cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
Peran Layanan Instant Messaging Pada Teleradiologi Sebagai Upaya Penegakkan Diagnosis Nur Fathoni, Mohammad Alif; Anwar, M. Choiroel; Setiawan, Agung Nugroho
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11394

Abstract

Teleradiology (teleradiologi), merupakan bagian dari layanan telemedicine, yang digunakan dengan memanfaatkan PACS sehingga dapat digunakan secara jarak jauh. Perkembangan teknologi memungkinkan teleradiologi dapat menggunakan smartphone sebagai media pengirim dan penampil gambar pemeriksaan sehingga memungkinkan adanya interpretasi hasil dari pemeriksaan radiologi secara cepat dan akurat dalam menegakkan diagnosis. Tujuan dari pelaksanaan tinjauan sistematis (systematic literatur review) ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan layanan perpesanan pada teleradiologi sebagai upaya penegakkan diagnosis. Metode penelusuran jurnal penelitian ini menggunakan Google Scholar, Springer, PubMed, IEEE Xplore dan Elsevier. Pencarian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa kata kunci antara lain teleradiologi, teleradiology, instant messaging, mobilephone, smartphone dengan masa publikasi 2010 hingga 2022. Hasil review dari 16 jurnal didapatkan bahwa penggunaan layanan perpesanan dapat digunakan sebagai media penampil gambar dan penilaian evaluasi dimana tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara penilaian standar menggunakan workstation berbasis PACS dengan menggunakan smartphone. Simpulan penelitian ini adalah layanan perpesanan dapat menjadi media penilaian dalam upaya menegakkan diagnosis dan membantu dalam menentukan tindakan yang akan dilakukan. Akan tetapi, saat ini belum dapat menggantikan peranan workstation berbasis PACS sebagai media penilaian dan evaluasi hasil pemeriksaan radiologi.
Penerapan Pengendalian Kuman Penyakit Melalui Upaya Sanitasi Alat Makan Secara Sederhana Bagi Pedagang Kaki Lima Ani, Sri; Wulandari, Kusrini; Wahyuni, Endang Uji; Karmini, Mimin
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11416

Abstract

Pedagang kaki lima merupakan potensi peluang usaha yang cukup menjanjikan bagi masyarakat dan terbukti dapat menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah kondisi sulitnya mencari lapangan pekerjaan Pedagang kaki lima yang berjualan makanan didapati mencuci alat makan di tempat berjualan tidak ada yang menggunakan 3 bak pembilas. Hal tersebut memberikan kemungkinan alat makan yang digunakan mengandung kuman bakteri karena habis digunakan oleh pembeli secara bergantian dan pencucian tidak saniter. Tujuan dari pengaplikasian ini adalah membandingkan potensi aktifitas antimikroba dari jeruk lemon, jeruk nipis, dan jahe sekaligus memberikan edukasi pada pelaku pedagang kaki lima. Dalam penerapan ini, penulis menggunakan pendekatan Pre-Post True Experimental Design dengan tahapan persiapan alat bahan, pengambilan sampel alat makan pedagang kaki lima, pemeriksaan jumlah kuman. Hasil penerapan ini menunjukkan semakin banyak sari buah jeruk nipis dan larutan jahe yang ditambahkan, semakin banyak jumlah koloni kuman yang mati. Disimpulkan bahwa pemakaian larutan Jahe lebih bagus dibandingkan dengan jeruk nipis terbukti jahe dapat menurunkan jumlah kuman lebih besar. 
Peer Learning: Remaja Sadar Gizi Rofi'ah, Siti; Arfiana, Arfiana; Widatiningsih, Sri; Ayuningtyas, Ayuningtyas
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11594

Abstract

Remaja mempunyai peran penting dalam masyarakat. Tiga beban gizi yang dihadapi remaja Indonesia yaitu malnutrisi, kelebihan gizi, dan kekurangan gizi mikro akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara serta menghambat kemajuan dalam mencapai tujuan pembangunan. Kegiatan pengabdian masyarakat "Peer Learning: Remaja Sadar Gizi di Desa Bojong" bertujuan untuk menguatkan peran remaja dalam meningkatkan status gizi remaja sehingga terwujud generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. Metode yang digunakan adalah dengan menguatkan peran remaja sebagai kader Posyandu Remaja melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa peningkatan pengetahuan kader Posyandu Remaja "CERDIK" tentang Gizi Remaja, buku "Gizi Remaja" yang telah mendapatkan sertifikat Hak Cipta dan bentuk kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Semarang dengan Pemerintah Desa Bojong sebagai Mitra PUI P2PTM "Desa Sehat Remaja Bebas Anemia Gizi Besi". Kegiatan pembinaan kader dan pemantauan kegiatan posyandu remaja sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan baik oleh bidan desa maupun petugas promosi kesehatan di puskesmas serta perangkat desa dan PLKB Desa Bojong.
Pelatihan Failure Mode And Effect Analysis Dalam Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien Ningsih, Kori Puspita; Santoso, Sugeng Santoso; Nursanti, Ida; Hernawan, Heri
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11670

Abstract

Keselamatan pasien merupakan prioritas utama bagi semua fasilitas pelayanan kesehatan termasuk klinik. Salah satu upaya mencegah terjadinya suatu risiko menggunakan metode manajemen risiko. Manajemen risiko proaktif berbasis Failure Mode Effect Analysis (FMEA) merupakan upaya strategis yang disarankan dalam memitigasi risiko. Permasalahan prioritas Klinik Denkensyhah 04.04.02 adalah kurangnya pengetahuan terkait langkah-langkah melakukan FMEA. Urgency penerapan FMEA juga sesuai dengan standar akreditasi klinik. Oleh karena itu, PKM ini bertujuan memberikan pelatihan urgency FMEA guna peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Metode dalam kegiatan PKM ini melalui pelatihan dengan metode ceramah, praktik dan diskusi, Kegiatan PKM dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2024. Secara menyeluruh kegiatan PKM berjalan lancar. Klinik Denkensyah 04.04.02 memiliki peluang untuk mengimplementasikan FMEA dalam upaya peningkatan mutu dan keselamatan. Metode pelatihan pada PKM ini cukup berhasil meningkatkan pengetahuan peserta yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata skor pre-post test sebesar 35 skor. Rata-rata skor awal sebesar 56 saat pre-test meingkat menjadi 91 saat post-test. Adanya peningkatan pengetahuan FMEA tersebut diharapkan akan berdampak pada sikap dan perilaku pimpinan maupun staff klinik dalam mengelola manajemen risiko proaktif berbasis FMEA guna peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Pendampingan Deteksi Kegawatan Diabetes Melitus Dan Neuropati Diabetes Pada Kelompok Prolanis Minarti, Minarti -; Wat, Rini Ambar; Adinata, Achmad Arfan; Miadi, Miadi; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11848

Abstract

Perawatan diri pada penyandang diabetes 95% tergantung dari individu sendiri, namun juga memerlukan dukungan dari keluarga dan program pemerintah. Deteksi kegawatan pada diabetes dan neuropati diabetes merupakan bagian dari kegiatan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan kelompok prolanis tentang kegawatan diabetes melitus dan neuropati diabetes, serta keterampilan melakukan deteksi kegawatan diabetes melitus dan neuropati diabetes. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah edukasi yang difokuskan pada deteksi kegawatan diabetes dan keterampilan mengidentifikasi risiko neuropati diabetes. Hasil keterampilan wawancara secara berpasangan didapatkan hasil bahwa seluruh penyandang diabetes (60 orang), menyatakan kulit kering dan pecah-pecah, sebagian besar merasa mudah lelah, merasa kaki mati rasa, kaki kurang peka dan kram. Hasil pemeriksaan lanjutan menggunakan monofilament test untuk mengidentifikasi risiko neuropati, dengan hasil risiko rendah sebanyak 41 orang dan risiko tinggi sebanyak 19 orang. Tindaklanjut dari tenaga kesehatan adalah melaksanakan edukasi kepada kelompok prolanis secara berkelanjutan, sedangkan bagi penyandang diabetes tetap melakukan pemantauan secara mandiri, mengindentifikasi tanda dan gejala yang muncul sehingga tidak terjadi keterlambatan penanganan.
Aplikasi Integrative Empowerment Keluarga Berbasis E-Monitoring Roled Based Expert System Dalam Pencegahan Relapse Pada Skizofrenia Iswanti, Dwi Indah; Mendrofa, Fery Agusman Motuho; Huda, Khairul; Mujahidah, Sa'adah; Sawab, Sawab
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11851

Abstract

E-monitoring integrative empowerment berbasis roled based expert system yang dapat diakses kapan saja dan dimanapun berada menghadirkan Perawat jiwa belum terbentuk untuk membantu keluarga merawat dan mencegah relapse skizofrenia ketika dirumah. Pemberdayaan kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk membentuk dan melihat efektifitas dari e-monitoring integrative empowerment berbasis roled based expert system. Evaluasi pemberdayaan kemitraan masyarakat dilakukan dengan desain pra-experimental pada 30 keluarga yang merawat skizofrenia. Kuesioner digunakan untuk mengukur kemampuan keluarga merawat dan mencegah relapse. Analisis data dengan uji Wilcoxon. Hasil: Ada efektifitas e-monitoring integrative empowerment berbasis roled based expert system terhadap kemampuan keluarga merawat dan mencegah relapse (p-value=0,000<0,05). Perawat jiwa dan kader dilatih untuk dapat mensosialiasasikan dan memantau dari program aplikasi system ini sehingga dapat digunakan oleh keluarga yang merawat skizofrenia.
Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Mulyati, Sri; Fatmayanti, Halinda; Rasyid, Rasyid
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.11861

Abstract

Hipertensi, Diabetes Mellitus (DM), Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), dan Penyakit Kardiovaskuler (PKV) adalah jenis Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab utama kematian global. Selain intervensi konvensional, penggunaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) juga terbukti efektif sebagai usaha preventif. Sehingga perlu adanya edukasi bagi masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat agar lebih peduli kesehatan dan memanfaatkan tanaman obat keluarga sebagai solusi murah, mudah, dan tepat guna untuk mencegah peningkatan PTM. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK RW XX Kelurahan Meteseh Tembalang di Balai RW XX Kelurahan Meteseh Tembalang pada periode bulan Mei – Desember 2023. Tahapan kegiatan terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan (kegiatan survei dan observasi untuk mengidentifikasi PTM serta jenis TOGA yang tersedia di masyarakat, persipan media edukasi, dan koordinasi dengan kader masyaraka), tahap pelaksanaan (cek kesehatan, pre-test, sambutan, edukasi, konseling, tanya jawab, pemberian doorprize, senam bersama, dan post-test), dan tahap evaluasi (analisis hasil pre-test dan postest, serta evaluasi kegiatan). Hasil survei dan observasi terdapat 15 jenis TOGA yang umum dimanfaatkan masyarakat setempat yaitu sirih, kunyit, jahe, binahong, dan lain-lain. Peserta yang terdiri dari 48 masyarakt menunjukkan antusiasme tinggi, ditunjukkan dengan kehadiran penuh pada setiap kegiatan. Rata-rata hasil evaluasi masyarakat berada di kategori baik hingga sangat baik dengan peningkatan pengetahuan lebih dari 35%.
Pemanfaatan Aplikasi Starting (Smart Detection for Stunting) Dalam Deteksi Risiko Stunting Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, Suparni; Subowo, Edi
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11870

Abstract

Stunting adalah masalah gizi jangka panjang yang berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak di Indonesia. Prevalensi stunting pada anak di bawah dua tahun masih tinggi, mencapai 32,8% pada tahun 2023, meskipun berbagai intervensi telah dilakukan. Di Kabupaten Pekalongan, prevalensi stunting meningkat dari 19,5% pada 2021 menjadi 23,5% pada 2022. Pencegahan stunting memerlukan keterlibatan orang tua, keluarga, tenaga kesehatan, serta intervensi edukasi yang dimulai sejak masa prakonsepsi. Teknologi, seperti aplikasi smartphone, menawarkan solusi potensial untuk deteksi dini dan pemantauan status gizi. Aplikasi STARTING (Smart Detection for Stunting) diperkenalkan untuk membantu kader posyandu dalam deteksi stunting pada calon pengantin, ibu hamil, dan balita. Pengabdian yang dilakukan di Desa Tosaran dan Desa Jomblangan selama delapan bulan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dengan nilai rata-rata 2,97 untuk deteksi calon pengantin, 4,17 untuk ibu hamil, dan 0,63 untuk balita. Persepsi kader terhadap aplikasi STARTING sangat positif. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan peran kader dalam mencegah stunting dengan memperkuat kapasitas mereka melalui edukasi yang lebih efektif
Analisa Kebijakan Program DBDklim dalam Mitigasi Penyebaran Demam Berdarah Dengue di DKI Jakarta Naja, Nadia
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12016

Abstract

Sampai dengan 31 Mei 2024, terdapat 9.261 kasus DBD dengan 22 kematian. Case Fatality Rate (CFR) Mei 2024 mencapai 0,24%, walaupun masih tercapai indikator program DBD yakni CFR <1% namun tertinggi dibanding 5 tahun terakhir. Tujuan penelitan adalah menemukan permasalahan belum optimalnya kebijakan Peringatan dini DBD berbasis iklim (DBDKlim) serta menyusun usulan rekomendasi kebijakan di DKI Jakarta. Metodologi yang digunakan dalam proses policy paper ini adalah Analisa SOAR (Strenghts, Opportunity, Aspiration and Result) dan wawancara. Hasil analisis SOAR, maka strategi yang dipilih adalah: 1). Strategi SA: Menggunakan Kekuatan Menjadi Harapan  (635), 2). Strategi SR: Menggunakan Kekuatan untuk Mencapai Hasil yang Terukur (565), 3). Strategi OA: Menggunakan Peluang untuk Mencapai Harapan (650), 4). Strategi OR: Menggunakan Peluang untuk Mencapai Hasil yang Terukur (560). Strategi OA merupakan strategi dengan nilai tertinggi, maka konsepsi optimalisasi peran DBDKlim adalah Peluang untuk mencapai Aspirasi/Harapan. Kesimpulan dan rekomendasi yaitu Optimalisasi kebijakan DBDKlim untuk menekan jumlah korban DBD, terutama dalam peningkatan sebaran data level kecamatan, kabupaten hingga level Nasional melalui perubahan instruksi Gubernur dan Peraturan Menteri Kesehatan.
Pelatihan Dan Praktik Mitigasi Malnutrisi Dengan Terapi Komplementer Untuk Penguatan Nutrisi Balita Dan Lansia Muflih, Muflih; Erwanto, Rizky; Kurniasih, Dwi Endah; Soetjipto, Sri Tanjung Saroyo Herry; Rahmawaty, Salsabila Putri
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12069

Abstract

Balita dan lansia adalah kelompok yang rentan terhadap malnutrisi dan ketidakseimbangan nutrisi, yang dapat meningkatkan risiko infeksi dan masalah kesehatan lainnya. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan, pengasuh balita, dan pendamping lansia dalam mendeteksi dan menangani malnutrisi melalui edukasi dan pelatihan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, Focus Group Discussion (FGD), dan praktik langsung mengenai penggunaan terapi komplementer dan nutrisi seimbang. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan partisipan tentang deteksi dini malnutrisi, penggunaan tanaman herbal sebagai terapi komplementer, serta indikator perilaku kesehatan, status kesehatan komunitas, dan ketahanan komunitas. Pembentukan kelompok dukungan juga berhasil memperkuat keberlanjutan program ini. Program ini membuktikan bahwa edukasi dan kolaborasi berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi malnutrisi di daerah dengan sumber daya terbatas.