cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
DETEKSI RESPON FREKUENSI UMBI TROPIS MENGGUNAKAN METODE FAR-FIELD Ruslan Affandi; Mochammad Rif'an; Onny Setyawati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian deteksi respon frekuensi umbi tropis menggunakan metode far field telah dilakukan. Umbi tropis yang diuji pada penelitian ini adalah porang, iles-iles, ubi cilembu, kentang dan bengkuang. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tingkat sensitivitas umbi tropis terhadap gelombang elektromagnetik. Reflektor horn dirancang sebagai pemandu gelombang elektromagnetik. Ketinggian reflektor horn didesain sesuai dengan jarak minimum pada teori far field yaitu 23 cm. Rentang frekuensi pengujian yang diberikan antara 1,4–3,4 GHz. Pengujian dilakukan dengan mengubah variabel jarak antara mulut horn dengan bahan uji (umbi tropis) dengan perubahan jarak 4, 8, 12, dan 16 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa porang dapat dideteksi  pada rentang frekuensi 1,745-1,88 GHz, sedangkan iles-iles dapat dideteksi pada rentang frekuensi 2,185-2,21 GHz. Umbi cilembu dapat dideteksi pada rentang frekuensi 2,055-2,17 GHz, sedangkan  umbi bengkuang, dan kentang memiliki rentang frekuensi kerja yang hampir sama yaitu pada rentang frekuensi 1,4-2,17 GHz. Kata kunci: Umbi tropis, reflektor horn, rentang frekuensi, metode far field
ANALISIS KINERJA LAYANAN INTERNET PROTOCOL TELEVISION (IPTV) PADA JARINGAN VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK (VLAN) WIMAX IEEE 802.16d Arief Priwibowo; Wahyu Adi Priyono; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet Protocol Television (IPTV) secara umum merupakan sistem transmisi digital yang menggunakan protocol internet (IP). Layanan IPTV membutuhkan jaringan akses dengan kecepatan 2 sampai dengan 8 Mbps. Pada artikel ilmiah ini akan membahas tentang analisis kinerja layanan Internet Protocol Television (IPTV) pada jaringan Virtual Local Area Network (VLAN) WiMAX IEEE 802.16d. Parameter kinerja jaringan yang diamati yaitu delay, packet loss, dan throughput. Agar mencerminkan kondisi jaringan yang sebenarnya maka dilakukan variasi beban trafik dan jenis resolusi yang digunakan adalah resolusi HDTV yaitu format 1280  720 dan resolusi full HDTV yaitu format 1080  1920. Hasil analisis kinerja layanan IPTV pada jaringan VLAN WiMAX menunjukkan bahwa resolusi full HDTV memiliki nilai parameter delay tertinggi yang terjadi selama proses pengamatan adalah sebesar 11,37 ms dengan besar packet loss 0,60% dan nilai throughput sebesar 2,04 Mbps. Sedangkan pada resolusi HDTV besar nilai parameter delay tertinggi yang terjadi selama proses pengamatan adalah sebesar 10,79 ms dengan besar packet loss 0,44% dan nilai throughput sebesar 1,57 Mbps. Berdasarkan rekomendasi standar ITU-T G.1010 dan G.114 untuk layanan IPTV telah memenuhi standar. Kata Kunci: IPTV, WiMAX, VLAN, HDTV, full HDTV, ITU-T.
KINERJA DIELEKTRIK MINYAK KELAPA DENGAN ADITIF MINYAK ZAITUN SEBAGAI ISOLASI Nur Rahma Dona; Moch. Dhofir; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak kelapa dapat difungsikan sebagai isolasi cair pada peralatan tegangan tinggi. Tetapi minyak kelapa masih memiliki kekuatan dielektrik yang masih rendah, sehingga diperlukan pencampuran minyak zaitun sebagai zat aditif agar kekuatan dielektrik minyak kelapa (tegangan tembus) dapat meningkat dan layak digunakan sebagai alternatif isolasi cair pada peralatan tegangan tinggi. Pencampuran dapat dilakukan dengan menambahakan minyak zaitun sebesar 5%-25% ke dalam minyak kelapa. Selain itu dilakukan pemurnian berupa pemanasan agar dapat mengurangi kadar air yang terkandung pada minyak kelapa.  Untuk menentukan kelayakannya dibutuhkan pengujian secara elektris (dengan rangkaian pengujian tegangan tembus), fisis (pengujian kadar air menggunakan metode oven) dan analisis kandungan asam lemak jenuh sederhana menggunkan rumus pencampuran. Dari hasil pengujian, nilai tegangan tembus minyak kelapa murni sebesar 23,47 kV/2,5 mm. Nilai ini belum memenuhi standar IEC 156, yaitu sebesar 30 kV/2,5 mm. Jika ditambah minyak zaitun tegangan tembus bisa mencapai 38,73 kV/2,5 mm dan jika dilakukan pemanasan tegangan tembus bisa mencapai sebesar 51,15 kV/2,5 mm. Tegangan tembus tertinggi sebesar 54,01 kV/2,5 mm jika dilakukan pencampuran minyak zaitun dan pemanasan sekaligus pada minyak kelapa.Hal tersebut menunjukkan, ketika ditambah minyak zaitun kadar asam lemak jenuh nya berkurang dari 91% menjadi 72,2% dan ketika dilakukan pemanasan kadar airnya berkurang dari 2697 ppm menjadi 361 ppm. Jika dilihat dari jumlah kadar air, minyak kelapa yang telah dimodifikasi belum lah memenuhi standar maksimum kadar air yang diizinkan sebesar 50 ppm (standar JIS 2320). Jika dilihat dari tegangan tembus, minyak kelapa yang telah diuji pada pengujian dapat bekerja pada peralatan listrik dengan level tegangan kerja 0,75 kV-13,2 kV. Kata Kunci: Minyak isolasi, Tegangan Tembus, Minyak Kelapa, Minyak Zaitun, Kadar Air.
ANALISIS KONDISI DAN PREDIKSI UMUR TRANSFORMATOR DAYA DENGAN METODE HEALTH INDEX Akbar Yusa Putra; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai analisis kondisi dan perkiraan umur transformator untuk beberapa tahun ke depan sangat diperlukan, agar dapat dilakukan tindakan yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi transformator. Pada penelitian ini akan dijelaskan mengenai analisis kondisi dan prediksi umur pada transformator IBT-1 gardu induk Sengkaling dengan menggunakan metode health index.  Health index terdiri dari dua faktor, yaitu faktor historis dan faktor kondisi. Faktor historis terdiri dari 6 parameter, yaitu waktu operasi, pembebanan, inspeksi dan pemeliharaan, gangguan internal, lokasi, merk. Sedangkan faktor kondisi terdiri dari 7 parameter, yaitu pengujian tegangan tembus minyak, pengujian kadar air, dissolved gas analysis, pengujian tan δ, pengujian resistansi isolasi, pengujian resistansi belitan, dan pengujian turn ratio. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai akhir faktor historis sebesar 2,56 dan faktor kondisi sebesar 3,5. Nilai akhir health index transformator IBT-1 adalah 3,12. Berdasarkan nilai health index, transformator IBT-1 berada dalam kondisi bagus dan diperkirakan dapat beroperasi selama 11-15 tahun ke depan. Kata kunci: health index, faktor kondisi, faktor historis, prediksi umur
PERANCANGAN LOKASI CELL SITE (BTS) JARINGAN 3G DI KOTA MALANG MENGGUNAKAN GEOGRAFIS INFORMATION SYSTEM (ArcGIS) Feraldi Alif Pratama; Wahyu Adi Priyono; Sigit Kusmaryanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna telekomunikasi di Indonesia semakin meningkat, prediksi pengguna telekomunikasi pada tahun 2020 khususnya jaringan 3G sebesar 40% dari pengguna telekomunikasi di Indonesia dan berdasarkan survey penetrasi APJII pada tahun 2014, pengguna internet di Jawa Timur mencapai 31% dan pada wilayah Jawa dan Bali yang menggunakan telepon seluler untuk mengakses internet sebesar 92%. Untuk menunjang jaringan 3G dibutuhkan menara agar dapat menempatkan peralatan dan menjalankan proses telekomunikasi tersebut. Menara di Kota Malang terdapat 205 menara, lebih dari 50% menara yang ada digunakan secara tunggal bahkan terdapat menara yang tidak digunakan atau tidak mempunyai tenant. Peneitian ini, merencanakan lokasi BTS di Kota Malang sesuai dengan peraturan dan kebutuhan yang ada. Penelitian ini berupa rekomendasi lokasi BTS di Kota Malang berdasarkan analisis capacity dan coverage area dengan metode analisis spasial menggunakan software ArcGIS. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan lokasi BTS dengan jumlah kebutuhan BTS di Kota Malang sebesar 50 BTS. Kata Kunci: 3G, Menara, BTS, ArcGIS
ALAT PREDIKSI JARAK TEMPUH SEPEDA LISTRIK BERBASIS SMARTPHONE ANDROID Wildan, Muhammad; Nurussa'adah, n/a; Zainuri, Akhmad
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan ber-BBM menghasilkan dampak buruk bagi lingkungan serta bergantung pada sumber energi tak terbarukan yang  makin menipis jumlahnya. Salah satu penyelesaiannya adalah menggunakan kendaraan listrik. Di Indonesia, kendaraan yang banyak digunakan adalah sepeda listrik. Yang menjadi masalah, fitur pada sepeda listrik yang ada saat ini  masih minim. Fitur penting yang tidak dimiliki yaitu informasi mengenai seberapa jauh jarak yang dapat ditempuh sepeda. Kemungkinan terburuk yang dapat terjadi yaitu baterai habis di tengah perjalanan karena prakiraan jarak yang salah. Berangkat dari hal tersebut, perlu adanya sebuah alat sistem informasi prediksi jarak tempuh sepeda listrik agar pengguna sepeda dapat mengetahui kondisi sepeda serta kapan waktu yang tepat untuk mengisi ulang baterai. Alat ini dilengkapi dengan sensor untuk mengukur kapasitas baterai dan menghitung jarak yang bisa ditempuh. Prediksi jarak didapat dengan metode perbandingan konsumsi energi dan kecepatan sepeda. Dan yang paling penting, informasi tersebut akan ditampilkan pada smartphone Android secara real-time dan akurat menggunakan bluetooth. Alat ini mampu membaca perubahan arus hingga 30A dengan akurasi sebesar 94,08% dan presisi ± 0,02A serta mengukur kecepatan dengan tingkat akurasi 94,87% dan tingkat presisi ± 0,15 km/h. Prediksi jarak yang dihasilkan memiliki akurasi 80,84%. Jarak maksimal antara smartphone dan alat ini agar dapat terkoneksi adalah 9 meter. Data kapasitas baterai akan disimpan berkala dalam waktu tertentu pada memory untuk menghindari kehilangan data. Kata Kunci - sepeda listrik, prediksi jarak tempuh
PENGARUH KAPASITAS KANAL TERHADAP PERFORMANSI INTERNET PROTOCOL TELEVISION (IPTV) PADA WiMAX IEEE 802.16d Firman Adendro Sasotyo; Wahyu Adi Priyono; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPTV adalah teknologi yang menyediakan layanan konvergen dalam bentuk siaran radio dan televisi, video, audio, teks, grafik dan data yang disalurkan ke pelanggan melalui jaringan IP (Internet Protocol). IPTV sendiri merupakan teknologi yang menggabungkan televisi dan internet. IPTV merupakan sistem transmisi televisi digital menggunakan internet protocol (IP) yang melewati infrastruktur jaringan IP dengan pita lebar. Karena membutuhkan pita lebar salah satu teknologi yang bisa digunakan adalah teknologi WiMAX. WiMAX adalah teknologi transmisi informasi dengan kecepatan tinggi dan efisien. WiMAX dapat mentransmisikan data dengan kecepatan hingga 75 Mbps. Dalam praktiknya banyak sekali pengguna yang mengeluhkan tentang terputusnya koneksi atau keterbatasan sinyal yang ditangkap modem pelanggan. Salah satunya penyebabnya adalah terbatasnya ketersediaan kanal. WiMAX IEEE 802.16d menyediakan kanal yang cukup besar yaitu 0 sampai 40 Mbps. Kapasitas kanal adalah kemampuan kanal untuk mentransmisikan berapa banyak data yang dapat dikirim Besarnya kapasitas kanal akan mempengarui kualitas layanan. Pada penilitian ini akan membahas tentang performansi layanan IPTV terhadap pengaruh kapasitas kanal. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan Redline WiMAX AN-100U yang berada di Laboratorium Telekomunikasi Teknik Elektro Universitas Brawijaya. Parameter dari analisis performansi layanan IPTV yang akan dihitung dalam penelitian ini adalah parameter QoS yaitu delay, throughput dan packet loss. Dimana dihasilkan bahwa Berdasarkan hasil simulasi analisis delay menggunakan packet analyzer Wireshark didapatkan ketika kapasitas kanal semakin besar maka delay yang dihasilkan dari simulasi semakin kecil. Sedangkan pada analisis simulasi throughput didapatkan nilai semakin besar kapasitas kanal maka throughput semakin besar. Pada simulasi Packet loss semakin besar kapasitas kanal maka packet loss akan semakin kecil.   Kata Kunci – IPTV, Kapasitas Kanal, WIMAX IEEE 802.16d, Delay, Throughput, Packet Loss
SISTEM ANTENNA TRACKER TERHADAP LINTASAN MUATAN ROKET (PAYLOAD) Akbar Waisakti Heranda; Mochammad Rif'an; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi Muatan Roket Indonesia tingkat perguruan tinggi (KOMURINDO) adalah sarana pendidikan dan untuk menarik minat sekaligus menyiapkan calon perekayasa handal dalam teknologi roket dan antariksa. Tema KOMURINDO 2015 adalah Long Range Attitude Monitoring of Balistic Rocket RUM Payload di mana kita harus memonitor sikap muatan roket di udara dengan kecepatan pengiriman data yang relatif tinggi, yaitu 57600 bps. Untuk memaksimalkan penerimaan data setiap peserta juga wajib membuat sistem Ground Control Station (GCS) dan sistem antena yang memiliki kemampuan aktif melacak sinyal (Antenna Tracker-AT). Sistem Antenna Tracker (AT) adalah sebuah sistem kendali aktuator minimal 2 (dua) derajat kebebasan (pitch dan yaw) sebagai platform antena yang dapat bergerak aktif mengarahkan antena ke muatan roket di arah manapun ketika roket meluncur. Pengujian resolusi sudut motor stepper NEMA 23 bipolar sebagai aktuator horisontal (yaw) didapatkan hasil 0.90/ step dan kesalahan rata-rata pembacaan sudut sebesar 0.3%. Hasil pengujian resolusi sudut motor servo Dynamixel AX-12A sebagai aktuator vertikal dengan perubahan terkecil sudut adalah 10 setiap 3 bit dan kesalahan rata-rata pembacaan sudut sebesar 1.2%. Kata kunci: KOMURINDO, Antenna Tracker, stepper NEMA 23 bipolar, servo Dynamixel AX-12A
RANCANG BANGUN ALAT PENGISIAN PULSA UNTUK SISTEM PEMBAYARAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI NEAR FIELD COMMUNICATION Laila Roudhotul Karimah; Nanang Sulistiyanto; Onny Setyawati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NFC (Near Field Communication) adalah sebuah terobosan baru dalam dunia teknologi berbasis RFID (Radio Frequency Identification) dengan frekuensi kerja 13,56 MHz. Jarak komunikasi yang dekat serta kombinasi kode unik yang berbeda-beda setiap tag NFC membuat teknologi ini sangat sesuai untuk media yang membutuhkan tingkat keamanan yang tinggi. Salah satunya adalah diaplikasikan sebagai media pembayaran. Penelitian ini membahas mengenai salah satu aplikasi yang mengadopsi teknologi NFC yaitu sebuah alat pengisian pulsa yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk sistem pembayaran pada printer. Tag NFC yang digunakan adalah tag dengan seri ISO14443-A yang sesuai dengan seri tag yang dapat dibaca oleh reader RC522. Perancangan ini menggunakan mikrokontroller ARM yang memiliki instruksi yang lebih sederhana untuk pemrograman sistem pada hardware. Pembuatan database yang dianalogikan sebagai database server menggunakan software MySQL melengkapi kinerja dari sistem ini. Selain itu perancangan ini juga dilengkapi dengan database harga pada PC (Personal Computer) dengan menggunakan software Microsoft Acces, sehingga operator dapat mengganti harga pulsa sesuai dengan yang diinginkan. Kedua database tersebut diakses melalui software aplikasi yang dirancang di PC dengan menggunakan Visual Basic 6. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi NFC dapat diaplikasikan dalam sistem pembayaran pada rental printer, terbukti dari keberhasilan pengujian pada pembacaan kode unik tag NFC oleh software aplikasi yang terhubung dengan database dan keberhasilan dalam pengisian pulsa pada tag yang sudah terdaftar di database. Kata Kunci : NFC, RFID, database, software aplikasi, sistem pembayaran
PENGATURAN KADAR KELEMBAPAN TANAH DAN SUHU PADA KOTAK PERTUMBUHAN TANAMAN BASIL (OCIMUM BASILICUM) BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA Mahaestra Fachrurrozi; n/a Purwanto; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basil, atau basilikum (Ocimum) adalah segolongan terna yang dimanfaatkan daun, bunga, dan bijinya sebagai rempah-rempah serta penyegar (tonikum). Berbagai bagian tumbuhan ini berbau dan berasa khas, kadang-kadang langu, harum, atau manis, tergantung kultivarnya. Dalam sebuah peneliatan disebutkan dengan mempertahankan kelembapan pada nilai terntentu kandungan minyak esensial pada basil akan berubah-ubah berbeda dengan nilai kelembapan yang lain. Maka dengan Irigasi Secara berkala sesuai kebutuhan dari Tanaman Basil Ocimum Basilicum akan membawa dampak yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman serta kualitas rasa maupun aroma yang dihasilkan dari daun basil tersebut. Pada skripsi ini akan diupayakan suatu sistem kontrol yang dapat menjaga kelembapan tanah yang optimal untuk pertumbuhan tanaman Basil (Ocimum Basilicum). Yang mana pengaturannya menggunakan kaidah Logika Fuzzy yang di implementasikan di mikrokontroler Arduino Mega. Proses perancangan Logika fuzzy pada penelitian ini menggunakan 9 Membership Function dengan operasi MIN-MAX Composition dan metode Defuzzifikasi Centroid Of Average (CoA). Pada pengujian ini didapatkan bahwa sistem dapat menjaga kelembapan tanah di range nilai 70% - 75%. .   Hasil respon dari pengujian seluruh sistem memiliki nilai Error steady state (Ess) sebesar 2,2166% dengan setpoint 75% kelembapan tanah. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai setpoint 75% dengan setvalue (nilai awal) 15,25% yaitu selama 75 detik. Dan error steady state (ess) untuk pengaturan suhu sebesar 3%, 1,81%, 2,5% dengan setpoint berturut turut 30oC, 29oC, 28oC.   Kata Kunci – Ocimum Basilicum, Kelembapan tanah, Kontrol Logika Fuzzy , DFR Soil Moisture Sensor.

Page 55 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue