cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
PUJANGGA: Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 24431478     EISSN : 24431486     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
NILAI PENDIDIKAN DAN MORAL DALAM NOVEL “DENDAM” SI YATIM-PIATU KARYA SINTHA ROSSE Supriyantini Supriyantini; E Zaenal Arifin
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v5i1.731

Abstract

ABSTRACTNovel Dendam si yatim Piatu by Sintha Rose is a work of the writer's creativity in describing the life of themain character. The study aims to describe (a) educative values and (b) moral values in this novel. Themethod used is descriptive qualitative and literature study. The theoretical framework in this study is thenature of literature, the benefits of literature for teaching literature. The findings of this study is the existanceof the educative values cover the value of education, faith, intellectual, psychology, moral, and the value ofphysical education. Human values that elevate standard and the dignity of the main character from zero tohero. The faith and intellectual values go together and complement each other. Allah will exalt in degreethose of you who believe and those who have been granted. The moral values found in this novel arereligious, individual, and social values. The main character of this novel has a "charming" personality, healways thinks positively in the life that he has been through.Keywords: Creativity, educative values, moral values, human values.ABSTRAKNovel Dendam si Yatim-Piatu karya Sintha Rosse merupakan hasil kreativitas penulis dalammenggambarkan kehidupan tokoh utama. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan (a) nilai-nilaipendidikan dan (b) nilai-nilai moral yang ada di dalam novel ini. Metode yang digunakan adalah metodedeskriptif kualitatif dan studi pustaka. Kerangka teori dalam penelitian ini adalah hakikat sastra, manfaatsastra bagi pengajaran sastra, Penelitian ini menemukan nilai-nilai pendidikan di dalam novel ini antara lainnilai pendidikan, nilai pendidikan keimanan, nilai pendidikan intelektual, nilai pendidikan psikis, nilaipendidikan akhlak, dan nilai pendidikan fisik. Nilai kemanusiaan yang mengangkat harkat dan martabat tokohutama dari yang tidak ada apa-apanya dan tidak terpikir akan menjadi apa-apa, di penghujung cerita memilikisegalanya karena dia bisa meraih cita dan asanya. Adapun nilai keimanan dan intelektual beriring dan salingmelengkapi. Allah akan mengangkat derajat hambanya yang beriman dan berilmu satu tingkat lebih tinggidibandingkan dengan manusia yang tidak beriman dan berilmu. Nilai-nilai moral yang ditemukan di dalamnovel ini adalah nilai moral religius, nilai moral individual, dan nilai moral sosial. Tokoh utama memilikimoral yang sangat ―memesona‖, ia selalu berpikir positif dalam kehidupan yang ia jalani.Kata Kunci: kreativitas, nilai pendidikan, nilai moral, nilai kemanusiaan
BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR: SUATU ANCANGAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA Kasno Atmo Sukarto
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v4i2.702

Abstract

ABSTRAKArtiel berjudul Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar: Suatu Ancangan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa ini bertujuan untuk memaparkan ikhwal penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar ber-dasarakan konteks pemakaian. Berdasarkan konteks pemakaian, bahasa Indonesia terdapat dua bentuk yai-tu penggunaan bahasa Indonesia secara lisan dan tertulis. Metode penulisan ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan hal hal yang berkaitan dengan masalah yang ditemukan dalam sumber da-ta dan data yang terdapat dalam buku, surat kabar dan papan nama. Analisis memaparkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar yakni kesalahan penerapan ejaan, diksi, singkatan dan pengalimatan. Hasil analisis,vbahasa yang baik mencakup kriteria topik pembicaraan, tujuan pembicaraan, teman ber-bicara, tempat, dan bernalar, sedangkan bahasa yang benar menerapkan kaidah bahasa Indonesia yang ber-laku mencakup kriteria tata bahasa, bentuk kata, fonologi, ejaan, dan makna.Kata Kunci: Bahasa Indonesia, baik, benarABSTRACTThe article entitled Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar: An Approach to Language Process and De-velopment aims to explain the use of Indonesian language correctly and properly based on context . Based on the context of use, Indonesian language consists of two forms, which are spoken and written. This writ-ing method is a qualitative descriptive method that describes things related to the problems found in the source of data and the data contained in books, newspapers, and nameplate. The analysis describes the use of Indonesian language correctly and properly which includes errors in the application of spelling, ju-risdiction, abbreviations and slander. The results of the analysis are that a good language includes topic of conversation, purpose of conversation, interlocutor, place, and reason, while the correct language applies the applicable Indonesian language rules, which are grammar, word form, phonology, spelling and mean-ing. Keywords: Indonesian, properly, correctly
THE EFFECTS OF TEACHING MEDIA AND GRAMMAR MASTERY TOWARDS STUDENTS’ SPEAKING SKILL AT STATE JUNIOR HIGH SCHOOLS IN TANGERANG BANTEN Fiza Asri Fauziah Habibah
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v4i2.704

Abstract

ABSTRACTThe research aims to know the effect of teaching media and grammar mastery towards students‘ speaking skill. This research was conducted at State Junior High Schools Cisauk Tangerang Banten with 574 population and the sample was 60 students which was gained through simple random sampling. This research is a kind of ex-periment method which means to give the different treatments upon two students‘ learning groups. The collec-tion of the data is done by giving multiple choice test. The gain data was then analyzed by using descriptive analysis. The research findings show that there is a significant effect of teaching media towards students‘ speaking skill at State Junior High Schools Cisauk in Tangerang Banten, there is a significant effect of grammar mastery towards students‘ speaking skill at State Junior High Schools Cisauk in Tangerang Banten, and there are significant interactive effects of teaching media and grammar mastery towards students‘ speaking skill at State Junior High Schools Cisauk in Tangerang Banten. Therefore, it can be recommended that the teachers should provide teaching media in teaching speaking skill and the students should have a good grammar mastery to have a good speaking skill.Keywords: Teaching Media, Grammar Mastery, Speaking SkillABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran dan penguasaan tata bahasa terhadap kemampuan berbicara siswa. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah Sekolah Menengah Pertama di Cisau, Tan-gerang, Banten dengan jumlah populasi sebanyak 574 orang siswa dan sampel sebanyak 60 orang siswa yang didapat dari teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu memberikan perla-kuan berbeda terhadap dua kelompok siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes pilihan gan-da. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan descriptive analysis. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh media pembelajaran terhadap kemampuan berbicara siswa di SMPN Cisau, Tangerang, Ban-ten, terdapat pengaruh penguasaan tata bahasa terhadap kemampuan berbicara siswadi SMPN Cisauk, Tange-rang, Banten, dan terdapat pengaruh interaktif yang signifikan media pembelajaran dan penguasaan tata bahasa terhadap kemampuan berbicara sisw di SMPN Cisauk, Tangerang, Banten. Oleh karena itu, para guru dianjur-kan untuk menyediakan media pembelajaran dalam pengajaran berbicara dan para siswa hendaknya menguasai tata bahasa yang baik agar mempunyai keterampilan berbicara yang baik.Kata Kunci: pengaruh media, penguasaan tata Bahasa, kemampuan berbicara
ASPEK FEMINISME TOKOH UTAMA NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN 2 Nani Suryamah
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v4i2.710

Abstract

ABSTRAKPenelitian berjudul Aspek Feminisme Tokoh Utama Novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 bertujuanmendeskripsikan aspek feminisme radikal, reproduksi, seksualitas, relasi kuasa, dan dikotomi. Metode yangdigunakan untuk menganalisis novel ini adalah metode deskritif kualitatif.Hakikat feminism menerapkan teori Hannam yang menyatakan bahwa pengakuan tentang ketidakseimbangankekuatan antara dua jenis kelamin, dengan peranan wanita berada dibawah pria dan penekanan pada otonomiwanita. Hasil penelitian sebagai berikut, jumlah temuan adegan dari kedua nilai tersebut mencapai 40 temuanadegan. Jika diuraikan satu persatu yang didapati dari nilaisosial sosial terdapat nilai Diktomi yang ditemukanmencapai 9 temuan adegan dengan presentase 22,50% ,nilai Relasi kuasa mencapai 20 temuan adegan denganpresentase 50%, nilai Seksualitas mencapai 8 temuan adegan dengan presentase 20%,dan nilai Reproduksimencapai 3 temuan adegandengan presentase 7,50%.Kata Kunci : Novel, femenisme, nilai sosialABSTRACTThe study entitled Aspek Feminisme Tokoh Utama Novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 aims to describe aspectsof radical feminism, reproduction, sexuality, power relations, and dichotomy.This study used qualitative descriptive method.The essence of feminism applies Hannam's theory which statesthe recognition of the power imbalance between two genders, men and women, when women in male- dominateddomains and that the emphasis on female autonomy. The results of the study shows there are 40 scenes findingsbased on the theory above. 9 scenes with a percentage of 22.50% from social value, 20 scenes with a percentageof 50% from relation value, 8 scenes with a percentage of 20% from sexuality value, 3 scenes with a percentageof 7.50% from reproductive value.Keywords: Novel, feminism, social value
PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA KARYA TULIS ILMIAH OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA Kasno Atmo Sukarto
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v6i1.849

Abstract

ABSTRAK Dalam tulisan tugas karya ilmiah mahasiswa Jurusan Manajemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN “Veteran” Jakarta, masih dijumpai adanya kesalahan penerapaan ejaan, diksi, dan pengalimatan yang kurang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan penerapan ejaan, diksi, dan kalimat efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode desktiptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan data yang terpilih yang terkait dengan kesalahan ejaan, diski, dan kalimat efektif. Adapun acuan untuk menganalisis data penulis menggunakan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, edisi tahun 2016. Untuk menganalisis pengalimatan, penulis mengacu pada Bahasa Indonesia: Dasar-Dasar Pengembangan Kepribadian, edisi tahun 2018. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam tugas karya ilmiah mahsiswa, terdapat kesalahan seperti berikut. 1) Penerapan ejaan khusunya penulisan singkatan nama sifat Tuhan, singkatan gelar, penulisan nama dalam sebuah kutipan, dan Penulisan unsur-unsur bahasa asing. 2) pilihan kata yang kurang tepat yang belum sesuai dengan konteksnya. 3) Terdapat kekeliruan dalam membuat kalimat, seperti kurang cermat dalam menyikapi ekonomi bahasa, konjungsi, dan ketikdakjelasan subjek. Kata Kunci: ejaan, diksi, pengalimatan ABSTRACT In writing of scientific assignments of the Accounting Management Department’s students, Faculty of Economics and Business, UPN "Veterans" Jakarta, there are still spelling errors, diction, and ineffective wording. This study aims at describing the errors in the application of spelling, diction and effective sentences. The method used in this research is a qualitative descriptive method, which describes the selected data related to spelling errors, discourse, and effective sentences. The writer used Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, 2016 edition, as reference. To analyze the wording, the writer refers to Bahasa Indonesia: Dasar-Dasar Pengembangan Kepribadian, 2018 edition. The findings are; 1) Application of the spelling especially writing the abbreviation for the name of the attribute of God, abbreviation for the title, writing the name in a quote, and writing the elements of a foreign language. 2) improper choice of words that do not fit the context. 3) There are mistakes in making sentences, such as inaccuracy in dealing with the economics of language, conjunctions, and typing obscurity of the subject. Keywords: spelling, diction, wording
KEMAMPUAN ORANG TUA DALAM MENANGGAPI BAHASA PESAN SINGKAT ANAK-ANAK TERHADAP ETIKA BERBAHASA Eka Septiani; Sri Mulyani; Nur Indah Sari
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v6i1.850

Abstract

ABSTRAK Perkembangan media sosial yang digunakan khususnya oleh anak-anak hendaknya diiringi dengan pengetahuan orang tua dalam menanggapi etika berbahasa mereka dalam kehidupan mereka sehari-hari. Etika berbahasa yang perlu mendapat tanggapan atau pengawasan dalam penggunaan media sosial adalah penggunaan SMS dan Chatting dalam hal ini Whatsapp. SMS dan Chatting merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif di era sekarang ini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan wawasan atau pengetahuan orang tua mengenai penggunaan media sosial, (2) dapat menjaga komunikasi antara orang tua dan anak, (3) meningkatkan kepekaan orang tua dalam mengawasi penggunaan bahasa anak-anak dalam menggunakan media sosial, (4) menjaga etika berbahasa dalam menggunakan media sosial di kehidupan sehari-hari dengan memperbaiki penggunaan bahasa mereka. Kegiatann ini sebagai upaya memberikan wawasan atau pengetahuan pada orang tua dalam menanggapi etika berbahasa anak-anak mereka dalam menggunakan media sosial dengan cara memperbaiki penggunaan bahasa anak-anak mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yanitu mendeskripsikan, mencatat, menganalisis dan menginterpretasikan data yang diperoleh. Hasilnya ditemukan dua puluh enam kelompok interjeksi yang dihunakan pada akun Youtube Malam Malam Net. Penelitian ini juga menemukan kelompok makna interjeksi yaitu interjeksi yang menyatakan peringatan, ekspresi, keheranan,kekhawatiran, terkejut, kepasrahan, pengetatuan baru, pemikiran, dan penegasan. Kata kunci: Kemampuan Orang Tua, Bahasa Pesan Singkat Anak, dan Etika Berbahasa ABSTRACT The development of social media that is used specifically by children must be accompanied by knowledge of parents in responding to the language ethics they use in their daily lives. Language ethics that need to get a response or supervision in the use of social media is the use of SMS and chat in this case Whatsapp. SMS and chat is one of the effective means of communication in the current era. This program aims to (1) improve parents' knowledge or knowledge about the use of social media, (2) can maintain communication between parents and children, (3) increase sensitivity of parents in supervising children's language use in using social media, (4) maintain language ethics in using social media in everyday life by improving the use of their language. This activity is an effort to provide parents with insight or knowledge in responding to the language ethics of their children in using social media by improving their children's language use. The method used in this research is descriptive qualitative method, which describes, records, analyzes and interprets the data obtained. The result was found twenty-six interjection groups that were used on the Youtube Malam Malam Net account. This study also found a group of meanings of interjection namely interjection which stated warning, expression, wonder, worry, surprise, resignation, new unity, thought, and affirmation Keywords: Skill of Parents, Children’ Short Message Language, and Language Ethic
PENGGUNAAN HURUF KAPITAL PADA KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MUHAMMADIYAH 17 CIPUTAT Fatimah Fatimah; As'ad As'ad
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v6i1.851

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih banyaknya kesalahan penulisan huruf kapital yang dilakukan siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 17 Ciputat pada saat menulis karangan narasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesalahan penggunaan huruf kapital pada karangan narasi siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 17 Ciputat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi dan metode observasi. Penggunaan huruf kapital yang akan dibahas adalah tingkat ketepatan penggunaan huruf kapital sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Diperoleh hasil bahwa tingkat ketepatan penggunaan huruf kapital yang sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) secara umum berada pada tingkat cukup baik (41--60) tepatnya 58,2% yang sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Kata Kunci: Huruf Kapital, Karangan Narasi, Siswa ABSTRACT This research is motivated because there are still many mistakes in writing capital letters made by students of class VII Ciputat Muhammadiyah 17 Junior High School when writing narrative essays. This study aims to determine the level of error in the use of capital letters in the narrative essay of VII grade students of SMP Muhammadiyah 17 Ciputat. The method used in this research is the description method and the observation method. The use of capital letters that will be discussed is the level of accuracy of the use of capital letters according to the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI). The results show that the level of accuracy of the use of capital letters in accordance with the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI) in general is at a fairly good level (41-60) to be exact 58.2% in accordance with the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI). Keywords: Capital Letter, Narrative Essay, Students
USAGE OF YOU TUBE- BASED VIDEOS IN LEARNING DAILY ENGLISH CONVERSATION FOR CHILDREN AT ASRAMA YATIM MIZAN AMANAH, SALIHARA, PASAR MINGGU, SOUTH JAKARTA Evi Jovita Putri; Gilang Ilham Agustinus; Intan Kusuma Wardhani
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v6i1.852

Abstract

ABSTRACT This research aims to analyze the effectiveness of YouTube-based videos as a media in learning daily English conversation for children and to identify factors affecting learning daily English conversation for children by using YouTube-based videos as a media. To obtain the aims, this research uses six children whose ages vary from ten to twelve years old lived in Asrama Yatim Mizan Amanah located at Jalan Salihara, Pasar Minggu, South Jakarta as the source of data. Descriptive qualitative method is applied as the research design. In collecting data, the researchers gather the result of learning activities in pre-tests, treatments, and post-tests. Meanwhile, in analyzing the data, the researchers compare the children’s pre-test score with their post-test score to see the development of learning which show their competence before and after being treated. in this case, the research is focused on two topics, Greeting and Introduction in English. The children are introduced some expressions of greeting and introduction in English children by using YouTube-based videos, then some roleplays or conversation containing expressions of greeting and introduction are shown to the children by watching together YouTube-based videos. The last, the children are asked to recognize and practice the expression of greeting and introduction in English. The result shows that the usage of YouTube based video as a media in learning daily English conversation for children is considered effective. Four out of six children are able to memorize new expressions of both greeting and introduction in English, whereas the two other children remains stagnant after learning using YouTube based videos. It is found that there are factors that affect learning English for children by using this media, they are; personality, motivation and attitude, intelligent, learners’ belief, and personality. The most influential factors affecting learning are motivation and attitude. The successful children have these factors stronger rather than the stagnant children. Based on the result, the effectiveness in learning English using YouTube-based videos will be stronger if it is supported by an interactive and conducive learning atmosphere. The learning atmosphere should be considered to achieve a stronger speaking English proficiency. Key words: YouTube based-videos, language learning, daily English conversation ABSTRAK Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis keefektifan penggunaan video berbasis YouTube sebagai media dalam belajar percakapan bahasa Inggris sehari-hari pada anak-anak dan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pembelajaran percakapan bahasa Inggris sehari-hari pada anak-anak yang menggunakan video berbasis YouTube. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menjadikan enam orang anak berumur sepuluh hingga dua belas tahun yang tinggal di Asrama Yatim Mizan Amanah Jalan Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sebagai sumber data. Penelitian ini menggunakan metode descriptive qualitative. Disini, proses pengumpulan data meliputi pengumpulan hasil pre-tests, treatment, dan post-test. Sementara itu, proses analisis data dilakukan dengan cara membandingkan skor pre-test dengan skor post-test pembelajar untuk melihat perkembangan pembelajaran yang menunjukkan perkembangan anak-anak sebelum dan sesudah pembelajaran. Penelitian difokuskan pada dua topik pembelajaran yaitu sapaan dan perkenalan bahasa Inggris. Dalam hal ini anak-anak diajak mengenal ekspresi sapaan dan perkenalan dalam Bahasa Inggris melalui video yang ada pada YouTube. Kemudian menonton beberapa simulasi dari perilaku menyapa dan berkenalan dalam Bahasa Inggris juga melalui video You-Tube. Pada tahap terakhir, para pembelajar ini diminta untuk berlatih mengingat dan mempraktekkan ungkapan sapaan dan perkenalan dalam Bahasa Inggris Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video berbasis YouTube sebagai media belajar percakapan bahasa Inggris sehari-hari adalah efektif. Empat dari 6 anak mampu mengingat kosakata sapaan dan perkenalan yang baru secara signifikan setelah belajar menggunakan media video berbasis You Tube, meskipun ada 2 anak yang tidak mengalami peningkatan. Ada beberapa faktor yang memengaruhi pembelajaran pada anak-anak tersebut diantaranya kepribadian, motivasi dan sikap, kecerdasan, dan keyakinan. Faktor yang paling berpengaruh pada pembelajaran adalah motivasi dan sikap. Anak-anak yang mengalami peningkatan belajar yang pesat memiliki faktor motivasi dan sikap yang lebih kuat dibanding anak-anak yang tidak mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut, keefektifan dalam belajar percakapan Bahasa Inggris sehari-hari menggunakan video YouTube menjadi lebih besar jika didukung oleh atmosfer belajar yang interaktif dan kondusif. Hal ini mesti diperhatikan guna mencapai kemampuan Bahasa Inggris lisan yang lebih baik. Kata Kunci: Video YouTube, Pembelajaran Bahasa, Percakapan dasar dalam Bahasa Inggris.
INTERJEKSI CLICKBAIT HEADLINE PADA YOUTUBE “MALAM MALAM NET”: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK Zhafran Fatih Ananda; Mulyadi Mulyadi
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v6i1.853

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk dan makna interjeksi yang terdapat pada akun youtube “malam malam net”, serta melihat bagaimana clickbait headline digunakan pada akun youtube yang saat ini sering terjadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan secara tepat jenis-jenis interjeksi, penggunaan interjeksi, serta penggunaan clickbait headline yang digunakan. Bentuk interjeksi yang digunakan yakni : hey, balik aing, sst, wah, eh, kok, lah, ampun dah, yaelah, ah elah, aduh, dah, loh, aduh biyung, wow, waduh, hah, yaa, duh, oh, wih, hmm, mah, deh, nih, sih. Hasil penelitian ini adalah ditemukan adanya kelompok makna interjeksi yaitu interjeksi yang menyatakan peringatan, interjeksi ekspresi keheranan, interjeksi ekspresi kekhawatiran, interjeksi ekspresi terkejut, interjeksi menunjukkan kepasrahan, interjeksi menunjukkan baru mengetahui sesuatu, interjeksi ekspresi memikirkan sesuatu, dan interjeksi ekspresi menegaskan suatu keadaan atau perilaku. Kata Kunci : Interjeksi, Clickbait Headline, Malam Malam Net ABSTRACT This study aims to reveal the form and meaning of the interjection contained in the YouTube account "Malam Malam Net", and see how clickbait headlines are used on YouTube accounts that currently often occur. This research used descriptive qualitative research methods. The method aims to describe precisely the types of interjection, the use of interjection, and the use of the clickbait headline used. The form of interjections used are: hey, balik aing, sst, wah, eh, kok, lah, ampun dah, yaelah, ah elah, aduh, dah, loh, aduh biyung, wow, waduh, hah, yaa, duh, oh, wih, hmm, mah, deh, nih, sih. Through this study, it is found that there is a group of interjection meanings namely interjection which states warning, interjection of expression of wonder, interjection of expression of concern, interjection of expression of surprise, interjection shows resignation, interjection shows new knowledge, interjection of expression of thought of something, and interjection expression of affection expresses a state situation or behavior. Keywords : Interjection, Clickbait Headline, Malam Malam Net
NEGATIVE POLITENESS STRATEGIES OF AHOK’S STATEMENTS IN MATA NAJWA TALK SHOW Sri Hartati
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v6i1.854

Abstract

ABSTRACT As one of politeness strategy, negative politeness expressed about how the speaker raises the addressee by paying him positive face of a particular kind which satisfies the addressee’s want to be treated as superior and also the speaker try humbles and abases himself. The aim of this research is to find out Ahok’s negative politeness in Mata Najwa Talk Show. The method used in this research is qualitative method. The results showed that the strategies are used by Ahok mostly are hedges or hedging, pluralization of you and I pronouns, and question. He used using this negative politeness strategy Ahok tried not to take the responsibility directly and Ahok also maintained to save the adressee face. Keywords: negative politeness, positive politeness, face, hedge, saving face ABSTRAK Sebagai salah satu strategi kesopanan, kesantunan negatif merupakan suatu strategi yang digunakan oleh penutur yang meninggikan mitra tuturnya dengan menjaga muka positifnya. Penutur berusaha memperlakukan mitra tuturnya dengan cara meninggikan posisi mitra tuturnya dan penutur juga merendahkan posisinya guna menjaga muka mitra tuturnya.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kesantunan negatif yang digunakan oleh Ahok dalam Talk Show Mata Najwa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penulisan ini menunjukkan bahwa strategi kesantunan negative yang sering digunakan oleh Ahok dalam Mata Najwa Talk show berupa hedging, penggunaan pronomina bentuk jamak untuk menggantikan saya dan kamu, dan penggunaan bentuk kalimat tanya. Dia menggunakan strategi kesopanan negatif dengan tujuan agar terhindar tanggung jawab secara langsung dari apa yang diujarkannya dan dia juga berusaha menyelamatkan muka mitra tuturnya. Kata kunci: kesantunan negatif, kesantunan positif, muka, pemagaran

Page 8 of 16 | Total Record : 154