cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
ANALISIS BUKU AJAR FISIKA SMA KELAS XI SEMESTER I PADA TINJAUAN KESALAHAN KONSEPNYA Taufik Hidayat, Anjar; Surantoro, Surantoro; Wiyono, Edy
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 5 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.173 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui letak kesalahan konsep pada materi pokok Energi, Usaha dan Daya dalam buku teks Fisika berikut ini: (a) Setya Nurachmandani. 2009. FISIKA 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. (b) Koesmanto. 2006. KONSEP FISIKA Untuk SMA/MA Kelas XI. Surakarta: Mefi Caraka. (c) Karya Mikrajuddin Abdullah. 2006. FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I. Jakarta: esis. (2) Mengetahui dari ketiga buku di atas, buku manakah yang paling baik digunakan oleh siswa dan guru jika dilihat dari kebenaran konsepnya dalam materi pokok Usaha, Energi dan Daya.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek peneliutian ini adalah tiga buah buku ajar Fisika SMA kelas XI semester 1, yaitu: (a) Setya Nurachmandani. 2009. FISIKA 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. (b) Koesmanto. 2006. KONSEP FISIKA Untuk SMA/MA Kelas XI. Surakarta: Mefi Caraka. (c) Mikrajuddin Abdullah. 2006. FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I. Jakarta: esis. Objek penelitian ini adalah konsep-konsep Fisika di dalam ketiga buku di atas, yang meliputi istilah, pengertian, penjelasan konsep, perumusan, simbol, satuan, besaran, diagram dan gambar. Teknik pengumpulan data adalah dengan kajian dokumen dan wawancara. Validitas data menggunakan teknik ketekunan atau keajegan pengamatan, triangulasi sumber data, uraian rinci, review informan kunci dan auditing. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan metode interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing buku teks Fisika SMA kelas XI semester 1 mengandung kesalahan konsep. Jumlah kesalahan konsep yang terdapat pada ketiga buku teks Fisika SMA kelas XI semester 1 ialah: (a) buku karya Setya Nurachmandani: 9, (b) buku karya Koesmanto: 8, (c) buku karya Mikrajuddin Abdullah: 2.Dengan melihat jumlah kesalahan konsep yang terdapat di dalam masing-masing buku teks Fisika di atas, maka dapat disimpulkan bahwa buku teks Fisika berjudul FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I karya Mikrajuddin Abdullah adalah buku teks yang paling baik kualitasnya di antara tiga buku teks Fisika yang diteliti. Kata kunci: Analisis isi, buku teks, kesalahan konsep
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS SETS DENGAN TEMA “PELESTARIAN LINGKUNGAN” (DALAM TINJAUAN VALIDITAS ISI) Budiharti, Rini; Yusliana Ekawati, Elvin; Pujayanto, Pujayanto
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.986 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul IPA Terpadu berbasis SETS dengan Tema “Pelestarian Lingkungan” (dalam tinjauan Validitas Isi). Modul ini diharapkan dapat membantu guru-guru di SMP untuk menyelenggarakan pembelajaran IPA Terpadu yang Tematik dengan Model Jaring Laba-laba.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang menggunakan model penelitian pengembangan yang mengacu pada prosedur pengembangan dari Borg & Gall dengan tahapan sebagai berikut: (1) Kajian pustaka melalui penelitian pendahuluan; (2) Perencanaan; (3) Penyusunan draft awal; (4) Uji lapangan awal dengan melakukan validasi isi pada sejumlah ahli materi; (5) Revisi draft awal berdasarkan masukan dari para ahli; (6) Uji coba lapangan utama dengan validasi isi terhadap sejumlah dosen sejawat dan guru IPA SMP; (7) Revisi draft berdasarkan masukan peer reviewer (teman sejawat/dosen di Prodi Pendidikan Fisika JPMIPA FKIP UNS) dan para reviewer (guru IPA SMP di wilayah Surakarta). Dalam tinjauan Validitas isi, data diperoleh melalui kajian pustaka, kajian dokumen, FGD (Forum Group Discussion), dan wawancara. Data yang valid diperoleh berdasarkan proses iterasi dengan teknik triangulasi sumber data. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis kualitatif model interaktif dari Miles dan Hubertman, yang melaksanakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan secara bersamaan selama dan setelah proses pengumpulan data.Produk dari penelitian ini yaitu Modul IPA Terpadu yang berbasis SETS dengan Tema “Pelestarian Lingkungan” yang terdiri dari sub-sub tema materi antara lain: (1) Pemanfaatan Sumber Energi Alternatif yang Ramah Lingkungan; (2) Pengelolaan Ekosistem Air Tawar yang Bebas Polusi; (3) Mintigasi Bencana Hujan Asam  untuk Mengatasi Polusi Udara; (4) Pengelolaan Sampah untuk Mengatasi Pencemaran Tanah. Setiap sub-sub materi di atas dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar  berbasis KTSP yang sesuai Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan.Kata Kunci: Bahan Ajar, IPA Terpadu, Berbasis SETS
TUGAS PRAKTIKUM KELOMPOK (TPK) FISIKA SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN LKS COMPETENCE BASED PROCESS SKILLS Wenno, I.H.
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.628 KB)

Abstract

The aim of learning and teaching process are depends on involve betwen teacher and student and fasility that are same with combined in material was learned. In the physics learning, it is usually used by TPK with eksperimental method there is a skill process approach used by teacher to increase the student learning result. The TPK are purposeses to make the student exercise learn in groups, and make teacher easy to look for personal  student ability.   To evaluate stutent ability, the method used are discriftif method applied with LKS (Student Work Sheet) is prepared by researcher and all laboratory equipments, than students try to arrange the eksperimental design according to the instructions.This research found that all of laerning result of students are 85 %. It means that TPK as an evaluation instrument of skill process approach developed by teacher, can be optimalisation as an intruments of student learning assesment. Finally, this research conclude that student skill process can be increase rapidly in the short time of all learning process.  Key Words :    Groups      practically     task,  Skill    Process    Approach, Physics Learning In School.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA MATA PELAJARAN FISIKA DI SEKOLAH RSBI Pratama Kusuma Hati, Dhika; Wiyono, Edy
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.237 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh: (1) Kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan kognitif  siswa pada mata pelajaran Fisika kelas X  RSBI di SMA N 1 Surakarta tahun ajaran 2011/2012; (2) Fasilitas belajar terhadap kemampuan kognitif  siswa pada mata pelajaran Fisika kelas X  RSBI di SMA N 1 Surakarta tahun ajaran 2011/2012; (3) Kompetensi pedagogik guru dan fasilitas belajar secara bersama- sama terhadap kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Fisika kelas X  RSBI di SMA N 1 Surakarta tahun ajaran 2011/2012.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data-data kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA N 1 Surakarta tahun ajaran 2011/2012 sejumlah 317 siswa dengan sampel 85 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya adalah teknik analisis regresi linier ganda.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan kognitif  siswa pada mata pelajaran Fisika kelas X  RSBI di SMA N 1 Surakarta tahun ajaran 2011/2012, hal ini ditunjukan  dengan thitung> ttabel­ atau 3,375 > 1,984; (2) Ada pengaruh fasilitas belajar kelas RSBI terhadap  kemampuan kognitif  siswa pada mata pelajaran Fisika kelas X  RSBI di SMA N 1 Surakarta tahun ajaran 2011/2012, hal ini ditunjukan  dengan nilai thitung> ttabel­ atau 2,290 > 1,984; (3) Ada pengaruh kompetensi pedagogik guru dan fasilitas belajar secara bersama- sama terhadap kemampuan kognitif  siswa mata pelajaran Fisika  kelas X  RSBI di SMA N 1 Surakarta tahun ajaran 2011/2012, hal ini ditunjukan dengan harga Fhitung> Ftabel atau 27,491 >3,09. Dalam penelitian ini dilaporkan juga bahwa persamaan regresi linier Y = 22,232+ 0,341 X1 + 0,472 X2. Hal ini berarti bahwa rata-rata kemampuan kognitif siswa mata pelajaran Fisika (Y) meningkat atau menurun sebesar 0,341 untuk setiap peningkatan atau penurunan satu unit kompetensi pedagogik guru (X1) dan meningkat atau menurun sebesar 0,472 untuk setiap peningkatan atau penurunan satu unit fasilitas belajar  (X2).Kata Kunci : Kompetensi Pedagogik, Fasilitas Belajar, Kognitif, Fisika, SBI
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA DASAR I BERVISI SETS DENGAN APLIKASI SPREADSHEET Fauzi, Ahmad; Harjunowibowo, Dewanto
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 5 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.536 KB)

Abstract

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan sains (IPA). Dalam pembelajaran sains sedapat mungkin diusahakan agar konsep yang diajarkan mudah ditemui siswa di lingkungan sekitarnya. Pembelajaran bervisi SETS merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berfikir sehingga saat mempelajari sains siswa dapat mengintegrasikannya dengan unsur-unsur yang lain seperti teknologi, lingkungan dan masyarakat. Dalam pembelajaran fisika, pemahaman konsep sangatlah penting. Pemodelan gejala fisika secara matematis ini dapat menimbulkan kesulitan bagi mahasiswa untuk memahami makna fisis dari fenomena alam yang sesungguhnya terjadi. maka dipandang perlu untuk dibuat bahan ajar fisika bervisi SETS yang dilengkapi dengan beberapa aplikasi Spreadsheet untuk memvisualisasikan persamaan-persamaan matematis tersebut dalam bentuk tabel dan grafik agar lebih mudah dipahami.Tujuan penelitian ini adalah menghasikan bahan ajar fisika dasar I bervisi SETS dengan aplikasi Spreadsheet yang sesuai untuk mahasiswa SBI. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R and D) yang meliputi tahap (1) studi pendahuluan dan (2) pengembangan model.  Penelitian ini dilaksanakan di Pendidikan Matematika  Jurusan PMIPA FKIP UNS. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, wawancara dan angket. Data dari wawancara dan angket dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif sedangkan hasil tes dianalisis dengan gain ternormalisasi.Berdasarkan hasil uji coba bahan ajar Susunan bahan ajar fisika dasar I bervisi SETS dengan aplikasi Spreadsheet yang sesuai untuk mahasiswa SBI adalah bahan ajar  memenuhi urutan berikut: pendahuluan (uraian tentang pokok materi yang akan dipelajari dan hubungannya dengan SETS), analisis fenomena fisika dengan pendekatan matematik/pendekatan analitik tanpa bantuan Spreadsheet Excel, analisis fenomena fisika dengan pendekatan analitik dengan bantuan Spreadsheet Excel, analisis fenomena fisika dengan pendekatan numerik dengan bantuan Spreadsheet Excel, dan pendalaman materi berdasarkan analisis SETS. Hasil uji coba model praktikum dengan prinsip One on One  menunjukkan skor gain 0,54 yang tergolong sedang, hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan skor gain 0,57. Gain diperoleh pada uji coba yang lebih luas adalah 0,50 yang tergolong sedang. Kata Kunci: Spreadsheet Excel, SETS, pemahaman konsep
PENGEMBANGAN LKS IPA TERPADU MODEL WEBBED BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN TEMA LINGKUNGAN PANTAI UNTUK SISWA SMP/MTs KELAS VII Widyarini, Arum; Kartika, Ika
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.768 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan LKS IPA Terpadu model webbed berbasis pendidikan karakter dengan tema lingkungan pantai untuk siswa SMP/MTs kelas VII; (2) mengimplementasikan nilai karakter ke dalam LKS; (3) mengetahui kualitas LKS menurut ahli materi, ahli media, dan guru IPA SMP/MTs, serta mengetahui respon siswa terhadap LKS IPA Terpadu yang dikembangkan.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) model prosedural, yakni model yang bersifat deskriptif, menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Prosedur pengembangan mengikuti prosedur Borg dan Gall yang dapat dilakukan dengan sederhana melibatkan 5 langkah utama yaitu: 1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan; 2) mengembangkan produk awal; 3) validasi ahli dan revisi; 4) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk; 5) uji coba lapangan skala besar dan produk akhir. LKS diberi masukan oleh satu dosen pembimbing, 3 ahli materi, dan 2 ahli media. LKS kemudian dinilai kualitasnya dengan menggunakan angket penilaian kualitas yang sudah di validasi secara teoritik dan logis oleh ahli kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penilaian dilakukan oleh 5 guru SMP/MTs, 15 siswa SMP/MTs dalam uji coba lapangan skala kecil, dan 30 siswa SMP/MTs dalam uji coba lapangan skala besar.Hasil penelitian ini: (1) tersusunnya LKS IPA Terpadu model webbed berbasis pendidikan karakter dengan tema lingkungan pantai untuk siswa SMP/MTs kelas VII; (2) terdapat 4 nilai karakter yang diimplementasikan dalam LKS, keempat nilai tersebut adalah religius/Ketuhanan, tanggung jawab, bersahabat/komunikasi, dan peduli lingkungan; (3) berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru IPA SMP/MTs LKS IPA Terpadu yang dikembangkan memiliki kualitas Sangat Baik (SB) dengan presentase 92,46% (ahli materi), 86,46% (ahli media), dan 87,76% (guru SMP/MTs). Sedangkan untuk respon siswa pada uji coba lapangan skala kecil dan uji coba lapangan skala besar mendapatkan respon Sangat Setuju (SS) terhadap LKS dengan presentase masing-masing 87,06% dan 86,52%. Untuk aspek penerapan karakter berdasarkan penilaian guru tertinggi adalah pada pengimplementasian nilai tanggung jawab dengan presentase 90%, sedangkan nilai religius/Ketuhanan, bersahabat/komunikasi, dan peduli lingkungan masing-masing 85%, 80%,dan 80%. Kata kunci: LKS, IPA Terpadu, Model Webbed, Pendidikan Karakter
ANALISIS MISKONSEPSI TERMODINAMIKA PADA BUKU AJAR FISIKA SMA Hanatan, Ardiana; Pujayanto, Pujayanto; Radiyono, Yohanes
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.687 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Prosentase miskonsepsi, 2) Indikasi keterangan lain yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi, dan 3) Prosentase kelengkapan konsep, pada konsep Termodinamika beberapa buku ajar SMA. Buku ajar SMA yang diteliti ada tiga buah. Buku yang pertama adalah buku berjudul Terpadu: Fisika untuk SMA/ MA Kelas XI Semester 2 karangan Bob Foster yang diterbitkan oleh penerbit Erlangga pada tahun 2012. Buku kedua adalah buku berjudul Fisika untuk SMA Kelas XI karangan Marthen Kanginan yang diterbitkan oleh penerbit Erlangga pada tahun 2007. Buku ketiga adalah buku berjudul Fisika untuk SMA dan MA Kelas XI karangan Sri Handayani dan Ari Damari yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2009. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Obyek penelitian, adalah konsep termodinamika dalam ketiga buku. Penelitian dilakukan dengan cara menguji konsep yang ada dalam buku halaman per halaman kemudian membandingkannya dengan buku Fisika Universitas dan wawancara tim ahli. Data yang telah dikumpulkan kemudian disajikan dalam tabel. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa: 1) Prosentase miskonsepsi konsep termodinamika dalam buku ajar sesuai silabus pada buku pertama adalah 8,33%, buku kedua 21,43%, dan buku ketiga adalah 0%. Prosentase miskonsepsi konsep termodinamika dalam buku ajar secara keseluruhan pada buku pertama adalah 10,53%, buku kedua adalah 20%, dan buku ketiga adalah 6,25%. 2) Indikasi lain yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi, dalam buku ajar pertama terdapat 17 buah yang terdiri dari: 3 konsep tidak lengkap, 7 penulisan notasi perlu perbaikan, 1 penulisan langkah perhitungan perlu perbaikan, 2 penulisan hasil perhitungan perlu perbaikan, dan 4 gambar perlu perbaikan. Dalam buku ajar kedua terdapat 7 indikasi lain yang dapat menimbulkan miskonsepsi yang terdiri dari: 1 konsep tidak lengkap, 3 penulisan notasi perlu perbaikan, 2 penulisan hasil perhitungan perlu perbaikan, dan 1 gambar perlu perbaikan. Dan dalam buku ajar ketiga terdapat 10 indikasi lain yang dapat menimbulkan miskonsepsi yang terdiri dari: 1 konsep tidak lengkap, 2 penulisan notasi perlu perbaikan, 2 keterangan perlu perbaikan, 1 penulisan hasil perhitungan perlu perbaikan, dan 4 gambar perlu perbaikan. 3) Prosentase kelengkapan buku ajar dalam konsep termodinamika sesuai silabus pada buku pertama adalah 85,71%, buku kedua 100%, dan buku ketiga 50%. Kata kunci : miskonsepsi, termodinamika, buku ajar fisika SMA
MENTAL-MODELING ABILITY MAHASISWA PADA KONSEP DASAR LISTRIK STATIS Rahmilia, Siti; Mansyur, Jusman; Saehana, Sahrul
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.725 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan mental-modeling ability (MMA) mahasiswa pada konsep dasar listrik statis. Responden penelitian adalah sembilan mahasiswa terpilih yang telah mengikuti perkuliahan Fisika Dasar II. Responden terbagi atas tiga kategori (dalam kelompok) berdasarkan penguasaan konsep yaitu kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah yang masing-masing terdiri dari tiga orang. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes penguasaan konsep pilihan ganda untuk seleksi responden, tes fisika listrik statis berbentuk essay untuk mendapatkan data MMA dan panduan wawancara. Pengumpulan data MMA dilakukan melalui aktivitas one-on-one thinking-aloud yang diikuti dengan wawancara. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat dua kategori MMA dari kesembilan responden, yaitu MMA kategori sedang dan rendah. Kedua kategori memiliki karakteristik yang spesifik. MMA tersebut dicirikan oleh kemampuan merepresentasikan sistem, kecerdasan spasial, metakognisi dan kemampuan melakukan transformasi representasi. Analisis data thinking-aloud dan wawancara menunjukkan bahwa tiga aspek yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan mahasiswa untuk memanipulasi model mental mereka, yaitu: pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan menghubungkan konsep-konsep listrik statis satu dengan yang lain. Kehilangan salah satu dari tiga aspek tersebut dapat menghambat kemampuan mahasiswa untuk memanipulasi model mentalnya. Kata kunci: listrik statis, mental-modeling ability, representasi, thinking-aloud
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cocoa L.) SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA RHODAMIN B Purnamawati, Hening; Utami, Budi
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.953 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) kulit buah kakao dapat digunakan sebagai adsorben Rhodamin B (2) struktur adsorben sebelum dan setelah diaktivasi menggunakan HNO3 0,6 M (3) massa adsorben optimum untuk mengadsorpsi Rhodamin B (4) waktu kontak optimum untuk mengadsorpsi Rhodamin B (5) pola isoterm adsorpsi. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen. Adsorben diaktivasi dengan HNO3 0,6 M. Penentuan massa adsorben optimum dilakukan dengan mereaksikan 0,05; 0,1; 0,15; 0,2; 0,25; 0,3 gram adsorben dengan 50 mL Rhodamin B dan konsentrasi 2 ppm selama 30 menit. Penentuan waktu kontak optimum dilakukan dengan mereaksikan adsorben sesuai massa optimum dengan 50 mL Rhodamin B dan konsentrasi 2 ppm selama 10, 20, 30, 40, 50, 60 menit. Penentuan pola isoterm adsorpsi menggunakan Rhodamin B dengan konsentrasi 2, 4, 6, 8, 10, 12 ppm. Analisis konsentrasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan analisis gugus fungsi menggunakan spektrokopi FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kulit buah kakao dapat digunakan sebagai adsorben Rhodamin B (2) Adsorben setelah diaktivasi memiliki karakter lebih baik daripada sebelum diaktivasi. (3) Massa adsorben optimum adalah 0,2 gram dengan daya jerap 94,06%. (4) Waktu kontak optimum adalah 30 menit dengan daya jerap 98,78%. (5) Pola isoterm adsorpsi mengikuti isoterm Langmuir dan Freundlich tetapi cenderung isoterm Langmuir. Kata kunci : Kulit buah kakao, Adsorben, Rhodamin B, HNO3.
EVALUASI GURU DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ariyanti, Dwi; Kuswanto, Heru
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.321 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kesiapan guru sains SMP di Kabupaten Pati dalam pembelajaran sains pada implementasi Kurikulum 2013 melalui penelitian evaluasi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan didukung pendekatan kualitatif. Guru yang terpilih ada 12 dari enam SMP Negeri wilayah Kabupaten Pati yang ditunjuk sebagai pilot project meliputi SMP 3 Pati, SMP 1 Juwana, SMP 1 Batangan, SMP 2 Kayen, SMP 2 Pucakwangi dan SMP 1 Gabus. Pengumpulan data dilaksanakan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi yang berasal dari RPP. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif dengan model Rasch dan kualitatif dengan model interaktif dari Miles-Huberment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru IPA SMP di Kabupaten Pati masih kurang dalam melaksanakan pembelajaran sains sebagai implementasi Kurikulum 2013 dari domain pemahaman, motivasi, upaya, kemampuan yang disebabkan beberapa hambatan. Kata kunci : Evaluasi, Guru, Pembelajaran Sains, Kurikulum 2013

Page 7 of 15 | Total Record : 146