cover
Contact Name
Arif Rahman Aththibby
Contact Email
jpfummetro@gmail.com
Phone
+6281379265179
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No.116 Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro Lampung. 34111
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro
ISSN : 23375973     EISSN : 24424838     DOI : http://dx.doi.org/10.24127/jpf
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro or abbreviated JPF ( p-ISSN : 2337-5973 e-ISSN:2442-4838 ) is an integrated forum for communicating scientific advances in the field of physics and physics education. The journal reports significant new findings related to physics and education physics. JPF is firstly published in 2013 and periodically published twice per year on March and September.
Arjuna Subject : -
Articles 253 Documents
Efektifitas Model Pembelajaran Quantum Learning di Tinjau dari Metakognitif Fisika Siswa Di SMAN 48 Jakarta Imas Ratna Emawati; Feli Cianda Adrin Burhendi; Nurhabibi Harahap; Sugianta Sugianta
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.2600

Abstract

The focus of this research is on how effectively the quantum learning model affects the physics meta-cognitive skills of students at SMAN 48 Jakarta. The research population consisted of 30 students in the experimental class. This type of research is a type of experimental research that uses a quasi-experimental research design in the form of one-group pretest-posttest design. After being treated with a quantum learning model, it can be seen that there is a shift in students’ meta-cognitive abilities from skilled enough to skilled. This shows that there is a significant influence of the quantum learning model of learning on students’ meta-cognitive abilities which in turn makes students have excellent learning outcomes. This is also in accordance with statistical calculations where tcount = 2.98 and ttable = 1.69, it is known that if tcount> ttable, the hypothesis is accepted and the known quantum learning model influences students’ meta-cognitive abilities.
PENGARUH PENERAPAN PERFORMANCE ASSESSMENT DENGAN MODEL PJBL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA SMA Nindi Sella Yuniarti Putri; Undang Rosidin; I Wayan Distrik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.1956

Abstract

Pembelajaran yang berlangsung saat ini belum sesuai dengan tuntutan pada abad ke- 21 yaitu siswa dituntut untuk memiliki keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Instrumen Performance Assessment dengan model pjbl terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah One Group Pretest-Posttest Design yang dilakukan di semester genap Pada tahun ajaran 2018/2019 di MAN 1 Bandar Lampung. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIA sedangkan sampel yaitu kelas XI MIA2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh Performance Assessment dengan model pjbl terhadap keterampilan berpikir kritis sebesar 42,5%, Pengaruh Performance Assessment dengan model pjbl terhadap keterampilan berpikir Kreatif sebesar 57.3% dan pengaruh Keterampilan berpikir kritis terhadap keterampilan berpikir Kreatif Berdasarkan data yang diperoleh pada kelas eksperimen sebesar 66,0%.
Pengembangan Cerita Bergambar Fisika Berbasis STEM untuk Menumbuhkan Literasi Sains pada Siswa SMP Siska Sudarsono; Abdurrahman Abdurrahman; Undang Rosidin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.2202

Abstract

Tujuan dari pendidikan sains, yaitu menyiapkan siswa agar memiliki kemampuan literasi sains yang baik. Salah satu pendekatan yang mampu menciptakan tenaga ahli yang profesional dan memiliki literasi sains yang baik adalah pendekatan Science, Technology, Engineering, and Matchematics (STEM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, validitas, dan pendapat siswa terkait cerita bergambar (cergam) yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), sedangkan prosedur pengembangan mengacu pada pengembangan media intruksional oleh Sadiman, Arief, Haryono, & Rahardjito (2016). Peneliti mengelolah data menggunakan konversi skor penilaian oleh Sugiyono. Cergam dikemas dalam 5 episode dalam 90 halaman. Peneliti memperoleh rerata skor validasi sebesar 3,51 yang termasuk dalam klasifikasi sangat valid, menarik, mudah, dan bermanfaat.
MODUL INTERAKTIF EFEK FOTOLISTRIK BERBASIS LCDS UNTUK MENSTIMULUS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Ani Latifatun Naj'iyah; Agus Suyatna; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.1943

Abstract

The purpose of this research are to knowing the differences of critical thinking skills using interactive module photoelectric effects  with printed module, describe the improvement of students' critical thinking skills after the interactive module is applied, describe science process skills in students who use interactive module of photoelectric effects, and knowing student responses to the use interactive module of photoelectric effects. The study was conducted in Natar 1 Public High School, in the even semester 2018/2019 academic year with research design nonequivalent control group design.The research instrument used was a questionnaire (questionnaire), Student Worksheet (LKPD) along with observation sheets and test questions. Data collection techniques were carried out by test techniques, questionnaires and LKPD contents. The data analysis technique of critical thinking ability is done by normality test, homogeneity test and N-gain. The data analysis technique of science process skills is done by calculating the average grade of the class then adjusted to the index classification table of science processes. Hypothesis testing is done by Paired Sample T Test and Independent Sample T Test. The results of the study show that (1) the application of the photoelectric effect interactive module is able to improve students' critical thinking skills, this is seen from the N-gain value and paired sample t test results, 2) there are significant differences in critical thinking skills between students who use interactive modules with printed modules, this is seen from the differences in the n-gain values of both classes and the results of the independent sample t test, (3) the value of students' science process skills is 82.6 with a high category, and (4) students gave a positive response to the utilization of the photoelectric effect interactive module.
PENGARUH PENERAPAN SUPLEMEN BUKU SISWA BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH SISWA Deni Kurniawan; Eko Suyanto; I Dewa Putu Nyeneng
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.1964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan suplemen buku siswa berbasis scientific approach terhadap hasil belajar dan sikap ilmiah pada materi dinamika gerak. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 dan siswa kelas X IPA 2 SMAN 15 Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian pretest-posttest control group design. Data yang didapat kemudian diuji dengan analisis N-gain, uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sampel t-test, dan analisis effect size Cohen’s D. Rata-rata N-gain hasil belajar pada kelas eksperimen 0,75 dan kelas kontrol 0,62. Rata-rata N-gain sikap ilmiah pada kelas eksperimen 0,32 dan kelas kontrol 0,23. Hasil uji beda N-gain hasil belajar menunjukkan nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,001. Hasil uji beda N-gain sikap ilmiah siswa menunjukkan nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,000. Nilai sig. (2-tailed) pada hasil belajar dan sikap ilmiah yang kurang dari 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan penerapan suplemen buku siswa berbasis scientific approach terhadap hasil belajar dan sikap ilmiah siswa. Nilai effect size hasil belajar ialah 0,88 dan sikap ilmiah ialah 1,34. Berdasarkan nilai rata-rata N-gain siswa kelas eksperimen yang lebih tiggi dari kelas kontrol dan effect size yang diperoleh, maka suplemen buku siswa berbasis scientific approach dapat digunakan untuk membantu meningkatkan hasil belajar sikap ilmiah siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEA DENGAN METODE SCAFFOLDING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP FISIKA DITINJAU DARI SRL Petronela Agata Moong; Chandra Sundaygara; Hena Dian Ayu
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.2258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran MEA dengan metode scaffolding terhadap penguasaan konsep fisika ditinjau dari SRL. Metode  penelitian ini adalah quasy experimental dengan rancangan posttest only control group design. Penentuan sampel dengan teknik purposive sampling dengan instrumen penelitian adalah soal tes dan angket. Uji hipotesis menggunakan uji anova dua jalur pada taraf signifikan 5% dengan bantuan program Microsoft Excel 2010.  Hasil analisis diketahui bahwa pembelajaran menggunakan MEA dengan metode scaffolding berbeda dengan konvensional. Hal ini dibuktikan dari uji anova dua jalur penguasaan konsep fisika menunjukkan FHitung > FTabel  (4,2 > 3,92). Uji anova dua jalur penguasaan konsep fisika berdasarkan SRL tinggi dan rendah menunjukkan FHitung > FTabel (26,17 > 3,92), artinya penguasaan konsep siswa yang memiliki SRL tinggi berbeda  dengan siswa yang memiliki SRL rendah. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran MEA dengan metode scaffolding berpengaruh terhadap penguasaan konsep fisika ditinjau dari SRL
KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI ZAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MULTIMEDIA Inai Ria Agustina; Andinasari Andinasari; Linda Lia
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.2491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi sains pada materi zat melalui model inkuiri terbimbing berbatuan multimedia. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII C dan VII D SMP Negeri 1 Banyuasin II. Penelitian ini dilakukaan menggunakan quasi eksperimental dengan tipe non-quivalent control group design. Data diuji dengan analisis uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kemampuan literasi sains dengan uji hipotesis menunjukkan t-hitung = 3,40 > t-tabel. Maka dapat disimpulkan bahwa H0  diterima sehingga kemampuan literasi sains pada materi zat terdapat pengaruh positif melalui model pembelajaran  inkuiri terbimbing berbantuan multimedia di SMP Negeri 1 Banyuasin II.
PENGARUH TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS FISIKA SISWA SMA Evi Durotun Nasihah; Supeno Supeno; Albertus Djoko Lesmono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.1899

Abstract

The application of problem based learning in the classroom often experiences obstacles, primarily to teach high-level thinking skills, such as critical thinking skills. To overcome these obstacles, in this study we tried the use of peer tutors to guide their friends in a collaborative group when solving problems. This study aims to describe the impact of peer tutoring in problem-based learning on the critical thinking skills of high school physics students. This type of research is a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design. The sample of this research is class X MIPA 3 and X MIPA 4 SMAN 4 Jember. One class was given treatment using problem-based learning accompanied by peer tutoring, while one other class only used problem-based learning. Data about critical thinking skills were obtained from the posttest at the end of learning which was then analyzed using the Independent Sample T-test on SPSS 23. The statistical test results stated that there were differences between the average values of the experimental class and the control class. Thus, it is concluded that peer tutoring in the problem-based learning model has a significant effect on critical thinking skills. The essential aspect of thinking skills with the highest value lies in interpreting skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA SIMULASI PhET TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA Meissy Rizki Nurulhidayah; Patricia H.M. Lubis; Muhammad Ali
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v8i1.2461

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning menggunakan media simulasi PhET (Physics Education Technology) terhadap pemahaman konsep fisika siswa pada materi elastisitas di SMA Negeri 10 Palembang tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain nonequivalent Control Group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 10 Palembang. Pengambilan sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan mengambil dua kelas yaitu XI MIA 1 sebanyak 36 orang sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 5 sebanyak 36 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep berupa pilihan ganda sebanyak 20 butir soal dengan lima option. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf nyata α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan model discovery learning menggunakan media simulasi PhET (Physics Education Technology terhadap pemahaman konsep fisika siswa di SMA Negeri 10 Palembang yang ditunjukkan dengan thitung 7,255 > ttabel 1,667.
Model Pembelajaran Perpaduan Sistem Daring dan Praktikum untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Psikomotor Suseno, Nyoto; Riswanto, Riswanto; Aththibby, Arif Rahman; Alarifin, Dedy Hidayatullah; Salim, M. Barkah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v9i1.3169

Abstract

Pandemi covid 19 memaksa penggunaan pembelajaran daring sebagai alternatif dalam proses pendidikan, dan kemungkinan akan menjadi kelaziman baru pada era Revolusi Industri 4.0 saat ini. Pembelajaran daring cukup potensial untuk meningkatkan kemampuan aspek kognitif, namun untuk mengembangkan aspek psikomotor rasanya cukup sulit jika menggunakan pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah pengambangan model pembelajaran daring yang dipadukan dengan praktikum untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitataif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengolah data hasil belajar kognitif dan psikomotor sebagai efek penggunaan model yang dikembangkan, sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengungkap kelebihan dan kelemahan model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran perpaduan sistem daring dan praktikum memberikan pengaruh yang signifikan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan aspek kognitif (N-Gain=56,4%), maupun aspek psikomotor (N-Gain=81,77%). Sesuai hasil penelitian, maka model pembelajaran daring dipadu dengan praktikum dapat digunakan dalam situasi pandemi covid-19. Pelaksanaan praktikum hendaknya terjadwal dan dilaksanakan secara kelompok dengan memperhatikan lokasi kedekatan peserta didik.