cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
KRITERIA BANGUNAN HIJAU DAN TANTANGANNYA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Rezky Anggunmulia; Denny S. Widyanto; Herry P. Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.292 KB)

Abstract

Sektor bangunan memiliki dampak besar tidak hanya pada kehidupan ekonomi dan sosial, tetapi juga pada lingkungan alam yang dibangun. Meskipun penerapan bangunan hijau dapat mengurangi kerusakan lingkungan, namun tidak semua bangunan baru didisain dan dibangun dengan menerapkan konsep bangunan hijau. Hal ini disebabkan karena penerapan konsep bangunan hijau tidak mudah, dan disamping itu terdapat tantangan yang menghambat penerapan konsep bangunan hijau. Penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner yang ditujukan kepada kontraktor grade 6 & 7, konsultan grade 4, owner, dan pemerintah. Selanjutnya semua kuesioner yang berhasil dikumpulkan akan diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan one way Analysis of Variance (Anova) dengan program SPSS. Hasil dari analisis mean dibandingkan dengan studi lapangan berupa wawancara dengan narasumber kontraktor, konsultan, dan owner sebagai pembanding dari hasil kuesioner. Dari hasil analisis didapatkan bahwa kriteria yang paling mudah yaitu pencahayaan alami dan ventilasi, pemandangan keluar gedung, dan introduksi udara luar. Sedangkan tantangan terbesar yaitu kurangnya pendanaan dalam membangun bangunan hijau, kurangnya perhatian publik terhadap bangunan hijau, dan kurangnya komitmen dari pimpinan administrasi untuk melindungi lingkungan.
FRIKSI ANTARA PERMUKAAN BETON SPUN PILE BAGIAN DALAM DENGAN BETON PENGISI Fredrick Wahyu Christianto; Rich Ferson; Gogot Setyo Budi; Hurijanto Koentjoro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.301 KB)

Abstract

Spun pile adalah tiang pancang berbentuk bulat dan berongga pada bagian tengah. Metode pembuatan spun pile adalah memanfaatkan gaya sentrifugal untuk proses pemadatan beton, yaitu dengan cara diputar (spinning), sehingga ada kemungkinan akan menimbulkan kuat tekan yang tidak merata pada ketebalan dinding tiang. Selain itu, pada permukaan bagian dalam lubang spun pile,biasanya terdapat lapisan yang relatif lunak (slurry). Terdapatnya lapisan slurry tersebut kemungkinan akan mempengaruhi friksi dengan beton pengisi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari friksi antara beton bagian dalam spun pile dengan beton baru sebagai pengisi. Hasil penelitian pada permukaan beton spun pile bagian dalam dengan beton pengisi dengan lapisan slurry yang tipis menunjukkan bahwa semakin tinggi kandungan semen beton pengisi, friksi antara spun pile dan beton pengisi akan meningkat. Namun, pengaruh kandungan semen tersebut relatif tidak signifikan pada spun pile yang memiliki lapisan slurry yang tebal. Friksi terendah rata-rata antara beton spun pile bagian dalam dengan beton pengisi yang memiliki lapisan slurry dengan ketebalan sekitar 3 mm adalah 11,87 kg/cm2.
ANALISA TINGKAT KEPENTINGAN RSIIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI Hendry Ciputra; Stevanus William Effendi; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.048 KB)

Abstract

Pada proyek konstruksi terdapat banyak sekali risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi pada tiap tahapan pembangunan. Masing-masing risiko mempunyai frekuensi kejadian dan dampaknya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tingkat kepentingan risiko kecelakaan kerja pada masing-masing risiko pada tiap tahapan pekerjaan yang diidentifikasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisoner kepada staff kontraktor yang terlibat langsung di lapangan di wilayah Surabaya, kemudian data akan dianalisa dengan menghitung rata-rata jawaban responden untuk setiap frekuensi dan dampak risiko yang ada, sedangkan tingkat kepentingan risiko dianalisa dengan menggunakan tabel matriks kualitatif yang didapatkan dari literatur AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko tangan pekerja terkena palu pada pekerjaan bekisting memiliki frekuensi dengan mean tertinggi yang berarti risiko tersebut paling sering terjadi dari risiko lainnya. Sedangkan untuk dampak risiko terbesar yaitu risiko pekerja terjatuh dari ketinggian pada pekerjaan scaffolding installation. Pada tingkat kepentingan risiko ditemukan bahwa dari keseluruhan 66 variabel risiko, 8 diantaranya memiliki tingkat kepentingan risiko low, 44 diantaranya memiliki tingkat kepentingan risiko medium, 12 diantaranya memiliki tingkat kepentingan risiko high, dan 2 sisanya memiliki tingkat kepentingan risiko very high yaitu risiko pekerja terjatuh dari ketinggian pada pekerjaan pengecoran dan risiko scaffolding roboh menimpa pekerja/fasilitas pada pekerjaan scaffolding installation.
EVALUASI SNI 1726:2012 PASAL 7.2.5.1 MENGENAI DISTRIBUSI GAYA LATERAL TERHADAP KEKAKUAN DAN KEKUATAN PADA SISTEM GANDA SRPMK DAN SRBKK Andreas Jaya; Hary Winar; Hasan Santoso; Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.895 KB)

Abstract

Umumnya dikenal dua sistem yang sering digunakan untuk menahan gaya gempa, yaitu sistem tunggal dan sistem ganda. Pada sistem ganda harus memenuhi syarat yang diatur dalam SNI 1726:2012 pasal 7.2.5.1 di mana sistem rangka pemikul momen harus mampu menahan minimal 25% gaya lateral yang proporsional terhadap kekakuannya. Penelitian ini akan meninjau performa bangunan dengan SRPM yang memikul 25% gaya lateral (skenario 1) dan bangunan dengan SRPM yang memikul kurang dari 25% gaya lateral (skenario 2), tetapi memperbesar gaya gempa dengan suatu faktor untuk memenuhi syarat 25% tersebut. Sistem ganda yang digunakan berupa SRPMK dan SRBKK pada tiga bangunan yang direncanakan dengan beban respons spektrum kota Jayapura menurut SNI 1726:2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah performa bangunan yang didesain terhadap kekuatan (skenario 2) lebih baik dibandingkan performa bangunan yang didesain terhadap kekakuan (skenario 1). Hasil yang diperoleh adalah bangunan yang didesain terhadap kekakuan (skenario 1) cenderung lebih tahan terhadap gempa dan kerusakan yang terjadi lebih sedikit dibandingkan pada bangunan yang didesain terhadap kekuatan (skenario 2).
KECELAKAAN KERJA DAN ANALISIS PENERAPAN PERATURAN KESELAMATAN KERJA PEKERJAAN GALIAN TANAH PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Yonathan .; Andreas .; Andi .
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.89 KB)

Abstract

Dari permasalahan pekerjaan galian tanah yang rawan terjadi kecelakaan kerja, maka pihak kontraktor perlu memberikan perhatian khusus terhadap penerapan peraturan keselamatan kerja untuk menjamin keselamatan para pekerja. Penelitian ini membahas mengenai jenis kecelakaan kerja yang paling sering terjadi beserta dengan faktor penyebabnya. Selain itu, dalam penelitian ini juga dilakukan observasi guna menganalisis dan mengevaluasi penerapan peraturan keselamatan kerja oleh para kontraktor di Surabaya. Dari hasil penyebaran kuisioner diperoleh bahwa jenis kecelakaan kerja pada pekerjaan galian tanah adalah terperosok ke dalam galian dengan jumlah frekuensi sebesar 74 responden, dengan faktor penyebab utamanya adalah penerangan yang kurang dalam galian dengan jumlah frekuensi sebesar 32 responden. Dari hasil observasi lapangan yang dilakukan di lima proyek konstruksi di Surabaya, diperoleh bahwa peraturan yang paling sering tidak diterapkan adalah peraturan mengenai adanya penghalang atau lampu sinyal untuk membatasi pekerja, jarak kendaraan dan galian dengan persentase sebesar 40% dan peraturan mengenai penggunaan safety tool untuk para pekerja dengan persentase sebesar 40%. Namun bila dilihat secara keseluruhan, dapat dilihat bahwa semua proyek yang diobservasi sebagian besar telah menerapkan peraturan yang ada pada checklist. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan peraturan keselamatan kerja pekerjaan galian tanah dalam proyek konstruksi di Surabaya dinilai sudah cukup baik.
ANALISA KEMUNGKINAN PENINGKATAN SERTIFIKASI GREENSHIP DARI GOLD MENJADI PLATINUM (STUDI KASUS: APARTEMEN VENETIAN) Jimmy Christian; Ivan Adi Pratama; Paulus Nugraha; Tirsa E. Tumbelaka
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.638 KB)

Abstract

Indonesia khususnya di Surabaya, telah mendukung praktik pembangunan berkelanjutan. Satu – satunya apartemen di Surabaya yang telah mendapat sertifikatsi oleh badan resmi yang mempraktikkan bangunan hijau (Green Building Council Indonesia) adalah Apartemen Venetian yang telah mendapat sertifikasi Greenship gold. Sertifikasi ini mempunyai masa berlaku sehingga dalam beberapa tahun kedepan sertifikat ini dapat ditingkatkan kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa alternatif terbaik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sertifikasi yang telah didapatkan dari Greenship New Bulding, sebagai rekomendasi untuk bangunan lain dan Greenship Existing Bulding untuk peningkatan sertifikasi kembali menjadi platinum. Langkah penelitian meliputi pencarian alternatif yang didapatkan berdasarkan hasil studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara. Alternatif terbaik dianalisa menggunakan metode gabungan CPI dan AHP berdasarkan tingkat kepentingan owner yang dilihat dari 3 faktor yaitu biaya, kesulitan implementasi dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan untuk meningkatkan sertifikasi Greenship New Building, terdapat 8 alternatif terbaik dari 18 alternatif yang dapat dilakukan. Sedangkan untuk Greenship Existing Building, terdapat 21 alternatif terbaik dari 28 alternatif yang dapat dilakukan. Menurut owner terdapat aspek lain yang perlu dipertimbangkan yaitu aspek kenyamanan penghuni.
PERBANDINGAN BEBERAPA ALTERNATIF MANAJEMEN LALULINTAS PADA SEKOLAH SWASTA DI PERUMAHAN PAKUWON CITY SURABAYA Yovita Vanesa Romuty; Rudy Setiawan; Harry Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.355 KB)

Abstract

Perjalanan ke sekolah merupakan aktivitas terbanyak kedua yang menyebabkan kemacetan lalulintas. Hal yang serupa berpotensi terjadi pada Sekolah Gloria dan Sekolah Xin Zhong yang sebagian besar menggunakan kendaraan pribadi untuk aktivitas antar jemput siswa. Perlu diadakan analisis kinerja jaringan jalan di sekitar sekolah untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja jaringan jalan pada kondisi eksisting (Do-Nothing) serta mengusulkan dan menganalisis beberapa alternatif manajemen lalulintas untuk meningkatkan kinerja jaringan jalan (Do-Something). Data yang dibutuhkan yaitu Matriks Asal Tujuan yang diperoleh license plate survey dan data geometrik jalan. Matriks Asal Tujuan digunakan untuk data pembebanan lalulintas pada TrafikPlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan jalan pada kondisi Do-Nothing masih dalam keadaan baik dilihat dari V/C = 0,7 dari nilai ideal V/C ≤ 0,75. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa alternative ketiga (Alt-3) yaitu gabungan antara perubahan u-turn U1 dan perubahan akses masuk sekolah Gloria merupakan alternatif manajemen lalulintas terbaik yang dapat diterapkan pada daerah studi karena mengalami perubahan yang sangat signifikan pada beberapa indikator kinerja jaringan jalan dibandingkan alternatif lainnya dari tahun 2013 hingga tahun 2018.
OPTIMASI CONSTRUCTION SITE LAYOUT MENGGUNAKAN METODE METAHEURISTIC ALGORITHM PADA PROYEK GREAT HOTEL DIPONEGORO Vincent Jonathan; Adrian Kristian Sugiarto; Effendy Tanojo; Doddy Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.356 KB)

Abstract

Construction site layout merupakan komponen penting dalam proyek yang memiliki fasilitas – fasilitas yang bersifat sementara untuk menunjang pembangunan proyek. Tata letak tiap fasilitas yang efektif berpengaruh pada kelancaran pembangunan proyek, terutama dalam hal waktu dan biaya. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan optimasi pada site layout menggunakan metode metaheuristik, dengan kondisi equal site layout, pada proyek “Great Hotel Diponegoro”. Metode yang digunakan dalam studi ini ada tiga, yaitu Particle Swarm Optimization (PSO), Artificial Bee Colony (ABC), dan Symbiotic Organisms Search (SOS). Dengan tiga metode ini, dilakukan perbandingan untuk mencari metode terbaik yang menghasilkan nilai objective function yang paling optimal. Objective function yang dicari adalah Travelling Distance (TD) yang paling kecil. Penelitian ini menunjukan bahwa metode yang terbaik adalah metode SOS.
EVALUASI PRODUKTIVITAS KERJA STRUKTUR KOLOM, BALOK, DAN PLAT DI PROYEK TUNJUNGAN PLAZA 6 Benaya A. S. Turangan; Andrew D. Saputra; Sentosa Limanto; Yusuf D. E. Wicaksono
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.799 KB)

Abstract

Berkembangnya zaman tentu akan diikuti dengan perkembangan dunia konstruksi. Dalam perkembangan dunia konstruksi, produktivitas tenaga kerja memiliki peranan yang besar. Produktivitas tenaga kerja yang baik tentu akan membuat perubahan yang signifikan dalam proses konstruksi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai produktivitas aktual di lapangan di kota Surabaya dengan melakukan studi kasus di proyek office Tunjungan Plaza 6. Nilai produktivitas aktual lapangan didapatkan melalui pengamatan langsung di lapangan dengan menggunakan metode Time Study, diperoleh melalui pengamatan terhadap pekerjaan beton bertulang, khususnya pekerjaan balok, kolom dan plat mulai dari proses bekisting, pembesian hingga pengecoran. Hasil yang didapatkan kemudian dianalisa dan dihitung menjadi indeks lapangan, kemudian dibandingkan dengan indeks SNI 2008 sebagai acuan standar. Hasil akhir penelitian ini merupakan nilai produktivitas aktual pekerjaan struktur beton bertulang dan perbandingan dengan indeks SNI 2008. Dari perbandingan, hasil yang didapat indeks aktual di lapangan mayoritas lebih baik dibanding indeks SNI 2008. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain metode kerja, kesiapan material, peralatan dan juga pengalaman tenaga kerja.
DEBIT BANJIR RENCANA DENGAN BERBAGAI PERIODE ULANG UNTUK SALURAN DRAINASE DI JALAN RAYA NGINDEN SURABAYA Michael Suprapto; Yohanes Benyamin Ralf; Cilcia Kusumastuti; Herry Pintardi Chandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.869 KB)

Abstract

Banjir dapat terjadi apabila dalam suatu perkotaan sistem drainase tidak berfungsi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengitung debit banjir rencana dengan berbagai periode ulang untuk perencanaan saluran drainase di Jalan Raya Nginden Surabaya. Data curah hujan yang digunakan adalah curah hujan tahun 2005 sampai dengan 2016. Terdapat 4 (empat) stasiun hujan terdekat dari Jalan Raya Nginden yaitu Stasiun Hujan Gubeng, Wonokromo, Wonorejo, dan Gunungsari. Dengan menggunakan metode Poligon Thiessen, diketahui bahwa Stasiun Hujan Wonokromo dapat mewakili daerah tersebut. Analisis statistik sebaran dan uji kecocokan distribusi data hujan yang dilakukan menunjukkan bahwa data hujan yang tercatat di Stasiun Hujan Wonokromo mengikuti sebaran Log Pearson Tipe III. Analisis debit banjir rencana dengan metode Rasional yang telah dilakukan menghasilkan debit banjir rencana untuk periode ulang 2, 5, 10, 25, dan 50 tahun sebesar 1,99 m3/detik, 2,34 m3/detik, 2,93 m3/detik, 3,59 m3/detik, dan 4,17 m3/detik. Besarnya debit banjir yang diperoleh dapat digunakan sebagai data utama perencanaan kapasitas saluran drainase di Jalan Raya Nginden Surabaya.