cover
Contact Name
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology
Contact Email
concrete@unitomo.ac.id
Phone
+6281335675889
Journal Mail Official
concrete@unitomo.ac.id
Editorial Address
Jalan Semolowaru no. 84 Surabaya, 60283
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technolog
ISSN : -     EISSN : 30250390     DOI : -
Core Subject :
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of civil engineering are welcome, which includes, but is not limited to: -Building Materials and Structures -Coastal and Harbor Engineering -Constructions Technology -Constructions Economy and Management -Earthquake Engineering -Environmental Engineering -Renovation of Buildings -Geotechnical Engineering -Highway Engineering -Hydraulic and Hydraulic Structures -Road and Bridge Engineering -Structural Engineering -Surveying and Geo-Spatial Engineering -Transportation Engineering -Tunnel Engineering -Urban Engineering and Economy -Water Resources Engineering -Urban Drainage
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Perbandingan Perbaikan Tanah Lunak Menggunakan Metode Preloading, Metode Vacuum Preloading, Dan Dikombinasikan Dengan Pemodelan Aplikasi Plaxis 2D: Comparison of Soft Soil Repair Using the Preloading Method, Vacuum Preloading Method, and Combined with 2D Plaxis Application Modeling Adinda Alif Mukti; Nur Andajani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 01: April 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i01.10161

Abstract

Proyek Jalan Tol Semarang – Demak sangat penting untuk menangani peningkatan jumlah volume kendaraan. Proyek tersebut dilakukan penyelidikan tanah dan didapatkan bahwa tanah tersebut dominan oleh tanah lunak. Kondisi tanah di Semarang mengalami penurunan sebesar 9 cm pada tahun 2023. Dengan adanya kondisi tersebut, perlu diadakannya perbaikan tanah. Perbaikan tanah dapat dilakukan dengan beberapa metode seperti metode preloading dan metode vacuum preloading. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan penurunan tanah dan waktu konsolidasi tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tanah dengan waktu pemampatan pada derajat konsolidasi 90% yang dilakukan dengan metode preloading menghasilkan 4,107 meter selama 9778 hari. Sedangkan dalam metode vacuum preloading menghasilkan 2,147 meter selama 137 hari. Pada pemodelan aplikasi plaxis 2D, penurunan tanah pada aplikasi plaxis 2D dengan metode preloading didapatkan sebesar 4,844 meter, sedangkan pada perhitungan manual metode preloading didapatkan sebesar 4,107 meter. Selisih perbandingkan penurunan tanah antara plaxis 2D dan perhitungan manual sebesar 15,08%.
PEGARUH PENGGUNAAN LIMBAH GRANIT SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR UNTUK CAMPURAN BETON: THE EFFECT OF USING GRANITE WASTE AS A SUBSTITUTE FOR COARSE AGGREGATE IN CONCRETE MIXTURES Alessandro Julio G Jorni; Safrin Zuraidah; K. Budi Hastono
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10512

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisa penggunaan limbah granit sebagai substitusi agregat kasar untuk dapat menghasilkan nilai yang optimum yang menghasilkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton maksimum. Adapun variasi persentase limbah granit dalam penelitian ini yaitu 9%, 11% dan 13% dari berat agregat kasar. Penelitian ini mengacu pada desain campuran SNI 03-2834-2000, dengan mutu beton f’c = 25 MPa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Benda uji beton berbentuk silinder diameter 15 cm tinggi 30 cm dengan jumlah benda uji sebanyak 36 buah untuk uji kuat tekan dan benda uji porositas berbentuk silinder dengan diameter 5 cm dan tinggi 10 cm sebanyak 12 buah. Hasil penelitian menunjukkan Substitusi agregat kasar dengan limbah granit pada kadar 9%, 11%, dan 13% terbukti menurunkan kuat tekan beton jika dibandingkan dengan beton normal. Meskipun demikian, nilai kuat tekan optimum pada beton yang menggunakan limbah granit 11% di umur 28 hari 23,01 MPa . Dari seluruh hasil pengujian, tidak ada campuran dengan limbah granit yang melampaui kekuatan beton normal.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH TALI STRAPPING UNTUK PEMBUATAN BETON FIBER DITINJAU TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH: THE EFFECT OF ADDING STRAPPING WASTE TO FIBER CONCRETE ON COMPRESSIVE STRENGTH AND TENSILE STRENGTH Yulianus Raheng; Safrin Zuraidah; K. Budi Hastono
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10515

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa pengaruh penambahan limbah tali strapping untuk mendapatkan nilai komposisi yang optimum yang menghasilkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton maksimal pada umur 28 hari. Adapun variasi persentase Limbah Tali Strapping yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0%, 6%, 8%, dan 10% dari berat semen, Metode penelitian eksperimental dengan menggunakan benda uji silinder 150 x 300 mm sebanyak 48 benda uji untuk uji kuat tekan dan uji kuat tarik belah beton. Penambahan limbah tali strapping pada campuran beton memberikan pengaruh yang berlawanan: meningkatkan kuat tekan namun menurunkan kuat tarik belah. Limbah tali strapping terbukti secara signifikan meningkatkan kuat tekan beton. Peningkatan optimum sebesar 33,2% dicapai pada variasi 10%, dengan nilai kuat tekan naik dari 17,54 MPa (beton normal) menjadi 23,38 MPa. Akan tetapi, penambahan yang sama justru mengakibatkan penurunan pada kekuatan tarik belah. Penurunan sebesar 2,8% teramati pada variasi 6%, di mana kuat tariknya turun dari 3,20 MPa menjadi 2,75 MPa.
PEMANFAATAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA BETON: UTILIZATION OF COCONUT SHELL WASTE AS A SUBSTITUTE FOR COARSE AGGREGATE IN CONCRETE Rafael Alvianto Gunawan Terang; Safrin Zuraidah; K. Budi Hastono
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi limbah tempurung kelapa sebagai agregat kasar terhadap kuat tekan beton. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknologi Beton Universitas Dr. Soetomo Surabaya dengan menggunakan benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi substitusi tempurung kelapa adalah 0%, 4%, 8%, dan 12% dari berat agregat kasar, serta menggunakan dua nilai Faktor Air Semen (FAS), yaitu 0,5 dan 0,6. Mutu beton yang direncanakan adalah f′c = 25 MPa mengacu pada SNI 03-2834-2000. Hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari menunjukkan bahwa peningkatan persentase substitusi tempurung kelapa cenderung menurunkan kuat tekan beton. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada beton tanpa substitusi (0%), yaitu 23,86 MPa untuk FAS 0,5 dan 23,58 MPa untuk FAS 0,6. Seluruh variasi substitusi tidak mampu mencapai target kuat tekan 25 MPa. Selain itu, beton dengan FAS 0,5 secara umum menunjukkan kuat tekan lebih tinggi dibandingkan FAS 0,6 pada semua variasi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah tempurung kelapa sebagai substitusi agregat kasar menurunkan kuat tekan beton, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan komposisi atau perlakuan yang dapat mempertahankan atau meningkatkan mutu beton.
PEMANFAATAN SERBUK DARI LIMBAH CANGKANG TELUR UNTUK SUBSTITUSI SEMEN PADA MORTAR: USE OF EGG SHELL WASTE POWDER AS A SUBSTITUTE FOR CEMENT IN MORTAR Alan Putra Hatu; Safrin Zuraidah; Bambang Sujatmiko
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10527

Abstract

Mortar merupakan campuran semen, pasir, dan air dengan presentase yang bervariasi. Sebagai bahan pengikat, mortar harus mempunyai konsisten/kekentalan yang standart. Konsisten mortar ini nantinya akan membantu menentukan kekuatan mortar (spesi atau dinding yang plaster), sehingga diharapkan mortar tidak rusak akibat gaya tekan yang ditimbulkan oleh beban kerja. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui penggunaan limbah cangkang telur sebagai substitusi semen tehadap berat volume dan kuat tekan mortar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang ditinjau terhadap kuat tekan mortar, dengan variasi serbuk cangkang telur 0%, 3%, 6% dan 9% dari berat semen, cetakan yang akan digunakan untuk membuat benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 10 cm x 20 cm, dengan jumlah benda uji sebanyak 36 buah, untuk pengujian kuat tekan akan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil penelitian yang dilakukan, pada mortar umur 28 hari kaut tekan mortar mengalami penurunan seiring dengan penambahan serbuk cangkang telur. Pada campuran tanpa serbuk cangkang telur (0%), nilai kuat tekan sebesar 12,95 MPa, Pada Penambahan serbuk cangkang telur dengan variasi 3% mengalami penurunan sebesar 13,13% dengan nilai kuat tekan sebesar 11,25 MPa, Pada Penambahan serbuk cangkang telur dengan variasi 6% mengalami penurunan sebesar 22,99% dengan nilai kuat tekan sebesar 9,97 MPa, Dan pada Penambahan serbuk cangkang telur variasi 9% mengalami penurunan sebesar 32,85% dengan nilai kuat tekan sebesar 8,70 MPa dari mortar normal.
ANALISA PRODUKTIVITAS EXCAVATOR DAN DUMPTRUCK GUNA MENDUKUNG PEMELIHARAAN BENDUNGAN DENGAN METODE EFISIENSI KERJA ((STUDI KASUS: BENDUNG TINGGAR BUNTUT BANGSAL KABUPATEN MOJOKERTO): ANALYSIS OF EXCAVATOR AND DUMPTRUCK PRODUCTIVITY TO SUPPORT DAM MAINTENANCE USING WORK EFFICIENCY METHODS (CASE STUDY: TINGGAR BUNTUT BANGSAL DAM, MOJOKERTO REGENCY) Septian Aji Nugraha; Rizki astri apriliani; Wisnu abiarto
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10907

Abstract

Excavator dan Dumptruck dalam mendukung Pemeliharaan Bendung Tinggar Buntut, Bangsal, Kabupaten Mojokerto, dengan metode efisiensi kerja. Masalah utama yang diangkat adalah kurangnya efektivitas penggunaan alat berat yang dapat menyebabkan rendahnya produktivitas, keterlambatan proyek, dan peningkatan biaya. Tujuan penelitian ini meliputi : 1 Menghitung waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tanah di Bendung Tinggar Buntut Bangsal, Kabupaten Mojokerto. 2 Menghitung Produktivitas Excavator dan Dump truck pada pekerjaan tersebut. 3 Menganalisis efisiensi kerja alat berat di lokasi studi. Berdasarkan analisis, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tanah adalah 9 hari dengan 1 excavator dan 5 hari dengan 2 excavator. Produktivitas rata-rata excavator adalah 5.78 m³/jam (kapasitas bucket 0.5 m³, bucket fill factor 90%, waktu siklus 0.3 menit) , sedangkan dumptruck memiliki produktivitas rata-rata 14.57 m³/jam (kapasitas bak 6 m³, 1 unit, waktu siklus 30 detik). Produktivitas dipengaruhi oleh koordinasi antara alat muat dan alat angkut serta kondisi medan. Penggunaan 2 unit excavator terbukti lebih efektif dengan biaya Rp 30.991.000,00 untuk 5 hari kerja, dibandingkan dengan 1 unit excavator seharga Rp 30.535.250,00 untuk 9 hari kerja.
TRIP DISTRIBUSI PENUMPANG ANGKUTAN BUS DALAM KOTA SURABAYA RUTE TERMINAL PURABAYA – JMP VIA PASAR TURI SETELAH BEROPERASINYA SUROBOYO BUS: PASSENGER DISTRIBUTION TRIP FOR BUS TRANSPORTATION IN SURABAYA CITY ROUTE PURABAYA TERMINAL – JMP VIA PASAR TURI AFTER THE OPERATION OF SUROBOYO BUS R Endro Wibisono; Laila Gupita
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10923

Abstract

Perencanaan transportasi adalah suatu proses yang bertujuan untuk mengembangkan sistem transportasi yang memungkinkan manusia dan barang bergerak atau berpindah tempat. Tujuan dasar perencana transportasi adalah memperkirakan jumlah serta lokasi kebutuhan pada masa mendatang atau pada tahun rencana yang akan digunakan untuk berbagai kebijakan investasi perencanaan transportasi (Wakkary Zadke Marcell, 2022). Surabaya merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang dikenal dengan kota metropolitan. Pasca beroperasinya Suroboyo Bus, bus kota mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan harga, fasilitas, dan pelayanan yang diberikan Suroboyo Bus lebih menguntungkan dari yang diberikan oleh bus kota. Dalam perencanaan dan pemodelan transportasi, perlu adanya Trip Distribution tanpa batasan (Unconstrained) untuk menganalisa perencanaan distribusi perjalanan yang dilakukan oleh penumpang Bus Kota Rute Terminal Purabaya – JMP via Pasar Turi agar dapat menampung volume kapasitas kendaraan pada beberapa tahun kedepan. Trip distribution merupakan salah satu model sintesis transportasi yang dapat dikembangkan menjadi model gravity sebagai model untuk suatu konsep perencanaan transportasi di daerah tanpa adanya keterbatasann waktu dan biaya. Trip distribution ini menghasilkan Matriks Asal dan Tujuan (MAT) untuk tiap maksud perjalanan sebagai fungsi atribut sistem kegiatan (bangkitan dan tarikan) dan atribut jaringan (waktu perjalanan interzona), dengan ukuran hambatan perjalanan (waktu perjalanan dan generalized cost) antara dua zona (McNally, 2000). Surveyor melakukan survei dinamis dengan pengambilan data sebaran perjalanan penumpang untuk mengetahui dan mencatat data yang dibutuhkan dalam penelitian. Survei dilakukan di Bus Kota Koridor F dengan rute Terminal Purabaya – JMP via Pasar Turi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Sehingga dengan data yang didapat dilakukan analisis yang disesuaikan dengan rumus analisis (Gravity Model) tanpa batasan (unconstrained). Hasil kalibrasi faktor R^2 terhadap parameter hambatan fungsi pangkat atau power terpilih adalah parameter waktu. Hasil nilai SSE terkecil yaitu SSE Fungsi Power dengan nilai 9.573,73. Nilai SSE terkecil dituliskan rumus perhitungan pemodelan distribusi perjalanan
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DI JALAN RAYA SAMBIKEREP SURABAYA MENGGUNAKAN SIMULASI EPA SWMM 5.1 (ENVIRONMENTAL PROTECTION AGENCY STORM WATER MANAGEMENT MODEL): THE PLANNING OF DRAINAGE CHANNELS ON THE SAMBIKEREP HIGHWAY IN SURABAYA USING EPA SWMM 5.1 SIMULATION (ENVIRONMENTAL PROTECTION AGENCY STORM WATER MANAGEMENT MODEL) Raihan Ahmad Zain; Bambang Sujatmiko; Dayat Indri Yuliastuti
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10953

Abstract

Banjir merupakan kondisi di mana air tidak tertampung saluran pembuang atau alirannya tersendat, sehingga meluap dan menggenangi daerah sekitarnya. Suatu lokasi di Surabaya yang kerap mengalami banjir adalah Jl. Raya Sambikerep. Adanya banjir pada beberapa titik disebabkan oleh curah hujan tinggi dan kapasitas saluran yang tidak sanggup menampung debit air hujan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi saluran berdasarkan hasil simulasi, mengetahui debit rencana periode kala ulang 2 dan 5 tahun, serta merencanakan dimensi saluran yang sanggup menampung debit hujan rencana. Jenis penelitian yang dipakai merupakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif, karena memerlukan perhitungan data serta penjabaran pada setiap data tersebut. Untuk simulasi banjir menggunakan program EPA SWMM 5.1. Berdasarkan hasil simulasi, kondisi saluran eksisting mengalami genangan pada 5 titik (periode kala ulang 2 tahun) dan 6 titik (periode kala ulang 5 tahun). Diperoleh debit hujan rencana sebesar 4,04 m3/detik pada kala ulang 2 tahun, dan 5,34 m3/detik pada kala ulang 5 tahun. Didapatkan dimensi saluran yang sanggup menampung debit hujan rencana periode kala ulang 2 dan 5 tahun adalah 1,50 x 1,50 m.
EVALUASI DAN STRATEGI PERBAIKAN JARINGAN IRIGASI DAERAH NGUDIKAN KIRI MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS: JARINGAN IRIGASI NGUDIKAN KIRI KABUPATEN NGANJUK) : EVALUATION AND IMPROVEMENT STRATEGIES FOR THE NGUDIKAN KIRI IRRIGATION NETWORK USING THE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS METHOD (CASE STUDY: NGUDIKAN KIRI IRRIGATION NETWORK IN NGANJUK REGENCY) Egha Stevania; Bambang Sujatmiko; Dayat Indri Yuliatuti
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10970

Abstract

Irigasi yang efisien sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Nganjuk, di mana sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja jaringan irigasi Ngudikan Kiri seluas 645 hektar yang belum berfungsi secara optimal, dengan menggunakan teori KP-01 tahun 2013 dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) menurut teori Saaty. Data dikumpulkan melalui penyelidikan lapangan, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis Water Balance menunjukkan defisit air tertinggi pada musim tanam padi mencapai 7,58 m³/detik pada bulan Mei I, sedangkan pada masa tanam palawija defisit maksimum sebesar 1,56 m³/detik terjadi pada November I. Analisis AHP mengungkapkan bahwa kriteria dukungan sosial memiliki bobot tertinggi sebesar 0,23, dengan prioritas utama pada rehabilitasi saluran (0,24), diikuti irigasi berjadwal (0,23) dan pintu air terukur (0,20). Studi ini menegaskan perlunya perbaikan pengelolaan irigasi melalui peningkatan infrastruktur dan pengaturan distribusi air yang lebih efisien agar sistem irigasi berfungsi optimal dan mendukung produktivitas pertanian yang berkelanjutan.
PENGARUH KARAKTERISTIK HALTE DAN PERMUKAAN JALAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL BUS TRANS JATIM KORIDOR 1: THE EFFECT OF BUS STOP AND ROAD SURFACE CHARACTERISTICS ON IMPROVING THE OPERATIONAL PERFORMANCE OF TRANS JATIM BUSES IN CORRIDOR 1 Mutiara Ramadhanti; Rudy Santosa; Sekar Ayu Kuncaravita
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10976

Abstract

Kinerja transportasi yang baik sangat penting dalam mewujudkan sistem mobilitas kota yang aman, nyaman, terjangkau, dan berkelanjutan. Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas dan permasalahan kemacetan di kawasan perkotaan, transportasi umum seperti Bus Trans Jatim hadir sebagai solusi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik halte dan permukaan jalan terhadap kinerja operasional Bus Trans Jatim Koridor 1, menganalisis kesenjangan antara harapan dan kenyataan pelayanan berdasarkan persepsi pengguna dan juga menganalisis indikator kinerja seperti nilai load factor, headway, kecepatan dan waktu tempuh sesuai peraturan Permenhun RI No. PM 29 Tahun 2015. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna aktif Bus Trans Jatim Koridor 1. Metode yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel, serta Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi prioritas perbaikan layanan dan juga Perhitungan Deskriptif untuk menghitung dari nilai dari item kinerja. Kombinasi metode SEM dan IPA dalam penelitian ini memberikan gambaran yang saling menguatkan, di mana hasil statistik mendukung analisis lapangan yang bersifat praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik karakteristik halte maupun permukaan jalan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja operasional bus. Semakin baik kualitas halte dan kondisi jalan yang dilalui, semakin meningkat pula kelancaran dan kenyamanan layanan yang dirasakan penumpang. Melalui analisis IPA, ditemukan bahwa terdapat beberapa aspek pelayanan yang masih berada di bawah harapan pengguna, terutama dalam hal ketepatan waktu, durasi perjalanan, dan kenyamanan akibat kondisi jalan yang tidak rata. Dengan perhitungan deskriptif ditemukan bahwa nilai load factor belum memenuhi standar dibandingkan dengan headway, kecepatan dan waku tempuh yang sudah memenuhi standar.