cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 458 Documents
Review Produktivitas Mesin Menggunakan Total Productive Maintenance (Studi Kasus Perusahaan Manufaktur) Kulsum Kulsum; Evi Febianti; Dyah Lintang Trenggonowati; Yanuar Sutanto
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i1.9472

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan dibidang industri manufaktur otomotif. Saat ini, terdapat kendala pada mesin Cold Forging yang digunakan untuk memproduksi Housing 2W, yakni masih terdapat breakdown time sehingga kondisi tersebut menyebabkan terganggunya proses produksi. Perusahaan berharap bisa mendapatkan solusi untuk meminimalkan breakdown time tersebut. Oleh karena itu, maka diperlukan langkah perbaikan dan usulan kebijakan perawatan (maintenance) yang tepat sehingga produktivitas mesin menjadi optimal. Adapun solusi dari permasalahan tersebut yakni menggunakan pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan mengetahui kerugian loss time terbesar pada mesin Cold Forging berdasarkan six big losses. Dari hasil penelitian, diperoleh nilai OEE pada bulan Juli 2019 sebesar 81,68%, bulan Agustus 2019 sebesar 83,23%, bulan September 2019 sebesar 86,02%, bulan Oktober 2019 sebesar 83,37%, bulan November 2019 sebesar 82,63%, bulan Desember 2019 sebesar 73,13%. Loss time terbesar berdasarkan six big losses yaitu setup and adjustment losses. Langkah perbaikan yang direkomendasikan yaitu membuat SOP setiap kejadian yang anomali, melakukan preventive maintenance rutin setiap bulan, menyiapkan tools dan material sebelum dandory.
Upaya Peningkatan Produktivitas menggunakan Perancangan Pemodelan Business Process Modelling Notation (BPMN) Kulsum Kulsum; Hafair Mubarak; Evi Febianti; Yusraini Muharni; Putiri Bhuana Katili; Dyah Lintang Trenggonowati; Akbar Gunawan
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62016

Abstract

Bahan baku utama untuk pembuatan polyethylene adalah ethylene, untuk memenuhi bahan baku dalam pembuatan polyethylene PT XYZ melakukan impor bahan baku. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan dan memproduksi berbagai macam resin High-Density Polyethylene (HDPE) dan Linear Low-Density Polyethylene (LLDPE). Dikarenakan bahan baku yang diimpor, maka PT XYZ harus membayar pajak kepada Bea Cukai, dalam pembayaran pajak kepada Bea Cukai terdapat sebuah permasalahan seperti telatnya pembayaran pajak impor bahan baku kepada Bea Cukai karena dokumen-dokumen terkait pembayaran bahan baku seperti PIB dan SPPB belum siap, terdapat tambahan pembayaran (Regulasi Pemerintah) karena keterlambatan tersebut, dan dampak lainnya adalah produktivitas divisi PPIC menjadi terhambat. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan menganalisa tugas divisi PPIC dalam proses pembayaran barang impor (Ethylene) dan membuat perancangan proses bisnis. Dengan adanya proses bisnis yang baik menjadikan arus informasi lebih cepat sehingga membantu dalam pengambilan keputusan yang terbaik dan membuat standar operasional prosedur untuk departemen PPIC pada pelayanan pembayaran pajak impor bahan baku dan peningkatan produktivitas. Bussiness Process Model and Notation (BPMN) adalah standar untuk memodelkan proses bisnis dan proses-proses web services. BPMN menyediakan notasi yang dapat dengan mudah dipahami oleh semua pengguna bisnis. Hasil penelitianp pada bisnis proses usulan terdapat sebanyak 6 tahap, dan untuk kegiatan terdapat 6 kegiatan dengan masing masing fungsi yang berbeda-beda, jumlah aktivitas terdapat 30 aktivitas, total waktu sebesar 14 jam, Waktunya berkurang sebesar 71,43%. dan dibuatnya Standar Operasional Prosedur terkait pembayaran pajak impor bahan baku kimia pada departemen PPIC.
Postur Kerja Pemilah Sampah Anorganik Di TPST XYZ Nustin Merdiana Dewantari
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/62007

Abstract

TPST XYZ merupakan tempat pembuangan sampah terpadu yang mengumpulkan sampah dari rumah warga, mengolah dan memberdayakan sampah sebelum mengirimknya ke tempat pembuangan akhir (TPA), agar sampah yang dikirim ke TPA berada pada jumlah sedikit bahkan hanya residu TPST dalam kegiatannya melakukan beberapa perlakuan pada sampah, diantaranya membuat kompos dari sampah organik dan pemilahan sampah anorganik untuk dijual. Fokus penelitian ini berada pada proses pemilahan sampah anorganik, yaitu memilah sampah berdasarkan jenisnya seperti plastik, kardus, botol dan sebagainya. Dalam proses pemilahan sampah anorganik ditemui postur kerja yang tidak nyaman, sehingga jika dibiarkan akan mengakibatkan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menilai postur kerja pekerja pemilah sampah anorganik. Metode yang digunakan adalah metode RULA dengan bantuan software Catia V5. Penilaian postur kerja pada pekerja pemilah sampah anroganik didapatkan berada pada level perlu perbaikan dan harus segera diperbaiki dengan anggota tubuh yang memiliki posisi berbahaya diantaranya disebabkan leher dan punggung membungkuk, leher memutar dan pergelangan tangan yang memutar dan naik dari garis tengah tubuh.
Variabel yang mempengaruhi kinerja pegawai Bapenda Kabupaten Serang pada masa pandemi Nuraida Wahyuni; Evi Febianti; Roy Satriadi
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.11573

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat banyak dampak dalam program kerja dan tata cara kerja bagi instansi pemerintah. Contohnya pada Bapenda Kabupaten Serang. Banyak program kerja yang harus diubah begitu pula tata cara kerja yang mengharuskan beradaptasi dengan kondisi pandemi. Adanya pembatasan pegawai yang berada di lingkungan Bapenda yaitu sebanyak 50% dari jumlah karyawan membuat perubahan kinerja pegawai. Hal tersebut diduga adanya pengaruh dari gaya kepemimpinan dan budaya organisasi. Kedua variabel tersebut juga diduga mempengaruhi quality of work life (QWL) pegawai Bapenda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh antara variabel gaya kepemimpinan, variabel budaya organisasi terhadap variabel kinerja pegawai dengan QWL sebagai variabel intervening. Analisis data dilakukan dengan menggunakan partial least square (PLS). Hasil penelitian menyatakan bahwa gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap QWL. QWL berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap kinerja pegawai melalui QWL sebagai variabel intervening. Sedangkan budaya organisasi berpengaruh positif dan tidak signifikan secara tidak langsung terhadap kinerja pegawai melalui QWL sebagai variabel intervening.
Pendekatan text mining terhadap review pengunjung hotel bintang 5 di Bali selama pandemi COVID-19 Bianca Louisa; Ronald Sukwadi; Gary Yu-Hsin Chen
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.11294

Abstract

Industri pariwisata dan perhotelan di Bali merupakan salah satu sektor yang terdampak pandemic COVID-19 hingga mengalami penurunan dari 528.883 kedatangan sebelum pandemi hingga hanya 47 kedatangan dalam 6 bulan. Hal ini tentunya mendorong penyedia bisnis untuk terus bertahan dan beradaptasi serta terus mencari cara untuk menarik minat turis untuk menggunakan jasanya. Hotel bintang lima di Bali merupakan kategori hotel dengan kamar terbanyak dan memenangkan penghargaan-penghargaan internasional mengenai kemewahannya, dimana jasa dan fasilitas yang ditawarkan tentunya harus sebanding dengan harga yang harus dibayarkan pelanggan. Kualitas layanan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, dimana kepuasan pelanggan ini pada era perkembangan teknologi dan Big Data dituliskan dalam platform penyedia akomodasi online. Dengan jumlah ulasan yang jumlah dan variasinya sangat besar, Text Mining dapat dipilih menjadi solusi untuk mengumpulkan data ulasan tersebut dengan tujuan untuk mengekstraksi data dan mencari tahu atribut hotel yang memiliki frekuensi terbesar dalam ulasan pelanggan hotel bintang lima di Bali. Dengan adanya metode ini penyedia jasa dapat terbantu dalam mengidentifikasi kebutuhan, proses perencanaan, dan dalam rangka mengembangkan jasa serta kualitas layanan guna mencapai kepuasan pelanggan.
Multi-agent Based Modeling of Container Terminal Operations Rully Tri Cahyono
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i2.11107

Abstract

The existing research about multi-agent systems (MAS) in container terminal have not yet fully depicted the entire operations processes. These past works tend to use static (linear programming-based) modeling methods to model the systems. This method has a weakness because decision optimality is only guaranteed for the agents that are directly involved in the discussion. While the other agents whose performance are affected by the decision, but not directly taking part in discussion, are not considered in the decision-making process. The utilization of MAS-based dynamics negotiation method is also expected to cope lack of the sequential communication methods. Eight agents that depict entities in the terminal are ship, port captain, terminal manager, stevedore, quay crane, straddle carrier, customs, and truck. The agents interact in the processes of ship arrival sequencing, determination of ship’s service time and container picking. Based on the simulation result, agents’ behavior is able to depict the real system. The agents tend to maximize profit in the early period and gradually decrease it to attain common agreement. The velocity of utility function attainment is about 2-5%, but because of the descend monotonic function, negotiation agreement is guaranteed to be attained. Moreover, we provide the detail MAS-based dynamical model as well as the proof that the consensus will be attained by the entire agents.
Usulan perawatan mesin presss h-draw pada divisi stamping press dengan metode reliability centered maintenance dan reliability centered spares (studi kasus: PT. TMMI) Maria Ulfah; Putro Ferro Ferdinant
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12777

Abstract

PT. TMMI merupakan salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia. Kendala utama di perusahaan ini adalah perawatan mesin yaitu menentukan jenis perawatan,  penjadwalan perawatan mesin secara teratur dan menentukan kebutuhan spare part kritis untuk menunjang perawatan. Kegiatan perawatan memegang peranan penting dalam perusahaan untuk memingkatkan proses produksi. Penelitian ini fokus pada mesin press H-draw yang memiliki nilai line stop yang tinggi dibandingkan dengan mesin press pada line H lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan komponen kritis, faktor-faktor kegagalan, nilai MTBF dan MTTR, perawatan dan jadwal perawatan yang sesuai serta mengusulkan kebutuhan spare part kritis untuk menunjang proses perawatan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu RCM, Age Replacement dan RCS. Hasil penelitian berdasar RCM didapatkan faktor kegagalan mesin press H-draw yaitu no fuse breaker tripped, DB detek tebal material lebih dari standar, sheet cleaner tripped, cup jaw aus, cup jaw sobek, valve release bocor, stopper centering tidak fungsi dan roda pecah serta jenis perawatan yang sesuai yaitu schedule on condition, schedule restoration task dan schedule discard task, dengan age replacement menghasilkan jadwal perawatan selama 8 hari untuk komponen elektrikal dan slide, 6 hari untuk jaw dan 11 hari untuk bolster. Hasil nilai MTBF dan MTTR yang dihasilkan 6.921,29 menit dan 16,93 menit (elektrikal), 4.617,28 menit dan 10,97 menit (jaw), 9.685,91 menit dan 14,23 menit (bolster) serta 6.595,82 menit dan 9,17 menit (slide) Penggunaan metode RCS didapatkan 18 spare part kritis dari 26 spare part yang ada dan poisson process menghasilkan usulan kebutuhan spare part kritis.
Optimasi rute distribusi gas LPG 3 kg menggunakan metode tabu search pada PT. SPI Tarnoto Tarnoto; Wahyudin Wahyudin; Risma Fitriani
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12010

Abstract

PT. SPI is one of the agents of 3 kg LPG gas in the Karawang area, where there are problems in the process of distributing 3 kg LPG gas, because the route chosen for delivery is based on the intuitiveness of the driver who carries out the distribution process. PT. SPI has 11 vehicles where there are differences in vehicle capacity, therefore the problem of PT. SPI is a type of Heterogeneous Fleet Vehicle Routing Problem. This study aims to determine the optimal distribution route, calculate the distribution costs required by PT. SPI to the base and compare the company's existing route with the proposed route that is formed based on the total distance traveled and the costs to be incurred. The method used in this research is the method Clarke and Wright saving as the initial solution assignment which is then optimized by the method Tabu search. The results obtained in this study are the method Tabu search can form a route that is close to optimal with a total distance of 1323.4 kilometers with the search process using a maximum of 60 iterations can reduce the total distance traveled on Monday to Saturday, the difference from the total existing mileage with the proposed route is 141.2 kilometers with a percentage of the decrease in the existing total mileage with the total proposed mileage as a whole is 9.6% In addition, it can provide a total distribution cost of Rp. 24,015,811,- /week, and the difference between the existing total distribution costs and the proposed distribution costs is Rp. 1,758,994 and can be presented as a decrease in total distribution costs of 6.8%.
Model optimasi penjadwalan pallet dan dunnage untuk meminimasi makespan Lely Herlina; Muhammad Adha Ilhami; Ade Irman; Ansori Ansori
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.13027

Abstract

Penjadwalan produksi merupakan pengalokasian sumberdaya dari waktu ke waktu untuk melakukan serangkaian pekerjaan, guna mencapai kriteria tertentu. PT X bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan umum yang memproduksi produk berbahan baku kayu, diantaranya adalah pallet dan dunnage. Keterbatasan sumber daya membuat PT X kesulitan dalam mengatur sejumlah job yang datang, sehingga mengakibatkan pemenuhan permintaan tidak tepat. Alur produksi di PT X adalah flowshop. Tujuan penelitian ini adalah membuat model optimasi penjadwalan untuk meminimasi makespan. Penyelesaian permasalahan dilakukan dengan menggunakan software LINGO. Hasil pengolahan data diperoleh nilai makespan sebesar 232,73 jam dengan urutan job yaitu 2-7-10-4-5-8-1-3-9-6.
Usulan perbaikan kualitas produk benang combed dengan metode statistik peta kendali x dan r Yoga Nur Ashasry; Kusnadi Kusnadi; Asep Erik Nugraha; Hamdani Hamdani
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12258

Abstract

PT. ILT is a company engaged in the production of spinning yarn. There are various types of yarn produced by PT. One of ILT's yarns is Combed 40s (CM 40/1). The purpose of this study was to evaluate the product quality of combed 40s yarn, so that improvements can be made. The data used in this study is in the form of direct testing results in the company. Data processing is carried out using control charts X and R to determine whether the production results are in accordance with the standard or not. Measurements were made on 4 criteria, namely thread number (Ne), twist (TPI), strength, and unevenness. The results obtained are known that all measurement criteria are within the control limits on the X and R control charts. Meanwhile, the comparative analysis of measurement results with company standards is known that existing standards are still too loose. This causes the quality of the resulting product is still not optimal. Therefore, it is necessary to revise the standards for each criterion. It aims to improve the quality of the products produced by increasing awareness of employee performance.