Articles
64 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Virtual dan Interaktif untuk Mensimulasikan Instalasi Jaringan Listrik di SMK 2 Surakarta
Susilo, Joko;
Anitah, Sri;
Yamtinah, Sri
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.308 KB)
AbstrakPembelajaran instalasi listrik di SMK sering menjadi masalah karena harus tersedianya peralatan yang harus selalu membeli perangkat nyata namun setelah itu perangkat yang digunakan untuk pembelajaran tidak digunakan kembali dan juga yang penting adalah ternyata cara pembelajaran seperti ini kurang efektif karena biasanya dilakukan secara berkelompok. Pada saat pembelajaran dilakukan secara berkelompok maka ada siswa yang hanya mengandalkan hasil kerja rekan-rekannya dan ada yang tidak memperhatikan terhadap pelajaran yang diberikan akhirnya tidak menerima manfaat dari pembelajaran tersebut. Untuk itu dikembangkan sebuah media interaktif yang ditujukan untuk mensimulasikan rangkaian listrik sederhana sehingga bisa dicoba secara langsung oleh masing-masing siswa secara menarik dan interaktif sehingga setiap siswa akan menjadi senang belajar instalasi listrik dan mendapat manfaat serta bisa menyerap materi yang diinginkan. Kata kunci: media pembelajaran; media virtual interaktif; instalasi listrik sederhana
Eksplorasi Nilai Falsafah Hidup Orang Banjar pada Pembelajaran Sejarah sebagai Landasan Moral dan Karakter Siswa di Kalimantan Selatan
Nadilla, Dewicca Fatma
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.474 KB)
AbstrakOrang Banjar dikenal memiliki falsafah hidup kuat yang kemudian menjadi pembentuk karakternya, hal ini kemudian dapat ditemukan dari kebiasaan, adat-istiadat, semboyan, serta petuah yang selalu diajarkan para tetua pada anaknya. Falsafah hidup orang Banjar jika dieksplorasi lebih dalam menyajikan nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan teladan dan prinsip hidup bagi generasi muda. Jika diamati lebih dalam maka secara tersirat falsafah hidup orang banjar menempatkan suatu tata nilai moral yang sangat tinggi dan tak lepas dari ajaran Islam sebagai landasannya. Akan tetapi realitanya adalah bahwa ditengah derasnya gempuran globalisasi yang membawa kehedonisan dan kepraktisan keluhuran nilai yang terkandung dalam falsafah hidup orang banjar sudah mengalami suatu degradasi yang cukup mengkhawatirkan, hal ini dapat dilihat dari nilai-nilai luhur pembentuk moral dan karakter sudah mulai ditinggalkan terutama oleh generasi muda yang idealnya sebagai agen pelestari budaya Banjar. Kemerosotan moral yang terjadi khususnya di Kalimantan Selatan dapat dilihat dari meningkatnya kasus kriminalitas dan kekerasan yang melibatkan remaja usia sekolah. Pendidikan sejarah berperan sangat penting sesuai khithahnya sebagai pendidikan berbasiskan pada penananaman nilai yang bertujuan untuk membentuk warga negara yang baik. Oleh sebab itu maka tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengungkapkan suatu rancangan strategi penanaman nilai falsafah hidup Orang Banjar dalam pembelajaran sejarah guna meningkatkan kesadaran moral peserta didik. Adapun metode kualitatif melalui studi pustaka dengan cara mengumpulkan dokumen atau literature terkait dengan judul penulisan.Kata kunci: Falsafah hidup; Karakter; Moral; Orang Banjar
Integrasi Kurikulum Nasional dan Internasional untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah pada Mata Pelajaran Matematika
Kristanto, Agus;
Suharno, Suharno;
Gunarhadi, Gunarhadi
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (709.567 KB)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada mata pelajaran matematika melalui integrasi kurikulum nasional dan internasional. Pengetahuan dan keterampilan matematika diukur berdasarkan tiga dimensi yang berkenaan dengan isi atau konten matematika, proses yang dilakukan siswa ketika mengamati suatu gejala kemudian memecahkan masalah yang diamatinya, dan situasi atau konteks yang digunakan dalam soal matematika. Kendala yang dihadapi adalah bagaimana mengembangkan thinking skill siswa pada kondisi ketika tenaga pendidik diharuskan memenuhi tanggung jawab menyelesaikan banyaknya materi matematika yang tidak seimbang dengan kemampuan siswa dan alokasi waktu tatap muka. Siswa dituntut untuk berjalan cepat memahami isi atau konten matematika melalui penguasaan bilangan maupun peningkatan keahlian mengerjakan soal-soal operasi matematika pada tingkat kecepatan yang luar biasa. Pada kondisi lain, ketika memasuki kehidupan nyata, sebagian besar mengalami kesulitan untuk dapat berpikir kritis memecahkan masalah yang dihadapi dengan tepat. Kemampuan memecahkan masalah seharusnya dikembangkan mulai dari kemampuan nalar atau reasoning. Kemampuan inilah yang menjadi salah satu tujuan pembelajaran dalam struktur kurikulum internasional yang menitikberatkan pada pencapaian subject, personal dan international goals. Penelitian ini menjadi referensi bagi sekolah nasional plus untuk mendesain model integrasi kurikulum melalui pengembangan pembelajaran tematik.Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan mengambil subyek penelitian yaitu siswa Kelas VI Sekolah Dasar Focus Independent School yang berjumlah 37 orang. Integrasi kurikulum dilakukan dengan mengambil tema-tema pada kurikulum internasional yang memiliki kesesuaian dengan tujuan pembelajaran matematika pada kurikulum nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tematik memberikan pengaruh terhadap kemampuan memecahkan masalah pada mata pelajaran matematika. Hal itu terlihat dari kemampuan siswa dalam mengolah data, mengembangkan kemampuan berpikir dan nalar, serta mengambil keputusan dalam memecahkan masalah matematika. Kata kunci: integrasi kurikulum; kurikulum nasional; kurikulum internasional; kemampuan memecahkan masalah; pembelajaran tematik
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika pada Materi Luas Segiempat di Kelas VII SMP Baitul Quran Kabupaten Sragen
Walyono, Walyono;
Anitah, Sri
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.987 KB)
AbstrakPembelajaran matematika adalah siswa mampu memahami materi secara menyeluruh dan konstruktivis, bukan hanya memahami rumus namun mengetahui dari melakukan percobaan-percobaan sederhana, sehingga matematika menjadi pembelajaran bermakna. Untuk melakukan percobaan tersebut dapat menggunakan media sebagai penunjang pembelajaran. Selain itu media pembelajaran sangat penting dikembangkan guru guna menarik motivasi dan kreativitas siswa, media yang dikembangkan guru seharusnya mengacu pada karakter dan lingkungan sekitar agar pembelajaran yang berlangsung bermakna. Dalam penelitian bertujuan untukmendeskripsikan media pembelajaran yang ada disekolah, mengetahui prosedur pengembangan media, serta bagaimana menyusun media pembelajaran matematika pada materi luas segi empat yang tepat. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D. Populasi dalam penelitian ini adalah 360 siswa sedangkan metode pengambilan sampel adalah purpose sampling. Hasil pengembangan berupa media pembelajaran matematika pada materiluas segi empat, maka diperoleh hasil penelitian berupa respons siswa terhadap media yang dipakai dalam pembelajaran.  Kata kunci: matematika; media pembelajaran; segi empatÂ
FACEBOOK SEBAGAI SUMBER BELAJAR
Moedji Widodo, Soepri Tjahjono
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.793 KB)
Proses pembelajaran dapat dilaksanakan secara optimal apabila terjadi proses interaksi antara peserta didik, pendidik dan sumber belajar. Sumber belajar berperan untuk menyediakan berbagai informasi dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengembangan kompetensi yang ingin dicapai. Perkembangan teknologi informasi berjalan sangat pesat sekarang ini. Salah satu bentuk teknologi yang berkembang pesat beberapa dekade terakhir ini adalah internet. Teknologi internet hadir sebagai media multifungsi yang telah masuk dalam berbagai aspek kehidupan manusia.Facebook sebagai jejaring media yang popular di kalangan mahasiswa menjadi bahan pertimbangan untuk memanfaatkannya sebagai media sumber belajar. Facebook telah banyak banyak digunakan dalam dunia pendidikan dan telah menjadi bagian dari proses pembelajaran. Facebook dapat menjadi sebagai sumber belajar yang mempunyai kontribusi dalam pencapaian prestasi belajar peserta didik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan facebook sebagai sumber belajar dengan prestasi mahasiswa. Responden penelitian adalah mahasiswa semester IV Diploma IV Program Studi Bidan Pendidik Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta. Didapat hasil penelitian Terdapat hubungan antara pemanfaatan facebook sebagai sumber belajar dengan prestasi belajar (p value=0,000), dengan keeratan tinggi (koefisien korelasi=0,806)Â Â Kata Kunci: Facebook, Sumber Belajar
Penerapan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa
Purnomo, Puthut Hudi;
Suryani, Nunuk;
Sunardi, Sunardi
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (511.114 KB)
AbstrakHasil belajar pada kompetensi dasar pengenalan sifat â sifat komponen elektronika pasif dan aktif di SMKN 1 Jiwan Madiun masih rendah bahkan masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Survei yang dilakukan menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (action research) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari: 1) perencanaan; 2) pelaksanaan; 3) pengamatan; dan 4) refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara terbuka, pengamatan/observasi, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) motivasi belajar siswa meningkat berdasarkan skor rata-rata angket dimana pada pra tindakan dengan rata-rata 57,48, pada siklus I dengan rata-rata 61,22, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 72,96. (2) prestasi belajar siswa meningkat yaitu dari pra tindakan jumlah siswa yang kompeten 7 siswa atau 26%, siswa yang tidak kompeten 20 siswa atau 74%, pada siklus I siswa yang kompeten 15 siswa atau 56%, siswa yang tidak kompoten 12 siswa atau 44,4%, sedangkan pada siklus II siswa yang kompeten 21 siswa atau 80%, siswa yang tidak kompeten 5 siswa atau 20%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model kooperatif type Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada kompetensi pengenalan sifat â sifat komponen elektronika pasif dan aktif siswa kelas X Teknik Audio Video SMKN 1 Jiwan Madiun. Kata kunci : Komponen elektronika pasif dan aktif; Think  Pair Share (TPS); Motivasi; Hasil BelajarÂ
PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP PADA PEMBELAJARAN BERBASIS BLENDED LEARNING DI SMK N 1 SRAGEN
Hadi, Baskoro
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.484 KB)
Guru memiliki aktivitas yang tinggi. Selain mengajar di kelas guru juga harus membuat administrasi belajar mengajar di kelas, Selaiin itu sebagai guru PNS guru juga harus melengkapi administrasi angka kredit dan mencukupi Penialaiannya sehingga akan sering meningglakan kelas untuk mengikuti berbagai hal penambahan pengetahuan sebagai guru. Agar tidak tertinggal materi yang disampaikan dalam kelas maka perlu dilakukan pembelajaran model lain yaitu Blended Learning. Pemanfaatan Smartphone aplikasi Whatsapp sebgai pendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Kata Kunci: Anka Kredit, Blended learning, E-Learning, Whatsapp
Model Pembelajaran Terpadu Modifikasi Wolfinger di Sekolah Dasar
Qorri’aina, Farro Durrotul;
Haryanto, Samsi;
Anitah, Sri
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (400.872 KB)
AbstrakModel pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger adalah model pembelajaran terpadu (integrated learning) yang berkaitan dengan kurikulum terpadu (integrated curriculum). Kurikulum terpadu menggabungkan sejumlah disiplin ilmu melalui pemaduan isi, ketrampilan dan sikap. Model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger di sekolah dasar menjadi strategi pembelajaran bahasa asing yang memusatkan keterpaduan ketrampilan berbahasa. Penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa sekolah dasar masih rendah, khususnya pemahaman siswa pada bahasa Inggris. Guru perlu menciptakan model pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger pada mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Responden terdiri dari delapan siswa kelas IV Sekolah Alam Bengawan Solo Kabupaten Klaten. Model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger sebagai suatu konsep dapat diartikan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Siswa mampu memahami konsep yang dipelajari melalui pengalaman langsung lalu menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Melalui langkah-langkah model pembelajaran terpadu modifkasi Wolfinger, siswa dirangsang untuk mengembangkan kemampuan berbahasa disertai dengan tindakan pada mata pelajaran bahasa Inggris di lingkungan sekolahnya. Siswa yang memiliki banyak penguasaan kosakata lebih mudah menguasai keterampilan berbahasa lain. Guru sekolah dasar dapat memadukan keterampilan bahasa Inggris dengan pelajaran lain.  Kata kunci: Model pembelajaran; modifikasi wolfinger; bahasa inggris
Integrasi Nilai Pertalian Keluarga Jawa dalam Kelompok Pembelajaran Sejarah
Yuniati, Winahyu Adha
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.591 KB)
AbstrakPertalian keluarga Jawa merupakan suatu hubungan kekerabatan yang terjalin diantara orang satu dengan yang lain dan saling berkepentingan. Nilai-nilai yang terkandung dalam pertalian keluarga Jawa terdapat banyak filosofi yang memberikan pandangan pada generasi penerus untuk dapat mengimplementasikan dalam kehidupan termasuk dalam pembelajaran khususnya pada pembelajaran sejarah dalam berbagai materi pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah dapat mendeskripsikan keberhasilan siswa dalam belajar sejarah melalui pembentukan kelompok berdasarkan integrasi nilai pertalian keluarga Jawa. Pembentukan kelompok belajar tersebut juga dapat memperkenalkan khasanah budaya Jawa pada generasi penerus sebagai langkah cinta tanah air. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan dengan diperkaya pendalaman sumber historis yaitu studi pustaka sebagai media pengumpulan data. Selanjutnya sebagai hasil penelitian dapat diperoleh suatu hasil belajar siswa dengan menerapkan integrasi nilai pertalian keluarga Jawa, sehingga siswa mampu meningkatkan prestasi belajar melalui pembelajaran dalam kelompok dan mempertebal pengetahuan tentang kebudayaan Jawa yang wajib untuk dilestarikan pada pembelajaran sejarah.Kata kunci: Integrasi Nilai; Keluarga Jawa; Â Pembelajaran Sejarah
Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Visualisasi Pasar Gede Surakarta untuk Menumbuhkembangkan Harmoni Sosial Siswa SMA 1 Batik dan SMA MTA Surakarta
Saktiarsa, Yoga
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.577 KB)
Pengembangan media pembelajaran yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa produk media pembelajaran sejarah berbasis visualisasi bangunan Pasar Gede yang dikemas dalam bentuk film dokomenter untuk menumbuhkembangkan harmoni sosial siswa SMA 1 Batik dan SMA MTA Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Menganalisis dan mendiskripsikankondisi media pembelajaran yang selama ini digunakan di SMA 1 Batik dan SMA MTA Surakarta 2. Menganalisis desain pengembangan media berbasis visualisasi Pasar Gede untuk menumbuhkembangkan harmoni sosial Siswa SMA 1 Batik dan SMA MTA Surakarta. 3. Mendeskripsikan efektifitas media berbasis visualisasi Pasar Gede untuk menumbuhkembangkan harmoni sosial Siswa SMA 1 Batik dan SMA MTA Surakarta.Dalam penelitian ini Metode yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif analisis dan evaluasi. Sehingga untuk mengetahui kondisi tempat penelitian digunakan metode deskriptif, sedangkan untuk mengevaluasi kelayakan media pembelajaran yang diterapkan di tempat penelitian dalam proses pengembangan media berbasis visualisasi yang berupa Film documenter serta dalam tahap uji coba digunakan metode evaluasi.Data yang diperoleh dari hasil penelitian memberikan analisis deskriptif bahwa media yang selama ini digunakan dalam proses pembelajaran di SMA 1 Batik dan SMA MTA Surakarta berupa buku teks dan media penunjang lainnya adalah microsof office berupa program powerpoint. Kebutuhan guru dan siswa dalam proses pembelajaran yang berlangsung di kelas SMA 1 Batik dan SMA MTA Surakarta dengan memanfaatkan media pembelajaran begitu tinggi. Berkautan tentang pemahaman siswa akan nilai-nlai harmoni sosial yang menjadikan pedoman dalam berkehidupan bermasayakat dan berbangsa khususnya di kota Surakarta masih rendah, dibuktikan dengan hasil pretest yang diberikan kepada siswa. Pentingnya pengembangan media pembelajaran berbasis visualisasi film dokumenter berupa bangunan pasar gede dilakukan dengan beberapa cara diantaranya adalah uji validasi dari ahli materi, ahli media, uji satu-satu, uji ciba kelompok kecil dan uji lapangan dengan hasil yang diperoleh rata-rata setiap validasi lebih dari 3,5 dari Film Dokumenter yang sudah dipruduksi, sehingga dapat disimpulkan bahwa media tersebut dalam kategori baik dan layak digunakan sebagai alat penelitian. berkaitan tentang hasil uji efektifitas menunjukkan bahwa nilai kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Pernyataan tersebut disesuaikan dengan menggunakan uji t, dimana dari hasil uji t diperoleh thit>ttab atau 0,05 >0,002 yang menyatakan keputusan H0 ditolak dan itu menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki nilai prestasi yang tidak sama Berkaitan dengan perubahan sikap siswa yang berkaitan tentang pemahaman siswa setelah menerima materi pembelajaran sejarah yang dikaitkan dengan Nilai harmoni sosial yang terdapat di lingkungan masyarakat Surakarta khususnya di Pasar Gede menunjukan sikap siswa pada kelas eksperimen menyebutkan skala sikap yang lebih tinggi dari pada kelas control. Pernyataan tersebut dibuktikan berdasarkan analisis uji t. Dari hasil uji t diperoleh thit>ttab atau 0,05 > 0,032 yang menyatakan keputusan H0 ditolak dan itu menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki skala sikap yang tidak sama. Maka dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa terjadi keefektifan dalam penggunaan media audio visual dalam pembelajaran sejarah di kelas XI IIS 2 di SMA MTA Surakarta dibandingkan dengan kelas kontrol yang dilakukan di kelas XI IIS 4 di SMA Batik 1 Surakarta. Kata kunci: Media Pembelajaran Berbasis Visualisasi Film Dokumenter Pasar Gede; Harmoni Sosial