cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
jurkep.jiwa@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
jurkep.jiwa@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Nursing and Health Sciences | University of Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
ISSN : 23382090     EISSN : 26558106     DOI : 10.26714/jkj
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles 819 Documents
Efektivitas Murottal Ar- Rahman terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Keperawatan dalam Menghadapi OSCE Aris Setyawan; Kholifah Hasnah; Vita Purnamasari; Livana PH
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.27-34

Abstract

Objective Structured Clinical Examintion merupakan metode penilaian keterampilan klinik mahasiswa yang memiliki keandalan, validitas, dan objektivitas yang relatif tinggi, namun kadang menyebabkan kecemasan pada mahasiswa. Kecemasan yang dialami mahasiswa saat OSCE akan berdampak pada performa dalam melakukan demonstrasi keterampilan. Maka perlu sebuah upaya untuk mengendalikan kecemasan agar performa mahasiswa bisa maksimal saat OSCE. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan terapi murotal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas murottal Ar Rahman terhadap penurunan kecemasan mahasiswa dalam menghadapi OSCE. Penelitian ini menggunakan desain quasy-eksperimen dengan pendekatan pre-post test control group design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan tahun kedua, Jumlah responden 32 mahasiswa diambil dengan tekhnik simple random sampling. Instrumen menggunakan Anxiety Inventory Atau TAI-G yang sebelumnya telah teruji validitas dan reliabilitasnya.  Analisis data menggunakan uji parametrik T-Test. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat penurunan nilai pre post  yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p-value< 0.001 dan terdapat perbedaan yang signifikan nilai delta kelompok kontrol dan intervensi  dengan nilai p-value 0.001.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi murotal efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan  mahasiswa keperawatan dalam menghadapi ujian kususnya OSCE.
Psycheducation Affecting Family Psychomotor in Treatment of the Scizofrenia Client Hardiyati Hardiyati; Zulhaini Sartika A. Pulungan; Masnaeni Ahmad
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.8.4.2020.521-528

Abstract

Psychosis, including schizophrenia, is the most common serious mental illness affecting 1% of the population worldwide. Family support is the most important part of the schizophrenia patient care process. Family support and motivation is very useful in care and treatment. Psychoeducation is a way of providing information and education through therapeutic communication. The purpose of this study was to determine the effect of psychoeducation on improving family psychomotor and schizophrenic clients in Mamuju district. This research is a pre-experimental study with a pre-post test design without a control group design, where one-group pretest-posttest design is designed. The population in this study were caregivers who have family members with mental disorders in the working area of Puskesmas Tampa Padang, West Sulawesi. The sample was obtained by purposive sampling totaling 23 families. The data were collected in two periods where pre-test and post-test were carried out before the intervention after the implementation of family psychoeducation, five sessions of 45 minutes each. The data were analyzed using paired t-test to determine the cognitive abilities of the family before and after psychoeducation. The results showed that there was an increase in family psychomotor abilities after being given psychoeducation with a value of p = 0.000. The conclusion is that psychoeducation in families improves family psychomotor in caring for schizophrenic clients.
Terapi Aktivitas Kelompok menurunkan Tingkat Halusinasi pada Pasien Skizofrenia: Literature Review Indra Maulana; Taty Hernawaty; Iwan Shalahuddin
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.153-160

Abstract

Jenis dan karakteristik gangguan jiwa sangat beragam, satu diantaranya yang sering dirawat yaitu skizofrenia. Diperkirakan lebih dari 90% pasien skizofrenia mengalami halusinasi. Untuk memperkecil dampak yang ditimbulkan halusinasi, dibutuhkan penanganan yang tepat. Terapi aktivitas kelompok adalah salah satu terapi modalitas yang merupakan upaya untuk memfasilitasi perawat atau psikoterapis terhadap sejumlah pasien pada waktu yang sama. Tujuan untuk mengetahui pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) terhadap penurunan tingkat halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode literature review. Penelusuran artikel dilakukan menggunakan beberapa search engine, diantaranya Google Scholar, Pubmed, dan Ebsco. Dalam penelusuran artikel ini digunakan batasan tahun yaitu mulai dari tahun 2015 hingga 2020. dan menghasilkan 27 temuan artikel. Lalu dilakukan penyeleksian  dan  didapatkan 5  artikel. Setelah artikel didapatkan, dilakukan critical appraisal pada kelima artikel tersebut menggunakan instrumen Joanna Briggs Institute (JBI). Kata kunci yang digunakan dalam penelusuran artikel berbahasa Inggris yaitu “Schizophrenia”, “Group Activity Therapy”, “Hallucination”, sedangkan dalam penelusuran artikel berbahasa Indonesia menggunakan kata kunci “Skizofrenia”, “Terapi Aktivitas Kelompok”, “Halusinasi”. Terapi Aktivitas Kelompok memberikan pengaruh yang signifikan dalam mengontrol beberapa penyakit mental seperti halusinasi, skizofrenia, delusi, dan depresi. Intervensi Terapi  Aktivitas Kelompok (TAK) dapat mengontrol halusinasi dan menurunkan halusinasi pada penderita skizofrenia secara signifikan. Kemudian lingkungan kelompok yang kondusif dan rasa saling percaya antar anggota kelompok dapat memutus halusinasi pada klien dengan skizofrenia.
Hubungan Karakteristik Dosen, Pola Asuh Orangtua, dan Peer Group dengan Konsep Diri Self Esteem Remaja Aprida Manurung
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.61-68

Abstract

Masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri yang rentan dengan masalah konsep diri, yang jika dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan penurunan nilai akademik hingga kehancuran masa depan remaja, 37% usia remaja termasuk dalam lingkaran narkoba hal ini disebebkan karena usia remaja masih mengalami krisis konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Karakteristik Dosen, Pola Asuh dan Peer Group dengan konsep diri self esteem remaja. Metode dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional, dengan uji kendall tau dan untuk mendapatkan nilai sumbangan efektif dan sumbangan relative menggunakan uji pearson Correlation. Data mengenai Karakteristik Dosen, Pola Asuh, Peer Group dan konsep diri didapatkan dari kuosioner yang telah dilakukan uji validitas dan reabilitas dengan hasil pearson correlation sig.2 tailed <0.05, dan nilai Cronbach’s alpha  lebih besar dari nilai r table yaitu 0.956 ≥ r table 0.632, yang artinya kuesioner valid dan reabel. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan ada hubungan antara Karakteristik Dosen, Pola Asuh dan Peer Group dengan Konsep Diri Self Esteem. Sumbangan Efektif yang mendomonasi serta mempengaruhi Konsep Diri Self Esteem adalah Pola Asuh sebesar 20.748 dan sumbangan relatifnya 62.49%. Hal ini disebabkan karena anak dibentuk dari awal usia bersama keluarga yang menjadi role model dalam pembentukan karakter anak.
Knowledge Relationships on Covid-19 Preventive Actions Puguh Santoso; Novita Setyowati
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.8.4.2020.365-370

Abstract

Disease caused by the corona virus, otherwise known as COVID-19, is a new breed that was discovered in 2019 and has never been identified as attacking humans before. The corona virus can easily spread and infect anyone regardless of age. This virus can be transmitted easily through contact with sufferers. Health quarantine is the limitation of activities and / or separation of a person who is exposed to an infectious disease as stipulated in laws and regulations even though he has not shown any symptoms to prevent the possibility of spreading to people around him. Preventive action activities require knowledge in order to educate the public in making decisions for preventive action. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and prevention measures for Covid-19. This research is a quantitative study, with a correlation analytic design. Data were analyzed with spearment correlation. The sample used in this study were residents of RW 07, Pesantren Kota Kediri, who were taken randomly through the google form application which was distributed through the WhatsApp group. The number of samples taken was 90 respondents. The results of statistical tests, it was found that the p value was 0.001, which means that the p value was less than alpha (P <0.05), which means that Ho was rejected, so it can be concluded that there is a relationship between knowledge of Covid-19 prevention measures.
Evaluasi Metode Continuity of Care pada Tugas Akhir Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan M. Nur Dewi Kartikasari; Sri Anggarini Parwatiningsih; Rizka Adela Fatsena
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.197-204

Abstract

Metode Continuity of Care memberikan pengalaman klinik yang terintegrasi kepada mahasiswa kebidanan. Mahasiswa memberikan asuhan pada pasien sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana dengan pendekatan asuhan kebidanan yang telah didapat. Implementasi pembelajaran metode Continuity of Care di Indonesia masih terbatas. Prodi D III Kebidanan UNS menerapkan pilot project pembelajaran CoC sebagai laporan tugas akhir mahasiswa tahun 2017. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi metode CoC pada tugas akhir mahasiswa melalui pendekatan kualitatif dengan melakukan analisis konten pada refleksi mahasiswa. Penelitian menggunakan instrument refleksi diri mahasiswa pada tanggal 7 Agustus 2019. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan cara mengumpulkan data melalui kuesioner mengenai refleksi diri mahasiswa sebanyak 54 orang. Evaluasi metode CoC meliputi aspek manfaat tugas akhir dalam bentuk CoC; Aspek kompetensi yang diperoleh; hal-hal yang belum dan akan dilakukan untuk mencapai harapan CoC; serta hubungan CoC dengan profesi setelah mahasiswa lulus. Analisis yang digunakan secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa yang terlibat langsung berperan menurunkan angka kematian ibu dan bayi; meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap; lebih memanfaatkan waktu, membaca banyak referensi dan melakukan komunikasi efektif dalam pemberian asuhan pada pasien; metode CoC merupakan bekal menjadi bidan dalam pengambilan keputusan tentang asuhan kebidanan yang akan diberikan.
Systematic Review : Intervensi Terapi Musik terhadap Kemampuan Interaksi Sosial pada Anak Autisme
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.2.2021.243-250

Abstract

Interaksi sosial adalah hubungan manusia dengan manusia lainnya atau hubungan manusia dengan kelompok atau hubungan kelompok dengan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intervensi terapi musik terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak autisme. Metode penelitian berupa systematic review ini dimulai dari pencarian data menggunakan 5 database yaitu Science Direct, PuBmed, SAGE, Taylor & Francis Online (Tandfonline), dan Google Scholar dengan rentang tahun 2013-2020 dengan jumlah 1.031 artikel. Ditemukan 9 artikel yang memenuhi kriteria yang dinilai menggunakan the JBI critical appraisal tools. Hasil telaah artikel yang telah dilakukan adalah terapi musik diberikan dengan berbagai metode seperti improvisasi, mendengarkan musik, dan menyanyi. Jenis musik yang diberikan adalah murrotal Al-Qur’an, musik klasik, dan musik instrumental. Kesimpulan dari telaah artikel ini adalah metode yang bisa diberikan adalah metode improvisasi dengan durasi waktu minimal 30 menit dan durasi waktu maksimal adalah 60 menit. Jenis musik yang bisa diberikan adalah murrotal Al-Qur’an dan musik klasik. Rekomendasi dalam penelitian adalah melakukan intervensi terapi musik dengan metode improvisasi, jenis musik murrotal Al-Qur’an dan musik klasik.
Gambaran Kebahagiaan Pada Mahasiswa Keperawatan
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.11-26

Abstract

Kebahagiaan menjadi hal penting dalam pengembangan mahasiswa keperawatan sebagai perawat masa depan. Mahasiswa keperawatan yang menjalani kehidupan perkuliahan dengan bahagia cenderung lebih mampu berkembang dengan baik, produktif, dan sukses dalam studi akademik dan klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebahagiaan pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) dengan analisis data deskriptif menggunakan nilai numerik. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif angkatan 2016, 2017, 2018, dan 2019 Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor, Garut dan Pangandaran berjumlah 960 mahasiswa. Teknik sampling menggunakan cluster sampling sehingga didapatkan sampel 283 responden. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan gambaran kebahagiaan mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran cenderung bahagia. Hal tersebut tercermin dari nilai rata-rata 126,71 ± 12,53 sudah berada di atas nilai titik tengah (101,50). Berdasarkan angkatan, angkatan 2019 memiliki nilai rata-rata tertinggi 133,55 ± 11,11 dan angkatan 2016 memiliki nilai rata-rata terendah 122,51 ± 11,89. Berdasarkan wilayah, Jatinangor memiliki nilai rata-rata tertinggi 127,52 ± 13,75 dan Pangandaran memiliki nilai rata-rata terendah 124,30 ± 10,24.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Kemampuan Keluarga Merawat Pasien Skizofrenia dengan Halusinasi
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.2.2021.435-444

Abstract

Dukungan keluarga terhadap pasien skizofrenia merupakan kunci terwujudnya optimalisasi program pengobatan. Peran perawat dalam pendidikan kesehatan sangat penting agar dukungan keluarga menjadi efektif dan halusinasi ditangani dengan baik. Pendidikan kesehatan dilakukan secara berkelompok kecil dengan diskusi kelompok dan curah pendapat. Halusinasi yang tidak tertangani dengan baik dapat membahayakan diri sendiri, orang lain termasuk keluarga dan lingkungan. Pasien skizofrenia di kota Solok tahun 2018 yang mengalami halusinasi 75 orang, terbanyak di Puskesmas Tanjung Paku 32 orang (42,6). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga skizofrenia yang mengalami halusinasi di Kota Solok.Penelitian bersifat pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest design, pengumpulan data secara wawancara pada September-November 2020 di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok. Populasi penelitian adalah keluarga pasien halusinasi yang pernah dirawat di RSJ dan berobat di Puskesmas Tanjung Paku, sejumlah 30 orang. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Data diolah dan dianalisa menggunakan uji T paired-related. Hasil penelitian diperoleh nilai rerata kemampuan responden sebelum serta setelahpemberian intervensi pendidikan kesehatan adalah 3.41dan 7.12, serta terdapat perbedaan rerata kemampuan sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatan tersebut.
Depression among Community Middle Adulthood Age Groups
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.2.2021.357-362

Abstract

The second peak in the incidence of depression occurs in the middle adulthood age groups. Depression has a more chronic course and poorer prognosis in older adults than in younger and the effect caused impaired well-being. Research on depression in the middle adult group has not been widely carried out and is mostly done in  early adulthood and elderly groups Purpose of the research to identify the level of depression in the middle adulthood age groups.Research method using quantitative research with a descriptive design. The research instrument used depression inventory from Beck Depression Inventory (BDI-II). The sample was selected using a total sampling technique, amounting to 170 respondents. The results showed respondents were studied, 48.8% are men and 51.2% are women. There are 20% of respondents at the level of mild depression, 56.5% of respondents at the level of moderate depression and 4.7% of respondents at the level of major depression. The research results can become basic data that can be developed for mental health services in the community at the primary health level.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Agustus 2025 Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025 Vol 12, No 4 (2024): November 2024 Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): November 2023 Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10, No 4 (2022): November 2022 Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9, No 4 (2021): November 2021 Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8, No 4 (2020): November 2020 Vol 8, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 7, No 3 (2019): November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa More Issue