cover
Contact Name
Surjani Wonorahardjo
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jct.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang, No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya
ISSN : 25496565     EISSN : 25496573     DOI : 10.17966
Core Subject : Science,
JC-T (Journal Cis-Trans) : jurnal kimia dan terapannya is published by Universitas Negeri Malang, Faculty of Mathematics and Science, Chemistry Department.
Articles 101 Documents
Eco-friendly Packaging: Inovasi Edible Film dari Bahan Pati Singkong dengan Penambahan Plasticizer Gliserol Dela Puspita Sari; Fathimah Thohirotunnisa; Rifa Fatihatun Nasywa; Ridwan Joharmawan
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i22025p010

Abstract

Penggunaan plastik konvensional sebagai kemasan pangan menimbulkan masalah lingkungan sehingga diperlukan alternatif biodegradable, salah satunya edible film berbasis pati singkong. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gliserol terhadap sifat fisik dan mekanik edible film serta mengevaluasi efektivitasnya sebagai kemasan pangan sederhana. Metode meliputi pembuatan film dengan teknik casting, uji kelarutan dan biodegradasi, aplikasi pengemasan, serta sosialisasi kepada masyarakat melalui pretest–posttest pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil menunjukkan gliserol meningkatkan fleksibilitas namun menurunkan kekuatan tarik dan ketahanan terhadap kelembapan. Edible film efektif mengemas gula, kopi, dan permen serta terdegradasi dalam 5–7 hari. Sosialisasi terbukti meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ramah lingkungan masyarakat. Temuan ini memperkuat potensi edible film sebagai alternatif kemasan berkelanjutan.
Ekstraksi Senyawa Santon dari Kulit Buah Manggis(Garcinia mangostana L.) Nafilah Fitri Ramadhanti; Kholifatu Rosyidah; Sunardi Sunardi
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i12024p001

Abstract

Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah salah satu jenis buah yang sudah dikenal luas oleh masyarakat umum sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat. Kandungan utama pada kulit buah manggis yaitu senyawa santon yang memiliki efek farmakologi. Penelitian ini melakukan ekstraksi dan identifikasi senyawa santon dari kulit buah manggis. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan variasi perbandingan jumlah pelarut etanol 96%. Ekstrak selanjutnya dipartisi dengan n-heksana dan dilakukan uji KLT pada fraksi etanol. Identifikasi senyawa pada fraksi etanol dilakukan menggunakan analisis GC-MS. Hasil penelitian mendapatkan data rendemen yang diperoleh dari perbandingan ekstrak : pelarut (1:10) sebesar 13,17% (b/b); 1:6 (b/v) sebesar 12,12% (b/b); dan 1:4 (b/v) sebesar 9,21% (b/b). Uji KLT pada fraksi etanol menunjukkan adanya warna kuning yang mengindikasikan senyawa santon. Analisis GC-MS fraksi etanol pada perbandingan 1:10 (b/v) terdiri atas 6 senyawa, 2 (dua) diantaranya merupakan senyawa turunan santon yaitu 8-deoksigartanin dan 9-hidroksikalabasanton.
Karakteristik Senyawa Flavonoid untuk Antidiabetes Secara In Silico: Reviu Alfiyah Nur Fadhilah; Asep Kadarohman
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i12024p008

Abstract

Jumlah penderita diabetes yang semakin meningkat menarik perhatian para peneliti untuk menemukan alternatif obat antidiabetes yang lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping. Pemanfaatan senyawa metabolit sekunder dari bahan alam seperti flavonoid sebagai antidiabetes memiliki potensi yang besar sebagai alternatif pengobatan karena senyawa yang diperoleh dari bahan alam memiliki efek samping yang lebih rendah dibandingkan obat sintetis. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui karakteristik senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antidiabetes dari analisis in silico. Artikel ditulis dengan tahapan penelusuran pustaka dengan menggunakan mesin pencari (search engine) berupa ScienceDirect, Pubmed dan Google Scholar, dengan kata kunci “Flavonoid Antidiabetes in Silico” dalam rentang publikasi 10 tahun diatas 2014 (2014-2024) dan 10 tahun dibawah 2014 (2014-2000). Hasil dari pengolahan data diketahui bahwa karakteristik senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antidiabetes adalah senyawa flavonoid yang memiliki substituen OH yang banyak baik pada cincin A maupun B.
Sintesis dan Karakterisasi Nanopartikel Magnetit (Fe3O4) Menggunakan Metode Kopresipitasi Oktavia Rahmi Wulandari; Amanda Natania Gracia; Yuneta Yuneta; Tina Sugiyani; Yuni Damayanti Nainggolan; Marsya Imelya; Miranti Maya Sylvani; Siti Unvaresi Misonia Beladona; Riandy Putra
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i12024p021

Abstract

Nanopartikel magnetit merupakan salah satu mineral besi oksida dengan sifat magnet paling kuat di alam dan struktur kristal spinel berbentuk kubus. Nanopartikel ini termasuk kedalam material magnetik yang memiliki satu domain magnetik (single domain). Penelitian ini menggunakan metode kopresipitasi untuk mensintesis nanopartikel Fe3O4 dari bahan baku prekursor FeSO4.7H2O dan FeCl3.6H2O, dan NaOH sebagai zat pengendap. Karakterisasi hasil sintesis yang dilakukan menggunakan XRD dan SEM untuk mengetahui struktur kristalinitas dan morfologi dari nanopartikel Fe3O4. Berdasarkan hasil analisis XRD ukuran kristalit nanopartikel Fe3O4 yang diperoleh dari persamaan Debye-Scherer sebesar 55,39 nm dengan kristalinitas sebesar 27,10%. Sedangkan hasil analisis SEM menunjukkan bahwa nanopartikel Fe3O4 memiliki morfologi yang kasar dan teratur dengan rata-rata distribusi ukuran partikel sebesar ± 35,2 nm. Nanopartikel Fe3O4 memiliki permukaan yang berpori-pori karena terdapat celah dan rongga pada partikel-partikelnya.
Kadar Total Fenolik dan Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Etanol Daun Kakao (Theobroma cacao L.) Haiyul Fadhli; Vina Dea Septi Anggreini; Sri Ainun
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i12024p027

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) kaya akan senyawa fenolik dan flavonoid yang bertindak sebagai antioksidan alami. Penelitian ini difokuskan pada analisis kadar total fenolik dan aktivitas antioksidan dalam ekstrak etanol daun kakao. Daun kakao diekstraksi menggunakan etanol, kemudian kadar total fenoliknya diukur dengan metode kolorimetri Folin-Ciocalteu. Aktivitas antioksidannya diuji menggunakan metode DPPH dan dibandingkan dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kakao mengandung 69,608 ± 1,699 mg GAE/g total fenolik dan memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC50 sebesar 35,647 µg/mL.
Sintesis Material Fotokatalis Seng Oksida –Silika Abu Tongkol Jagung (ZnO-SiO2) dengan Metode Kopresipitasi dan Karakterisasinya Fadilla Nur Alifya Rahmadani; Ilma Fadlilah; Theresia Evila Purwanti Sri Rahayu
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i12024p033

Abstract

Pengolahan limbah secara kimiawi merupakan salah satu metode pengolahan yang memiliki banyak kelebihan, salah satunya fotodegradasi. Fotodegradasi adalah metode pengolahan limbah yang memanfaaatkan foton sebagai sumber energi. Seng Oksida (ZnO) dikenal sebagai material semikonduktor dengan sifat fotokatalitik yang baik dan non toksik yang sering digunakan untuk mempercepat proses fotodegradasi. Sifat ZnO yang mengalami aglomerasi saat sintesis serta rekombinasi elektron yang sangat cepat dapat berpengaruh terhadap efektivitas ZnO. Silika merupakan material berpori yang baik digunakan sebagai material pendukung ZnO karena dapat mencegah aglomerasi dan menurunkan kecepatan rekombinasi elektron. Pada penelitian ini ZnO-SiO2 disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan prekursor Zn(NO3)2.6H2O dan abu tongkol jagung sebagi sumber silika dan variasi massa silika abu tongkol jagung yaitu (0,25; 0,5; 0,75) gram. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ZnO-SiO2 0,5 gram memiliki morofologi permukaan dengan distribusi yang paling seragam, ukuran partikel paling kecil yaitu 124,73 nm, dan memiliki fasa kristalin willemite hexagonal.
Pemanfaatan Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca) sebagai Bahan Baku Alternatif Pembuatan Tisu Ramah Lingkungan Rama Al Azmi Zega Zega; Hazilah Fakhraini; Zona Octarya; Fahira Purnama Sari
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i12025p016

Abstract

Perkembangan industri kertas dan tisu di Indonesia meningkatkan penggunaan kayu sebagai bahan baku yang berdampak pada kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan. Pemanfaatan limbah kulit pisang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 12, 13, dan 15 melalui pengelolaan limbah berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi kulit pisang kepok (Musa paradisiaca) sebagai bahan baku alternatif pembuatan tisu menggunakan metode organosolv berbantuan microwave dengan konsentrasi pelarut 10% dan waktu pemasakan 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan kadar pulp sebesar 75,45% pada kondisi optimum. Tisu yang dihasilkan memiliki permukaan bersih, lembut, tidak berlubang, tidak mudah luntur, daya hancur 60 detik, dan daya serap 30 mm. Limbah kulit pisang kepok berpotensi digunakan sebagai pengganti kayu dalam pembuatan tisu dengan kualitas daya serap dan daya hancur yang baik.
Development of an Eco-Friendly Mosquito Repellent Lotion from Robusta Coffee Grounds Waste (Coffea Canephora) Hazilah Fakhraini; Fahira Purnama Sari; Rama Al Azmi Zega
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v10i12026p001

Abstract

This study aimed to utilize robusta coffee grounds waste from coffee shops in Tampan District as a raw material for an eco-friendly mosquito-repellent lotion. Approximately 20 coffee shops generate coffee grounds waste that is not optimally managed, with each shop producing around 20 kg per month. Robusta coffee grounds still contain secondary metabolites with potential repellent activity. Extraction was performed using the maceration method, and bioactive compounds were identified by phytochemical screening. The results showed that the ethanol extract of robusta coffee grounds (Coffea canephora) contained alkaloids, flavonoids, saponins, phenolics, tannins, and terpenoids. The extract was formulated into lotion preparations containing 2% and 4% extract concentrations. Both formulations were homogeneous, had a pH of 7.4, caused no skin irritation, and remained stable for three days at room temperature. Physical quality evaluations, including homogeneity, pH, adhesion, spreadability, organoleptic, and irritation tests, met the required standards. Effectiveness testing against Culex quinquefasciatus mosquitoes showed that consentration 2% was more effective than consentration  4%, with the first mosquito landing occurring at 49 minutes for consentration 4% and 7 minutes for consentration 2%. These findings indicate that robusta coffee grounds have potential as an eco-friendly mosquito-repellent lotion.
Karakterisasi Sifat Fisiko-Kimia Biochar Tongkol Jagung (Zea mays L.) yang Dikombinasikan dengan Pupuk NPK Phonska Plus meyla paputungan; Astin Lukum; Deasy Natalia Botutihe; Wiwin Rewini Kunusa; Erni Mohamad
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i22025p018

Abstract

Biochar merupakan material karbon hasil pirolisis biomassa yang memiliki potensi sebagai pembenah tanah dan media penyimpan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisik dan kimia biochar tongkol jagung (Zea mays L.) yang dikombinasikan dengan pupuk NPK Phonska Plus. Biochar diperoleh melalui proses pirolisis tongkol jagung menggunakan metode retort, kemudian dicampurkan dengan pupuk NPK Phonska Plus pada rasio tertentu dan dikarakterisasi. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, kadar abu, luas permukaan spesifik, volume pori, pH, kandungan nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), magnesium (Mg), serta gugus fungsi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa biochar-NPK Phonska Plus memiliki kadar air sebesar 10,51%, kadar abu 12,66%, luas permukaan spesifik 1,82 m²/g, volume pori 0,01 cc/g, dan pH 6,60. Analisis unsur hara menunjukkan kandungan N sebesar 1,91%, P sebesar 0,33%, K sebesar 2,60%, dan Mg sebesar 0,88%. Spektrum FTIR menunjukkan keberadaan gugus C=O, C–O/P–O, serta gugus fosfat yang mengindikasikan keberadaan senyawa organik dan mineral anorganik pada material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar tongkol jagung yang dikombinasikan dengan pupuk NPK Phonska Plus memiliki karakteristik fisiko-kimia yang berpotensi mendukung pemanfaatannya sebagai bahan pembenah tanah dan penyedia unsur hara bagi tanaman.
Effectiveness of Coconut Coir Hydrochar as a Biomass Adsorbent for Enrofloxacin Removal Sheli Juwati Anggreni; Muchammad Tamyiz
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v10i12026p034

Abstract

Antibiotic pollution, specifically enrofloxacin (ENR) in aquatic environments is a concern due to its potential to drive antimicrobial resistance. This study aimed to evaluate the performance of a hydrochar (HC), derived from coconut coir, as an ENR adsorbent in a batch system. Experiments were conducted by varying pH (3–11), initial ENR concentration (5–20 mg/L), adsorbent dosage (1–2.5 g/L), water matrix type (distilled water, rainwater, tap water, and river water), and contact time. The results showed the highest ENR removal efficiency at pH 3, an adsorbent dosage of 2.5 g/L, an initial ENR concentration of 1 mg/L, and in a river water matrix. Kinetic analysis revealed that the adsorption process followed a pseudo-second-order model with a coefficient of determination (R²) of 0.984, indicating the dominance of a chemisorption mechanism. The hydrochar shows potential as an eco-friendly adsorbent for treating antibiotic-contaminated wastewater.

Page 9 of 11 | Total Record : 101