cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 458 Documents
Peningkatan Produktivitas Perusahaan Melalui Identifikasi Waste Dan Efisiensi Waktu Produksi Pada Pengrajin Emping Evi Febianti; Ani Umyati; Nuraida Wahyuni; Kulsum Kulsum
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62004

Abstract

Pemborosan (waste) yang terjadi pada lini produksi menyebabkan proses produksi berjalan tidak efisien dan menimbulkan kerugian. Berdasarkan hasil brainstorming dengan pemilik pengrajin emping, diketahui bahwa ada beberapa pemborosan disaat proses produksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner dan menunjukkan beberapa pemborosan. Pemborosan yang terjadi akan diidentifikasi dan diminimalkan dengan menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM) dan Process Cycle Efficiency (PCE) untuk perbaikan yang diusulkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waste yang dominan pada proses produksi emping, mengetahui nilai Process Cycle Efficiency (PCE), mengetahui waktu produksi setelah adanya perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste dominan adalah waste process sebesar 18,30%, nilai PCE yang dihasilkan setelah adanya perbaikan sebesar 86% atau naik 16,21%, serta waktu produksi yang dapat diminimalisasi dengan adanya perbaikan sebesar 4872,76 detik atau 16,88%.
Mitigasi Risiko Rantai Pasok Produk Donat Menggunakan Metode House of Risk di UMKM Nicesy Maria Ulfah
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i1.9474

Abstract

UMKM Nicesy adalah salah satu UMKM yang bergerak di industri makanan yang memproduksi berbagai macam makanan seperti donat, roti, molen, bolu dan brownis. Dalam proses produksinya dari mulai bahan baku sampai hasil produksi dikirim ke konsumen masih banyak ditemui risiko yang menghambat aktivitas industri tersebut tidak berjalan lancar. Untuk mengurangi dan mengatasi berbagai risiko yang terjadi tersebut diperlukan upaya perbaikan kinerja rantai pasok secara terus menerus dan berkelanjutan sehingga UMKM tetap dapat bertahan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko dan sumber risiko yang mungkin terjadi dalam aktivitas rantai pasok dan menentukan aksi mitigasi yang diprioritaskan di UMKM Nicesy. Metode yang digunakan House of Risk sedangkan penentuan kriteria bisnis proses menggunakan dimensi Supply Chain Operation Reference (SCOR). Mitigasi risiko yang akan dilakukan yaitu adanya karyawan yang bertanggung jawab untuk memeriksa bahan baku yang diterima (PA1), melakukan safety stock bahan baku (PA3), membuat jadwal pembelian bahan baku (PA6), membuat jadwal pembelian kardus packaging (PA8), membuat peraturan minimal waktu memesan (PA5), menetapkan kebijakan terkait permintaan (PA2), memperpanjang jam kerja karyawan (PA4), mengganti atau membuat alat penggorengan elektrik (PA7), penambahan daya generator (PA9), melakukan training kepada seluruh karyawan (PA11) dan mengganti mesin yang sudah tidak layak pakai (PA10).
Strategi Penguatan Sistem Inovasi Unit Pengolahan Ikan di Provinsi Banten Shanti Kirana Anggraeni; Muhammad Syamsul Ma arif; Sukardi Sukardi; Sapta Raharja
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62018

Abstract

Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Provinsi Banten dituntut untuk menjadi mapan dan berdaya saing, dan hal tersebut dapat dicapai melalui sistem inovasi. Kekuatan dan kultur lokal yang unik dan berbeda-beda perlu dipertimbangkan dalam membangun sistem inovasi. Untuk itu dibutuhkan strategi inovasi, yaitu suatu kebijakan strategis dalam rangka peningkatan daya saing, yang berfokus pada potensi terbaik setempat dan terbuka pada ide-ide kreatif yang bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh model strategi penguatan sistem inovasi pada unit pengolahan ikan di Provinsi Banten, dan metode yang digunakan adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pada 10 (sepuluh) orang pakar yang mewakili unsur akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa strategi prioritas penguatan sistem inovasi unit pengolahan ikan di Provinsi Banten adalah memperkuat kerjasama antar aktor inovasi (0.407), diikuti oleh strategi meningkatkan pemanfaatan teknologi inovasi (0.311), dan strategi meningkatkan kapabilitas inovasi sumber daya manusia pada sistem inovasi UPI (0.282).
ANALISIS PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PT XYZ MENGGUNAKAN METODE AMERICAN PRODUCTIVITY CENTER DAN CRAIG-HARRIS Putiri Bhuana Katili; Akbar Gunawan; Utami Damayanti; Kulsum Kulsum; Bobby Kurniawan
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62009

Abstract

Minimnya ketersediaan sumber mata air layak konsumsi menjadikan air minum dalam kemasan (AMDK) menjadi salah satu alternatif yang dipilih masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) dalam beberapa tahun terakhir, produksi AMDK tumbuh rata-rata sebesar 8%. Maraknya perusahaan air minum dalam kemasan, tentunya membuat beberapa produsen air minum berupaya untuk meningkatkan produktivitasnya. PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang mengolah air baku menjadi berbagai produk air minum dalam kemasan. Selama ini perusahaan belum melakukan pengukuran produktivitas secara menyeluruh, melainkan hanya evaluasi melalui laporan laba rugi per tahun. Perusahaan sampai saat ini hanya mengetahui besarnya laba yang diperoleh, namun tidak mengetahui secara pasti faktor apa saja yang menyebabkan meningkatnya laba dan produktivitas. Penelitian bertujuan untuk menghitung hasil pengukuran produktivitas yang dilakukan pada PT XYZ menggunakan metode American Productivity Center (APC) dan Craig-Harris, mengevaluasi tingkat produktivitas yang dilakukan menggunakan analisis pohon masalah, dan memberikan usulan upaya perbaikan yang dilakukan untuk peningkatan produktivitas pada PT XYZ menggunakan metode 5W+1H. Metode yang digunakan adalah American Productivity Center, Craig-Harris, Analisis Pohon Masalah, dan 5W+1H. Setelah melakukan pengukuran produktivitas, diketahui bahwa terjadi penurunan indeks produktivitas tenaga kerja sebesar 0,41% pada tahun 2016, penurunan indeks profitabilitas modal sebesar 34,48% pada tahun 2016 dan 38,09% pada tahun 2017, serta penurunan indeks profitabilitas total sebesar 4,41% pada tahun 2016 dan 4,14% pada tahun 2017. Setelah itu, dilakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab turunnya produktivitas atau profitabilitas dengan analisis pohon masalah yang dilanjutkan dengan memberikan rancangan usulan upaya perbaikan untuk peningkatan produktivitas dengan 5W+1H
Model Persamaan Regresi Pengoptimalan Waktu Pelayanan Bongkar Kargo Menggunakan Multiple Regression Analysis di PT. XYZ Dyah Lintang Trenggonowati; Kulsum kulsum; Fadhela Ara Salma
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i1.9484

Abstract

Pelabuhan merupakan salah satu tempat dimana bisa melakukan aktivitas memuat dan membongkar muatan atau barang yang dibawa kapal-kapal serta memiliki peranan penting dan strategis karena berkontribusi bagi pertumbuhan industri dan perdagangan. Salah satu pelabuhan yang ada di Indonesia adalah Pelabuhan Cigading. Pelabuhan ini terletak diposisi strategis dan tepat di jalur laut yang ramai. Hal ini membuat pelabuhan cukup sibuk dalam melayani kapal-kapal yang berlabuh di dermaga pelabuhan. Karenanya dibutuhkan pengelolaan pelabuhan dilakukan secara profesional, efektif dan efisien yaitu PT. XYZ. PT. XYZ mengelola 2 pelabuhan yaitu Pelabuhan Cigading 1 dan Pelabuhan Cigading 2. Dikarenakan adanya kontrak afiliasi dalam pelayanan bongkar kargo di Pelabuhan Cigading 2, menuntut PT. XYZ untuk melaksanakan kegiatan jasa bongkar tepat waktu sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan dan disetujui oleh kedua belah pihak. Penelitian ini untuk mengetahui variabel - variabel yang berpengaruh dalam pengoptimalan waktu pelayanan kapal dengan menggunakan metode analisis regresi berganda (multiple regression analysis). Berdasarkan pada pengolahan data yang dilakukan didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi pengoptimalan waktu pelayanan jasa bongkar kargo adalah waktu kedatangan kapal, waktu bongkar kargo, waktu pelayanan pandu, jumlah kargo yang dibongkar dan kapasitas bongkar yang dapat dilakukan. Model persamaan regresi berganda yang signifikan dari pengolahan data adalah Y = -0.697 + 0.195 X1 + 1.011 X2 + 4.689 X3 – 3.379×10-5 X4 +3.589×10-5 X5.
Analisis Peramalan Permintaan Kopi Susu Di Café Kopi Margonda Santika Sari; Siti Aisyah Maharani; Prisky Eka Prakoso; Dhiya Jannati Putrisardjono; Ariq Rifqi Zaini
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i1.9470

Abstract

Cafe Kopi.Margonda merupakan café dikawasan Margonda, Depok yang menjual beragam jenis minuman olahan kopi. Namun café Kopi.Margonda sering kali mengalami kekurangan stok karena belum efisiennya perencanaan jumlah stok kopi dan fluktuatifnya permintaan kopi di café tersebut setiap harinya. Akibatnya café mengalami kerugian sehingga kehilangan penjualan. Dimulai dari mengumpulkan data historis permintaan kopi susu di café Kopi.Margonda lalu meramalkan fluktuatifnya permintaan tersebut untuk selanjutnya merencanakan agregasinya dan memproyeksikan hasil analisis tersebut dengan metode yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi terbaik untuk meramalkan permintaan kopi juga perencanaan agregat dalam produksi kopi susu di café Kopi.Margonda. Hasil pengolahan data menghasilkan metode terpilih yang terbaik untuk peramalan tahun berikutnya adalah metode Weight Moving Average dengan MAPE 0,204407 dan Perencanaan agregat menggunakan metode Chase Strategy karena menghasilkan biaya Rp 1,528,055,687 yang lebih kecil biayanya dibanding dengan level strategy maupun mixed strategy.
Usulan Preventive Maintenance Mesin Press 500 Ton Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance II di PT. DHI Maria Ulfah; Ade Irman Saeful Mutaqin; Azwar Affandi Saputra
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62014

Abstract

PT. DHI merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi pembuatan vessel, silo dan sejenisnya. Perusahaan ini memiliki mesin utama diantaranya mesin Rolling, Banding, Bubut, Borring, Las, Press 500 Ton. Dari enam mesin tersebut Mesin Press 500 Ton menjadi prioritas karena mesin ini hanya ada satu dan sangat dibutuhkan untuk membuat produk bagian Head. Mesin Press 500 Ton sering mengalami gangguan dalam proses produksinya. Berdasarkan data yang diperoleh telah terjadi 71 kerusakan dengan total downtime sebesar 3.985 menit yang berakibat produktifitas perusahaan menurun. Tujuan penelitian ini adalah menentukan komponen kritis, mengetahui nilai reliability setiap komponen kritis, mengetahui factor-faktor kegagalan, menentukan upaya aktivitas perawatan yang tepat, dan menentukan usulan interval waktu aktivitas perawatan yang tepat pada komponen kritis mesin Press 500 Ton. Informasi kerusakan pada masing-masing komponen kritis diidentifikasi menggunakan analisis failure mode and effect analysis (FMEA) sedangkan upaya aktivitas perawatan yang tepat menggunakan reliability centered maintenance II decision worksheet dan selanjutnya ditentukan usulan jadwal preventive maintenance pada masing-masing komponen berdasarkan aktivitas perawatannya. Hasil penelitian ini terdapat enam komponen kritis pada mesin Press 500 Ton. Mode kegagalan pada komponen hidraulic dan fanbelt ditangani oleh schedule on-condition task, mode kegagalan komponen coupling dan panel control ditangani oleh schedule restoration task, mode kegagalan pada grease dan motor ditangani oleh finding failure task. Diusulkan interval waktu aktivitas perawatan komponen dengan schedule on-condition hidraulic 1.055 jam, fanbelt 2.927 jam. Aktivitas perawatan komponen dengan schedule restoration task coupling 593 jam, panel control 902 jam. Aktivitas perawatan komponen dengan finding failure grease 283 jam, dan motor 649 jam.
Analisis Break-Even Point pada Usaha Produksi Minyak Nilam di Kabupaten Aceh Selatan Iing Pamungkas; Heri Tri Irawan
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62005

Abstract

Penelitian ini menggunakan break-event point untuk menentukan nilai titik impas pada usaha produksi minyak nilam di Kete Nilam Hijo (KNH). KNH adalah sebuah industri yang bergerak dalam proses pemurnian minyak nilam yang berlokasi di Kabupaten Aceh Selatan, Indonesia. KNH selama ini belum pernah melakukan perhitungan nilai ekonomis dalam memproduksi minyak nilam. KNH hanya mengandalkan produksi berdasarkan keuntungan sehingga keuntungan tidak maksimal dan selalu berfluktuasi, sehingga, titik impas produksi minyak nilam juga belum diketahui secara pasti. Penggunaan analisis break-even point dirasa tepat untuk memecahkan masalah tersebut. Untuk menentukan break-even point, biaya variabel dan biaya tetap akan dihitung terlebih dahulu. Setelah itu, total biaya dan total pendapatan kemudian akan dihitung setelahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi penyulingan minyak nilam di KNH dalam satu tahun adalah sebesar Rp. 976.985.750 rupiah. Sementara KNH harus menjual 1.395,69 Kg minyak nilam untuk mencapai titik impas.
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS MELALUI PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS PADA PT PITU KREATIF BERKAH Zulkarnain Zulkarnain; Mohamad Guruh Saputra; Deli Silvia
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i1.9476

Abstract

The location of PT Pitu Kreatif Berkah which was in the printing area causes intense competition because there were many competitors who have competitive quality so that it has an impact on determined the price of the services offered. The purpose of this study was to determine the position of the company and company strategy in accordance with the grand strategy matrix and to make proposals for new business models using the method Business Model Canvas. This study used a SWOT analysis to determine the right business strategies by looking at the strengths, weaknesses, opportunities and threats that PT Pitu Kreatif Berkah has. Analytical Hierarchy Process (AHP) was used to weight obtained strategies to find which strategy has the highest priority based on expert views. Then the business model was used to describe the method Business Model Canvas. The research results obtained 7 strategies based on the SWOT analysis. Based on the results of the weight gave by the experts, that the first alternative strategy was an alternative priority strategy with a weight of 0.320. The alternative strategy was to increase production and establish cooperation with SMEs without reducing the quality and timeliness of the processing process. These strategic priorities are applied to the BMC concept. Based on the priority results that have been applied, there were 6 proposed developments from 9 BMC blocks.
Pengukuran Kriteria Green and Smart Campus dengan Metode Analytical Hierarchy Process Putro Ferro Ferdinant; Ade Irman Saeful Mutaqin; Nuraida Wahyuni
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62019

Abstract

Implementasi dan target jangka panjang Untirta dalam capaian Untirta 5.0 dengan era Untirta Integrated, Smart and Green Campus (It’s Green) sebagai World Class University tahun 2030 perlu didukung semua sivitas akademik di dalamnya. Untuk tahapan awal di tahun 2020 ini, perlu disiapkan model atau kerangka kerja yang mampu menilai kesiapan Untirta mencapai visi jangka panjang. Beberapa hal yang perlu ditinjau adalah integrasi dari Smart Campus dan Green Campus. Penelitian ini mengusulkan model terintegrasi yang diharapkan mampu mengukur tingkat kesiapan Untirta menuju It’s Green Campus di level dunia. Tahap awal diuraikan indikator-indikator kesiapan perguruan tinggi dengan menggunakan kerangka kerja G-Readiness+ (model Sullistyohati, 2018) yaitu attitude (sikap), policy (kebijakan), practice (praktek), technology (teknologi), governance (tata kelola), dan human resource (sumber daya manusia). Dipadukan dengan key performance indicators untuk Sustainable Campus Assessment yaitu Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change, Waste, Water, Transportation, Education (model Amrina, 2015) yang masuk kedalam variabel tambahan. Modifikasi dari composite indicators untuk asesmen Smart Campus yaitu living the campus, environmental dan energy (model Pompei, 2019) dipadukan hingga mendapatkan model pengukuran yang terintegrasi. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dilakukan untuk memperoleh bobot kriteria dan sub kriteria yang terpenting dari model. Pembobotan dilakukan secara online oleh pakar (expert judgement) dengan membandingkan tingkat kepentingan antar kriteria dan sub kriteria. Hasil dari penelitian ini adalah memdapatkan kriteria terpenting yang menjadi pritoritas untuk kesiapan Fakultas Teknik Untirta dalam penerapan visi atau strategi jangka panjang menuju It’s Green Campus.