cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Priyadi, Sugeng
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spirit of Indonesia yang tercermin dalam local wisdom itu dilatarbelakangi oleh tribal society kat dari suku-suku bangsa yang beraneka. Masyarakat Indonesia perlu melakukan gerakan renaissance terhadap budaya tribal dengan langkah berubahnya mitos menjadi logos. Mitos-mitos tribal menjadi inspirasi bangsa untuk menggali kekayaan local wisdom agar diperoleh sumber ilmu sepertinya mitologi Yunani. Kompleksitas sikap yang didasarkan nilai-nilai mengarahkan kepada kebiasaan hidup yang lebih baik dan maju yang disebut etos. Etos tersebut menggerakkan masyarakat Indonesia untuk mengambil langkah-langkah redifinisi, sinkretisasi, akulturasi, revitalisasi, dan reengenering untuk menghadapi globalisasi.Kata Kunci : spirit of Indonesia, local wisdom, tribal society, mitos, logos, etos, redifinisi, sikretisasi, akulturasi, revitalisasi, dan reengenering.
ANALISIS PROFITABILITAS DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI GULA KELAPA BERBASIS POTENSI LOKAL Budiningsih, Sulistiyani; Watemin, Watemin
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menganalisis profil kinerja pengrajin industri gula agro sawit berbasis potensi lokal di VillageWatuagung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, (2) untuk menganalisis profitabilitas gula aren pengrajin agroindustri berbasis potensi lokal, dan ( 3) untuk menganalisis nilai tambah gula aren pengrajin industri agro berbasis potensi. Survei yang dilakukan metode penelitian. Populasi penelitian meliputi pengrajin berbasis lokal aren di Desa Watuagung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif statistik sederhana. Hasil analisis menunjukkan pengrajin responden berusia 16 (80%) milik kehidupan produktif mayoritas 12 orang (60%) hanya pendidikan formal terakhir untuk sekolah dasar. Rata-rata lama kewirausahaan antara 4-20 tahun sebanyak 12 orang (60%) dan jumlah tanggungan keluarga mayoritas responden 17 orang (85%) untuk 2 orang. Mayoritas pengrajin yang pemilik pohon kelapa dan produsen gula kelapa oleh 15 orang (75%). Pada kepemilikan rata sebanyak 17 batang pohon kelapa. Dalam melakukan gula aren agroindustri mengandalkan modal ventura sendiri 12 orang (60%). Rata-rata total produksi responden gula aren antara 4-6 kg / hari sebanyak 11 orang (55%) dengan teknologi yang masih layak tradisional dan harga rata-rata produk Rp. 9.400, -. Desain produksi semua responden (100%) dikemas dalam plastik dalam bentuk setengah lingkaran. Penjualan produk sistem dari 18 orang (90%) melalui perantara dan jangkauan pemasaran di samping pasar lokal / desa telah menembus pasar regional. Nilai pengrajin gula aren agroindustri profitabilitas adalah 44,54 persen, artinya setiap input pengguna Rp.1.00 akan menghasilkan keuntungan Rp.44.54. Dapat disimpulkan pengrajin gula aren agroindustri berbasis potensi lokal di VillageWatuagung masih cukup menguntungkan karena nilai profitabilitas> 0 Gula aren agroindustri berbasis sumber daya lokal di Kecamatan Village Watuagung Tambak Kabupaten Banyumas telah kesempatan untuk dikembangkan, hal ini terlihat dari perhitungan nilai tambah Rp.1107.05 / kilogram. Rata-rata penerimaan yang diterima oleh produsen Rp.1.566 juta per bulan dan keuntungan rata-rata Rp 482,587.5 dengan rata-rata produksi gula aren berbasis potensi lokal dari 162,25 kilogram per bulan.Kata kunci: gula aren, agroindustri
FATIGUE PADA PASIEN GAGAL GINJAL TERMINAL (GGT) YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO Sodikin, Sodikin; Suparti, Sri
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Fatigue adalah  keluhan  umum pasien hemodialisis, prevalensi fatigue sekitar 44,7- 97% dari ringan sampai berat. Fatigue dapat disebabkan oleh faktor fisiologis, akumulasi sampah metabolik, konsumsi energi berlebihan, kehilangan nafsu makan, inaktifitas fisik, distress emosional, usia, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, durasi dialisis, dan anemia. Fatigue dapat menyebabkan penurunan fungsi fisik dan kemampuan aktivitas sehari-hari, kualitas hidup yang lebih buruk, serta mengurangi kelangsungan hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dan tingkat fatigue pasien Gagal Ginjal Terminal yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dan teknik total sampling yaitu 103 responden. Instrumen menggunakan kuesioner Piper Fatigue Scale (PFS-12) dan analisis mengunakan uji Chi Square.  Hasil penelitian sebagian besar responden mengalami tingkat fatigue sedang (67%) diikuti fatigue ringan dan berat (16,5%). Tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, riwayat pekerjaan, pendidikan, akses hemodialisis, frekuensi hemodialisis, nilai Hb, IMT dan lama menderita GGT dengan tingkat fatigue pasien hemodialisis dengan p value >0,05. Terdapat hubungan signifikan antara riwayat olahraga dengan tingkat fatigue pasien hemodialisis dengan nilai p value <0,02 (p value <0,05).  Dar penelitian in disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat fatigue sedang dan terdapat hubungan signifikan antara riwayat olahraga dengan tingkat fatigue. Penting sekali bagi tenaga kesehatan untuk melakukan pengkajian fatigue pada pasien yang menjalani hemodialisis . Kata Kunci : fatigue, hemodialisis, Gagal Ginjal Terminal (GGT)
PERBAIKAN METODE PENCAMPURAN-PEMANASAN ADONAN UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI BAKPIA KEMUSUK Kanetro, Bayu
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapasitas produksi perajin Bakpia Kemusuk Argomulyo Sedayu Bantul DIY belum dapat memenuhi permintaan pasar, khususnya pada saat liburan. Permasalahan ini disebabkan oleh pencampuran danpemasakan bakpia masih dikerjakan secara manual. Metode proses ini masih menggunakan pemanasan/pemasakan secara terbuka, sehingga bakpia dapat terkontaminasi dari udara disekelilingnya. Industri rumah tangga (IRT) bakpia Kemusuk mendapatkan bantuan mesin pencampur-pemasakan dari program IbM tahun 2015. Industri juga mendapatkan pelatihan metode untuk menggunakan mesin yang diberikan dan proses pembuatan bakpia yang sebaiknya bisa sesuai dengan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar dengan sanitasi yang baik. Hasil program IbM menunjukkan bahwa 2 perajin bakpia mengapresiasi dan mengetahui materi penyuluhan tentang metode pengolahan yang sesuai kapasitas produksi dengan sanitasi yang baik. IRT dapat mengoperasikan mesin pencampur-pemasakan tertutup untuk produksi bakpia sehingga meningkatkan kapasitas produksi sesuai permintaan pasar.Kata kunci: bakpia, industri rumah tangga/perajin, kapasitas produksi, mesin pencampur-pemasakan.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN GIZI SEIMBANG BERBASIS SEKOLAH TERHADAP PERBAIKAN PERILAKU GIZI DAN BERAT BADAN SISWA OBESITAS Hastuti, Weni; Prabowo, Anis
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas atau kegemukan adalah suatu keadaan yang terjadi apabila kuantitas fraksi jaringan lemak tubuh dibandingkan berat badan total lebih besar dari normal (prevalensi overweight dan obesitas pada anak-anak di negera berkembang menunjukkan kecenderungan terjadinya peningkatan. Kegemukan dan obesitas pada anak dapat meningkatkan risiko timbulnya pelbagai keluhan dan penyakit pada anak.Upaya penanganan obesitas pada anak merupakan isue yang masih penting sampai saat ini, karena obesitas yang terjadi pada masa anak ataupun remaja memiliki risiko tinggi terhadap angka kesakitan berbagai macam penyakit sebagaimana terjadi pada orang dewasa. Tujuan untuk mengevaluasi efektifitas  pembelajaran gizi seimbang berbasis sekolah terhadap perbaikan perilaku gizi dan berat badan siswa obesitas di sekolah dasar. Jenis penelitian eksperimental, dengan desain  eksperimen pretest-postest control group design. Pengambilan sampel tehnik purposive dengan n: 60. Hasil penelitian dengan uji t-test. Hasil uji t berpasangan  bahwa perbaikan perilaku gizi dengan nilai  0,000 (p<0,05), hasil uji t berpasangan Perbaikan Berat Badan dengan nilai significancy 0,000 (p<0,05), nilai  t tidak berpasangan pada perbaikan perilaku gizi: 0,000 (p <0,05). Hasil uji t tidak berpasangan Perbaikan Berat Badan 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: terdapat perbedaan yang bermakna nilai Perbaikan gizi sebelum dan sesudah pembelajaran  gizi seimbang pada nilai kelompok intervensi dan kontrol. Ada perbedaan yang bermakna nilai Berat Badan siswa antara kelompok intervensi dan kontrol.Kata kunci : Pembelajaran gizi seimbang, perilaku gizi, berat badan
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PILAR KEBANGSAAN DI PERGURUAN TINGGI Winarno, Winarno
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar Pendidikan Kewarganegaraan untuk perguruan tinggi perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan perkembangan ilmu dan perubahan kurikulum. Keluarnya amanat Undang-undang No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, bahwa Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi mencakup Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, menuntut adanya pengembangan bahan ajar untuk PKn di perguruan tinggi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar (materi pembelajaran ) PKn perguruan tinggi tetap mengacu pada ketentuan dalam Surat Keputusan Dirjen Dikti No. 43 Tahun 2006. Masuknya pesan akan empat pilar kebangsaan sebagai materi PKn dipandang sebagai hal-penting  dan dapat diintegrasikan kedalam materi yang telah ada. Pesan akan empat pilar kebangsaan tersebut diorganisasikan secara kreatif ke dalam materi yang ada sehingga materi-materi PKn perguruan tinggi memiliki nilai dan mencerminkan pesan dari empat pilar kebangsaan tersebut. Disisi lain pengembangan materi ke dalam buku teks ajar PKn dilakukan agar memenuhi kreteria ilmiah dan psikologis untuk tujuan pembelajaran. Kata kunci : PKn, Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika
EKSISTENSI KELEMBAGAAN SOSIAL DAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN MIX FARMING Santosa, Imam; Iqbal, Achmad
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema penelitian ini adalah eksistensi kelembagaan sosial dan ekonomi dalam pemberdayaan masyarakat petani di pedesaan termasuk di daerah pariwisata. Kelembagaan  sosial ekonomi memiliki energi sosial dalam membangun perekonomian masyarakat petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi kelembagaan sosial ekonomi dalam pengembangan mix farming di pedesaan kawasan agrowisata. Lokasi penelitian di Kawasan Agrowisata Baturaden, Kabupaten Banyumas dan Kawasan Agrowisata Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ialah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha mix farming  oleh responden mendapat dukungan yang signifikan dengan adanya  beberapa lembaga sosial ekonomi. Eksistensi beberapa lembaga ini telah muncul untuk memenuhi kepentingan: difusi teknologi pertanian, simpan pinjam, pemasaran produk, masyarakat kepariwisataan, kegiatan sosial dan seni lokal. Setiap lembaga sosial ekonomi memiliki fungsi yang berbeda. Namun, fungsi dari masing-masing lembaga tersebut saling melengkapi. Keberadaan lembaga sosial ekonomi dari difusi teknologi dan pemasaran produk memberi dukungan terkuat (50 persen) terhadap pengembangan usaha mix farming. Tak dapat dipungkiri, eksistensi setiap lembaga sosial ekonomi masih perlu terus disesuaikan secara luwes.  Hal ini dibutuhkan untuk mendukung lebih intensif lagi pengembangan usaha mix farming yang dikelola para responden di kedua kawasan agrowisata tersebut.Kata Kunci:  eksistensi, kelembagaan sosial ekonomi dan usaha mix farming.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KADAR VITAMIN D DAN KALSIUM PADA LANJUT USIA MELALUI TRANSFER TEKNOLOGI DAN PENDAMPINGAN DI DESA DAWUHAN, KECAMATAN PADAMARA, KABUPATEN PURBALINGGA Saryono, Sayonoo; Nani, Desiyani; Proverawati, Atikah
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeroposan tulang sering terjadi seiring dengan peningkatan usia. Usia lanjut merupakan usia yang rentan untuk terjadi osteoporosis. Desa Dawuhan merupakan salah satu desa dengan keluhan nyeri akibat pengeroposan tulang (osteoporosis) yang tinggi. Salah satu penyebab terjadinya osteoporosis adalah defisiensi vitamin D dan kalsium. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan lanjut usia dalam memilih sumber makanan tinggi kalsium dan vitamin D sebagai upaya pencegahan osteoporosis. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah peningkatan pengetahuan tentang penyakit osteoporosis dan upaya pencegahannya, alih teknologi pemilihan dan penyusunan menu makanan serta pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan pre dan post test serta  .Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre test sebesar 57, sedangkan nilai rata-rata post tes adalah 89. Berdasarkan hasil uji t berpasangan, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan ketrampilan lanjut usia meningkat secara signifikan setelah kegiatan. Alih teknologi dan pendampingan tentang penyakit osteoporosis dan pencegahannya dapat meningkatkan pengetahuan tentang kadar vitamin D dan kalsium lanjut usia.Kata Kunci: vitamin D, Kalsium, Lanjutusia, Osteoporosis
CRITICAL DEBATE UNTUK MENDORONG MAHASISWA BERPENDAPAT Khusnia, Aulia Nisa
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada mahasiswa dengan metode critical debat.  Kompetensi tersebut berfokus pada 5 kriteria dalam aspek berbicara seperti kelancaran, pemahaman, pelafalan, grammar, dan kosa kata. Permasalahan terjadi karena mahasiswa tidak dapat mengemukakan pendapat dengan baik. Sehingga, peneliti menggunakan critical debate untuk menstimulasi kemampuan mahasiswa dalam membangun ide dan berpendapat. Peneliti mengembangkan metode debat di kelas, dan menggali kemampuan mahasiwa untuk berpendapat. Tes berbicara digunakan dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 mahasiswa dalam kelas Extended Speaking. hasil dari penelitian ini adalah 9 mahasiswa mendapatkan nilai A, 15 mahasiswa mendapatkan nilai B+, dan 9 mahasiswa mendapatkan nilai B. Hasil penelitian ini mendeskrepsikan 3 kriteria meningkat tajam. Ketiganya adalah pemahaman., kosa kata, dam pelafalan. Tiga cara dalam penyampaian dan beropini yaitu ditemukan dalam 3 tahapan. Tahap pertama adalah pemberian topic dimana motion dari denat diberikan kepada mahasiswa. Tahap kedua adalah pembagian kelompok affirmative dan negative. Tahapan ketiga adalah pembangunan kasus. Pada tahapan ini dibuat kerangka untuk berpendapat yang didukung oleh pembuatan pernyataan dalam background, team line dan team split. Kata Kunci :  Critical Debate, Speaking,  dan Speaking Aspects
File cover dan daftar isi Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian Semnas LPPM 2015 admin, admin
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berisi File cover dan daftar isi Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian Semnas Hasil - Hasil Penelitian dan Pengabdian  LPPM 2015, tanggl 26 September 2015