikasi unsur cerita yang disimak siswa, mendeskripsikan hasil belajar menyimak cerita, dan mendeskripsikan kendala-kendala dalam pelaksanaan pembelajaran serta cara mengatasinya. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek PTK ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Plumbon II Porong Sidoarjo yang berjumlah 22 siswa. Lokasi PTK dilaksanakan di SDN  Plumbon II Porong Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan catatan lapangan. Melalui dua siklus penelitian yang telah dilaksanakan, maka diperoleh hasil bahwa aktivitas guru pada siklus I dan II terlaksana100%. Ketercapaian aktivitas guru pada siklus I memperoleh nilai 76,07, sedangkan pada siklus II memperoleh nilai 89,285. Sementara itu, persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I mencapai 13,63%, sedangkan pada siklus II mencapai 100%. Kendala-kendala yang dihadapi berpusat pada pengelolaan waktu dalam pembelajaran dan persiapan alat tulis berupa spidol warna. Kendala ini diperbaki pada siklus berikutnya dan dapat diatasi dengan baik dengan mengelola waktu sesuai kebutuhan dan persiapan alat tulis yang lengkap. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan metode peta pikiran atau Mind Map dapat meningkatkan keterampilan mengidentifikasi unsur cerita yang disimak siswa kelas V SDN Plumbon II Porong Sidoarjo. Hal ini terbukti dengan meningkatnya aktivitas guru selama proses pembelajaran berlangsung dan hasil belajar siswa di setiap siklusnya. Kata kunci: metode, Mind Map,menyimak cerita    Abstract Based on observation in5thgrader ofSDNPlumbon II Porong Sidoarjo.71,4%from 22 student have not reached Minimum Completened Criteria, which is 70. The purposes of this research were to describethe application of mind map method to increase the ability of identifies story’s substance for the students, to describe students learning outcomes in thelistening story, and to describe the obstacles the teacher faced and the metode to overcome it.The research’s design is  Classroom Action Research (CAR). It is done in two cycles. Each cycles consist of four steps, there are planning, implementation of action, observation, and reflection. The subject of this CAR are the teacher and 22 student of 5thgrader ofSDNPlumbon II. As for the location of this CAR is in SDN Plumbon II, which is located in the village of Plumbon Porong Sidorjo.Data collection techniques used were observation, test, and field note. While the technique of analyzing the data with quantitative and qualitative data analysis.By means of two research cycle have been implemented, then are the carried out of teacher’s activities get 100% percentage. The degree of teacher’s activities reachness in cycles one is 76,07. It increased be 89,285 in cycles two. Besides that, classical completeness study in cycles on is percentage of 13,63 %. It increased be 100%. Then, the mostly appear problem is focusing on managing time in lesson and preparations in the form of colored pencils stationery. The problems is fixed in the next cycle and can be treated successfully with managing time as needed and preparation of a complete stationery.Based on that result, concluded that the application of  mind map method can improve the ability of identifies story’s substance that listened for5thgrader of SDN Plumbon II instruction process went on and of students learning outcomes in every cycles. Keyword: method, Mind Map, listened story.
PENGARUH MEDIA GAMBAR BERTANGGA TERHADAP KERUNTUTAN ISI TULISAN NARATIF DWI WURYANTI, RIZKA
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar bertangga terhadap keruntutan menulis isi tulisan naratif. Jenis penelitian menggunakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen design). Rancangan penelitian adalah pre-test dan post-test. Sasaran penelitian adalah siswa kelas IV SDN Ploso Krembung Sidoarjo. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa mengalami peningkatan nilai. Uji t yang dilakukan menggunakan db= 24, selanjutnya melihat tabel t diketahui pada taraf 5%=2,064, sehingga (2,064 < 7,05). Hasilnya berada di atas taraf signifikan tabel t. Dengan demikian media pembelajaran gambar bertangga berpengaruh terhadan keruntutan  isi tulisan naratif. Kata Kunci: Pengaruh, media gambar bertangga, menulis naratif.     Abstract This research aims to determine the effect of images with steps instructional media using on narrative text writing chronologically. This research used a quasi-experimental study. The research design was pre-test and post-test. The target of this research was fourth grade. The instrument used in this research was sheet of pre-test and post-test questions. The results showed that all students experience score improvement. t-test was performed using db = 24, furthermore, by looking at t table known at the level 5% = 2,064, so (2,064 < 7,05). From these results, the output is aboved the significant level of table t. Thus the images with steps instructional media affect the chronological content of the narrative text. Keywords: Effect, images with steps instructional media, writing narrative
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SDN BUGASUR KEDALEMAN II JOMBANG CHANDRA PRIBADI, ADHEN
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS setelah menerapkan model pembelajaran role playing. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Bugasur Kedaleman II Jombang, yang berjumlah 26 siswa. Ketercapaian pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dengan presentase siklus I mencapai 63,88%, siklus II 77,07%, dan siklus III 87,49%. Aktivitas siswa mengalami peningkatan dengan presentase siklus I mencapai 63,85%, siklus II 76,06%, dan siklus III 87,24%. Data hasil belajar meningkat dengan presentase pada temuan awal 38,64%, siklus I mencapai 57,69%, siklus II 73,08%, dan siklus III 88,46%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran role playing pada mata pelajaran IPS mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan ketuntasan hasil belajar klasikal siswa. Kata Kunci: model pembelajaran role playing, hasil belajar, IPS Abstract This study was conducted to describe the activity of teacher, students, and learning result of the students in social studies (IPS) after the application of learning models of role playing. The research design in this research is classroom action research. The subject of this study is the teacher and the fifth grader students of SDN Bugasur Kedaleman II Jombang, which consist of 26 students. The students learning achivements was showing a progress from cycle I until cycle III. The research was showed that the teacher activity was increased to 63,88% in cycle I, 77,07% in cycle II, and 87,49% in cycle III. The students activity was increased to 63,85% in cycle I, 76,06% in cycle II, and 87,24% in cycle III. While the first data findings of the students learning assessments result was 38,64%, it is increased to 57,69% in cycle I, 73,08% in cycle II, and 88,46% in cycle III. It can be concluded that the application of learning models of role playing  in social studies were able to improve the activity of the teacher, the students, and the learning result of classical completeness  of the fifth grader students. Keywords : learning model of role playing, result of studying, social studies. 
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD ARINDAH, AGUSTIN
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan signifikan hasil belajar antara siswa yang diberi perlakuan dengan model discovery learning dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS  kelas IV SD Negeri 3 Petiken, Driyorejo- Gresik. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen. Prosedur pengumpulan data yaitu dengan kegiatan penelitian sesuai dengan kenyataan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank test. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan hasil belajar dengan menggunakan model discovery learning  dan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS kelas IV, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa  terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri 3 Petiken, Driyorejo-Gresik. Kata Kunci: Discovery learning, hasil belajar, IPS   Abstract The research aim to know the significant difference of the learning result between the discovery learning model and the conventional learning model in (social subject of grade IV at the elemantary school of 3, Petiken, Driyorejo- Gresik). This research used quasi experiment. The procedure of gathering data is an observation of the fact. The data collected was then analyzed using the test of difference of Wilcoxon Signed Rank test. The result of this research indicated that  the significant difference of the learning result between the discovery learning model and the conventional learning model in social subject of grade IV. So we conclude that there was a significant difference of the learning result between the discovery learning model and the conventional learning model in (social subject of grade IV at the elemantry school of 3, Petiken Driyorejo,Gresik). Keywords: Discovery Learning, Learning Result, Social Studies
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENDIDIKAN SOSIAL SEKOLAH DASAR APRILIANTI, ANNISIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran IPS di SDN Gununggedangan 2 Mojokerto masih dikemas secara kovensional. Guru lebih banyak berceramah dan belum memanfaatkan media dalam pembelajaran secara maksimal. Hal ini membuat pembelajaran tidak efektif, karena siswa kurang merespon terhadap pelajaran yang disampaikan. Oleh karena itu, peneliti melakukan pembaruan penyajian pembelajaran IPS melalui penggunaan media video. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran yang dilakukan dengan penggunaan media video untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang kenampakan alam di Asia Tenggara pada siswa kelas VI SDN Gununggedangan 2 Mojokerto. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN Gununggedangan 2 Kecamatan Magersari Kota Mojokerto yang berjumlah 20 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi pada setiap siklus. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Data observasi penelitian guru dan siswa pada penggunaan media video dianalisis dalam presentase. Data tes hasil belajar siswa dianalisis berdasarkan presentase ketuntasan belajar klasikal. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas guru dalam penelitian mengalami peningkatan kualitas sebesar 10,05%, yaitu dari 75,6% pada siklus I menjadi 85,65% pada siklus II. Aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan 17,1% , yaitu dari 71,4% pada siklus I menjadi 88,5% pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 25%, yaitu dari 60% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan bagi guru SD untuk mencoba menggunakan media video dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: penggunaan media video, peningkatan hasil belajar Abstract Teaching learning process of social science in SDN Gununggedangan 2 Mojokerto  still in a conventional term. The teacher teach as a speech and too depends on text books, do not use any media to make the teaching learning process as maximal as possible. This condition make the teaching learning process ineffective as the students give less response to the lesson. Therefore, the researcher try to serve an innovation of IPS teaching learning process by using video. This research aims to improve the results of students’ study about the Natural Condition in the South East Asia on the sixth grade students of SDN Gununggedangan 2 Mojokerto by using Video as a media.  The subjects of this research are the sixth grade students of SDN Gununggedangan 2 Mojokerto. There are 20 students on that grade. This research use classroom action research method which contains of 2 cycles. Each cycle was run into four steps; planning, acting, observing and reflecting. The data of this research were obtained from observation and test. The observation of the researcher and students’ activity during teaching learning process using video is analyze in percentage. Furthermore, the results of students’ test are analyze base on classical study completeness percentage.The result of this research show that the quality of teacher’s activity in research improved 10,5%. This improvement could be seen from the changes of percentage; 75,6% on the first cycle become 85,65% on the second cycle. The students’ activity during the teaching learning process is also increase as well at about 17,1%; from 71.4% on the first cycle become 88,5% on the second cycle. Moreover, the students’ classical study completeness is increase at about 25%; from 60% on the first cycle become 85% on the second cycle. Base on this results, it is suggeste for elementary teachers try using video as a media to improve students’ results.  Keywords: video as media, improve students’ results
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTAIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR PADA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SDN LIDAH WETAN II SURABAYA SIFA UTAMI, CHUSNIATUS
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil belajar siswa pada kelas IV SDN Lidah Wetan II Surabaya masih belum maksimal. Berdasarkan hasil observasi, kompetensi dasar yang seharusnya dikuasai oleh siswa belum terlaksana disebabkan oleh penyampaian pembelajaran yang hanya menggunakan model pembelajaran konvensional. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran penemuan, dan hasil belajar. Rancangan penelitian menggunakan Quasi Exsperimental Designs yang menggunakan desain penelitian Noneequivalent Control Grup Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Berdasarkan hasil penelitian diketahui adanya pengaruh signifikan antara penerapan model pembelajaran Team Games Tournament dengan peningkatan hasil belajar siswa. Hasil tes kelas eksperimen yang menunjukkan t-hitung lebih besar dari t-tabel yaitu 19,48 > 3,48. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa menggunakan model pembelajaran TGT sangat baik bila diterapkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: Penerapan, Model Team Games Tournament, Hasil Belajar     Abstract The students’ learning result of fourth graders of SDN Lidah Wetan II Surabaya was not maximized yet. Based on the observation, the basic competences that should be mastered by the students had not performing. Caused the delivery that used the konvensional learning model. The purpose of this study was to describe the implementation of learning using discovery learning model, and the learning result. The design using Quasi-Experimental Design which used Noneequivalent Control Group research design. The data collection technique in this study using tests. Based on the results of this research, the significant influence of implementing Team Games Tournament learning model was improving the students’ learning result. It was proved from the result of tests in experimental group that showed t-count was greater than t-table that was 19.48 > 3.48. From these results could be seen using TGT learning model was very good when applied in order to support the learning activities. Keywords: The Implementation, Team Games Tournament model, Learning Result
PENGARUH PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV DIANA ANGGARSARI, EVI
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 3 Petiken, Driyorejo-Gresik. Selain itu  agar siswa lebih aktif selama kegiatan belajar di kelas. Hal yang diharapkan melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT ini dapat meningkatkan dan memotivasi belajar siswa, untuk menambahkan rasa percaya diri siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji t paired test dengan bantuan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Numbered Head Together, Hasil belajar , Quasi Eksperimen   Abstract The research aimed to know the effect of assisted by NHT (Numbered Head Together) models, about social outcame of students in class IV SD Negeri 3 Petiken, Driyorejo- Gresik. Besides, it is also intended to get the students to be more active during the learning process in the classroom. The cooperative learning of type NHT is expected to know, to increase and to motivate the students on learning in order to boost the students’ confidence. This research used quasi experiment. The data of students learning outcame. Were collected using multiple- choice test. More data is analyzed using t-paired test with the assistance of SPSS 16.0 for windaws. The result of the research show that there was a difference social outcame their lesson using NHT (Numbered Head Together) is better than those following conventional learning model. Keywords: Numbered Head Together, result learning , Quasi Experiment
PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SEKOLAH DASAR DWI WULANDARI, MEGAH
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan media pembelajaran yang kurang inovatif  pada pembelajaran menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  penerapan media pembelajaran puzzle, hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial, dan kendala-kendala yang muncul selama pembelajaran serta solusinya.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa selama menggunakan media puzzle, serta untuk mendiskripsikan hasil belajar siswa kelas V. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala dalam penggunaan media puzzle dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam  tiga siklus dan  tiap siklus terdiri dari empat tahap. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Ketercapaian pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, siklus II ke siklus III. Aktivitas guru pada siklus I sebesar 78% , siklus II sebesar 82,5%, dan siklus III sebesar  91,25%. Skor hasil belajar siswa meningkat, persentase keberhasilan siswa pada siklus I sebesar 75,62%, siklus II sebesar 82,5% dan siklus III sebesar 91,25%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Hasil belajar siswa secara rata-rata kelas maupun ketuntasan klasikal mengalami perbaikan serta kendala- kendala yang dihadapi dapat teratasi Kata Kunci: model media pembelajaran puzzle, hasil belajar IPS   Abstract The application of uninnovatif learning caused poor student’s learning result. So, the  research have a purpose to describe application puzzle media, learning result of social studies, the obstacles that arise in learning process and the way to solve.The purposes that want to achoeved in this research are to describe teacher and student activities during the utilization puzzle media, and to describe student learning result of five grade student. This research also aim to findout the problems during the application of puzzle media on learning activity. This research uses a Classroom Action Research design (CAR), which is done in three  cycles, and each cycle consists of  four stages. The data gathered with observation and test. The data which had been collected were analyzed using descriptive quantitative analysis techniques. Data analysis technique used descriptive qualitative and quantitative. The Learning increase experience from cycle 1 to cycle 2 and cycle III. Teachers activity on  cycle 1 is 78%, cycle 2 is 82,5% and cycle III is 91,25%. And the study result of the students is rise. The achievement result of the cycle I is 75,62%, cycle II is 82,5 % and cycle III is 91,25%. . The result of the research showed that the learning proses could carried out well. The student learning result as classical average and classical completeness got better and the constraints encountered could fixed well. Keywords: puzzle media, learning resultor social studies.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V DI SEKOLAH DASAR DWI RAHMAWATI, OKTAVIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS pada kelas V SDN Semambung Sidoarjo. Disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap materi. Karena guru masih menggunakan metode ceramah dan penugasan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match, serta mengetahui bagaimana peningkatan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Hasil dari penelitian dengan menggunakan model pembelajaran make a match menunjukkan kativitas guru mengalami peningkatan selama tiga siklus, pada siklus I yaitu 68,75%, siklus II yaitu 80%, dan siklus III 87,5%. Aktivitas siswa dari siklus I 68,75%, siklus II yaitu 77,08%, dan siklus III 85,41%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dengan indek ketuntasan belajar dari siklus I 68,18%, siklus II 77,2%, siklus III 86,3%. Dapat disimpulkan bahwa Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar IPS Kelas V SDN Semambung Sidoarjo. Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Hasil Belajar Siswa, Make A Match.   Abstract The background of the research is the low rank of social studies result of fifth grade students in Semambung Elementary School Sidoarjo. It is caused by the lack of comprehension toward the study material. Teacher still uses the method of speech and assignment. The students only listen to the speech given by teacher and it causes them to be less active. So the students face difficulty to comprehend the material. The lack of comprehension toward the study material causes the decrease of students learning result.These research applying class actions research. Data collection technique using observation method and test. Result of the research using make a match learning model shows that the teacher activity have increased during three cycles, in cycle I 68,75%, cycle II 80%, and cycle III 87,5%. The students activity of cycle I 68,75%, cycle II 77,08%, and cycle III 85,41%. The students’ study result also increase 68,18% in cycle I, 77,2% in cycle II, and 86,3% in cycle III. From the result, it can be concluded that the Application of Cooperative Learning Model of Make a Match is able to increase the Social studies result of fifth grade students of Semambung Elementary School Sidoarjo. Keywords: Study Result, The Learning of Social Studies,make a match.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN SIDODADI CANDI SIDOARJO ANDIKA FATMAWATI, RISDIANA
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2015): JPGSD Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan pengamatan yang dilakukan peneliti di kelas V B SDN Sidodadi Candi Sidoarjo, yakni kurangnya aktivitas siswa dalam pembelajaran, kurangnya wawasan guru tentang cara memilih dan menerapkan media dalam pembelajaran. Hal tersebut menjadikan proses pembelajaran kurang optimal serta belum tercapainya hasil belajar siswa yang sesuai dengan Kriteria  Ketuntasan Minimal. Berdasarkan permasalahan di atas, maka perlu dilakukan upaya untuk memecahkannya. Alternatif pemecahan masalah tersebut yaitu menggunakan media pembelajaran flashcard. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas V B SDN Sidodadi Candi Sidoarjo sebanyak 31 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan media pembelajaran flashcard dapat meningkatkan aktivitas guru, siswa dan hasil belajar siswa kelas V B SDN Sidodadi Candi Sidoarjo. Kata Kunci: Media pembelajaran flashcard, Hasil belajar, IPS   Abstract Based on the observation that happened in class VB SDN Sidodadi Candi Sidoarjo, the less activity of student in learning, teachers’ lack of knowledge about how to choose and apply the learning media. It makes the process of learning to be less than optimal, and yet the achievement of student learning outcomes in accordance with the minimum completeness criteria. Based on the above problems, it was necessary to solve the problem-solving efforts. Based upon the above problems, it is necessary an effort to solve it. Alternative solutions to this problem is to apply flashcard learning media.  This research used classroom action research. The subjects were students and teachers grade VB SDN Sidodadi Candi, an elementary school in Sidoarjo as many as 31 students. Based on these results it can be concluded that flashcard learning media can increase the activity of teachers and students, learning outcomes and student response class VB SDN Sidodadi Candi Sidoarjo. Keywords: flashcard learning media, The Value Of Learning, Social Studies