cover
Contact Name
Elazhari
Contact Email
datab2411@gmail.com
Phone
+6281219737675
Journal Mail Official
lemkomindo.jlas@gmail.com
Editorial Address
Jl.Balai Desa, Gg. Arseto, Kel. T.Deli, Kec. Medan Amplas-Medan-Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Liaison Academia and Society
ISSN : 27980871     EISSN : 27980871     DOI : https://doi.org/10.58939/j-las
Core Subject :
Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung terhadap kontennya, berdasarkan prinsip bahwa penyediaan hasil penelitian bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Pendampingan Penguatan Tata Kelola Administrasi Keuangan Sebagai Bentuk Kontribusi Mahasiswa pada Industri Manufaktur Kemasan: Studi Kegiatan Kuliah Kerja Manajemen (KKM) di PT Kreasi Kotak Megah, Tanjung Morawa, Deli Serdang Roza Fahrezi; Muhammad Afriansah; Toni Hidayat; Muhammad Hilman Fikri
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1514

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelaku usaha manufaktur skala menengah akan tenaga pendamping yang dapat membantu memperkuat tata kelola administrasi dan pencatatan keuangan di tengah kompleksitas operasional produksi yang tinggi. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Manajemen (KKM) di PT Kreasi Kotak Megah, sebuah perusahaan manufaktur kemasan karton bergelombang (corrugated box) yang berlokasi di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara, selama periode 14 Januari 2026 sampai dengan 12 Februari 2026. Tujuan kegiatan adalah memberikan pendampingan langsung pada bagian Finance dan Accounting berupa bantuan pencatatan transaksi harian, verifikasi dokumen penjualan dan pembelian, rekonsiliasi persediaan, serta penyusunan laporan keuangan sederhana, sekaligus menjadi media transfer pengetahuan antara dunia akademik dan dunia industri. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan on the job training, meliputi tahap orientasi, pendampingan bertahap (gradual assignment), evaluasi berkala, dan refleksi akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang diberikan berkontribusi pada peningkatan ketelitian pencatatan, percepatan proses verifikasi faktur, serta penguatan koordinasi antar bagian di perusahaan, sementara bagi mahasiswa pelaksana kegiatan memberikan penguatan kompetensi teknis akuntansi manajerial dan soft skill profesional seperti komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, dan ketelitian kerja. Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, seperti keterbatasan penguasaan sistem ERP perusahaan dan penyesuaian ritme kerja industri, berhasil diatasi melalui skema pelatihan intensif, sistem pendampingan (buddy system), dan pemberian tugas secara bertahap dari pihak perusahaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa program magang berbasis pendampingan dapat menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan mitra industri sekaligus sarana pembelajaran kontekstual yang mempersempit kesenjangan antara teori di perkuliahan dan praktik di dunia kerja.
Penguatan Kelompok UP2K-PKK Melalui Manajemen Talenta Lokal untuk Meningkatkan Usaha Home Industri Menuju Desa Binaan Ahmad Karim; Muhammad Syafri; Romi Kurniawan Zai; Dedi Setiadi; Mohamad Adila Rossa
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1518

Abstract

Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K-PKK) merupakan salah satu wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengembangan usaha produktif berbasis rumah tangga. Di Desa Patumbak 1, berbagai usaha home industri seperti produksi keripik pisang, tempe, tahu, jajanan tradisional, dan produk olahan lainnya telah berkembang dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Meskipun demikian, pengelolaan usaha masih menghadapi berbagai kendala, di antaranya belum optimalnya pembagian tugas sesuai kompetensi anggota, lemahnya sistem kaderisasi, belum adanya pemetaan potensi sumber daya manusia, serta masih terbatasnya kemampuan manajerial dalam mengelola organisasi usaha secara profesional. Kondisi tersebut menyebabkan produktivitas kelompok belum berkembang secara maksimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi UP2K-PKK melalui penerapan manajemen talenta lokal sebagai strategi penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha home industri menuju desa binaan yang mandiri. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi permasalahan, penyampaian materi melalui sosialisasi, diskusi interaktif, pendampingan penyusunan pembagian tugas berdasarkan potensi anggota, serta evaluasi terhadap pemahaman peserta. Materi yang diberikan mencakup konsep manajemen talenta, pemetaan kompetensi anggota, pembentukan struktur organisasi berbasis fungsi, kaderisasi, pengelolaan keuangan sederhana, dan strategi pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi usaha. Peserta mulai memahami pentingnya pembagian tugas berdasarkan kemampuan masing-masing, perlunya regenerasi kepengurusan, pencatatan keuangan yang lebih tertib, serta pengembangan pemasaran yang lebih luas. Melalui penerapan manajemen talenta lokal diharapkan kelompok UP2K-PKK mampu meningkatkan produktivitas usaha, memperkuat kelembagaan organisasi, memperluas jaringan pemasaran, serta menjadi kelompok usaha yang mandiri dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan ekonomi desa.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Nilai Dalam Pembentukan Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa di SMP Islam Plus Al-Ikhlas Taqwa Medan Febrian Adan Sakuroh; Abdul Mujib; Samsul Bahri; Muhammad Faisal Husna
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis nilai dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap peningkatan sikap toleransi siswa kelas VIII di SMP Islam Plus Al-Ikhlas Taqwa Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya sikap toleransi sebagian siswa, yang terlihat dari kurangnya penghargaan terhadap perbedaan pendapat dan rendahnya empati sosial dalam interaksi sehari-hari di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 16 siswa, yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen yang digunakan berupa angket sikap toleransi berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata sikap toleransi siswa meningkat dari 59,56 pada saat pretest menjadi 85,44 pada saat posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,64 yang termasuk kategori sedang. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 kurang dari 0,05, yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari penerapan model Problem Based Learning berbasis nilai terhadap peningkatan sikap toleransi siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dalam membentuk karakter toleransi siswa di sekolah.
Edukasi Pencegahan Bullying Melalui Game dan Yel-Yel Interaktif pada Siswa MTs Nurul Huda Tempilang Sisi Pitriyana; Wafebri Wafebri; Della Amelya; Ummu Rosiyah; Yuliansyah Yuliansyah
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1561

Abstract

Bullying masih jadi salah satu masalah yang sering terjadi di sekolah dan bisa memengaruhi kenyamanan serta hubungan antar siswa. Kurangnya pemahaman tentang berbagai bentuk bullying membuat beberapa tindakan, seperti mengejek, memberi nama julukan yang tidak menyenangkan, mengucilkan, atau melakukan kekerasan fisik, seringkali masih dianggap sebagai lelucon. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada para siswa tentang cara mencegah bullying dengan pendekatan yang lebih menarik dan menghibur. Kegiatan tersebut diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di MTs Nurul Huda Tempilang pada tanggal 11 Agustus 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh 130 siswa dan siswi dari enam kelas, yaitu kelas VII, VIII, dan IX. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi tentang arti, jenis dampak, dan cara mencegah bullying, kemudian dilanjutkan dengan permainan "Bullying atau Tidak?". "Stop dan Jawab", tayangan video pendidikan, refleksi bersama, dan yel-yel anti-bullying. Informasi tentang pelaksanaan kegiatan didapat dari pengamatan saat kegiatan berlangsung, keterlibatan siswa, serta dokumentasi yang telah dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa mengikuti serangkaian sosialisasi dengan antusiasme yang cukup tinggi, terutama pada sesi bermain dan bernyanyi bersama. Dengan bermain permainan yang interaktif, siswa bisa memahami contoh tindakan bullying dan berani memberikan jawabannya. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa metode interaktif bisa membuat suasana belajar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Secara keseluruhan, sosialisasi ini diharapkan bisa membuat siswa lebih paham tentang bullying dan mendorong mereka untuk saling menghormati serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Kegiatan seperti itu bisa dilakukan terus-menerus dengan evaluasi yang lebih rapi agar bisa tahu perubahan pemahaman siswa setelah mereka mengikuti pelajaran.
Analisis Tingkat Kebangkrutan Pada PT FKS Food Sejahtera Tbk Periode 2021-2025 Athaayaa Rifaa Bennetito; Rani Kurniasari
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1562

Abstract

Kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19 menyebabkan tekanan terhadap kinerja keuangan perusahaan, termasuk sektor Food and Beverages, sehingga perusahaan perlu menjaga efisiensi aset, likuiditas, dan profitabilitas agar terhindar dari financial distress yang dapat berujung pada kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prediksi kebangkrutan pada PT FKS Food Sejahtera Tbk periode 2021-2025, mengetahui faktor-faktor penyebab perbedaan hasil antar model, serta menentukan model yang paling relevan digunakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif non statistik dengan menganalisis data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT FKS Food Sejahtera Tbk 2021-2025 yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia, menggunakan empat model prediksi kebangkrutan, yaitu Altman Z-Score, Springate, Zmijewski, dan Grover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Altman Z-Score menghasilkan rata-rata sebesar 0,049 dan model Springate sebesar 0,448, keduanya berada pada kategori bangkrut. Sementara itu, model Zmijewski menghasilkan rata-rata -1,508 yang dikategorikan sehat, dan model Grover menghasilkan rata-rata 0,036 yang juga dikategorikan sehat. Perbedaan hasil antar model terutama dipengaruhi oleh besarnya bobot akumulasi retained earnings pada Altman dan Springate, sedangkan Zmijewski dan Grover lebih menekankan pada profitabilitas dan leverage tahun berjalan. G-Score dinilai paling relevan sebagai acuan karena mengikutsertakan unsur modal kerja terhadap total aset sekaligus profitabilitas (EBIT/TA dan ROA), sehingga lebih peka terhadap dinamika kinerja operasional tahunan dan tidak terbebani akumulasi kerugian masa lalu yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini. Secara keseluruhan, keempat model menunjukkan adanya tren pemulihan kondisi keuangan perusahaan sejak tahun 2023 setelah mengalami tekanan pada tahun 2022.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Adminstrasi terhadap Kepuasan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Medan Labuhan Iwan Andila; Siti Ummi Arfah Nasution; Ilfi Rahmi Putri
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jk04rd74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kualitas Pelayanan Administrasi yang terdiri dari dimensi Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy terhadap Kepuasan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Medan Labuhan, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi masyarakat pengguna layanan administrasi di Kantor Kecamatan Medan Labuhan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data berupa angket (kuesioner) dengan skala Likert 1–5. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear berganda melalui Uji F, Uji Koefisien Determinasi (R²), dan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item instrumen valid dan reliabel. Secara simultan, kelima dimensi kualitas pelayanan administrasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat (F-hitung = 295,118; sig. = 0,000), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,937 yang berarti 93,7 persen variasi kepuasan masyarakat dijelaskan oleh model penelitian ini. Secara parsial, dimensi Assurance dan Responsiveness berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, dengan Assurance sebagai dimensi paling dominan, sedangkan Tangibles dan Reliability tidak berpengaruh signifikan secara parsial akibat tingginya interkorelasi antar dimensi. Penelitian ini merekomendasikan agar Kantor Kecamatan Medan Labuhan memprioritaskan peningkatan kepastian dan daya tanggap pelayanan guna meningkatkan kepuasan masyarakat secara berkelanjutan.
Analisis Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan, Desa Selemak Hamparan Perak Cut Diana Sari; Siti Wardah Pratidina Nst; Elwardi Hasibuan
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/gkjben60

Abstract

Sumber daya manusia berperan strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan pesantren. Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan mengembangkan SDM melalui program pelatihan, pembinaan spiritual, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta kependidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan SDM, pelaksanaan pelatihan dan pembinaan, integrasi nilai spiritual, kendala yang dihadapi, serta dampak program terhadap kinerja SDM. Landasan teori mencakup manajemen SDM, pengembangan SDM, dan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, staf administrasi, bendahara, guru senior, dan guru baru yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM dilakukan melalui pelatihan, workshop, supervisi, evaluasi kinerja, serta pembinaan spiritual yang terintegrasi dengan budaya pesantren. Pembinaan spiritual diwujudkan melalui shalat berjamaah, pengajian rutin, kajian kitab, dan tausiyah keagamaan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan tuntutan adaptasi teknologi. Namun demikian, program pengembangan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi, profesionalisme, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan tenaga pendidik dan kependidikan. Dengan demikian, strategi pengembangan SDM di Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan telah berjalan dengan baik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Analisis Yuridis Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Berlian Berlian
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/38cq0k38

Abstract

Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menandai dimulainya era baru pembaruan hukum pidana nasional di Indonesia. Kehadiran KUHP baru menggantikan Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indië sebagai produk hukum kolonial yang telah berlaku selama lebih dari satu abad. Perubahan tersebut tidak hanya menyangkut substansi hukum pidana materiil, tetapi juga membawa implikasi terhadap sistem peradilan pidana Indonesia yang meliputi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dalam sistem peradilan pidana Indonesia, mengidentifikasi perubahan paradigma yang dibawa oleh KUHP baru, serta mengkaji tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan hasil penelitian, serta bahan hukum tersier yang relevan. Analisis bahan hukum dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KUHP baru membawa perubahan mendasar terhadap sistem peradilan pidana melalui pergeseran paradigma pemidanaan dari pendekatan retributif menuju pendekatan korektif, restoratif, dan rehabilitatif. Perubahan tersebut tercermin dalam pengaturan mengenai tujuan pemidanaan, pedoman pemidanaan, pengakuan terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat (living law), pertanggungjawaban pidana korporasi, serta pengenalan pidana alternatif. Namun demikian, implementasi KUHP baru masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain harmonisasi dengan peraturan perundang-undangan sektoral, sinkronisasi dengan hukum acara pidana, kesiapan aparat penegak hukum, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi, percepatan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta penguatan koordinasi antarlembaga guna mewujudkan sistem peradilan pidana yang efektif, terpadu, dan berkeadilan.
Pelatihan Tata Kelola Administrasi dan Strategi Manajemen Operasional bagi Koperasi Digital Berbasis Komunitas Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; M. Ikrar Budijaya; Nurhalimah Sibuea; Marihot Manullang; Syamsul Bahri Arifin; Darmawan Sriyanto
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jbnmne15

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang dan tantangan baru bagi pengelolaan koperasi, khususnya koperasi berbasis komunitas yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan. Di tengah transformasi menuju era Society 5.0, koperasi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan sistem administrasi dan manajemen operasional berbasis digital guna meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi kelembagaan. Namun demikian, masih banyak koperasi komunitas yang mengalami keterbatasan dalam penguasaan teknologi, rendahnya literasi digital pengurus, serta lemahnya sistem manajerial yang sistematis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang dalam bentuk pelatihan daring yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam mengelola administrasi digital dan menerapkan strategi manajemen operasional yang adaptif. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan mitra koperasi, penyusunan modul pelatihan kontekstual, pelaksanaan pelatihan daring melalui Zoom Meeting, serta evaluasi dan tindak lanjut. Materi pelatihan mencakup digitalisasi pencatatan keuangan, manajemen dokumen kelembagaan, penyusunan SOP, dan penggunaan aplikasi manajemen koperasi seperti Google Workspace dan BukuKas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap administrasi digital sebesar 35%, serta meningkatnya kemampuan manajerial dalam menyusun rencana kerja, SOP, dan indikator kinerja koperasi. Selain itu, metode pelatihan daring dinilai efektif oleh 92% peserta karena fleksibel dan mampu menjangkau koperasi di wilayah terpencil. Hal ini mendukung temuan Knowles et al. yang menekankan efektivitas pembelajaran orang dewasa melalui pendekatan berbasis pengalaman dan praktik langsung. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan perangkat digital dan infrastruktur internet masih menjadi kendala bagi sebagian koperasi peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan daring dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung transformasi koperasi berbasis komunitas menuju tata kelola yang modern dan profesional. Diperlukan upaya kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan koperasi itu sendiri untuk menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan koperasi akar rumput di era digital.
Diskusi tentang Integrasi Generative AI dalam Pembelajaran Perguruan Tinggi: Panduan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan di lingkungan LEMKOMINDO Herlina Herlina; Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; Ratna Sari Dewi; Reza Hanafi Lubis; Jarungjung Hutagaol; Dina Hastalona
Journal Liaison Academia and Society Vol 4 No 4: Desember 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/g1jze602

Abstract

Generative Artificial Intelligence (Generative AI) adalah teknologi yang mampu menghasilkan konten baru berdasarkan data yang telah dipelajari. Dalam konteks pembelajaran di perguruan tinggi, teknologi ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas, kreativitas, dan personalisasi proses belajar. kegiatan ini membahas cara mengintegrasikan Generative AI ke dalam sistem pendidikan perguruan tinggi dengan panduan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan di lingkungan LEMKOMINDO. Artikel ini mencakup analisis manfaat, tantangan, dan strategi implementasi yang sesuai dengan kebijakan nasional dan kebutuhan institusi. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan peserta dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan ini adalah Dosen dan mahasiswa dapat memahami etika dan aturan pemanfaatan AI dalam aktivitas institusi. Generative AI memiliki potensi besar untuk merevolusi pembelajaran di perguruan tinggi. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kebijakan yang matang, pelatihan yang memadai, dan infrastruktur yang mendukung. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan di lingkungan LEMKOMINDO diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memastikan teknologi ini diadopsi secara efektif dan bertanggung jawab.