Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness)
Journal of Indonesian Agribusiness is a periodical scientific journals of agribusiness in Indonesia. This journal is media of information dissemination which is the thinking results and research of lecturers, researchers and practitioners who are interested in agribusiness development. This journal is expected to help the agribusiness practitioners, policy makers, lecturer, students, and other people to get better understanding of the situation and condition of Indonesian agribusiness. Especially, benefit for the Indonesian agribusiness development and generally for improving the welfare of the Indonesian people. This journal is published twice a year (June and December Edition) by the Department of Agribusiness, Faculty of Economics and Management, Institut Pertanian Bogor.
Articles
263 Documents
PENGARUH KREDIT TERHADAP EFISIENSI TEKNIS PADI SAWAH DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Rifaini, Aprilia Bella Rahmita;
R. Rifaini, Aprilia Bella;
Harianto, Harianto;
Budi Priatna, Wahyu
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.200-210
Keberhasilan usahatani tidak terlepas dari beberapa hal, salah satunya adalah pembiayaan. Kredit merupakan fasilitas pembiayaan memiliki peran sebagai pembentukan modal petani guna untuk mendukung peningkatan produksi pangan khususnya padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredit terhadap efisiensi teknis usahatani padi sawah. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara kepada petani responden yang terdiri dari 36 petani menggunakan kredit dan 66 petani yang tidak menggunakan kredit, pemilihan sampel dilakukan secara random. Hasil analisis menggunakan metode analisis stochastic frontier dalam fungsi produksi Cobb-Douglas menunjukkan bahwa petani pengguna kredit lebih efisien dibandingkan petani yang tidak menggunakan kredit. Rata-rata tingkat efisiensi teknis petani kredit sebesar 0,93 sedangkan petani yang tidak menggunakan kredit sebesar 0,87. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dengan menggunakan kredit terdapat peluang bagi petani, untuk memenuhi penyediaan input produksi yang diperlukan agar dapat meningkatkan produksinya, karena efisiensi teknisnya lebih tinggi dibandingkan dengan petani yang tidak menggunakan kredit.
Preferensi Risiko dan Faktor Yang Memengaruhi Keikutsertaan Asuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kabupaten Jember
Rahman, Fahmi Ainur;
Ainurrahman, Fahmi;
Fariyanti, Anna;
Tinaprilla, Netti
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.235-245
Rendahnya partisipasi petani padi di Kabupaten Jember dalam program AUTP bukan berarti petani padi merupakan individu yang berisiko. Berdasarkan hal tersebut, maka secara sistematis tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Menganalisis preferensi risiko petani padi di Kabupaten Jember; (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani padi di Kabupaten Jember dalam program AUTP. Pengukuran preferensi petani padi menggunakan metode multiple price list dan constant relative risk averse (CRRA). Sedangkan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani padi dalam program AUTP menggunakan analisis regresi logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani padi di Kabupaten Jember memiliki preferensi risiko untuk menghindari risiko. Preferensi risiko petani responden peserta AUTP di Kabupaten Jember adalah sangat penghindar risiko; sedangkan responden petani non peserta AUTP di Kabupaten Jember adalah netral terhadap risiko. Faktor-faktor yang memengaruhi keikutsersertaan petani padi di Kabupaten Jember dalam program AUTP, yakni: (1) usia, lama, (2) berusahatani padi, (3) luas lahan usahatani padi, (4) preferensi risiko, (5) pemahaman terhadap AUTP, dan (6) besaran premi yang mampu dibayarkan.
A Evaluates Floating Net Cages of Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) Business Development in Seribu Islands
Esa, Moh Fariz Darmawan;
Darmawan Esa, M. Fariz;
Krisnamurthi, Bayu;
Suharno, Suharno
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.280-288
Tingginya permintaan udang vaname mendorong pemerintah untuk meningkatkan produksi sehingga dapat bersaing di pasar dunia, tetapi adanya keterbatasan kapasitas pada tambak sehingga dilakukan budidaya udang vaname keramba jaring apung laut. Pendekatan ini memerlukan penilaian kelayakan, baik pada aspek ekonomi, ekologi, maupun sosial. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji kelayakan tersebut. Lokasi penelitian ditetapkan secara purposive di Kepulauan Seribu. Pengambilan data primer dilakukan dengan metode survei dengan teknik wawancara dibantu dengan pertanyaan terstruktur. Pengumpulan data sekunder dilakukan ke instansi seperti Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Analisis yang digunakan adalah analisis finansial dan analisis Rapid Appraisal of Fisheries (RAPFISH). Hasil penelitian menunjukkan pada aspek finansial menunjukkan kriteria B/C rasio masih berada B/C < 1, sehingga tidak layak untuk dijalankan. Pada aspek ekologi dan sosial berdasarkan analisis RAPFISH memiliki kategori cukup berkelanjutan sehingga perlu adanya peningkatan terhadap atribut-atribut yang sensitif. Apabila dibandingkan dengan altenatif usaha lainnya dapat dilihat bahwa opportunity cost yang hilang saat memilih usaha udang vaname yaitu sebesar Rp84.740.000/th. Aspek ekologi dengan aspek sosial dengan nilai indeks keberlanjutan pada kategori cukup berkelanjutan maka dapat dikategorikan layak untuk pengembangan usaha udang vaname keramba jaring apung laut.
ANALISIS DAYA SAING PADA USAHATANI PADI TADAH HUJAN DAN USAHATANI PADI IRIGASI DI KLATEN
bimoseno sepfrian, bimoseno sepfrian;
Sepfrian, Bimoseno;
Kilat Adhi, Andriyono;
Firdaus, Muhammad
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.222-234
Salah satu program pembangunan pertanian yang strategis adalah swasembadaya pangan. Swasembada ini disebut swasembada beras karena beras bahan pangan utama dalam swasembada pangan. Padi merupakan tanaman pangan strategis untu terciptanya swasembada beras di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis daya saing beradasarkan keunggulan kompetitif, komperatif, dan sensitivitas pada sawah tadah hujan dan irigasi di kabupaten Klaten. Metode yang digunakan dalam penentuan sample dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Policy Analysis Matrix (PAM) dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menujukan bahwa sawah tadah hujan dan irigasi di Kabupaten Klaten memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif. Analisis sensitivitas melihat saat terjadi penurunan output 20 persen pada sawah tadah hujan tidak berdaya saing lagi secara kompetitif karena nilai PCR menjadi 1,01 dari sebelumnya yaitu 0,80 sedangkan sawah irigasi tetap berdaya saing secara kompetitif dengan nilai PCR menjadi 0,71 dari sebelumnya 0,56. Untuk usahatani padi tadah hujan perlu adanya teknologi tambahan untuk meningkatkan produksi saat terjadinya kemarau yang lebih panjang atau intensitas hujan yang lebih rendah sehingga tidak terjadinya penurunan produksi karena kekurangan air di sawah tadah hujan yang menyebabkan tidak berdaya saing secara kompetitif dan komperatif.
Strategi Pengembangan Bisnis Bawang Goreng UD. HJ. MBOK SRI Di Kota Palu, Sulawesi Tengah
Nur T., Fanny Iswarini;
M. Baga, Lukman;
Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.246-261
Domestic shallot production generally has met domestic needs. Agricultural development aims to increase the production and income of farmers, especially in Central Sulawesi. One of the mainstay commodities that are expected to increase farmers' income is the local Palu shallot commodity. The purpose of this research is mapping the current business model of UD. Hj. Mbok Sri, analyzing the internal and external conditions of the business and formulating a design for improving its business model. The methods that used in this research are the Business Model Canvas (BMC), SWOT and Blue Ocean Strategy (BOS). This research was conducted by mapping the latest business models based on the 9 elements that exist in BMC, then it will be followed by a SWOT analysis on each BMC element and determining the strategy to overcome the problems that was existing at UD. Hj. Mbok Sri. Then it will be combined for improving the new business model from UD. Hj. Mbok Sri by using Blue Ocean Strategy’s perspective. The results showed that the alternative strategies that could be pursued in the development of UD. Hj. Mbok Sri can be focussed on customer segments elements, value propositions, channels, customer relationships and key partnerships, namely by optimizing the use of social networks, adding new customer segments and increasing the value proposition. These will have effects on better established customer and partnership relationships. Key activities will run smoothly and the main resources will also be more adequate, so that the flow of income will increase and the cost structure can be managed properly.
Determinan Ekspor RPO Indonesia di Pasar Organisasi Kerjasama Islam
Yarasevika, Samara;
Suharno, Suharno;
Nurmalina, Rita
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.350-361
Indonesia has been the largest exporter of Refined Palm Oil (RPO) in the world which OIC countries being main export destination markets. However, most of Indonesian RPO exports to the OIC countries are still concentrated in four countries, namely Pakistan, Malaysia, Bangladesh, and Egypt. The distribution of Indonesian RPO exports to the OIC countries is still in small number due to the high tariff applied by several OIC countries. This research aims to analyze the factors that influence Indonesian palm oil trade in 20 OIC countries. The analysis methods used Gravity Model and Trade Potential Analysis. The result using gravity model showed that the real GDP per capita of destination countries, the real GDP per capita of Indonesia, exchange rate, price, tariff, and the RCA index of Indonesian RPO in destination countries are significantly influence its volume exports. On the other hand, economic distance and population of destination countries do not have a significant effect on the RPO export volume.
DAYA SAING EKSPOR PISANG INDONESIA DI NEGARA TUJUAN EKSPOR PERIODE 2000-2019
Aurelia, Rara;
Kurniati, Dewi;
Hutajulu, Josua Parulian
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.335-349
Pisang Indonesia adalah salah satu komoditas unggulan kelompok buah-buahan tropis yang telah diperdagangkan sejak dulu. Salah satu komponen penting dalam perekonomian ialah melakukan ekspor. Produksi pisang Indonesia berkontribusi di dunia dan menempati posisi ketiga besar, akan tetapi tidak diimbangi dengan kontribusi Indonesia akan ekspor pisang di dunia. Penelitian ini menganalisis daya saing melalui pendekatan keunggulan komparatif maupun kompetitif pisang Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif dengan Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), dan Porter’s Diamond. Hasil analisis menunjukkan pisang Indonesia hanya berdaya saing kuat di satu pasar tujuan, yaitu Malaysia. Posisi pasar pisang Indonesia di pasar tujuan ekspor berada menempati posisi rising star dan falling star. Hasil analisis terakhir menggunakan Porter’s Diamond terdapat kelemahan di kondisi faktor terkait sumber daya manusia, modal, IPTEK, permintaan ekspor serta strategi, struktur, dan persaingan. Oleh karena itu, perlu dilakukannya peningkatan produktivitas maupun kualitas pisang yang dihasilkan, memperluas jangkauan tujuan ekspor, peningkatkan kemampuan maupun keterlampilan tenaga kerja serta diversifikasi produk.
POLA PEMASARAN BERAS DI KABUPATEN GROBOGAN
Oki Wijaya;
Tanjung, Garist Sekar;
Wijaya, Oki;
Sekar Tanjung, Garist
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.325-334
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran beras serta menganalisis margin dan efisiensi pemasaran dari setiap saluran pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran beras di Kabupaten Grobongan. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja karena wilayah tersebut merupakan daerah penyumbang terbesar dalam produksi padi di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah survey dan wawancara. Data yang di kumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran pada pola distribusi beras di Kabupaten Grobongan yaitu: (1) saluran pertama, meliputi: petani – penebas – penggilingan padi – pedagang pengepul/grosir – pedagang eceran – konsumen akhir; (2) saluran kedua, meliputi: petani – penebas - penggilingan padi – pedagang eceran - konsumen akhir; dan (3) saluran ketiga, meliputi: petani - penggilingan padi - pedagang pengepul/grosir - konsumen akhir. Secara umum, tingkat efisiensi pemasaran beras pada setiap saluran pemasaran yang terbentuk di Kabupaten Grobongan termasuk dalam kategori efisien. Pada pola saluran pemasaran ketiga, memiliki nilai efisiensi pemasaran yang lebih kecil dengan nilai farmer’s share yang lebih tinggi
SELERA PENDUDUK KOTA TERHADAP FAST FOOD (STUDI KASUS KONSUMEN 7SEVENCHICKEN MALANG, INDONESIA)
Mazwan, M. Zul;
Imran, Musta’in Islami;
Mumpuni , Gumoyo
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.289-298
The current era of information technology and globalization brings many changes in people's lives, including changes in life style, especially in consumption patternsso that the concept of serving food instantly emerged, that is practical and efficient in time, taste and affordable prices, namely fast food. The aims of this study are (1) knowing the characteristics of fast-food consumers in Malang, (2) knowing the main factors that are considered the most important by consumers in consuming fast food in Malang, (3) knowing consumer preferences for fast food in Malang. The sampling technique used a combination of accidental sampling and purposive sampling methods to obtain 100 respondents. The analytical method used descriptive analysis and conjoint analysis. Consumers who consume fast food dominated by male gender and the majority are students, they are in the age range of 20 to 24 years old and come from the East Java region. Most consumers have an allowance of Rp1.000.000 to Rp1.500.000 per month. Based on the conjoint analysis, it is known that the main factors that are considered the most important by consumers in making a purchase are the product factor, packaging, facilities and price factor. Consumer preferences choose prices ranging from Rp20.000 to Rp30.000. Regarding to the packaging variable, consumers prefer large packages. The facility which is preferred by consumers is co-working space facility and the product that is most favored by consumers is processed chicken products.
Celebrity Endorsement Produk Hortikultura Online pada Era Digital di PT. Tani Hub Indonesia
Mirfazli, Miluniqa Yasmin;
Hermita Sadeli, Agriani;
Trimo, Lucyana;
Setiawan, Iwan
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.312-324
Mengembangkan usaha di era digital ini berkaitan dengan perubahan perilaku dan pola belanja masyarakat yang biasanya berbelanja secara offline menjadi online. Dengan perkembangan digital, konsumen mampu melakukan kegiatan belanja di e-commerce yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Kegiatan pemasaran pun kian berkembang, salah satunya adalah strategi pemasaran Celebrity Endorsement yang saat ini sedang banyak dilakukan pengusaha. Dengan mengandalkan popularitas selebriti, produk yang dijual dapat menjangkau konsumen di luar kota maupun luar negri. Celebrity Endorsement ini biasa diterapkan pada produk kecantikan atau fashion, tetapi salah satu e-commerce agribisnis yang menjual produk hortikultura menggunakan strategi ini, yaitu Tani Hub. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui bagaimana selebriti dapat mempengaruhi keinginan membeli konsumen terhadap produk hortikultura yang dijual secara online oleh e-commerce agribisnis Tani Hub, kemudian faktor apa yang paling mempengaruhinya serta bagaimana peran selebriti ini terhadap media sosial Tani Hub. Metode penelitian ini kuantitatif dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data PLS-SEM. Responden penelitian sebanyak 100 yang berasal dari followers Instagram Tani Hub. Teknik penentuan responden menggunakan teknik non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan hanya satu variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu Attractiveness yang menjadi faktor yang paling berpengaruh. Variabel sisanya yaitu Truthwthiness, Expertise dan Celebrity Match-Up tidak berpengaruh signifikan. Peran terbesar selebriti adalah dengan meningkatkan followers pada media sosial Tani Hub.