cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN SOAL OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS Suprianto, Tunggal; Noer, Sri Hastuti; Rosidin, Undang
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.438 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i1.2583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan model pembelajaran group investigation berbantuan soal open ended untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII D berjumlah 26 siswa sebagai kelas eksperimen dan seluruh siswa kelas VIII A berjumlah 24 siswa sebagai kelas kontrol di SMP Muhammadiyah 1 Metro. Jenis penelitian merupakan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Instrumen dalam penelitian ini menggunakan validasi ahli pembelajaran, media dan materi, angket respon siswa, angket tanggapan guru, dan hasil tes pembelajaran. Perangkat pembelajaran berdasarkan kemampuan berpikir reflektif matematis dalam sistem persamaan linear dua variabel dinyatakan valid. Hasil angket respon siswa terhadap model pembelajaran group investigation berbantuan soal open ended mendapat kategori penilaian sangat praktis dan angket tanggapan guru dengan kategori sangat praktis. Hasil tes belajar siswa dianalisis dengan uji hipotesis N-gain, Berdasarkan uji hipotesis diperoleh bahwa pengembangan model pembelajaran group investigation berbantuan soal open ended terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa.AbstractThis study aims to develop a group investigation learning model assisted by open ended questions to improve mathematical reflective thinking skills. The subjects in this study were all students of class VIII D totaling 26 students as the experimental class and all students of class VIII A totaling 24 students as the control class at SMP Muhammadiyah 1 Metro. This type of research is Research and Development (R&D). The instruments in this study used validation of learning experts, media and material, student response questionnaire, teacher response questionnaire, and learning test results. Learning devices based on mathematical reflective thinking ability in a system of linear equations of two variables that have been compiled and declared valid. After revision according to the suggestions of the validator, and field trials are conducted. The results of the student response questionnaire to the open investigation assisted group investigation model received a very practical assessment category and the teacher's questionnaire was very practical. Student learning test results were analyzed with the N-gain hypothesis test. Based on the hypothesis test, it was found that the development of the learning model of open ended group investigation was proven effective in increasing students' mathematical reflective thinking abilities.
THE DIFFERENCES OF COGNITIVE STYLE FIELDS-INDEPENDENT AND DEPENDENT ON STUDENTS' MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITIES Hasbullah Hasbullah; Supardi Uki Sajiman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.137 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2778

Abstract

The study aims to determine the differences in field-independent cognitive styles with a dependent on students' mathematical problem solving abilities. This researcher uses a quantitative approach with a correlational survey method with factual exposure research types. The study population was the seventh grade students of Madrasah Tsanawiyah in Lombok Timur, amounting to 680. The sampling used was simple random sampling technique. The sampling technique uses percentage techniques. From a population of 680 people taken 10%, so the number of samples in this study was 68 people. The hypothesis analysis test used the t test with SPSS 22. The results showed that there was a difference between students' mathematical problem solving abilities in the group of students who had a field independent cognitive style and a group of students who had a field dependent cognitive style. the principal in recruiting students to enter the Madrasah Tsnawiyah, not only the value of the results of the National Primary School exam but rather the grouping of students based on independent and field dependent cognitive field styles
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK Heriyadi Heriyadi; Rully Charitas Indra Prahmana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.534 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik pada materi kubus dan balok yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah design research tipe development studies, yang terdiri atas dua tahap yaitu prelimininary design dan formative evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar penilaian, walkthrough, dokumen dan tes kemampuan literasi matematika. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Banguntapan untuk menghasilkan LKS menggunakan pendekatan pendidikan matematika realistik pada materi kubus dan balok yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap kemampuan literasi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS telah valid dari kualitas materi maupun kualitas media dengan kriteria baik, berdasarkan komentar ahli pada tahapan expert review dan one to one. Selanjutnya, implementasi LKS pada tahap small group dan field test menunjukkan kepraktisan LKS dengan kriteria baik. Hal ini terlihat dari LKS yang dapat dikenali siswa, mudah dibaca, serta siswa dapat dengan mudah menggunakan alat dan bahan yang diberikan untuk menyelesaikan setiap tahapan kegiatan pada LKS. Terakhir, efek potensial dari LKS diperoleh pada tahapan field test yang menunjukkan bahwa siswa mampu mengerjakan soal level 4 dari 6 level kemampuan literasi matematika, sehingga LKS ini berpotensi untuk menumbuhkan kemampuan literasi siswa sampai level 4. AbstractThis study aims to produce a Student Worksheet (SW) using a Realistic Mathematics Education approach for cube and cuboid subjects that is valid, practical, and has a potential effect on students' mathematical literacy abilities. The research method used in this research is design research with the type of development studies, which consists of two stages, namely preliminary design and formative evaluation. Data collection techniques used include assessment sheets, walkthroughs, documents and tests of mathematical literacy abilities. This study involved eighth-grade students of SMP Muhammadiyah Banguntapan to produce worksheets using a realistic mathematics education approach for cube and cuboid subject that is valid, practical, and has a potential effect on mathematical literacy abilities. The results show that the worksheets were valid in terms of subject and media quality with a good criterion, based on expert comments at the expert review and one to one stage. Furthermore, the implementation of SW in the small group and field test stages shows the practicality of SW with a good criterion. It can be seen from the worksheets that can be recognized by students, easy to read, and students can easily use the tools and materials provided by researchers to complete each stage of activities in the worksheets. Finally, the potential effect of the worksheet is obtained at the field test stage which shows that students are able to work on level 4 questions of mathematical literacy ability so that this worksheet has the potential to emerge students' literacy skills up to level 4.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA EDUTAINMENT DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Loviga Denny Pratama; Wahyu Lestari; Ika Astutik
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.487 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2783

Abstract

Pada bulan Maret 2020 Presiden Indonesia dan berdasar Surat Edaran Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020 memandatkan untuk siswa belajar dari rumah akibat dari pandemi Covid-19. Adapun studi ini bertujuan untuk menguji keefektifan penggunaan media edutainment saat belajar dari rumah mulai diberlakukan akibat dari Covid-19. Data dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Adapaun data didapatkan menggunakan suatu instrumen tes dan non tes yang dapat diakses secara online. Sebanyak 2 jenis angket yang digunakan pada penelitian ini, yakni angket guru dan angket siswa. Sampel penelitian terdiri dari 232 siswa (M = 15 tahun; SD = 0,5 tahun) serta 32 guru matematika (M = 34 tahun; SD = 0,4 tahun). Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas siswa dan guru memiliki persepsi yang positif untuk menggunakan media edutainment (pada fase kuesioner). Selain itu melalui media edutainment pada pembelajaran via daring, pencapaian aspek kognitif siswa (pada fase tes) juga memperoleh hasil yang positif. Sehingga hasil secara keseluruhan menunjukkan bahwa media edutainment efektif dalam menemani siswa belajar dari rumah. AbstractIn March 2020, President of Indonesia and based on the Ministry of Education and Culture Circular Letter 4 of 2020 mandated for students to learn from home as a result of the Covid-19 pandemic. The study aims to test the effectiveness of the use of media edutainment while learning from home began to apply as a result of Covid-19. Data is analyzed using quantitative and qualitative methods. The data is obtained using a test and non-test instrument that can be accessed online. A total of 2 types of questionnaires were used in this study, namely the teacher questionnaire and student questionnaire. The research sample consisted of 232 students (M = 15 years; SD = 0.5 years) and 32 mathematics teachers (M = 34 years; SD = 0.4 years). The results of the study show that the majority of students and teachers have a positive perception in using edutainment media (questionnaire phase). In addition, through the media edutainment,, students of achievement  (in the test phase) has also gained positive results. So the overall results show that the media edutainment is effective in accompanying students learning from home.
EXPLORING THE CREATIVE MATHEMATICAL REASONING OF MATHEMATICS EDUCATION STUDENT THROUGH DISCOVERY LEARNING Titin Masfingatin; Wasilatul Murtafiah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.913 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2714

Abstract

Discovery learning is a learning model that enhancescreative thinking skill including develops students' creative mathematical reasoning. Creative mathematical reasoning process includes novelty, plausibility, and mathematical foundation. This research aims to describe students’ creative mathematical reasoning of the mathematics education department on Geometry. The data was collected based on the observation and individual evaluation of students.The results showed that Discovery Learning can (1) grow as much as 35.48% of students have complete creative mathematical reasoning (novelty, plausibility, and mathematical foundation), (2) grow as much as 64.52% of students have incomplete creative mathematical reasoning, and (3) grow novelty by 77.42%.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BUKU DONGENG BERBASIS SAINSMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP Imroatun Nurhidayah; Muhammad Nur Wangid
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.086 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2688

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan produk bahan ajar berupa buku dongeng berbasis sainsmatika yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development oleh Borg & Gall (1983) yang meliputi 10 (sepuluh) langkah, diantaranya: studi pendahuluan dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba lapangan awal, revisi produk hasil uji coba, uji coba lapangan, revisi produk hasil uji coba, uji pelaksanaan lapangan, penyempurnaan produk akhir, dan diseminasi & implementasi. Setelah dilakukan validasi oleh ahli media, ahli materi dan ahli bahasa, dari skala penilaian 0-100, skor rerata hasil penilaian ahli media yaitu 87,75; ahli materi 80; dan ahli bahasa 86,6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk buku dongeng berbasis sainsmatika yang dikembangkan terkategori “sangat baik” dan dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Produk juga dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep setelah dilakukan uji pelaksanaan lapangan dengan membandingkan gain skor tes pemahaman konsep sains dan matematika siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis data menunjukkan gain skor tes pemahaman konsep siswa di kelas eksperimen I sebesar 0,75; kelas eksperimen II sebesar 0,72; dan kelas kontrol sebesar 0,52. Gain skor kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Kesimpulannya, buku dongeng berbasis sainsmatika layak dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep sains dan matematika di kelas IV SD.  
ANALISIS SELF-CONFIDENCE DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SMA DALAM KURIKULUM BERBASIS UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI Agustin Nilasari; Moh. Mahfud Effendi; Octavina Rizky Utami Putri
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.947 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self-confidence dan hasil belajar matematika siswa SMA dalam implementasi kurikulum berbasis UKBM. Untuk memperoleh data tentang self-confidence, menggunakan angket dan wawancara. Angket diberikan pada siswa SMA Negeri 8 Malang kelas XI dan XII IPA. Untuk keabsahan data, dilakukan wawancara baik terhadap guru maupun siswa. Sedangkan untuk memperoleh data tentang hasil belajar, maka menggunakan dokumen UAS Semester Ganjil 2019/2020. Analisis tingkat self-confidence menggunakan skala interval dengan kategori rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Untuk menentukan rating scale, menggunakan persentase dan dikonfirmasi dengan kategori. Sedangkan tingkat hasil belajar menggunakan kategori yang sama dengan skala interval Kemendikbud. Berdasarkan analisis kualitatif didapat bahwa self-confidence siswa SMA dalam pembelajaran matematika berbasis UKBM tergolong tinggi, dan hasil belajarnya juga tinggi. Secara individual maupun klasikal, ada hubungan positif antara self-confidence dan hasil belajar. Oleh karena itu pembelajaran matematika berbasis UKBM perlu dikembangkan dan diterapkan di berbagai jenis dan jenjang sekolah.AbstrakThe purpose of this study is to analyze the self-confidence and mathematics learning outcomes of high school in implementing the UKBM (independent learning unit)-based curriculum. To obtain data about self-confidence, use questionnaires and interviews. Questionnaire was given to students of SMA Negeri 8 Malang of class XI science and XII science. For data validity, interviews were conducted with both teachers and students. Meanwhile, to obtain data about learning outcomes, then using final exams documents in 2019/2020. The level of self-confidence analysis uses interval scales in the low, medium, high, and very high categories. To determine the rating scale, use percentages and confirm with categories. Whereas the level of learning outcomes uses the same category, and with an interval scale from the Ministry of Education and Culture. Based on qualitative analysis, it was found that high school students' self-confidence in learning mathematics based on UKBM was high, and the learning outcomes were also high. Individually and classically, there is a positive relationship between self-confidence and learning outcomes. Therefore, learning mathematics based on UKBM needs to be developed and applied in various types and levels of schools. 
PENGEMBANGAN MODUL PANDUAN GURU MATEMATIKA DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN PjBL BERBASIS BUDAYA JAMBI Kamid, Kamid; Yuliya, Sri; Muhaimin, Muhaimin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.255 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul panduan guru dalam mendesain pembelajaran project based learning (PjBL) berbasis budaya Jambi pada materi bangun ruang sisi datar dan untuk mengetahui kelayakan modul panduan guru dilihat dari aspek kevalidan dan aspek kepraktisan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah lima orang guru matematika sebagai praktisi yang berpengalaman dalam mengajar matematika dan berasal dari tempat mengajar yang berbeda. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas modul yang dikembangkan meliputi angket tim ahli dan angket presepsi guru. Angket ahli digunakan untuk mengukur kevalidan modul sedangkan angket presepsi guru digunakan untuk melihat kepraktisan modul. Produk penelitian berupa modul panduan guru dalam mendesain pembelajaran project based learning (PjBL) berbasis budaya Jambi pada materi bangun ruang sisi datar. Hasil penelitian pengembangan yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa modul panduan guru yang dikembangkan valid dengan penilaian ahli materi dan ahli desain berupa saran dan komentar yang dikategorikan baik dan layak untuk diujicoba lapangan. Presepsi guru pada modul panduan guru bersifat positif, dari lima praktisi merekomendasikan agar digunakan sebagai panduan guru dalam mendesain pembelajaran project based learning (PjBL) berbasis budaya Jambi di kelas. AbstractThis study aims to develop teacher guide modules in designing learning based on Jambi culture based learning projects (PjBL)  on the material flat side spaces and to study teacher learning modules to learn aspects of validity and practical aspects. This research is an interesting development research on the ADDIE development model, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The subjects of this study were five mathematics teachers who participated in the teaching of mathematics and came from different places of teaching. The instrument used to measure the quality of the modules developed adds a questionnaire of expert teams and preset teachers questionnaire. The expert questionnaire was used to measure the module while the teacher's perception questionnaire was used to view the practical module. The research product consists of a teacher guide module in designing learning based on Jambi culture based learning projects (PjBL) on the material on flat side spaces. The results of research on development that have been carried out show that the teacher guide module that is developed is valid with discussion materials and expert design advice and comments that are categorized as good and worthy of field testing. Teacher perceptions in the teacher guide module were positive, from the five shopper arguments to be used as a teacher's guide in designing project-based learning (PjBL) of Jambi culture in the classroom.
KESALAHAN REPRESENTASI PECAHAN PADA GARIS BILANGAN Tatik Retno Murniasih; Cholis Sadijah; Makbul Muksar; Susiswo Susiswo; Vivi Suwanti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.375 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2740

Abstract

Penelitian tentang analisis kesalahan representasi pecahan calon guru matematika penting karena pecahan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian untuk menyelidiki kesalahan calon guru matematika dalam representasi tugas kepekaan pecahan pada garis bilangan. Tipe kesalahan dan indikator menunjukkan keterampilan representasi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan 19 calon guru matematika sebagai calon subjek. Wawancara dilakukan pada 5 subjek yang dipilih. Pada wawancara, kami meminta mereka untuk mendeskripsikan jawaban mereka dalam merepresentasikan tugas kepekaan pecahan pada garis bilangan dan faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan dua kesalahan terbesar pada calon guru matematika, yaitu tidak terampil menggunakan estimasi, dan tidak terampil menggunakan benchmark. Temuan lain menunjukkan lebih banyak calon guru matematika yang melakukan kesalahan dalam representasi pecahan negatif daripada pecahan positif pada garis bilangan. Hal ini disebabkan adanya hambatan kognitif calon guru matematika dari pengetahuan sebelumnya dalam domain pecahan positif  ketika  diterapkan pada domain pecahan negatif. Sehingga lebih banyak calon guru matematika yang melakukan kesalahan dalam representasi pecahan negatif daripada pecahan positif pada garis bilangan. Faktor-faktor penyebabkan kesalahan representasi dari penugasan kepekaan pecahan pada garis bilangan adalah calon guru menganggap materi pecahan sulit, sulit membayangkan pecahan, mengalami kebingungan dan lupa dengan materi pecahan. Intervensi berbantuan media direkomendasikan untuk mengatasi ketidakmampuan calon guru menggunakan estimasi dan bencmark terutama dalam domain pecahan negatif.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENGGUNAAN SOFTWARE GEOGEBRA Ali Asmar; Hafizah Delyana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.45 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan antara kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui penggunaan software Geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen.  Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 40 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes dan angket. Tes yang digunakan berbentuk essay dan memuat indikator kemampuan berpikir kritis, sedangkan angket kemandirian terdiri atas 28 butir pernyataan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara berpikir kritis dengan kemandirian belajar mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui penggunaan software Geogebra pada pokok bahasan Geometri khususnya pada materi jarak bidang ke bidang. Hasil tersebut dilihat bahwa nilai korelasi Pearson sebesar 0,412 menunjukkan kekuatan hubungan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Di samping itu, diperoleh nilai Sig. sebesar 0,014 lebih kecil dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kekuatan hubungan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa signifikan.

Page 29 of 153 | Total Record : 1528