cover
Contact Name
Meisa Sofia
Contact Email
meisa.sofia@bisnis.pnj.ac.id
Phone
+62217863538
Journal Mail Official
snrt@bisnis.pnj.ac.id
Editorial Address
Gedung H Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan Mice (SNRT)
ISSN : 20853262     EISSN : 27757374     DOI : https://doi.org/10.32722/snrtbisnis
Core Subject :
Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan MICE merupakan konferensi yang berskala nasional yang diadakan setiap tahunnya oleh Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta. Konferensi ini bertujuan untuk menjadi ajang pertemuan ilmiah para peneliti, akademisi, dan praktisi dari dunia industri untuk berdiskusi dan mempublikasikan hasil penelitian dan penerapan teknologi terkini.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Analisis Strategi Pengembangan Usaha denganPenggunaan QRIS sebagai Metode Pembayaran UMKM Kuliner di Kota Depok Titik Purwinarti; Yanita Ella Nilla Chandra; Bunga Safira Adhliana; Rena Yolanda
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to analyze the MSME culinary business development strategy in the city of Depok by utilizing Quick Response Indonesian Standard (QRIS) digital payments as an opportunity to increase sales. This study uses qualitative research methods with descriptive analysis and SWOT analysis. Collecting data using interviews and direct observation The results of the study show that MSME players need to add digital payment services using QRIS as one of their promotion and sales strategies in the digital era. As the largest contributor to GDP in Indonesia, MSME players need to have the ability and desire to continue to adapt so that the business being undertaken continues to grow. Obstacles such as a lack of ability due to knowledge and age factors must be overcome by providing counseling or learning to MSME actors. Keywords: Culinary MSMEs, Digital Payments, QRIS Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha kuliner UMKM di kota Depok dengan memanfaatkan pembayaran digital Quick ResponseIndonesian Standar (QRIS) sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan penjualannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif dananalisis SWOT. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwapelaku UMKM perlu menambahkan layanan pembayaran digitalmenggunakan QRIS sebagai salah satu strategi promosi dan penjualan pada persaingan di era digital, pelaku UMKM sebagaipenyumbang PDB terbesar di Indonesia perlu memiliki kemampuan dan keinginan untuk terus beradaptasi agar usaha yang dijalani terus berkembang, hambatan seperti kurangnyakemampuan karena faktor pengetahuan dan usia harus dapat diatasi dengan pemberian penyuluhan atau pembelajaran kepada pelaku UMKM. Kata kunci: UMKM kuliner, Pembayaran Digital, QRIS
Pengelolaan Aktivitas Media Sosial Instagram @tradexpoid oleh Humas PT Debindo Multi Adhiswasti dalam Trade Expo Indonesia - Digital Edition 2021 Azzahra Isnadifa; Heri Setyawan
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Debindo uses Instagram as a priority publication media compared to other social media, but the understanding of the main target of this media is actually low. The purpose of this research is to describe how the management of @tradexpoid social media by Debindo public relations which includes the process of share, optimize, manage, and engage (The Circular Model of SoMe). The research method used is descriptive qualitative by analyzing qualitative data, in the form of sentences, tables, flowcharts, and pictures. The data collection method applied is field research by conducting observations, interviews, documentation and questionnaires. The results of this study found that Debindo Public Relations in the sharing process realized that Instagram could build in two-way communication. However, Debindo Public Relations has not been optimal in using research to activate Instagram and build public trust. The author suggests that at the share stage, do comprehensive research, using social media tools, namely social sprouts with the smart inbox feature in order to find out what is being discussed by the public, and check mentions using social media tools, namely Melthwater, Sysomos, Radian6, Linkfluence, Spiral116, Klout, and Collective Intellect. Keywords: Instagram, Public Relations, Publication, Communication, Debindo. ABSTRAK Debindo menggunakan Instagram sebagai media publikasi yang diprioritaskan dibandingkan dengan media sosial lainnya, namun pemahaman sasaran utama dari media ini justru rendah. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menggambarkan bagaimana pengelolaan media sosial @tradexpoid oleh Humas Debindo yang meliputi proses share, optimize, manage, dan engage (The Circular Model of SoMe). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif bersifat kualitatif dengan menganalisis data-data kualitatif, dalam bentuk kalimat, tabel, flowchart, dan gambar. Metode pengumpulan data yang diterapkan adalah field research dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Hasil penelitian ini menemukan Humas Debindo dalam proses share menyadari Instagram dapat membangun komunikasi dua arah. Namun, Humas Debindo belum optimal dalam penggunaan riset untuk aktivasi Instagram dan membangun kepercayaan publik. Penulis menyarankan pada tahap share dilakukan riset secara komperhensif, menggunakan social media tools yaitu sprout sosial dengan fitur smart inbox agar dapat mengetahui apa yang sedang diperbincangkan oleh publik, dan serta mengecek mention menggunakan social media tools, yaitu Melthwater, Sysomos, Radian6, Linkfluence, Spiral116, Klout, dan Collective Intellect. Kata Kunci: Instagram, Humas, Publikasi, Komunikasi, Debindo.
Proses Penyelenggaraan Business Matching Online Meeting Antara Perusahaan Indonesia dan Korea oleh PT Antara Networks Indonesia Shafa Putri Yeridzka; Tuty Herawati
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT In 2019, the whole world was shocked by the outbreak of the Covid-19 disease which made the whole world impose a lockdown. This has an impact on the deteriorating world economy. During the economic recovery period, business matching events can help companies in Indonesia find business partners to supply products in Indonesia. This study aims to determine the process of organizing a business matching online meeting held by PT Antara Networks Indonesia. This study uses qualitative methods, namely interviews, observations, and literature review. For data analysis using descriptive method, namely analyzing data collected from direct observation and comparing them. This study obtained the results of the implementation process, namely accepting cooperation with Korean organizers, receiving information from participating Korean companies, creating databases, contact databases, sending invitations, following up, scheduling meetings and reminders, on the day of the event being able to help communicate and become meeting hosts. There are several suggestions, including having a backup contact for each company and making sure the internet network is stable. Keywords: business matching, partners, business, process, online meeting ABSTRAK Pada tahun 2019, seluruh dunia digemparkan oleh adanya wabah penyakit Covid-19 yang membuat seluruh dunia memberlakukan lockdown. Hal ini berimbas kepada perekonomian dunia yang memburuk. Pada masa pemulihan ekonomi, event business matching dapat membantu perusahaan di Indonesia mendapatkan mitra bisnis untuk suppy produk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelenggaraan business matching online meeting yang diadakan oleh PT Antara Networks Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu wawancara, observasi, dan kajian pustaka. Untuk analisis data menggunakan metode deskriptif yaitu menganalisis data yang terkumpul dari pengamatan langsung dan membandingkannya. Penelitian ini memperoleh hasil proses penyelenggaraan yaitu penerimaan kerjasama dengan organizer Korea, penerimaan informasi perusahaan Korea yang berpartisipasi, membuat database, kontak database, mengirimkan invitation, follow up, menjadwalkan meeting dan reminder, pada hari penyelenggaraan dapat membantu komunikasi dan menjadi meeting host. Terdapat beberapa saran diantaranya, mempunyai kontak backup untuk setiap perusahaan dan memastikan jaringan internet tidak terhambat. Kata Kunci: Business matching, mitra, bisnis, proses, online meeting
Strategi Promosi Event oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Carrelina Zhafir Almasuri; Muhammad Iqbal Katik Rajoendah
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Bandung as one of the destinations that has potential in the event industry trying to adapt and innovate in order to address challenges COVID-19 pandemic. The department of cultural and tourism the city of Bandung has a fairly large role in designing and implementing tourism promotion strategies, including the event promotion. The purpose of this research is to identify event promotion strategies carried out by the department of cultural and tourism the city of Bandung during pandemic COVID-19. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques, namely interviews and documentation. The resource person was the representative from the department of cultural and tourism the city of Bandung. Data analysis is carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The findings in this study are event promotion strategies carried out by the department of cultural and tourism the city of Bandung during the COVID-19 pandemic through digital marketing activities, especially on social media such as Instagram, Tiktok, and websites while maintaining the values and characteristics possessed by the City of Bandung, which are considered quite effective and efficient. However, it is necessary to develop a promotional strategy, especially in promoting events and utilizing social media Keyword: Bandung, Event, Promotion Strategy, Social Media, Tourism ABSTRAK Bandung sebagai salah satu destinasi yang memiliki potensi dalam industri event berupaya untuk beradaptasi dan berinovasi guna menjawab tantangan pandemi COVID-19. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung memiliki peran yang cukup besar dalam merancang dan mengimplementasikan strategi promosi pariwisata, termasuk di dalamnya merupakan penyelenggaraan event. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi promosi event yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung selama masa pandemi COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Narasumber wawancara merupakanperwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Bandung. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Temuan dalam penelitian ini yaitu strategi promosi event yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung pada masa pandemi COVID-19 melalui aktivitas digital marketing terutama pada media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan website dengan tetap mempertahankan nilai dan ciri khas yang dimiliki oleh Kota Bandung dinilai cukup efektif dan efisien. Namun, perlu adanya pengembangan strategi promosi khususnya dalam mempromosikan event dan memanfaatkan media sosial. Kata Kunci: Bandung, Event, Media Sosial, Pariwisata, Strategi Promosi
Strategi Stakeholder Mempromosikan Bali Dalam Rangka Reopening MICE Pasca Pandemi Covid-19 Crystal Suci Azhari Putri Kurnia; Muhammad Iqbal Katik Rajoendah
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT MICE stakeholders in Bali continuously make efforts to revive the tourism economy affected by the Covid-19 pandemic. One of the efforts is to develop a strategy to promote Bali in the context of Reopening MICE after the covid 19 pandemic. This study aims to determine the strategy of stakeholders to promote Bali in the context of Reopening MICE. The population in the study was 86 companies, namely MICE stakeholders in Jakarta and Bali. The number of samples taken and collected is as many as 13 stakeholders in Bali, namely local government actors, PCO, DMO, and hotel. The research method used is descriptive qualitative with a Focus Group Discussion (FGD) approach which is attended by representatives of each stakeholder. The findings in this study are in the form of promotional strategies implemented by stakeholders to promote Bali in the context of Reopening MICE. The research findings are expected to be able to support various previous findings and be able to provide problem-solving in reviving the Bali economy as a tourism destination. Keyword: Bali, Promotion, Reopening MICE, Stakeholder, Strategy ABSTRAK Stakeholders MICE di Bali selalu berupaya dalam membangkitkan perekonomian pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyusun strategi untuk mempromosikan Bali dalam rangka Reopening MICE pasca pandemic covid 19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi stakeholders mempromosikan Bali dalam rangka Reopening MICE. Populasi dalam penelitian sebanyak 86 perusahaan yaitu para stakeholder MICE di Jakarta dan Bali. Jumlah sampel yang diambil dan terkumpul adalah sebanyak 13 stakeholder di Bali yaitu para pelaku Pemerintah Daerah, PCO, DMO, dan Hotel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh masing-masing perwakilan stakeholders. Temuan dalam penelitian ini berupa strategi promosi yang diterapkan oleh para stakeholders untuk mempromosikan Bali dalam rangka Reopening MICE. Temuan penelitian diharapkan mampu mendukung berbagai temuan sebelumnya dan mampu memberikan problemsolving dalam membangkitkan kembali perekonomian Bali sebagai destinasi pariwisata. Kata Kunci: Bali, Promosi, Reopening MICE, Stakeholders, Strategi
Potensi Industri MICE (Meeting, Incentive, Conference,Exhibition) di Kabupaten Barito Utara Ajeng Suryaningtyas; Djuni Akbar
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT In this era, many business industries that are moving so rapidly have given rise to various needs for meetings both on a national and international scale. So that the prospect of MICE is increasingly promising, which is explained through the establishment of Law No. 10 of 2009 concerning Tourism. The strategic plan that has been designed by the North Barito Regency Government to be able to run the MICE Industry is one of the economic drivers in the tourism sector. This study aims to determine the potential and obstacles possessed in the implementation of the MICE industry in North Barito Regency. The author uses descriptive exploratory research methods with data collection techniques such as, observation and literature studies. The results of this study show that North Barito Regency has great potential in organizing MICE industry activities based on coal industry activities which are active as the largest regional revenue sector, and the largest number of companies in Central Kalimantan up to 231 companies, this proves that there are many needs for meeting service providers. In fulfilling this potential, it requires infrastructure support, internet networks, recreational areas, shopping centers, houses of worship, lodging, and adequate accessibility with the availability of all modes of transportation. The presence of the right Event Organizer and human resources coupled with the support of the government and other stakeholders is indispensable in running this industry comprehensively, professionally and optimally. Providing direct benefits in the form of a very large multiplier effect to the business actors involved such as hotels, travel agencies, culinary businesses, souvenirs, guide services, public transportation, MSMEs, and other creative economy actors. Keywords: MICE, MICE industry potential, MICE destination, North Barito Regency ABSTRAK Di era ini banyak industri usaha yang bergerak begitu pesat memunculkan berbagai kebutuhan akan pertemuan baik skala nasional maupun internasional. Sehingga prospek MICE semakin menjanjikan, yang dijelaskan melalui penetapkan UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Rencana strategis yang telah dirancang Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk dapat menjalankan Industri MICE menjadi salah satu penggerak perekonomian dibidang pariwisata. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi dan hambatan yang dimiliki dalam penyelenggaraan industri MICE di Kabupaten Barito Utara. Penulis menggunakan metode penelitian eksploratif deskriptif dengan teknik pengumpulan data seperti, observasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kabupaten Barito Utara memiliki potensi besar dalam menyelenggarakan kegiatan industri MICE berdasarkan aktivitas industri Batubara yang sanggat aktif sebagai sektor pendapatan daerah terbesar, dan jumlah perusahaan terbanyak di Kalimantan Tengah hingga 231 perusahaan, hal tersebut membuktikan bahwa terdapat banyak kebutuhan penyedia jasa penyelenggaraan pertemuan. Dalam memenuhi potensi tersebut dibutuhkan dukungan infrastruktur, jaringan internet, tempat rekreasi, pusat perbelanjaan, rumah ibadah, penginapan, dan aksesibilitas yang memadai dengan ketersediaan semua moda transportasi. Kehadiran Event Organizer dan sumber daya manusia yang tepat ditambah dengan dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan dalam menjalankan industri ini secara komprehensif, profesional dan optimal. Memberikan manfaat langsung berupa multiplier effect yang sangat besar kepada pelaku usaha yang terlibat seperti hotel, biro perjalanan wisata, usaha kuliner, cinderamata, jasa pemandu, transportasi umum, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif lainnya. Kata kunci: MICE, potensi industri MICE, destinasi MICE, Kabupaten Barito Utara
Proses Pembuatan Time Schedule dan Checklist pada Event Peningkatan Kapasitas TPP-P3PD Region III oleh PT. Fasen Creative Quality Yasmin Sungkar; Sudarno Sudarno
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe TPP-P3PD Capacity Building training program created specifically by the Ministry of Villages is held throughout Indonesia which is divided into eight regional packages or parts with each package consisting of four to seven provinces. Currently, several government and private agencies are publishing all tenders in the media so that anyone can participate. Participating in tenders is one of the efforts to increase business value and expand network. During 2021 PT Fasen Creative Quality which is engaged in Professional Exhibitions Organizer and Brand Activation begins to spread its wings to participate in tender events organized by the government. The purpose of this study is to find out how the process of making a time schedule and checklist for TPP-P3PD Capacity Building training needs, and to find out what is needed for reporting. The research method used is qualitative method with data collection using the observation method during the event and when making reports, and direct interviews with the team working on reporting. These findings revealed that during the preparation process for the event there were no obstacles, only requiring communication with several parties from each Provincial Coordinator and parties from the Ministry. However, there were several obstacles that were found during the process of making the event report which were confidential in nature so they could not be described. One of the obstacles faced was the difficulty of finding valid data from participants and trainers so that the team needed more time to recapitulate the report. Keywords: Event preparation, event report, TPP-P3PD Capacity Building, training program, process ABSTRAKProgram pelatihan Peningkatan Kapasitas TPP-P3PD yang dibuat khusus oleh Kementerian Desa ini diselenggarakan di seluruh Indonesia yang dibagi menjadi delapan paket region atau bagian dengan masing-masing paket region-nya terdiri dari empat sampai dengan tujuh provinsi. Saat ini beberapa instansi pemerintah maupun swasta memuat semua tender di media agar siapa pun dapat mengikutinya. Mengikuti tender merupakan salah satu upaya meningkatkan nilai usaha dan memperluas jaringan kerja. Selama tahun 2021 PT Fasen Creative Quality yang bergerak di bidang PEO (Professional Exhibitions Organizer) dan Brand Activation mulai melebarkan sayapnya untuk mengikuti tender event yang diselenggarakan oleh pemerintah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan time schedule dan checklist kebutuhan pelatihan Peningkatan Kapasitas TPP-P3PD, dan juga untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk pelaporan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan metode observasi selama event berlangsung dan saat pembuatan laporan, serta wawancara secara langsung dengan tim yang mengerjakan pelaporan. Hasil temuan ini mengungkapkan bahwa selama proses persiapan event Peningkatan Kapasitas TPP- P3PD tidak memiliki kendala, hanya membutuhkan komunikasi dengan beberapa pihak dari setiap Koordinator Provinsi dan pihak dari Kementerian Desa. Namun demikian, terdapat beberapa kendala yang ditemukan selama proses pembuatan laporan event Peningkatan Kapasitas TPP-P3PD yang sifatnya rahasia sehingga tidak dapat diuraikan. Salah satu kendala yang dihadapi adalah sulitnya menemukan data valid dari peserta dan pelatih sehingga tim membutuhkan waktu lebih dalam merekap laporan.Kata Kunci: Laporan event, Peningkatan Kapasitas TPP-P3PD, persiapan event, program pelatihan, proses
Penggunaan Media Sosial dalam Promosi Event Webinar SAP B1 oleh PT IDS Indonesia dan Iseller Hilmi Rizki Muhammad; Imam Syafganti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT During the covid-19 pandemic in 2021, which has infected more than 4 million people in Indonesia. This has caused companies in Indonesia to start adapting by doing online marketing either from social media or e- commerce. This is seen as an opportunity by PT IDS Indonesia to offer their products that help retail companies sell products online, with this pt.. organizing a webinar event " Mengotomatisasi Fungsi Utama Manajemen Bisnis dalam Mengelola Keuangan & Penjualan " in order to offer its SAP B1 products. One of the steps to make this event a success is by using social media in the promotion process of the webinar event. There is digial poster content and a prepared teaser video that goes through several stages starting with the concept determination, creation process, evaluation by the company's CEO and Supervisor and ending with the upload process on the company's social media. Keywords: Promotion, Social Media, Webinar Events ABSTRAK Selama pandemi covid-19 pada tahun 2021, yang telah menginfeksi lebih dari 4 juta orang di Indonesia. Hal ini menyebabkan perusahaan- perusahaan di Indonesia harus mulai beradaptasi dengan melakukan pemasaran secara online baik dari media sosial atau e-commerce. Hal ini dilihat sebagai peluang oleh PT IDS Indonesia untuk menawarkan produk mereka yang membantu perusahaan retail menjual produk secara online, dengan ini pt.. menyelenggarakan event webinar ”Mengotomatisasi Fungsi Utama Manajemen Bisnis dalam Mengelola Keuangan & Penjualan” guna menawarkan produk SAP B1 yang dimiliki. Salah satu langkah untuk mensukseskan acara ini dengan melakukan penggunaan media sosial pada proses promosi event webinar tersebut. Terdapat konten poster digial dan video teaser yang dipesiapkan yang melalui beberapa tahap dimulai dengan penentuan konsep, proses pembuatan, evaluasi oleh CEO dan Supervisor perusahaan dan diakhiri dengan proses pengunggahan pada media sosial perusahaan. Kata Kunci: Promosi, Media Sosial, Webinar Events
Proses Penyelenggaraan Webinar Event oleh Startup Dakindo.co Muhammad Faris Alan Pratama; Heri Setyawan
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Organizing a webinar in a business is one way to connect with consumers and provide awareness that potential consumers know what products are offered. The webinar is an acronym of 2 words, namely Web and Seminar in other words webinar is a form of a seminar held online. Generally, webinars are attended by people who are not in the same place but are connected to each other through video conferencing applications, which of course require an internet connection. Startup Dakindo.co uses webinars to provide brand awareness of their products. In this report the author focuses on the use of events or activities as a promotional tool, the stages are carried out by means of soft selling, namely providing education about mountain climbing which in the end will allude to the need for products created, namely emergency powerbank in fulfilling electrical energy. The purpose of the webinar activity is to find out how enthusiastic the community is about what things must be considered, both ethics and preparation for climbing. Data collection methods include observation, documentation, and interviews. The research method used is qualitative data analysis. This report shows the results of Dakindo.co's Startup promotion strategy has an impact on the community and shows the enthusiasm of the community in getting information when space is limited due to the pandemic through organizing webinar events. Keyword: Event, Promotion, Webinar ABSTRAKPenyelenggaraan webinar dalam suatu bisnis merupakan salah satu cara untuk terhubung dengan konsumen serta memberikan awareness agar calon konsumen mengetahui produk apa yang ditawarkan. Webinar merupakan akronim dari 2 kata yaitu Web dan Seminar atau dengan kata lain webinar adalah bentuk seminar yang diselenggarakan secara daring. Umumnya Webinar dihadiri oleh orang-orang yang tidak berada di dalam suatu tempat yang sama namun saling terhubung melalui aplikasi video conference yang tentunya memerlukan sambungan internet. Startup Dakindo.co menggunakan webinar untuk memberikan brand awareness terhadap produk yang dimiliki. Pada Laporan ini penulis berfokus terhadap penggunaan event atau kegiatan acara sebagai alat promosi, tahapan yang dilakukan dengan cara soft selling yaitu memberikan edukasi seputar mendaki gunung yang pada akhirnya akan menyinggung kebutuhan produk yang diciptakan yaitu emergency powerbank dalam pemenuhan energi listrik. Tujuan kegiatan acara webinar untuk mengetahui seberapa besar antusias masyarakat dalam hal apa saja yang harus diperhatikan baik itu etika dan persiapan dalam melakukan pendakian. Metode pengumpulan data diantaranya observasi, dokumentasi, dan wawancara. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis data kualitatif. Laporan ini menunjukkan hasil dari strategi promosi Startup Dakindo.co berdampak kepada masyarakat serta menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mendapatkan informasi ketika ruang gerak terbatas akibat pandemi melalui penyelenggaraan webinar event. Kata Kunci: Acara, Promosi, Webinar
Strategi Marketing Communication pada Event Mini Bootcamp Online Class oleh Vocasia Putri Ramadanty Kurniawan; Heri Setyawan
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Regulations implement social distancing make many companies have to quickly adapt to technology and carry out online events. Companies are required to change all activities that are generally held offline to online (virtual) by using online meeting platforms such as Zoom Meeting or Google Meet. In order for the goals to be achieved in an event to be realized, a marketing communication strategy is needed to promote the Mini Bootcamp Online Class event to the public and increase Vocasia's brand awareness. The author's purpose in making this study is to understand marketing communication strategies and find out the effectiveness of ticket sales at the Mini Bootcamp Online Class event. The method used is in the form of a qualitative descriptive method. Data collection is carried out through direct observation during the preparation and implementation of the event and conducting interviews with project officers, the digital marketing creative division and the affiliate marketing division and documentation. Furthermore, data analysis is carried out by comparing ticket sales results based on the sales strategy that has been carried out. The results showed that there are five important strategies to market the Mini Bootcamp Online Class event, namely advertising, sales promotion, public relations & publicity, direct marketing and personal selling. In addition, it is known that event ticket sales using a personal selling strategy are more effective than sales using Loket.com. Keyword: brand awareness, marketing strategy, virtual ABSTRAKPeraturan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat banyak perusahaan harus cepat beradaptasi dengan teknologi dan melaksanakan event secara online. Perusahaan dituntut untuk merubah seluruh kegiatan yang umumnya diselenggarakan secara luring beralih secara daring (virtual) dengan menggunakan platform meeting online seperti Zoom Meeting atau Google Meet. Guna memenuhi target pada pelaksanaan event online, diperlukan strategi marketing communication untuk mempromosikan event Mini Bootcamp Online Class kepada masyarakat dan meningkatkan brand awareness Vocasia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami strategi marketing communication dan mengetahui efektivitas penjualan tiket pada event Mini Bootcamp Online Class. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung pada saat persiapan serta pelaksanaan event dan melakukan wawancara terhadap project officer, divisi digital marketing creative dan divisi affiliate marketing serta dokumentasi. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil penjualan tiket berdasarkan strategi penjualan yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat lima strategi penting untuk memasarkan event Mini Bootcamp Online Class yaitu periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), hubungan masyarakat & publisitas (public relations and publicity), pemasaran langsung (direct marketing) dan penjualan personal (personal selling). Selain itu, diketahui bahwa penjualan tiket event menggunakan strategi personal selling lebih efektif dibandingan penjualan dengan menggunakan Loket.com. Kata kunci: brand awareness, strategi pemasaran, virtual

Page 4 of 24 | Total Record : 238