cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,503 Documents
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI STATISTIKA KELAS X SMA Tamsil, Jimmi; Muchlis, Effie Efrida; Hanifah, Hanifah; Sumardi, Hari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13580

Abstract

Peserta didik selama ini menggunakan LKPD yang masih memiliki keterbatasan dalam aspek desain dan tampilan. LKPD tersebut hanya disajikan dalam format hitam putih sehingga kurang menarik secara visual. Selain itu, LKPD tersebut cenderung digunakan secara dominan sebagai satu-satunya bahan ajar, sehingga belum mampu mendukung variasi sumber belajar yang lebih kaya pada pelaksaan pembelajaran. Studi ini difokuskan mengembangkan LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi Statistika yang layak digunakan, ditunjukkan melalui tingkat kevalidan dan kepraktisannya, serta memiliki tampilan yang menarik dan berwarna. Riset ini mengadopsi model 4D: mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarkan. Penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, serta guru mata pelajaran matematika, serta 9 peserta didik kelas X SMA Negeri 11 Rejang Lebong. Temuan riset mengindikasihkan capaian indeks validitas sebesar dapat dilihat dari aspek kevalidan bahasa (0,94), media (0,85) dan materi (0,92), Berdasarkan angka tersebut, kualitas media pembelajaran dinyatakan memenuhi kriteria Sangat Valid. Secara praktikalitas, produk ini mencatatkan skor 97,1% sehingga dinyatakan masuk dalam kategori Sangat Praktis. LKPD berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan. Dengan demikian, disimpulkan bahwa LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi Statistika yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran.
DAMPAK PENDEKATAN RME DENGAN KONTEKS BUDAYA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF EFFICACY SISWA Yuanita, Putri; Aisyah, Putri; Suanto, Elfis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13577

Abstract

Keterbatasan kemampuan memecahkan masalah matematis serta keyakinan diri (self efficacy) siswa yang terungkap melalui hasil penilaian PISA dan dari penelitian terdahulu menjadi latar belakang pentingnya penerapan pembelajaran yang bersifat nyata salah satunya melalui pendekatan RME dengan penekanan pada konteks budaya Melayu Riau. Tujuan dari studi ini guna mengkaji pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dengan basis konteks budaya Riau pada kemampuan pemecahan masalah matematis serta self efficacy siswa baik yang umum atau berdasar kemampuan awal matematis (KAM). Semua siswa SMP Negeri di Kecamatan Marpoyan Damai menjadi populasi dan sampel penelitian berupa siswa kelas IX di SMPN 25 Pekanbaru ditentukan lewat teknik purposive sampling. Adapun tes serta angket diterapkan sebagai instrumen dalam mengumpulkan data studi. Uji T, ANOVA satu jalur, dan ANOVA dua jalur dipakai guna menganalisis perolehan data rerata kemampuan pemecahan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang menerima pembelajaran dengan pendekatan RME berbasis konteks budaya Melayu Riau dan siswa yang menjalani pembelajaran konvensional. Hasil studi memperlihatkan adanya kemampuan dalam memecahkan masalah matematis yang berbeda antara siswa yang memperoleh pendekatan pembelajaran RME berbasis konteks budaya Melayu Riau dan siswa yang menjalani pembelajaran konvensional. Peningkatan self efficacy pada siswa yang mengikuti RME berbasis konteks budaya Melayu Riau menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan siswa pembelajaran konvensional, baik secara keseluruhan maupun berdasarkan KAM dan self efficacy siswa terlihat pada kelompok RME berbasis konteks budaya Melayu Riau dibanding pembelajaran konvensional.The constraints in students’ mathematical problem-solving proficiency and self-efficacy, as unveiled through PISA assessments and antecedent studies, constitute the rationale for the implementation of authentic learning, notably via the Realistic Mathematics Education (RME) approach with emphasis on the Malay Riau cultural context. This study aims to investigate the impact of the RME approach grounded in the Riau cultural context on students’ mathematical problem-solving capacities and self-efficacy, both in general and according to initial mathematical ability (KAM). The entire population of public junior high school students in the Marpoyan Damai District was considered, while the study sample consisted of ninth-grade students at SMPN 25 Pekanbaru, selected using a purposive sampling technique. Tests and questionnaires were employed as instruments for data acquisition. T-tests, one-way ANOVA, and two-way ANOVA were utilized to examine the mean differences in mathematical problem-solving abilities between students exposed to RME-based instruction grounded in the Malay Riau cultural context and those who underwent conventional learning. The study outcomes revealed distinct capacities in mathematical problem-solving between students who experienced RME-based instruction within the Malay Riau cultural context and those who underwent conventional teaching. The enhancement of self-efficacy among students exposed to RME grounded in the Malay Riau cultural context demonstrated a significant divergence compared to those in conventional learning, both overall and according to KAM, with self-efficacy levels particularly pronounced in the RME-based cohort relative to the conventional instruction group.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBANTUAN E-LKPD BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Mahendra, Annisa; Armiati, Armiati; Musdi, Edwin; Suherman, Suherman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13986

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah sangat penting untuk menghasilkan ide dan strategi untuk mengonstruksi pengetahuan. Faktanya, kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik masih kurang akibat kurangnya perangkat pembelajaran dan keterlibaatan belajar yang tidak memadai. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan modul ajar dan E-LKPD berbasis Creative Problem Solving untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas X SMA. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengikuti tiga tahapan model Plomp yang meliputi fase investigasi awal, pengembangan, dan penilaian. Investigasi awal mencakup analisis kebutuhan, kurikulum, konsep, karakteristik peserta didik, dan studi literatur. Fase pengembangan mencakup perancangan modul ajar dan E-LKPD berbasis CPS, diikuti evaluasi formatif melalui self evaluation, expert review, one to one evaluation, dan small group evaluation. Fase penilaian melibatkan field test dan analisis soal tes kemampuan pemecahan masalah. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, pedoman wawancara, angket, daftar ceklis, dan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan modul ajar berbantuan E-LKPD berbasis CPS memenuhi kriteria “sangat valid” dengan nilai validitas sebesar 3,51 untuk modul ajar dan 3,50 untuk E-LKPD pada aspek kelayakan isi, penyajian, kegrafikan, dan bahasa. Praktikalitasnya dikategorikan “sangat praktis” dengan nilai praktikalitasnya 91,67% (modul ajar) dan 85,59% serta 86,28% (E-LKPD). Efektivitasnya terlihat dari peningkatan kemampuan pemecahan masalah dengan persentase peserta didik yang tuntas adalah 71,88%. Disimpulkan bahwa modul ajar dan E-LKPD berbasis CPS pada materi perbandingan trigonometri valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.Problem-solving ability plays a crucial role in developing ideas and strategies to construct knowledge. However, students’ mathematical problem-solving skills remain low due to limited active learning and the absence of learning tools specifically designed to support this skill development. This study aims to develop a teaching module and an electronic student worksheet (E-LKPD) based on Creative Problem Solving (CPS) to improve the mathematical problem-solving ability of tenth-grade high school students.The research follows the Plomp development model with three phases: preliminary investigation, development, and assessment. The preliminary investigation includes needs analysis, curriculum study, concept review, student characteristics analysis, and literature review. The development phase involves designing the teaching module and CPS-based E-LKPD, followed by formative evaluations through self-evaluation, expert review, one-on-one evaluation, and small group evaluation. The assessment phase consists of field testing and analyzing problem-solving test results.Data were collected via validation sheets, interview guides, questionnaires, checklists, and problem-solving tests. The results show the CPS-based teaching module and E-LKPD are “very valid,” with validity scores of 3.51 for the module and 3.50 for the E-LKPD, covering content feasibility, presentation, graphics, and language. Practicality is rated “very practical,” with scores of 91.67% for the module and 85.59% and 86.28% for the E-LKPD. Effectiveness is indicated by an increase in problem-solving skills, with 71.88% of students achieving mastery. In conclusion, the CPS-based teaching module and E-LKPD on trigonometric ratios are valid, practical, and effective in improving students’ mathematical problem-solving abilities.
MATHEMATICAL REPRESENTATION IN PROBLEM-SOLVING: A COMPARATIVE STUDY OF REFLECTIVE AND IMPULSIVE COGNITIVE STYLES Meiliati, Rafika; Salido, Achmad; Aswin, Aswin; Husain, Dayana Sabila; Chairuddin, Chairuddin; Martins, Agus
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13438

Abstract

Mathematical representation is a crucial skill that enables students to express, interpret, and connect mathematical concepts through visual, symbolic, and verbal forms. This study explores the differences in mathematical representation skills between students with reflective and impulsive cognitive styles in solving two-variable linear inequality system problems. Using a qualitative descriptive approach, four high school students were selected based on their cognitive styles through the Matching Familiar Figure Test (MFFT). Data were collected through problem-solving tasks and semi-structured interviews. The findings indicate that reflective students demonstrate strong mathematical representation abilities, particularly in organizing and translating information across visual, symbolic, and verbal representations. They exhibit a structured and analytical approach to problem-solving, ensuring accuracy and coherence in their representations. In contrast, impulsive students struggle with problem organization, symbolic representation, and verbal explanation, often producing incomplete and less structured representations due to their tendency to prioritize speed over accuracy. These results highlight the influence of cognitive style on mathematical representation and suggest the need for tailored instructional strategies. Future research should expand the study to a broader mathematical scope and implement targeted interventions to enhance students' representation skills according to their cognitive characteristics.
PENGEMBANGAN SOAL BERPIKIR KOMPUTASIONAL MATEMATIS BAGI MAHASISWA Misdalina, Misdalina; Rohana, Rohana; Isroqmi, Asnurul; Septiati, Ety
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.9924

Abstract

Kemampuan berpikir komputasional mahasiswa sebagai kompetensi utama abad ke-21 masih berada pada kategori cukup, sehingga perlu ditingkatkan melalui latihan yang konsisten dan instrumen evaluasi yang tepat. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal-soal kemampuan berpikir komputasional matematis mahasiswa yang valid dan reliabel. Model ADDIE digunakan sebagai model pengembangan dengan tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation.  Subjek penelitian berjumlah 19 mahasiswa semester 3 program studi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu tes dan angket. Analisis butir soal hasil pengembangan dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk 8 soal kemampuan berpikir komputasional matematis valid dan reliabel. Revisi pada beberapa butir soal, seperti peningkatan level kognitif ke C5 dan penyempurnaan narasi, berperan dalam meningkatkan kualitas soal dari sisi isi dan struktur logika berpikir. Penelitian ini juga memberikan kontribusi nyata dalam menyediakan alternatif asesmen matematika yang berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, memperkaya wacana pengintegrasian berpikir komputasional ke dalam pendidikan matematika serta memberikan arah baru dalam penyusunan soal-soal yang mendorong mahasiswa berpikir lebih mendalam dan terstruktur.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF Utami, Ayu Tri; Muchlis, Effie Efrida; Hanifah, Hanifah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13961

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar matematika meggunakan model Problem Based Learning yang valid dan praktis pada materi Kesebangunan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Proses pengembangan modul dilakukan dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari preliminary research, development or prototyping phase dan assesment phase. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A dan guru SMP Negeri 08 Lebong. Adapun instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah uji validitas dan praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil uji validitas ahli materi, media, dan bahasa berturut-turut 3,63 (sangat valid), 3,36 (valid) dan 3,37 (valid).  Sedangkan untuk uji praktikalitas modul ajar diperoleh berdasarkan angket respon guru pada one-to-one evaluation dan angket respon peseta didik pada small group evaluation masing-masing sebesar 3,60 (sangat praktis) dan 3,57 (sangat praktis). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika dengan model Problem Based Learning pada materi Kesebangunan dinyatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN KOMIK MATEMATIKA BERILUSTRASI BUDAYA JAMBI MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Syafmen, Wardi; Rinaldi, Aulia Fadhilah; Iriani, Dewi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.9930

Abstract

Minat belajar matematika siswa masih tergolong rendah akibat penerapan metode pembelajaran yang kurang menarik dan minimnya integrasi budaya lokal sehingga siswa sulit menghubungkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan ini, maka dikembangkan media pembelajaran komik matematika berilustrasikan Budaya Jambi menggunakan Problem-Based Learning. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yakni analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah Dosen ahli materi dan ahli desain, guru matematika kelas VII E pada uji coba perorangan, 9 orang siswa kelas VII E pada uji coba kelompok kecil, serta 30 orang siswa kelas VII E pada uji coba lapangan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa komik matematika ini didesain menggunakan aplikasi ibis paint x dan canva. Komik matematika ini menggunakan pendekatan problem-based learning pada materi kesebangunan dan kekongruenan. Penelitian ini memperoleh hasil validasi yaitu 76% untuk materi dan 82,3% untuk desain. Hasil kepraktisan media menurut guru 97% dan siswa 89,8%. Lalu efektivitas komik matematika diukur melalui nilai N-Gain dengan diperoleh hasil 56,85%, tes hasil belajar yaitu 83,3% dan lembar observasi siswa yaitu 90,8%. Dari perhitungan tersebut menunjukkan minat belajar siswa meningkat dibandingkan sebelum menggunakan komik matematika berilustrasi budaya Jambi menggunakan problem-based learning.Students interest in learning mathematics is still relatively low due to unattractive learning methods and minimal integration of local culture so that students find it difficult to connect mathematical concepts with everyday life. To overcome this, a mathematical comic learning media illustrated with Jambi culture was developed using problem-based learning. This research is a type of development research using the ADDIE development model, namely analyze, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were lecturers who were material experts and design experts, mathematics teachers of class VII E in individual trials, 9 students of class VII E in small group trials, and 30 students of class VII E in field trials. The results of the study showed that this mathematical comic was designed using the ibis paint x and canva applications. This mathematical comic uses a problem-based learning approach to the material of similarity and congruence. This study obtained validation results of 76% for material and 82.3% for design. The results of the practicality of the media according to teachers were 97% and students 89.8%. Then the effectiveness of mathematical comics is measured through the N-Gain value with the results obtained 56.85%, the learning outcome test is 83.3% and the student observation sheet is 90.8%. From these calculations, it shows that students' interest in learning has increased compared to before using the learning media of mathematical comics illustrated with Jambi culture using problem-based learning.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KALKULUS INTEGRAL BERBASIS WEB-BLOG Mandur, Kanisius; Tamur, Maximus; Jehadus, Emilianus; Jelatu, Silfanus; Nendi, Fransiskus; Men, Fulgensius Efrem
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14001

Abstract

Prestasi belajar mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus yang berada di semester enam pada tahun akademik 2024/2025 dalam mata kuliah kalkulus integral masih memiliki tingkat pemahaman yang kurang memuaskan, dengan hanya 42% mahasiswa yang mampu menguasai materi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar kalkulus integral berbasis web-blog yang dapat dikategorikan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika mahasiswa. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (RandD) dengan model ADDIE yang terbagi menjadi lima fase: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 41 mahasiswa program studi pendidikan matematika di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng untuk tahun akademik 2024/2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian meliputi kuesioner untuk validitas, kuesioner untuk kepraktisan, dan tes untuk prestasi pada pelajaran matematika. Data yang berkaitan dengan validitas dan kepraktisan dianalisis menggunakan teknik persentase, sedangkan efektivitasnya dinilai melalui uji t-test berpasangan dan N-gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi ajar yang telah dirancang memperoleh tingkat validitas yang sangat tinggi, yaitu 93.75% untuk validitas materi, 95% untuk teknologi pendidikan, dan 97% untuk segi bahasa. Tingkat kepraktisan yang diperoleh mencapai 89.76%, yang dapat dikategorikan sebagai sangat praktis menurut penilaian mahasiswa. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam prestasi belajar, dari rata-rata 71.02 untuk pretest meningkat menjadi 88.49 pada posttest dengan nilai signifikansi 0.00.
PROSES LITERASI STATISTIKA CALON GURU MATEMATIKA DITINJAU DARI PENGETAHUAN AWAL Gunawan, Gunawan; Purwanto, Joko; Subekti, Fitrianto Eko; Rizki, Swaditya
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14119

Abstract

Literacy skills are important for prospective mathematics teachers in 21st century education, especially in the field of statistics. The purpose of the research was to describe the statistical literacy process based on initial knowledge. The subjects of the study were 50 students of Mathematics Education at the Universitas Muhammadiyah Metro Lampung and the Universitas Muhammadiyah Purwokerto. The research applies a descriptive qualitative method. Data collection used literacy test instruments and in-depth interview guidelines. Based on the results of previous knowledge tests, subjects were grouped into three categories of high, medium, and low. Each category was taken by one person as an informant with purposive sampling techniques. The data analysis technique is carried out with the stages of data reduction, presentation, and final conclusion. The mathematical literacy process includes the stages of data orientation, data processing, and data interpretation. The results of the study prove that students in the early and medium knowledge categories are able to detail activities at the stages of data orientation, processing, and interpretation. Identifying information and main problems is the key for the student to process the data. At the end of the answer, the student is in the high category and is giving a final conclusion and examination of the answer. In contrast to students in the low initial knowledge category, mistakes made in data orientation resulted in errors in applying mathematical concepts. Thus, the process stage and interpretation of data cannot be fulfilled correctly. The results of the study have a positive impact on the mathematical thinking process to solve contextual problems.
PENGEMBANGAN MEDIA MIKROMAB UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA ABK SEKOLAH DASAR Laily, Nur; Syaifuddin, Mohammad; Inganah, Siti; Wahid, Zaki Abdul
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.11780

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya siswa ABK yang mengalami kesulitan dalam mempelajari materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan mengevaluasi media pembelajaran interaktif bernama MIKROMAB (Mobil Interaktif Khusus Matematika Online untuk Anak Berkebutuhan Khusus) guna meningkatkan pemahaman penjumlahan dan pengurangan siswa ABK di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Media MIKROMAB dirancang menggunakan aplikasi Scratch dengan visualisasi mobil yang bergerak pada garis bilangan, membantu siswa memahami konsep operasi matematika secara konkret dan menyenangkan. Validasi oleh tiga pakar menunjukkan hasil yang sangat layak, dengan skor rata-rata 0,98 untuk aspek pendidikan matematika, 1 untuk multimedia berbasis ICT, dan 1 untuk evaluasi pembelajaran. Implementasi di kelas inklusi juga mendapat respons positif dari guru, yang menilai media ini sangat praktis dengan tingkat praktikalitas 86%. Analisis hasil belajar menggunakan metode N-Gain menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 0,79. Dengan demikian, MIKROMAB terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa ABK.This research was motivated by the existence of ABK students who experienced difficulties in learning the material on addition and subtraction of integers. This study aims to develop and evaluate an interactive learning media called MIKROMAB (Mobile Interactive Mathematics Online for Special Needs Children) to enhance the understanding of addition and subtraction concepts among elementary school students with special needs. The research employs the Research and Development (RnD) method using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). MIKROMAB is designed using the Scratch application, featuring a moving car on a number line to help students grasp mathematical operations concretely and enjoyably. Validation by three experts yielded highly feasible results, with average scores of 0.98 for mathematics education, 1 for ICT-based multimedia, and 1 for instructional evaluation. Classroom implementation in inclusive settings also received positive feedback from teachers, who rated the media as highly practical with a practicality level of 86%. Analysis of students’ learning outcomes using the N-Gain method showed a significant improvement categorized as high, with an average score of 0.79. Thus, MIKROMAB is proven to be valid, practical, and effective in improving the understanding of addition and subtraction concepts among special needs students.