cover
Contact Name
Meisa Sofia
Contact Email
meisa.sofia@bisnis.pnj.ac.id
Phone
+62217863538
Journal Mail Official
snrt@bisnis.pnj.ac.id
Editorial Address
Gedung H Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan Mice (SNRT)
ISSN : 20853262     EISSN : 27757374     DOI : https://doi.org/10.32722/snrtbisnis
Core Subject :
Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan MICE merupakan konferensi yang berskala nasional yang diadakan setiap tahunnya oleh Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta. Konferensi ini bertujuan untuk menjadi ajang pertemuan ilmiah para peneliti, akademisi, dan praktisi dari dunia industri untuk berdiskusi dan mempublikasikan hasil penelitian dan penerapan teknologi terkini.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Proses dan Aktivitas Penyebaran Informasi Oleh Media Relation Pada Event Honda Dbl 2021-2022 Almara Devaya Clara Putri; Heri Setyawan
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Polytechnic Education for the Applied Undergraduate Program in Convention, Incentive, and Exhibition Services (MICE) Services is a vocational education that prepares students to work in the MICE industry. This work practice was carried out by the author at PT DBL Indonesia which aims to understand the supporting and inhibiting factors in public relations communication activities to the public through media publications conducted by PT DBL Indonesia. The data collection method used in this report is the method of observation, interviews, and documentation. The research method used is descriptive qualitative. The media used as promotional space are social media, print media, electronic media. The author carries out the next activity, namely publishing in accordance with the requests, needs, and publication rules that have been given, assessing responses and making reports on the results of publications. The supporting factor is that there are many media collaborating with Honda DBL 2021-2022 so that information can be spread evenly to the public. The inhibiting factor for match spectators was eliminated due to the Covid 19 pandemic, the enthusiasm of the spectators for the 2021-2022 Honda DBL match decreased. Keyword: Media, Relations, Information, Publication, DB. ABSTRAK Hubungan menjadi salah satu hasil dari bentuk interaksi antara dua orang atau lebih. Hubungan sangat penting dalam berbagai bidang, dalam perusahaan, menjalin dan menjaga hubungan yang baik ini menjadi tugas seorang public relation. Pihak-pihak yang menjalin relasi dengan public relations yaitu pihak eksternal seperti pemerintah, pemegang saham, klien, hingga masyarakat biasa, dan internal seperti karyawan biasa, supervisor, manajer, hingga CEO. Media relatiion membantu Lebih mengerucut, public relations memiliki tugas untuk membantu proses penyebaran informasi melalui media, yaitu media relation. Media relation bertugas untuk merancang konsep, mempersiapkan materi, menjalankan publikasi, dan menganalisa efektivitas penyebaran informasi kepada masyarakat. Tahun 2021 ini, PT DBL Indonesia kembali menyelenggarakan liga basket Honda DBL yang hiatus akibat pandemi covid-19. Segala informasi kembalinya liga basket Honda DBL ini disebarkan melalui media official DBL, hingga media eksternal lokal di seluruh Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas public relations dan peran media relation dalam kegiatan Honda DBL 2021-2022. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisa data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Kata Kunci: Media, Relasi, Informasi, Publikasi, DBL
Tahapan Penyelenggaraan Webinar AlphaTalks: Mompreneur Namira Dita Arifah Nugrarestita; Heri Setyawan
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT In this 21st century, we have witnessed a substantial increase role of women in the field of entrepreneurship. Most of the women in this field are even housewives, or what we usually call as “Mompreneurs”. Becoming a Mompreneur does not only require business capital in the form of materials but also knowledge and skills. Therefore AlphaTalks: Mompreneur webinar program is presented in hope that it can help Mompreneurs who want to meet their needs. The purpose of this research is to find out how to organizes webinars and what steps that are taken so that AlphaTalks: Mompreneur can be held. The data collection methods in this report are observation, documentation, and interviews. The research method uses qualitative data analysis methods. The results of this report show that the organizing process of the webinar with the title AlphaTalks: Mompreneur is divided into two stages, namely preparation and implementation, where at the preparation stage the author conducts a survey to the target market about the webinar material followed by finding and collaborating with Speakers who are in accordance with the material desired by the market to prepare the webinar material further. Moving on the implementation stage, the author starts the promotion and opens a registration portal for the participants, runs the webinar then finally share the survey form to all the participants to find out what theme they want to learn in the upcoming webinar. Keyword: Webinar, Event, Organizing, Management, Mompreneur ABSTRAK Pada abad ke-21 ini, kita telah menyaksikan peningkatan substansial pada peran wanita di bidang kewirausahaan. Sebagian besar wanita yang berkecimpung di bidang kewirausahaan ini bahkan berstatus sebagai Ibu rumah tangga, atau yang biasa kita sebut “Mompreneur”. Menjadi Mompreneur tidak hanya membutuhkan modal usaha berupa materi tetapi pengetahuan dan keterampilan. Karena itu program webinar AlphaTalks: Mompreneur dihadirkan dengan harapan webinar ini dapat membantu para Mompreneur yang ingin memenuhi kebutuhan mereka. Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penyelenggaraan webinar dan tahapan apa saja yang dilakukan agar AlphaTalks: Mompreneur bisa terselenggara. Metode pengumpulan data dalam laporan ini ialah observasi, dokumentasi, serta wawancara. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil laporan ini menunjukkan penyelenggaraan webinar dengan tajuk AlphaTalks: Mompreneur terbagi menjadi dua tahapan yaitu persiapan dan pelaksanaan, dimana pada tahap persiapan penulis melakukan survey kepada target pasar tentang materi webinar dilanjutkan dengan mencari dan bekerjasama dengan narasumber yang sesuai dengan materi yang diinginkan pasar untuk selanjutnya mempersiapkan materi webinar. Beralih ke tahap pelaksanaan, penulis memulai promosi dan membuka portal registrasi peserta, menjalankan webinar dan terakhir kembali menyebarkan survey kepada para peserta untuk mengetahui tema apa yang ingin mereka pelajari di webinar yang akan datang. Kata Kunci : Webinar, Acara, Penyelenggaraan, Manajemen, Mompreneur
Proses Penyusunan Dokumen Penawaran Tender Produksi Pekan Kebudayaan Nasional 2021 oleh PT Royalindo Expoduta Annisa Istiqomah; Christina Lipuringtyas Rudatin
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The Government mostly held an event with the objectives of the developments in human resources and government institution’s capabilities. To determine who is the organizer of national or international events, the Government makes the selection with the Government Goods/Services Procurement policy. According to Republic of Indonesia Government Regulation Number 16 of 2018 on Government Goods/Services Procurement, one of the procurement service provider election methods is tender. The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology as one of the Government institutions was also used the tender method to decide on the service provider for Production of Pekan Kebudayaan Nasional 2021 project. The tender was held over Electronic Procurement Service or known as LPSE. This article tries to explain the making of the offering document process that was conducted by Bidding and Legal Division of PT Royalindo Expoduta in the winning Production of Pekan Kebudayaan Nasional 2021 tender. The research method uses descriptive qualitative to analyze the data. The data collection method uses observation, interview, and documentation. The result of the research shows the stages of the Administrative Offer Document, Technical Offer Document, and Price Offer Document’s making process. The stages of the Administrative Offer Document’s making process are study the tender procurement document, make a list of questions for the aanwijzing, make a list of the legal documents, arrange the legal documents based on database, create the letters, ask for approval from the President Director, and scan the documents. The stages of the technical offer document’s making process are study the tender procurement document, make a list of questions for the aanwijzing, research the event, arrange the collection of technical offer document, coordinate with Assistant Manager, and review the document with Manager. The stages of the price offer document’s making process are study the tender procurement document, make a list of questions for the aanwijzing, coordinate with Executive Vice President, and arrange the Bill of Quantity (BoQ). Keywords: Government, LPSE, Offering Document, Special Event, Tender. ABSTRAK Pemerintah umumnya menyelenggarakan event dengan tujuan pengembangan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan kapabilitas lembaga-lembaga pemerintah. Untuk menentukan penyelenggara event nasional maupun internasional, pemerintah mengadakan seleksi dengan prosedur Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, salah satu metode pemilihan penyedia jasa pengadaan barang/jasa adalah tender. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai salah satu lembaga pemerintah juga menggunakan metode tender untuk menentukan penyedia jasa untuk pekerjaan Produksi Pekan Kebudayaan Nasional 2021. Tender dilaksanakan melalui layanan pengadaan secara elektronik (LPSE). Artikel ini mencoba menjelaskan proses penyusunan dokumen penawaran yang dilakukan Divisi Bidding and Legal PT Royalindo Expoduta dalam memenangkan tender Produksi Pekan Kebudayaan Nasional 2021. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tahapan dalam proses penyusunan Dokumen Penawaran Administrasi, Dokumen Penawaran Teknis, dan Dokumen Penawaran Harga. Tahapan proses penyusunan Dokumen Penawaran Administrasi yaitu mempelajari dokumen pengadaan tender, membuat daftar pertanyaan untuk aanwijzing, membuat checklist dokumen legal, menyusun dokumen legal dari database, membuat surat-surat, meminta persetujuan President Director, dan memindai dokumen. Tahapan proses penyusunan dokumen penawaran teknis yaitu mempelajari dokumen pengadaan tender, membuat daftar pertanyaan untuk aanwijzing, melakukan riset terhadap event, menyusun rangkaian dokumen penawaran teknis, berkoordinasi dengan Assistant Manager, dan melakukan review bersama Manager. Tahapan proses penyusunan dokumen penawaran harga yaitu mempelajari dokumen pengadaan tender, membuat daftar pertanyaan untuk aanwijzing, berkoordinasi dengan Executive Vice President, dan menyusun Bill of Quantity (BoQ). Kata Kunci: Dokumen Penawaran, LPSE, Pemerintah, Special Event, Tender.
Analisis Produk Event Anniversary 54th Indosat Ooredoo oleh PT Cipta Kreasi Muda Tasya Taqiyyah Umandana; Djuni Akbar
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Event is an activity held to commemorate important things throughout human life, either individually or in groups bound by custom, culture, tradition, and religion which is held for a specific purpose and involves the community environment which is held at a certain time. PT Cipta Kreasi Muda as the event organizer of Indosat Ooredoo created an event to celebrate the 54th anniversary of Indosat Ooredoo with the name "Gempita 54: Bangkit Bersama Indonesia". The name and concept of this event can be called as a product made by PT Cipta Kreasi Muda for Indosat Ooredoo. This study uses qualitative analysis methods with data from observations and interviews. The results of the study show that the process of making the concept of the event "Gempita 54: Bangkit Bersama Indonesia" was made because of a request from Indosat Ooredoo's Corporate Communication division to PT Cipta Kreasi Muda to become an event organizer that organizes events from the beginning of preparation to execution of the event. This event has product levels in the form of core products, facilitating products, supporting products, and augmented products. Keywords: Event, Product Level, Corporate Event, Process, Product Abstrak Event merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati hal – hal penting sepanjang hidup manusia baik secara individu atau kelompok yang terikat secara adat, budaya, tradisi, dan agama yang diselenggarakan untuk tujuan tertentu serta melibatkan lingkungan masyarakat yang diselenggarakan pada waktu tertentu. PT Cipta Kreasi Muda sebagai event organizer dari Indosat Ooredoo membuat suatu event untuk perayaan anniversary Indosat Ooredoo yang ke 54 tahun dengan nama “Gempita 54: Bangkit Bersama Indonesia”. Nama dan konsep dari acara ini dapat disebut sebagai sebuah produk yang dibuat oleh PT Cipta Kreasi Muda untuk Indosat Ooredoo. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan data dari hasil observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa proses pembuatan konsep event “Gempita 54: Bangkit Bersama Indonesia” dibuat karena adanya permintaan dari divisi Corporate Communication Indosat Ooredoo kepada PT Cipta Kreasi Muda untuk menjadi event organizer yang mengatur acara dari awal persiapan hingga eksekusi acara. Event ini memiliki tingkatan produk berupa core product, facilitating product, supporting product, dan, augmented product. Kata Kunci: Event, Tingkatan Produk, Acara Korporat, Proses, Produk
Adaptasi PT Jibreel Global Indonesia Dalam Menghadapi Pandemi Covid 19 di Event Seminar Itsnain Ramadhan; Muhammad Iqbal Katik Rajo Endah
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic that occurred from 2020 made the event industry unable to be carried out properly, because many events were canceled due to reducing the number of reductions in gatherings of people in the same place. Due to the pandemic, PT Jibreel Global Indonesia is adapting to survive by conducting online or hybrid events. The purpose of this study is to identify a comparison of seminar events before and during the COVID-19 pandemic at PT Jibreel Global Indonesia and find out the adaptations made by PT Jibreel Global Indonesia in dealing with the COVID 19 pandemic. The research method used is used to interview senior head project and engagement and observation during fieldwork practice. The data analysis method used is a qualitative method. The results of the study showed that there were differences in the planning stages of events before and during the pandemic. Before the pandemic for online events registration through Google Forms, the logistics prepared were only poster designs and using Zoom meetings. For offline events, registration using Google Form, logistics activities prepare the necessary equipment, the venue used by the hotel meeting room. During the pandemic, all events used registration through Google Form and websites, logistics were prepared, namely video assets and posters. The event was conducted online via zoom. The differences in the stage of implementing events before and during the pandemic. For the implementation of online events before the pandemic, registration was used to check participants, logistics ensured video and zoom assets. For the implementation of offline events before the pandemic, ensuring the location, equipment and certification modules, logistics ensure that equipment and equipment are ready. The implementation of the event during the pandemic informed the participants and ensured zoom, video assets and the internet. Keyword: Event Offline, Event Online, Event Planning, Logistic Event, Pandemic Covid-19 ABSTRAK Pandemi COVID 19 yang terjadi dari tahun 2020 membuat industri event tidak dapat dilaksanakan dengan baik, dikarenakan banyak sekali event yang dibatalkan sehingga mengurangi jumlah pengurangan perkumpulan orang di satu tempat yang sama. Dikarenakan pandemi PT Jibreel Global Indonesia melakukan adaptasi agar bisa bertahan dengan melakukan event secara online atau hybrid. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perbandingan event seminar sebelum dan saat pandemi COVID 19 di PT Jibreel Global Indonesia dan mengetahui adaptasi yang dilakukan PT Jibreel Global Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID 19. Metode Penelitian yang digunakan yang digunakan wawancara terhadap Senior Head Project dan Engagement serta observasi saat praktek kerja lapangan. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan di tahap perencanaan event sebelum dan saat pandemi. Sebelum pandemi untuk event online registrasi melalui Google Form, logistik yang disiapkan hanya desain poster dan menggunakan zoom meeting. Untuk event offline registrasi menggunakan Google Form, kegiatan logistiknya mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, venue yang digunakan ruang meeting hotel. Saat pandemi seluruh event menggunakan registrasi melalui Google Form dan juga website, logistik yang disiapkan yaitu asset video dan poster. Event dilakukan secara online melalui zoom. Adapun perbedaan di tahap pelaksanaan event sebelum dan saat pandemi. Untuk pelaksanaan event online sebelum pandemi registrasi digunakan untuk mengecek peserta, logistiknya memastikan asset video dan zoom. Untuk pelaksanaan event offline sebelum pandemi memastikan lokasi, peralatan dan module sertifikasi, logistiknya memastikan peralatan dan perlengkapan sudah siap. Pelaksanaan event saat pandemi menginfokan peserta dan memastikan zoom, asset video dan internet. Kata kunci: Event Offline, Event Online, Logistik Event, Pandemi Covid 19, Perencanaan Event
Pelaksanaan Event Virtual Gathering Mirae Asset Oleh Groovy Event Organizer Arivatul Isnaini1; Dewi Winarni Susyanti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Since the COVID-19 pandemic, many changes have occurred in various industrial sectors, one of which is the MICE industry or event management, which must adjust health protocols in organizing events. This study aims to explore the preparation and implementation of the obstacles faced by an online corporate event, namely Virtual Gathering Mirae Asset. This study uses data collection methods through interviews, observations, and documentation with a qualitative approach. The object of this research is the Groovy Event Organizer. Based on the results of data collection and analysis, it can be identified that the preparation of the event begins with the participation of the Groovy Event Organizer in pitching and then the implementation is held online through the zoom meeting platform and obstacles are found, consist of the budget and internet network. Keyword: Covid-19, Corporate Event, Virtual Gathering, Groovy Event Organizer, Mirae Asset ABSTRAK Semenjak hadirnya pandemi COVID-19 banyak sekali perubahan yang terjadi di berbagai sektor industri, salah satunya industri MICE atau event management yang harus menyesuaikan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan acara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan dan pelaksanaan hingga kendala yang dihadapi suatu acara corporate event yang dilaksanakan secara online yaitu Virtual Gathering Mirae Asset. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data dapat diidentifikasi bahwa persiapan acara diawali dengan keikutsertaan Groovy Event Organizer dalam pitching lalu pelaksanaan yang diselenggarakan secara online melalui platform zoom meeting dan ditemukannya kendala yaitu dari sisi anggaran serta jaringan internet. Kata Kunci: Covid-19, Corporate Event, Virtual Gathering, Groovy Event Organizer, Mirae Asset
Perancangan Program Poster Session pada Event IPA CONVEX 2021 Adinda Annisa Salsabilla; Etty Khongrat
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT IPA Convex 2021 is an international conference that discusses the world's oil and gas industry. There are many series of events and programs available at this conference, one of which is a poster session. Poster session is a session for researchers to make presentations about the results of their research in public. Prior to the implementation of the IPA Convex 2021 activity, there was a pre-production activity where there was a program design process. Especially during the Covid-19 pandemic, which made the process of implementing activities different from the previous situation. The poster session itself is carried out online, so it has different implementation regulations than before. In the process of designing the poster session program, there was an activity to make a production schedule aimed at maintaining timeliness during the event. This article aims to find out the design flow of the Poster Session program at the IPA Convex 2021 event as well as the obstacles that occur in its implementation. The research method uses descriptive qualitative methods by describing the conditions observed in the field in depth. Data collection techniques are carried out using the observation method by observing directly in the field, conduct interviews with the staff in charge of the poster session and document study by collecting information about the poster session. The results of this study are the flow of the Poster Session program design at the IPA Convex 2021 event, as well as things that need to be considered during the Poster Session implementation. Keywords: Conference, Poster Session, Production Schedule, Program Planning. ABSTRAK IPA Convex 2021 merupakan konferensi internasional yang membahas mengenai industri minyak dan gas dunia. Terdapat banyak rangkaian acara serta program yang tersedia pada konferensi ini, salah satunya adalah Sesi Poster. Sesi Poster adalah sesi bagi para peneliti untuk melakukan presentasi mengenai hasil penelitianya dimuka umum. Karena merupakan konferensi bertaraf internasional, maka diperlukannya persiapan yang matang setiap rangkaian acaranya. Sebelum terlaksananya kegiatan IPA Convex 2021, terdapat kegiatan pra-production dimana adanya proses perancangan program. Terutama pada masa pandemi Covid-19 yang membuat proses pelaksanaan kegiatan berbeda dengan keadaan sebelumnya. Pada Sesi Poster sendiri dilaksanakan secara online, sehingga memiliki regulasi pelaksanaan yang berbeda dari sebelumnya. Dalam proses perancangan program Sesi Poster terdapat kegiatan pembuatan jadwal produksi yang ditujukan untuk menjaga ketepatan waktu pada saat acara berlangsung. Artikel ini memiliki tujuan untuk mengetahui alur perancangan program Sesi Poster pada event IPA Convex 2021 serta, hambatan-hambatan yang terjadi pada pelaksanaanya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan keadaan yang diamati di lapangan secara mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung di lapangan, melakukan wawancara dengan staf yang bertanggung jawab pada sesi poster dan studi dokumen dengan mengumpulkan dokumen informasi mengenai sesi poster. Hasil dari penelitian ini adalah alur dari perancangan program Sesi Poster pada event IPA Convex 2021 yang diselenggarakan oleh PT Dyandra Promosindo, serta hal yang perlu diperhatikan pada saat pelaksanaan Sesi Poster. Kata Kunci: Jadwal Produksi, Konferensi, Perancangan Program, Sesi Poster.
Proses Persiapan Pameran KIM Investment Expo 2021 oleh PT Antheus Indonesia Organizer Amalina Aji Mustikaningsih; Muhammad Iqbal Katik Rajoendah
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Detailed exhibition preparation is an important and crucial process in supporting the success of the event managed by PT Antheus Indonesia Organizer. The exhibition preparation process affects the smooth running of the event and can add a good image to the company's portfolio. The resource persons who became the sample of this study were the General Manager of PT Antheus Indonesia Organizer who served as Project Manager of KIM Investment Expo 2021. The data collection method used in this research is observation and documentation using secondary data and descriptive qualitative methods for analyzing data with a convenience sampling approach. The results show that the preparation for the 2021 KIM Investment Expo exhibition has been carried out professionally by PT Antheus Indonesia Organizer by carrying out 14 stages of preparation for the exhibition such as daily meeting, proposal preparation, site survey, layout and site plan, promotion and publication, licensing, vendor management, exhibitor and sponsor management, registration system management, exhibition material preparation, transportation and accommodation, packing equipment and departures, location set up, and loading in. Furthermore, several solutions have been implemented to overcome the obstacles that occurred during the preparation of the exhibition. Keywords: Exhibition, Process, Preparation Abstrak Persiapan pameran yang terinci merupakan proses yang penting dan krusial dalam menunjang kesuksesan event yang dikelola oleh PT Antheus Indonesia Organizer. Proses persiapan pameran mempengaruhi kelancaran dalam penyelenggaraan event serta dapat menambah citra baik pada portfolio perusahaan. Adapun narasumber yang menjadi sampel penelitian ini adalah General Manager dari PT Antheus Indonesia Organizer yang menjabat Project Manager KIM Investment Expo 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi menggunakan data sekunder dengan metode analisis yaitu metode data kualitatif yang dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pameran KIM Investment Expo 2021 telah dilakukan secara profesional dengan baik oleh PT Antheus Indonesia Organizer dengan menjalankan 14 tahapan persiapan penyelenggaraan pameran yaitu daily meeting, penyusunan proposal, survei lokasi, pembuatan layout dan site plan, promosi dan publikasi, perizinan, pengelolaan vendor, pengelolaan exhibitor dan sponsor, pengelolaan sistem registrasi, penyusunan materi pameran, mengurus transportasi dan akomodasi, packing perlengkapan dan keberangkatan, set up lokasi, dan loading in . Selanjutnya, beberapa solusi telah diterapkan untuk mengatasi hambatan yang terjadi selama persiapan pameran. Kata Kunci: Pameran, Proses, Persiapan
Model Registrasi Multi Delegasi Pada Event Dubai World Expo 2020 Anggi Monica; Etty Khongrat
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Dubai World Expo that was held from October 1st 2021 to March 31st 2022 with 192 countries as participant was the first and the biggest international scale exhibition MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) event in MEASA Region (Middle east, Africa, and South Asia). In order to keep commitment of Dubai Expo team of keeping safety, convenience, and facilities, all delegates must register to official Dubai Expo registration portal to enter and attend the event, from pre-event to during-event. This research aims to find out registration procedure of Indonesian delegates in Dubai World Expo from pre-event, during event, obstacles, and solutions provided. Research methods used is qualitative method with triangulate data collection and observation of registration process, direct interviews with Indonesian Accreditation Liaison Officer, Dubai Expo Country Manager, also literature study. It is found that registration activities in Dubai Expo has a tight and long procedure, because delegate’s data submitted must have an approval from Dubai Police Authority from personal data check, overseas travel history, national and foreign law status. There are six registration pre-event procedures and six registration during-event procedures. There are obstacles found during registration process such as incomplete delegate’s data, unclear information from Dubai Expo, and technical issues. In order to resolve obstacle, Expo gives solutions such as temporary pass, 400 1-Day-Free Ticket, and 400 National Day-Indonesia Ticket. It can be said that Dubai World Expo delegates registration procedure is in accordance with theory of registration procedures and expected to be a reference for incoming international events. Keywords: Dubai World Expo, during event registration, MICE, pre-event registration, registration procedure. ABSTRAK Dubai World Expo yang dilaksanakan pada 1 Oktober hingga 31 Maret 2022 dengan jumlah peserta 192 negara merupakan event pameran MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) berskala dunia pertama dan terbesar di kawasan MEASA (Middle East, Africa, and South Asia). Demi menjaga komitmen tim Expo Dubai dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta fasilitas Expo Dubai, maka setiap delegasi wajib terdaftar ke dalam portal registrasi resmi Expo Dubai agar dapat memasuki dan mengikuti acara dari pra-event hingga during event. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui prosedur registrasi delegasi Indonesia pada Dubai World Expo mulai dari pra-event, during event, serta hambatan dan solusi yang ditemukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data triangulasi melalui observasi terhadap proses registrasi, wawancara langsung kepada Acreditation Liaison Officer(ALO) Indonesia, dan Country Manager Expo Dubai, serta studi pustaka. Hasil temuan ini didapatkan bahwa kegiatan registrasi pada Expo Dubai memiliki prosedur yang sangat ketat dan panjang karena data delegasi yang diajukan harus melalui persetujuan dari Dubai Police Authority mulai dari pemeriksaan data personal, riwayat perjalanan luar negeri, serta status hukum nasional dan luar negeri. Terdapat enam prosedur registrasi pra-event dan enam prosedur registrasi during-event. Terdapat hambatan selama proses registrasi seperti data delegasi kurang lengkap, informasi tidak clear oleh Expo Dubai, dan technical issue. Untuk mengatasi hambatan tersebut, pihak Expo memberikan solusi yaitu penggunaan temporary pass, 400 1-Day Free Ticket, dan 400 National Day-Indonesia Ticket. Dapat dikatakan bahwa prosedur registrasi delegasi Dubai World Expo sesuai dengan teori prosedur registrasi dan diharapkan menjadi referensi pada event berskala Internasional. Kata Kunci: Dubai World Expo, MICE, prosedur registrasi, registrasi during-event, registrasi pra-event
Implementasi Penyelenggaraan Event Hybrid InternationalFragrance Association (IFRA EXPO) Oleh Dyandra Promosindo Jesra Viliano; Imam Syafganti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Since the end of 2019 the world has been hit by the Covid-19 pandemic which has resulted in changes to life, including the world of tourism, more specifically in the MICE and events sector. The MICE industry is part of the tourism sector which has suffered considerable losses due to the Covid-19 outbreak, therefore MICE industry business actors have taken the initiative to revive the MICE industry by holding events that are held in Hybrid with two implementation methods offline at the event venue and online through platform site. This study examines the planning, implementation process and the supporting and inhibiting factors that affect a Hybrid Event implemented at the IFRA Expo 2021 which will be held at the Jakarta Convention Center. The purpose of this study is to identify and identify the planning, implementation process, as well as the supporting and inhibiting factors that affect an Event held in Hybrid at the IFRA Expo 2021. The research method used is a qualitative descriptive analysis method, namely analyzing data by, describe, describe, and explain the data to be analyzed and used as a series from the planning stage, the implementation stage, to the supporting and inhibiting factors. The results of this study provide an overview and explanation of the process of planning and implementing the Hybrid Event used at the IFRA Expo 2021 as well as identifying the supporting and inhibiting factors for an Event held in Hybrid. Based on this research, it can be found that an adequate planning and implementation process in an event organized by Hybrids affects the success of a Hybrid Event, as well as the supporting and inhibiting factors for the running of the Hybrid Event can be used as an evaluation and then a solution. Keyword: virtual event, hybrid event, programme, supporting programme, procedure. ABSTRAKSejak akhir tahun 2019 dunia dilanda pandemi Covid-19 yang mengakibatkan perubahan terhadap kehidupan termasuk dunia pariwisata lebih khusus pada sektor MICE dan event. Industri MICE merupakanbagian dari sektor pariwisata yang mengalami kerugian cukup besar akibat wabah Covid-19, oleh karena itu pelaku usaha industri MICE berinisiatif untuk membangkitkan kembali industri MICE dengan menyelenggarakan Event yang diadakan secara Hybrid dengan dua metode pelaksanaan yaitu secara offline di venue acara dan online melalui platform website. Penelitian ini mengkaji tentang proses perencanaan, pelaksanaan dan juga faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi sebuah Hybrid Event yang diterapkan pada IFRA Expo 2021 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui serta mengindentifikasi proses perencanaan, pelaksanaan, dan juga faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi sebuah Event yang diselenggarakan secara Hybrid pada IFRA Expo 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis data dengan cara menyelidiki, mendeskripsikan, menggambarkan, dan menjelaskan data-data untuk dianalisis dan dijadikan sebuah rangkaian dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, hingga faktor pendukung dan penghambat. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran dan penjelasan mengenai proses perencanaan serta pelaksanaan Hybrid Event yang di terapkan pada IFRA Expo 2021 serta mengindetifikasi faktor pendukung serta penghambat sebuat Event yang diadakan secara Hybrid. Berdasarkan dari penelitian ini dapat ditemukan implikasi bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan yang memadai dalam sebuat event yang diselenggarakan secara Hybrid berpengaruh terhadap pencapaian kesuksesan dalam sebuah Hybrid Event, serta faktor pendukung dan penghambat berjalannya Hybrid Event dapat dijadikan evaluasi dan kemudian menjadi solusi.Kata kunci: acara virtual, hybrid event, program, program pendukung, prosedur

Page 2 of 24 | Total Record : 238