Articles
195 Documents
Sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Senam Kebugaran Jasmani (Skj) Pada Siswa SMK Negeri 1 Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
Joko Priono;
Arief Rahman;
Margaret Stevani
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i4.741
Adapun tujuan yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah: siswa dapat memahami tentang pola hidup sehat dan penerapannya baik dilingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal dan siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani melalui aktifitas senam kebugaran agar siswa senantiasa sehat, aktif, ceria sehingga selalu bersemangat dalam menerima pelajaran. Metode yang digunakan dalam sosialisai ini yaitu survei, ceramah, dan demonstrasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi pola hidup sehat dan senam kebugaran jasmani siswa SMK Negeri 1 Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada tanggal 15 maret 2022 maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik dan lancar serta peserta aktif mengikuti kegiatan sampai selesai. Sosialisasi dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta, kemudian dilanjutkan dengan senam kebugaran yang diikuti oleh seluruh peserta yang sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. Kata kunci: pola hidup sehat; senam; kebugaran Jasmani
Sosialisasi Etika Penggunaan dan Penyalahgunaan Media Sosial di Kalangan Generasi Muda
Syaiful Khoiri Harahap
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i4.742
Perkembangan teknologi mempengaruhi kemudahan menggunakan media sosial sebagai sarana berkomunikasi. Kemudahan tersebut dapat berdampak positif maupun negatif bagi masyarakat seperti kejahatan, terutama di kalangan generasi muda. Tujuan dilakukannya pengabdian adalah untuk memperkaya pemahaman generasi muda khususnya di kalangan mahasiswa sebagai akademisi mengenai aturan pada UU ITE maupun etika penggunaan media sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dengan metode sharing materi berupa ceramah yang diakhiri dengan sesi tanya jawab atau diskusi antar pemateri dengan peserta. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa tingkat intensitas penggunaan media sosial yang tinggi oleh mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia harus sejalan dengan pemahaman dalam menggunakan media sosial secara aman dan bijak. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta semakin mengetahui larangan UU ITE yang harus dihindari dalam menggunakan media sosial maupun bagaimana etika, prinsip, dan tips dalam menggunakan media sosial, sehingga dapat memanfaatkan media sosial secara baik dan menghindari dampak negatif penggunaan media sosial. Kata Kunci : sosialisasi, etika , penyalahgunaan, media sosial
Pelatihan Manajemen Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru
Khairuddin Tampubolon
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i1.743
Supervisi merupakan aktivitas penting yang dilakukan terutama di sekolah dimana seorang profesional akan membantu guru dan tenaga pendidikan lainnya dalam memperbaiki bahan, metode, dan evaluasi pengajaran. Supervisi melibatkan stimulasi, koordinasi, dan bimbingan yang berkelanjutan agar guru menjadi lebih profesional dalam meningkatkan pencapaian tujuan sekolah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu guru-guru di Pesantren Darussalam Guntur Batubara dalam meningkatkan kemampuan pedagogik mereka. Dengan adanya Pelatihan dan Simulasi Supervisi akademik, didapat hasil dari pengabdian ini: (1) Pelatihan dan Simulasi Supervisi akademik berhasil membantu guru dan tenaga kependidikan mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam memahami kehidupan kelas, meningkatkan keterampilan mengajarnya, dan menggunakan kemampuan mereka dengan teknik tertentu; (2) Pelatihan dan Simulasi Supervisi akademik berhasil membantu guru dan tenaga kependidikan memahami bagaimana memonitor kegiatan proses belajar mengajar; dan (3) Pelatihan dan Simulasi Supervisi akademik berhasil membantu guru dan tenaga kependidikan memahami bagaimana menerapkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas-tugas sendiri, dan lebih sungguh-sungguh terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Kata Kunci: Manajemen, Supervisi, Kompetensi Pedagogik
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Pelatihan Pembelajaran Kooperatif
Fatin Nadifa Tarigan
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i1.744
Seorang guru harus memiliki empat kompetensi diantaranya pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Keahlian pedagogik salah satu yang penting untuk mengelola kelas. Sebagai seorang guru, Anda harus selalu mengetahui apa yang baru dan bagaimana mengelola kelas modern. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang metode pembelajaran yang up to date yang dapat digunakan selama proses pembelajaran. Kegiatan ini menggunakan diskusi presentasi dan simulasi pembelajaran kooperatif melalui video pembelajaran. Setelah kegiatan selesai, kuisioner didistribusikan untuk mengevaluasi keberhasilan program pengabdian ini. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa guru menunjukkan respons positif terhadap kegiatan penelitian dan bahwa kemampuan guru meningkat sebagai hasil dari pelatihan pembelajaran kooperatif. Kata Kunci: kompetensi pedagogik, guru, pembelajaran kooperatif
Pelatihan E-learning Bagi Guru Pesantren Guntur Darussalam Batubara
Elazhari Elazhari
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i1.745
Banyak siswa sekarang menyukai pendekatan pembelajaran e-learning, yang merupakan perpaduan pendidikan dan teknologi informasi. Menggunakan e-learning membutuhkan pengetahuan tentang konsep e-learning dan keterampilan untuk mengoperasikan aplikasi e-learning. Masalahnya adalah para guru di Pesantren Guntur Darussalam kurang memahami konsep pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi untuk membantu siswa belajar dengan lebih merata. Dengan menggunakan e-learning, guru dan siswa akan menemukan pembelajaran lebih mudah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menjelaskan bagaimana aplikasi e-learning dapat digunakan untuk membantu belajar dan untuk mengajarkan bagaimana menggunakan fitur untuk membuat pembelajaran lebih mudah. Pengabdian ini ditujukan kepada guru-guru di Pesantren Guntur Darussalam. Dalam pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan pelatihan. Teori aplikasi e-learning dibahas melalui ceramah dan diskusi, dan hasil teori dipraktikkan langsung. Hasil dari kegiatan pelatihan ini menunjjukkan Guru telah memperoleh pemahaman tentang peran e-learnng dalam proses pembelajaran. Kedua, guru telah belajar bagaimana menggunakan fitur-fitur e-learning yang ada untuk membuat pembelajaran lebih mudah. Kata Kunci: E-learning, Guru, Media Pembelajaran
Sosialisasi Sport Massage untuk Pencegahan Cedera Olahraga Pada Siswa
Alwi Fahruzy Nasution
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i1.746
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal keilmuan dalam bidang penanganan cedera olahraga melalui Sport massage pada siswa secara teoritis dan praktis dalam meningkatkan pengetahuan penanganan cedera olaharaga disekolah atau dilapangan bagi siswa dan siswi di Pesantren Darussalam Guntur Batubara. Adapun metode yang dilakukan berupa sosialisasi dan pemberian informasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Darussalam Guntur Batubara. Hasil dari kegiatan pengabdian sosialisasi sport massage ini menunjukkan bahwa setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian ini para peserta yang merupakan siswa di Pesantren Darussalam Guntur Batubara yang dapat melakukan pencegahan dan rehabilitasi melalui massage olahraga untuk kebutuhan recovery siswa dan rehabilitasi pasca cedera olahraga. Kata Kunci: sosialisasi, sport massage, cedera, olahraga
Sosialisasi Strategi Digital marketing Untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)
Ramadha Yanti Parinduri
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i1.747
Dengan kemajuan teknologi, kehidupan masyarakat telah mengalami banyak perubahan. Keberadaan teknologi ini juga berdampak pada salah satu industri, yaitu bisnis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pelaku bisnis UMKM pengetahuan dan keterampilan tentang pemasaran digital, terutama media sosial, sehingga mereka dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan mereka. Metode yang digunakan adalah sosialisasi untuk memberi informasi kepada UMKM tentang strategi untuk memenangkan pasar produk. Sekitar lima belas UMKM yang terletak di Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara, berpartisipasi dalam acara ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: pertama menjelaskan menggunakan media sosial; berbagi pengalaman dan diskusi; dan terakhir, praktik langsung membuat akun media sosial (Facebook dan Instagram) sebagai cara digital marketing yang mudah. Hasilnya menunjukkan bebarapa pelaku usaha secara aktif menggunakan media sosial sebagai alat promosi namun belum memisahkan akun toko online mereka dengan akun pribadi. Sebagian besar peserta tidak pernah menggunakan pemasaran media sosial karena kurangnya teknologi ketrampilan. Kata Kunci: sosialisasi, strategi, digital marketing, UMKM
Interaksi dan Diskusi dengan Masyarakat Kampung Angro di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Sumatera Utara
Eri Samah;
Rahmaniah Rahmaniah;
Misdawati Misdawati;
Ramadha Yanti Parinduri;
Nirmadarningsih Hiya;
Sheila Hani
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i2.748
Tujuan kegiatan ini adalah untuk lebih memahami pentingnya pembinaan agro wisata sebagai salah satu alternatif dan cara membina masyarakat dalam mewujudkan sinergitas pariwisata dengan pertanian yang dapat menghasilkan pertumbuhan sosial, ekonomi dan organisasi masyarakat. Ada beberapa poin materi PKM yang disampaikan yaitu 1) Aspek sumber daya manusia, 2) Aspek keuangan, 3) Aspek fasilitas, sarana, dan prasarana, 4) Aspek pemilihan lokasi agro wisata, 5) Karakteristik tradisi para petani, 6) Karakteristik agro industri. Hasil Kegiatan PKM yaitu dari hasil sosialisasi dan interkasi dengan masyarakat diharapkan masyarakat memahami bagaimana menciptakan kampung Agro, sehingga selain m,endukung daya tarik kawsan wisata maka kampung agro akan memilki ruang tersendiri pula untuk mendapatkan niali ekonomis bagi masyarakatnya. Kemudian dari kegiatan tersebut masyaearakt terlihjat antusias dan termotivasi untuk dapat menata kampung agro bersama masyarakat alinnya. Kata Kunci : Interaksi; Diskusi; Masyarakat; Kampung Agro.
Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian sebagai Daya Tarik Wisatawan di Bukit Lawang
Yulia Tiara Tanjung;
Nirwana Br Bangun;
Nurhalimah Sibuea;
Dora Silvia Dewi;
Fider Lumban Batu;
Ida Zulfida
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i2.749
Tujuan kegiatan PKM ini untuk memberikan masukan kepada msyarakat terkait pengelolaan dan pemanfaatn lahan pertanian sekitar wisata sehingga dapat menghasilkan income tambahan bagi masyarakat sekitarnya serta menambah kekayaan daya tarik kawasan wisata bukit lawang tersebut. Adapun tempat pelaksanaan PKM ini dilakukan di kawasan wisata bukit lawang kabupaten langkat Sumatera Utara. Kita ketahui kawasan wisata bukit lawang memilki daya tarik alam yang asri dengan habitat orang utannya dan juga terdapat sungai yang indah dengan bebatuan yang inmdah serta aliran air yang lumayan deras sehingga dapat dilaksanakan arung jeram. Disekitar kawasan wisata tersebut masih banyak ditemukan lahan persawahan dan pertanian, sehingga berpeluang untuk dikelola menjadi bagian dari kawasan wisata. 1) Wisata Agro, 2) Dimensi Ekologi, Sosial-Budaya, dan Ekonomi 4) Potensi Daya Tarik Dominan dan Penunjang, 4) Wisata Agro dalam Skala Kecil. Hasil kegiatan ini yaitu: Pelaksanaan PKM ini memberikan masukan kepada masyarakat terkait teknis, Ide dan bidang fokus yang memungkinkan untuk dilaksanakan dalam upaya pemanfaatan lahan pertaniah maupun lahan yang ada sebagai bagian dari kawasan wisata sehingga akan mendatangkan benefit kepada masyarakat dan PAD. Pelaksanaan PKM ini mendapat respon positif dan antusias dari masyarakat dan dari interkasi yang terjadi masyarakat menginginkan tim PKM dapat melakukan pendampingan berkala. Artinya pelaksanaan PKM ini sangat bermanfaat dilakukan. Kata Kunci : Sosialisasi; Lahan Pertanian; Wisata; Bukit Lawang.
Analisis, Diskusi dan Memberikan Saran Strategi Pengenalan Kawasan Wisata dengan Pelaku Pengelola Kawasan Wisata di Bukit Lawang
Khairuddin Tampubolon;
Elazhari Elazhari;
Reza Hanafi Lubis;
Ali Mukti Tanjung;
Barham Siregar;
Marihot Manullang
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i2.750
Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan saran dan solusi kepada pihak pengelola wisata dan masyarakat dalam pemasaran dan menentukan tindakan prioritas dalam penataan kawasan wisata sehingga kawasan wisata lebih dikenal dan diminati wisatawan serta memberikan kenyamanan serta ketertarikan kepada wisatawan untuk berkunjung kembali dan memberitahukannya kepada saudara serta teman. Hasil diskusi dengan pihak pengelola wisata terkait perkenalan kawasan wisata dan objek wisata lainnya dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek seperti: 1) Membangun Identitas Tempat Wisata, 2) Menentukan Target Pasar, 3) Menetapkan Harga, 4) Merumuskan Unique Selling Proposition (USP), 5) Melakukan Pemasaran. dan yang tak kalah pentingnya adalah akses jalan atau infrastruktur yang baik dan nyaman. Kawasan wisata bukit lawang memiliki potensi sebagai tujuan wisata sangat menarik, sebab kompleksitas tujuan wisata termasuk lengkap yaitu ada wisata alam bebas, wisata kampung agro, wisata hewan langka seperti orang hutan, sungai yang indah dan jernih, arung jeram dan lainnya. Saran: Akses menuju homestay dan penginapan lainnya di lokasi wisata bukit lawang harusnya dibangun langsung mencapai lokasi penginapan dan home stay atau tidak terlalu jauh untuk parkir kenderaan, sehingga wisatawan merasa lebih nyaman dan tidak membuat wisatawan manula kesulitan berkunjung. Kata Kunci : Analisis; Diskusi; Wisata; Strategi; Pengenalan Kawasan Wisata