JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) dengan ISSN : 2356-3869 (printed) e-ISSN: 2614-0136. JPSD mempublikasikan makalah yang berisi hasil penelitian tentang pendidikan dasar, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis, pengajaran sekolah dasar. Naskah akan diterbitkan 2 kali dalam setahun (Februari dan Agustus).
Articles
232 Documents
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Ika Puspita Putri
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.499 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v5i1.12573
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas non-siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Cebongan 01. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes (tes formatif) dan non tes (observasi). Instrumen penelitian menggunakan item dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan Realia Media dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hal ini dapat dilihat pada saat siklus siswa yang menyelesaikan KKM adalah 1 siswa dan ada peningkatan bahwa ada 25 siswa yang memenuhi KKM (78%) dan ada peningkatan yang signifikan yaitu 26 siswa (100%) siswa telah mencapai KKM. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan Media Realia pada pembelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5 SD Negeri Cebongan 01. Guru harus dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran lain dan siswa. diharapkan lebih aktif dan bertanggung jawab dalam kegiatan diskusi kelompok.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG UNTUK MAHASISWA PGSD UAD
Hengkang Bara Saputro
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 2: Agustus 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.151 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v5i2.12584
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika dengan pendekatan kontekstual pada materi bangun ruang sisi lengkung untuk mahasiswa PGSD serta untuk mengetahui kelayakan modul yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Pengembangan dilakukan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba penelitian adalah mahasiswa PGSD UAD angkatan 2018. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini antara lain lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan lembar observasi mahasiswa.Hasil penilaian dari ahli materi diperoleh skor X= 253 menunjukkan modul matematika dengan pendekatan kontekstual pada materi bangun ruang sisi lengkung layak digunakan dengan kriteria Sangat Baik. Hasil penilaian ahli media diperoleh skor X=164 menunjukkan modul matematika dengan pendekatan kontekstual pada materi bangun ruang sisi lengkung layak digunakan dengan kriteria Sangat Baik. Secara keseluruhan modul hasil pengembangan dikatakan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran matematika mahasiswa PGSD UAD.
PENGARUH METODE MORAL REASONING TERHADAP PENANAMAN KARAKTER NASIONALISME SISWA SD DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK
An-Nisa Apriyani;
Ruwet Rusiyono
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 2: Agustus 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.046 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v5i2.12579
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode moral reasoning terhadap penanaman karakter nasionalisme siswa SD dalam pembelajaran tematik. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD N Ngebel Kasihan. SD N Ngebel memiliki dua kelas, kelas V A sebagai kelompok kontrol menggunakan metode storytelling dan kelas V B sebagai kelompok eksperimen menggunakan metode moral reasoning. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaaan yang signifikan antara penanaman karakter nasionalisme dengan metode moral reasoning dan metode storytelling. Perbedaaan tersebut terlihat di semua subkarakter nasionalisme yang mencakup nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dengan hasil uji t 0,155, nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dengan hasil uji t 0,129, nilai Persatuan Indonesia dengan hasil uji t 0,405, nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dengan hasil uji t 0,529, dan nilai Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia dengan hasil uji t 0,608.
PELAKSANAAN PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS AUDIO PADA PEMBELAJARAN MENDENGARKAN CERITA DONGENG LOKAL DI SD MUHAMMADIYAH
Apri Kartikasari H. S;
Heny Kusuma Widyaningrum;
Fauzatul Marufah Rohmanurmeta
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.817 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v5i1.12574
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penggunaan bahan ajar berbasis audio pada pembelajaran mendengarkan cerita dongeng lokal di SD Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan beberapa teknik, seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik triangulasi dilakukan dengan cara triangulasi metode, yaitu dengan mengecek ulang informasi hasil wawancara dengan dokumentasi dan observasi. Penelitian ini menemukan bahwa dengan penggunaan bahan ajar berbasis audio pada pembelajaran mendengarkan cerita dongeng lokal di SD Muhammadiyah memiliki banyak keuntungan yaitu: 1) peserta didik tidak cepat merasa jenuh dan cepat lupa terhadap materi pelajaran, 2) meningkatkan pemahaman peserta didik, 3) meningkatkan motivasi belajar peserta didik, 4) kompetensi aspek mendengarkan dapat tercapai dengan baik.
PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATEMATICS EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF POKOK BAHASAN PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SDN RAWAJATI 06 PAGI
Farida Soraya;
Yurniwati Yurniwati;
Ucu Cahyana
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.965 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v5i1.12569
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran Realistic Matematics Education (RME) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif tentang konsep pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan model classroom action research (Penelitian Tindakan Kelas). Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SD N Negeri Rawajati Pagitahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 28 siswa. Penelitian dilaksanakan 2 siklus, masing-masing siklus dilaksanakan dalam 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan post tes. Teknik post tes yaitu dengan evaluasi dan observasi. Evaluasi digunakan untuk menjaring data tentang kemampuan berpikir kreatif konsep pecahan. Sementara observasi digunakan untuk menjaring data tentang penggunaan pendekatan Realistic Matematics Education.Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa rata-rata siswa yang telah mencapai KKM hanya 57,14%. Sedangkan hasil penelitian pada siklus II menunjukkan bahwa rata-rata dari jumlah seluruh siswa mencapai KKM 89,29%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran konsep pecahan dengan penerapan pendekatan Realistic Matematics Education dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif materi pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri Rawajati 06 Tahun Pelajaran 2017/2018.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER PADA PELAJARAN PPKn BERBASIS RELIGIOUS CULTURE DI SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA
Suyitno Suyitno
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 2: Agustus 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.825 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v5i2.12580
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai karakter yang terintegrasi pada mata pelajaran PPKn berbasis religious culture di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research, dengan jenis penelitian kualitatif. Penyajian data dilakukan secara deskriptif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yaitu dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data dan menyajikan data.Hasil penelitian menggambarkan implementasi nilai-nilai karakter yang terintegrasi pada mata pelajaran PPKn berbasis religious culture dilakukan dengan melalui berbagai kegiatan atau aktivitas keseharian berdasarkan ajaran-ajaran islam yang menjadi program sekolah. Seluruh wujud religious culture di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta merupakan implementasi 18 nilai-nilai karakter yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Nasional. Implementasi nilai-nilai karakter berbasis religious culture di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta dilakukan melalui keteladanan dan penciptaan suasana religius. Keteladanan merupakan faktor yang penting karena sikap dan perilaku kepala sekolah, guru dan karyawan dijadikan sebagai panutan oleh siswa sedangkan penciptaan suasana sekolah yang kondusif merupakan faktor pendukung dalam proses implementasi nilai-nilai karakter. Keteladanan guru dan penciptaan suasana yang kondusif turut mendukung proses implementasi nilai-nilai karakter berbasis religious culture.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN MEDIA TTS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Zakiyatu Maulidina;
Nuriman Nuriman;
Fajar Surya Hutama
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.309 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v5i1.12575
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media teka teki silang terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN Tegalgede 01 Jember. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pola pre-test post-test control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA dan kelas VB SDN Tegalgede 01 Jember. Analisis data yang dilakukan yaitu menggunakan uji t-test. Berdasarkan hasil analisis data uji t-test menunjukkan bahwa nilai thitung yang diperoleh sebesar 5,798, sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (db) 66 diperoleh sebesar 1,996. Hal ini menunjukkan bahwa thitung > ttabel (5,798 > 1,996), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini juga dapat dilihat dari hasil rata-rata nilai post-test siswa dari kedua kelas. Pada kelas eksperimen memiliki rata-rata 78,36, sedangkan kelas kontrol memiliki rata-rata 69,53. Selanjutnya dilakukan penghitungan uji keefektifan relatif, maka diperoleh hasil ER sebesar 47,22%. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media teka teki silang terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN Tegalgede 01 Jember.
Studi Kurikulum Ilmu Sosial (IPS) di Sekolah Dasar di Indonesia, Malaysia dan Hongkong
Sriyanto Sriyanto
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 2, No 2: Agustus 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.387 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v2i2.4946
Berdasarkan asumsi filosofis, studi banding subyektif tidak memandang realitas sebagai objek tunggal. Masalah epistemologis dan aksiologi menjadi pertimbangan penting dalam pendidikan komparatif. Mengetahui perbedaan dan perbandingan sistem eduational antara negara-negara ini dimaksudkan untuk mengetahui beberapa isu yang harus dipertimbangkan untuk sistem pendidikan. Sadar atau tidak sadar perbandingan yang dilakukan oleh manusia dalam hidup dan pengembangan pribadi, melalui citra diri dengan merefleksikan aspek kehidupan yang sama dari orang lain. Studi perbandingan pendidikan sebagai bagian dari bidang pendidikan memiliki manfaat faktual, terutama sebagai pertimbangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di suatu negara. Dengan mempertimbangkan dan mempelajari keuntungan dari sistem pendidikan di negara-negara lain, seseorang dapat belajar banyak hal dari negara dan menggunakannya untuk kemajuan pendidikan di negara ini. Tujuan dari makalah ini adalah untuk melakukan studi banding ilmu sosial (IPS) di sekolah-sekolah dasar di Indonesia, Malaysia dan Hong Kong. Berdasarkan sejarah-sosiologi, tiga negara memiliki kemajuan yang berbeda dalam pendidikan, Indonesia dulunya collony Belanda, Malaysia dan Hong Kong yang sebelumnya koloni Inggris. Melalui pendekatan komparatif antara negara-negara, peningkatan pendidikan langsung atau tidak langsung akan memberikan manfaat untuk meningkatkan pendidikan nasional dan mudah-mudahan akan mengambil nilai positif dari negara-negara tertentu untuk mendukung upaya dalam meningkatkan kualitas edutaion nasional.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI BANGUN DATAR UNTUK MAHASISWA PGSD UAD
Asih Mardati
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 4, No 1: Februari 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.149 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v4i1.7246
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika dengan pendekatan kontekstual pada materi bangun datar untuk mahasiswa PGSD serta untuk mengetahui modul yang layak bagi mahasiswa PGSD. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pengembangan dilakukan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Subbjek uji coba penelitian adalah mahasiswa PGSD UAD angkatan 2015. Hasil penilaian ahli materi dan pembelajaran diperoleh skor X= 259 menunjukkan modul matematika dengan pendekatan kontekstual pada materi bangun datar layak digunakan dengan kriteria Sangat Baik. Hasil penilaian ahli media diperoleh skor X=161 menunjukkan modul matematika dengan pendekatan kontekstual pada materi bangun datar layak digunakan dengan kriteria Sangat Baik.
ANALISIS INSTRUMEN KENDANG DALAM KARAWITAN JAWA DI TINJAU DARI NILAI LUHUR TAMANSISWA
Arya Dani Setyawan;
Ardian Arief;
Akbar Al Masjid
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 4, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.25 KB)
|
DOI: 10.26555/jpsd.v4i2.9592
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis estetika karawitan Jawa dalam kaitannya dengan nilai-nilai luhur Tamansiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu mengamati secara langsung ke lapangan dengan melakukan wawancara kepada pelaku seni, lembaga, dan masyarakat sekitar. Hasil wawancara digunakan untuk memperoleh informasi tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan hambatan dari masing-masing kelompok karawitan yang ada dilingkungan Tamansiswa. Hasil wawancara di analisis menggunakan analisis SWOT kemudian dipetakan dengan matriks EFAS dan IFAS. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah merumuskan strategi analisis estetika pada karawitan jawa yang berada di Yogyakarta dan khususnya berada di lingkungan Tamansiswa. Gamelan dan Tamansiswa menjadi satu kesatuan estetika karena nilai yang terkandung dalam gamelan itu sendiri erat dengan ajaran Tamansiswa yaitu Tri Saksi Jiwa (Cipta, Rasa, Karsa) cipta selalu terkait dengan bentuk instrument gamelan sedangkan rasa adalah manifestasi dari hasil yang di bunyikan dari gamelan kemudian karsa adalah ciri khas kebudayaan yang meliputi kekuatan gotong-royong (kebersamaan) dalam menyajikan pertunjukan gamelan.