cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,458 Documents
Uji Pengaruh Pelet Pupuk Hayati VP3 dengan Tambahan Cangkang Telur terhadap Viabilitas Bakteri Fungsional dan BibitTanaman Cabai (Capsicum frutescens L.) Shinta Dwi Cahya; Sugiarto, Sugiarto; Arfarita, Novi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.03.06

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan yang berbeda terhadap total viabilitas bakteri pelet pupuk hayati, dan pengaruh pupuk hayati VP3 dengan komposisi cangkang telur ayam terhadap pertumbuhan bibit tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – September 2022 di Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Pusat dan Halal Center Universitas Islam Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk uji viabilitas agen hayati, terdapat 12 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Sedangkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk uji pada bibit tanaman cabai, terdiri dari 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 5 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F taraf 5% (ANOVA). Apabila terdapat pengaruh nyata dilakukan uji lanjut dengan BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan V3T1 (VP3 + Cangkang telur 15%, suhu pengeringan 40oC) menunjukan hasil rata-rata tertinggi yang jumlah populasi bakterinya sebesar 86,7 x 109 CFU/g, tetapi perlakuan V3T1 tidak berbeda nyata dengan perlakuan V2T1 (VP3+ Cangkang telur 10%, suhu pengeringan 40oC) dan perlakuan V1T1 (VP3+Cangkang telur 5%, suhu pengeringan 40oC). Pada uji bibit tanaman cabai menunjukkan bahwa perlakuan V3T1 (Limbah Cangkang Telur 15% + VP3 dengan suhu pengeringan 40oC) memiliki pengaruh yang nyata pada tinggi bibit cabai dan bobot segar bibit cabai sedangkan pada panjang akar bibit cabai terbaik terdapat pada perlakuan V2T1 (Limbah Cangkang Telur 10% + VP3 dengan suhu pengeringan 40oC). Kata Kunci : Bibit cabai, Pelet pupuk hayati, Viabilitas bakteri.
Keragaman dan Potensi Aksesi Ciplukan (Physalis angulata L.) Sebagai Buah Segar dan Buah Kering Ilham_Prawira_Hasbi; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.03

Abstract

Ciplukan (Physalis angulata L.) merupakan tanaman tropis yang berkembang di Indonesia. Ciplukan dapat dikonsumsi dalam keadaan segar maupun diolah dalam bentuk buah kering. Untuk meningkatkan nilai buah ciplukan segar dan kering dilakukan analisis keragaman karakter buah melalui program pemuliaan tanaman. Keragaman diperlukan karena digunakan sebagai dasar pemilihan aksesi yang berpotensi untuk dikembangkan atau sebagai bahan baku genetik untuk perbaikan karakter buah segar dan buah kering. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaman karakter buah segar dan buah yang dikeringkan pada aksesi ciplukan, dan memilih aksesi ciplukan yang potensial dikembangkan sebagai buah segar dan buah kering. Penelitian dilakukan di greenhouse lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dari bulan September 2021 hingga November 2021. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak kelompok terhadap 19 aksesi ciplukan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pada tanaman ciplukan terdapat keragaman rendah, sedang, dan tinggi. Karakter buah ciplukan yang mempunyai keragaman rendah terdapat pada jumlah buah per tanaman dan umur panen. Karakter panjang buah, diameter buah, panjang kelopak, bobot buah tanpa kelopak, dan berat buah kering konstan memiliki keragaman sedang. Karakter bobot buah dengan kelopak dan kadar kemanisan buah mempunyai keragaman tinggi.
Response of Several Melon Varieties (Cucumis melo L.) Effect of EM4 Application Palandro, Nadhea; Saptadi, Darmawan; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.08.05

Abstract

Melon is one of the horticultural crops that has the potential to be developed and can meet the nutritional needs of families. The main problem faced by melon farmers is that the demand for melons cannot be fulfilled as a result of the low quality of the melons and the melon seeds are still imported. The use of hybrid varieties is indispensable in increasing market competitiveness nationally and internationally. The aim of the research was to study the interaction of melon varieties with EM4 applications. The materials used in this research activity were the seeds of the Glamor variety, Gracia variety, Action 434 variety, polybags, raffia rope, tissue, name tags, soil, compost, rice husk charcoal, EM4, NPK fertilizer, and KNO3 fertilizer. This study was a factorial experiment which was arranged using a Randomized Block Design (RBD). The first factor is the application of EM4 with 3 levels. The second factor is the use of varieties with 3 levels, namely the Glamor, Gracia, and Action 434 varieties. This research was carried out from September 2021 to December 2021 on the rooftop of the central building of the Faculty of Agriculture, University of Brawijaya. The results showed that there was no significant interaction between the three varieties of melon plants. with the EM4 application. This indicates that the growth response of the three varieties to EM4 is the same. Varietal treatment had a significant effect on the average time of emergence of male and female flowers of melon plants. This can be caused by the varieties used are superior varieties that can increase the production of melon plants.
Pengaruh Dosis Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Sumemi, Alifiani Indri; Guritno, Bambang
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.04

Abstract

Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan tanaman semusim yang dibudidayakan di Indonesia dan tanaman perdu yang tanamannya tumbuh membelit. Jumlah panen kacang panjang dilaporkan mengalami penurunan dari 2014 sampai 2017 sebanyak 69.523 ton/tahun. Kalium membantu dalam proses fotosintesis. Sehingga penambahan kalium adalah salah satu cara untuk meningkatkan hasil panen tanaman kacang panjang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November 2021 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berlokasi di desa Jatimulyo, Malang, jawa Timur. Metode penelitian menggunakan rancangan petak terbagi. Terdiri dari petak utama dan anak petak, petak utama terdiri dari 3 taraf (varietas Parade Tavi, KP1000 dan Peleton) dan anak petak terdiri dari 5 taraf (0 kg KCl/ha, 50 kg KCl/ha, 100 kg KCl/ha, 150 kg KCl/ha dan 200 kg KCL/ha). Dilanjutkan dengan analisis data menggunakan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata antara dosis pupuk kalium dengan varietas tanaman pada hasil tanaman kacang panjang yaitu panjang polong, jumlah biji, dan sangat nyata pada berat 1000 biji. Tidak terjadi interaksi yang nyata pada pertumbuhan tanaman (panjang tanaman dan banyak daun), jumlah polong total pertanaman, dan hasil panen. Perlakuan dosis pupuk kalium berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, dan sangat nyata pada panjang polong, jumlah biji, jumlah polong total pertanaman, berat 1000 biji dan hasil panen. Perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap panjang polong, jumlah biji dan berat 1000 biji.
Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Frekuensi Penyiangan Gulma terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Egiditya, Balda; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.08.07

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) termasuk kedalam jenis tanaman leguminosa yang digunakan sebagai bahan pangan untuk konsumsi langsung, dan juga dapat digunakan sebagai bahan campuran bahan pangan seperti roti, bumbu dapur, bahan baku industri dan pakan ternak. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk maka kebutuhan akan kacang tanah meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu penyebab penurunan produksi tanaman kacang tanah adalah dengan pemberian pupuk yang kurang tepat dan kehadiran gulma. Upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan dan mengoptimalkan produksi tanaman kacang tanah adalah dengan pemberian pupuk NPK yang tepat, selain itu penyiangan gulma juga meningkatkan hasil produksi kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari interaksi antara dosis pupuk NPK dan frekuensi penyiangan gulma serta pengaruhnya pada pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian dilaksanakan di Lahan berlokasi di Jl. Martorejo Gg. Lily, Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan percobaan faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama ialah perlakuan dosis pupuk NPK dan kedua ialah perlakuan frekuensi penyiangan gulma. Metode pengambilan sampel berupa metode destruktif dan non destruktif. Analisis ragam menggunakan ANOVA dengan taraf 5%. Uji lanjut menggunakan Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penyiangan gulma dipengaruhi oleh dosis pupuk NPK yang diberikan. Perlakuan dosis pupuk NPK 300 kg ha-1 dan 2 kali penyiangan sudah dapat meningkatkan hasil tanaman kacang tanah.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Tipe Tegak terhadap Dosis Pupuk Kandang dan Konsentrasi PGPR Bukit, Margaretha; Maghfoer, Moch Dawam
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.05

Abstract

Tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura. Penelitian bertujuan untuk mempelajari interaksi dan pengaruh antara pupuk kandang dosis pupuk kandang dan konsentrasi PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2022 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Faktor pertama yaitu dosis pupuk kandang dengan 3 taraf yaitu kontrol atau 0 ton ha-1, 5 ton ha-1 dan 10 ton ha-1.  Faktor kedua konsentrasi PGPR dengan 4 taraf yaitu kontrol atau 0 ml I-1, 5 ml I-1, 10 ml I-1 dan 15 ml I-1. Pada setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan, terdiri dari 80 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kandang 10 ton ha-1 dan konsentrasi PGPR 10 ml I-1 atau 15 ml I-1 mampu menghasilkan bobot polong per hektar yang tinggi sebesar 20,38 ton ha1 atau 20,53 ton ha1
Respon Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botritys L.) terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Sapi dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) azizi, fakhrizal; Yurlisa, Kartika; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.08.01

Abstract

Kubis bunga merupakan salah satu sayuran yang memiliki nilai komersial yang baik. Produksi kubis bunga di Jawa Timur dari tahun 2017 hingga 2019 fluktuatif dengan data 3 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pupuk kandang sapi dan PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Jatimulyo, Fakultas Pertanian, Kota Malang pada bulan September sampai Desember 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pemberian pupuk kandang sapi dengan 4 taraf yaitu Kontrol, 15 ton ha-1, 30 ton ha-1, dan 45 ton ha-1. Faktor kedua adalah dosis pemberian PGPR dengan 3 taraf yaitu kontrol, 5 liter ha-1 dan 10 liter ha-1. Analisis data menggunakan ANOVA taraf 5%, uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan dosis pupuk kandang sapi dan PGPR pada tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan pupuk kandang sapi memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan umur muncul bunga. Perlakuan PGPR memberikan pengaruh nyata terhadap umur muncul bunga. Perlakuan pupuk kandang sapi dan PGPR tidak berpengaruh nyata terhadap komponen hasil tanaman kubis bunga.
Respon Pertumbuhan Bibit Kelor dari Media Tanam dan Pemberian ZPT Ratu Biogen Karno; Sundari; Nugroho, Candra Catur; Astutik, Ruth Widia
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 4 (2023): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.04.08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon bibit tanaman kelor terhadap media tanam dan pemberian ZPT Ratu Biogen. Penelitian ini dimulai dari bulan Oktober sampai Desember 2021, bertempat di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 2 faktor dan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan media tanam sebagai faktor pertama (M) terdiri atas 4 taraf, yaitu m0 (tanah), m1 (tanah + sekam bakar = 1:2), m2 (tanah + sekam bakar = 2:2), m3 (tanah + sekam bakar = 3:2). Perlakuan ZPT Ratu Biogen sebagai faktor kedua (B) terdiri atas 3 taraf, yaitu b0 (kontrol), b1 (2 ml L-1 air), b2 (4 ml L-1 air). Hasil penelitian menunjukan bahwa respon bibit kelor dari media tanam sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HST, diameter batang umur 15 dan 45 HST; berpengaruh nyata terhadap parameter umur muncul tunas, jumlah daun umur 15 HST, serta diameter batang umur 30 HST; dan berpengaruh tidak nyata terhadap parameter jumlah daun umur 30 dan 45 HST. Respon bibit kelor dari pemberian ZPT Ratu Biogen berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 30 HST dan berpengaruh tidak nyata pada parameter pengamatan umur muncul tunas, jumlah daun umur 15, 30 dan 45 HST, tinggi tanaman umur 15 dan 45 HST, dan diameter batang 15, 30 dan 45 HST. Interaksi antara media tanam dan ZPT Ratu Biogen berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan.
Aplikasi Dosis dan Waktu Pemupukan NPK Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Romadona, Dessi Nurhidayati; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.02

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) merupakan komoditas yang banyak diminati karena rasa bijinya manis dan dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk olahan pangan. Produktivitas jagung manis di Indonesia masih rendah sehingga perlu ditingkatkan melalui penggunaan pupuk anorganik yang tepat. Pupuk yang banyak digunakan diantaranya adalah pupuk NPK karena mengandung Nitrogen, Fosfor dan Kalium. Faktor yang mempengaruhi penyerapan unsur hara diantaranya dosis dan waktu pemupukan. Maka penelitian dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh dosis dan waktu pemupukan NPK yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Agrotechno Park Jatikerto Universitas Brawijaya, pada Mei hingga Agustus 2022. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk NPK terdiri dari 150, 200, 250, 300 dan 350 kg ha-1. Faktor kedua yaitu waktu pemupukan terdiri dari pemupukan 0 dan 30 HST serta pemupukan 0, 15, dan 30 HST. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara dosis dan waktu pemupukan NPK, dimana pemberian dosis NPK 250 kg ha-1 dengan waktu pemupukan 0, 15, dan 30 HST mampu meningkatkan panjang tanaman, diameter batang, luas daun, bobot segar tongkol, hasil panen, dan kadar gula saat panen jagung manis. Pemberian dosis NPK 250, 300, dan 350 kg ha-1 menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis lebih tinggi dibandingkan dosis NPK 150 dan 200 kg ha-1. Pemupukan pada 0, 15, dan 30 HST menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis lebih tinggi dibandingkan pemupukan 0 dan 30 HST.
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Konsentrasi Gandasil B Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris L.) Tipe Tegak Varietas Balitsa 2 Shafa Salsabilaa Zahirah; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buncis merupakan tanaman sayuran berjenis polong polongan yang mayoritas dibudidaya oleh penduduk indonesia dan juga digemari oleh kalangan masyarakat terutama daerah Jawa Timur. Penurunan produksi tanaman buncis disebabkan oleh ketersediaan unsur hara di dalam tanah yang berkurang dan juga menurunnya kesuburan tanah sehingga perlu adanya penggunaan pupuk organik pada tanah dan pupuk daun untuk nutrisi tanaman. Tujuan penelitian adalah mempelajari dan mendapatkan dosis pupuk kandang kambing dan konsentrasi Gandasil B yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tipe tegak (Phaseolus vulgaris L) varietas Balitsa 2. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2022 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berlokasi di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. Penelitian non faktorial yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri dari 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kandang kambing yang dikombinasikan dengan Gandasil B memberikan pengaruh yang nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah bunga, umur mulai berbunga dan umur mulai terbentuk polong sedangkan pada komponen hasil tanaman buncis memberikan pengaruh yang nyata pada parameter jumlah polong pertanaman, bobot segar polong pertanaman dan bobot segar polong perhektar. Kombinasi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis adalah pemberian pupuk kandang kambing dosis 10 t ha-1 dan Gandasil B 6 g L-1  karena menghasilkan bobot segar polong sebesar 17,29 t ha-1 dengan memiliki persentase 70,34% lebih besar dalam meningkatkan bobot segara polong perhektar pada tanaman buncis.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue