cover
Contact Name
Unnes Business Quarterly
Contact Email
ubq@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ubq@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Banaran, Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Business Quarterly
ISSN : -     EISSN : 3124596X     DOI : https://doi.org/10.15294/ubq
Core Subject :
Unnes Business Quarterly focuses on promoting the exchange of ideas, research, and knowledge within the field of business, economics, and management. The journal aims to provide a platform for academic scholars, business professionals, and policymakers to contribute to the understanding of contemporary business practices, economic theories, and management strategies.
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
Pengaruh Job Burnout terhadap Quiet Quitting dengan Optimisme sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Karyawan Generasi Z di Kota Semarang) Farichah Melani Hasami; Vini Wiratno Putri
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena quiet quitting semakin menonjol pada karyawan Generasi Z sebagai respons terhadap tingginya tuntutan kerja dan keterbatasan work–life balance yang memicu job burnout. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job burnout terhadap quiet quitting dengan optimisme sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 153 karyawan Generasi Z di Kota Semarang yang diperoleh melalui purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa job burnout berpengaruh positif signifikan terhadap quiet quitting. Optimisme terbukti mampu memperlemah pengaruh tersebut, sehingga menurunkan kecenderungan quiet quitting. Temuan ini menegaskan pentingnya peran sumber daya psikologis dalam mengelola dampak burnout serta memberikan implikasi praktis bagi organisasi untuk meningkatkan keterlibatan kerja karyawan Generasi Z secara berkelanjutan.
Peran Affective Commitment dalam Memediasi Pengaruh Quality of Work Life dan Work Life Balance pada Job Performance Pajrina Nur Aini; Desti Ranihusna
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja dosen merupakan faktor kunci dalam menentukan kualitas dan keberlanjutan institusi pendidikan tinggi, karena kontribusi langsung terhadap capaian akademik dan institusional. Peningkatan kinerja tidak terlepas dari dukungan organisasi melalui quality of work life dan work life balance, yang berpotensi memperkuat affective commitment dosen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel yang digunakan 100 dosen STIE Semarang dan STIE Bank BPD Jawa Tengah melalui teknik jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Squares (PLS) berbantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa quality of work life dan work life balance berpengaruh signifikan terhadap job performance, baik secara langsung maupun melalui affective commitment. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dan keseimbangan kerja-kehidupan dalam meningkatkan kinerja dosen secara berkelanjutan.
PENGARUH INTERVENSI FINANCIAL LITERACY DALAM MENURUNKAN PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA DALAM MENGGUNAKAN E-WALLET (Studi Eksperimental pada Mahasiswa Manajemen Universitas Negeri Semarang) Ciar Eka Wigiani; Arief Yulianto
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan belanja mahasiswa seringkali ditandai dengan kecenderungan melakukan pembelian yang tidak rasional dan tidak berdasarkan kebutuhan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya memahami keuangan pribadi dengan baik, dan pemahaman ini sangat dipengaruhi oleh kompetensi keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana langkah-langkah yang meningkatkan keterampilan keuangan memengaruhi pengurangan kebiasaan belanja di kalangan mahasiswa, dengan mempertimbangkan faktor demografis. Penelitian ini dilakukan sebagai studi kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen dan menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Partisipan penelitian adalah 66 mahasiswa, dibagi menjadi 33 mahasiswa dalam kelompok intervensi dan 33 mahasiswa dalam kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t, analisis diferensial dan regresi dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah untuk meningkatkan kompetensi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap pengurangan perilaku konsumsi mahasiswa. Meskipun kedua kelompok menunjukkan beberapa peningkatan, kelompok intervensi memiliki hasil yang lebih baik. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa faktor demografis tidak secara signifikan memengaruhi efektivitas intervensi. Studi ini menunjukkan bahwa program pendidikan keuangan dapat membantu siswa mengembangkan kebiasaan pengeluaran yang lebih bijak.
Women on Board dan Kebijakan Keuangan Perusahaan: Bukti Empiris terhadap Kebijakan Dividen dan Cash Holdings dalam Two-Tier Board System Ayesha Shifa Nazira; Siti Ridloah
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kehadiran perempuan pada dewan direksi dan dewan komisaris terhadap kebijakan dividen dan cash holdings pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar dalam indeks LQ45 periode 2020–2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id dan laporan tahunan perusahaan. Populasi penelitian adalah perusahaan non-keuangan dalam indeks LQ45, dengan sampel 19 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling selama lima tahun sehingga diperoleh 95 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel, dengan Fixed Effect Model (FEM) untuk model kebijakan dividen dan Random Effect Model (REM) untuk model cash holdings. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran perempuan pada dewan komisaris berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan kehadiran perempuan pada dewan direksi tidak berpengaruh signifikan. Pada model kepemilikan kas, kehadiran perempuan pada dewan direksi berpengaruh negatif dan signifikan, sementara kehadiran perempuan pada dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan. Kebijakan dividen dipengaruhi oleh kinerja perusahaan dan leverage, sedangkan cash holdings hanya dipengaruhi oleh kinerja perusahaan.
Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement melalui Work Life Balance sebagai Pemediasi (Studi pada Karyawan MG Setos Hotel Semarang) Fina Attalia; Sri Wartini
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived organizational support terhadap work engagement melalui work life balance sebagai variabel mediasi pada karyawan MG Setos Hotel Semarang. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan MG Setos Hotel Semarang dengan teknik total sampling sebanyak 92 responden. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan model Partial Least Square (PLS) dan menggunakan alat analisis berupa software SmartPLS versi 4.1.1.7. Hasil penelitian menujukkan bahwa perceived organizational support tidak berpengaruh langsung terhadap work engagement, namun berpengaruh positif terhadap work life balance. Selanjutnya, work life balance berpengaruh positif terhadap work engagement serta mampu memediasi secara penuh hubungan antara perceived organizational support dan work engagement. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi perceived organizational support yang diberikan organisasi maka akan semakin meningkatkan work life balance karyawan yang pada akhirnya dapat meningkatkan work engagement karyawan.
Peran Mediasi Keterlibatan Karyawan Terhadap Hubungan Antara Budaya Belajar Organisasi, Dukungan Organisasi Yang Dirasakan, Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Jantrakakikaki Wilayah Central) Rahmadhania Erlisa Dewi; Alifa Rizqia Rachmawati
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Employee Engagement dalam memediasi hubungan antara Organizational Learning Culture, Perceived Organizational Support, dan Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan, yang diukur menggunakan SmartPLS 4.0 terhadap karyawan Jantrakakikaki Wilayah Central. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan 115 kuesioner kepada karyawan Jantrakakikaki Wilayah Central. Pengambilan sampel karyawan menggunakan metode stratified random sampling. Deskriptif analisis dan Structural Equation Modeling- Path analisis digunakan untuk mendeskripsikan dan melakukan tes hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational learning culture tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap employee performance, perceived organizational support memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance, organizational learning culture memiliki pengaruh terhadap employee engagement, perceived orgaizational support memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, employee engagement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance. Organizational learning culture dan perceived organizational support memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance melalui employee engagement sebagai variabel mediasi.
Pengaruh Work-Life Balace dan Employer Branding terhadap Turnover Intention dengan Employee Engagement sebagai Variabel Mediasi(Studi pada Karyawan PT Totum Diba) Pramono Jati; Ahmad Zaenuri
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya turnover intention menjadi tantangan bagi perusahaan karena dapat meningkatkan biaya rekrutmen, seleksi, dan pelatihan serta memengaruhi stabilitas organisasi. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Work-Life Balance dan Employer Branding terhadap Turnover Intention melalui Employee Engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Totum Diba Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 188 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance dan Employer Branding berpengaruh positif terhadap Turnover Intention dan Employee Engagement. Selain itu, Employee Engagement juga berpengaruh positif terhadap Turnover Intention serta memediasi secara signifikan pengaruh Work-Life Balance dan Employer Branding terhadap Turnover Intention dengan arah mediasi positif. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan Work-Life Balance, Employer Branding, dan Employee Engagement justru diikuti dengan meningkatnya Turnover Intention, sehingga persepsi positif karyawan terhadap ketiga aspek tersebut belum mampu menekan keinginan untuk meninggalkan perusahaan.
Pengaruh Psychological Demand, Job Control, Social Support, dan Occupational Identity terhadap Turnover Intention melalui Organizational Commitment sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Karyawan Operator Produksi Generasi Z PT Sari Warna Asli 2 Boyolali) Rizal Kurniawan; Vini Wiratno Putri
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh psychological demand, job control, social support dan occupational identity terhadap turnover intention secara langsung dengan bantuan organizational commitment sebagai moderasi pengaruh psychological demand, job control, social support dan occupational identity terhadap turnover intention. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan pengambilan sampel dilakukan melalui teknik simple random sampling. Populasi penelitian ini yaitu karyawan operator produksi PT Sari Warna Asli 2 Boyolali sejumlah 650 karyawan. Sedangkan, total sampel yang digunakan sebanyak 100 responden berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Penelitian dilakukan dengan cara metode wawancara dan penyebaran kuesioner pada karyawan operator produksi generasi z. Alat yang digunakan adalah Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) versi 4.1. Hasil penelitian menunjukan bahwa psychological demand, job control, occupational dan organizational commitment berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Social support tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Selanjutnya, organizational commitment sebagai variabel moderasi tidak terbukti memoderasi pengaruh psychological demand, job control, social support dan occupational identity terhadap turnover intention. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan adalah PT Sari Warna Asli 2 Boyolali perlu memeperjelas instruksi kerja, memberikan kepercayaan lebih, membangun komunikasi efektif, dan memperluas program pengembangan karier bagi karyawan. Sedangkan, bagi penelitian selanjutnya disarankan mengganti peran variabel organizational commitment menjadi variabel mediasi.
High-Performance Work System, Kelelahan Karyawan, dan Kinerja Karyawan: Peran Mediasi Kreativitas Karyawan pada Sektor Ritel Spica Sihombing; Ida Maftukhah
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan perusahaan di tengah tingginya tuntutan dan persaingan sektor ritel. Keberhasilan perusahaan dalam faktor kinerja tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh penerapan High Performance Work System (HPWS), tetapi juga oleh tingkat kelelahan yang dapat membatasi kemampuan karyawan dalam bekerja serta kreativitas yang membantu karyawan menghasilkan solusi dan menyelesaikan pekerjaan secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh HPWS dan kelelahan karyawan terhadap kinerja karyawan dengan kreativitas karyawan sebagai variabel mediasi pada karyawan Toserba dan Swalayan Goori Gunungpati Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 76 karyawan yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HPWS berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta kreativitas karyawan, sedangkan kelelahan karyawan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja maupun kreativitas karyawan. Kreativitas karyawan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta terbukti memediasi pengaruh HPWS dan kelelahan karyawan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan penerapan HPWS dan pengelolaan kelelahan karyawan secara efektif berperan dalam meningkatkan kreativitas sehingga berdampak pada peningkatan kinerja karyawan.
Pengaruh Internship Experience dan Social Support terhadap Work Readiness yang Dimediasi oleh Self-Efficacy Ginna Anggraini; Endah Prapti Lestari
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh internship experience dan social support terhadap work readiness pada fresh graduate Universitas Negeri Semarang, baik pengaruh secara langsung maupun secara tidak langsung melalui self-efficacy sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 166 responden dari fresh graduate UNNES dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internship experience berpengaruh positif terhadap work readiness dan self-efficacy. Selain itu, social support juga berpengaruh positif terhadap self-efficacy, namun tidak memiliki pengaruh langsung terhadap work readiness. Serta self-efficacy berpengaruh positif terhadap work readiness. Lebih lanjut, penelitian ini membuktikan bahwa self-efficacy mampu memediasi pengaruh internship experience dan social support terhadap work readiness. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kesiapan kerja fresh graduate tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman magang dan dukungan sosial, tetapi juga oleh keyakinan individu terhadap kemampuan yang dimilikinya. Oleh karena itu, penguatan self-efficacy perlu menjadi perhatian dalam pengembangan program persiapan karier di perguruan tinggi guna meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.