cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
Mahasiswa Bekerja: Studi Kasus Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Universitas Negeri Makassar Purba, Friska Margaretha; Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.75873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Strategi yang digunakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar yang bekerja dalam menyeimbangkan perkuliahan dan pekerjaan, serta (2) Dampak yang dialami oleh mahasiswa tersebut dalam menjalani peran ganda sebagai pelajar dan pekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 10 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu mahasiswa FIS-H UNM yang bekerja dan memiliki intensitas kerja yang signifikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang digunakan mahasiswa untuk menyeimbangkan antara kuliah dan pekerjaan adalah koordinasi waktu, penyesuaian diri terhadap lingkungan kerja, serta mendapatkan dukungan sosial dari keluarga dan teman. Dampak positif dari kondisi ini mencakup kemandirian finansial, peningkatan potensi diri, serta tumbuhnya rasa percaya diri. Namun demikian, mahasiswa juga menghadapi dampak negatif seperti terganggunya kehidupan sosial dan kelelahan fisik maupun mental. Seluruh temuan dianalisis dengan menggunakan teori tindakan sosial Max Weber, khususnya pada tindakan rasional-instrumental, yang menyoroti bahwa keputusan mahasiswa untuk bekerja merupakan pilihan rasional yang bertujuan mencapai tujuan tertentu secara efisien.
Dampak Program Semenisasi Gang Terhadap Keselamatan dan Kesejahteraan Masyarakat di Kota Samarinda Abu, Ilham; Sultan, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.75191

Abstract

Salah satu dampak positif dari program semenisasi jalan adalah meningkatkan kesejahteraan warga. Akan tetapi, semenisasi jalan juga berdampak negatif seperti ancaman keselamatan jiwa dan gangguan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai persepsi warga tentang peningkatan kesejahteraan, keselamatan dan kenyamanan yang dirasakan sebelum dan sesudah dilakukan semenisasi jalan. Metode penelitian secara deskriptif kualitatif dengan memilih informan sebanyak 4 warga Gang 7 Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda yang memenuhi kriteria antara lain warga tetap dan telah berdomisili minimal 5 tahun, mampu berkomunikasi secara efektif dan bersedia diwawancarai serta memahami kondisi lingkungan setempat. Pengumpulan data dan informasi dilakukan bulan Juni 2025 melalui wawancara langsung, observasi dan literatur. Informasi yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasilnya diperoleh informasi bahwa warga menilai program semenisasi jalan dapat memudahkan transaksi jual beli barang dan meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, warga merasakan kekhawatiran akan keselamatan diri dan keluarganya serta ketidaknyamanan akibat suara bising kendaraan bermotor dan pencemaran udara yang bersumber dari debu jalanan.
Eksistensi Tradisi Assuro Maca di Desa Balangtanaya Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Hasnayanti, Hasnayanti; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.76008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Pandangan masyarakat Muhammadiyah terhadap tradisi assuro maca suku Makassar di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa dan 2) Pengaruh Muhammadiyah dalam menjalin hubungan sosial dan interaksi terhadap penganut tradisi assuro maca dalam kehidupan sehari-hari di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitan ini sebanyak 13 orang di antaranya 1 orang pemerintah setempat, 6 orang anggota Muhammadiyah serta simpatisan aktif Muhammadiyah (baik pengurus maupun individu secara rutin mengikuti kegiatan tanpa keanggotaan formal), 2 orang tokoh adat/budaya yang memimpin tradisi assuro maca dan 4 orang penganut tradisi assuro maca yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu: 1) pemerintah setempat, 2) anggota Muhammadiyah, 3) tokoh adat, dan 4) penganut tradisi assuro maca. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber/cross check. Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Perilaku Berbelanja Pada Aplikasi Tiktok Shop Dikalangan Mahasiswa KIP Kuliah Safitri, Nur Afia; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.76016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (FIS-H UNM) dalam berbelanja melalui aplikasi TikTok Shop, pola perilaku belanja yang terbentuk, serta dampak yang ditimbulkan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan sepuluh informan yang aktif menggunakan TikTok Shop. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber serta dianalisis melalui tahapan kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik utama TikTok Shop terletak pada harga kompetitif, promosi menarik, kemudahan penggunaan aplikasi, serta kepercayaan pada kualitas produk melalui ulasan pengguna. Mahasiswa KIP Kuliah memperlihatkan dua pola perilaku belanja, yakni belanja impulsif yang didorong oleh promo dan pengaruh influencer, serta belanja terencana yang mempertimbangkan harga, kebutuhan, dan anggaran. Dampak penggunaan TikTok Shop bersifat ambivalen: di satu sisi memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, peluang usaha, dan peningkatan literasi pemasaran digital; di sisi lain memicu perilaku konsumtif, gangguan fokus akademik, dan risiko penipuan digital. Temuan ini dikaji dengan menggunakan Teori Tindakan Sosial Max Weber, di mana perilaku belanja mahasiswa dipahami sebagai tindakan yang memiliki makna subjektif, baik berorientasi tujuan (efisiensi dan keuntungan belanja) maupun afektif (dorongan emosional dari konten dan rekomendasi sosial). Tik tok shop, Prilaku berbelanja, Mahasiswa 
Pembentukan Nilai Karakter Pada Santri Putri Di Pesantren Pondok Madinah Kota Makassar Ervina, Yuni; Agus, Andi Aco; Bakhtiar, Bakhtiar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.76647

Abstract

Krisis akhlak yang menimpa kalangan peserta didik terlihat dari banyaknya perilaku menyimpang  dari  ajaran  agama,  seperti penyalahgunaan  narkoba,  miras,  seks  bebas  hingga  tawuran mendorong   berbagai   pihak   mempertanyakan   efektivitas pelaksanaan   pendidikan,   khususnya Pendidikan Agama Islam di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan nilai karakter pada santri putri di Pesantren Pondok Madinah Kota Makassar. Pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Nilai karakter yang dibentuk pada santri putri yaitu religius, mandiri dan disiplin. (2) Proses pembentukan nilai karakter pada santri putri dilakukan melalui tiga metode, yaitu ceramah, pembiasaan dan keteladanan. (3) Faktor yang memengaruhi pembentukan nilai karakter pada santri putri terbagi menjadi dua, yaitu internal dan eksternal. Faktor internal yaitu kesadaran pada diri santri putri yang muncul karena dorongan untuk membanggakan orang tua dengan menjadi santri yang berakhlak mulia, sedangkan faktor eksternal yaitu peran pembina, pengaruh teman sebaya, peran orang tua serta pengaruh teknologi.
Resiprositas Dalam Tradisi Annyori Pada Masyarakat Desa Borongkaramasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa Magfira, Nur; Syukur, Muhammmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.75866

Abstract

Annyori merujuk pada tradisi tukar menukar hadiah yang biasa disebut dengan Panyyori (gift giving). Hubungan timbal balik pemberian hadiah bukanlah sesuatu yang dianggap gratis tanpa pengembalian. Pada dasarnya pemberian hadiah seharusnya dilakukan secara sukarela, tetapi dalam kenyataannya semuanya dibayar kembali berupa kewajibkan yang harus dipenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mendesripsikan Perspektif masyarakat terhadap Resiprositas dalam tradisi annyori pada masyarakat serta dampaknya di Desa Borongkaramasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.Pendekatan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Jumlah informan dalam penelitan ini sebanyak 11 orang yang ditentukan melalui tehnik Purposive Sampling dengan kriteria informan yaitu: 1) Pernah mengadakan pesta, 2) Pernah mengikuti tradisi annyori yang terdiri dari: a. Pemerintah setempat; b.Tokoh adat; c.Generasi Muda; d. Masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Perspektif masyarakat terhadap resiprositas dalam tradisi annyori pada masyarakat di Desa Borongkaramasa, Kecamatan Palllangga, Kabupaten Gowa yaitu: Masyarakat memaknai bahwa pemberian atau sumbangan yang diberikan dalam tradisi annyori sebagai hutang yang wajib untuk dikembalikan sesuai dengan nominal yang sama, masyarakat beranggapan bahwa mereka berpartisipasi dalam tradisi annyori karena ingin memperoleh manfaat atau dukungan jika suatu saat nanti mereka mengadakan pesta. 2) Dampak resiprositas dalam tradisi annyori pada masyarakat di Desa Borongkaramasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa yaitu: a. dampak sosial, tradisi ini dapat mempererat hubungan sosial yang ada di masyarakat namun di satu sisi tradisi ini juga dapat memperburuk hubungan jika pemberian tidak sesuai dengan ekspektasi tuan rumah,b. dampak ekonomi, bagi si pemilik hajat tradisi ini sangat membantu meringankan beban tuan rumah, namun i satu sisi sebagai pemberi sumbangan atau tamu tradisi ini dapat menjadi beban ekonomi bagi masyarakat apalagi harus mengembalikan dengan jumlah yang banyak.
Analisis Perlindungan Hukum Komunitas Ragam Gender (KRG) (Study Kasus Perlindungan Hukum Transgender Di PKBI Sulawesi Selatan) Nurdin, Marie Muhammad; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.75622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Wujud perlindungan hukum transgender dalam Komunitas Ragam Gender (KRG) yang diberikan oleh PKBI Sulawesi Selatan, dan (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam upaya perlindungan hukum tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria: (1) anggota komunitas transgender yang pernah menerima bantuan hukum dari PKBI, (2) pengurus atau relawan PKBI, dan (3) mitra hukum yang bekerja sama dengan PKBI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan member check. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Wujud perlindungan hukum transgender komunitas ragam gender (KRG) di PKBI Sulawesi Selatan yaitu: a)  Memberikan perlindungan hukum bagi komunitas transgender melalui pendekatan berbasis hak asasi manusia (HAM) b) Terintegrasi dalam program INKLUSI c) Kode etik organisasi yang menjamin nondiskriminasi d) Pendampingan hukum dan ruang aman. (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam Upaya perlindungan hukum transgender yaitu: a) Adanya dukungan kelembagaan PKBI b) Keberadaan program inklusi c) Jaringan kerja sama advokasi. Faktor penghambat yaitu a) Tidak adanya regulasi spesifik terkait transgender b) Stigma dan diskriminasi sosial. Kehadiran PKBI menjadi sangat penting dalam menjembatani kesenjangan antara komunitas transgender dan sistem hukum, sekaligus membentuk konstruksi sosial baru yang lebih inklusif dan setara.
Eksistensi Tradisi Lontara Pananrang Pada Masyarakat Desa Tottong Mawarda, Sahra; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 11, Nomor 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.65153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Eksistensi Tradisi  lontara pananrang di Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng dan 2) Dampak Lontara Pananrang terhadap tradisi pertanian di Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu: 1) Tokoh Adat di Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng dan 2) Masyarakat petani di Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Eksistensi budaya Lontara Pananrang di Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, tetap terjaga dan memainkan peran vital dalam kehidupan masyarakat setempat. a) Lontara Pananrang menjadi salah satu pilar penting dalam melestarikan warisan budaya dan sejarah daerah tersebut b) Lontara Pananrang digunakan oleh masyarakat Desa Tottong dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai dan kearifan lokal yang terkandung didalamnya tetap hidup dan relevan dalam konteks modern 2) Dampak Lontara Pananrang terhadap tradisi pertanian di Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. a) Sangat signifikan, naskah ini digunakan oleh petani dalam menentukan waktu yang tepat untuk menanam padi. b) Melalui tradisi Tudang Sipulung, Masayarakat Desa Tottong mengandalkan Lontara Pananrang untuk mencapai hasil panen yang optimal, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas komunitas.   
Stratifikasi Sosial dan Implikasinya pada Sistem Bagi Hasil Masyarakat Petani Leilani, St Sarah; Handoyo, Pambudi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 11, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.57427

Abstract

Stratifikasi merupakan suatu sistem bertingkat yang membagi masyarakat menjadi beberapa lapisan dengan tingkatan yang berbeda-beda. Pada masyarakat petani, stratifikasi sosial terlihat jelas terutama terkait dengan perbedaan struktur ekonomi. Perbedaan tersebut terlihat dari kepemilikan tanah, penguasaan alat produksi, tingkat skala penanaman modal usaha, dan pola hubungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur kelas pada masyarakat petani dan mengkaji sistem bagi hasil yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan menerapkan analisis dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur masyarakat petani terdiri dari pemilik tanah dan pemilik tanah yang terbentuk berdasarkan kedudukan dan peran. Sistem bagi hasil pada masyarakat petani pada umumnya melibatkan maro, mertelu, dan merpat, tergantung pada jenis komoditas yang dihasilkan.
Interaksi Sosial Antara Mahasiswa Agama Hindu Dengan Katolik Di Lingkungan FHIS Undiksha Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi SMA Tarigan, Mayarninta; Yasa, I Wayan Putra; Sitompul, Lola Utama
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.77593

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara majemuk dengan keberagaman suku, ras, agama, dan budaya yang menjadi ciri khas bangsa ini, termasuk pada lingkungan univesitas. Perbedaan ini menciptakan dinamika interaksi sosial yang menarik untuk dikaji, khususnya interaksi antara mahasiswa Hindu sebagai kelompok mayoritas dengan mahasiswa Katolik sebagai kelompok minoritas. Penelitian bertujuan mengidentifikasi bentuk, faktor dan interaksi sosial mahasiswa Hindu dengan Katolik di lingkungan FHIS Undiksha sebagai sumber belajar Sosiologi di SM. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan metode purposive sampling. analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni bentuk interaksi sosial banyak terwujud melalui kegiatan akademik dan organisasi, seperti kerja kelompok dalam mengerjakan tugas kuliah, mengikuti kepanitiaan bersama, serta berpartisipasi dalam organisasi mahasiswa dan kegiatan bakti sosial lintas agama. Faktor-faktor yang memengaruhi dapat dikaji dari beberapa aspek seperti adanya hubungan perbedaan agama justru mempererat hubungan melalui sikap saling menghargai dan membangun toleransi, adanya hubungan dengan struktur fungsi sosial yakni memperkuat kohesi sosial dan membangun interaksi yang inklusif serta produktif, adanya tujuan seperti mahasiswa saling mengenal tradisi dan budaya agama lain, seperti ikut merayakan hari besar agama teman, yang semakin mempererat hubungan dan memperdalam pemahaman lintas agama. Potensi sebagai sumber belajar sosiologi di SMA sangat besar, seperti pengertian interaksi sosial. Materi mengenai interaksi sosial tidak terlihat pembahasannya dengan jelas. Sehingga untuk memperkaya pemahaman mengenai interaksi sosial dalam hubungan sosial maka dibentuklah pembelajaran kontekstual dengan bahan interaksi mahasiswa FHIS Undiksha sebagai pelengkap materi hubungan sosial.