cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Uji Performansi Ensemble Kalman Filter Untuk Mengurangi Noise Pengukuran Sensor Pada Robot Prasetio, Barlian Henryranu; Kurniawan, Wijaya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 2: Oktober 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.75 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201522139

Abstract

AbstrakDalam penelitian ini diimplementasikan sebuah teknik robot bergerak yang berkaitan dengan kesetimbangan pada media tidak stabil. Tujuannya adalah merancang dan mengimplemntasikan sebuah sistem control diskrit digital yang  memberikan stabilitas yang diperlukan. Kontrol PID dan Algoritma filter Kalman  menjadi implementasi pengujian ideal model robot ini. Kedua algoritma tersebut  mampu meningkatkan performa control pada sistem. Penelitian ini menguji kinerja sistem control PID dan Algoritma filter Kalman. Uji software dilakukan untuk mengumpulkan hasil kinerja kedua Algoritma kontroler PID dan Filter Kalman. Kinerja sistem kontrol secara langsung tergantung pada Algoritma filter Kalman dan parameter masukan controller PID. Penelitian ini menggunakan EnKF dan PID controller sebagai algoritma penyeimbang robot. Dilakukan tunning manual pada kovarian filter. Percobaan dilakukan dengan metode trial and error dengan mengubah-ubah matrik kovarian noise proses. Overshoot sistem bisa dikurangi dengan cara mengatur matrik kovarian noise proses. Dari hasil percobaan sistem optimal pada Q_accelerometer : 0.001, Q_gyroscope        : 0.05, R_pengukuran         : 0.03,  P = 1790.005, I = 0.129 dan D = 96.881.Kata kunci: Ensemble Kalman, Kontroler PID, Performansi, RobotAbstractOne technique that is commonly used for mobile robots is an inverted pendulum based model. This research has been implementing a mobile robot technique in an unstable environment. The goal is to design and implementing a discrete digital control system that will provide robot stability. The PID controller algorithm and Ensemble Kalman filter (EnKF) implementation would be an ideal test model of this robot. Both of these algorithms are able to improve the performance of control systems. This robot already tested the performance of the PID control system and the EnKF algorithm. The performance of the PID controller algorithm and EnKF is tested by software. The Control system performance is directly dependent on the EnKF algorithm and input parameters of PID controller. Research uses EnKF algorithm and PID controller as a balancing robot. The covariance filter tuned by manually. Experiments carried out by the method of trial and error by varying the process noise covariance matrix. The system overshoot can be reduced by processing noise covariance matrix. The experiment results showed system optimal on Q_accelerometer: 0001, Q_gyroscope: 0.05 R_measurement: 12:03, P = 1790,005, I = 0.129 and D = 96 881.Keywords: Ensemble Kalman, Kontroler PID, Performance, Robots
Analisis Dan Perancangan Arsitektur Community Cloud Computing Untuk Menunjang Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak (Studi Kasus: Puskesmas Se-Kota Mataram) Jatmika, Andy Hidayat; Afwani, Royana
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 1: Februari 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.3 KB)

Abstract

Banyaknya kunjungan dan informasi kesehatan selama kehamilan sampai dengan setelah melahirkan membuat Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (PKIA) menjadi pelayanan yang paling sibuk di sebuah puskesmas. Pasien yang melakukan pemeriksaan kesehatan biasanya memilih Puskesmas yang paling dekat dengan tempat tinggalnya sehingga data pasien seperti rekam medis akan tercatat pada Puskesmas dimana pasien mendaftar. Apabila pasien pindah tempat tinggal dan memilih Puskesmas yang baru maka pasien akan didata ulang sehingga kurang efektif. Pasien juga diberikan buku KIA yang berisi informasi penting mengenai kesehatan ibu dan anak sehingga tidak boleh hilang ataupun rusak, namun resiko kehilangan atau kerusakan mungkin saja terjadi. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain arsitektur community cloud computing dimana seluruh Puskesmas di Kota Mataram tergabung dalam komunitas cloud. Data rekam medis pasien tersimpan di data center sehingga dapat diakses dari Puskesmas mana saja dan dapat pula digunakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi yang dimiliki Puskesmas baik itu aplikasi berbasis web ataupun aplikasi berbasis mobile. Terdapat dua metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu (1) analisis proses bisnis dan (2) desain arsitektur sistem. Hasil akhir penelitian ini berupa analisis kebutuhan model bisnis PKIA yang digambarkan dalam bentuk use case diagram sebagai bagian dari layanan Software as a Service (SaaS) dan prototype arsitektur community cloud Puskesmas di Kota Mataram.
Mendeteksi Jenis Burung Berdasarkan Pola Suaranya Setiawan, Budi Darma; Cholissodin, Imam; Putri, Rekyan Regasari Mardi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 2: Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.704 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201632183

Abstract

AbstrakIlmuwan biologi terutama di bidang biodifersitas, terus melakukan penelitian tentang spesies hewan yang ada di dunia. salah satu hewan yang spesiesnya memiliki banyak variasi adalah burung. Tiap jenis burung memiliki perbedaan-perbedaan, mulai dari bentuk anggota tubuhnya, prilakunya, makanannya hingga suaranya. Ilmuwan sering juga mengalami kesulitan untuk melakukan pengamatan di alam. Misalnya, untuk mengetahui spesies burung apa saja yang ada di suatu daerah, mereka harus hadir di suatu wilayah, dan menelusuri setiap pelosok. kadang kala kehadiran mereka di tempat tersebut dalam jangka waktu lama, malah mengusik burung yang ada, dan burung-burung malah pergi meninggalkan tempat, sebelum berhasil diamati. Salah satu cara untuk mendeteksi burung apa saja yang ada di suatu wilayah, tanpa harus mengusik keberadaan burung adalah dengan menggunakan alat bantu. Bisa dengan menggunakan kamera video untuk mengambil gambar lingkungan sekitar, atau dengan perekam suara, untuk merekam suara burung yang ada di sana. Untuk itu penelitian ini ditujukan untuk membuat sebuah pengklasifikasi suara burung secara otomatis. Fitur yang digunakan adalah rhythm, pitch, mean, varian, min, max, dan delta  dari suara burungnya. dari hasil klasifikasi 4 jenis burung, didapatkan hasil rata-rata akurasi terbaik sebesar 88.82%. Kata Kunci : suara burung, klasifikasi, rhythm, pitchAbstractMany of Biologi scientist, especially in the field of biodiversity, conduct research on the animal species that exist in the world. One of the animal which is largely diverse in species is bird. Each species of birds have differences, from the shape of his body, his behavior, his food to it's voice. Scientists often find it difficult to make observations in nature. For example, to determine which species of birds present in an area, they should be present in an area, and explore every corner. sometimes their presence in that place for a long time, even disturb the bird, and they leaving the place, before been observed. One way to detect any bird that is in an area, without having to disturb the presence of birds is to use the automatic tools. For example to use a video camera to take pictures of the surrounding environment, or with voice recorders to record the sound of the birds that were there. This study is aimed to create a classifier bird sound automatically. Features used are rhythm, pitch, mean, variance, min, max, and delta of the bird sound samples. of the results of the classification of four types of birds, showed the best average of accuracy is 88.82%. Key Word : bird song, classification, rhythm, pitch.
Pengembangan Infrastruktur Komunikasi Multigroup Pada Wi-Fi Direct Setiyono, Bagus Aji Pamungkas; Pramukantoro, Eko Sakti; Amron, Kasyful
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 1: Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.636 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201741295

Abstract

AbstrakWi-Fi Direct merupakan alternatif lain dari penerapan opportunistic network selain ad- hoc. Wi-Fi Direct dapat mudah ditemukan pada perangkat android keluaran terbaru. Hal ini dapat mengatasi permasalahan ad – hoc yang tidak bisa digunakan oleh perangkat android keluaran terbaru. Namun Wi-Fi Direct memilki keterbatasan dikarenakan arsitektur dari Wi-Fi Direct yang terpusat sehingga jangkauan jaringannya tidak sama dengan ad - hoc. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pengembangan arsitektur komunikasi multigroup pada Wi-Fi Direct khususnya perangkat bergerak android dengan melibatkan jembatan antar group menggunakan Legacy Client serta menguji kinerja dari infratruktur yang dibangun. Hasil dari pengujian kinerja arsitektur multigroup Wi-Fi Direct adalah berupa waktu delay penemuan perangkat, pembentukan group, pengiriman pesan group dan pengiriman pesan multigroup. Berdasarkan hasil penelitian berdasarkan skenario yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemindaian perangkat mencatat waktu tercepat yaitu 4.041 detik dan waktu terlama 17.184 detik, pembentukan group mencatat waktu tercepat 1.524 detik dan waktu terlama 2.511 detik, pengiriman pesan group mencatat waktu tercepat 2.637 detik dan waktu terlama 6.126, dan untuk pengiriman pesan multigroup tidak dapat dilakukan. Komunikasi antar Group Owner tidak dapat dilakukan secara langsung karena terjadi konflik alamat IP.Kata kunci: Wi-Fi Direct, Group Wi-Fi Direct, Multigroup Wi-Fi Direct, Opportunistic Network, Android. AbstractWi-Fi Direct is an alternative for the application of opportunistic network in addition to ad-hoc. Wi-Fi Direct can be easily found on the latest android device. It can overcome the problems of ad - hoc that can not be used by the latest android device. However Wi-Fi Direct have the limitations due to the architecture of Wi-Fi Direct centralized so that network coverage is not the same as the ad - hoc. Therefore, in this research, the development of communications architecture Multigroup on Wi-Fi Direct, especially mobile android involving bridges between groups using the Legacy Client and test the performance of the infrastructure. The results of the performance testing architecture Multigroup Wi-Fi Direct is a form of time delay device discovery, group formation, group messaging and message delivery Multigroup. Based on the results of research based on scenarios that can be concluded that the scanning device is recording the fastest time is 4.041 seconds and the longest time 17.184 seconds, the formation of the group recorded the fastest time of 1.524 seconds and the longest time 2.511 seconds, sending the message group recorded the fastest time of 2.637 seconds and the longest time 6.126, and for message delivery Multigroup can not be done. Communication between Group Owner can not be done directly because of an IP address conflict.Keywords: Wi-Fi Direct, Group Wi-Fi Direct, Multigroup Wi-Fi Direct, Opportunistic Network, Android.
Klustering Dengan K-Means Berbasis LVQ Dan K-Means Berbasis OWA Ratnawati, Dian Eka; ., Indriati
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.466 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201521125

Abstract

Abstrak Pada penelitian ini dilakukan pembandingan hasil klustering pada data car evaluation dengan menggunakan K-Means berbasis LVQ (Learning Vector Quantization) dan K-Means berbasis OWA (Ordered Weighted Averaging). Pada kedua metode ini sama-sama mempergunakan K-Means tetapi yang sudah mengalami modifikasi. Hasil dari penelitian sebelumnya secara terpisah yang membandingkan metode K-Means modifikasi tersebut dengan K-Means konvensional menunjukkan bahwa kedua metode modifikasi tersebut sama-sama lebih baik daripada K-Means konvensional. Tetapi belum pernah ada penelitian yang membandingkan akurasi hasil klustering kedua metode modifikasi tersebut. Sehingga pada penelitian ini dilakukan klustering dengan menggunakan kedua metode tersebut untuk data car evaluation, karena dari penelitian sebelumnya kedua metode tersebut cukup handal dalam melakukan klustering.  Hasil dari ujicoba menunjukkan rata-rata hasil akurasi dimulai yang tertinggi adalah K-Means berbasis LVQ(86.50%), K-Means berbasis OWA(86,16%) kemudian K-Means konvensional (56,50%). Tetapi dengan urutan atribut yang benar dan pemilihan nilai alpha yang tepat yakni 0.8, K-Means berbasis OWA bisa menghasilkan akurasi yang lebih tinggi yakni 93.33%.   Kata kunci: K-Means berbasis LVQ, K-Means, K-Means berbasis OWA, bobot Abstract In this paper do a comparison with the results of klustering using K-Means based LVQ (Learning Vector Quantization) and K-Means based OWA (Ordered Weighted Averaging). In both of these methods used K-Means but which has been modified. Results from previous studies have shown that both methods are better than conventional K-Means. But there has never been a study comparing the accuracy of klustering results of the two methods. So in this study conducted klustering using both methods for data car evaluation, because of previous studies both methods are reliable enough to perform klustering In the researchs before it, both method are prefer than conventionalK-Means, but there are no researchs which compare them. So, in the research , we will compare it by using same data that is  car evaluation. In order to know what it is method is the best. The result of research are that in the average , K-Means LVQ(86.50%) is more accuracy than K-Means – OWA(86,16%) and conventional K-Means(56,50). But if the order of selection attributes and alpha values is correct ​​, K Means based OWA can generate higher accuracy that is 93.33 % using the alpha value of 0.8 Keywords: K-Means based LVQ, K-Means, K-Means based OWA, weight
Penjadwalan Kapal Penyeberangan Menggunakan Algoritma Genetika Febriyana, Ria; Mahmudy, Wayan Firdaus
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 1: Maret 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.196 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201631169

Abstract

AbstrakPenyusunan penjadwalan kapal penyeberangan di Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk  sangatlah penting agar para penumpang pengguna jasa kapal laut mendapatkan pelayanan yang maksimal. Karena pembuatan penjadwalan masih dibuat secara manual sehingga memungkinkan ada nama kapal yang sama dalam sehari yang beroperasi dan tidak adanya keadilan pada pembagian porsi masing-masing kapal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu sistem komputerisasi penjadwalan kapal guna mempercepat pengaturan jadwal pemberangkatan kapal penyeberangan Ketapang – Gilimanuk. Penerapan metode algoritma genetika dalam permasalahan penjadwalan kapal mampu menghasilkan solusi yang baik dengan menggunakan representasi kromosom permutasi bilangan integer, metode crossover menggunakan one cut-point crossover, mutasi menggunakan reciprocal exchange mutation, dan seleksi menggunakan elitism selection. Dari pengujian parameter didapat hasil yaitu antara lain ukuran populasi sebesar 180, banyaknya generasi 200, serta kombinasi crossover rate=0,6 dan mutation rate=0,4.Kata kunci: kapal, penjadwalan, algoritma genetika.AbstractArrangement schedule for dispatching ships in Ketapang – Gilimanuk Harbor is strongly important to make all the passengers get the best service. As the schedule arrangement is made manually, it is possible that there are ships with same name work in a day; another problem is there is no equality in distributing the portion for each ships. To solve that kind of problems, dispatching schedule using computerization is needed in order to make the dispatching schedule of the ships faster in Ketapang – Gilimanuk Harbor. The use of genetic algorithm method in dispatching schedule of ships produces a good solution with using representative of numeral integer chromosome permutation, crossover method using one cut-point crossover, mutation using reciprocal exchange mutation, and selection using elitism selection. From parameter test’s result, there are some outcomes such as 180 population size, 200 the amount of generation, and also the combination of crossover rate=0,6 and mutation rate=0,4.Keywords: ship, schedule, genetic algorithm.
Analisis Kualitas Website Alumni Stikom Bali Menggunakan Metode Webqual Santiari, Putu Linda; Rahayuda, I Gede Surya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 2: April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.62 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201852576

Abstract

STIKOM Bali Alumni Website at http://alumni.stikom-bali.ac.id domain is online information media which is used to give information to alumni STIKOM Bali. So far there have been complaints about the documentation, information on alumni websites that have not been updated. Therefore, quality evaluation is needed to know the problems that exist in the system and in order to achieve certain goals effectively, efficiently, and achieve user satisfaction. Based on these problems, then the research was published under the title Analysis Quality Alumni STIKOM Bali Website Using Webqual. In this research using Webqual method to measure quality of information and quality of interaction. Research begins with data collection, website testing, and analysis. Results from the output data to find out the quality problems that exist and become a reference for further improvement. In evaluating the quality of information and quality interaaksi there are problems of quality problems. From the problems found then made a quizioner to know the quality of information and the quality of interaction based on the problems found. Before this quizioner is distributed then the validity and reliability test will be done using SPSS software. If the quizioner is valid and reliable then the quizioner will be distributed and then evaluated. From the dissemination of questionnaires to several students, there are 3 indicators that are rejected, so it needs to be improved. The three indicators that need to be improved namely the information provided is difficult to understand, good reputation, and sense of community.
Rancang Bangun Aplikasi Game Edukasi Pembelajaran Aksara Lampung "Ajo dan Atu - Belajar Aksara Lampung ", berbasis Android dengan Sistem Multi-Ending Menggunakan Engine Ren’Py Nama, Gigih Forda; Arnoldi, Flesi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 4: Desember 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.541 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201634211

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat. Teknologi tersebut banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain agar dapat terhubung dengan kerabat yang jauh, mencari informasi, dan game. Pada penelitian ini dilakukan pembangunan game edukasi pembelajaran aksara Lampung menggunakan metode extreme programming, dengan alat bantu Ren’Py Engine. Game yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan calon pengguna untuk belajar aksara Lampung. Dari hasil iterasi menggunakan extreme programming, telah menghasilkan sebuah game edukasi yang memiliki sistem multi-ending dan sistem point. Sistem ini dapat membantu pengguna untuk belajar aksara Lampung, game edukasi ini dikembangkan untuk perangkat smartphone Android yang memiliki sistem operasi minimal versi 2.3+ (gingerbread), sehingga game ini dapat dimainkan dimanapun dan kapan pun. Kata kunci: game edukasi belajar aksara Lampung, multi-ending, metode extreme programming
Analisis QoS Differentiated Service pada Jaringan MPLS Menggunakan Algoritma Threshold Saputra, Laufi Dian Deodo; Sulistyo, Wiwin
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.024 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744427

Abstract

AbstrakSeiring perkembangan layanan komunikasi data seperti voice (VoIP) dan video streaming pada jaringan yang memiliki buffer space dan bandwidth terbatas menyebabkan terjadinya beban traffic. Hal tersebut membuat pengguna VoIP dan video streaming membutuhkan suatu jaringan yang dapat memberikan Quality of Service (QoS) dalam memenuhi kebutuhan pengguna. IETF (Internet Engineering Task Force) mempunyai standar mekanisme layanan untuk memenuhi permintaan QoS diantaranya adalah penggabungan teknologi MPLS Diffserv yang mampu mengklasifikasi paket sesuai kebutuhan, tetapi ketika penumpukan terjadi akibat proses QoS ini, paket yang menumpuk tersebut akan di-drop, maka solusi untuk mengantisipasi dropping digunakanlah algortima threshold pada WRED. Penambahan WRED sebagai algoritma threshold pada jaringan MPLS Diffserv memberikan pengaruh yang signifikan, dari hasil parameter QoS untuk layanan VoIP mampu mengurangi packet loss 43,1%, delay 0,005%, memaksimalkan throughput 1,26% dan mengurangi jitter 48,56%, untuk layanan video streaming mengurangi packet loss 15,93% dan memaksimalkan throughput 1,6% dibandingkan sebelum menerapkan algoritma threshold.Kata kunci: QoS, Diffserv, MPLS, threshold, VoIP, video streamingAbstractThe development of data communication services like voice (VoIP) and video streaming, causing traffic load on networks which has limited buffer space and bandwidth. This condition makes VoIP and video streaming users need a network which can provide Quality of Service (QoS) to fill user needs. The IETF (Internet Engineering Task Force) has a standard service mechanism to fill QoS requests such as Incorporation of MPLS Diffserv technology which  able to classify the package as needed but when the buildup occurs due to this QoS process, the packet will be dropped, Then the solution to anticipate dropping is used threshold algorithm on WRED. Added WRED as threshold algorithm on the MPLS-Diffserv network give a significant effect, from the results of QoS parameters for VoIP service is able to reduce packet loss 43.1%, delay 0.005%, maximize of throughput 1.26% and reduce jitter 48.56%, for streaming video services reduce packet loss 15.93% and maximize the troughput 1,6% than before applying the threshold algorithm.Keywords: QoS, Diffserv, MPLS, threshold, VoIP, video streaming
Pelabelan Klaster Fitur Secara Otomatis pada Perbandingan Review Produk Rozi, Fahrur; Wijoyo, Satrio Hadi; Isanta, Septiyan Andika; Azhar, Yufis; Purwitasari, Diana
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 2: Oktober 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.042 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201412112

Abstract

Abstrak Penggunaan review produk sebagai suatu sumber untuk mendapatkan informasi dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pemasaran suatu produk. Situs belanja online merupakan salah satu sumber yang dapat digunakan untuk pengambilan review produk. Analisa terhadap produk dapat dilakukan dengan membandingkan antara dua buah produk berbeda berdasarkan fitur produk tersebut. Fitur dari suatu produk didapatkan melalui ekstraksi fitur dengan metode double propagation. Fitur yang terdapat dalam sebuah review sangat banyak serta terdapat beberapa kata yang memiliki arti yang sama yang mewakili suatu fitur tertentu, sehingga diperlukan suatu pengelompokan terhadap fitur tersebut. Pengelompokan suatu fitur produk dapat dilakukan secara otomatis tanpa memperhatikan kamus kata, yaitu dengan menggunakan teknik clustering. Hierarchical clustering merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk pengelompokan terhadap fitur produk. Pengujian dengan metode hierarchical clustering untuk pengelompokan fitur menunjukkan bahwa metode average linkage memiliki nilai recall dan f-measure yang paling tinggi. Sementara untuk pengujian pelabelan menunjukkan bahwa semantic similarity antar fitur lebih berpengaruh dari pada kemunculan fitur di dokumen. Kata kunci: clustering, fitur produk, pelabelan Abstract Product review can be used as a source for acquire information and to optimize the marketing of product. Online shopping sites are one of source that can be used to get product reviews. Analysis of the product can be done by comparing two different products based on product’s features. Features of a product can be obtained through extraction of features with double propagation method. In the product review there are many feature that can be found, and there are some words that have the same meaning which represents a particular feature, so we need a grouping on the feature. Hierarchical clustering is one method that can be used for grouping the features of the product. Based on testing, hierarchical clustering method for grouping feature indicate that the average linkage method has the highest recall and f-measure. As for testing in labeling indicates that the semantic similarity between features is more influential than the appearance of features in the document. Keywords: clustering, features of the product, labeling

Page 10 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue