cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
SOSIALISASI DAN OBSERVASI KESEHATAN KESELAMATAN DAN KERJA (K3) PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI SMK NEGERI 3 METRO Mansur, Syaiful; Aprillian, Rudi; Lazuardi, Visnorcha; Hari Tiarto, Eko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i2.609

Abstract

Sosialisasi Keselamatan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang dilaksanakan di SMKN 3 Metro merupakan langkah nyata untuk memahami bahwa penerapan prinsip-prinsip Kesehatan Keselamatan dan Kerja (K3) sangat penting untuk diterapkan dalam dunia kerja terutama pada bidang kelistrikan. Melalui metode ceramah, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test, dari hasil sosialisasi dan diskusi tanya jawab dengan siswa menghasilkan pemahaman siswa terhadap K3 Meningkat sebesar 7,78%. Hal ini terlihat dari mayoritas peserta mampu menyerap materi dengan baik dan menjawab pertanyaan sesuai dengan materi yang diberikan. Namun hasil observasi juga menunjukkan bahwa penerapan Alat Pelindung Diri (APD) di laboratorium masih dirasa kurang optimal. Hasil presentase yang didapatkan selama pelaksanaan sosialisasi K3 menegaskan pentingnya pembelajaran K3 ke dalam kurikulum SMK sebagai landasan membangun karakter kerja yang profesional dan memiliki kesadaran terhadap bahaya di sekitar yang dapat terjadi kapan saja. Melalui langkah strategis ini diharapkan generasi muda lebih siap menghadapi dunia industri dengan kesiapan teknis dan kesadaran keselamatan yang tinggi.
PEMBERDAYAAN REMAJA DALAM KONSERVASI MANGROVE DAN INOVASI PRODUK OLAHAN MANGROVE DI PULAU HARAPAN KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU Kurniawan, Nandi; Shahibah Yuliani; Nova Scorviana; Achmad Nur Hidayaht; Abdul Kholik
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i2.610

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove serta pelatihan pembuatan sirup berbahan dasar mangrove kepada remaja, khususnya siswa OSIS di SMPN 260 Jakarta yang berlokasi di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mengembangkan keterampilan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu: edukasi tentang fungsi dan manfaat mangrove, demonstrasi pembuatan sirup dari tanaman mangrove, serta kegiatan penanaman mangrove secara bersama. Evaluasi terhadap pemahaman peserta dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan praktik langsung dapat meningkatkan kesadaran ekologis serta minat remaja terhadap pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam membangun semangat kolaborasi dan tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda.
PENGUATAN KARAKTER GENERASI Z DI ERA DISRUPTIF Inayah, Astiwi; Aprilia, Hani Damayanti; C, Susana Indriyati; Frasetya, Vito
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i2.566

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi terkait penguatan karakter Generasi Z di era disruptif. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan. Evaluasi pelatihan meliputi indikator: (1) Pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test peserta; (2) Antusiasme/respon peserta dalam mengikuti kegiatan; (3) Kemampuan peserta memahami materi dalam praktik kehidupan sehari-hari; (4) Kejelasan pemateri dalam menyampaikan materi. Target jangka panjang yang akan dicapai dalam kegiatan ini adalah menjadikan Generasi Z di kota Bandar Lampung memiliki karakter yang kuat di era disruptif. Secara keseluruhan nilai rata-rata peserta sebelum dilaksanakan kegiatan sosialisasi adalah 43 dan mengalami kenaikan menjadi 86 setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan. Kenaikan rata-rata sebesar 43 poin. Nilai pre test tertinggi adalah 70 dan nilai terendah 10, sedangkan untuk sesi post test nilai tertinggi adalah 90 dan nilai terendah 70. Sehingga, kegiatan pengabdian ini mampu memberikan dampak positif secara kognitif terhadap pengetahuan tentang karakter yang kuat bagi Generasi Z di era disruptif. Sedangkan dari sisi afektif muncul kesadaran, kemauan, dan kemampuan peserta dalam meningkatkan keterampilan untuk masuk dan bersaing di era disruptif dengan karakter yang kuat sesuai dengan karakteristik generasi Z. Luaran dari kegiatan ini adalah artikel ilmiah yang disubmit ke Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, video kegiatan yang diunggah di akun You Tube, dan profil hasil pengabdian yang disampaikan dan diseminarkan pada seminar hasil pengabdian yang diselenggarakan oleh FISIP Universitas Lampung.
EDUKASI MITIGASI BENCANA BANJIR DI SMAN 1 METRO UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH SIAGA BENCANA Sandri Erfani, Aminudin Syah, Rahmi Mulyasari, Nandi Haerudin, Hesti, Akroma Hidyatika,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i1.373

Abstract

SMAN 17 Bandar Lampung berlokasi di Jl. Soekarno-Hatta Simpang Suban Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Lampung. Sekolah ini terletak kurang lebih 17,3 km dari Universitas Lampung. Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang yang merupakan lokasi SMAN 17 Bandar Lampung merupakan daerah rawan longsor, sehingga perlu dilakukan edukasi terkait kebencanaan longsor. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi mitra terkait potensi longsor yang ada di daerah pengabdian dan untuk meningkatkan pengetahuan mitra terhadap mitigasi dan manajemen bencana dalam rangka mewujudkan sekolah siaga bencana. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah analisis kebutuhan, perancangan, serta pendampingan dan implementasi. Hasil dari kegiatan pengabdian tergambar dari hasil evaluasi dan diskusi yang menunjukkan respon yang positif. Pihak sekolah berharap untuk dilakukannya kegiatan edukasi mitigasi bencana secara berkesinambungan untuk mewujudkan sekolah siaga bencana.
PENYULUHAN PENGENALAN BIOTA DAN LINGKUNGAN LAUT DI SDN 61 GRESIK-JAWA TIMUR Kartika, Ary Giri Dwi; Asih, Eka Nurrahema Ning; Nuzula, Nike Ika; Dewi, Kartika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.438

Abstract

Peran ekosistem laut untuk menunjang sektor kelautan dan perikanan di Indonesia disuplay dari 3 ekosistem penting di laut yaitu ekosistem terumbu karang, ekosistem lamun dan ekosistem mangrove. Biota laut dan lingkungannya merupakan 2 parameter penting yang memiliki hubungan simbiosis saling membutuhkan. Beranekaragamnya jenis-jenis biota yang ada di laut perlu dikenalkan pada generasi muda Indonesia sejak dini khususnya kepada siswa siswi SDN 61 Gresik- Jawa Timur. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk mengenalkan biota dan lingkungan laut di SDN 61 Gresik- Jawa Timur untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian siswa siswi untuk peduli terhadap lingkungan laut khususnya di sekitar perairan Gresik- Jawa Timur. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan dengan cara ceramah, praktik, storytelling, dan aksi teatrikal. Kegiatan penyuluhan pengenalan biota dan lingkungan laut dihadiri oleh siswa kelas 4-6 SDN 61 Gresik sejumlah sekitar 52 orang Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan antusiasme peserta, yang merupakan siswa/siswi kelas 4-6 SDN 61 Gresik, terhadap materi yang diberikan terutama pada sesi praktik dan story telling. Melalui kegiatan penyuluhan, peserta mendapatkan pengetahuan terkait lingkungan dan biota laut yang dilindungi beserta pelestariannya.
Taman Sayur Keluarga Berbasis Wolkaponik Untuk Peningkatan Status Gizi Masyarakat Desa Sumberpinang Jember Handoyo, Tri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.441

Abstract

Masyarakat pedesaan di Desa Sumberpinang Kabupaten Jember sebagian besar masih memiliki tingkat kesadaran gizi yang kurang. Salah satu solusi untuk meningkatkan gizi masyarakat dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pengenalan inovasi budidaya “wolkaponik” dalam bentuk Taman Sayur Keluarga (Tasya). Sasaran masyarakat yang diberdayakan dan didampingi untuk kegiatan ini adalah ibu-ibu kelompok pengajian “Maslah” (Majelis Silaturahim dan Dakwah), karena ibu-ibu merupakan tonggak penentu pemenuhan gizi keluarga di pedesaan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk: 1). Mendidik masyarakat tentang pentingnya meningkatkan status gizi keluarga; 2). Membekali masyarakat dengan kegiatan Taman Sayur Keluarga (Tasya) berbasis “Wolkaponik”; 3). Membekali masyarakat dengan keahlian budidaya sayur dan ikan untuk meningkatkan produktifitas ibu-ibu kelompok pengajian. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu: mengadakan survey dan pemeriksaan kesehatan, dilanjutkan dengan penyuluhan menggunakan metode ceramah dan praktek, pendampingan, serta evaluasi kerberhasilan kegiatan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini yaitu: (1) peningkatan pengetahuan masyarakat terutama tentang pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi anak dan keluarga, (2) peningkatan pengetahuan dan keahlian tentang budidaya “wolkaponik” sebanyak 87%. Program Taman Sayur Keluarga (Tasya) berbasis “wolkaponik”diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi makanan bergizi berimbang dan untuk membentuk masyarakat mandiri yang mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial maupun ekonomi dalam keluarga dan masyarakat.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA REMAJA DI DAYAH DARUL AMAN ACEH BESAR Nurhidayah, Irfanita; Yullyzar, Yullyzar; Khairani, Khairani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.442

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kasadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri dan bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan anak dan remaja pada saat ini belum bisa dikatakan baik, karena masih banyak terdapat masalah kesehatan khususnya pada remaja. Dampak dari kurang dilaksanakan PHBS diantaranya yaitu suasana belajar yang tidak mendukung karena lingkungan sekolah yang kotor, menurunya semangat dan prestasi belajar disekolah, menurunkan citra sekolah di masyarakat umum. Ruang kelas yang kotor, maraknya jajanan tidak sehat serta tempat pembuangan sampah yang tidak tertata akan menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit. Salah satu penyebab rendahnya nilai PHBS di sekolah adalah karena kurangnya pengetahuan Remaja akan pentingnya hidup bersih dan sehat, pengetahuan yang dimiliki remaja akan mempengaruhi sikap Remaja tentang situasi lingkungan di sekitarnya.Berdasarkan hal tersebut, maka sangat penting untuk dilakukan penyuluhan mengenai Perilaku Hiup Bersih dan sehat (PHBS) di sekolah sebagai bekal mereka untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit. Dengan kegiatan penyuluhan mengenai PHBS bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada remaja. Penyuluhan PHBS sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan di sekolah, penerapan PHBS di sekolah sangat bermanfaat dalam kebiasaan sehari-hari dapat mencegah kerentanan timbulnya penyakit, tentunya juga bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas karena fisik yang sehat pada pelajar, sehingga para pelajar tidak lemas saat mengikuti kegiatan pembelajaran
Sekolah Lapang Pemanfaatan Kompos Limbah Buah Kakao dan Bonggol Pisang di Perkebunan Kakao di Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus Evizal, M.S., Dr. Ir. Rusdi; Hariri, Agus M.; Nurdin, Muhammad; Swibawa, I Gede; Sugiatno, Sugiatno; Prasmatiwi, Fembriarti Erry
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.444

Abstract

Limbah kulit buah kakao yang dibiarkan membusuk di kebun menimbulkan masalah sanitasi kebun kakao. Pisang merupakan tanaman tumpangsari utama di perkebunan kakao di Lampung dan bonggolnya merupakan limbah pada penjarangan tanaman pisang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan dan pemanfaatan kompos limbah kulit buah kakao dan bonggol pisang di perkebunan kakao. Kegiatan ini yang dilaksanakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Air Naningan, menerapkan metode sekolah lapangan sehingga memerlukan jadwal pertemuan sesuai dengan topik yang disepakati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana dengan lancar, mendapat dukungan petani, dan menawarkan soluasi terkait dengan sanitasi kebun kakao, pemanfaatan limbah buah kakao dan bonggol pisang, dan penyediaan bahan organik untuk mengkonservasi kesuburan tanah dan kesehatan agroekosistem. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait topik pembuatan dan pemanfaatan kompos. Hasil post-test wawancara menunjukkan 90-100% peserta mampu menjawab pertanyaan. Kata kunci: Agroekosistem, bonggol pisang, biochar, kompos, kulit buah kakao, sanitasi, sekolah lapang
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENTINGNYA KESEHATAN BERSAMA DASIAT, POSYANDU LANSIA DAN POSYANDU REMAJA MUSA DESA GEDANGAN GROGOL SUKOHARJO MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER Hidayati, Nur Arifah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.447

Abstract

Pandemi virus Covid-19 menjadikan masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan transisi pandemi virus Covid-19 menjadi endemi virus Covid-19 bukan berarti telah bebas dari virus Covid-19 seutuhnya. Salah satu kegiatan yang masih gencar disosialisasikan yaitu mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Kebutuhan akan hand sanitizer masih sangat tinggi dan umumnya harga hand sanitizer di pasaran cukup mahal. Selama ini masyarakat hanya sekedar menghetahui hand sanitizer dapat digunakan untuk membersihkan tangan dan membunuh kuman namun masih banyak masyarakat belum mengetahui bagaimana pembuatan hand sanitizert. Oleh karena itu diperlukan pelatihan pembuatan hand sanitizer untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Gedangan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo dengan peserta kegiatan terdiri dari anggota Dasiat, Posyandu Lansia dan Posyandu Remaja Musa. Dalam kegiatan ini menggunakan tiga metode yaitu diagnostic test awal, metode ceramah dan diskusi, dan diakhiri dengan pelatihan pembuatan hand sanitizer. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini yaitu posttest, didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dan diharapkan juga melalui pelatihan ini peserta mampu membuat produk hand sanitizer sendiri guna menjaga kebersihan serta kesehatan diri maupun lingkungan.
APLIKASI PENGGUNAAN MATEMATIKA DALAM KONTEKS MASYARAKAT DI DESA BATU HIJAU KABUPATEN BONE BOLANGO Takaendengan, Bertu Rianto; Bito, Nursiya; Oroh, Franky Alfrits; Riswan, Riswan; Harun, Alfin; Musa, Febrianingsi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.448

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan tentang penggunaan matematika di desa Batu Hijau Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai Januari 2023. Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam hal penerapan matematika dalam konteks masyarakat desa yang meliputi: pendampingan pada pemerintah desa, anak usia sekolah,dan masyarakat. Konsep matematika yang diterapkan dalam pendampingan ini meliputi 1) pemerintah desa, perbaikan monografi yaitu pembacaan data dalam bentuk tabel dan diagram (statistika); 2) anak usia sekolah, menghitung luas daerah (geometri) dan melakukan operasi hitung bilangan (aljabar); 3) masyarakat, penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI), menghitung tempat/lapangan untuk lomba (geometri), penyusunan jadwal turnamen dan hasil kegiatan dalam bentuk diagram dan tabel (statistika). Hasil kegiatan ini yakni pengenalan atau aplikasi matematika pada masyarakat sangat diperlukan untuk menyadarkan bahwa sesungguhnya matematika ada di sekitar kehidupan manusia sehingga diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang melek matematika sebagai bekal dalam menghadapi persaingan global di abad 21. Selanjutnya diharapkan pendampingan dapat difokuskan pada aspek budaya yang masih melekat dalam masyarakat untuk dapat dikaitkan dengan matematika (etnomatematika) sehingga kearifan lokal dan nilai-nilai matematika dapat terus dapat dijaga dan lestarikan.