cover
Contact Name
Amzul Rifin
Contact Email
jagbi@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8629654
Journal Mail Official
jagbi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Jl. Kamper, Wing 4 Level 5 Kampus IPB Dramaga Bogor 16680, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness)
ISSN : 23545690     EISSN : 25793594     DOI : doi.org/10.29244
Journal of Indonesian Agribusiness is a periodical scientific journals of agribusiness in Indonesia. This journal is media of information dissemination which is the thinking results and research of lecturers, researchers and practitioners who are interested in agribusiness development. This journal is expected to help the agribusiness practitioners, policy makers, lecturer, students, and other people to get better understanding of the situation and condition of Indonesian agribusiness. Especially, benefit for the Indonesian agribusiness development and generally for improving the welfare of the Indonesian people. This journal is published twice a year (June and December Edition) by the Department of Agribusiness, Faculty of Economics and Management, Institut Pertanian Bogor.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Analisis tingkat ketergantungan impor pada industri susu Indonesia Ruccy, Meuthia Vika; Suharno, Suharno; Asmarantaka, Ratna Winandi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.101-112

Abstract

The increase in Indonesia’s dairy imports confirms that Indonesia is more dependent on imports. Practically, the bigger import dependence leads to the bigger exposure of import to GDP. The characteristics of imports are also described by the degree of import concentration. These research objectives are: (1) to find out the level of import dependency and the degree of import openness of Indonesian dairy imports; and (2) to find out the import concentration of Indonesian dairy imports based on commodity and geographic concentrations. This study uses the Import Dependency Ratio (IDR) method, the degree of import openness (DKI), the degree of commodity concentration (DKK); and degree of geographic concentration (DKG). This research uses annual time series secondary data in 2014 to 2018 for the dairy HS code as follows: (1) HS 0401, (2) HS 0402, (3) HS 0403, (4) HS 0404, (5) HS 0405, and (6) HS 0406. The results showed Indonesia has a high dependence on dairy products; with an average of 40.42 percent of Indonesia's dairy needs are met from imports. However, the degree of import openness of dairy imports is still relatively low; Indonesian dairy import spends 0.14 percent of Indonesia's GDP. Indonesian dairy imports are relatively distributed in the six dairy HS codes. Geographically, only HS code 0405 imports which are concentrated from one source, specifically from New Zealand. Meanwhile, dairy imports from other HS codes are relatively distributed from various countries.
MODEL PENGEMBANGAN USAHA PENANGKARAN BENIH PADI BERSERTIFIKAT DI KABUPATEN PINRANG, SULAWESI SELATAN Summase, Adhyta Puspita; Baga, Lukman Mohammad; Kuswanti, Heny
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.1-14

Abstract

Indonesia telah melakukan berbagai upaya dalam mencapai swasembada pangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan benih bersertifikat bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan usaha penangkaran benih padi dengan memetekan model bisnis, mengidentifikasi kondisi ekternal dan internal yang dimiliki usaha, serta membuat rancangan pengambangan usaha penangkaran benih padi bersertifikat di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, penentual sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan terpilihlah UPB Tanete Tani Jaya sedangkan untuk pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Analisis yang digunakan yaitu analisis Business Model Canvas (BMC), SWOT, dan Blue Ocean Strategy (BOS) dalam merumuskan model pengembangan usaha penangkaran benih padi bersertifikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu adanya perbaikan terhadap elemen-elemen yang ada pada model bisnis UPB Tanete Tani Jaya. Alternatif strategi yang dapat dilakukan dalam mengembangkan usaha penangkaran dapat difokuskan kepada elemen customer segment, channels, dan key partnerships yaitu dengan memperluas segmen pelanggan yang akan dilayani, mengoptimalkan penggunaan media sosial, menambah dan meningkatkan kemitraan yang kemudian akan berpengaruh terhadap peningkatan value proposition, key activities, key resourches, revenue streams, dan cost structure.
BLUE OCEAN STRATEGY PADA PT. PABRIK GULA CANDI BARU SIDOARJO JAWA TIMUR Dwi Syahfitri; Eko Nurhadi; Indra Tjahaja Amir
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.63-75

Abstract

Blue Ocean Strategy pada PT. Pabrik Gula Candi Baru Sidoarjo, Jawa Timur bertujuan untuk tercapainya tingkat efesiensi, menciptakan ruang pasar yang baru, menciptakan dan menangkap peluang baru, meningkatkan pertukaran nilai dan biaya, dan memadukan seluruh kegiatan bisnis sehingga mampu memenangkan kompetisi untuk mendapatkan pangsa pasar lebih besar dengan menekan biaya atau Low Cost. Metode yang digunakan adalah analisis lingkungan bisnis, business model canvas dan kerangka kerja empat Langkah blue ocean strategy. Hasil formulasi Blue Ocean Strategy pada PT. Pabrik Gula Candi Baru Sidoarjo Jawa Timur terdapat dua alternatif perluasan segmen pelanggan (Customer Segments) dalam menciptakan ruang pasar baru yaitu perusahaan industri makanan dan minuman dan perusahaan kertas. Penambahan segmen pelanggan yang mengakibatkan terjadinya perubahan terhadap komponen business model canvas lainnya.
a. Motivasi Generasi Muda Terhadap Pekerjaan Sektor Pertanian Di Desa Jumo Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan Dewantoro, Syahfri; Maria, Maria
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.152-158

Abstract

Jumlah generasi muda yang mau bekerja di sektor pertanian semakin berkurang dibandingkan di sektor non pertanian. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh umur, pendidikan, pendapatan, dan lingkungan sosial terhadap motivasi kerja generasi muda di sektor pertanian . Pendekatan yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Lokasi penelitian di Desa Jumo, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Responden terdiri dari 50 generasi muda yang bekerja disektor pertanian. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel umur dan pendapatan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja generasi muda di sektor pertanian. Sedangkan variabel pendidikan dan lingkungan sosial tidak berpengaruh terhadap motivasi kerja generasi muda sektor pertanian.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Petani Padi dalam Mengikuti Kemitraan di Indonesia Alivia Permatasari; M. Rondhi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.15-30

Abstract

Indonesia's rice crop production growth will possibly always increase every year. However, the direction of growth in production and the area of harvest which increases is inversely proportional to the condition of decreasing productivity growth, which is known as productivity inequality. Efforts to solve these problems are through partnerships with the government and the private sector. The purpose of this study is (1) to analyze the characteristics of Indonesian farmers following the partnership, (2) to analyze the factors that influenced Indonesian rice farmers to join contract farming, and (3) to measure the impact of the participation of Indonesian rice farmers in contract farming on farmer household income. This study used secondary data from the Rice Plant Business Household Survey 2014 (SPD 2014) conducted by the Central Statistics Agency with a total sample of 87,330 samples. Data were analyzed using logistic regression and propensity score matching, which resulted in (1) There are differences in characteristics of partner farmers in Indonesia including age, education, gender, participation in SLPTT, income, and a land area used; (2) There are four variables that significantly influence farmers in participating are age, education level, production costs, and the participation of institutional farmers; (3) The participation of farmers in partnerships has a positive impact on the income of rice farmers in Indonesia.
Transmisi Harga Beras di Indonesia pada Masa Pandemi Covid-19 Asrin, Syarifa; Andita Putri, Tursina; Utami, Annisa Dwi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.159-168

Abstract

Beras merupakan produk pangan utama bagi mayoritas masyarakat Indonesia. Preferensi masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi beras lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas lain. Beras merupakan komoditas dengan permintaan yang inelastis, dimana perubahan harga hampir tidak menyebabkan perubahan jumlah permintaan konsumen. Pembatasan sosial diterapkan untuk memutus penyebaran covid-19 secara tidak langsung akan memengaruhi distribusi beras dari beberapa daerah produsen. Transmisi harga menggambarkan dampak perubahan harga suatu barang pada satu tingkat pasar terhadap perubahan harga barang tersebut pada tingkat pasar yang lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis transmisi harga beras dari tingkat produsen ke tingkat konsumen pada masa pandemi covid-19. Data yang digunakan merupakan data time series (runtun waktu) harian dari Maret 2020 hingga Maret 2021. Data dianalisis dengan pendekatan Vector Autoregressive (VAR). Hasil estimasi VAR menunjukkan bahwa harga produsen dan harga konsumen tidak saling memengaruhi. Tidak adanya hubungan antara harga beras produsen dan konsumen tersebut mengindikasikan bahwa tidak terjadi transmisi harga antara keduanya.
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Literasi E-Marketing pada Petani Fharaz, Vinira Hesta; Kusnadi, Nunung; Rachmina, Dwi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.169-179

Abstract

E-marketing has various advantages and can be used as an alternative for marketing. However, the use of e-marketing in the agricultural sector is still low even though the agricultural sector has the potential to be developed in the form of e-marketing. The use of e-marketing requires farmers to have the ability to master technology or known as digital literacy skills. The higher digital literacy of farmers is expected to increase e-marketing literacy in the agricultural sector. The study aims to measure the level of digital literacy and e-marketing literacy of farmers and analyze the effect of digital literacy on the e-marketing literacy of farmers. The sample used in the study was a Sayurbox company partner farmer for 21 samples. The level of digital literacy and e-marketing literacy among farmers is measured using Partial Least Square Path Modeling (PLSPM). In addition, the analysis of factors affecting digital literacy and e-marketing literacy of farmers uses multiple linear regressions. The results showed that farmers' level of digital literacy and e-marketing literacy was in the moderate category. In the digital literacy section, farmers have weaknesses in the sub-construct of information retrieval and the security and use of technology. Meanwhile, in e-marketing literacy, farmers have weaknesses in sub-construct developing the information they get. Then, digital literacy has a significant positive effect on e-marketing literacy. It shows that digital literacy can measure a farmer's e-marketing literacy. Meanwhile, education significantly affects digital and e-marketing literacy, while age has a significant positive effect on e-marketing literacy.
Dampak Kemitraan Closed Loop Terhadap Pendapatan Dan Efisiensi Usahatani Cabai Yanuar, S.P, M.Si, Rahmat; Rachmaniah, Muthia; Yanuar, Rahmat; Tinaprilla, Netti; Rachmania, Meuthia; Harti, Heri
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.180-199

Abstract

Jawa Barat menjadi sentra komoditas cabai di Indonesia dengan urutan kedua penghasil cabai terbanyak Indonesia tahun 2020 sebanyak 14,32% dari produksi cabai nasional , tepat dibawah Jawa timur dengan produksi 28,28% dari produksi cabai nasional. Kemitraan adalah bentuk kerjasama yang bermanfaat bagi pihak yang telah bersepakat, biasanya kemitraan dibentuk dan dilakukan antara pihak yang telah bersepakat dan telah diikat oleh suatu perjanjian, SOP ataupun kontrak. Tujuan penelitian ini adalah apakah ada dampak kemitraan closed loop terhadap pendapatan petani cabai kemitraan dengan petani non mitra di Kabupaten Garut dan Sukabumi? Analisis data yang dilakukan meliputi metode analisis data kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif pada analisis keragaan usahatani. metode analisis kuantitatif menggunakan analisis pendapatan usahatani, analisis perbandingan penerimaan dan biaya (R/C Ratio)dan analisis uji beda untuk mengetahui tingkat efisiensi usahatani komoditas cabai petani mitra dan non mitra di Kabupaten Garut dan Sukabumi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keuntungan usahatani cabai petani closed loop lebih menguntungkan (Rp 89 889 654/ha/musim dengan R/C=2.06). Walaupun produktivitas dan kualitas cabai yang dihasilkan oleh petani closed loop (8.691 ton/ha) relatif sama dengan petani non closed loop (8.491 ton/ha) namun terlihat bahwa harga yang diterima petani closed loop lebih tinggi (Rp 15 457/kg) dibandingkan dengan harga yang diterima oleh petani non closed loop (Rp 11 998/kg).
FINANCIAL PERFORMANCE OF COCOA COMPANIES DURING COVID 19 PANDEMIC: AN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) APPROACH Aviny, Eva Yolynda
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.76-84

Abstract

The Covid-19 pandemic brings around a multidimensional crisis that sway the world’s economy and is believed affect the performance of any industry. Therefore this study aims to evaluate the performance of two cocoa processing company before and during Covid-19 pandemic by occupying the financial report of PT Bumi Teknokultura Unggul TBK and PT Wahana Interfood Nusantara frm 2018 till 2020. The result of Economic Value Added (EVA) Analysis confirmed that this pandemic seem affecting the financial performance of the two company, which is both company’s performance tend to decrease, and yet still in good condition since the EVA is positive
Strategi Pengembangan Usaha Padi Organik (Studi Kasus : Gapoktan Sumber Makmur, Kabupaten Oku Timur Sumatera Selatan) Tyas, Wening; Baga, Lukman M.; Kilat Adhi, Andriyono
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.362-374

Abstract

Padi organik memiliki peluang yang baik untuk dikembangkan karena konsumen akan memperoleh manfaat kesehatan sedangkan produsen memperoleh keuntungan yang lebih baik karena harga jual yang lebih tinggi. Tujuan dari penelitian adalah untuk menyusun strategi pengembangan dalam usaha padi organik pada Gapoktan Sumber Makmur yang merupakan sentra produksi padi organik di Sumatera Selatan. Pada penelitian ini mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, merumusan alternatif strategi menggunakan SWOT kemudian dilanjutkan dengan penyusunan hierarki menggunakan AHP. Berdasarkan hasil analisis lingkungan menunjukkan bahwa gapoktan memiliki sembilan kekuatan, lima kelemahan, lima peluang dan tiga ancaman, dimana produk telat bersertifikat organik merupakan subfaktor terpenting dari kekuatan; luas lahan semakin berkurang sebagai kelemahan; pasar terbuka luas sebagai peluang; sedangkan adanya serangan OPT (wereng) sebagai ancaman. Strategi prioritas yang dapat dilakukan dalam pengembangan usaha padi organik berdasarkan hasil analisis AHP yaitu menjalin kerjasama dengan lembaga lain untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2021): Juni 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 8 No. 2 (2020): Desember 2020 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 8 No. 1 (2020): Juni 2020 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 5 No. 2 (2017): Desember 2017 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 5 No. 1 (2017): Juni 2017 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 4 No. 2 (2016): Desember 2016 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 4 No. 1 (2016): Juni 2016 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2015): Desember 2015 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 3 No. 1 (2015): Juni 2015 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol 2, No 1 (2014): JAI Vol 2 No 1 Juni 2014 Vol. 2 No. 2 (2014): Desember 2014 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2014): Juni 2014 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol 1, No 2 (2013): JAI Vol 1 No 2 Desember 2013 Vol 1, No 1 (2013): JAI Vol 1 No 1 Juni 2013 Vol. 1 No. 2 (2013): Desember 2013 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2013): Juni 2013 (Jurnal Agribisnis Indonesia) More Issue