cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 458 Documents
Usulan Penerapan Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) untuk Mengurangi Kecelakaan Kerja di Bagian Utility (Paraxylene Storage Tank) PTIP Umyati, Ani; Mariawati, Ade Sri; Aditya, Raka
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v2i2.14824

Abstract

PTIP adalah perusahan petrokimia penghasil bahan baku dasar untuk pembuatan polyethylene. Sebelum berganti nama menjadi PTIP perusahaan ini bernama PTPPKR. PTIP memiliki tiga tangki penyimpanan paraxylene sebagai bahan baku utama yang berkapasitas hampir 10000 m3. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan di area tangki paraxylene yaitu sounding level paraxylene dan cleaning suction filter pompa paraxylene. Ada berbagai potensi bahaya di area ini dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan di area tangki paraxylene bila dilakukan dengan tidak hati-hati akan berakibat fatal bagi diri sendiri, lingkungan kerja, dan lingkungan sekitar. Untuk mengetahui potensi-potensi bahaya yang ada pada kegiatan sounding level paraxylene dan cleaning suction filter pompa paraxylene digunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC). Dari metode HIRADC dapat diketahui potensi-potensi bahaya yang akan terjadi, dampak yang ditimbulkan, dan nilai risiko dari bahaya yang ada. Bahaya yang dapat terjadi diantaranya jatuh dari ketinggian, kebakaran, kematian, hingga terjadinya ledakan yang dapat menyebabkan kerugian bagi pekerja dan perusahaan. Selanjutnya dalam menentukan pengendalian harus mempertimbangkan hirarki pengendalian mulai dari eliminasi, substitusi, pengendalian teknis, administratif, dan penyediaan alat keselamatan (APD).
Redesain fasilitas dan perbaikan postur kerja pada stasiun penggulungan dan pengukusan adonan pembuatan krupuk dengan metode rapid entire body assessment Vincent Tantony; Elty Sarvia
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.13487

Abstract

Keluhan di stasiun penggulungan adonan berupa sakit pinggang dan punggung karena tinggi meja terlalu rendah sehingga pekerja sedikit membungkuk saat menggulung adonan. Permasalahan juga ditemukan  pada stasiun kukusan yang tidak memperhatikan aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), fasilitas fisik belum sesuai dengan antropometri dan postur kerja pekerja yang berpotensi mengalami kecelakaan kerja sehingga menyebabkan pekerja jatuh pada saat melakukan aktivitas pekerjaan. Tujuan penelitian untuk mengurangi tingkat risiko kecelakaan pada pekerja. Dengan rancangan meja baru yang multifungsi pada meja penggulungan, skor REBA sisi kiri dan kanan awalnya 6 dan 5 (risiko menengah) menjadi 2 (risiko rendah) . Pada stasiun kukusan adonan, diusulkan 5 rak pin digabung menjadi 1 berdasarkan kapasitas produksi perhari sehingga perusahaan cukup mengukus adonan sekali saja dalam sehari. Ukuran rak pin dirubah sesuai data antropometri sehingga awalnya harus menggunakan bantuan kursi untuk menjangkau bagian atas rak pin sekarang tidak perlu lagi. Dengan memberi usulan rancangan rak pin, skor REBA bagian atas rak pin sisi kiri kanan awalnya 10 (risiko tinggi) menjadi 7 dan 6 (risiko menengah). Bagian tengah rak pin sisi kiri dan kanan memiliki skor 3 sehingga tidak perlu lagi diperbaiki. Bagian bawah rak pin sisi kiri awalnya 7 dan 6 (risiko menengah)  menjadi 5(risiko menengah).
Penentuan prioritas perbaikan layanan pengiriman barang pada industri logistik Andriana Rahayu; Willy Tambunan; Theresia Amelia Pawitra; La Ode Ahmad Safar Tosungku
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.14457

Abstract

Drop point J&T Sungai Pinang Luar adalah cabang J&T Kota Samarinda yang tergolong ramai tapi masih ditemukan keluhan terkait lama pengiriman hingga kondisi paket yang rusak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI), pemetaan atribut layanan dengan Importance Performance Index (IPA), dan penentuan prioritas perbaikan layanan berdasarkan perbandingan indeks Potential Gain in Customer Value (PGCV) dan Tingkat kesesuaian (Tki). Kuesioner terdiri dari 3 variabel yaitu kualitas layanan, harga dan brand image kemudian disebarkan ke 100 responden. Hasilnya diperoleh nilai CSI sebesar 83,313%, artinya pelanggan sangat puas dengan layanan yang diberikan. Matriks IPA menunjukkan terdapat 9 atribut keunggulan dan 6 atribut kelemahan J&T. Keenam atribut tersebut digunakan untuk menyusun prioritas perbaikan dengan membandingkan nilai Tki dan PGCV. Urutan beserta usulan perbaikannya berturut-turut yaitu; (1) kebersihan drop point (pemberian keset), (2) bukti pengiriman benar (pemberian format penulisan alamat), (3) kesesuaian kondisi paket yang diterima (pemberian gambar tata cara packing yang aman), (4) ketepatan waktu paket diterima (mengkomunikasikan hasil track system), (5) peralatan modern (maintenance AC dan menyediakan tape cutter), (6) keterjangkauan harga (segera meluncurkan J&T ECO di Samarinda dan aktif mempromosikan layanan yang ada di sosial media J&T Samarinda).
Pengendalian kualitas base oil menggunakan metode six sigma Achmad Bahauddin; Muhammad Ridho Latif
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.14401

Abstract

Production quality is one of the factors that can be a source of company excellence to achieve efficiency and effectiveness in running its business. Good production quality can increase company competitiveness and consumer confidence, so that profits can also increase. PT ABC is one of the companies engaged in the processing of hazardous (B3) waste. The problems faced by PT ABC is the percentage of defects in base oil products which is still quite high at 57.79%, so improvements are needed in order to reduce the percentage of defects. This study aims to determine the critical to quality (CTQ) in the production of base oil at PT ABC, determine the value of sigma on base oil production at PT ABC, as well as providing suggestions for improvements to improve the production process at PT ABC. This research was conducted using the six sigma method using the DMAIC approach (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control). Based on the results of data processing obtained 6 criteria critical to quality (CTQ) in the production of base oil at PT ABC where the criteria for mixing the bleaching earth agent is not evenly distributed gets the highest score. The sigma value obtained in the production of base oil at PT ABC is 2,859 and can be classified as the industry average in Indonesia.
Identifikasi potensi bahaya dan pengendaliannya dengan hazard identification risk assessment and risk control Santika Sari; Novita Nouryend
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.12265

Abstract

Setiap aktivitas yang melibatkan faktor manusia, lingkungan dan mesin pasti memiliki risiko bahaya. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur bergerak dalam industri plastik. PT. XYZ berencana untuk meningkatkan keamanan pekerja dalam melakukan aktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan mengetahui penilaian risiko serta upaya pengendaliannya dengan menggunakan metode hazard identification risk assessment and risk control (HIRARC) di bagian pengolahan dan produksi plastik. HIRARC adalah suatu proses untuk mengetahui adanya suatu bahaya kemudian menghitung besarnya suatu risiko dan menetapkan apakah risiko tersebut dapat diterima atau tidak. Mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya potensi bahaya di area produksi setengah jadi pada proses set-up mesin PT. XYZ dengan menggunakan metode HIRARC. Hasil penelitian dalam bentuk tabel yang telah diidentifikasi menunjukkan bahwa pada proses set-up mesin plastik memiliki 12 potensi bahaya. Dengan indeks risiko bahaya 4B yang termasuk ke dalam kategori extreme terdapat pada kegiatan menarik plastic dari blower atas untuk dimasukkan ke dalam roll gulung. Selain itu, mengganti roll gulung untuk pergantian ukuran plastik juga termasuk ke dalam kategori extreme dengan indeks risiko bahaya 4B. Untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja pada kedua aktivitas perlu menggunakan alat bantu, menghindari pinch point/titik jepit, menggunakan sarung tangan yang sesuai dan melakukan pekerjaan sesuai standard operating procedure (SOP).
Penentuan Waktu Baku dan Perbaikan Metode Kerja Menggunakan Metode MOST (Maynard Operation Sequence Technique) Pada PT. Purba Karya Baja Mariawati, Ade Sri; Umyati, Ani; Jamilah, Euis
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v2i2.14825

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada pembuatan handle belt cover conveyor pada PT. Purba Karya Baja yang proses pengerjaan produknya dilakukan secara manual oleh manusia memerlukan waktu proses yang lama. Setelah dilakukan analisis, maka ditemukan adanya gerakan-gerakan yang tidak efektif sehingga tidak memberi nilai tambah bagi pekerjaan untuk dapat segera diselesaikan memenuhi target. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan pengukuran waktu baku dan perbaikan metode kerja menggunakan metode MOST (Maynard Operation  Sequence Technique). Penelitian ini dilakukan pada proses setting, pemotongan, pelubangan, bending, pengelasan, dan penghalusan. Pengukuran waktu baku diawali dengan memisahkan gerakan efektif dan tidak efektif kemudian mengidentifikasi elemen gerakan dari rekaman video dan melakukan pengukuran waktu baku menggunakan tabel MOST. Pada metode kerja eksisting didapatkan waktu baku sebesar 2,77 menit. Setelah dilakukan perbaikan metode kerja, didapatkan waktu baku sebesar 2,34 menit dengan output produk meningkat dari 172 unit menjadi 204 unit.
Service quality dan importance performance analysis untuk menentukan prioritas peningkatan kualitas layanan nasabah bank Meisy Kharisma Idris; Triwulandari Satitidjati Dewayana; Anik Nur Habyba
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.13828

Abstract

Bank harus terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik terhadap nasabahnya. Berdasarkan penghargaan yang diberikan, bank BNI belum mampu mendapatkan peringkat dalam service quality, keadaan ini menunjukkan bahwa nasabah masih belum puas dengan kualitas yang diberikan dan di Bank Negara Indonesia Cabang Bukittinggi masih banyak terdapat keluhan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan tingkat kepuasan nasabah dan usulan prioritas perbaikan untuk peningkatan pelayanan nasabah. Kuesioner diberikan kepada 100 responden. Perhitungan berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah didapatkan nilai CSI sebesar 91,52% dimana nasabah merasa sangat puas dengan kualitas layanan yang diberikan. Berdasarkan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA) diperoleh atribut yang diprioritaskan dalam perbaikan yaitu atribut ke 21, atribut ke 6 dan atribut ke 8. Usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H, yaitu : untuk atribut ke 21 dengan cara mengadakan pelatihan role play dan mewajibkan customer service untuk mengikuti BNI Smarter, untuk atribut ke 6 dengan cara meningkatkan pelayanan digital service dan perusahaan mewajibkan kepada seluruh customer service untuk mengikuti program Daily Exercise Employee Program 46 (DEEP46), untuk atribut ke 8 dengan cara memberikan motivasi seperti reward dan punishment (bonus dan teguran) dan menggunakan smart IP camera dalam mengevaluasi kinerja customer service.
Importance-performance analysis untuk pemetaan indikator kepuasan kerja karyawan industri komponen otomotif di masa pandemi Nuraida Wahyuni; Shanti Kirana Anggraeni; Triwin Rushliana Ambarwaty
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.14455

Abstract

Kondisi di awal pandemi akibat penyebaran virus corona, menyebabkan adaptasi pada dunia industri manufaktur, khususnya industri komponen otomotif. Salah satu fungsi pokok perusahaan yaitu sumber daya manusia, juga merasakan dampak nyata adaptasi di kondisi ini. Beberapa perusahaan harus beradaptasi dengan melakukan pemutusan kerja. Namun masih banyak perusahaan yang mempertahankan karyawan dengan pertimbangan retensi karyawan terbaik. Kepuasan kerja karyawan merupakan salah satu cara untuk mengelola retensi karyawan. Oleh karena itu, menghitung indeks kepuasan kerja karyawan menjadi relevan sebagai langkah awal untuk mengelola retensi karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa indeks kepuasan kerja karyawan di sebuah industri pembuat komponen otomotif. Metode pengambilan data adalah dengan memberikan kuesioner tertutup pada karyawan tentang kepuasan kerja selama masa pandemi. Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui indeks kepuasan karyawan (IKK) dan analisisnya menggunakan importance-performance analysis (IPA). Hasil penelitian didapatkan IKK adalah 86,018% artinya karyawan merasa puas dalam bekerja. Hasil IPA menyatakan kepuasan terhadap pengawasan kerja, hubungan industri, dan lingkungan kerja sudah sangat baik. Perusahaan berusaha menerapkan protokol kesehatan yang jelas dan ketat. Sedangkan kepuasan terhadap pendapatan dirasa masih kurang baik, namun karyawan dapat menerima di tengah kondisi ini di mana banyak perusahaan lain yang harus melakukan pemutusan kerja.
Analisis strategi pemasaran pupuk NPK Pelangi untuk menghadapi pasar bebas ASEAN Singgih Rahardjo; Willy Tambunana; Yudi Sukmono
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.13996

Abstract

Berdasarkan letak geografis, Indonesia termasuk negara dengan iklim tropis sehingga termasuk Negara Agraria (pertanian). Sektor pertanian mengalami pertumbuhan dan kinerja ekspor selama pandemi Covid 19, pertumbuhan positif tersebut sebesar 1,75%. Dalam menunjang sektor pertanian, PT. Pupuk Kalimantan Timur (BUMN) adalah salah satu produsen pupuk terbesar di Indonesia saat ini, dengan produk pupuk NPK Pelangi. Keberadaan Asean Free Trade Area (AFTA) sejak 1992, memberikan peluang produsen pupuk dalam negeri untuk membuka pasar secara global, namun hal ini juga bisa menjadi ancaman karena masuknya produk luar kedalam pasar domestik. Beberapa produk pupuk yang menguasai pasar saat ini adalah NPK Mutiar dan Yaramila. Hal ini mengharuskan PT. Pupuk Kalimantan Timur membutuhkan Strategi Pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan produk. Dalam menentukan strategi pemasaran yang efektif dan efisiean adalah dengan mendaftarkan faktor evaluasi internal (IFE) dan eksternal (EFE) produk, mengetahui posisi pasar dan klasifikasi startegi dengan Matriks Internal Ekternal (IE). Selanjutnya dapat dilakukan analisis Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats (SWOT) untuk mengetahui strategi usuluan dan terakhir mengambil keputusan setiap strategi hasil analisis SWOT akan dierikan skor terbaik pada matriks Quantitative Startegic Planing Matrix (QSPM). NPK Pelangi 16 16 16 berada pada Grow and Build. Klasifikasi strategi yang sebaiknya dilakukan adalah penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk.
Penentuan rute terpendek dalam pengiriman pallet kayu menggunakan programa dinamis Shania Viera Agnezia; Winarno Winarno
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.13911

Abstract

Rute perjalanan adalah faktor utama yang dapat menentukan alur pendistribusian barang. Penelitian ini membahas penentuan rute terpendek pendistribusian pallet kayu dari CV. Bintang Jaya (Bogor) menuju ke PT. Yanmar Diesel Indonesia (Depok) untuk mendapatkan rute terpendek dan biaya ongkos yang murah. Tujuan penelitian ini membuat model perjalanan yang lebih pendek dengan membandingkan beberapa rute perjalanan yang ada, sehingga akan didapatkan rute perjalanan terpendek dari pilihan rute yang sering dilalui. Penyelesaian masalah pada penelitian ini menggunakan algoritma program dinamis dengan pendekatan forward recursive equation, dimana hanya menggunakan 1 kali perhitungan perjalanan tanpa arah sebaliknya dan perbandingan menggunakan software WinQSB. Hasil penelitian ini menghasilkan rute terpendek sebesar 33,4 Km dengan rute yaitu CV. Bintang Jaya–Sukamaju–Sukamanah–Cipeucang–Gandoang–Mekarsari–Cileungsi Kidul–Cileungsi–Nagrak–Cikeas Udik–Leuwinanggung–Jl. Raya Tapos 40-46–Sukatani–Sukamaju Baru–PT. Yanmar Diesel Indonesia. Dari jarak yang diperoleh terdapat pengurangan ongkos perjalanan menjadi Rp 40.000 – Rp 60.000 untuk sekali perjalanan. Model algoritma program dinamis dapat menyelesaikan permasalahan pemilihan rute dan penghematan ongkos pengiriman.