cover
Contact Name
I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
Contact Email
resika@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 23033142     EISSN : 25488570     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sains dan Teknologi(JST) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Mathematic, Biology, Physic, Chemistry, Informatic, Electronic and Machine as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JST is managed to be issued twice in every volume.
Arjuna Subject : -
Articles 648 Documents
Web-Based Chatbot with Natural Language Processing and Knuth-Morris-Pratt (Case Study: Universitas Internasional Batam) Christian, Yefta; Erline, Meiliverani
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.601 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.43258

Abstract

Sebagai sebuah institusi pendidikan, akan banyak orang yang mencari informasi tentang Universitas Internasional Batam (UIB), baik itu mahasiswa, alumni, calon mahasiswa, rekan kerja, maupun masyarakat luas. Saat ini layanan informasi di UIB masih dilakukan secara manual oleh manusia atau melalui website. Pengguna perlu melakukan beberapa langkah dengan menggunakan fitur pencarian berbasis teks. Penelitian ini dilakukan untuk membangun sistem chatbot berbasis web dengan menerapkan pendekatan NLP dan dilengkapi dengan algoritma KMP. Penelitian ini menggunakan teknik web scraping untuk mengumpulkan dan mengekstrak data yang dibutuhkan dari situs resmi UIB sebelum diolah menggunakan pendekatan Natural Language Processing dan algoritma knuth-morris-pratt. Chatbot dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dengan harapan dapat menjawab pertanyaan dengan benar secara real-time dan memudahkan pengguna untuk mendapatkan informasi tanpa harus kuliah. Dataset pelatihan chatbot terdiri dari 193 pertanyaan dan pernyataan yang dikelompokkan ke dalam 18 tag. Sedangkan teknik Black Box Testing diimplementasikan untuk pengujian chatbot menggunakan 100 soal. Chatbot berbasis web ini berhasil dibangun dengan tingkat akurasi 86% dalam menjawab pertanyaan pengguna.
CORAL POINT COUNT WITH EXCEL EXTENSIONS (CPCE) SOFTWARE: CORAL REEF CONDITION AT SMALL ISLANDS IN INDONESIA Utami, Risnita Tri; Yulfiperius, Yulfiperius; Supadminingsih, Fahresa Nugraheni; Saputra, Julian
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.218 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.43337

Abstract

Terumbu karang adalah ekosistem laut yang menyediakan rumah bagi sekitar 25% organisme laut. Beberapa dekade terakhir, penggunaan metode Underwater Photo Transect (UPT) untuk pemantauan terumbu karang semakin populer. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kondisi terumbu karang di Pulau Dua, Pulau Tikus, Pulau Belanda, dan Pulau Dapur. Penelitian ini menggunakan software Coral Point Count with Excel extensions (CPCe), untuk meningkatkan efisiensi upaya pemantauan terumbu karang. Transek foto diambil dengan penyelaman scuba. Foto komunitas terumbu karang diambil setiap 1m di sepanjang garis transek sepanjang 50m. Sebanyak 30 sampel titik acak dipilih untuk setiap foto. Beberapa foto digabungkan dan untuk setiap titik dikodekan sesuai dengan kode masing-masing kategori, biota, dan substrat pada titik acak. Hasil penelitian menunjukkan kondisi terumbu karang di Bengkulu termasuk dalam kategori sedang hingga baik, sedangkan kondisi terumbu karang di Kepulauan Seribu termasuk dalam kategori buruk hingga. Genus karang yang paling banyak ditemukan di Bengkulu adalah Porites dan Pocillopora, sedangkan di Kepulauan Seribu adalah Porites dan Acropora.  
APLIKASI METODE UV SPEKTROSKOPI DAN KEMOMETRIKA UNTUK DISKRIMINASI MADU FLORA DAN MADU EKSTRAFLORA Suhandy, Diding; Yulia, Meinilwita; Kusumiyati, Kusumiyati
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.072 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.44757

Abstract

Klasifikasi madu blossom dan madu honeydew menggunakan data spektra di panjang gelombang 190-400 nm belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan UV spektroskopi untuk klasifikasi madu flora yaitu madu Durian (Durio zibethinus) dan madu honeydew dari jenis ekstraflora yaitu madu Akasia (Acacia crassicarpa) dan madu Karet (Hevea brasiliensis) dari Indonesia. Sampel madu diencerkan dengan air distilasi dengan perbandingan 1:20 dan 1:30 (volume/volume) dan diteteskan sebanyak 3 mL ke dalam kuvet kuarsa. Spektra UV diukur menggunakan UV-visible spectrometer di rentang panjang gelombang 190-400 nm dengan interval 1 nm menghasilkan 211 variabel spektra. Model klasifikasi linear dibangun menggunakan metode linear discrimination analysis dan non-linear menggunakan metode support vector machine. Hasil penelitian menunjukkan kedua metode tersebut dapat digunakan untuk klasifikasi madu flora dan ekstraflora dengan nilai akurasi, sensitivitas, spesifisitas, presisi, dan koefisien korelasi Matthews sebesar 1 atau 100%. Hal ini menunjukkan aplikasi metode UV spektroskopi sebagai metode analisis yang cepat, ramah lingkungan dan harga relatif terjangkau untuk diskriminasi madu flora dan ekstraflora di Indonesia.
IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER TUMBUHAN ENDEMIK ASAL DESA FATUNISUAN KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Sila, Vinsensia Ulia Rita; Masing, Feliksitas Angel; Santiari, Made
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.935 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.44995

Abstract

Berdasarkan hasil riset, di Kecamatan Miomaffo Barat secara menyeluruh terdapat jenis tanaman  jeruk keprok dan umbi-umbian. Riset khusus untuk mengidentifikasi dan menginventarisasi jenis tumbuhan endemik dan bemanfaat di Desa Fatunisuan belum pernah dilakukan hingga saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan endemik dan bermanfaat dari kelompok tumbuhan  tingkat tinggi (phanerogamae) dan karakterisasi senyawa metabolit sekunder  yang terkandung dalam ekstrak daun tumbuhan tersebut. Metode penelitian yang digunakan merupakan mix method antara eksplorasi dan eksperimen. Metode eksplorasi untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan, dan metode eksperimen dengan uji skrining fitokimia untuk karakterisasi jenis senyawa metabolit sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa di desa Fatunisuan terdapat tujuh jenis tumbuhan yang endemik dan bermanfaat bagi masyarakat desa setempat yakni Santalum album var. largifolium Rudjiman et Adrie, Santalum album L. var. album ziphus mauritiana, Pinus merkusii, Piper majusculum Blume, Coffea arabica, Arenga pinnata, dan Aleurites moluccana.  Hasil karakterisasi jenis senyawa metabolit dari ke tujuh ekstrak daun tumbuhan tersebut dapat diketahui bahwa ekstrak daun Santalum album var. largifolium Rudjiman et Adrie maupun Santalum album L. var. album ziphus mauritiana dan ekstrak daun Coffea arabica memiliki kandungan lima jenis senyawa metabolit sekunder yaitu Alkaloid, Fenolik, Saponin, Flavanoid, dan Triterpenoid. Ekstrak pelepah daun Arenga pinnata maupun daun Aleurites moluccana memiliki kandungan lima jenis senyawa metabolit sekunder yaitu Alkaloid, Fenolik, Steroid, Saponin, dan Flavanoid. Sementara itu ekstrak daun Pinus merkusii memiliki kandungan enam jenis senyawa metabolit sekunder yang terdiri dari Alkaloid, Fenolik, Saponin, Flavanoid, Triterpenoid, dan Tanin. Sedangkan ekstrak daun Piper majusculum Blume memiliki kandungan lima jenis senyawa metabolit sekunder yaitu Alkaloid, Fenolik, Steroid, Saponin, dan Tanin.
Kelimpahan dan Keanekaragaman Siput Laut Opisthobranch di Bangsring Underwater dan Pulau Tabuhan, Banyuwangi Rosyid, Abdur; Krisanti, Majariana; Yulianto, Gatot
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.997 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.45048

Abstract

Siput laut memiliki manfaat ekologi, ekonomi, dan menjadi objek penting dalam penelitian di berbagai disiplin ilmu. Sebagai bagian dari gastropod yang berasosiasi dengan organisme sesil, siput laut menjadi indikator yang baik untuk kesehatan habitat di perairan. Belum ada penelitian mengenai siput laut di Bangsring Underwater dan Pulau Tabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelimpahan dan keanekaragaman spesies siput laut (Opisthobranchia) di lokasi tersebut. Pengambilan data dilakukan di 9 lokasi penyelaman. Data siput laut diambil menggunakan belt transect dan fotografi bawah air di kedalaman 0 sampai 10 m (dikateogikan sebagai dangkal) dan >10 sampai 18 m (dikategorikan sebagai dalam). Identifikasi dilakukan melalui foto bawah air dengan melihat morfologi, warna, bentuk rhinophores, notum (punggung), kaki, dan insang. Waktu pengambilan data dimulai pada bulan November sampai dengan Desember 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 85 spesies dalam 19 famili dan 3 ordo (Nudibranchia, Sacoglossa, dan Cephalaspidea). Famili paling beragam adalah Chromodorididae (29% dari total spesies) dan Phyllidiidae (19%) dari ordo Nudibranchia. Frekwensi temuan spesies terbanyak adalah spesies P. pustulosa dan P. briareum. Keanekaragaman tertinggi terdapat di Rumah Apung dangkal dengan nilai H’= 4,2  sedangkan keanekaragaman terendah terdapat di Tabuhan Selatan dengan nilai H’= 1,0. Kelimpahan tertinggi terdapat di Zona inti dangkal dengan nilai 23 ind/200 m2, sedangkan kelimpahan terendah terdapat di Tabuhan Selatan, Tabuhan Timur, dan Tabuhan Barat dengan nilai yang sama yaitu 1 ind/200 m2.
Kandungan Formalin Pada Beberapa Ikan Segar di Pasar Tradisional Parluasan Kota Pematangsiantar Simanjuntak, Hendra; Silalahi, Mastiur Verawaty
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.587 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.45285

Abstract

Ikan dianggap sebagai nutrisi utama diet seimbang untuk populasi yang berkembang di sekitar dunia. Ikan juga unggul karena merupakan sumber alami asam lemak omega 3 tertinggi. Produk perikanan tersebut rentan mengalami penurunan kualitas; oleh sebab itu, banyak yang menggunakan formalin sebagai pengawet ikan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kadar formalin pada beberapa ikan segar.  Metode yang dilakukan adalah uji kuantitatif kadar formalin dengan test kit formalin. Sampel penelitian menggunakan 5 jenis ikan segar dari 10 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kelima sampel ikan segar terdapat kandungan formalin dikarenakan kelima ikan tersebut termasuk ikan “one the fishing”. Pelayan lebih memilih cara yang cepat tanpa memikirkan dampak terhadap kesehatan konsumen. Penggunaan formalin merupakan cara yang kebanyakan nelayan gunakan untuk mengawetkan tangkapan ikan agar terlihat tetap segar meskipun berhari-hari. Kandungan formalin yang paling banyak terdapat pada ikan kakap, yaitu sebesar 3.42 mg/L.  Kadar formalin pada ikan tongkol sebanyak 1.73 mg/L, ikan tuna sebanyak 1.40 mg/L, ikan bawal 0.528 mg/L, dan ikan kerapu sebanyak  2.47 mg/L.
KAJIAN PERBAIKAN KUALITAS AIR LIMBAH PENGOLAHAN KOPI MENGGUNAKAN METODE FITOREMEDIASI DENGAN TANAMAN ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) Novita, Elida; Wahyuningsih, Sri; Safrizal, Mohammad Rizki; Puspitasari, Amelia Ika; Pradana, Hendra Andiananta
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.659 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.45298

Abstract

Air limbah pengolahan kopi berpotensi mencemari lingkungan. Eceng gondok merupakan biofilter yang dapat mereduksi polutan pada air limbah. Tujuan penelitian adalah menganalisis variasi panjang eceng gondok terhadap kemampuan reduksi polutan pada air limbah pengolahan kopi menggunakan metode fitoremediasi dengan penambahan aerasi. Terdapat 4 perlakuan fitoremediasi pada pengolahan air limbah menggunakan tanaman eceng gondok yaitu panjang akar 30 cm tanpa aerasi dan panjang akar (10, 20, dan 30 cm) dengan aerasi. Evaluasi reduksi polutan pada air limbah pengolahan kopi diidentifikasi menggunakan analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoremediasi menggunakan eceng gondok dengan aerasi (panjang akar 30 cm) memiliki nilai efisiensi lebih tinggi dari pada tanpa aerasi pada pengolahan air limbah pengolahan kopi. Persentase nilai efisiensi penurunan polutan air limbah pengolahan kopi pada perlakukan panjang akar eceng gondok 30 cm dengan penambahan aerasi yang diindikasikan oleh parameter kekeruhan, BOD, COD, NH3-N, dan PO4-P yaitu sebesar 89,19%; 75,80%; 75,69%; 76,73%; dan 64,99%.
SIMULASI SLOSHING 2D PADA KONTAINER SEGI EMPAT DENGAN METODE BEDA HINGGA BERBASIS STAGGERED GRID Gunawan, Kevin Boy; Mahmudah, Rida SN; Khakim, Azizul
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.26 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i2.41025

Abstract

Konsep dinamika fluida sering diaplikasikan dalam penyelesaian masalah di kehidupan sehari-hari, salah satunya gerakan sloshing pada kontainer yang berisi cairan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun sebuah code simulasi sloshing pada kontainer segi empat dengan menggunakan persamaan Navier-Stokes dua dimensi. Persamaan Navier-Stokes digridesaikan dengan ACM (Artificial Compressibility Method) dan metode beda hingga berbasis staggered grid. ACM digunakan untuk memperoleh nilai dari komponen kecepatan dan tekanan sedangkan metode beda hingga digunakan dalam proses diskritisasi untuk melakukan pendekatan secara numerik. Karena dalam kasus ini melibatkan aliran multifase, maka metode lain seperti VOF (Volume of Fluid) juga digunakan untuk menentukan permukaan bebas fluida. Hasil penelitian ini divalidasi dengan simulasi pembanding menggunakan Ansys, dan menunjukkan kesesuaian yang cukup baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Secara kuantitatif, nilai RMSE (Root Mean Square Error) relatif sangat kecil dengan RMSE maksimum adalah 0,235 dan RMSE minimum adalah 0,030. Sedangkan secara kualitatif, fase gerak antara kedua simulasi menunjukkan kesamaan. Dengan mengubah beberapa parameter simulasi, diketahui bahwa RMSE paling minimum diperoleh saat nilai  dan .
MODEL SURVIVAL SEMIPARAMETRIK DAN PARAMETRIK UNTUK DATA DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RSUD KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2020 Jajang, Jajang; Ashfahani, Raden Ninditya Ghina; Tripena Br.Sb, Agustini; Nurhayati, Nunung
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.142 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i2.43493

Abstract

Data survival merupakan bagian dari time-to-event data.  Data survival adalah data longitudinal dimana subjek dipantau dan diikuti dari awal permulaan hingga hingga subjek tersebut mengalami peristiwa yang diinginkan. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan dari nyamuk Aedes Spp.  Penanganan pasien DBD dengan karakteristik yang dimilikinya perlu dikaji agar untuk mendapatkan informasi dan mengambil langkah yang tepat. Salah satu upaya dari sisi pemodelan adalah dengan menganalisis daya taha (survival) pasien DBD.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa model survival parametrik dan semiparametric pada kasus DBD. Metode estimasi Breslow, Efron, dan Exact merupakan pilhan estimasi parameter karena dapat menangani kasus waktu kejadiann kembar (ties). Pemilihan performa model erbaik didasarkan pada Akaike Information Criteria (AIC). Hasil analisis menunjukkan bahwa model terbaik yang diperoleh adalah model semiparametrik Cox PH dengan metode estimasi Exact. Berdasarkan model ini ditemukan bahwa pasien dengan karakteristik berusia lebih muda, kadar hematokrit rendah, kadar hemoglobin tinggi, kadar leukosit rendah , dan suhu badan rendah memiliki laju kesembuhan yang lebih besar dibandingkan dengan pasien dengan karakteristik sebaliknya.
PENGUKURAN USABILITY APLIKASI WEB MENGGUNAKAN METODE PSSUQ (STUDY KASUS: APLIKASI SITTA UNIVERSITAS TERBUKA) Sufandi, Unggul Utan; Aprijani, Dwi Astuti
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.712 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i2.43534

Abstract

Suatu aplikasi sistem informasi perlu diuji untuk mengetahui apakah aplikasi tersebut berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan user. Salah satu uji aplikasi adalah uji kegunaan (usability testing). Universitas Terbuka memiliki sebuah sistem yaitu Sistem Informasi Tiras dan Transaksi Bahan Ajar (SITTA) yang dikelola untuk memberikan pelayanan dan pendistribusian bahan ajar ke mahasiswa. Aplikasi SITTA yang digunakan yaitu berupa layanan berbasis website. Website SITTA belum pernah dilakukan usability testing sebelumnya. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan usability testing aplikasi web SITTA dengan menggunakan metode PSSUQ. PSSUQ digunakan sebagai instrumen penelitian yang terdiri dari 19 butir pertanyaan. Metode PSSUQ ini menggunakan aspek usability dengan berfokus pada 4 kategori penilaian dalam konsep usabilty yaitu System Usefulness (Sysuse), Information Quality (InfoQual), dan Interface Quality (InterQual), dan Overall. Penelitian ini bersifat penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada user aplikasi web SITTA sejumlah 140 orang dan menggunakan 5 skala poin penilaian pada Skala Likert. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini secara kuantitatif yaitu perolehan nilai rata-rata skor secara keseluruhan pada empat kategori usability pada PSSUQ yaitu sejumlah 1,99. Untuk kategori penilaian Sysuse memperoleh nilai rata-rata terendah yaitu 1,93 dan kategori Interqual memperoleh nilai rata-rata tertinggi yaitu 2,03. Metode PSSUQ mempunyai prinsip lower score high usability, hal itu memiliki arti jika skor yang didapat semakin kecil maka nilai usability-nya semakin besar, sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi web SITTA dilihat dari aspek kegunaan sistemnya pengguna merasa cukup puas dan aplikasi bermanfaat serta sesuai dengan kebutuhan pengguna.