cover
Contact Name
Meisa Sofia
Contact Email
meisa.sofia@bisnis.pnj.ac.id
Phone
+62217863538
Journal Mail Official
snrt@bisnis.pnj.ac.id
Editorial Address
Gedung H Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan Mice (SNRT)
ISSN : 20853262     EISSN : 27757374     DOI : https://doi.org/10.32722/snrtbisnis
Core Subject :
Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan MICE merupakan konferensi yang berskala nasional yang diadakan setiap tahunnya oleh Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta. Konferensi ini bertujuan untuk menjadi ajang pertemuan ilmiah para peneliti, akademisi, dan praktisi dari dunia industri untuk berdiskusi dan mempublikasikan hasil penelitian dan penerapan teknologi terkini.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Penyelenggaraan IPA Convex 2021 secara Virtual oleh PT Dyandra Promosindo Dela Astri Saraswati; Christina Lipuringtyas Rudatin
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT During the pandemic that happened across the world, the holding of the Conference was no longer conducted entirely face-to-face but more was done virtually. IPA Convention and Exhibition (Convex) implements a virtual conference from conference planning, and organization to evaluation and reports are written in this study. The author's purpose in doing this research is to discover the planning, implementation and evaluation process of IPA Convex which we held virtually. The technique of collecting the data is through direct observation in the planning process until the event ends and interviews with the IPA Convex 2021 Project Manager. The research method is using descriptive qualitative methods to analyze the data. The results showed that in the process of planning a virtual conference on the plenary session and technical session was the making of concepts until the structured finalization was made to make it easier for the team on the day of implementation. This study produced benefits for the event organizer in organizing a virtual conference event from concept planning, making rundown, implementation to evaluation and writing a structured event report. Keyword: conference, exhibition, virtual, planning, evaluation. ABSTRAK Selama pandemi melanda seluruh dunia, penyelenggaraan Konferensi tidak lagi dilakukan secara tatap melainkan dilakukan secara virtual. IPA Convention and Exhibition (Convex) menerapkan Konferensi secara virtual, dari perencanaan konferensi, penyelenggaraan hingga penyusunan laporan ditulis dalam penelitian ini. Tujuan penulis membuat penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan konferensi pada acara virtual IPA Convex yang meliputi Technical Session dan Plenary Session, dan evaluasi serta penulisan laporan. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung serta ikut berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan hingga event berakhir dan wawancara pada Project Manager IPA Convex 2021. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada proses perencanaan Konferensi Virtual pada Plenary Session maupun Technical Session adalah pembuatan konsep hingga finalisasi dengan terstruktur dibuat agar mempermudah team pada hari pelaksanaan. Penelitian ini menghasilkan manfaat bagi Event Organizer dalam menyelenggarakan suatu event konferensi virtual dari perencanaan konsep, pembuatan rundown, pelaksanaan hingga evaluasi dan penulisan laporan acara yang terstruktur. Kata kunci: konferensi, pameran, virtual, perencanaan, evaluasi.
Proses Penyelenggaraan Event Mice Pada Masa Pandemi (Studi Pada Destinasi Kota Solo di Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Callula Aisyah Nurunnisa; Imam Syafganti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The Covid-19 pandemic has had an impact on almost all aspects of life, including the tourism aspect. This was due to restrictions on local and foreign tourists which resulted in a decrease in the amount of foreign exchange for the country and other tourism actors. Places that are often the location of MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) implementations certainly need to rack their brains to survive in the midst of a pandemic that limits face-to-face meetings. Surakarta City or Solo City is one of the tourist destinations in Indonesia and has been designated as a MICE city to hold events both nationally and internationally. A permit from the local government is needed by fulfilling the existing requirements. The purpose of this study is to find out the permission provisions and the permission application process needed for MICE activities during the pandemic in Solo City. This research was conducted by direct observation at the location and conducting interviews with informants related to MICE permissions. Then the data was analyzed qualitatively. Based on the results of the study, it was found that the implementation of MICE permisson in the City of Solo followed the applicable Enforcement of Restrictions on Community Activities provisions. Enforcement of Restrictions on Community Activities itself is divided into 4 levels, namely levels 1, 2, 3, and 4. The four levels are distinguished by the applicable operating hours and the maximum capacity of visitors at one time.Keywords: MICE, pandemic, Enforcement of Restrictions on Community Activities, activity permission. ABSTRAK Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada hampir seluruh aspek kehidupan termasuk juga aspek pariwisata. Hal tersebut dikarenakan pembatasan wisatawan lokal dan mancanegara yang mengakibatkan penurunan jumlah devisa negara serta pelaku wisata lainnya. Tempat-tempat yang seringkali menjadi lokasi pelaksanaan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) tentunya perlu memutar otak untuk bertahan di tengah kondisi pandemi yang membatasi pertemuan tatap muka secara langsung. Kota Surakarta atau Kota Solo merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia dan sudah ditetapkan sebagai kota MICE untuk mengadakan acara secara nasional maupun internasional. Untuk mengadakan hal tersebut diperlukannya perizinan dari pemerintah setempat dengan memenuhi persyaratan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ketentuan perizinan dan proses pengajuan perizinan yang diperlukan untuk kegiatan MICE selama masa pandemi di Kota Solo. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi secara langsung pada lokasi dan melakukan wawancara dengan narasumber terkait perizinan MICE. Kemudian data tersebut dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan bahwa pemberlakuan perizinan MICE di Kota Solo mengikuti ketentuan PPKM yang berlaku. PPKM sendiri terbagi menjadi 4 level yaitu PPKM level 1, 2, 3, dan 4. Keempat level tersebut dibedakan oleh jam operasional yang berlaku serta kapasitas maksimal pengunjung dalam satu waktu. Kata Kunci: MICE, pandemi, PPKM, perizinan kegiatan.
3D Tour Dalam Website Untuk Mempermudah Organizer Melihat Venue Secara Tidak Langsung Prasasti Nuraini Azzahra; Imam Syafganti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This research was conducted to find out the guidelines on the venue for the event per the Regulation of the Minister of Tourism of the Republic of Indonesia Number 2 of 2017 and implement it as a guideline in the selection of the venue for the event as well as from the needs of the event as the main factor. It is known that during the COVID-19 pandemic, the event industry experienced a very large impact, especially the venue industry. As the epidemic progressed, the event industry began to adapt and slowly reopened event activities, especially the MICE business. Due to this, the MICE Center held a focus group discussion “Reopening MICE Tourism Bali” to see Bali's readiness to reopen the MICE tourism business by inviting Bali MICE stakeholders. The holding of the event requires a venue that is following the needs of the event and also conforms to the CHSE protocol. The selection of the venue for the event was seen from event needs as well as the CHSE protocol. Finally, the chosen venue was the Bali Nusa Dua Convention Center that has already CHSE certified and is located in a complex with tight security. While selecting the venue was done quick and easy, there’s a little doubt because of the event was held in the different city so 3D tour will make it easier to imagine the shape of the venue. Keyword: Bali, focus group discussion, venue. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pedoman tentang tempat penyelenggaraan sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 dan mengimplementasikannya sebagai pedoman dalam pemilihan tempat penyelenggaraan acara serta dari kebutuhan acara sebagai faktor utama. Diketahui selama pandemi COVID-19, industri acara mengalami dampak sangat besar terutama industri tempat penyelenggaraan acara, tidak ada acara maka tidak ada kegiatan di dalam tempat penyelenggaraan acara. Seiring berjalannya pandemi, industri acara pun mulai beradaptasi dan perlahan membuka kembali kegiatan acara terutama bisnis MICE. Dikarenakan hal tersebut, MICE Center membuat diskusi kelompok terfokus “Reopening MICE Tourism Bali” untuk melihat kesiapan Bali dalam dibukanya kembali bisnis wisata MICE dengan mengundang stakeholder- stakeholder MICE Bali. Diadakannya acara tersebut dibutuhkan tempat penyelenggaraan yang sesuai dengan kebutuhan acara dan juga menyesuaikan dengan protokol CHSE. Pemilihan tempat penyelenggaraan acara dilihat dari kebutuhan acara dan protokol CHSE yang akhirnya didapatkan tempat yang terpilih yaitu Bali Nusa Dua Convention Center yang sudah tersertifikasi CHSE dan berada di dalam komplek dengan keamanan yang ketat. Selama pencarian tempat berlangsung dengan cepat dan mudah tetapi ada sedikit keraguan dikarenakan beda kota sehingga adanya 3D tour akan mempermudah dalam membayangkan bentuk tempat pelaksanaan. Kata Kunci: Bali, diskusi kelompok terfokus, tempat.
Peranan Corporate Event “KCG Wellness Program” dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Olga Alvinda Syaron Ampugo; Imam Syafganti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The basis for improving and optimizing employee performance is the company's involvement in paying attention to the safety and comfort of employees at work. By providing facilities that can make it easier for employees to carry out their duties, providing a forum for development with direction, and encouragement from superiors and colleagues, so generated will be of higher quality. The results of the PPM Management survey in 2020 stated that 80% of employees experienced work stress during the Covid-19 pandemic. Stress occurs from moderate to severe levels, which has an impact on decreasing employee productivity. To overcome this problem, the Corporate Event: KCG Wellness Program has designed by PT Kurnia Ciptamoda Gemilang to prevent, reduce or at least control the impact on formal and informal employees. This study aims to determine the stages of organizing the Corporate Event: KCG Wellness Program of the planning and preparation to implementation stages, as well as their role or influence on employee performance. The data analysis method is descriptive qualitative by describing, explaining, and interpreting information in narrative form. The data collection technique uses direct methods of observation, interviews, and documentation to obtain data according to the facts on the ground. The results of the studies indicate that the KCG Wellness Program is an organized event program agenda carried out thoroughly and on target. But it is still not systematic in its preparation stage. The program is proven to help and support employees in building a healthier lifestyle, including increasing employee mental awareness, scheduling behavior development programs, and encouraging increased exercise. The whole series of corporate event programs is very minimal risk and obstacles. Keyword: corporate events, employee performance, work stress, wellness programs. ABSTRAK Dasar dalam peningkatan dan optimalisasi kinerja karyawan adalah keterlibatan perusahaan dalam memperhatikan keamanan dan kenyamanan karyawan dalam bekerja. Dengan menyediakan fasilitas yang dapat memudahkan karyawan dalam menjalankan tugas, memberikan wadah untuk berkembang dan arahan serta dorongan dari atasan maupun rekan kerja, sehingga umpan balik yang dihasilkan akan lebih berkualitas. Hasil survei PPM Manajemen tahun 2020, menyatakan bahwa 80% karyawan mengalami stres kerja selama masa pandemi Covid-19. Stres terjadi mulai dari level sedang hingga berat yang berdampak pada penurunan produktivitas karyawan. Mengatasi masalah tersebut, Corporate Event: KCG Wellness Program dirancang oleh PT Kurnia Ciptamoda Gemilang untuk mencegah, mengurangi atau paling tidak mengontrol dampak bagi karyawan formal dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan penyelenggaraan Corporate Event: KCG Wellness Program dari tahap perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan, serta peranan atau pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat kualitatif dengan menjabarkan, menerangkan, dan menafsirkan informasi dalam bentuk narasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi guna memperoleh data sesuai fakta di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KCG Wellness Program merupakan agenda program event terorganisir yang diselenggarakan secara menyeluruh, matang dan tepat sasaran akan tetapi masih kurang sistematis dalam tahap persiapannya. Program tersebut terbukti membantu dan mendukung karyawan dalam membangun gaya hidup yang lebih sehat, mencakup peningkatan kesadaran mental karyawan, menjadwalkan program pengembangan perilaku, dan mendorong peningkatan olahraga. Keseluruhan rangkaian corporate event program tersebut sangat minim risiko dan hambatan. Kata Kunci: corporate event, kinerja karyawan, stress kerja, wellness program.
Upaya Stakeholders MICE Surabaya Dalam Menyelenggarakan Kegiatan MICE Selama Pandemi Covid 19 Haninda Triamadani; Christina Lipuringtyas Rudatin
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) is a growing industry in Indonesia, the MICE business is able to provide a fairly high economic contribution to the development of the national economy. Not only in Indonesia. This makes the MICE industry very attractive to tourism industry business players. At the end of 2019, the Covid-19 pandemic attacked various countries around the world, one of which was Indonesia. This disease hit Indonesia in March 2020. There was a sharp decline in the implementation of MICE activities in various destinations in Indonesia, including the city of Surabaya. The aim of this research is to explain how the efforts made by MICE Surabaya stakeholders and compare the results of processing with the theory of tourism destinations that have been studied previously and find out the requirements for MICE activities that must be met by the organizers during the Covid-19 pandemic. The data collection method used in this research is observation with analytical methods, namely qualitative data methods that are analyzed descriptively. The results of the study show that the efforts made by MICE stakeholders in the city of Surabaya are in accordance with the new guidelines for organizing MICE activities during the Covid-19 pandemic. Key Word: event, MICE, pandemic, stakeholders, surabaya, ABSTRAK MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) merupakan industri yang sedang berkembang di Indonesia, bisnis MICE mampu memberikan kontribusi secara ekonomi yang cukup tinggi bagi pembangunan perekonomian nasional. Hal ini membuat industri MICE sangat diminati oleh para pelaku usaha industri pariwisata. Pada akhir tahun 2019, pandemi Covid-19 menyerang ke berbagai negara belahan dunia, salah satunya negara Indonesia. Penyakit ini melanda negara Indonesia pada bulan Maret 2020. Adanya penurunan tajam mengenai penyelenggaraan kegiatan MICE di berbagai destinasi di Indonesia, termasuk salah satunya yaitu Kota Surabaya. Tujuan penulis membuat penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana upaya yang telah dilakukan stakeholders MICE Surabaya dan membandingkan hasil pengolahan dengan teori destinasi pariwisata yang sudah dipelajari sebelumnya serta mengetahui persyaratan kegiatan MICE yang harus dipenuhi oleh pihak penyelenggara selama pandemi Covid-19. Metode pengumpulan data melalui observasi langsung dengan metode analisis yaitu metode data kualitatif yang dapat dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan upaya yang dilakukan oleh stakeholders MICE di Kota Surabaya sudah sesuai dengan pedoman baru penyelenggaraan aktivitas kegiatan MICE selama pandemi Covid-19. Kata kunci: kegiatan, MICE, pandemi, stakeholders, Surabaya
Penggunaan Promosi Acara Ternyata Ini Sebabnya Melalui Digital Marketing Sarita Rahmayati; Tuty Herawati
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The use of social media in Indonesia increased throughout 2021. According to data released by We Are Social released in January 2021, social media users were recorded at 170 million users. The increase in the number of social media users cannot be separated from the conditions of the COVID-19 pandemic that occurred in 2020. This condition makes several companies engaged in organizing events switch to organizing events online and hybrid, especially in the implementation of seminar events, talk shows, and product launches. The role of promotion cannot be separated from every implementation of an event. Promotion is an important factor to support the smooth running and how an event is managed properly. This study aims to find out how the implementation of promotion through digital marketing in a stand-up comedy event entitled It Turns Out This Is Why is held in a hybrid manner. This research uses qualitative research methods by making observations, and documentation. Meanwhile, the data analysis method used is qualitative so to collect information, the author will make observations, namely by directly involving himself in the activities of the show event and collecting data. The results of this study show that the implementation of promotion through digital marketing gets good results because it is in accordance with the planning that has been made. To find out which promotion is the most effective, it is recommended to create a system that can validate in the form of data on the implementation of digital marketing promotions by asking consumers through the form when buying event tickets. Keyword: event, hybrid event, promotion, digital marketing. ABSTRAK Penggunaan media sosial di Indonesia meningkat sepanjang tahun 2021. Menurut data yang dirilis We Are Social yang dirilis Januari 2021, pengguna media sosial tercatat sebanyak 170 juta pengguna. Kenaikan jumlah pengguna media sosial tidak lepas dari kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi pada tahun 2020. Kondisi ini membuat beberapa perusahaan yang bergerak dibidang penyelenggaraan event beralih untuk menyelenggarakan event secara online maupun hybrid, khususnya pada pelaksanaan event seminar, talkshow, dan product launching. Peran promosi tidak lepas dari setiap pelaksanaan sebuah acara. Promosi menjadi faktor yang penting untuk mendukung kelancaran dan bagaimana sebuah acara dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan promosi melalui digital marketing dalam acara stand-up comedy yang berjudul Ternyata Ini Sebabnya yang diadakan secara hybrid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu dengan melakukan observasi serta dokumentasi. Sedangakan metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif sehingga untuk mengumpulkan informasi, penulis akan melakukan observasi yaitu dengan melibatkan diri secara langsung dalam kegiatan acara pertunjukkan dan mengumpulkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam pelaksanaan promosi melalui digital marketing mendapat hasil yang baik karena sesuai dengan perencanaan yang sudah dibuat. Agar mengetahui promosi mana yang paling efektif, disarankan membuat sistem yang dapat memvalidasi berupa data pada pelaksanaan promosi digital marketing dengan memberi pertanyaan pada konsumen melalui form saat membeli tiket acara. Kata Kunci: acara, hybrid, promosi, digital marketing.
Efektivitas Penerapan Program “Belanja Bersama Desainer” dalam Mendukung Penjualan pada Pameran Online Rumah Kriya Asri 2021 Yonathan Christian Hutabarat; Tuty Herawati
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The role of organizing exhibitions is utilized by the handicraft industry sector in Indonesia to support the business ecosystem, namely as a forum for transactions between craftsmen and potential buyers. However, due to the COVID- 19 pandemic in 2020, which originally exhibited activities carried out directly (offline), they were affected and required adjustments to the program of events to be designed and their implementation packaged online. This research was conducted to determine the effectiveness of the implementation of the "Shopping with Designers" program in supporting sales at the 2021 Rumah Kriya Asri online exhibition, which was carried out by the National Crafts Council in collaboration with Mediatama Binakreasi. "Shopping with Designers" is a live shopping activity carried out through the Zoom platform by presenting well-known Indonesian designers to present and sell exhibition products to participants (buyers), namely women from various organizations, associations, and institutions in Indonesia. In the process, this research applies qualitative methods, namely through observation, interviews, documentation, and literature, which are then carried out through descriptive analysis, starting from collecting data, selecting, and making comparisons. So from this research, the results obtained show that in carrying out the 2021 Rumah Kriya Asri online exhibition, the implementation of a live shopping program through a zoom platform called "Shopping with Designers" can help increase product sales and exhibition revenues by Rp. 1,670,666,230. The suggestions that can be conveyed in carrying out the program are the importance of determining buyer segmentation, curating the products displayed, and using the services of KOL (Key Opinion Leader) to increase brand awareness. Keywords: event program, handicraft, online exhibitions, sales, shopping ABSTRAK Peranan penyelenggaraan pameran dimanfaatkan sektor industri kerajinan di Indonesia untuk mendukung jalannya ekosistem bisnis, yaitu sebagai wadah transaksi antara perajin kepada calon pembelinya. Namun dikarenakan adanya pandemi covid-19 pada tahun 2020 yang semula kegiatan berpameran dilakukan secara langsung (offline), menjadi berdampak dan memerlukan penyesuaian program acara yang akan dirancang serta pelaksanaannya yang dikemas secara online. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penerapan program “Belanja Bersama Desainer” dalam mendukung penjualan pada pameran online Rumah Kriya Asri 2021, yang dilaksanakan oleh Dewan Kerajinan Nasional berkolaborasi dengan Mediatama Binakreasi. “Belanja Bersama Desainer” yaitu kegiatan live shopping yang dilakukan melalui platform zoom dengan menghadirkan para desainer ternama Indonesia untuk mempresentasikan dan menjual produk pameran kepada peserta (pembeli) yaitu ibu-ibu dari berbagai organisasi, perkumpulan hingga lembaga yang ada di Indonesia. Dalam prosesnya, penelitian ini menerapkan metode kualitatif yaitu dengan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan pustaka, yang kemudian dilakukan analisis deskriptif mulai dari mengumpulkan data, menyeleksi dan melakukan perbandingan. Sehingga dari penelitian tersebut memperoleh hasil yaitu dalam melaksanakan pameran online Rumah Kriya Asri 2021, penerapan program live shopping melalui platform zoom yang bernama “Belanja Bersama Desainer” dapat membantu meningkatkan penjualan produk dan pendapatan pameran sebesar Rp. 1.670.666.230. Adapun saran yang dapat disampaikan dalam menjalankan program tersebut adalah pentingnya penentuan segmentasi pembeli, kurasi produk yang ditampilkan, hingga menggunakan jasa KOL (Key Opinion Leader) untuk meningkatkan brand awareness. Kata Kunci: belanja, kerajinan, pameran online, penjualan, program acara
Aktivitas Pemasaran pada Event Tour Maaf Saya Tertangkap Reyfa Syahira Isnaini; Heri Setyawan
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The competition of MICE and special event business in the current era has become more intense. There are many companies that compete through special events because this industry can be a promising business opportunity for them as the organizers. In managing events, the right marketing activities are needed for the event to be successful according to its purpose and target market. Majelis Lucu Indonesia (MLI) created a comedy show in the form of stand-up comedy tour dedicated to its iconic talent, Coki Pardede entitled Maaf Saya Tertangkap. This event will be successful if it can attract a large audience, so the marketing strategies to build brand awareness are things that must be considered. The researcher's purpose in making this research is to find out the marketing activities implemented by Majelis Lucu Indonesia at the tour event Maaf Saya Tertangkap. The data collection method is using participative observation at the event planning, interview with event manager, and collecting event documentation, using qualitative descriptive as the research methods. The result of this research is the marketing activities at the tour event Maaf Saya Tertangkap using the implementation of STP (segmenting, targeting, positioning) and marketing mix. Keyword: business, companies, marketing, special event, stand-up comedy ABSTRAK Persaingan bisnis MICE dan special event di era sekarang sudah semakin ketat. Terdapat banyak perusahaan yang bersaing melalui special event karena industri ini dapat dijadikan peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi mereka sebagai penyelenggara. Dalam mengelola event, diperlukan aktivitas pemasaran yang tepat agar acara berhasil sesuai dengan tujuan dan target pasarnya. Majelis Lucu Indonesia (MLI) menciptakan sebuah hiburan berupa komedi yang dikemas dalam bentuk stand-up comedy tour dipersembahkan untuk talent ikoniknya yaitu Coki Pardede bertajuk Maaf Saya Tertangkap. Acara ini akan berhasil apabila dapat menarik banyak penonton sehingga strategi pemasaran untuk mendapatkan brand awareness dari masyarakat menjadi hal yang harus diperhatikan. Tujuan penulis membuat penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas pemasaran yang dilakukan Majelis Lucu Indonesia pada event tour Maaf Saya. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi partisipan pada saat perencanaan event, wawancara dengan event manager, dan mengumpulkan dokumentasi acara, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pemasaran pada event tour Maaf Saya Tertangkap oleh Majelis Lucu Indonesia menggunakan implementasi STP (segmenting, targeting, positioning) dan bauran pemasaran (marketing mix). Kata Kunci: bisnis, pemasaran, perusahaan, special event, stand-up comedy
Analisis Pengadaan Logistik Event RDS 2021 Oleh PT Izi Communication Yollanda Olva Titania; Etty Khongrat
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic has resulted in changes in many sectors, including the event sector. Limited space for movement due to the implementation of Large-Scale Social Restrictions (PSBB) in DKI Jakarta and its surroundings must be overcome wisely. Event activities during this pandemic are carried out by holding webinars online so that clients choose to use the services of event organizers because they are to organize webinars (online) with adequate planning and procurement of logistics. This research was conducted to find out how the logistics procurement process in webinar activities and find out the inhibiting factors in the implementation of logistics procurement directly during the Regional Development Summit webinar. The purpose of this study is to analyze and make conclusions about the logistics procurement system during the Webinar organized by the Ministry of Bappenas while in the field. This type of research uses qualitative descriptive analysis and with interview data collection methods and case study observations with a system approach so as to obtain data and information through resource persons in the field. From the results obtained, it shows that the stages of the logistics procurement process are in accordance with the procedures that must be carried out but there are internal and external inhibiting factors that have been handled with solutions that are in accordance with these constraints. This research learns when the inhibiting factors get solutions to do because it is very important for future events, especially in the field of logistics. Keywords: Procurement System, Stages, Logistics, Webinars, Procedure ABSTRAK Pandemi COVID-19 mengakibatkan perubahan dibanyak sektor, termasuk sektor event. Keterbatasan ruang gerak karena pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dan sekitarnya harus diatasi dengan bijak. Kegiatan event di masa pandemi ini dilakukan dengan mengadakan webinar secara (online) sehingga para klien memilih menggunakan jasa penyelenggara acara karena untuk menyelenggarakan webinar secara (online) dengan perencanaan dan pengadaan logistik yang memadai. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui bagaimana proses pengadaan logistik pada kegiatan webinar serta mengetahui faktor penghambat pada pelaksanaan pengadaan logistik secara langsung saat kegiatan webinar regional Development Summit. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan membuat tentang sistem pengadaan logistik selama kegiatan Webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Bappenas. Jenis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan dengan metode pengumpulan data wawancara serta observasi studi kasus dengan pendekatan sistem sehingga mendapatkan data dan informasi melalui narasumber di lapangan. Dari hasil yang diperoleh menunjukan bahwa tahapan proses pengadaan logistik telah sesuai dengan prosedur yang harus dilakukan namun terdapat faktor penghambat internal dan eksternal yang sudah ditangani dengan penyelesaian yang sesuai dengan kendala tersebut. Penelitian ini mendapatkan suatu pembelajaran ketika faktor penghambat mendapatkan solusi guna untuk dilakukan karena sangat penting untuk event yang mendatang khususnya dalam bidang logistik. Kata Kunci: Sistem Pengadaan, Tahapan, Logistik, Webinar, Prosedur
Implementasi Penanganan Logistik dalam Event Vaksinasi COVID-19 Tahap II (Studi Kasus DPC PDIP Jakarta Selatan) Siti Nurazizah Dwivany; Firman Syah
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) has been declared a pandemic by the World Health Organization (WHO). In suppressing the number of COVID-19 cases, it is necessary to hold an intervention, namely vaccination, to achieve herd immunity of 70%. Therefore, to get a suitable quality vaccine, paying attention to the procurement of vaccines and handling the logistics management of the vaccination is essential. In organizing the COVID-19 vaccination event, the South Jakarta PDI Perjuangan DPC Baguna collaborated with health officials from the Pondok Labu District Health Center to provide vaccine doses. This study aims to determine the procedures for implementing logistics management in administering vaccination. In this study, the authors used primary data collection methods by producing interview data results and field observations and secondary data collection methods by obtaining studies from library materials, literature, previous research, books, etc. The results showed that in the implementation of vaccination event logistics management, the planning and implementation stages went smoothly and could be described through the flowchart method. Such as the fulfillment of logistics needs and their budgeting, coordination of pretty good work units, and loading in and loading out, which have been carried out by receiving invoices from each vendor. Furthermore, the supporting factor in COVID-19 vaccination activities is getting support in the form of volunteers and goods as well as sponsors from several agencies/organizations, while the drawback is that participants who come together cause overcrowding which results in participant seats and insufficient screening forms which cause overcrowding in the vaccination process. Keyword: Application, Event, Logistics ABSTRAK Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Dalam menekan angka kasus COVID-19, perlu diadakannya intervensi yaitu vaksinasi agar tercapainya herd immunity sebesar 70%. Oleh karenanya, untuk mendapat kualitas vaksin yang baik, maka perlu diperhatikan pengadaan vaksin dan proses dari penaganan manajemen logistik vaksinasi tersebut. Dalam penyelenggaraan event vaksinasi COVID-19, Baguna DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan bekerjasama dengan pihak kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Pondok Labu untuk menyediakan dosis vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur penerapan manajemen logistik dalam penyelenggaran vaksinasi tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data primer dengan menghasilkan hasil data wawancara dan juga hasil observasi lapangan dan juga menggunakan metode pengumpulan data sekunder dengan mendapatkan studi dari bahan pustaka, literatur, penelitian terdahulu, buku, atau sumber lain yang menunjang laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan dalam implementasi manajemen logistik event vaksinasi, tahapan perencanaan dan pelaksanaan manajemen logistik berjalan lancar dan dapat digambarkan melalui metode flowchart. Seperti dilaksanakannya pemenuhan kebutuhan logistik beserta penganggarannya, koordinasi unit kerja yang cukup baik, loading in dan loading out yang sudah terlaksana dengan penerimaan invoice pada masing- masing vendor. Lebih lanjut faktor pendukung dalam kegiatan vaksinasi COVID-19 adalah mendapatkan dukungan dalam bentuk relawan dan barang serta sponsor dari beberapa instansi/organisasi sedangkan kekurangannya adalah peserta yang datang bersamaan menyebabkan kepadatan yang berakibat pada kursi peserta dan formulir screening yang kurang yang menimbulkan kepadatan dalam proses vaksinasi. Kata Kunci: Event, Logistik, Penerapan

Page 3 of 24 | Total Record : 238