cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
Pelatihan Penggunaan RTK-NTRIP Untuk Pemetaan Batas Bidang Tanah Bagi Siswa SMK Geomatika Kota Bandar Lampung Fadly, Romi; Dewi, Citra; Anisa, Rahma; Rahmadi, Eko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.540

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih peserta agar mampu memahami teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan RTK-NTRIP, melatih peserta untuk mengenal dan mengoperasikan alat survey GNSS metode RTK-NTIP, serta melatih peserta agar mempu melakukan pengukuran batas bidang tanah menggunakan GNSS metode RTK-NTRIP. Metode kegiatan yang dilakukan berupa: 1). Penyampaian materi melalui ceramah dikelas tentang teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan alat GNSS metode RTK-NTRIP. 2). Praktik pengenalan dan mengoperasikan peralatan GNSS, yang dilakukan di lapangan dengan memberi kesempatan setiap siswa mengoperasikan peralatan tersebut. 3). Pelatihan langsung di lapangan untuk pengukuran batas bidang tanah. Pengukuran bidang tanah ini di bagi beberapa kelompok, setiap kelompok mengukur batas bidang tanah yang telah ditentukan. 4) Melakukan evaluasi terhadap keberhasilan pengabdian kepada masyarakat terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan memberikan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan peserta sebesar 44,92% terkait penggunaan alat GNSS untuk pemetaan batas bidang tanah dengan metode RTK-NTRIP setelah dilakukan pelatihan. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test masing-masing sebesar 48,63% dan 93,55%. Kegiatan pelatihan berjalan efektif dilihat dari nilai N-Gain sebesar 0.87. Selama pelatihan para peserta sangat serius, tekun, aktif, dan responsif, serta aktif melakukan diskusi. Kegiatan juga menghasilkan peta sampel batas bidang bidang tanah hasil pengukuran saat latihan praktik.
FINANCIAL TECHNOLOGY TERDAFTAR SEBAGAI ALTERNATIF PINJAMAN MODAL USAHA BAGI MASYARAKAT KH K, A RAHMAN
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.542

Abstract

Business capital is often a fundamental issue faced by individuals wanting to start small and medium-sized enterprises. Many home-based industries also struggle with capital, which can be difficult to obtain. Applying for a loan from banks requires collateral, and is compounded by high interest rates and other challenging requirements and procedures. The emergence of financial technology companies, or fintech, offers an alternative for business capital loans without collateral. Fintech is a type of company in the financial services sector combined with technology. The presence of legal regulations related to registered fintech companies can provide legal certainty for small and medium-sized enterprise (SME) operators. This situation indicates that public awareness of registered financial technology is still minimal, which can lead to significant losses for those seeking capital through unregistered financial technology, particularly for those in need of business capital. This study uses lectures and discussions targeted at the community of Sumur Batu Village, Teluk Betung Utara District, Bandar Lampung City, with the hope that the community will understand registered financial technology companies as a safe and legally certain alternative for business capital loans.
PELATIHAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DESA DALAM MENOPANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DESA Drajat, Denden Kurnia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.546

Abstract

Sistem Informasi Desa adalah sebuah sistem pengolahan data dan informasi terkomputerisasi yang dikelola oleh pemerintah dan komunitas desa guna mendukung pengelolaan dan penggunaan informasi. Sistem Informasi Desa dipercaya dapat membawa dampak positif bagi kemajuan, pembangunan masyarakat desa, meningkatkan transparansi pemerintahan desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan di desa. Perkembangan zaman mendorong terjadinya berbagai kemajuan didalam kehidupan, salah satunya pada sektor digitalisasi. Peningkatan sektor digitalisasi menyebabkan peralihan kegiatan dan informasi dari offline menjadi online. Desa sebagai bentuk pemerintahan terkecil mau tidak mau harus beradaptasi pada peralihan tersebut, namun nyatanya belum banyak desa yang mampu membangun sebuah sistem informasi desa, sebagai desa wisata, Pahawang belum mampu memaksimalkan potensi wisatanya dengan menarik perhatian wisatawan melalui system informasi desa yang terintegrasi dengan berbagai informasi dan pelayanan. Melalui kegiatan pelatihan pengembangan sistem informasi desa dalam menopang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan pariwisata desa diperoleh hasil bahwa adanya peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 52% yang diperoleh melalui assessment melalui pretest dan posttest. Selain pemahaman sebagai bentuk praktik langsung terdapat peningkatan kemampuan dan keahlian peserta pelatihan dalam menjalankan, mengakses, mengisi dan mengembangkan website Desa Pahawang.
LOKAKARYA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK (PSP) ANGKATAN 3 TAHUN PERTAMA KABUPATEN MALANG: KOMUNITAS BELAJAR 2 Lindawati, Rini; Assiddiq, Muhammad Azwar; Ganinda, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.569

Abstract

Sekolah memiliki peluang melalui Program Sekolah Penggerak (PSP) untuk menerima pendampingan dari Fasilitator Sekolah Penggerak (FSP) mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Fasilitator dapat melakukan pendampingan PSP melalui lokakarya. Salah satu tema lokakarya PSP adalah Komunitas Belajar 2. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta lokakarya mengenai konsep pengembangan komunitas belajar, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peserta lokakarya terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dua perwakilan guru Komite Pembelajaran (KP). Di SMP Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, terdapat 40 peserta yang menghadiri lokakarya tersebut. Peserta dapat menerapkan pemahaman mereka mengenai konsep komunitas belajar 4 pilar serta beyond PD melalui metode alur MERRDEKA, yang mencakup langkah-langkah: Mulai dari diri, Eksplorasi konsep, Ruang kolaborasi, Refleksi terbimbing, Demonstrasi kontekstual, Elaborasi pemahaman, Koneksi antar materi, dan Aksi Nyata.
PEMBERDAYAAN DIGITAL UNTUK PARIWISATA: WORKSHOP CANVA DAN CAPCUT BAGI PEMUDA KARANG TARUNA Muhida, Riza; Murwadi, Haris; Ainita, Okta; Sulistiyanti, Sri Ratna; Kusumastuti, Dyah Indriana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.572

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota Karang Taruna di Pekon Sukabaru, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, dalam mempromosikan pariwisata lokal melalui media sosial. Pelatihan ini difokuskan pada penggunaan aplikasi Canva dan CapCut sebagai alat bantu untuk membuat konten visual dan video yang menarik. Metode yang digunakan meliputi sesi pre-test lisan, penyampaian materi, praktik langsung, dan post-test lisan untuk mengevaluasi peningkatan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pembuatan konten digital. Sebanyak 65% peserta mampu menghasilkan poster dan video yang siap digunakan untuk promosi wisata. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh dalam memajukan pariwisata daerah. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil memberdayakan komunitas lokal dalam meningkatkan daya tarik wisata melalui media sosial, serta berpotensi memperkuat perekonomian lokal. Disarankan agar pelatihan lanjutan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dilakukan untuk mendukung keberlanjutan program ini.
EDUKASI HUKUM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANANYA PADA DESA CIMAHI KABUPATEN KARAWANG Suherman, Ade Maman; fadlian, aryo; Kurniawan, Febi; Putra, Angga Sanita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.574

Abstract

Abstrak Kejahatan tindak pidana perdagangan orang di wilayah industri cukup menjadi permasalahan serius, desa Cimahi merupakan salah satu wilayah yang banyak pabrik (Perusahaan) di Kabupaten Karawang. Permasalahan yang dihadapi warga masyarakat desa Cimahi rendahnya kesadaran hukum, pemahaman hukum tentang bahaya/dampak kejahatan tindak pidana perdagangan orang. Solusi yang ditawarkan dalam permasalahan ini adalah dilakukannya penyuluhan, sosialisasi, pendampingan hukum untuk mengatasi masalah tindak pidana perdagangan orang di desa tersebut. Untuk Pendampingan hukum terhadap mitra dan masyarakatnya akan dilakukan pendampingan secara berkelanjutan sampai dengan berkurangnya kejahatan tersebut. Kegiatan yang akan dilakukan dalam pengabdian ini penyuluhan hukum, sosialisasi berikut dengan pendampingan hukum untuk seluruh rakyat desa Cimahi yang tersangkut masalah tindak pidana perdagangan orang, kemudian kegiatan di resume berbentuk artikel lalu di Publish ke dalam jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ber issn sinta 1 sampai dengan sinta 6. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahayanya tersangkut kejahatan tindak pidana perdagangan orang (untuk pelaku), tidak sembarangan dalam memasukan lamaran pekerjaan (untuk korban). Setelah dilakukan penyuluhan hukum yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat adalah mitra berikut rakyatnya memahami tentang kejahatan TPPO berikut cara mencegahnya bahkan menanggulangi minimal di ruang lingkup keluarganya. Kegiatan ini harus dilakukan secara berkelanjutan oleh stecholder terkait di desa lain yang ditempati oleh pabrik(Perusahaan) pada Kabupaten Karawang. Kata kunci: Edukasi Hukum, Perdagangan Orang, Karawang
PELATIHAN PEMBUATAN DAN APLIKASI ECO ENZYME UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA NEGARA BATIN II KABUPATEN LAMPUNG UTARA Muthia, Tiya; Priyana, Fahrur Riza
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.589

Abstract

Pengelolaan limbah organik rumah tangga di Desa Negara Batin II masih belum optimal, menyebabkan pencemaran lingkungan serta permasalahan di sektor pertanian, seperti hama dan penyakit pada tanaman, khususnya kelapa sawit. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan solusi yang efektif dan ramah lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengolah limbah organik menjadi eco enzyme sebagai alternatif dalam pengelolaan limbah serta mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat dan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan praktik pembuatan eco enzyme, serta aplikasi langsung pada tanaman. Proses pembuatan eco enzyme dilakukan dengan memfermentasi limbah organik dari sayuran atau buah dengan air dan gula merah dalam wadah tertutup selama 90 hari. Setelah fermentasi selesai, eco enzyme yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pupuk organik, pestisida alami, dan cairan pembersih serbaguna. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terhadap manfaat dan aplikasi eco enzyme. Selain itu, penggunaan eco enzyme membantu mengurangi limbah rumah tangga, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis dalam pertanian. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengelolaan limbah yang lebih baik serta memperkuat praktik pertanian berkelanjutan di Desa Negara Batin II. Dengan adanya edukasi dan penerapan berkelanjutan, eco enzyme berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan lingkungan dan pertanian di daerah tersebut.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SOLAR PANEL DI RUMAH IBADAH SEBAGAI ENERGI BERKELANJUTAN YANG MENDUKUNG SDGs DI DESA RUKTI ENDAH ubaidah, ubaidah; F.X. Arinto Setyawan; Sri Ratna Sulistiyanti; Afri Yudamson; Yudi Eka Putra; Tiya Muthia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.590

Abstract

Rumah ibadah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dengan masjid sebagai rumah ibadah terbanyak karena mayoritas penduduk beragama Islam. Di Desa Rukti Endah, sekitar 92% penduduknya beragama Islam. Rumah ibadah membutuhkan listrik untuk penerangan, sistem suara, dan kipas angin. Ketergantungan pada listrik utama sering menjadi kendala, terutama saat pemadaman, yang dapat mengganggu aktivitas ibadah. Pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala kecil sebagai sumber energi cadangan rumah ibadah. Penerapan PLTS mendukung keberlanjutan dan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (energi bersih dan terjangkau) serta SDG 13 (aksi iklim). Dengan teknologi ini, rumah ibadah dapat lebih mandiri energi dan ramah lingkungan. Mitra dalam kegiatan ini menyediakan lokasi uji coba pemasangan PLTS di masjid. Pengurus masjid diberikan pelatihan pemasangan, pemeliharaan, dan penghitungan kebutuhan energi agar sistem PLTS bekerja optimal. Diharapkan pengurus masjid dapat menerapkan teknologi ini di masjid lain, memperluas manfaat energi berkelanjutan di Desa Rukti Endah.
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK UNTUK MENGOPTIMALISASIKAN BUMDes PADA DESA NEGARA RATU KECAMATAN SUNGKAI UTARA Saputra, Muhammad Ifan; Rahmasari, Nyoman Trilia; Rusdarmanto, Dzaki Faaris; Shabbah, Muhammad Raihan Aufa; Priyana, Fahrur Riza
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.591

Abstract

Salah satu permasalahan yang paling dekat dengan lingkungan masyarakat adalah limbah. Karena apabila limbah tidak dapat dikelola dengan baik, maka dampak terburuknya adalah mencemari lingkungan. Sampah rumah tangga dapat diartikan sebagai sampah dari kegiatan sehari-hari di dalam rumah tangga yang tidak termasuk di dalam golongan sampah spesifik. Proses pengomposan dinilai menjadi salah satu solusi yang paling efisien untuk mengatasi permasalahan sampah. Salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kondisi BUMDes di Desa Negara Ratu telah berjalan dengan baik. Namun, BUMDes Desa Negara Ratu masih dapat dikembangkan dengan melihat permasalahan yang terdapat di masyarakat Desa Negara Ratu. Karena BUMDes di Desa Negara Ratu hingga saat ini hanya berfokus pada jasa penyewaan tarup. Melalui program kerja ini, maka penulis memiliki tujuan untuk mengatasi masalah sampah di desa dengan mengubah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomis. Program ini juga bertujuan menyediakan pupuk organik yang berkualitas dan ramah lingkungan bagi petani di Desa Negara Ratu. Selain itu program ini dapat meningkatkan pendapatan BUMDes dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat desa, serta mendukung pertanian berkelanjutan.
PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH SEBAGAI BAHAN DASAR LILIN AROMATERAPI DI DESA NEGARA BATIN: POTENSI DAN INOVASI RAMAH LINGKUNGAN Friska Andani; Ghaitsa Zahira Rozi; Muhammad Dwi Maryan Prananta; Fahrur Riza Priyana; Nurrahma Nurrahma
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.592

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan serta pemahaman masyarakat dalam pembuatan lilin aromaterapi yang memanfaatkan limbah minyak jelantah. Dengan menggunakan minyak jelantah sebagai bahan utama, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan solusi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat kesehatan melalui aromaterapi. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Negara Batin, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, pada tanggal 30 Januari 2025, dengan diikuti oleh 15 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu setempat. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pelatihan mengenai cara pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari tahapan persiapan bahan baku, proses pencampuran bahan, hingga teknik menuangkan lilin ke dalam wadah yang sudah disiapkan. Selain memberikan pengetahuan praktis, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta tentang manfaat aromaterapi dalam mengurangi tingkat stres serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Selama pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan tingkat keterlibatan peserta yang aktif selama sesi praktik. Hasil dari kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru yang berguna bagi peserta, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan bisnis berbasis produk ramah lingkungan, serta berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, meningkatkan kreativitas, dan mempromosikan keberlanjutan dalam mengelola limbah yang dapat digunakan kembali untuk produk yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.