Jurnal CARE
JURNAL CARE is a scientific journal on Early Childhood Education that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of early childhood education covering the fields of basic teaching in preschool, applied science and analytical-critical studies in the field of care-giving, child protection and child nutrition and health.
Articles
230 Documents
Peningkatkan Perilaku Prososial melalui Media Magic Tree pada Anak Usia 4-5 Tahun
Lusiana, Rina lusi;
Kusumastuti, Narendradewi;
Tanto, Octavian Dwi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i1.19735
Perilaku prososial anak pada KB Kasih Ibu Kebon belum berkembang secara optimal karena kurang menariknya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dan model pembelajaran yang masih klasikal serta guru masih menggunakan media lembar kerja anak sebagai bahan ajarnya. Perilaku sosial termasuk salah satu kompetensi afektif yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku prososial melalui media magic tree pada KB Kasih Ibu Kebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa KB Kasih Ibu Kebon, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah skala, pedoman observasi dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah 78%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media magic tree dapat meningkatkan perilaku prososial anak pada KB kasih Ibu Kebon. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas 3 tindakan. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan prososial anak meninggkat dari 11,87% pada observasi awal menjadi 25% pada siklus 1 dan meningkat hingga mencapai 81,25% pada siklus 2. Hasil tersebut juga didukung dengan hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih dapat saling menghargai, menaati aturan yang berlaku dalam permainan, dan menunjukkan antusiasme dalam melakukan permainan kompetetif secara positif seperti memasangkan gambar dan  angka serta mengkreasikan kartu yang dipilih
Peningkatan Kemampuan Klasifikasi melalui Media Animal Board pada Anak Usia 3-4 Tahun
Handayani, Rahma;
Tanto, Octavian Dwi;
Koesmadi, Dita Primashanti
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.19751
Kemampuan klasifikasi pada anak Kelompok Bermain Sri Asih kurang berkembang dengan maksimal karena kurangnya variasi dalam proses pembelajaran serta media yang digunakan. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan klasifikasi melalui media animal board pada anak Kelompok Bermain rentang usia 3-4 tahun. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah anak Kelompok Bermain Sri Asih sebanyak 16 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa skala, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah 80%. Tindakan dalam penelitian ini ada 2 siklus yang mana setiap siklusnya dilakukan 3 tindakan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan klasifikasi anak mengalami peningkatan yaitu dari 13% pada observasi awal menjadi 25% pada siklus I dan meningkat hingga mencapai 81% pada siklus II. Indikator yang muncul adalah anak mampu mengklasifikasi berdasarkan ukuran dan jenis, mengklasifikasi berdasarkan warna dan bentuk serta mengklasifikasi berdasarkan pola. Perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif di dalam kelas.
Pengembangan Media Pakar untuk Pengenalan Nilai-Nilai Karakter pada Anak Kelompok B
Rachmah, Laela Lutfiana;
Farantika, Dessy;
Munawaroh, Munawaroh
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.19881
Media pembelajaran merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk mendukung unit-unit yang ada dalam proses pembelajaran. Media ini dapat digunakan baik di dalam maupun di luar kelas untuk meningkatkan partisipasi anak. Peran media sangatlah penting, terutama dalam membantu pendidik ketika mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media pakar untuk pengenalan nilai-nilai karakter pada anakPenelitian dan pengembangan ini menggunakan metode penelitian R&D model pengembangan 4D yang melalui 3 tahap yaitu 1) Define; 2) Design; 3) Development. Lokasi penelitian pada RA Assalam Genuk, kelompok B tahun ajaran 2023/2024. Subjek penelitian berjumlah 10 orang, yaitu 6 laki-laki dan 4 perempuan. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan hasil validasi media pakar dari ahli media yang pertama memperoleh skor 90%, dari ahli media yang kedua memperoleh skor 95%, dari lembar angket respon guru memperoleh skor 96%. Hasil uji coba produk dari lembar observasi anak dalam capaian nilai gain ternormalisasi yaitu 0,70. Media menjadi sebuah objek efektif dalam meningkatkan nilai karakter anak.
Pengembangan Game “Pilas” (Pilah Sampah) untuk Pengenalan Jenis Sampah pada Anak Usia 5-6 Tahun
Fitri, Magfirotul;
Hendriawan, Deri;
Arzaqi, Roby Naufal
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.20108
Game PILAS merupakan game yang dibuat sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan jenis sampah pada anak usia dini. Pengenalan sampah pada anak penting untuk dilakukan sebagai upaya untuk menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan. Melalui game ini anak akan dikenalkan jenis sampah melalui permainan pilah sampah dan menangkap sampah. Penelitian ini memfokuskan pada penggunaan game PILAS sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah game PILAS dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan sampah pada anak. Penelitian ini menggunakan metode desain dan pengembangan (Design and Development) dengan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan anak usia 5-6 tahun di PAUD Al-Qur’an Hidayatullah. Hasil data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan rumus usability dan rumus Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game PILAS dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam mengenalkan sampah pada anak. Game PILAS efektif untuk digunakan dalam mengenalkan sampah pada anak berdasarkan perhitungan dari uji usability pada guru dan hasil Paired T-Test yang dilakukan pada anak.
Pengaruh Kegiatan Menggambar Ekspresif di Luar Ruangan terhadap Kreativitas Anak Usia Dini
Larasati, Niken;
Kustiawan, Usep;
Tirtaningsih, Munaisra Tri
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v13i1.20332
Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak. Masa anak usia dini merupakan masa bermain, berimajinasi, dan bereksplorasi, maka segala proses pembelajaran yang diberikan kepada anak hendaknya menyenangkan, termasuk aktivitas menggambar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui “Pengaruh Kegiatan Menggambar Ekspresif Di Luar Ruangan Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini”. Penelitian ini penting untuk diteliti karena untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari kegiatan menggambar ekspresif di luar ruangan sebagai salah satu cara dalam meningkatkan krativitas anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental design dengan jenis One-Group Pretes-Posttest Design. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan menggambar ekspresif diluar ruangan dapat meningkatkan kreativitas menggambar AUD, yaitu menunjukkan bahwa hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hipotesis alternative diterima karena T hitung lebih besar dari T Tabel dengan taraf signifikansi 5% dengan membandingkan besarnya “t” yang peneliti peroleh dengan T hitung 33,38 dan besarnya “t” yang tercantum pada T tabel yaitu 2,10, yang berarti 33,38 > 2,10.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di TKIT Al-Imam: Perencanaan, Penerapan, dan Kendala
Sari, Kartika;
Nugraha, Sopian Asep
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.20431
Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang dipaparkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang erat kaitannya dengan Merdeka Belajar. Salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan dalam Kurikulum Merdeka adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dilaksanakan dengan tujuan agar siswa menjadi pelajar yang dalam hatinya tertanam jiwa pancasila serta bisa lebih kreatif dan inovatif dan juga bisa menghasilkan sebuah luaran atau produk dari suatu pembelajaran yang sudah dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perencanaan, penerapan serta kendala dan solusi yang dihadapi dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Untuk mencapai tujuan dari penelitian tersebut, digunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila di TKIT Al-Imam Kuningan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, seperti tahap permulaan, tahap perkembangan dan tahap penyimpulan serta adanya tahap tindak lanjut yang diisi dengan kegiatan market day.
Permainan Labirin sebagai Stimulasi Perkembangan Sosial Emosional Anak dalam Bekerjasama
Syarroma, Syarroma;
Wijaya, Intan Prastihastari
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.20478
Perkembangan sosial emosional adalah perkembangan perilaku yang sesuai dengan tuntunan sosial, dalam perkembangan emosional terdapat suatu proses pada anak. Hal ini untuk melatih rangsangan-rangsangan sosial terutama dari tuntunan kelompok serta belajar bergaul dan bertingkah laku yang didapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permainan labirin sebagai stimulasi perkembangan sosial emosional anak dalam bekerjasama. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart dengan subyek penelitian yang dilakukan pada kelompok A berjumlah 22 anak, diantaranya 12 anak perempuan dan 10 orang laki-laki. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh terlihat pada jumlah anak yang memenuhi kriteria ketuntasan pada siklus I sebesar 54%, dan pada siklus II sebesar 82%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional anak masih rendah, karena pengembangan sosial emosional dalam kemampuan bekerjasama anak belum optimal dan kurangnya kegiatan yang bersifat kelompok.
Tingkat Kemandirian Anak Ditinjau dari Peran Ganda Ibu sebagai Orang Tua dan Guru di Sekolah
Putri, Novia Fahdiana;
Samawi, Ahmad;
Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.20539
Intensitas hadirnya orang tua di sekolah dapat mempengaruhi tingkat kemandirian anak usia dini. Sekolah merupakan tempat yang efektif dalam melatih kemandirian anak sebab anak dapat dengan bebas berinteraksi bersama teman sebaya maupun dengan guru. Fenomena guru yang menyekolahkan anaknya di lembaga tempatnya bekerja merupakan hal yang biasa terjadi di jenjang PAUD karena anak usia dini cenderung membutuhkan pengawasan lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kemandirian secara fisik, emosi, dan sosial anak usia dini ditinjau dari peran ganda ibu sebagai orang tua dan guru di sekolah anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan survei dengan jumlah responden 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kemandirian fisik anak usia dini ditinjau dari peran ganda ibu sebagai orang tua dan guru di sekolah berada pada kategori baik dengan rata-rata presentase sebesar 79.9%. Tingkat kemandirian anak usia dini baik secara emosi dan sosial ditinjau dari peran ganda ibu sebagai orang tua dan guru di sekolah berada pada kategori cukup dengan rata-rata presentase kemandirian emosi sebesar 70.71% dan rata-rata presentase kemandirian sosial sebesar 70.9%.
Pengaruh Metode Proyek terhadap Kemampuan Bersosialisasi Anak TK B
Damayanti, Alfina;
Lidia Oktamarina;
Elsa Cindrya;
Ali Murtopo
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.20658
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya kemampuan bersosialisasi anak yang ditandai kurangnya perilaku menyesuaikan diri, perilaku yang mencerminkan sikap peduli dan mau membantu jika diminta bantuannya serta kurang adanya perilaku berinteraksi dengan orang lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode proyek terhadap kemampuan bersosialisasi anak TK B di TK Izzatin Lahat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian ekperimen pre-eksperimental design. Desain penelitian ini menggunakan One Group Pretest, Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah anak-anak kelompok B yang berjumlah 12 orang anak di TK Izzatin Lahat. Observasi, tes, dan dokumentasi digunakan dalam proses pengumpulan data. Uji validitas, reliabilitas, homogenitas, dan hipotesis t digunakan sebagai teknik analisis data Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan bersosialisasi anak kelompok B jika dilihat dari indikator yang telah ditetapkan. Selain itu, thitung = 46,268 dan dk = 12-1= 11 pada taraf 5% menunjukkan hal tersebut hasilnya ttabel = 2,178. Ha diterima dan H0 ditolak karena thitung > ttabel (46,268 > 2,178). Hal ini menunjukkan bahwa metode proyek di TK Izzatin Lahat memberikan pengaruh terhadap kemampuan bersosialisasi anak TK B.
Implementasi Edukasi Anti Bullying pada Anak Usia Dini melalui Metode Pembelajaran Gerak dan Lagu
Kawurian, Hesti Asri;
Purwanti, Elly;
Sefriyanti
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jcare.v12i2.21024
Fenomena bullying saat ini memprihatinkan, perlu adanya perhatian khusus dari semua pihak khususnya peran orang tua atau pendidik dalam memberikan pondasi pendidikan anti bullying terutama pendidikan yang dilakukan sejak dini. Pendidikan bagi anak usia dini membutuhkan metode dan stimulasi pembelajaran yang tepat, agar anak dapat memahami dan berkembang sesuai dengan tahap perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru mengimplementasikan edukasi anti bullying pada anak usia dini melalui metode pembelajaran gerak dan lagu di RA Azzahra Way jepara Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawacara. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya agar anak mudah memahami prilaku atau sikap yang baik dan mudah terjadinya perubahan tingkah laku perlu menerapkan pembiasaan, keteladanan dan pendampingan dengan cara selalu mengingatkan terhadap anak atas prilaku yang dimunculkan, agar tidak terjadinya sikap bullying yang dilakukan kepada temannya.