cover
Contact Name
Fatmawati Nur
Contact Email
fate.nurkhalik@uin-alauddin.ac.id
Phone
+62811443002
Journal Mail Official
teknosains@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H.M.Yasin Limpo 36 Romang-Polong, Sombaopu, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi
ISSN : 19793154     EISSN : 2657036X     DOI : https://doi.org/10.24252/teknosains
Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi is a peer-reviewed journal that publishes three times a year (January-April, May-August, and September-December) on articles concerning all areas of science and technology in both theoretical and applied research. The below-mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Science and Technology field. Chemistry and Chemical Engineering Physics, Material, and Mechanical Engineering Biology, and Biosystem Engineering Food and Agriculture Engineering Mathematics Computer Science and Engineering Earth Science and Engineering Space Engineering Electrical Engineering Architecture and Civil Engineering Environment Science and Engineering Mechanical Engineering Basic Science in Engineering Education Engineering Education Reforms New Technologies in Education Industry and Education: A Continous Collaboration Research and Development in Engineering Education Globalization in Engineering Education Computers, Internet, Multimedia in Engineering Education Organization of Laboratories
Articles 476 Documents
Deteksi Mycobacterium tuberculosis melalui pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar Anggraeni, Rini; Sijid, St. Aisyah; Commeng, Andi Tenri
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.42692

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang masih menjadi fokus perhatian global. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020, Mycobacterium tuberculosis masih menjadi masalah kesehatan dunia yang utama dengan perkiraan 10,4 juta kasus baru tuberkulosis setiap tahunnya. Metode penemuan terbaru untuk diagnosis TB adalah tes cepat molekuler (TCM). Tes ini menggunakan metode Real Time Polymerase Chain Reaction Assay (RT-PCR) semi kuantitatif yang mengincar wilayah gen rpoB pada M. tuberculosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan M. tuberculosis (MTB) melalui pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar (BBLK). Penelitian ini dilakukan dengan pemeriksaan sampel sputum melalui tes cepat molekuler di BBLK Makassar dalam kurun waktu Juli-September 2023. Hasil yang diperoleh terdapat 290 pasien dapat dirangkum berdasarkan usia dan jenis kelamin. Berdasarkan data tersebut terlihat bahwa pasien terduga tuberkulosis yang diperiksa di BBLK adalah didominasi oleh lansia berdasarkan karakteristik usianya dan laki-laki berdasarkan karakteristik gender. Pemeriksaan terhadap 290 pasien yang diduga menderita tuberkulosis dengan menggunakan GeneXpert TCM menunjukkan bahwa 88% pasien ditemukan memiliki MTB negatif, 11% ditemukan memiliki MTB yang sensitif terhadap rifampisin, 0% terdeteksi MTB yang resistan terhadap rifampisin (MDR TB) dan 1% terdeteksi MTB rifampisin-intermediet.
Analisis pembangunan desa Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa melalui Indeks Desa Membangun Anshar, Muhammad; Siradjuddin, Irsyadi; Sari, Yuliana
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.42700

Abstract

Pemetaan potensi desa dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan berguna untuk merumuskan strategi pengembangan desa. Salah satu metode yang dapat digunakan yaitu Indeks Desa Membangun untuk menilai klasifikasi kemandirian desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan desa se-Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa melalui potensi desa berdasarkan hasil identifikasi Indeks Desa Membangun (IDM) dan memetakan status pembangunan desa. Penelitian dilakukan di lima desa di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa dengan metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan kualitatif menggunakan indikator IDM dari Kementerian Desa kemudian dibuat pemetaan status pembangunan desa menggunakan aplikasi GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi desa berdasarkan rataan nilai indeks ketahanan sosial sebesar 0,778, menunjukkan bahwa Kecamatan Parangloe memiliki potensi dalam membangun dan menjaga kesejahteraan sosial masyarakatnya. Rataan nilai indeks ketahanan ekonomi sebesar 0,663, menunjukkan bahwa Kecamatan Parangloe memiliki kegiatan ekonomi yang cukup beragam, didukung dengan keberadaan pasar dan toko/warung kelontong yang memadai. Sedangkan rataan nilai indeks ketahanan lingkungan sebesar 0,720 yang menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pemetaan pembangunan desa berdasarkan nilai IDM di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa terdapat 3 desa maju yaitu Desa Bulapunranga, Desa Lonjoboko, dan Desa Borisallo. Sedangkan 2 desa lainnya yaitu Desa Bontokassi dan Desa Belabori pada indeks berkembang sehingga nilai IDM Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa sebesar 0,721, menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kondisi pembangunannya berada pada status maju. Hal ini mengindikasikan bahwa secara keseluruhan Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa memiliki tingkat pembangunan yang relatif baik, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Pengaruh penundaan sampel sputum yang diperiksa langsung dan ditunda selama 12 jam terhadap hasil pemeriksaan mikroskopis pada penderita TB di Puskesmas Laonti Sugireng, Sugireng; Suwarny, Suwarny; Rahman, Arif
Teknosains Vol 17 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i3.42767

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobakterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penundaan pemeriksaan sampel sputum yang diperiksa langsung dan ditunda selama 12 jam terhadap hasil pembacaan sediaan mikroskopis pada penderita tuberkulosis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasi. Analisis data menggunakan uji beda Wilcoxon test dependent. Hasil penelitian menunjukkan dari ke 20 sampel yang langsung diperiksa diperolah hasil +1 sebanyak 3 sampel, +2 sebanyak 9 sampel, dan +3 sebanyak 8 sampel, sedangkan pada sampel sputum yang ditunda selama 12 jam pada suhu ruang diperoleh hasil +1 sebanyak 9 sampel, +2 sebanyak 7 sampel, dan +3 sebanyak 4 sampel. Didapatkan sebanyak 9 sampel sputum yang kecenderungan hasilnya berkurang, hasil yang jumlahnya bertambah bertambah tidak ada, dan jumlah sampel sputum yang hasilnya sama antara langsung diperiksa dengan ditunda selama 12 jam pada suhu ruang sebanyak 11 sampel. Hal ini menunjukan bahwa pemeriksaan sputum tunda 12 jam pada suhu ruang dapat mengakibatkan hasil negatif palsu atau positif palsu.
Keanekaragaman serangga hama tanaman padi (Oryza sativa) Jafar, Jusmiati; Ismirawati, Nur; Abdullah, Muh. Syukur
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.43081

Abstract

Masyarakat di Kabupaten Pinrang sebagian besar memiliki mata pencarian sebagai petani. Kecamatan Cempa mempunyai potensi besar sebagai daerah penghasil beras di Kabupaten Pinrang. Namun terdapat suatu kendala yang sering dihadapi oleh petani yaitu adanya Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa serangga hama yang dapat berakibat pada penurunan produktivitas padi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan jaring ayun, yang dilakukan sebanyak 10 kali ayunan pada setiap petak lahan persawahan di tiga titik lokasi. Serangga yang tertangkap dimasukkan ke dalam toples yang berisikan alkohol 70% kemudian mencatat jenis-jenis serangga hama yang ditemukan. Serangga yang didapatkan diidentifikasi secara langsung dengan menggunakan buku kunci determinasi dan dihitung secara manual lalu dianalisis menggunakan rumus indeks Shannon-Wiener. Berdasarkan analisis data diperoleh serangga hama pada lokasi penelitian sebanyak 9 spesies yaitu belalang hijau, walang sangit, ulat grayak, penggerek batang kuning, penggerek batang putih, lembing batu, wereng cokelat, kepik hijau, dan kepinding tanah. Keanekaraaman jenis serangga hama menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman serangga hama pada titik pengamatan I Desa Mangki (H’: 1,67), titik pengamatan II Desa Mattunrutunrue (H’: 1,68), dan titik pengamatan III Kelurahan Cempa (H’: 1,92). Ketiganya menunjukkan indeks keanekaragaman kriteria 1 < H’ ≤ 3 yang berarti keanekaragaman sedang. Hal ini disebabkan karena banyaknya ketersediaan makanan sehingga serangga hama memanfaatkan tanaman padi tersebut sebagai pakan, tempat peletakan telur dan secara tidak langsung serangga berperan sebagai vektor penyakit tanaman.
Uji aktivitas sediaan sabun mandi cair ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus Basir, Nasrawati; Wahdaniar, Wahdaniar; Azmi, Nurul
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.43677

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan flora mikroba kulit yang dapat menyebabkan penyakit. Sabun mandi dapat mengurangi jumlah bakteri pada kulit dan merupakan surfaktan yang digunakan dengan air guna untuk membersihkan dan melindungi kulit. Selain dapat membersihkan kotoran, sabun juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan kulit dari bakteri. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk melihat zona hambat bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah difusi sumuran untuk mengetahui diameter inhibisi atau zona hambat. Pengukuran diameter zona hambat menggunakan jangka sorong kemudian dikategorikan zona hambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun mandi cair dapat menghambat bakteri S. aureus pada formula F1, F2, dan F3. Konsentrasi yang terbaik dalam menghambat bakteri S. aureus adalah F3 dengan luas zona hambat 20,8 mm diikuti oleh F2 19,3 mm dan F1 17,8 mm.
Segmentasi teks pada citra tulisan tangan kalimat menggunakan metode Median Filtering dan Otsu Irfani, Muhammad Haviz; Gasim, Gasim
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.44307

Abstract

Tulisan tangan seseorang mampu memberikan banyak informasi baik untuk diri sendiri maupun bagi orang lain. Citra tulisan tangan dapat memberikan bermacam bentuk citra baru hasil dari segmentasi citra/ gambar. Kesulitan untuk memilih karakter atau kata atau kalimat dari citra asli untuk berbagai pola menggunakan segmentasi citra dapat digunakan untuk memberikan informasi penting dalam pengenalan pola. Tujuan penelitian pada tahap ini yaitu melakukan segmentasi baris teks pada sebuah citra tulisan tangan dalam Bahasa Indonesia berbentuk paragraf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Median Filtering dalam perbaikan citra, dan metode Otsu untuk segmentasi citra. Penelitian ini juga menggunakan pemrograman aplikasi Matlab versi R2021b untuk memproses setiap tahapan penelitian. Hasil dari penelitian ini telah berhasil mendapatkan citra baru berbentuk baris teks atau kalimat yang berjumlah 323 gambar hasil pemisahan pada kisaran Threshold sebesar 0,18 sampai 0,55. Terdapat 38,39% gambar sulit terbaca dan 61,6% gambar yang terbaca dengan baik.
Rumah mikro plus: Arsitektur fleksibel untuk hunian dan usaha Indrayuni, Armi; Syukur, Muhammad; Suhaeb, Firdaus W
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.44468

Abstract

Urbanisasi dan perubahan gaya hidup modern telah mendorong permintaan terhadap rumah mikro yang efisien. Rumah mikro plus, dengan konsep arsitektur fleksibel, merespons tren ini. Penelitian ini menganalisis elemen-elemen rumah mikro plus dalam konteks fleksibilitas ruang, efisiensi, estetika, keberlanjutan, dan dampak sosialnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis naratif deskriptif. Rumah mikro plus menonjol dalam fleksibilitas ruang dengan menggunakan dinding geser dan furnitur modular untuk mengadaptasi ruangan sesuai kebutuhan. Efisiensi ruang dicapai melalui penyimpanan terintegrasi dan penataan ruang yang optimal. Estetika desainnya menekankan garis bersih dan palet warna minimalis, menciptakan tampilan modern dan praktis. Keberlanjutan dicerminkan dalam penggunaan material ramah lingkungan dan efisiensi energi. Interaksi sosial dan pembentukan komunitas didukung melalui ruang bersama dan area terbuka. Rumah mikro plus adalah solusi efisien dan inklusif di lingkungan perkotaan, menciptakan hunian yang nyaman, berkelanjutan, dan mendukung interaksi sosial. Dengan demikian, desain ini menjembatani kebutuhan fungsional, estetis, dan keberlanjutan dalam arsitektur perkotaan modern.
Identification of endoparasites in cow feces in the working area of the Maros Veterinary Center Kahby, Icha Ayunita; Amrullah, Syarif Hidayat; Dirhamzah; Wirawan, Hadi Purnama
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.44624

Abstract

Cows are one of the livestock animals that are widely used by humans to fulfill their needs such as meat and milk. However, unclean farming conditions can be a factor in reducing livestock productivity due to parasitic infections. This study aims to determine the type of endoparasite, the symptoms caused, how to identify them, and the kinship between types of endoparasites found in the faeces of cows observed. This study used the buoyancy method (flotation test) and the sedimentation method. The results obtained from 21 cow faecal samples showed there were seven positive samples for each technique with five different species, namely Strongyloides sp., Oesophagostomum sp., Cooperia sp., Paramphistomum sp., and Eimeria sp. Each species will cause almost the same symptoms, such as decreased appetite, weight loss, late growth, metabolic disorders, diarrhea, and several other clinical symptoms that can result in decreased livestock productivity. The key to the determination is used in determining the phylum and class of the species obtained based on their characteristics; the results obtained are species Strongyloides sp., Oesophagostomum sp., Cooperia sp. are in the same phylum Nemathelminthes and class Nematoda, species Paramphistomum sp. is in the phylum Platyhelminthes of the class Trematoda, and the species Eimeria sp. is in the phylum Protozoa of the class Sporozoa. Phylogeny trees are used to see the level of kinship of a species, as in the results obtained that Strongyloides sp., Oesophagostomum sp., and Cooperia sp. is one monophyletic branch because it is in the phylum Nemathelminthes and polyphyletic with Paramphistomum sp. and Eimeria sp. due to the species Paramphistomum sp. is in the phylum Platyhelminthes as well as the species Eimeria sp. is in the phylum Protozoa.
Penentuan lokasi zona konservasi air tanah di Kabupaten Bantaeng dan lokasi pembinaan dan pengawasan penggunaan air tanah di Kota Makassar menggunakan aplikasi ArcGis Khultsum, Ulfa; Hernawati, Hernawati
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.44989

Abstract

Secara umum air tanah diartikan sebagai air yang berada dan berasal dari lapisan tanah, baik air yang berada pada lapisan tanah tak jenuh maupun air yang berada pada lapisan tanah jenuh. Air yang berada pada lapisan tanah tak jenuh (soil water) akan menunjang kehidupan vegetasi di permukaan. Sedangkan air yang berada pada lapisan tanah jenuh (groundwater) menjadi simpanan air di dalam lapisan tanah yang bisa keluar melalui mata air (artesis), atau tinggal dalam lapisan tanah sebagai air fosil (fossil water). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui lokasi pembinaan dan pengawasan penggunaan air tanah yang ada di Kota Makassar dan untuk mengetahui peta konservasi air tanah yang ada di Kabupaten Bantaeng. Dari hasil pengamatan langsung yang dilakukan di beberapa daerah yang ada di wilayah Kota Makassar, diketahui bahwa sebagian besar kawasan industri memiliki kecenderungan menggunakan air tanah dibandingkan mengggunakan air PDAM. Setiap kawasan indusri setidaknya memiliki lebih dari satu sumur air tanah yang digunakan. Namun banyak dari pengelola kawasan, tidak dapat menunjukkan surat izin untuk penggunaan air tanah dan upaya untuk melakukan upaya konservasi air tanah. Sehingga harus dilakukan upaya lebih dalam mengawasi penggunaan air tanah oleh kawasan industri dan juga melakukan upaya pembinaan sehingga penggunaan air tanah tidak dipakai secara berlebihan.
Uji aktivitas antioksidan ekstrak kulit umbi bawang putih (Allium sativum Linn.) pada berbagai pelarut Astuti, Ratih Dwi; Prabawati, Susy Yunita
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.45110

Abstract

Kulit umbi bawang putih yang sering kali diabaikan, sebenarnya mengandung sejumlah nutrisi dan senyawa bioaktif yang memiliki potensi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit umbi bawang putih (Allium sativum Linn.) menggunakan berbagai pelarut yaitu aseton, etanol, dan metanol. Ekstrak kulit umbi bawang putih diperoleh dengan cara maserasi. Uji kelompok senyawa dilakukan secara kualitatif dengan metode fitokimia sementara uji aktivitas antioksidan pada ketiga ekstrak dilakukan menggunakan metode CERAC (Cerium (IV) ions reducing antioxidant capacity) dengan asam askorbat sebagai pembanding. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa dalam ketiga ekstrak kulit umbi bawang putih terdapat senyawa metabolit sekunder dari jenis alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Ketiga ekstrak terbukti dapat mereduksi ion serium (IV) menjadi ion serium (III). Adanya kemampuan pada ketiga ekstrak untuk mereduksi ion serium (IV) menunjukkan bahwa ketiga ekstrak mempunyai aktivitas antioksidan. Berdasarkan nilai IC50 (Inhibition Concentration 50%) yang diperoleh, diketahui bahwa ekstrak aseton merupakan golongan antioksidan yang kuat, sedangkan ekstrak etanol dan metanol merupakan golongan antioksidan yang sangat kuat.