cover
Contact Name
Meisa Sofia
Contact Email
meisa.sofia@bisnis.pnj.ac.id
Phone
+62217863538
Journal Mail Official
snrt@bisnis.pnj.ac.id
Editorial Address
Gedung H Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan Mice (SNRT)
ISSN : 20853262     EISSN : 27757374     DOI : https://doi.org/10.32722/snrtbisnis
Core Subject :
Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan MICE merupakan konferensi yang berskala nasional yang diadakan setiap tahunnya oleh Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta. Konferensi ini bertujuan untuk menjadi ajang pertemuan ilmiah para peneliti, akademisi, dan praktisi dari dunia industri untuk berdiskusi dan mempublikasikan hasil penelitian dan penerapan teknologi terkini.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Proses Identifikasi Tren Penyelenggaraan Kegiatan MICE Pada Masa Pandemi COVID-19 Geziana Salsabila; Christina Lipuringtyas Rudatin
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe tourism industry, especially the implementation of MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition)events throughout the world from 2020 to 2021 has decreased due to being affected by the COVID-19 pandemic.This study aims to determine the process of identifying trends in the implementation of MICE events during theCOVID-19 pandemic and know the results of identifying trends in the implementation of MICE events. The datacollection method used in this research is observation and documentation using secondary data and descriptivequalitative methods for analyzing data. The analysis results show that identifying trends in the implementation ofMICE events is carried out through five (5) stages. The process is; the data search stage, data grouping, dataprocessing, data analysis, and the trend identification results show a decrease in the offline method and an increasein the online method in organizing MICE events.Keywords: COVID-19 Pandemic, Events, MICE, Tourism, Trends,ABSTRAKIndustri pariwisata khususnya penyelenggaraan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition)di seluruh dunia pada tahun 2020 hingga 2021 mengalami penurunan akibat terdampak oleh pandemi COVID-19.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses identifikasi tren penyelenggaraan kegiatan MICE pada masapandemi COVID-19 dan mengetahui hasil dari identifikasi tren penyelenggaraan kegiatan MICE. Metodepengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi serta dokumentasi menggunakan datasekunder dengan metode analisis yaitu metode data kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Hasil analisismenunjukkan bahwa identifikasi tren penyelenggaraan kegiatan MICE dilakukan melalui lima (5) tahap yaitu,tahap pencarian data, pengelompokan data, pengolahan data, analisis data, serta hasil identifikasi tren menunjukkanpenurunan pada metode luring dan terjadi peningkatan pada metode daring dalam penyelenggaraan kegiatan MICE.Kata kunci: Acara, MICE, Pandemi COVID-19, Pariwisata, Tren
Prosedur Memperoleh Rekomendasi Pelaksanaan KIM Investment Expo 2021 Dalam Masa Pandemi Kezia Melliana R; Christina Lipuringtyas Rudatin
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has affected various industrial sectors around the world; one of the industries that have had asignificant impact is tourism. In line with the impact of the Covid-19 pandemic, the government is also trying to prevent thespread of the pandemic by making various policies, such as working together between ministries to make health protocolpolicies for tourism activities, especially MICE. As a follow-up to the health protocol, the government issued arecommendation letter which will be a tool for the legality of organizing MICE activities, including exhibition activities. Thisstudy aims to find out the procedure for obtaining recommendations for organizing KIM Investment Expo 2021. The methodsused in the research were observation, documentation through archives and reports, as well as interviews with the organizingBoard of Directors, namely PT Antheus Indonesia Organizer. The results of this study show that KIM Investment Expoexhibition has received recommendations for implementation during the Covid-19 pandemic through the stage of identifyingrequirements, checking the completeness of documents until the approval of the implementation of KIM Investment Expo2022 by the relevant institutes.Keyword: MICE, Pandemic, Procedure, Exhibition, Legality.ABSTRAKPandemi Covid-19 telah mempengaruhi berbagai sektor industri di seluruh dunia, salah satu industri yang memiliki dampaksignifikan adalah pariwisata. Sejalan dengan dampak dari pandemi Covid-19, pemerintah juga berupaya untuk melakukanpencegahan penyebaran pandemi dengan membuat berbagai kebijakan seperti bekerja sama antar kementerian untuk membuatkebijakan protokol kesehatan untuk kegiatan pariwisata, khususnya MICE. Sebagai tindak lanjut dari protokol kesehatantersebut, pemerintah mengeluarkan surat rekomendasi yang akan menjadi alat legalitas penyelenggaraan kegiatan MICE,termasuk kegiatan pameran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur memperoleh rekomendasi penyelenggaraanpameran KIM Investment Expo 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi,dokumentasi melalui arsip dan laporan, serta wawancara dengan Board of Director penyelenggara yaitu PT Antheus IndonesiaOrganizer. Hasil penelitian ini menunjukan pameran KIM Investment Expo telah mendapatkan rekomendasi penyelenggaraandi tengah pandemi Covid-19 melalui tahap identifikasi persayaratan, pemeriksaan kelengkapan dokumen sampai denganpersetujuan pelaksanaan KIM Investment Expo 2022 oleh instansi-instansi terkaitKata Kunci: MICE, Pandemi, Prosedur, Pameran, Legalitias
Proses Pitching Acara Konferensi Maju Digital di PT. Fasen Creative Quality Vanessa Kartika Aryanti; Christina Lipuringtyas Rudatin
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTDue COVID -19 pandemic era, there are government rules that ban events that involve many people in it. In thatsituation, a few event organizers offer alternative, like an online and hybrid event. One of the offers would bedelivered by the process called pitching. This pitching process is purposed to hold Konferensi Maju Digital, whichwould be held by GoTo. The purpose of this writing is to be known the process of the pitching that is already doneby the event organizer to the corporate and to know the key of the success of the pitching process. The datacollection methods used are interviews, observation, and documentation. The results of the research are, there arenine phases of the pitching process that are sending pitching invitation, agency brief, the registration on coupapitching system, the preparation of the supporting documents, submitting the supporting documents, usercloseddiscussion, presentation to the user, second phase of user discussion, and the announcement of the winner.The success factor of the pitching process is because of the experience of a similar event, the creativity of the designand creative team, and the offered budget fit.Keyword: COVID-19, Event, Corporate, Pitching, Process, Konferensi Maju DigitalABSTRAKDalam masa pandemi COVID-19, terdapat kebijakan pemerintah yang melarang penyelenggaraan acara yangmelibatkan banyak orang dalam satu waktu yang bersamaan. Pada situasi tersebut, banyak event organizer yangmenawarkan alternatif penyelenggaraan kegiatan secara online maupun hybrid. Penawaran tersebut dilakukan salahsatunya melalui proses yang dinamakan pithcing. Proses pitching pada penelitian kali ini adalah proses yangdilakukan dengan tujuan untuk penyelenggaraan kegiatan yang bertajuk Konferensi Maju Digital yang akan digelaroleh GoTo. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui proses pitching yang dilakukan oleh event organizerkepada pihak perusahaan dan mengetahui kunci sukses dari berhasilnya proses tersebut. Metode pengumpulan datayang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan terdapatsembilan tahap yang dilalui pada saat proses pitchng yaitu pengiriman undangan pitching, agency brief, pendaftaranpada sistem pithcjng yang bernama coupa, persiapan dokumen pendukung, pengumpulan dokumen pendukung,diskusi user secara tertutup, presentasi kepada user, diskusi user tahap kedua, dan pengumuman pemenang.Kemudian, faktor keberhasilan pitching disebabkan oleh pengalaman dalam penyelenggaraan acara serupa,kreativitas dari tim desain dan tim kreatif, serta kesesuaian harga yang ditawarkan.Kata kunci: COVID-19, Event, Corporate, Pitching, Proses, Konferensi Maju Digital
Persiapan Bidding pada Event Pertemuan SHERPA Presidensi G20 Indonesia 2021 Shufy Wahdanyyah; Sudarno Sudarno
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBidding is one of the main keys in holding an event. In the implementation of a bidding there are stages andrequirements that are prepared so that the bidding can run smoothly and successfully. The purpose of this studywas to determine the stages in a bid preparation and the required documents. The research method used is theobservation method, the documentation method and the interview method. The results obtained from this study arethe stages and documents in bidding preparation which consist of six stages: post-qualification announcement,download of election documents, explanation, upload of bidding documents, opening of bidding documents andevaluation, verification of qualifications and three groups of bidding documents: administrative documents,documents technical, bidding documents.Keyword: Bidding, Planning, Procurement, TenderABSTRAKProses bidding menjadi salah satu kunci utama dalam terselenggaranya sebuah event. Pada terselenggarakannyasebuah bidding terdapat tahapan dan keperluan yang disiapkan agar bidding tersebut dapat berjalan dengan lancardan berhasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan dalam sebuah persiapan bidding sertadokumen yang diperlukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, metode dokementasi danmetode wawancara. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah tahapan serta dokumen dalam persiapanbidding yang terdiri dari enam tahap: pengumuman pascakualifikasi, download dokumen pemilihan, pemberianpenjelasan, upload dokumen penawaran, pembukaan dokumen penawaran dan evaluasi, pembuktian kualifikasiserta tiga kelompok dokumen bidding: dokumen administrasi, dokumen teknis, dokumen penawaran harga.Kata Kunci: Bidding, Persiapan, Pengadaan, Tender
Pelaksanaan Webinar “Hustle Culture and Toxic Productivity” oleh PT Uni Tokopo Teknologi Petra Rossa Angelika Asa; Sudarno Sudarno
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTWebinar as a solution for organizing events during the Community Activities Restrictions Enforcement (CARE)has their own challenges and uniqueness, especially regarding how the sequence of events in question can beheld from the preparation stage, the day of the event to the post-event stage. This study aims to analyze the stagesof implementing the webinar event "Hustle Culture and Toxic Productivity" along with the obstacles encounteredin each stage. Where, the organizers want to present educational content that is packaged in an attractive way toexplore the hustle culture issue that is troubling the current generation. The method in this study is the directobservation from planning to implementation and after the event, direct interview with the organizer, as well ascollecting documentation of the stages of the webinar so that it can be analyzed. The results of this study indicatethat the webinar that was held proved to be very comprehensive and right on target with the intended audience.This is supported by the observation that the entire webinar process from planning to implementation andevaluation is very efficient and has minimal risk. Various obstacles that arise can be handled properly and slicklyovercome with effective solutions.Keywords: hustle culture, toxic productivity, webinar.ABSTRAKWebinar sebagai solusi penyelenggaraan event selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PKKM) memiliki tantangan dan keunikannya tersendiri terutama mengenai bagaimana runtutan peristiwabersangkutan dapat terselenggara mulai dari tahap persiapan, hari penyelenggaraan hingga tahap pasca acara.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan – tahapan pelaksanaan event webinar “Hustle Culture andToxic Productivity” beserta kendala yang ditemui dalam setiap tahapnya. Dimana, penyelenggara inginmenyuguhkan konten edukatif yang dikemas secara menarik untuk mengupas isu hustle culture yang sedangmeresahkan generasi saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung padaperencanaan hingga pelaksanaan dan pasca event, wawancara langsung dengan penyelenggara, sertamengumpulkan dokumentasi tahapaan webinar sehingga dapat dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa webinar yang diselenggarakan terbukti sangat komprehensif dan tepat sasaran kepada audiens yang dituju.Hal ini didukung oleh pengamatan bahwa keseluruhan proses webinar dari tahap perencanaan hingga pelaksanaanserta evaluasi sangat efisien dan minim risiko. Berbagai kendala yang muncul mampu ditangani dengan baik danapik diatasi dengan solusi yang efektif.Kata kunci: hustle culture, toxic productivity, webinar
Pelaksanaan Survey Terhadap Stakeholders di Bandung saat Pandemi oleh MICE Center PNJ Hanifah Firyal Noor Halimah; Dewi Winarni Susyanti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTDue to the Covid-19 epidemic since 2020, MICE activity has declined dramatically during the past two years. Thishas an impact on Indonesian tourism, including in the city of Bandung. All parties involved, including the privatesector, stakeholders, and the Bandung government, must collaborate to mobilize efforts in organizing events inBandung during the pandemic so that the economy can continue to function. The goal of this study was to identifythe efforts made to organize MICE events in Bandung during the Covid-19 pandemic. The descriptive qualitativeresearch method was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. This researchconsists of three discussions, the first of which is preparation, which begins with gathering data on potentialresource persons and ends with compiling a schedule for survey visits. Further implementation will involve fourBandung stakeholders: PT Vecha Organizer, the Bandung City Health Office, PT Abirama Intikarya, and theBandung City Culture and Tourism Office. The most recent discussion, the challenges encountered; many databasecontacts are inactive and difficult to contact, and some stakeholders are unwilling to be found because survey datasubmission is confidential.Keyword: Bandung, City Culture and Tourism Office, Event, Health Office, MICE Center Politeknik Negeri JakartaABSTRAKDalam dua tahun terakhir ini aktivitas kegiatan MICE menurun drastis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19sejak tahun 2020 lalu. Hal inipun berdampak pada pariwisata Indonesia, salah satunya Kota Bandung. Semua pihakterkait, antara pihak swasta, stakeholders, serta pihak pemerintah di Bandung perlu bersinergi untuk mengerahkanusaha dalam penyelenggaraan event di Bandung selama pandemi agar roda perekonomian terus berjalan. Tujuanpenelitian ini adalah mengidentifikasi upaya yang dijalankan selama masa pandemi Covid-19 terhadappenyelenggaran event MICE di Kota Bandung. Metode penelitian kualitatif diskriptif, dengan teknik pengumpulandata observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari tiga pembahasan yaitu persiapan; diawalidengan mencari data-data calon narasumber hingga menyusun jadwal kunjungan survey. Selanjutnya pelaksanaan;melibatkan empat stakeholders di Kota Bandung yaitu PT Vecha Organizer, Dinas Kesehatan Kota Bandung, PTAbirama Intikarya, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Pembahasan terakhir, kendala yangdihadapi; banyak kontak database yang tidak aktif dan sulit dihubungi dan beberapa stakeholders tidak bersediauntuk ditemui karena pengajuan data survey bersifat rahasia bagi instansi terkait.Kata Kunci: Bandung, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Event, MICE Center Politeknik Negeri Jakarta
Analisis Pelaksanaan Acara Hybrid Sprint Meeting FU DB Telkom Indonesia Safa Salma Diva Havana; Imam Syafganti
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe existence of Covid-19 has affected the running of MICE activities and other events in Indonesia. Adjustingconditions with all activities in the Covid-19 pandemic made the new normal era implemented, and carried out thereality that we live side by side with Covid-19. Slowly MICE activities began to be held in a hybrid manner. Thisresearch was conducted to find out how the management of the FU DB Telkom Sprint Meeting event in carryingout the event in a hybrid manner in the new normal era of Covid-19. It is known that the event is held every threemonths every year and is attended by internal employees of Telkom Indonesia's digital business. The purpose ofthis study is to determine the process from preparation to the implementation of the FU DB Telkom Sprint Meetingevent which is carried out by utilizing visual technology due to the limited space to do face-to-face face-to-facewith a large number of people. The motto used in this study is a qualitative method carried out by analyzing theprocess and implementation of events that describe the author's view of reality towards the TELKOM FU DBSprint Meeting event. The results of this study are 1) Preparation of PT Digiital Solusi Sinergi in the FU DBTelkom Sprint Meeting in the Pandemic Era, presentation of the process from the direct appointment of PT DigiitalSolusi Sinergi as an event organizer to preparation for all event needs; 2) The implementation of the FU DBTelkom Sprint Meeting in the pandemic era, divided into two sessions, morning and evening.Keywords: hybrid event, event management, event technologyABSTRAKAdanya Covid-19 tersebut berpengaruh terhadap berjalannya aktivitas MICE maupun acara lainnya di Indonesia.Penyesuaian kondisi dengan semua aktivitas pada pandemi Covid-19 membuat era new normal diterapkan, danmenjalankan realitas bahwa kita hidup berdampingan dengan Covid-19. Secara perlahan kegiatan MICE mulaidiselenggarakan secara hybrid. Penelitian ini dilakukan untuk mengatahui bagaimana manajemen acara SprintMeeting FU DB Telkom dalam melaksanakan acara secara hybrid di era new normal Covid-19. Diketahui bahwaacara tersebut diselenggarakan setiap tiga bulan sekali dalam setiap tahunnya dan dihadiri oleh karyawan internaldigital business Telkom Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses dari persiapan hinggapelaksanaan acara Sprint Meeting FU DB Telkom yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi visual karenaterbatasnya ruang untuk melakukan tatap muka secara langsung dengan jumlah orang yang banyak. Motode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dilakukan dengan menganalisis proses danpelaksanaan event yang menggambarkan pandangan realitas dari penulis terhadap acara Sprint Meeting FU DBTelkom. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Persiapan PT Digiital Solusi Sinergi dalam Acara Sprint Meeting FU DBTelkom di Era Pandemi, pemaparan proses dari penunjukkan langsung PT Digiital Solusi Sinergi sebagai eventorganizer hingga persiapan semua kebutuhan acarat; 2) Pelaksanaan Acara Sprint Meeting FU DB Telkom di erapandemi, terbagi menjadi dua sesi, pagi dan malam.Kata Kunci: acara hybrid, manajemen acara, teknologi acara
Proses Registrasi Exhibitor Dalam Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2021 Oleh PT. Debindomulti Adhiswasti Naila Elvari; Tuty Herawati
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Organizing exhibition certainly requires careful preparation and a fairly long process. One of the processes that must be prepared is the registration process for both internal and external purposes, which in its implementation will certainly experience obstacles. This research aims to determine the exhibitor registration process at the Trade Expo Indonesia - Digital Edition 2021 event by PT. Debindomulti Adhiswasti which is held online. This is the second time the annual Trade Expo Indonesia event has been held in an online format due to the high number of COVID-19 spreads. Following the change in the format of the event, the exhibitor registration process also is also carried out entirely online. This research uses qualitative research methods, namely through direct observation, interview and documentation during the event, and literature by citing theories relevant to the related topic. This research found that judging by the increase in the number of exhibitors by 20.87% compared to the previous year, exhibitor registration at the Trade Expo Indonesia - Digital Edition 2021 event was declared successful despite experiencing minor scale obstacles. The implementation uses a manual registration procedure using the Microsoft Excel program, through seven stages of data collection and stages of implementation in the form of collecting assets and filling out trade contacts. The suggestions that can be submitted in order to minimize the obstacles that have occurred or that might occur are by making risk management documents and reconsidering the registration procedures used. Keyword: MICE, exhibition, process, registration, Trade Expo Indonesia ABSTRAK Penyelenggaraan pameran tentu membutuhkan persiapan yang matang dan proses yang cukup panjang. Salah satu proses yang harus dipersiapkan adalah proses registrasi baik untuk keperluan internal maupun eksternal yang dalam pelaksanaannya tentu mengalami hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses registrasi exhibitor pada penyelenggaraan acara Trade Expo Indonesia - Digital Edition 2021 oleh PT. Debindomulti Adhiswasti yang dilaksanakan secara online. Ini merupakan kali kedua acara tahunan Trade Expo Indonesia terselenggara dengan format online dikarenakan masih tingginya angka penyebaran COVID-19. Mengikuti perubahan format penyelenggaraan acara, proses registrasi exhibitor juga seluruhnya dilaksanakan secara online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung saat acara, dan pustaka yakni dengan mengutip teori yang relevan dengan topik bahasan. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa dilihat dari adanya kenaikan jumlah exhibitor sebanyak 20,87% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, registrasi exhibitor pada acara Trade Expo Indonesia - Digital Edition 2021 dinyatakan berhasil meskipun mengalami hambatan skala minor. Adapun pelaksanaannya menggunakan prosedur registrasi manual dengan program Microsoft Excel, melalui tujuh poin tahapan pendataan dan tahapan pelaksanaan berupa pengumpulan asset dan pengisian kontak dagang. Saran yang dapat disampaikan guna meminimalisir hambatan yang sudah terjadi ataupun yang mungkin akan terjadi yakni dengan membuat dokumen manajemen risiko dan mempertimbangkan kembali prosedur registrasi yang digunakan. Kata Kunci: MICE, pameran, proses, registrasi, Trade Expo Indonesia
Proses Kegiatan Penyelenggaraan Acara Webinar Oleh PT Telkom Indonesia Anastasia Iswari Trikusuma; Heri Setyawan
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Event are part of the marketing function and are organized to achieve company goals. Organizing event during the COVID-19 pandemic, which is not possible to carry out face-to-face, makes online event with conference meeting applications grow rapidly. PT Telkom Indonesia is one of the companies that take advantage of this technological advancement by conducting webinar during the pandemic. In the process of organizing an event, there are many stages that must be done. This research was conducted to determine the stages of the process of organizing the webinar event "Apakah Kamu Siap Membawa Indonesia Menghadapi Era Digital?" by PT Telkom Indonesia. Data collection methods in this research are observation, interviews and documentation. The method of data analysis in this research used qualitative methods. The results of this research discuss the process of organizing webinar events starting from the preparation of the event (pre-event), implementation of the event (during event) and after the event (post-event). In the first stage, preparation before the event (pre-event), the activity begins by determining the theme, making a timeline, ganttchart and checklist, compiling a budget, determining speakers, making terms of reference, determining the platform and conducting publications. At the stage of the event (during event) the sequence of activities is adjusted to the event rundown which includes open gate, opening, material presentation, QnA session, giving giveaway, closing and providing feedback links. In the last stage after the event (post-event) there is an evaluation meeting for the event committee. Keyword: event, preparation, implementation, online, webinar ABSTRAK Event merupakan sebagian dari fungsi pemasaran dan diselenggarakan untuk mencapai tujuan perusahaan. Penyelenggaraan event pada masa pandemi covid-19 tidak memungkinkan dilaksanakan secara tatap muka, membuat event secara online dengan aplikasi conference meeting menjadi berkembang pesat. PT Telkom Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan kemajuan teknologi dengan melakukan kegiatan webinar dimasa pandemi. Dalam proses penyelenggaraan suatu event banyak tahapan yang harus dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tahapan dari proses kegiatan penyelenggaraan acara webinar “Apakah Kamu Siap Membawa Indonesia Menghadapi Era Digital?” yang diselenggarakan oleh PT Telkom Indonesia. Metode pengumpulan data dalam laporan ini ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini membahas proses kegiatan penyelenggaraan acara webinar mulai dari persiapan acara (pra-event), pelaksanaan acara (during event) dan setelah acara (post-event). Pada tahapan pertama yaitu persiapan acara (pra-event) kegiatan dimulai dari menentukan tema, membuat timeline, ganttchart dan checklist, menyusun anggaran, menentukan speaker, membuat term of reference, menentukan platform dan melakukan publikasi. Pada tahap pelaksanaan acara (during event) runtutan kegiatan disesuaikan dengan rundown acara yang meliputi open gate, opening, pemaparan materi, sesi QnA, memberikan giveaway, closing dan pemberian link feedback. Pada tahap terakhir setelah acara (post-event) terdapat kegiatan rapat evaluasi bagi para panitia acara. Kata Kunci: acara, persiapan, pelaksanaan, online, webinar
Proses Kerjasama Sponsorship Pada Event Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021 Kusuma Wijayaningsih; Djuni Akbar
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 11 No. 01 (2022): SNRT XI TAHUN 2022
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Sponsorship is one of the activities that is closely related to the successful implementation of an event. Sponsorship activities are a process of selling sponsorship packages to companies or organizations that have the potential to become sponsors in an event. This study aims to examine the sponsorship cooperation process at the 2021 Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) event and the obstacles faced by the sponsorship division in selling sponsorship packages to companies or organizations. The methods used in this study were interviews and observations. The results showed that the sponsorship cooperation process at the Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021 event was carried out through three (3) stages, namely, the preparation, implementation, and evaluation stages. The obstacles faced by sponsorship are convincing companies or organizations to become sponsors in the Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI- DE) 2021. The whole process is carried out properly and effectively so that the sponsor and organizer of the event can carry out their obligations and receive rights in accordance with the agreed cooperation agreement. Keywords: cooperation, sponsorship, event, trade expo Indonesia-digital edition. ABSTRAK Sponsorship menjadi salah satu kegiatan yang erat kaitannya dengan kesuksesan pelaksanaan sebuah event. Kegiatan sponsorship merupakan sebuah proses penjualan paket sponsor kepada perusahaan atau organisasi yang memiliki potensi untuk menjadi sponsor dalam sebuah acara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses kerja sama sponsorship pada penyelenggaraan event Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021 dan kendala-kendala yang dihadapi divisi sponsorship dalam penjualan paket sponsor kepada perusahaan atau organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja sama sponsorship pada event Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021 dilakukan melalui tiga (3) tahap yaitu, tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kendala-kendala yang dihadapi oleh sponsorship adalah meyakinkan perusahaan atau organisasi untuk menjadi sponsor dalam event Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021. Keseluruhan proses dilakukan dengan baik dan efektif sehingga pihak sponsor dan penyelenggara acara dapat melaksanakan kewajiban dan menerima hak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati. Kata kunci: kerjasama, sponsorship, event, trade expo Indonesia-digital edition.

Page 6 of 24 | Total Record : 238