SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles
42 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 17 No. 2: Desember 2025"
:
42 Documents
clear
PENGARUH SELF EFFICACY PESERTA DIDIK TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA PADA MATERI POLA BILANGAN
Hikmah, Nurul;
Wulandari, Pebiyola Siti;
Maryono, Iyon;
Rizqiyani, Rifa
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/rq9wa444
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh self efficacy terhadap kemampuan penalaran matematika peserta didik khususnya pada indikator menyusun dan menyelidiki konjektur, mengembangkan atau mengevaluasi argumen, serta memberikan contoh penyangkal dalam materi pola bilangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 30 peserta didik di SMPN daerah Lembang pada tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang terdiri dari tiga pertanyaan dalam penalaran matematika dan kuesioner dengan dua puluh pernyataan. Untuk memastikan sejauh mana self efficacy memengaruhi keterampilan penalaran matematika peserta didik, metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan uji hipotesis dengan taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa self efficacy memiliki arah hubungan positif tetapi tidak signifikan terhadap kemampuan penalaran matematika (Sig. = 0,177; R = 0,064). Artinya, self efficacy hanya memberikan kontribusi sebesar 6,4% terhadap kemampuan penalaran matematika peserta didik. Hasil temuan ini mengindikasikan bahwa faktor lain di luar self efficacy lebih dominan dalam memengaruhi kemampuan penalaran matematis peserta didik.
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA
Fitri, Teza Ibnayah;
Armis, Armis;
Sakur, Sakur
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/mxpr4007
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) siswa fase D di SMP Negeri 2 Kampar Kiri Hilir dengan mengimplementasikan Problem Based Learning (PBL). Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan si SMP Negeri 2 Kampar Kiri Hilir, Kelas VIII.B sebanyak 28 siswa pada semester genap tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak empat pertemuan. Data dan Instrumen penelitian meliputi perangkat pembelajaran yang terdiri dari Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul ajar dan instrumen pengumpul data yang terdiri dari lembar pengamatan dan lembar tes KPMM. Teknik pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik pengamatan dan teknik tes KPMM. Data diperoleh melalui pengamatan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran dan tes KPMM siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan KPMM siswa kelas VIII.B SMP Negeri 2 Kampar Kiri Hilir. Implementasi PBL memfasilitasi siswa untuk berdiskusi kelompok, saling bertukar pendapat, dan mampu untuk mengungkapkan pendapat secara matematis dengan jelas. KPMM siswa dapat dilihat dari hasil analisis kualifikasi KPMM siswa dan persentase jumlah siswa yang mendapatkan skor maksimal pada setiap indikator KPMM. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa implementasi model Problem Based Learning dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis SMP Negeri 2 Kampar Kiri Hilir.
ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA TRYDBOOK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA
Lestari, Liftiya Ayu;
Utaminingsih, Sri;
Ermawati, Diana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/ekyrhz18
Pembelajaran matematika menekankan pada konsep, karena siswa perlu menguasai konsep terlebih dahulu sebelum dapat memecahkan masalah dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. Namun, pembelajaran yang masih monoton dan pemilihan model pembelajaran yang tidak tepat menjadikan rendahnya pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem Based Learning berbantuan media TRYDBOOK terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif Pre-Experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD 1 Karangmalang dengan jumlah 24 siswa sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis data dengan uji normalitas, uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan hasil uji N-Gain diperoleh skor rata-rata 0,69 dalam kategori sedang dengan persentase 69,32% yang ditafsirkan cukup efektif. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan media TRYDBOOK cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KARTU DOMINO TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA
Meilani, Ainun;
Khaerunnisa, Khaerunnisa;
Yusnadi, Yusnadi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/083h0h27
Latar belakang penelitian ini terkait rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Kondisi ini menuntut adanya inovasi selama proses pembelajaran agar mampu menarik minat sekaligus keterlibatan aktif siswa. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan adalah kartu domino, karena bersifat menyenangkan, interaktif, dan mendorong keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, serta pengaruh media kartu domino terhadap motivasi belajar Matematika di SDN Bayang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas III A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media kartu domino dan kelas III B sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan kusioner motivasi belajar yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Independent Samples t-Test melalui aplikasi JASP Versi 0.19.3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran dengan media kartu domino di kelas eksperimen meningkat dari 82% (kategori baik) pada pertemuan pertama menjadi 91% (kategori sangat baik) pada pertemuan kedua. Rata-rata skor motivasi belajar siswa kelas eksperimen sebesar 71,83, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 65,33. Analisis Z-score memperlihatkan bahwa motivasi siswa di kelas eksperimen lebih merata dengan mayoritas berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan motivasi siswa di kelas kontrol lebih bervariasi. Hasil uji t (p = 0,021) mengindikasikan perbedaan signifikan motivasi belajar. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media kartu domino efektif dalam meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa pada pembelajaran Matematika.
EFFECT OF SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS (STEM) ON THE HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Utaminingsih, Sri;
Nooryanti, Suci;
Su'ad;
Ermawati, Diana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/8kw87p58
The Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) learning model is an effective approach to improving 21st-century skills. Several studies have shown that this model is able to develop students' Higher Order Thinking Skills (HOTS), learning outcomes, creativity, and innovation. This study is a quantitative study with a quasi-experimental design, using a non-equivalent pretest–posttest control group design. The sampling technique used was simple random sampling. The study population included all fifth-grade students in Mejobo Regency spread across 46 elementary schools. The study sample consisted of 34 fifth-grade students of SD 5 Jepang and 35 fifth-grade students of SD 1 Kasil as the experimental class, and 31 fifth-grade students of SD 2 Jepang as the control class. Data collection techniques included interviews, tests, and documentation. The results of the analysis showed that the implementation of the STEM learning model had a positive effect on students' HOTS abilities, with a t-test value of 2.9 > t-table 2.0 and an average score increase of 58.9%. Based on the results of this study, it can be concluded that the STEM learning model has a significant effect on improving the high-level thinking skills of fifth-grade elementary school students.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENERAPAN TARL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA
Mawarsari, Venissa Dian;
Rosada, Aprilia Intan;
Suprapto, Rohmat
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/ghwrvt80
Rendahnya hasil belajar matematika di berbagai jenjang pendidikan menunjukkan bahwa pembelajaran belum sepenuhnya memperhatikan perbedaan kemampuan siswa dalam satu kelas. Kondisi ini menuntut strategi pembelajaran yang adaptif terhadap capaian belajar aktual siswa. Pendekatan yang dianggap efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Teaching at the Right Level (TaRL), yakni metode pembelajaran yang menyesuaikan strategi serta materi dengan tingkat kemampuan aktual siswa. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan mengkaji penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap kemampuan matematis siswa. Sebanyak 10 artikel terbitan 2024–2025 dianalisis menggunakan protokol PRISMA, melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Data diekstraksi dan dianalisis secara tematik untuk menelusuri pola implementasi TaRL, model pembelajaran pendukung, serta jenis kemampuan matematis yang ditingkatkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa TaRL banyak diintegrasikan dengan model Problem Based Learning (PBL) dan asesmen diagnostik untuk mengelompokkan siswa sesuai level kemampuan. Temuan utama memperlihatkan peningkatan konsisten pada berbagai aspek kemampuan matematis, meliputi pemecahan masalah, berpikir kritis, pemahaman konsep, dan representasi matematis, dengan rata-rata peningkatan ketuntasan belajar berada pada kisaran 25%–45%. Kajian ini menegaskan bahwa TaRL merupakan pendekatan adaptif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika serta kemampuan matematis siswa.
STUDI KASUS: KENDALA PESERTA DIDIK DALAM MEMAHAMI KONSEP INTEGRAL TENTU DAN TAK TENTU
Aziz, Ilyas Reski;
Harahap, Nanda Sri Rizki;
Siregar, Rahma Nida
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/8sxahc11
Integral merupakan materi kalkulus yang memiliki tingkat abstraksi tinggi dan sering menimbulkan kesulitan bagi peserta didik di tingkat SMA. Kesulitan tersebut tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga berkaitan dengan pemahaman konsep dan penggunaan representasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan secara mendalam kendala yang dialami peserta didik dalam memahami konsep integral tentu dan tak tentu, meliputi kesulitan konseptual, prosedural, dan representatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas lima peserta didik kelas XI yang dipilih secara purposive sampling di salah satu SMA di Kabupaten Mandailing Natal. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara semi terstruktur, lembar observasi nonpartisipatif, dan tes pemahaman integral. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan konseptual menjadi kendala utama yang memicu kesalahan prosedural dan keterbatasan representasi visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran integral perlu menekankan pemahaman konsep dan representasi visual, serta disarankan agar guru mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.
EKSPLORASI KONEKSI MATEMATIS GEOMETRI DALAM PROSES PROBLEM POSING
Rohmatullah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/ss6r7s46
Koneksi matematis merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran matematika sebagai jalan untuk mengaitkan konsep, fakta, dan prosedur dalam matematika sehingga peserta didik mampu melihat dan memahami matematika sebagai konsep besar yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konsep-konsep matematika dan konteks dunia nyata berkoneksi saat proses perumusan masalah (problem posing). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan instrument penelitian berupa tes penetapan subjek, tes koneksi matematis (TKM) berbasis problem posing, dan pedoman wawancara. Tes penetapan subjek berbasis problem posing digunakan untuk memperoleh subjek tunggal yang berhasil merumuskan masalah matematis kompleks dan memiliki komunikasi yang baik. Data penelitian diperoleh dari TKM berbasis aktivitas problem posing dengan pemberian situasi semi terstruktur. Koneksi matematis yang terbentuk pada proses problem posing terjadi melalui transisi antara konteks dunia nyata dan konsep matematis dan antar konsep matematis yaitu: (i) transisi dari konteks dunia nyata ke konsep matematis; (ii) koneksi antar konsep matematis; dan (iii) transisi dari konsep matematis ke konteks dunia nyata. Temuan penelitian ini memberikan wawasan empiris tentang bagaimana aktivitas problem posing dapat berfungsi sebagai jembatan kognitif untuk mengembangkan koneksi matematis yang bermakna dan menumbuhkan pemahaman konseptual yang lebih mendalam dalam pembelajaran geometri.
PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA PHOTOMATH DAN MAPLE CALCULATOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA
Cahyani, Rika;
Sundayana, Rostina
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/hzhyq379
Kemampuan penalaran matematis merupakan kompetensi utama dalam pembelajaran matematika yang sangat penting untuk dikembangkan guna mendukung keberhasilan siswa dalam menyelesaikan berbagai masalah secara logis dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Photomath dan Maple Calculator dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarogong Kidul dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group yang melibatkan 68 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes esai yang telah tervalidasi dan reliabel, kemudian dianalisis dengan uji statistik untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua aplikasi memiliki efek yang sama dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa, dengan peningkatan skor yang tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa Photomath dan Maple Calculator sama-sama efektif sebagai media pembelajaran digital berbasis PBL untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis tanpa adanya perbedaan yang signifikan di antara keduanya
WHO FEARS MATH MORE? GENDER INSIGHTS INTO MATHEMATICS ANXIETY
Marpaung, Rissa Isabella Taruli;
Marpaung, Tulus Joseph Herianto;
Marpaung, Rony Genevent Tonang
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/acnck412
This study aims to examine gender differences in mathematics anxiety among junior high school students at SMP Sangkara Medan in the 2024/2025 academic year. A quantitative comparative design was employed involving 35 students from grades 7 and 8. Data were collected using a validated mathematics anxiety questionnaire and analyzed using an independent samples t-test. The results revealed no statistically significant difference in mathematics anxiety between male and female students. These findings suggest that mathematics anxiety is a universal and context-dependent phenomenon, rather than an issue inherently associated with gender, highlighting the importance of inclusive instructional approaches.