cover
Contact Name
Shita Dewi
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkki.fk@ugm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia
ISSN : 2089 2624     EISSN : 2620 4703     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 436 Documents
Pencapaian Target Angka Kematian Neonatus dan Bayi dalam Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Langkah Strategis Selanjutnya Ikawati, Bina; Ramadhani, Tri
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.68782

Abstract

Peningkatan status Kesehatan ibu dan anak adalah satu dari lima indikator prioritas pembangunan kesehatan 2020-2024 Indonesia. Kesehatan anak dapat diukur dari indikator kematian neonatal, bayi, dan balita. Target Angka Kematian Neonatus (AKN) tahun 2024 adalah di bawah 10 dan untuk Angka Kematian Bayi (AKB) dibawah 16 per 1000 kelahiran. Tulisan ini bertujuan menggambarkan pencapaian target AKN dan AKB dalam program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan upaya program apa yang telah dilakukan antara tahun 2017 sampai 2019. Studi evaluasi dilakukan dengan menganalisis data sekunder dari Profil Kesehatan Indonesia dan data-data lain berkenaan dengan kegiatan program KIA serta data dari DaSK (Dashboard Sistem Kesehatan Nasional dan Provinsi).  Hasil menunjukkan tahun 2019 berdasarkan data dari bank dunia  AKN 12,2; AKB 20,2 per 1000 kelahiran hidup. Upaya kesehatan untuk wilayah timur Indonesia harus ditingkatkan dalam hal penguatan SDM kesehatan, ketersediaan sediaan farmasi, sarana produksi dan distribusi di Indonesia, pelaksanaan program KIA dan pemberdayaan masyarakat.  
Determinan Partisipasi Kader dalam Pelayanan Posyandu saat Pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Semarang Aina, Sitta Nur; Sriatmi, Ayun; Kusumastuti, Wulan
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.69038

Abstract

Posyandu merupakan sistem layanan kesehatan masyarakat guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Keberhasilan pelaksanaan Posyandu sangat bergantung pada peranan kader. Pada pelaksanaannya di Kabupaten Semarang, partisipasi kader dalam pelayanan Posyandu tidak berjalan secara optimal selama terjadi pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan cakupan penimbangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi kader dalam pelayanan Posyandu saat pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan teknik angket dengan  metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kader Posyandu di 4 Puskesmas Kabupaten Semarang (Ambarawa, Bawen, Dadapayam, dan Lerep). Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 105 kader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara dukungan struktur masyarakat (p=0,001), dukungan sarana (p=0,001), pengetahuan (p=0,016), dan kemauan (p=0,012), serta tidak terdapat pengaruh antara penghargaan (p=0,530), kebutuhan masyarakat (p=0,112), dan peran petugas kesehatan (p=0,355) masing-masing terhadap partisipasi kader dalam pelayanan Posyandu saat pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Semarang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara faktor dukungan struktur masyarakat, dukungan sarana, pengetahuan, dan kemauan dengan partisipasi kader dalam pelayanan Posyandu saat pandemi Covid-19.
Implementasi Kebijakan Pelindungan dan Pemenuhan Hak Kesehatan Penyandang Disabilitas di Kabupaten Jember Anggraeni, Novita; Sandra, Christyana; Khoiri, Abu
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.69719

Abstract

Penyandang disabilitas kerap mendapatkan perlakuan diskrimitatif seperti masih terbatasnya akses untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti, Ketua Dewan Pembina PERPENCA (Persatuan Penyandang Cacat) Kabupaten Jember menyebutkan bahwa infrastruktur dan sumber daya manusia fasilitas pelayanan kesehatan belum terdistribusi secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi pemenuhan hak kesehatan berdasarkan variabel isi kebijakan, konteks implementasi dan dampak kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Implementasi kebijakan pemenuhan hak kesehatan berupa upaya pelayanan kesehatan preventif dan promotif serta penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Jember telah disesuaikan dengan isi kebijakan dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016. Berdasarkan konteks implementasi kekuasaan kebijakan mencakup pada wilayah Kabupaten Jember. Karakteristik lembaga pelaksana sebagai yang menyediakan fasilitas dan merancang penganggaran dana, dirasa belum seluruhnya pelaksana mengetahui adanya peraturan daerah terkait. Meskipun, secara garis besar kepatuhan dan daya tanggap lembaga legislatif maupun eksekutif dalam implementasi dinilai baik oleh masyarakat. Implementasi kebijakan ini juga memberikan dampak positif maupun negatif yang dirasakan mulai dari kalangan pemerintah maupun masyarakat. Kebijakan pelindungan dan pemenuhan hak kesehatan penyandang disabilitas di Kabupaten Jember telah diimplementasikan, namun perlu dilakukan evaluasi kebijakan untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan serta pengembangan kebijakan.
Kepuasan Terhadap Layanan Aplikasi PACS Online di RS National Hospital Surabaya Yohanes, Yohanes; Lazuardi, Lutfan
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.69737

Abstract

Latar belakang: Aplikasi PACS online merupakan aplikasi yang digunakan oleh RS. National Hospital Surabaya untuk menyimpan data gambar digital Radiologi yang dapat diakses oleh internal rumah sakit dan pasien. Penerapan aplikasi PACS online di RS. National Hospital Surabaya belum maksimal dikarenakan penggunaan pasien masih 50-60%, maka dari itu perlu dilakukan penelitian tentang kepuasan layanan aplikasi PACS online di RS. National Hospital Surabaya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengambarkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan terhadap layanan aplikasi PACS online di RS. National Hospital Surabaya.Metode: Metode untuk penelitian ini menggunakan teori HOT-Fits dan merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan Mixed Method Research (KUANTITATIF dan kualitatif).Hasil: Populasi penelitian ini adalah pengguna aplikasi PACS online di RS. National Hospital, dengan jumlah sampel 133 responden yang mengisi kuesioner dan 10 responden yang diwawancarai. Hasil penelitian dengan korelasi menunjukkan ada hubungan antara kualitas sistem dengan kepuasan pengguna, kualitas informasi dengan kepuasan pengguna, kualitas layanan dengan kepuasan pengguna dan ada hubungan secara simultan kualitas layanan, kualitas informasi, dan kualitas layanan dengan kepuasan pengguna aplikasi PACS online di RS. National Hospital Surabaya.Kesimpulan: Hasil penelitian dengan analisis regresi linier berganda menunjukkan ada pengaruh secara simultan kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan dengan kepuasan pengguna aplikasi PACS online di RS. National Hospital dengan nilai sebesar 84,3%. Sedangkan sisanya (100% - 84,3% = 15,7%) dipengaruhi oleh variabel lain di luar persamaan regresi ini atau variabel yang tidak diteliti. Saran yang diberikan yaitu memonitoring dan mengevaluasi kepuasan pengguna aplikasi PACS online, mengevaluasi dan menerapkan masukkan dari pengguna aplikasi PACS online, dan pengoptimalan dukungan manajemen puncak dalam evaluasi penerapan aplikasi PACS online.
Gambaran Tingkat Kepuasan Ibu Hamil sebagai Pengguna Aplikasi ANCY-Care di Kota Yogyakarta Sari, Okky Nurlita; Widyawati, Widyawati; Lismidiati, Wiwin
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.69869

Abstract

ANCY-Care application (Anemia in Pregnancy-Care), a media that can be used by users  find information about anemia of pregnancy can be accessed with Android-based telephone. In knowing extent to which information systems or media be said succeed, End-User Computing Satisfaction (EUCS) is a method for measuring level of satisfaction of users an application system. The type of research used is descriptive method research with cross-sectional design. The sample in this study were 41 pregnant women who used the ANCY-Care application March-May 2019 in Yogyakarta City. This study used the End-User Computing Satisfaction (EUCS) model instrument that had been translated into Indonesian which had validity and reliability. This research has obtained the ethical feasibility of the research from the Ethics Committee Nursing Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Gadjah Mada University (KE/FK/1365/EC/2018). The overall level of user satisfaction is at an average value of 3.18 while the average value for each EUCS dimension is content dimension 3.12; accuracy dimensions 3.16; format dimensions 3.24; ease of use dimensions 3.20 and timeliness dimension 3.16. Users in generally satisfied in the use of the ANCY-Care application, while for user satisfaction each dimension is at the satisfied level.
Peluang dan Tantangan dalam Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia: Studi Kebijakan Arimbi, Diah; Fuady, Ahmad; Satrya, Aryana; Dewi, Arika
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.70231

Abstract

Kesuksesan penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional harus didukung oleh berbagai pihak tanpa terkecuali fasilitas kesehatan swasta. Akan tetapi di lapangan masih terdapat permasalahan terkait dengan tarif yang dianggap belum memadai bagi fasilitas kesehatan terutama fasilitas kesehatan swasta. Permasalahan lain adalah enggannya fasilitas kesehatan swasta untuk bekerjasama dengan JKN dikarenakan permasalahan tarif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peluang dan hambatan tarif bagi fasilitas kesehatan dalam jaminan kesehatan nasional di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis normatif-deskriptif. Data yang dikumpulkan yaitu menggunakan data primer dilakukan dengan wawancara mendalam baik secara online dan offline di tahun 2021. Data sekunder menggunakan studi literatur, antara lain buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan berdasarkan sebuah perikatan, masing-masing para pihak memiliki hak dan kewajiban, fasilitas kesehatan publik merupakan perintah dari PerPres No 82 tahun 2021. Hak dan kewajiban harus diimbangi dengan kualitas pelayanan, keadilan bagi para pihak dimana peserta tidak hanya di fokuskan ke askes publik saja akan tetapi berdasarkan asas manfaat yang didapatkan oleh peserta dan pelayanan kesehatan swasta. 
Upaya Rumah Sakit dalam Merespon Pandemi COVID-19 berbasis WHO SPRP 2021: Scoping Review Kristianto, Wahyu
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2022): June
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.70692

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 yang melanda di seluruh dunia turut memberikan dampak yang besar bagi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan menghadapi berbagai tantangan untuk tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan, baik pada penderita COVID-19 maupun pasien umum di Rumah Sakit.Tujuan: Mengidentifikasi upaya rumah sakit dalam menghadapi COVID-19 di dalam merespon pandemi COVID-19 berbasis WHO SPRP 2021Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan desk research serta menggunakan penelusuran dokumen dan informasi yang tersedia melalui metode scoping study. Penelusuran dilakukan dari 2 basis data jurnal daring yaitu Google Scholar dan Pubmed. Judul/abstrak hingga full text dilakukan 3 tahap skrining secara independen oleh penulis. Proses ekstraksi dan sistesis data dilakukan dari agustus-september 2021. Proses seleksi dilaporkan dengan PRIMA chart dan kemudian diekstraksi dalam format ekstraksi untuk kemudian menjelaskan gambaran umum terhadap literatur dan tema yang ditemukanHasil Penelitian: Jumlah artikel yang digunakan dalam scoping review ini berjumlah 19 artikel. Artikel-artikel ini membahas mengenai penegakan diagnosis, pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI), dan manajemen kasus terkait COVID-19. Solusi yang dipaparkan dalam artikel yang kami inklusikan adalah terkait alat diagnosis COVID-19, pemeriksaan CT-dada dapat direkomendasikan apabila pemeriksaan RT-PCR menunjukan hasil negatif pada pasien suspek COVID-19, pemeriksaan sputum dan BAL menunjukan angka positif tertinggi. Terkait PPI, peningkatan kompetensi staf melalui pelatihan, edukasi kepada seluruh staf dan pengunjung mengenai pentingnya penerapan hand hygiene dan etika bernafas, dan pemantauan rutin kesehatan staf rumah sakit dapat direkomendasikan sebagai upaya PPI di rumah sakit. Terakit manajemen kasus setiap negara memiliki caranya tersendiri dalam menangani kasus COVID-19, terdiri dari pemeriksaan fisik, wawancara awal, pemeriksaan laboratorium darah, CT-Scan dada, pemeriksaan tes swab, pemasangan oksigen, ventilasi mekanik, pemberian obat antivirus, obat penunjang gejala pernapasan, suplemen dan multivitamin.Kesimpulan: Diagnosis awal, PPI dan manajemen kasus COVID-19 merupakan hal yang perlu diidentifikasi sedini mungkin, karena dapat berdampak bagi keselamatan pasien dan staf rumah sakit dan mengakibatkan kerugian yang besar bagi rumah sakit.
Policy Analysis Reducing Under Five Stunting Children in Special Region Yogyakarta, Indonesia Siswati, Tri; Murdiati, Agnes
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2022): June
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.71795

Abstract

Yogyakarta Special Region is a provinces with a low prevalence of stunting children in Indonesia as many as 21%. Many policies support reducing stunting children effort. This study aims to analysis of policies related to reduce stunting. The method was desk review using secondary data, literature review, policy/regulation tracing related to stunting children and discussions, presentations, Focus Group Discussion (FGD), and Round Table Discussion (RTD). Causes of stunting include distal factors such as the economy, poverty, education, and well-being. Proximate factors were baby low birth weight and adolescent pregnancy. Interventions conducted with a focus target on 1000 early day life include sensitive and specific nutritional interventions. All regional organization have taken a role in combating stunting. Also regulations both internationally, nationally and regionally support the acceleration of the decline of stunting. But the specific regulations on stunting is not available. Effort to reducing stunting have been implemented but need more synergitic and integrated intervention between regional organization with Bappeda as the leading sector. 
Analisis Kebijakan Dana Desa untuk Program Desa Tanggap COVID-19 di Desa Leyangan dengan Pendekatan Segitiga Kebijakan Rohmah, Virda Inzatur; Arso, Septo Pawelas; Budiyanti, Rani Tiyas
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2022): June
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.73721

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dideklarasikan sebagai pandemi global pada tahun 2020. Pemerintah Indonesia mengambil langkah mitigasi dan menetapkan beberapa kebijakan agar penanganan COVID-19 mempunyai payung hukum yang legal. Dengan diterbitkannya Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 8 Tahun 2020, Dana Desa diprioritaskan untuk upaya penanggulangan pandemi COVID-19 melalui program Desa Tanggap COVID-19. Desa Leyangan merupakan salah satu desa dengan dengan kasus COVID-19 terbanyak di Kecamatan Ungaran Timur. Serapan dana desa untuk penanggulangan COVID-19 sudah cukup besar yaitu sebanyak 44,6% dari total keseluruhan dana desa Leyangan.  Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kebijakan pengelolaan dana desa pada Program Desa Tanggap COVID-19 di Desa Leyangan dari aspek konten, konteks, proses dan aktor kebijakan. Desain penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui indepth interview (wawancara mendalam). Penelitian dilakukan terhadap 9 responden yang terlibat dalam kebijakan dana desa. Kebijakan dana desa untuk pelaksanaan Desa Tanggap COVID-19 di Desa Leyangan belum optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu: belum terdapatnya standar pelaksanaan dan target capaian yang terukur pada kebijakan terkait; masih terdapat pemerintah desa maupun masyarakat yang kurang menerapkan protokol kesehatan; kurangnya partisipasi anggota tim Tanggap COVID-19.  Diperlukan advokasi kepada pemerintah desa membuat standar pelaksanaan program dan target capaian yang terukur, serta penetapan regulasi yang jelas dan spesifik terkait pencegahan dan penanganan COVID-19 terutama di tingkat desa sesuai dengan kondisi di Kabupaten Semarang.
Evaluasi Program Pencegahan Stunting di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuklinggau Widiati, Ilham; Ainy, Asmaripa
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2022): June
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.74101

Abstract

Puskesmas Simpang Periuk memiliki peran dalam mencegah dan menanggulangi masalah stunting di wilayah kerjanya, yaitu melalui inovasi program kesehatan Pak Camat (Pantau Kilat Calon Mama Terpadu) dan Tebu Manis (Tepung Bubur Masak Praktis). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Pak Camat dan Tebu Manis menggunakan pendekatan sistem yang terdiri dari aspek input, proses, dan output. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Informan penelitian ini berjumlah 12 orang meliputi: 1 bendahara Puskesmas, 1 pengelola program dan 4 petugas program, serta 6 peserta program yang ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pada aspek input, diperlukan tambahan sumber daya manusia untuk program Tebu Manis dan juga diperlukan penyediaan sarana dan prasarana yang diperlukan yang dapat bersumber dari dana kapitasi jaminan kesehatan nasional atau dana desa. Pelaksanaan kedua program berjalan dengan baik, meskipun promosi kepada khalayak yang lebih luas perlu ditingkatkan. Kemudian output dari kedua program tersebut telah tercapai sehingga berkontribusi dalam mencegah dan mengurangi stunting di wilayah kerja Puskesmas Simpang Periuk. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program Pak Camat dan Tebu Manis dilihat dari sisi input, proses, dan output sudah cukup optimal.