cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Adabiyah
ISSN : 14126141     EISSN : 25487744     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Adabiyah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang Ilmu Keislaman yang berlatar keadaban.
Arjuna Subject : -
Articles 343 Documents
Kontroversi Sekitar Penerimaan Islam Sultan Alauddin Ahmad M Sewang
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 2 (1998): Jurnal Adabiyah (Edisi Khusus)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berusaha mengungkapkan sekitar kapan Sultan Alauddin menerima Islam. Penelitian tentang masalah tersebut dianggap perlu, karena beberapa lontara memuat penanggalan yang berbeda-beda, terutama menyangkut masalah tanggal penerimaan Islam. Perbedaan penanggalan tersebut menyebabkan para sejarawan berbeda-beda pula dalam mengambil keputusan
Benih Kesatuan Nusantara pada Abad Ke-17 Melalui Ajaran Tasawuf (Sebuah Studi Peran Ulama) Abd. Rahim Yunus
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 1 (1997): Jurnal Adabiyah (Edisi Khusus)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajaan-kerajaan yang dibesarkan dan membesarkan Islam pada awal proses Islamisasi di Nusantara pada abad ke-16, dan ke-17 itu tidak memiliki kesatuan politik, bahkan satu dengan yang lainnya sering saling menyerang. Namun demikian, dalam beberapa aspek, mereka memiliki jaringan hubungan dan kesamaan yang mempersatukannya. Dalam tulisan ini akan dikemukakan corak ajaran Islam yang dikembangkan oleh para ulama pada abad ke-17 sebagai faktor penghubung dan persatu antara berbagai kerajaan di Nusantara
Studi Naskah dan Metode Penelitian Filologi Nabilah Lubis
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 2 (1998): Jurnal Adabiyah (Edisi Khusus)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhir-akhir ini tampak kegiatan menghimpun, mempelajari dan mempublikasikan karya-karya tulisan para pendahulu kita cukup ramai. Kesadaran terhadap pencaharian dan pengumpulan tulisan-tulisan itu seolah-olah bangkit kembali dan menjadi bidang studi yang menarik bagi sebagian mahasiswa intelektual dan sastrawan.
Pembaruan Islam Indonesia dalam Masa Prakemerdekaan Jalaluddin Rahman
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 1 (1997): Jurnal Adabiyah (Edisi Khusus)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ajaran Islam disadari tercemarkan oleh ajaran setempat sehingga perlu dibersihkan terutama dalam soal aqidah dan ibadah. Pembaruan tidak terkait utama dengan akidah dan ibadah, melainkan terkait dengan masalah muamalah (sosial kemasyarakatan). Selain itu, kemodernan selalu terkait dengan pengaruh kamujan iptek Barat yang akhirnya membawa pula pengaruh kepada paham umat Islam.
Mengenal Kisah Seribu Satu Malam M. Rusydi Khalid
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 2 (1998): Jurnal Adabiyah (Edisi Khusus)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alif Laila Wa Lailah yang dibicarakan pada artikel ini adalah judul kumpulan cerita-cerita rakyat yang ditulis pada masa Dinasti Abbasiyah. Dalam bahasa Indonesia, kumpulan cerita Arab itu dikenal dengan Kisah Seribu Satu Malam. Penulis Alf Laila Wa Lailah adalah Abu Abdillah bin Abdus Al-Jahsyiyari berdasarkan kumpulan cerita berbahasa Persia Hazar Afsana (seribu cerita) yang asalnya juga merupakan saduran dari sastra India.
Pasang Ri Kajang in Developing Youth Character of Environmental Love in Tana Toa Kajang Tajibu, Kamaluddin
Jurnal Adabiyah Vol 20 No 1 (2020): June (Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v17i120i1a6

Abstract

The study is aimed to determine the values of Pasang ri Kajang in building the youth character of environmental love in Tana Toa Village, Kajang District, Bulukumba Regency. This type of research is a qualitative descriptive study with intercultural communication as the approach of study. The data are obtained from Ammatoa with its traditional stakeholders, the Ammatoa youth community as well as community leaders who have concerned with Ammatoa community members. Data are analyzed using semiotics analysis. The results of the Pasang believed to be the will of Turiek Akrakna, which is handed down to Ammatoa I, and passed onto his successor, Ammatoa, is a source of values that govern the world life in its journey towards a life in the days to come. The noble values that can be implemented into conservation character education from the local wisdom of the Ammatoa indigenous people are about 1) Love to Almighty God and His universe; 2) Be responsibility, discipline, and independence; 3) Be honest, 4) Be scrupulous; 5) Work hard in preserving nature; 6) Do justice; 7) Be Modesty; and 8) Love for peace and unity. These values are very suitable to be implemented in building the character of children to love the environment, especially the forest environment.كان الغرض من هذه الدراسة هو تحديد قيم Pasang ri Kajang في بناء شخصية الشباب في الحب البيئي في قريةTana Toa ، منطقةKajang ، محافظة Bulukumba  هذا النوع من البحث هو دراسة وصفية نوعية مع نهج تواصل بين الثقافات. تم الحصول على مصادر البيانات منAmmatoa  مع أصحاب المصلحة التقليديين وأفراد المجتمع (الشباب) ، وكذلك قادة المجتمع الذين لديهم قلق لأفراد مجتمع Keammatoaan .تم تحليل البيانات باستخدام تحليل السيميائية. كانت نتائج الأزواج، التي يعتقد أنها إرادةTuriek Akrakna ، والتي تم تسليمها إلىAmmatoa I ، وتم نقلها إلىAmmatoa ، خليفته، مصدرًا للقيم التي حكمت حياة العالم في رحلته إلى الحياة في الأيام القادمة. القيم النبيلة التي يمكن تنفيذها في الحفاظ على تعليم الشخصية من الحكمة المحلية لسكان أماتوا الأصليين هي 1) حب الله والكون ومحتوياته، 2) المسؤولية والانضباط والاستقلالية، 3) صادق، 4) شامل، 5 ) العمل الشاق في الحفاظ على الطبيعة، 6) العدل، 7) البساطة، 8) حب السلام والوحدة. هذه القيم مناسبة جدًا ليتم تنفيذها في بناء شخصية الأطفال الذين يحبون البيئة، وخاصة بيئة الغابات. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai Pasang ri Kajang dalam membangun karakter pemuda cinta lingkungan di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan komunikasi antarbudaya. Sumber data diperoleh dari Ammatoa dengan para pemangku adatnya, Warga masyarakat (pemuda), serta tokoh masyarakat yang mempunyai kepedulian terhadap warga masyarakat Keammatoaan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika. Hasil penelitian Pasang yang diyakini sebagai kehendak dari Turiek Akrakna yang diturunkan kepada Ammatoa I, dan diteruskan kepada Ammatoa penerusnya, merupakan sumber nilai-nilai yang mengatur kehidupan dunia dalam perjalanannya menuju kehidupan di hari kemudian. Nilai-nilai luhur yang dapat diimplementasikan ke dalam pendidikan karakter konservasi dari kearifan lokal masyarakat adat Ammatoa adalah: 1) cinta kepada Tuhan dan alam semesta beserta isinya, 2) tanggung jawab, disiplin, dan mandiri, 3) jujur, 4) teliti, 5) kerja keras dalam pelestarian alam, 6) keadilan, 7) Kesederhanan , 8) cinta damai dan persatuan. Nilai-nilai tersebut sangat cocok diimplementasikan dalam membangun karakter anak akan cinta lingkungan terutama lingkungan hutan.
Rūh Tahrīr al-Waṭan min al-Isti’māri fī Syi’r Abī al-Qāsim al-Syābī Usman, Ahmadi; Faisol, Ach.
Jurnal Adabiyah Vol 20 No 1 (2020): June (Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v17i120i1a5

Abstract

يهدف هذا البحث إلى التعرف على الشاعر العربي التونسي أبي القاسم الشابي وشعره الذي يبث روح تحرير الوطن من الاستعمار. فالبحث محاولة للكشف عن مواقفه من الاحتلال والتخلف والجهل والاضطهاد، وعن دوره في بعث إرادة الحياة لدى شعبه ومجتمعه وفي تحريضه على الكفاح ضد المستعمر. وذلك من خلال منهج تاريخي وصفي لحياة الشاعر ومنهج تحليلي جمالي لنصوصه الشعرية. ومن نتائج هذا البحث الوصول إلى باقة من القيم التحريرية في نصوص هذا الشاعر، ومنها تحرير الوطن والمجتمع من جميع أنواع القيود، كقيود الاحتلال والاستبداد والجمود والجهل والتخلف والاضطهاد والظلم والطغيان.      This research aims to identify the Tunisian Arab poet Aboul-Qacem Echebbi and his poetry that inspires the spirit of liberating the nation from colonialism. The search is an attempt to reveal his positions on occupation, backwardness, ignorance, and persecution, and on his role in resurrecting the will of his people and society and inciting him to fight against the colonizer. This is through a historical descriptive approach to the life of the poet and an aesthetic analytical approach to his poetic texts. The results of this research are to reach a bunch of editorial values in the texts of this poet, including the liberation of the homeland and society from all kinds of restrictions, such as restrictions of occupation, authoritarianism, inertia, ignorance, backwardness, oppression, injustice and tyranny. Penelitian ini bertujuan untuk mengenal Abu al-Qasim al-Syabbiy; seorang penyair Arab berwarganegara Tunisia, dan mengenal puisinya yang menghembuskan spririt pembebasan bangsa dari penjajahan. Penelitian ini adalah upaya untuk menyingkap sikap penyair terhadap penjajahan, keterbelakangan, kebodohan, dan penindasan kaum penjajah. Penelitian ini menyorot peran penyair dalam membangkitkan ‘’keingingan hidup’’ pada rakyat dan komunitasnya, dan menggerakkan mereka berjuang melawan penjajah. Penelitian ini menggunakan metode historis deskriktif dalam menyajikan kehidupan penyair, dan metode analisis estetik dalam memaparkan teks-teks puisinya. Di antara hasil penelitian ini adalah penemuan sejumlah nilai-nilai pembebasan dalam teks penyair, yang berkisar pada pembebasan bangsa dan komunitas dari seluruh jenis belenggu, seperti: belenggu penejajahan, kesewenangan, kejumudan, kebodohan, ketertinggalan, persekusi, kezhaliman dan tirani.
Interreligious Tolerance in the Perception of Maluku Muslim Society Amri, Muhammad; Mosiba, Risna; Bin-Tahir, Saidna Zulfiqar
Jurnal Adabiyah Vol 20 No 1 (2020): June (Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v17i120i1a8

Abstract

All religions teach peace and welfare to their adherents through tolerance. The religious teaching, however, can also be the trigger of interreligious conflicts as it happened in Ambon in 1999-2011. This study aims at determining whether or not the knowledge, education level, perception, and attitudes of the Ambones’ Muslim community affect the interreligious tolerance in Ambon. This research employed quantitative research using survey design. The sample of the study consisted of 100 Muslims in Ambon city. The data have been collected through a questionnaire distributed, and they have been analyzed descriptively and inferentially using the SPSS program. The results found that the knowledge, level of education, perception, and attitude of the Ambones’ Muslim community collectively had a positive impact on the interreligious tolerance amongst the Ambones’ community. However, this perception has no significant effect on tolerance partially. The results of this study contributed to prevent and manage further unpredictable of interreligious conflict in the city of Ambon, Maluku. الملخصتعلم جميع الأديان السلام والازدهار للمعتندين من خلال التسامح. ومع ذلك ، يمكن أن تكون التعاليم الدينية أيضًا محفزًا للصراع بين الأديان كما حدث في أمبون في 1999-2011. تهدف هذه الدراسة إلى تحديد ما إذا كانت المعرفة ، ومستوى التعليم ، وتصورات ومواقف المجتمع المسلم في أمبون تؤثر على التسامح بين الأديان في مالوكو. يستخدم هذا البحث البحث الكمي باستخدام تصميم المسح. تكونت عينة البحث من 100 مسلم في مدينة أمبون. تم جمع البيانات من خلال استبيان وتحليلها وصفيًا واستنتاجيًا باستخدام SPSS 19. ووجدت نتائج الدراسة أن معرفة ومستوى التعليم والإدراك وموقف المجتمع الإسلامي في أمبون بشكل جماعي كان لها تأثير إيجابي على التسامح بين الأديان بين شعب أمبون. ومع ذلك ، ليس لهذا التصور تأثير كبير على التسامح الجزئي. تساهم نتائج هذه الدراسة في منع وإدارة الصراع بين الأديان الذي لا يمكن توقعه أكثر في مدينة أمبون ، مالوكو.الكلمات المفتاحية: التصور ، مسلمو مالوكو ، الموقف ، التسامح بين الأديان                                                                         AbstrakSemua agama mengajarkan perdamaian dan kesejahteraan bagi penganutnya melalui toleransi. Namun, ajaran agama juga bisa menjadi pemicu konflik antaragama seperti yang terjadi di Ambon pada 1999-2011. Studi ini bertujuan untuk menentukan apakah pengetahuan, tingkat pendidikan, persepsi, dan sikap komunitas Muslim Ambon mempengaruhi toleransi antaragama di Maluku. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain survei. Sampel penelitian terdiri dari 100 Muslim di kota Ambon. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan program SPSS 19. Hasil penelitian menemukan bahwa pengetahuan, tingkat pendidikan, persepsi, dan sikap komunitas Muslim Ambon secara kolektif memiliki dampak positif pada toleransi antaragama di antara masyarakat Ambon. Namun, persepsi ini tidak berpengaruh signifikan terhadap toleransi secara parsial. Hasil dari penelitian ini berkontribusi untuk mencegah dan mengelola konflik antaragama yang tidak dapat diprediksi lebih lanjut di kota Ambon, Maluku.
Al-Siyāq al-Qur’ānī wa Aṣaruhu ‘Inda al-Qādī Ibn ‘Aṭiyyah fī al-Taujīh al-Nahwī (Dirāsah Tafsīriyyah Nahwiyyah) Husain, Muhammad Zakir; Kurniawan, Cecep Soleh
Jurnal Adabiyah Vol 20 No 1 (2020): June (Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v17i120i1a7

Abstract

إن هذا البحث يتحدث عن القاضي ابن عطية والسياق القرآني وأهميته وأثره عند القاضي ابن عطية في توجيه الإعراب في تفسيره المسمى المحرر الوجيز في تفسير الكتاب العزيز، والسياق بحث عن بيان الكلمة أو الجملة القرآنية منتظمة مع ما قبلها وما بعدها في الجملة، وتتسع دائرته فيشمل الجمل السابقة واللاحقة، بل والسورة، والكتاب كله. والبحث يتضمن ثلاثة مباحث: المبحث الأول: لمحة موجزة عن حياة القاضي ابن عطية، والمبحث الثاني: دراسة نظرية عن السياق القرآني، والمبحث الثالث: دراسة تطبيقية نقدية أي أثر السياق القرآني في التوجيه النحوي وتطبيقه عند القاضي ابن عطية ومقارنة ما ذهب إليه ورجح إليه معتمدا على السياق القرآني مع غيره من المفسرين. فالبحث جار على الدراسة النظرية التطبيقية النقدية. ويعني بها دراسة نظرية عن السياق القرآني وتطبيقه عند القاضي ابن عطية في التوجيه النحوي، ومناقشة آرائه وترجيحه في التفسير معتمدا على السياق القرآني مع غيره من المفسرين. ونتيجة البحث تدل على أن  القاضي ابن عطية هو الإمام العلامة، شيخ المفسرين، القاضي أبو محمد عبد الحق بن غالب بن عبد الرحمن بن غالب بن عبد الرؤوف بن تمام بن عبد الله بن تمام بن عطية بن خالد بن عطية المحاربي الداخل، والسياق القرآني مقصورة على سياق المقال ولا يشتمل على سياق الحال أو المقام، ومدي أهمية القاضي ابن عطية في تطبيق السياق القرآني في تفسيره المسمى بالمحرر الوجيزفي تفسير الكتاب العزيز فيThis research speaks about al-Qa>di> ibn At}iyyah and the Qur’anic context, its importance, and its impact on Ibn Attiya in directing the parsing in his interpretation called the brief editor in the interpretation of the Holy Book. Then in the sentence, its circle widens to include the previous and subsequent sentences, and even the surah and the whole book. The research includes three topics: The first topic: a brief overview of the life of Judge ibn At}iyyah, and the second topic: a theoretical study on the Quranic context, and the third topic: a critical applied study that is the effect of the Quranic context in the grammatical guidance and its application to Judge ibn At}iyyah and a comparison of what he went to and was likely to be dependent In the context of the Qur'an with other interpreters. The research is ongoing on the critical applied theoretical study. By this, it means a theoretical study on the Quranic context and its application to Judge ibn At}iyyah in grammatical guidance, and the discussion of his views and weighting in interpretation based on the Quranic context with other interpreters. And the result of the research indicates that Judge ibn At}iyyah is Imam al-Allamah, Sheikh of the interpreters, Judge Abu Muhammad Abdul Haq Bin Ghaleb Bin Abdul Rahman Bin Ghaleb Bin Abdul Raouf Bin Tammam Bin Abdullah Bin Tammam Bin Atiyah Bin Khalid Bin Atiyah Al-Muharbi Al-Dakhel, and the Quranic context is limited to The context of the article does not include the context of the situation or the place, and the extent of the importance of Judge Ibn Attiya in applying the Qur'anic context in his interpretation called Al-Wujazevi interpretation of the dear book in grammar.                                                                                           Tulisan ini membahas mengenai al-Qa>di> ibn At}iyyah, konteks al-Qur’an, pentingnya dan penerapannya dalam tafsir al-Muharrir al-Waji>z fi> al-Kita>b al-Azi>s yang lebih popular dengan nama tafsir al-Muharrir al-Waji>z,  yang dikarang oleh ibn At}iyyah dalam hal pandangan-pandangannya terkait konteks dan kedudukan suatu kata dalam nahwu yang memberikan pengaruh terhadap perbedaan penafsiran al-Quran. Konteks al-Qur’an adalah penjelasan lafadz atau frasa dalam suatu ayat dengan tidak keluar dari makna ayat sebelum dan sesudahnya, baik dalam satu ayat, satu tema, satu surah atau dalam keseluruhan ayat dalam al-Qur’an. Ada tiga hal yang akan dibahas. Pertama: Sejarah ringkas kehidupan al-Qa>di> ibn At}iyyah. Kedua: kajian teori mengenai makna siyaq al-Qur’an, dan yang ketiga Penerapan siya>q al-Qur’a>n dalam kaitannya nahwu dan makna dalam al-Qur’an, dengan mengungkap penerapan siyaq al-Qur’an oleh al-Qa>di> ibn At}iyyah dan membandingkan dengan penerapan siya>q al-Qur’a>n oleh ulama-ulama tafsir lainnya. Kajian ini mengenai teori konteks al-Qur’an dan penerapannya dalam tafsir al-Muharrir al-Waji>z yang dikarang oleh ibn At}iyyah. Hasil dari kajian ini adalah konteks al-Qur’an hanya terbatas pada siya>q maqa>li dan tidak termasuk siya>q al-ha>l atau al-Maqam, serta pengaruhnya yang besar dalam penerapan dan penggunaan konteks al-Qur’an dalam tafsir al-Qa>di> ibn At}iyyah.
Rice Farming Process and Peasant's Da'wah Strategy in Bulukumba Mahmuddin, Mahmuddin; Nasriah, St. Nasriah
Jurnal Adabiyah Vol 20 No 1 (2020): June (Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v17i120i1a9

Abstract

This study analyzes the procession of rice planting in Bulukumba and discovers the propaganda strategy in it. This research is qualitative research with a da'wah strategy approach. Data sources are farmers in Bulukumba and data collection is observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data processing and analysis techniques consist of three steps: data reduction, data presentation, and research conclusions. The results showed that the rice planting procession in Bulukumba determined a good day to start planting rice, preparing seeds, soaking, storing and sowing seeds, working in the fields, planting, harvesting, and thanksgiving parties. Da'wah strategies are shown in six points: 1) determination of good days, 2) nursery systems in the form of a selection of the best seeds, 3) storage and the procession of sowing, 4) start working in the fields, 5) planting and harvesting, and 6) thanksgiving parties.تهدف هذه الدراسة إلى تحليل مسار زراعة الأرز في بولوكومبا واكتشاف استراتيجية الدعوة. هذا البحث نوعي بمقاربة استراتيجية الدعوة. كان مصدر البيانات الفلاحين في بولوكومبا وكان جمع البيانات الملاحظة والمقابلة والاستبيان والتوثيق. كانت تقنيات معالجة البيانات وتحليلها من ثلاث خطوات: تقليب البيانات، وعرض البيانات.   ونتانج  البحث. أظهرت النتائج أن مواكب زراعة الأرز في بولوكومبا كانت تحدد يومًا جيدًا لبدء فتح زراعة الأرز، وتحضير البذور، ونقع البذور، وتخزينها وزرعها، والعمل في الحقول، والزراعة، والحصاد، وحفلات الشكر. ظهرت استراتيجيات الدعوة في ست نقاط: 1) في تحديد يوم جيد، 2) في نظام الشتلات يمكن أن يكون على شكل اختيار أفضل البذور ، 3) في نقع موازين التخزين والبذر ، 4) في بدء العمل على حقل الأرز ، 5) في الزراعة والحصاد ، و 6) في حفلات الشكر.Penelitian ini menganalisis prosesi penanaman padi di Bulukumba dan menemukan strategi dakwah di dalamnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan strategi dakwah. Sumber data adalah petani di Bulukumba dan pengumpulan data adalah observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data terdiri dari tiga langkah: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi penanaman padi di Bulukumba menentukan hari yang baik untuk memulai penanaman padi, menyiapkan benih, merendam, menyimpan dan menabur benih, bekerja di ladang, menanam, memanen, dan pesta ucapan syukur. Strategi dakwah ditunjukkan dalam enam poin: 1) penentuan hari yang baik, 2) sistem pembibitan dalam bentuk pemilihan benih terbaik, 3) penyimpanan dan prosesi menabur, 4) mulai bekerja di sawah, 5) menanam dan memanen, dan 6) pesta ucapan syukur.

Filter by Year

1997 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 1 (2026): June (Islamic Humanities) Vol 25 No 2 (2025): December (Islamic Humanities) Vol 25 No 1 (2025): June (Islamic Humanities) Vol 24 No 2 (2024): December (Islamic Humanities) Vol 24 No 1 (2024): June (Islamic Humanities) Vol 23 No 2 (2023): Islamic Humanities Vol 23 No 1 (2023): June (Islamic Humanities) Vol 22 No 2 (2022): Islamic Humanities Vol 22 No 1 (2022): June (Islamic Humanities) Vol 21 No 2 (2021): December (Islamic Studies) Vol 21 No 1 (2021): June (Humanities) Vol 20 No 2 (2020): December (Islamic Studies) Vol 20 No 1 (2020): June (Humanities) Vol 19 No 2 (2019): December (Islamic Studies) Vol 19 No 1 (2019): Humanities Vol 18 No 2 (2018): Islamic Studies Vol 18 No 1 (2018): June (Humanities) Vol 17 No 2 (2017): Islamic Studies Vol 17 No 1 (2017): Humanities Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Adabiyah Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Adabiyah Vol 15 No 2 (2015): Jurnal Adabiyah Vol 15, No 2 (2015): Jurnal Adabiyah Vol 15, No 1 (2015): Jurnal Adabiyah Vol 15 No 1 (2015): Jurnal Adabiyah Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Adabiyah Vol 14 No 2 (2014): Jurnal Adabiyah Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Adabiyah Vol 14 No 1 (2014): Jurnal Adabiyah Vol 13, No 2 (2013): Jurnal Adabiyah Vol 13 No 2 (2013): Jurnal Adabiyah Vol 13, No 1 (2013): Jurnal Adabiyah Vol 13 No 1 (2013): Jurnal Adabiyah Vol 12 No 2 (2012): Jurnal Adabiyah Vol 11 No 2 (2011): Jurnal Adabiyah Vol 11 No 1 (2011): Jurnal Adabiyah Vol 10 No 2 (2010): Jurnal Adabiyah Vol 10 No 1 (2010): Jurnal Adabiyah Vol 9 No 2 (2009): Jurnal Adabiyah Vol 9 No 1 (2009): Jurnal Adabiyah Vol 2 (1998): Jurnal Adabiyah (Edisi Khusus) Vol 1 (1997): Jurnal Adabiyah (Edisi Khusus) More Issue