cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
PENGARUH ION ASING TERHADAP KINERJA ESI TIMBAL (II) TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS S-METHYL-N-(METHYLCARBAMOYLOXY) THIOACETIMIDATE UNTUK PENENTUAN KADAR TIMBAL DALAM IKAN Nelgi, Fahrana Salas Trenggamayu; Fardiyah, Qonitah; Sulistyarti, Hermin
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.303 KB)

Abstract

Pengaruh ion asing terhadap kinerja ESI timbal (II) tipe kawat terlapis berbasis S-methyl N-(methylcarbamoyloxy) thioacetimidate atau methomyl untuk penentuan kadar timbal dalam ikan telah diteliti. ESI timbal (II) yang telah diteliti memiliki nilai Nernstian dengan harga slope 29,26 mV/dekade konsentrasi, dengan rentang konsentrasi linier 10-5 - 10-1 M dan limit deteksi 1,185 x 10-5 M  atau setara dengan 2,453 ppm timbal. Ion asing yang digunakan adalah Cd2+ dan Fe3+ dengan konsentrasi sebesar 10-3 M menggunakan metode tercampur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI timbal (II) tipe kawat terlapis yang telah dibuat bersifat selektif terhadap ion timbal yang ditunjukkan dengan nilai koefisien selektifitas (Ki,j) <1 dengan urutan selektifitasnya adalah Pb2+ > Cd2+ > Fe3+. ESI timbal (II) tipe kawat terlapis yang telah dikarakterisasi mempunyai ketelitian 99,71% dan ketepatan 99,42% ketika digunakan untuk menentukan kadar timbal (II) di dalam sampel ikan. Berdasarkan uji statistik t dengan tingkat kepercayaan 5 % diperoleh hasil bahwa nilai thit < ttabel, hal ini menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh dengan metode potensiometri ESI timbal (II) dan metode spektrofotometri serapan atom menunjukkan hasil yang  tidak berbeda nyata. Sehingga, ESI timbal (II) dapat digunakan sebagai metode alternatif  penentuan kadar timbal (II) dalam sampel ikan. Kata kunci: ion asing, methomyl, koefisien selektifitas, insang.
OPTIMASI AMOBILISASI XILANASE DARI TRICHODERMA VIRIDE DENGAN MATRIKS ZEOLIT Sari, Intan Permata; Sutrisno, Sutrisno; Prasetyawan, Sasangka
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.306 KB)

Abstract

Amobilisasi xilanase dengan matriks zeolit dilakukan melalui metode adsorpsi fisik. Amobilisasi dilakukan untuk meningkatkan stabilitas enzim xilanase, karena xilanase bebas tidak stabil terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan waktu pengocokan dan konsentrasi xilanase optimum. Pada penelitian ini enzim xilanase diisolasi dari Trichoderma viride, enzim yang didapat kemudian dimurnikan dengan metode pengendapan menggunakan amonium sulfat dengan tingkat kejenuhan 40-80%. Untuk menentukan waktu pengocokkan optimum amobilisasi enzim dilakukan pada 0,1 g zeolit dalam temperatur kamar dan kecepatan pengocokkan 100 rpm dengan variasi waktu pengocokan (1, 2, 3, 4, dan 5) jam, sedangkan untuk menentukan konsentrasi enzim xilanase optimum dilakukan pada 0,1 g zeolit dalam temperatur kamar dan kecepatan pengocokkan 100 rpm dengan variasi konsentrasi xilanase(2,244; 2,618; 2,992; 3,366: 3,740) mg/mL. Hasil penelitian menunjukan waktu pengocokan optimum pada 3 jam dan konsentrasi xilanase optimum terjadi pada konsentrasi 3,366 mg/mL dengan aktivitas 25,74 unit.Kata kunci: Xilanase, Trichoderma viride, Amobilisasi, Zeolit
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI SENSOR POTENSIOMETRI RHODAMIN B BERBASIS KITOSAN DENGAN PLASTICIZER DIOKTIL SEBAKAT (DOS) Rahmawati, Alif Faiza; Atikah, atikah; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.532 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengkarakterisasi sensor potensimetri Rhodamin B berbasis kitosan sebagai metoda analisis yang cepat,murah dan memiliki akurasi serta presisi yang tinggi dengan mekanisme pertukaran ion untuk penentuan zat warna rhodamin B. Membran sensor terdiri dari campuran bahan aktif kitosan yang diaktivasi menggunakan asam asetat 3% (b/v), polimer polivinilklorida (PVC) dan pemlastis dioktilsebakat (DOS) dalam pelarut tetrahidrofuran (THF), yang digunakan sebagai membran dengan komposisi tertentu. Membran kemudian digunakan untuk lapisan yang menutupi kawat Pt pada sensor potensimetri. Karakterisasi sifat dasar dilakukan meliputi: faktor Nernst, rentang konsentrasi linier, limit deteksi, waktu respon, usia pemakain serta waktu prakondisi dalam larutan ion yang disensornya (rhodamin B). Dari penelitian ini dihasilkan sensor potensiometri Rhodamin B bermembran dengan komposisi  kitosan:PVC:DOS  4:35:61 dalam pelarut THF 1:3 (b/v) menghasilkan karakter bersifat Nernstian dengan nilai faktor Nernst sebesar 57.067 mV/dekade, pada kisaran konsentrasi lebar yaitu 10-5-10-1 M, batas deteksi kecil yaitu 3.981 ppm, waktu respon cepat yakni 50 detik, sensor masih dapat digunakan dalam waktu 14 hari serta perlu waktu perendaman 10 menit. Kata kunci : kitosan, membran, Rhodamin B, sensor potensiometri
STUDI PEMBERIAN EKSTRAK RUMPUT LAUT COKLAT (Sargassum prismaticum) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID DAN GAMBARAN HISTOLOGI JARINGAN GINJAL PADA TIKUS (Rattus norvegicus) DIABETES MELITUS TIPE 1 Shofia, Vivi; Aulanni'am, aulanni'am; Mahdi, Chanif
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.589 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak rumput laut coklat (Sargassum prismaticum) terhadap kadar malondialdehid dan gambaran histologi jaringan ginjal tikus diabetes hasil induksi multiple low dose-streptozotocin (MLD-STZ) dengan dosis 20 mg/kgBB. Pada penelitian ini tikus putih dikelompokkan menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol tanpa terpapar MLD-STZ, kelompok diabetes melitus yang dipapar MLD-STZ, kelompok diabetes melitus yang dipapar MLD-STZ yang mendapat terapi ekstrak rumput laut coklat (Sargassum perismaticum) yang diberikan secara oral dengan variasi  hari pemberian  yaitu satu, tiga, lima dan tujuh hari. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran kadar malondialdehid dengan menggunakan metode TBA (Thiobarbituric Acid) dengan pengukuran menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 530 nm, dan gambaran histologi menggunakan metode pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Hasil penelitian ini didapatkan  kadar Malondialdehid berturut-turut berdasarkan pengelompokan perlakuan adalah 0,527; 0,93; 0,893; 0,803; 0,77 dan 0,676 µg/ml. Pemberian ekstrak rumput laut coklat dapat menurunkan profil malondialdehid pada ginjal tikus terapi dengan variasi hari 1, 3, 5 dan 7 berturut-turut adalah 3,98; 13,65; 17,2 dan 27,31%. Serta dapat memperbaiki histologi jaringan ginjal tikus diabetes melitus yang telah yang dipapar MLD-STZ yang mendapat terapi ekstrak rumput laut coklat (Sargassum prismaticum) . Kata Kunci: diabetes melitus, ginjal, histologi, malondialdehid
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) TIMBAL (II) TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS PIROPILIT Daninda, Mahani; Fardiyah, Qonitah; Sabarudin, Akhmad
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.194 KB)

Abstract

ABSTRACT Pyrophyllite as an inorganic material having an active site that can serve as an ion exchanger, so that potentially to be used as ionophore ion selective membrane. Ion Selective Electrode (ISE) lead (II)-based on pyrophyllite as an ionophore, Polyvinylchloride (PVC) as the matrix polymer, activated carbon and dioktilftalat (DOP) as a plasticizer in tetrahydrofuran solven has been developed. Variables of this research consist of immertion time doing at 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80 minutes and composition of the membrane. Basic characterization of ion ISE Lead (II) coated wire based on pyrophyllite were examined Nernst Factor, limit of detection, linear concentration range, response time, and life time. The results of research showed that, the optimum immertion time to 50 minutes, with the optimum membrane composition consist of Pyrophylite : PVC : activated carbon : DOP is 49 : 16 : 3 : 32 (% b/b). Characterization of Lead (II)-based coated wire type pyrophyllite produced include: linear concentration range of lead 10-5 - 10-1 M at a price of 29.33 Nernst Factor mV/decade of concentration. The resulting detection limit is 8.054 x 10-6 M or equal to 1,669 ppm of lead, the resulting response time of 30 seconds and a life time of 45 days. Keywords : coated wire type, Ion Selective Electrode (ISE), lead, pyrophyllite
AMOBILISASI PEKTINASE HASIL ISOLASI DARI Aspergillus niger MENGGUNAKAN MATRIKS KARAGENAN Tanjung, Elvanila; Roosdiana, Anna; Mardiana, Diah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.671 KB)

Abstract

ABSTRACT Pectinase isolated from Aspergillus niger was immobilized by entrapping method in a matrix of carrageenan. The aim of this research was to determine the optimum concentration of carrageenan and enzyme. Carrageenan concentration varied (0.017; 0.033; 0.050; 0.067; 0.083) g/mL, while the concentration of enzyme  varied  (0.632; 1.263; 1.895; 2.526; 3.158) mg/mL. Protein content was determined by Biuret reagent  and enzyme activity was determined from the number of reduced sugar as a result of  hydrolyzed pectin per minute. The results showed that optimum concentration of carrageenan was 0.050 g/mL and the optimum enzyme concentration was 1.263 mg/mL with the amount of entrapping enzyme was 3.048 mg/g carrageenan and maximum activity of  348.5 units. Key words: activity, Aspergillus niger, carrageenan, pectinase.
SINTESIS KERAMIK BERPORI BERBAHAN DASAR LUMPUR LAPINDO MENGGUNAKAN CETAKAN NATA DE COCO Afida, Laely Nur; Tjahjanto, Rachmat Triandi; Roosdiana, Anna
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.957 KB)

Abstract

Lumpur Lapindo mengandung Fe2O3, SiO2, dan Al2O3 yang berpotensi untuk dijadikan bahan dasar keramik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter fisik keramik berpori yang dibuat menggunakan cetakan nata de coco serta mengetahui pengaruh variasi kadar gula dalam sintesis. Sintesis keramik diawali dengan preparasi sampel dengan proses refluks menggunakan HCl untuk mengurangi kadar Fe2O3 serta penambahan larutan Mg(II) 1% untuk meningkatkan kekerasan keramik. Terdapat dua kelompok sampel, A dan B. Keramik A disiapkan dengan mencampurkan lumpur Lapindo dan larutan gula 10%, keramik B menggunakan larutan gula 12%. Karakterisasi keramik berpori meliputi densitas dan luas permukaan yang menggunakan metilen biru. Hasil penelitian menunjukkan sampel A1 memiliki luas permukaan maksimum (8,57 m2/g ), sedangkan densitas terendah (0,99 g/cm3) pada sampel B4. Perbedaan konsentrasi gula tidak berpengaruh secara signifikan terhadap sifat keramik. Kata kunci: densitas, kadar gula, keramik, luas permukaan, lumpur Lapindo
STUDI REAKSI KONDENSASI ALDOL ANTARA FURFURAL DAN ASETON MENGGUNAKAN KATALIS MgO/γ-Al2O3 Amaniyah, Amaniyah; Ulfa, Siti Mariyah; Utomo, Edi Priyo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.652 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  aktivitas dan selektivitas katalis MgO/γ-Al2O3 terhadap reaksi kondensasi aldol antara furfural dan aseton dengan metode oil batch reactor autoclave. Karakterisasi katalis dilakukan dengan metode difraksi sinar-X (DSX) dan mikroskop elektron pindai-dispersi energi sinar-X (SEM-EDX). Uji aktivitas katalis dilakukan dengan perbandingan mol furfural dan aseton 1:1. Reaksi kondensasi dilakukan dengan variasi waktu 2, 4, 6, 8, 10 dan 12 jam pada suhu 80 oC bertekanan 2,5 atm dalam atmofer gas N2. Pembentukan produk dianalisis dengan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan adanya pergeseran panjang gelombang pada produk 4 , 8 dan 10 jam dengan λmax berturut-turut 322,50 nm, 315,50 nm dan 313,50 nm.  Produk kondensasi yang teridentifikasi yaitu 4-furan-2-il-3-buten-2-on.   Kata kunci: aseton, furfural, kondensasi aldol, oil batch reactor autoclave, MgO/γ-Al2O3
PENGARUH Zn2+ TERHADAP AKTIVITAS XILANASE HASIL ISOLASI DARI Trichoderma viride DENGAN METODE FERMENTASI SEMI PADAT Naimah, Janatun; Mahdi, Chanif; Roosdiana, Anna
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.84 KB)

Abstract

Xilanase merupakan enzim ekstraseluler hasil isolasi dari jamur Trichoderma viride yang mampu menghidrolisis xilan menjadi xilosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Zn2+ terhadap aktivitas xilanase. Pada penelitian ini digunakan serbuk kulit pisang sebagai induser untuk produksi enzim. Aktivitas xilanase ditentukan berdasarkan banyaknya gula pereduksi yang dihasilkan (xilosa) oleh 1 mL enzim per menit. Pengaruh Zn2+ terhadap aktivitas xilanase dilakukan dengan beberapa konsentrasi, yaitu 25, 30, 35, 40, 45 dan 50 mM. Analisa data menggunakan analisis ragam Pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekstrak kasar xilanase dengan penambahan ion Zn2+ 40 mM diperoleh sebesar 1,821 µgmL-1menit-1 dan Zn2+ berpengaruh sangat nyata terhadap aktivitas xilanase (P<0,01). Penambahan Zn2+ berfungsi sebagai aktivator untuk meningkatkan aktivitas xilanase. Nilai konstanta kinetika tanpa penambahan ion Zn2+ diperoleh Vm sebesar 5,32 µgmL-1menit-1 dan KM sebesar 8,05 %, sedangkan pada penambahan Zn2+ diperoleh Vm sebesar 6,80 µgmL-1menit-1 dan KM sebesar 2,87 %. Kata kunci: xilanase, Trichoderma viride, Zn2+
PEMURNIAN ETANOL SECARA MIKROFILTRASI MENGGUNAKAN MEMBRAN SELULOSA ESTER Pratama, Agung Yanuar; Mardiana, Diah; Indahyanti, Ellya
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.582 KB)

Abstract

Studi tentang pemurnian etanol secara mikrofiltrasi menggunakan membran selulosa ester telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode mikrofiltrasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemurnian etanol, dan mengetahui pengaruh waktu filtrasi terhadap tingkat kemurnian etanol. Membran yang digunakan adalah mix-selulosa ester yang telah dikompaksi dengan sampel yang digunakan etanol 96%. Karakter membran yang digunakan dievaluasi berdasarkan hasil SEM dan spektrofotometri FT-IR.  Mikrofiltrasi dilakukan hingga 120 menit pada tekanan 1 atm. Analisis hasil filtrasi didasarkan pada massa jenis dan indeks bias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu filtrasi berpengaruh terhadap kemampuan membran menahan etanol, meskipun membran selulosa ester kurang sesuai untuk meningkatkan kemurnian etanol secara mikrofiltrasi.   Kata Kunci : Etanol, Mikrofiltrasi, Selulosa Ester