cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,458 Documents
Identifikasi dan Keanekaragaman Spesies Tumbuhan Paku-pakuan di Kawasan Hutan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur, Sulawesi Utara Tuelah, Syela Nathasya; Moko, Emma Mauren; Lawalata, Helen Joan; Butarbutar, Regina
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.03.08

Abstract

Tumbuhan paku memiliki tingkat sebaran yang tinggi serta tingkat keanekaragaman spesies yang tinggi. Keanekaragaman jenis tumbuhan paku memiliki manfaat bagi kehidupan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi misalnya tumbuhan paku-pakuan dapat dijadikan sumber obat tradisional, sebagai tanaman hias serta berperan dalam menjaga keseimbangan hutan, namun informasi tentang jenis serta nilai kegunaannya masih kurang diketahui oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan identifikasi dan mengetahui indeks keragaman tumbuhan paku-pakuan di kawasan hutan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur, Sulawesi Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei eksploratif dengan cara melakukan penjelajahan di setiap stasiun atau plot penelitian. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling pada stasiun atau plot yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kawasan hutan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur terdapat 11 jenis tumbuhan paku dari 8 famili, dengan indeks keanekargaman yang dikategorikan pada tingkat keanekaragaman sedang.
Respon Morfologi Tanaman Ercis (Pisum sativum L.) terhadap Induksi Poliplodi Menggunakan Kolkisin Arina, Bendang Sari; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.10.08

Abstract

Ercis (Pisum sativum L.) merupakan salah satu tanaman legum dengan segala manfaat baik untuk dikonsumsi atau dimanfaatkan di bidang kesehatan dan pertanian. Mengandung 21,2-32,9% protein, 36,9-39% karbohidrat, vitamin A, B1, dan C, mineral seperti kalsium, potasium, magnesium, dan lainnya serta rendah lemak dan sodium menyebabkan ercis sebagai tanaman yang sangat bermanfaat terlebih ercis dapat menginduksi aktivitas antikanker, antidiabetes, antibakteri, anti-inflamasi, dan lainnya. Kandungan dan manfaat yang dimiliki oleh ercis menyebabkan ercis sebagai tanaman dengan permintaan pasar yang cukup tinggi. Indonesia mengimpor ercis setiap tahunnya dari Ukraina, Cina, dan Australia. Untuk pemenuhan kebutuhan pasar ercis di Indonesia, dibutuhkannya peningkatan kualitas dan kuantitas dari ercis di Indonesia. Poliploidi merupakan keadaan terdapat lebih dari satu pasang kromosom, dan dapat meningkatkan kualitas, hasil, dan adaptasi lingkungan pada tanaman. Poliplodi dapat terjadi salah satunya dikarenakan pemberian kolkisin pada tanaman. Kolkisin merupakan suatu senyawa yang berasal dari ekstrak meadow saffron yang dapat memengaruhi fase mitosis pada tanaman sehingga menyebabkan penggandaan jumlah kromosom dan memengaruhi karakter morfologi tanaman. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui respon 3 genotipe ercis terhadap pemberian kolkisin 700 ppm dengan direndam pada tunas selama 2x24 jam. Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan diuji menggunakan uji-t 5%. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang pada September-Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan terdapat respon ercis terhadap pemberian kolkisin pada tinggi tanaman, panjang ruas, jumlah bunga, panjang dan bobot kering polong, jumlah biji per polong, bobot kering biji per tanaman, ukuran biji, dan ukuran stomata.
Pengaruh Ecoenzyme Teknologi Nano Terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica rapa L.) yang Dibudidayakan Secara Hidroponik Rizka Meisy Evis Putri; Fevria, Resti; M, Des; Violita, Violita
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.06.01

Abstract

Peningkatan produksi pakcoy pada lahan yang sempit dapat menggunakan budidaya hidroponik. Hidroponik adalah budidaya tanaman menggunakan air dan membutuhkan larutan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman. Upaya mengurangi penggunaan nutrisi AB Mix yang tidak ramah terhadap lingkungan, digunakan pupuk organik dari ecoenzyme. Solusi mengatasi pengendapan nutrisi adalah teknologi nano yang sifatnya slow release dan meningkatkan penyerapan unsur hara. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ecoenzyme teknologi nano terhadap pertumbuhan pakcoy (Brassica rapa L.) yang dibudayakan secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan bulan Juli-Desember 2022 di Laboratorium Penelitian dan rumah kawat Departemen Biologi, Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 6 perlakuan dan 5 ulangan : Kontrol (Air sumur+AB Mix), P1 (Air Nano+100% AB Mix), P2 (Air Nano+25% Ecoenzyme Nano+75% AB Mix), P3 (Air Nano+50% Ecoenzyme Nano+50% AB Mix), P4 (Air Nano+75% Ecoenzyme Nano+25% AB Mix), P5 (Air Nano+100% Ecoenzyme Nano). Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan uji DNMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan berat kering tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan P2 (Air Nano+75% AB Mix+25% Ecoenzyme Nano), sedangkan luas daun tertinggi pada P3 (Air Nano+50% AB Mix+50% Ecoenzyme Nano). Pengunaan ecoenzyme teknologi nano berpengaruh terhadap pertumbuhan pakcoy yang dibudidayakan secara hidroponik. Kata Kunci: AB Mix, ecoenzyme, hidroponik, pakcoy, tekologi nano
Meningkatnya Ketersediaan Air Akibat Perubahan Iklim dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Sorgum (Sorgum bicolor L.) Rizwan, Teuku Azkia; Prasetianto, Mushoffan; ariffin, Ariffin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.10.01

Abstract

Perubahan iklim seperti peningkatan curah hujan dan suhu menimbulkan ancaman dalam sektor pertanian, karena dapat mengganggu sebaran neraca air. Pemenuhan kebutuhan pangan dapat teratasi dengan pembudidayaan tanaman sorgum. Sorgum merupakan tanaman pangan alternatif yang adaptif terhadap perubahan iklim. Tujuan dari penelitian ini adalah memelajari dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air dan produktivitas tanaman sorgum (Sorghum bicolor L.). Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Juli hingga September 2022 di Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah thermometer maksmimum, thermometer minimum, penangkar hujan observatorium, dan Microsoft Excel. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan dan suhu selama 30 tahun (1992-2021) yang diperoleh dari Stasiun Klimatologi Gewayanta Larantuka dengan pengelompokkan data selama 10 tahun serta data produktivitas tanaman sorgum selama 10 tahun terakhir (2012-2021). Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan analisis data sekunder tentang perubahan iklim, analisis neraca air, dan analisis produktivitas tanaman sorgum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim memengaruhi perubahan ketersediaan air yang berdampak terhadap produktivitas tanaman sorgum.  
Pengendalian Gulma Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Melalui Penerapan Penyiangan dan Populasi Itik Noor Ramadhan, Akbar; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 11 (2023): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.02

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan, namun di Indonesia produktivitasnya masih rendah dan tidak stabil. Hal tersebut disebabkan oleh gulma yang menjadikan menurunnya produktivitas padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengendalian gulma yang berbeda yakni penyiangan dan integrasi padi-itik terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukoharjo, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada bulan Juni sampai Oktober 2022. Disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yang terdiri dari A1 = bergulma; A2 = penyiangan sebanyak 2 kali; A3 = penyiangan sebanyak 3 kali; A4 =  populasi 1 ekor itik per 20 ; A5 = populasi 2 ekor itik per 20 ; A6 = populasi 3 ekor itik per 20 . Data yang terkumpul dari hasil penelitian ditabulasi dengan Microsoft Excel, lalu dianalisis dengan menggunakan tabel Sidik Ragam (ANOVA) dan di uji lanjut menggunakan Uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan populasi itik sebanyak 3 ekor per 20 m2 menghasilkan pertumbuhan dan hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan populasi itik sebanyak 1 ekor per 20 m2 dan populasi itik sebanyak 2 ekor per 20 m2
KARAKTERISASI 6 GENOTIPE CABAI RAWIT HIJAU (Capsicum frustecens) BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI Suyuti, Ivan; Purnamaningsih, Sri Lestari; Adiredjo, Afifuddin Latif
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 11 (2023): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.05

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frustecens) termasuk ke dalam tanaman hortikultura yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat maupun industri di Indonesia. Permintaan cabai meningkat setttiap tahnnya terutama saat hari besar keagamaan mencapai 10-20%, sedangkan produksi rata-rata mencapai 6-7 ton per ha. Hal ini mengakibatkan pemerintah harus melakukan impor untuk memenuhi permintaan. Varietas cabai rawit yang beredar di masyarakat saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada tingkat produksi. Hal ini dapat terjadi karena varietas cabai rawit yang beredar memiliki tingkat produksi yang rendah sehingga perlu dilakukan perakitan varietas unggul melalui program pemuliaan tanaman. Karakterisasi merupakan langkah penting dalam pemuliaan tanaman cabai rawit. Karakterisasi bertujuan untuk mendeskripsikan sifat tanaman yang bernilai ekonomis sehingga dapat diketahui karakter unggul yang dapat dimanfaatkan. Karakterisasi tanaman dibagi menjadi yaitu karakter morfologi dan agronomi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakter morfologi dan agronomi keenam genotipe cabai rawit hijau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang dilaksanakan pada bulan Juni-November 2022 di lahan CV. Borneo Seed yang berada di Kecamatan Karangploso, Malang. Bahan tanam yang digunakan adalah genotipe CRR03, CRG 18, CRC19, CRK27, CRS22, dan CRA43. Deskripsi karakter keenam genotipe cabai rawit hijau menunjukkan beberapa karakter yang tidak berbeda pada tiap genotipe meliputi bentuk daun, antosianin pada daun, antosianin node batang, pola bunga, pola buah, bentuk pangkal, bentuk ujung, bentuk buah dominan membujur, dan calyx. Karakter kuantitatif genotipe CRR03, CRK27 dan CRA43 memiliki hasil per hektar tinggi, umur panen paling genjah genotipe CRS22 dan CRC19. Pada karakter daya simpan buah paling lama adalah genotipe CRG18 sebesar 9,5 hari
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di PTPN XII Safitri, Milla; Maghfoer., Moch. Dawam
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.10.06

Abstract

Tanaman kopi merupakan tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan strategis sebagai sumber devisa negara. Negara Indonesia berada pada urutan ke 4 dengan pengeskpor kopi terbesar di dunia setelah negara Brazil, Vietnam dan Kolombia. Budidaya bibit kopi arabika perlu dikembangkan salah satunya mengkombinasi POC dengan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.) yang baik dengan pemberian konsentrasi POC dan PGPR yang tepat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan: faktor 1: POC = P0 : tanpa POC, P1 : POC 30 ml L-1, P2 : POC 50 ml L-1, P3 : POC 70 ml L-1 dan faktor 2 : PGPR = Q0 : tanpa PGPR, Q1 : PGPR 5 ml L-1, Q2 : PGPR 10 ml L-1, Q3 : PGPR 15 ml L-1. Peubah yang diamati ialah pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun. Hasil menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan POC dan PGPR terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika pada parameter pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun. Perlakuan POC 30 ml L-1 dengan PGPR 10 ml L-1 mampu meningkatkan pertambahan tinggi tanaman sebesar 23%, pertambahan diameter batang sebesar 98%, pertambahan jumlah daun sebesar 38% dan pertambahan luas daun sebesar 70% dalam budidaya bibit kopi arabika.
Orientasi Dosis Iradiasi Efektif Pada Perbaikan Genetik Padi (Oryza sativa L.) Lokal Padang Pariaman Melalui Mutasi Induksi Sari, Henny Puspita; Suliansyah, Irfan; Dwipa, Indra; Hervani, Dini
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.06.08

Abstract

Peneliti menggunakan induksi mutasi pada padi untuk menciptakan keragaman genetik yang tinggi. Populasi dasar dengan keragaman genetik yang tinggi akan memudahkan proses seleksi karakter yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimal yang menginduksi keragaman genetik tertinggi pada tiga genotipe padi sawah. Bahan penelitian adalah tiga genotipe padi sawah yaitu “Madang Pulau”, “Putiah Papanai” dan “Banang Kuniang”. Iradiasi gamma dilakukan di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) BATAN. Setiap genotipe diiradiasi dengan dosis 0, 100, 200, 300, 400 500 dan 600 Gy. Penyemaian dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti. Pengamatan dilakukan terhadap persentase kecambah (%), tinggi bibit dan panjang akar. Nilai LD50 ditentukan berdasarkan hasil analisis regresi persentase kecambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persentase kecambah yang tumbuh menurun seiring dengan peningkatan dosis iradiasi gamma, kecuali pada genotipe “Puputiah Papanai”, sedangkan tinggi bibit dan panjang akar untuk ketiga genotype yang tumbuh menurun seiring dengan peningkatan dosis iradiasi gamma (2) nilai LD50 pada Genotype Madang Pulau, Putiah Papanai, dan Banang Kuniang masing-masing adalah 333.58 Gy, 377.62 Gy, dan 291.14 Gy. (3) dosis optimal iradiasi sinar gamma untuk ketiga genotype berkisar pada dosis 200-300 Gy. (4) Di antara tiga genotipe padi yang diuji, mutan “Banang Kuiang”.
Respon Pembungaan dan Hasil Beberapa Aksesi Stroberi (Fragaria sp.) Terhadap Variasi Lingkungan Fotoperiode Rosyadi, Naufal Luthfi; andrini, Anis; ashari, sumeru
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.08

Abstract

Kebutuhan buah stroberi (Fragaria sp.) dalam negeri masih dipenuhi oleh impor dari negara penghasil stroberi. Produksi stroberi di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 85.285 ton, kemudian pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 74.990 ton. Produksi buah stroberi bergantung pada proses pembentukan bunga yang dipengaruhi oleh suhu dan fotoperiode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pembungaan dan hasil stroberi pada beberapa lingkungan fotoperiode serta menyeleksi aksesi stroberi yang potensial. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2022 di kebun penelitian stroberi milik Balai Standardisasi Instrumen Pertanian yang berlokasi di Jl. Raya Tlekung No. 1, Junrejo, Batu. Penelitian disusun dalam percobaan yang dirancang pada 3 lingkungan fotoperiode, yaitu F1: fotoperiodisitas normal (kontrol), F2: fotoperiodisitas 8 jam (short day), dan F3: fotoperiodisitas 16 jam (long day). Rancangan yang digunakan dalam setiap lingkungan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 7 aksesi stroberi. Setiap plot lingkungan percobaan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati berupa variabel vegetatif, generatif, dan hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotoperiode mempengaruhi panjang fase vegetatif tanaman stroberi sehingga dapat menghambat pembungaan tanaman stroberi. Aksesi ICS04050036 (A2), Knia (A3), dan ICSP04050016 (A5) berbunga
Pengaruh Waktu Tanam dan Kerapatan Kemangi (Ocimum basilicum L.) pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) dalam Sistem Tumpangsari Risantosa, Choirifia; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 11 (2023): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.03

Abstract

Permintaan hasil panen jagung manis dan kemangi terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan bertambahnya pertumbuhan masyarakat, namun luasan lahan pertanian semakin menurun. Diperlukan teknik budidaya yang tepat yaitu tumpangsari jagung manis dan kemangi. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam tumpangsari adalah waktu tanam dan kerapatan tanaman untuk mengurangi kompetisi pemanfaatan faktor tumbuh tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan mendapatkan waktu tanam dan kerapatan tanaman kemangi yang sesuai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei-Agustus 2022 di Desa Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari jagung manis monokultur, jagung manis + kemangi (1 baris) 7 HSbT jagung manis, jagung manis + kemangi (2 baris) 7 HSbT jagung manis, jagung manis + kemangi (1 baris) ditanam bersamaan, jagung manis + kemangi (2 baris) ditanam bersamaan, jagung manis + kemangi (1 baris) 7 HST jagung manis, jagung manis + kemangi (2 baris) 7 HST jagung manis, jagung manis + kemangi (1 baris) 14 HST jagung manis, jagung + kemangi (2 baris) 14 HST jagung manis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kemangi yang ditanam pada berbagai waktu tanam dan kerapatan yang berbeda dalam sistem tumpangsari dengan jagung manis tidak menyebabkan penurunan pertumbuhan maupun hasil tanaman jagung manis. Seluruh perlakuan sistem tumpangsari tanaman jagung manis dengan kemangi mampu meningkatkan produktivitas lahan (LER > 1), menguntungkan secara ekonomi (R/C Ratio > 1), mampu menekan pertumbuhan gulma, serta mengefisiensi intersepsi cahaya matahari.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue