cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
ISLAMIC VALUES IN MATHEMATICS LEARNING THROUGH THE REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) MODEL Ukhti Raudhatul Jannah; Agus Subaidi; Towafi Towafi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.135 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3679

Abstract

Mathematics is one of the subjects that are less attractive to students who attend Islamic boarding schools. They assume that mathematics has nothing to do with Islamic values. Whereas mathematics material has a relationship with Islamic values such as the material for arithmetic sequences and series. In this case, a teacher needs to use the right learning model to deliver the subject matter, for example with the Realistic Mathematics Education (RME) model. RME is a model of mathematics learning that can connect mathematics learning objects with real life so that students can easily understand mathematics. This study aims to describe the effect of internalizing Islamic values in mathematics learning through the Realistic Mathematics Education (RME) model in arithmetic sequences and series subjects which were carried out for two meetings. The research method used is descriptive qualitative method with the research subjects are 29 students of class XI IPA MA Matsaratul Huda. Data collection techniques used teacher and student activity observation sheets, student response questionnaire sheets, documentation, and test sheets. The results of the observation data analysis of teacher and student activities can be categorized as "very good" and students also respond "positively" to learning. From the results of student learning tests can be said to be "complete" classically with the results of 89.65% 85%. Based on the results of this study, it can be said that the internalization of Islamic values in mathematics learning through Realistic Mathematics Education (RME) affects student learning activities and outcomes and helps students understand the material and can provide new knowledge about the relationship between mathematics and Islamic values. This research can be used as an alternative in providing better learning.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH BERDASARKAN TAHAPAN POLYA Sumarni Sumarni; Darhim Darhim; Siti Fatimah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.265 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3717

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa calon guru sekolah menengah berdasarkan tahapan Polya pada penerapan konsep bangun layang-layang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, yang dilakukan pada 10 mahasiswa calon guru matematika semester 8, di salah satu perguruan tinggi swasta di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui triangulasi data berdasarkan hasil tes, observasi dan wawancara. Analisis nilai mata kuliah geometri terdapat lima kategori tinggi (KT), tiga kategori sedang (KS) dan dua kategori rendah (KR). Triangulasi data menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa calon guru KT, KS, dan KR tidak memeriksa kembali sousi yang diperoleh dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah. Mahasiswa KT melakukan tahap penyelesaian maslah sampai pada tahap 3, terdapat dua mahasiswa yang memperoleh solusi yang benar, satu mahasiswa memperoleh solusi yang salah disebabkan kesalahan operasi hitung, dua mahasiswa tidak mempeleh solusi disebabkan kurang teliti dalam membaca soal dan kesulitan operasi hitung. Mahasiswa KS, tahap penyelesaian maslah sampai pada tahap 3, terdapat  satu mahasiswa yang memperoleh solusi yang benar, dua mahasiswa memperoleh solusi yang salah disebabkan kesalahan operasi hitung. Mahasiswa KR, satu mahasiswa menyelesaikan masalah sampai pada tahap 3, memperoleh solusi namun solusinya salah disebabkan kesalahan operasi hitung, satu mahasiswa tidak memahami soal yang diberikan dan lupa konsep yang harus digunakan dalam menyelesaikan masalah.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI GAGUNG DURAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Royyana Ulyl Albab; Savitri Wanabuliandari; Sumaji Sumaji
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.41 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3969

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk menganalisis perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Gagung Duran dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional; (2) Untuk menguji apakah rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa sesudah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Gagung Duran lebih baik daripada sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe eksperimen sejati. Desain dalam penelitian adalah randomized pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP 1 Mejobo kelas VIII dimana pemilihan sample menggunakan metode cluster sampling. Data diperoleh dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis data pada rumus pertama menggunakan uji prasyarat dan uji t untuk sampel independen, dan rumus kedua menggunakan uji prasyarat dan uji t untuk pasangan sampel. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Gagung Duran dapat menjadikan siswa lebih mandiri dalam proses belajar serta siswa bisa memahami materi secara mendalam dengan cara melatih menyelesaikan masalah terkait dengan keseharian siswa. Dengan penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol; (2) Rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum perlakuan lebih rendah dibandingkan sesudah diterapkan perlakuan. The aims of this study are: (1) To analyze the difference in the average problem-solving abilities of students who received Problem Based Learning models assisted by the Gagung Duran application compared to students who received conventional learning; (2) To test whether the average problem-solving ability of students after the application of the Problem Based Learning model assisted by the Gagung Duran application is better than before. The research method used is quantitative, the design used in this study is a true experimental type. While the design chosen by the researcher is the randomized pretest-posttest design. The population in this study were students of SMP 1 Mejobo class VIII using the Cluster Sampling approach. The data were obtained from the results of the problem-solving ability test. Data analysis in the first formulation used a prerequisite test and independent-sample t-test, the second formulation used a prerequisite test and paired sample t-test. The results of the study prove that using the Problem Based Learning model with the help of the Gagung Duran application can improve students' problem-solving abilities than before the treatment was applied. And can increase the average ability of students compared to students who get conventional learning. In this study, it was found that: (1) There was a difference in the average problem-solving ability of the experimental class compared to the control class; (2) The average problem-solving ability of students before the treatment was lower than after the treatment was applied. For further research, it is possible that the implementation of learning can be adjusted to the ability of students and the achievement of the learning to be carried out.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Reni Setyaningsih; Haryanto Haryanto; Nelly Rhosyida
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.297 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3859

Abstract

Critical thinking skill is important to be developed in students as this skill has an important role in understanding problems. Critical thinking skills can be improved through the Realistic Mathematics Education (RME) approach as it prioritizes the process of doing mathematics in learning so that students can find mathematical concepts to solve a problem. This study aims to examine the positive effect of the RME approach on the critical thinking skill of Elementary School Teacher Education (PGSD) students at Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST). This quasi-experimental study used the pretest-posttest control group design. It involved 76 students from the PGSD study program at Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa as samples. The number of samples was determined using the cluster random sampling technique. The data were collected by a critical thinking skills test with a total of five pre-test questions and five post-test questions. Then, the data were analyzed using the t-test to test the hypothesis. This study revealed that there is a positive effect of the RME approach on students' critical thinking skills with a significance level of 0.001 < 0.05 which indicates that H0 is rejected so that Ha is accepted.
MENGEKPLORASI PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DALAM PENYELESAIAN TUGAS TRANSLASI MATEMATIS Dona Afriyani; Datia Pramita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.244 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3773

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman matematis siswa dalam penyelesaian tugas translasi matematis. Dua puluh tiga siswa SMP menyelesaikan Tugas Translasi Matematis (TMM). Empat dari 23 siswa tersebut dipilih menjadi subjek penelitian berdasarkan kategori pemahaman matematis yang diperoleh.  Hasil kerja TMM dan wawancara subjek dikumpulkan dan dianalisis.Langkah analisis data dimulai dengan mengelompokkan hasil kerja TMM dan membuat transkripsi hasil wawancara. Selanjutnya, peneliti mengeksplorasi dan membuat kode hasil kerja TMM, menemukan perbedaan pemahaman konsep matematis yang digunakan, menjelaskan proses translasi matematis setiap kategori pemahaman, melaporkan hasil temuan, menafsirkan hasil penemuan dan memvalidasi hasil penelitian dengan triangulasi sumber data. Temuan penelitian ini yaitu (1) dua jenis pemahaman matematis siswa dalam penyelesaiaan TMM yang diberi nama pemahaman isntrumental dan pemahaman fungsional. (2) Perbedaan pemahaman matematis terjadi pada langkah koordinasi awal, dan (3) hasil kerja TMM siswa yang menggunakan pemahaman fungsional menghasilkan proses translasi yang lebih bermakna dibandingkan siswa yang menggunakan pemahaman instrumental. Temuan penelitian menunjukkan bahwa beragam jenis pemahaman matematis yang terlibat dalam menyelesaikan TMM dan jenis pemahaman menentukan kebermaknaan proses translasi matematis.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI ERA COVID-19 Budi Murtiyasa; Aisiyah Dewi Amini
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.314 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3711

Abstract

Dalam pembelajaran matematika di masa pandemi sebagian besar siswa mengalami kesulitan belajar yang mempengaruhi kondisi mental, terutama motivasi dalam diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri I Grogol di Sukoharjo yang berjumlah 60 orang serta objeknya adalah motivasi belajar. Teknik pengumpulan data berupa angket. Teknik analisis data menggunakan persentase dan rata-rata skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata dari enam indikator motivasi belajar adalah berkategori baik diantaranya tujuan orientasi intrinsik rata-rata sebesar 3,70, tujuan orientasi ekstrinsik rata-ratanya sebesar 3,32, nilai tugas rata-ratanya 3,77, kontrol kepercayaan untuk pembelajaran rata-ratanya 3,70, kepercayaan diri rata-ratanya 3,78, dan indikator tingkat kecemasan didapatkan rata-rata sebesar 3,99. Dari hasil enam indikator didapatkan rata-rata keseluruhan yaitu 3,71 yang berkategori baik, yang artinya siswa SMP Negeri 1 Grogol menunjukkan bahwa motivasi belajar dalam pembelajaran matematika di era covid-19 yang mengacu pada enam indikator yang sudah ditetapkan adalah baik. 
KONSTRUKSI SKEMA KOMUNIKASI MATEMATIS BERDASARKAN GAYA BERPIKIR TEORITIS Mohammad Archi Maulyda; Vivi Rachmatul Hidayati; Muhammad Erfan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.29 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.4074

Abstract

Komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh anak untuk belajar matematika dengan baik. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu standar yang diakui oleh NCTM sebagai organisasi guru matematika Internasional. Kemampuan komunikasi setiap orang berbeda-beda, salah satu yang membuatnya berbeda adalah gaya berpikir orang tersebut. Salah satu gaya berpikir yang ada adalah gaya berpikir teoritis. Karena itu peneliti bertujuan untuk memberikan skema komunikasi matematis mahasiswa berdasarkan gaya berpikir teoritis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif. Peneliti memberikan soal kepada 35 mahasiswa sebagai calon subjek penelitian. Selanjutnya peneliti memilih mahasiswa yang memiliki gaya berpikir teoritis menggunakan indikator Honey-Mumford. Setelah itu hasil pekerjaan subjek di analisis menggunakan indikator komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan subjek menyelesaikan masalah yang diberikan secara runtut dan urut. Skema komunikasi matematis yang terbentuk cenderung sesuai dengan tahapan pemecahan masalah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa akurasi jawaban mahasiswa yang memiliki gaya berpikir teoritis lebih baik dibandingkan gaya berpikir pragmatis dan reflektif
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI STATISTIS SISWA Iyam Maryati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.054 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3779

Abstract

Literasi statistis adalah bagian dari literasi digital yang sangat penting dimiliki oleh siswa dalam era informasi ini. Strategi dalam meningkatkan kemampuan literasi statistis ini salah satunya dengan pengembangan pembelajaran menggunakan modul yang didesain untuk mengembangkan kemampuan literasi statistis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul statistika untuk mengembangkan kemampuan literasi statistis siswa Madrasah Tsanawiyah/ MTs dan Sekolah Menengah Pertama/SMP yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development). Dengan   menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Dessiminate). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII di salah satu MTs di Kabupaten Garut. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi yang diisi oleh ahli bidang pendidikan matematika, lembar penilaian kepraktisan siswa, dan tes hasil belajar dengan soal literasi statistis. Kualitas modul yang dikembangkan ditinjau dari aspek kevalidan, aspek kepraktisan dan aspek keefektifan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah modul termasuk kategori valid, dengan nilai kepraktisan termasuk kategori tinggi. Aspek efektifitas berdasarkan tes hasil belajar dengan soal literasi statistis mengalami peningkatan ditinjau dari hasil pretest dan posttest. Demikian juga dengan hasil pengembangan dalam penelitian ini adalah produk modul pembelajaran statistika yang valid, praktis dan efektif dan layak digunakan untuk siswa MTs/ SMP. Kontribusi dari penelitian ini adalah modul ini dapat digunakan dalam pembelajaran matematika dalam materi statistika.Abstract Statistical literacy is a part of digital literacy which is very important for students in this information age. One of the strategies to improve statistical literacy skills is the development of learning using modules designed to develop statistical literacy skills. This study aims to develop a statistical module to develop valid, practical, and effective statistical literacy skills for students at Madrasah Tsanawiyah/MTs (Junior Islamic Schools) and Sekolah Menengah Pertama/ SMP (Junior High Schools). This research method is a research development (Research & Development). By using the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis The research subjects were students of class VIII at one of the MTs in Garut Regency. The instruments used consisted of validation sheets filled in by experts in the field of mathematics education, student practicality assessment sheets, and learning outcomes tests with statistical literacy questions. The quality of the developed modules is viewed from the aspects of validity, aspects of practicality and aspects of effectiveness. The result of this research is that the module is categorized as valid, with the practicality value is in the high category. The aspect of effectiveness based on the test of learning outcomes with statistical literacy questions has increased in terms of the results of the pretest and posttest. Likewise, the results of the development in this study are statistics learning module products that are valid, practical and effective and suitable for use for MTs/ SMP students. The contribution of this research is that this module can be used in mathematics learning in statistics material.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA DARING MEMBOSANKAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI SELF-REPORT SISWA Yoppy Wahyu Purnomo; Jihan Luthfi Salsabila; Ainun Nafisah; Rizki Dwi Rahmawati; Fidariya Mawaddah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.763 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika secara daring sehingga dapat ditentukan langkah lebih lanjut untuk memperbaiki sistem pembelajaran matematika daring jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam proses pembelajarannya. Metode survei dan studi kasus digunakan untuk menggapai tujuan. Partisipan dalam penelitian ini adalah 79 siswa kelas 4 di salah satu sekolah dasar yang ada di Bantul. Data diambil menggunakan angket persepsi dan dieksplorasi lebih lanjut melalui wawancara kepada 6 siswa berdasarkan level kognisinya. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan kecenderungan data. Di samping itu, transkrip rekaman wawancara dikodekan berdasarkan pola menarik antar peneliti dan kemudian didiskusikan. Triangulasi sumber digunakan untuk menjamin keakuratan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika secara daring cenderung mengarah pada persepsi negatif. Tidak menarik, membosan, tidak efektif mungkin adalah kata-kata yang tepat menggambarkan sikap mereka. Selain itu, ditemukan bahwa level kognisi tidak mesti sejalan dengan minat dan motivasi siswa. Literasi teknologi dan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan zamannya menjadi penting untuk diperhatikan sebagai upaya memfasilitasi guru dan siswa dalam pembelajaran matematika secara daring.
CREATIVITY IN SYNCHRONOUS AND ASYNCHRONOUS LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC: A CASE STUDY Muhammad Muzaini; Sri Rahayuningsih; Nasrun Nasrun; Muhammad Hasbi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2757.302 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3897

Abstract

AbstractThe corona virus outbreak has forced all universities to conduct learning online using the internet. We have considered to develop students’ creativity through online learning. We therefore applied synchronous learning and asynchronous learning methods in the classroom and observed how these methods influenced students’ creativity. Purposive sampling technique was used to select one out of 40 students from the Department of Mathematics Education at STKIP YPUP to participate in this study. The subject was chosen because he had fulfilled the criteria of creativity. Data analysis was performed in several stages as follows: 1) analyzing the interview data and the learning videos; 2) performing data reduction by making abstractions; 3) organizing the data in units that were then categorized by coding; 4) checking the data validity by doing time triangulation; 5) analyzing interesting phenomena that are associated with the participant’s creativity. The results of the analysis showed that the subject’s creativity was demonstrated through cognitive flexibility and cognitive fluency, indicated by repeated or cyclic cognitive processes before the participant discovered the solution to the problem. It can be concluded that both synchronous and asynchronous learning methods can support the development of college students’ creativity during the covid-19 pandemic. Keywords: Covid-19 pandemic; creativity; synchronous and asynchronous learning. AbstrakWabah virus corona memaksa semua perguruan tinggi untuk melakukan pembelajaran secara online menggunakan internet. Kami telah mempertimbangkan untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui pembelajaran online. Oleh karena itu, kami menerapkan pembelajaran synchronous dan metode pembelajaran asynchronous di kelas dan mengamati bagaimana metode ini mempengaruhi kreativitas siswa. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih satu dari 40 mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika STKIP YPUP untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Subjek dipilih karena telah memenuhi kriteria kreativitas. Analisis data dilakukan dalam beberapa tahapan sebagai berikut: 1) menganalisis data wawancara dan video pembelajaran; 2) melakukan reduksi data dengan membuat abstraksi; 3) mengorganisasikan data dalam satuan-satuan yang kemudian dikategorikan dengan pengkodean; 4) pengecekan keabsahan data dengan melakukan triangulasi waktu; 5) menganalisis fenomena menarik yang terkait dengan kreativitas peserta. Hasil analisis menunjukkan bahwa kreativitas subjek ditunjukkan melalui keluwesan kognitif dan kelancaran kognitif, yang ditunjukkan dengan proses kognitif berulang atau siklik sebelum partisipan menemukan solusi dari masalah. Disimpulkan bahwa metode pembelajaran synchronous dan asynchronous dapat mendukung pengembangan kreativitas mahasiswa selama masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Kreativitas, Pembelajaran Synchronous dan Asynchronous

Page 55 of 153 | Total Record : 1528