cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal CARE
ISSN : 23552034     EISSN : 25279513     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL CARE is a scientific journal on Early Childhood Education that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of early childhood education covering the fields of basic teaching in preschool, applied science and analytical-critical studies in the field of care-giving, child protection and child nutrition and health.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
Analisis Metode Gerakan dalam Menghafal Hadits di RA Al-Quran Kota Sabang Julaika, Ayu; Fitriani, Dewi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i1.20154

Abstract

Penggunaan metode yang monoton dalam menghafal hadits bisa mengurangi semangat anak-anak dalam pembelajaran. Hanya mengulang teks tanpa variasi membuat mereka bosan dan kurang termotivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode gerakan dalam menghafal hadits pada anak di RA Al-Qur'an Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu 3 guru di kelas B3 RA Al-Qur'an Kota Sabang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode gerakan di RA Al-Qur’an melalui beberapa tahapan, yaitu  tahap memperhatiakan, tahap mengingat, tahap memproduksi, dan tahap motivasional. Intensitas penerapan metode gerakan dalam menghafal hadits dalam 1 semester minggu efektif terdapat 78 kali. Metode gerakan ini tidak hanya meningkatkan daya ingat anak-anak tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif. Anak-anak yang terlibat dalam metode ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menghafal dan pemahaman hadits dibandingkan dengan metode konvensional.
Ecoprint sebagai Metode Interaktif dalam Pengenalan Sains untuk Anak Usia Dini Suantara, I Putu Ryan Geryana; Anadhi, I Made Gede
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20391

Abstract

Periode emas merupakan fase fondasi penting dalam anak pra sekolah, karena dewasa ini pencapaian keterlibatan pertumbuhan motorik, kecerdasan, fisik, emosional, sosial, bahkan bahasa mulai berkembang pesat. Sains merupakan konsep dasar pengetahuan yang sangat penting bagi anak usia dini yang melibatkan pemahaman berdasarkan lingkungan sekitar manusia yang didasarkan pada observasi dan pengamatan secara nyata. Proses ecoprint melibatkan pengalaman belajar secara interaktif sebagai suatu bentuk komunikasi atau pertukaran informasi keterlibatan langsung antara individu dengan suatu sistem atau media. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengenalan sains yang interaktif dari aktivitas ecoprint. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dalam menghimpun dan mengkaji data dilakukan dengan observasi serta wawancara sebagai teknik penggambilan data. Subjek penelitian dilakukan terhadap 19 anak kelompok B di TK Bali Kumara. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya kemajuan dan peningkatan interaksi anak pada pengenalan sains melalui aktivitas ecoprint . Anak mulai menunjukkan hal yang lebih maksimal lagi ketika percobaan aktivitas ecoprint pada tahapan kedua, kemampuan kreatif, imajinasi anak dalam menyusun pola tanaman yang baik, hingga mampu menyampaikan ide dan hasil temuan yang diperoleh anak. Pada pengenalan aktivitas ecoprint dalam pembelajaran sains efektif dalam pembelajaran anak usia dini, pemahaman konsep sains terlihat pada peningkatan keterampilan dasar proses sains serta hasil belajar anak dalam memahami tekstur dan warna, sehingga dapat direkomendasikan sebagai metode pembelajaran sains yang inovatif dan menyenangkan.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Numerasi Anak dalam Menulis Angka 8 melalui Media Vituleka Suryantika, Renita; Widayati, Sri; Maulidiyah, Eka Cahya; Hasibuan, Rachma; Khumairoh, Lulu
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i1.19848

Abstract

The learning strategies and media used by educators will influence the success of achieving learning objectives. The use of appropriate media that suits the character of early childhood can support the achievement of learning goals effectively. Good numeracy skills at an early age are a strong foundation for further mathematics learning in the future. This research is based on children's ability to write the number eight (number 8) which is still imperfect. In general, children make the number eight by stacking circles from bottom to top. The aim of this research is to improve the numeracy skills of special children in writing the number 8. This classroom action research was carried out in group A at UNESA Labschool 1 Kindergarten. This classroom action research uses the Kemmis and Mc.Taggart method with two cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation and reflection. This research uses video tutorials and children's worksheets (Vituleka). The subjects of this research were 18 group A students. In cycle I, students' numeracy ability in writing the number 8 was 50%. In cycle II, numeracy ability in writing the number 8 became 83.3%, an increase of 33.3% from the previous cycle. Based on research data, Vituleka media can improve students' ability to write the number 8.
Pengembangan Media Pembelajaran ABEBO untuk Menstimulasi Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Silomita, Sherly Andua Cindi; Iriyanto, Tomas; Anisa, Nur
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20310

Abstract

Orang tua dan pendidik harus membantu anak-anak dalam  membangun fondasi  yang kuat untuk pembelajaran dan perkembangan lebih lanjut. Salah satunya yaitu kemampuan berpikir simbolik anak yang perlu distimulasi sejak dini. Kemampuan berpikir simbolik yang rendah pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Terpadu Siti Hajar sangat perlu dilakukan stimulasi menggunakan media pembelajaran seperti ABEBO (Aplikasi Berpikir Simbolik). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran aplikasi ABEBO yang dapat menstimulasi kemampuan berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian pengembangan ABEBO ini menggunakan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengambilan data ini meliputi, angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Ahli media, ahli materi, dan ahli pengguna melakukan uji kelayakan produk kemudian diujicobakan kepada 30 anak di PAUD Terpadu Siti Hajar Malang. Rata-rata keseluruhan persentasi ahli media sebesar 94%, ahli materi 93%, ahli pengguna 95%, serta uji coba kelompok kecil 78,19%, dan uji coba kelompok besar 93,59%. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ABEBO dapat dikatakan dalam kriteria sangat layak dengan kategori dapat digunakan dan dikembangkan untuk menstimulasi kemampuan berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hal tersebut ditemukan bahwa kemampuan berpikir simbolik anak mengalami peningkatan melalui media pembelajaran ABEBO.
Implementasi Nilai-Nilai Huma Betang Dalam Menciptakan Sekolah Ekoliterasi Sihotang, Sesilia Stefania; Karliani, Eli
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19794

Abstract

Nilai Huma Betang adalah warisan budaya Dayak yang mengedepankan kebersamaan, kearifan lokal, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai Huma Betang dalam menciptakan sekolah ekoliterasi di SD Negeri 2 Petuk Ketimpun pada siswa kelas awal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan adalah guru, dan kepala sekolah serta siswa pada kelas awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai Huma Betang telah memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan sekolah ekoliterasi di SD Negeri 2 Petuk Ketimpun. Hal ini terlihat dari upaya sekolah dalam memadukan kurikulum formal dengan pendekatan lokal yang berbasis kearifan lokal, seperti pembelajaran di alam terbuka, penggunaan sumber daya lokal sebagai media pembelajaran, dan pengenalan budaya lokal kepada siswa. Selain itu, nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan juga ditanamkan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan program sosial di sekolah. Dengan demikian, implementasi nilai Huma Betang tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa tetapi juga membantu dalam membentuk sikap dan perilaku ekoliterasi yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat hubungan antara pendidikan formal dan kearifan lokal serta menunjukkan relevansi nilai-nilai budaya dalam konteks pendidikan ekoliterasi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pengembangan kurikulum sekolah untuk menciptakan generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Aktivitas Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Karakter Religius dengan Pendekatan Konstruktivisme Umam, Nasrul; Baro'ah, Siti; Putri, Devi Emilia
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i1.19828

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab pada satuan pendidikan anak usia dini dijadikan sebagai penciri khas khususnya yang berbasis Islam. Saat ini bahasa Arab tidak tercantum secara jelas pada kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi satuan pendidikan di samping beberapa tenaga pendidik masih belum menguasai. Penelitian ini bertujuan menyajikan potret pembelajaran bahasa Arab anak usia dini menggunakan pendekatan konstrustivisme berbasis karakter religius. Metode penelitian yang digunakan studi pustaka. Sumber data primer pada penelitian ini adalah artikel jurnal terkait dengan pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran. Data sekunder bersumber dari artikel jurnal dan buku-buku yang relevan. Kemudian data dianalisis dengan analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan konsep dasar pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran adalah memposisikan bahwa anak sebelum belajar sudah mempunyai bangunan pengetahuan untuk dikembangkan selanjutnya. Guru harus memberi stimulasi dan apresiasi atas pencapaian siswa. Di samping itu, intenalisasi karakter religius dilakukan oleh guru dengan tahapan knowing the good, loving the good, dan acting the good. Hasil penelitian ini berimplikasi kepada pentingnya pembelajaran bahasa Arab anak usia dini dalam rangka pembentukan karakter religius. Selain itu, hasil penelitian ini menjadi salah satu referensi bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran bahasa Arab.
Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah melalui Media Portable Sensory Path pada Anak Septiani, Dwi; Tanto, Octavian Dwi; Kusuma, Wening Sekar
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19732

Abstract

Pentingnya kemampuan anak dalam memecahkan masalah dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan daya pikir, kreativitas dan kognitif yang dimiliki oleh anak. Kemampuan memecahkan masalah berkaitan dengan proses berpikir anak, bagaimana anak paham dengan dunianya, memahami, kemampuan anak dalam mengingat, memecahkan masalah, dan membuat sebuah keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah melalui media portable sensory path. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok A TK Dharma Wanita Ngale 1 sebanyak 20 anak yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa skala, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah 80%. Tindakan dalam penelitian ini ada 2 siklus yang setiap siklusnya dilakukan 3 tindakan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan anak memecahkan masalah mengalami peningkatan yaitu dari 30% pada observasi awal menjadi 35% pada siklus I dan meningkat hingga mencapai 85% pada siklus II. Indikator yang muncul adalah saling menghargai, menaati aturan yang berlaku dalam permainan, dan menunjukkan antusiasme dalam melakukan permainan kompetetif secara positif. Perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif di dalam kelas.
Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Anak melalui Media Wayang Kartun Irawati, Irawati; Kusuma, Wening Sekar; Novitasari, Pratiwi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19746

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing diindonesia yang sangat penting diajarkan pada anak usia dini, karena bahasa Inggris ialah bahasa Internasional yang dipakai oleh penjuru dunia sehingga mempermudah berkomunikasi ketika berada diluar Indonesia sebagai komunikasi utama. Wayang kartun adalah jenis wayang yang merupakan pengembangan dari wayang yang sudah ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak di kelompok B TK Dharma Wanita Jeblogan 2 Paron tahun ajaran 2023-2024. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media wayang kartun dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, hal ini terbukti dari hasil pada penelitian siklus I 20% dari 15 anak yang tuntas dan menunjukkan presentase tuntas kelas sebesar 80% pada siklus II.
Penerapan Tari Dampeng Untuk Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Darmiana, Darmiana; Hijriati, Hijriati
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i1.20167

Abstract

Perkembangan sosial emosional kurang berkembang karena sebagian anak-anak kurang bersosialisasi dengan teman sekelasnya dan cenderung bermain sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi secara mendalam pengaruh Tari Dampeng terhadap perkembangan sosial emosional anak di TK Aisyiyah Bustanul Atfhal Kota Subulussalam. Fokus utama penelitian adalah untuk mengeksplorasi bagaimana partisipasi anak-anak dalam Tari Dampeng dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam berinteraksi sosial dan mengelola emosi. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis pendekatan eksperimen. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 anak TK B1 kelas eksperimen dan 20 anak TK B2 kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Control Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai (2-tailed) sebesar 0,000 < 0.05. Anak-anak yang sebelumnya cenderung bermain sendiri atau menghindari interaksi sosial menunjukkan peningkatan dalam partisipasi dan keterlibatan dalam aktivitas kelompok seperti Tari Dampeng. Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya diri anak dalam berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan dari penerapan Tari Dampeng terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Atfhal Kota Subulussalam, ini dapat diinterpretasikan sebagai bukti bahwa intervensi ini memberikan manfaat yang positif bagi anak-anak dalam aspek sosial dan emosionalnya.
Peningkatan Kemampuan Seni Rupa Anak Usia Dini melalui Kegiatan Membatik Ecoprint Lestari, Ika Puji; Kusuma, Wening Sekar; Rachman, Budi Rachman
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19867

Abstract

Kemampuan seni perlu dikenalkan pada anak sejak usia dini agar perkembangan tentang seni dapat berkembang secara optimal. Bakat anak di bidang seni akan lebih terarah apabila sejak dini anak sudah dikenalkan dengan seni, banyak sekali kegiatan yang dapat dikenalkan salah satunya adalah seni rupa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana kegiatan membatik ecoprint dapat meningkatkan kemampuan seni rupa anak dan bagaimana pelaksanaan kegiatan membatik ecoprint dapat meningkatkan kemampuan seni rupa anak. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas menggunakan Kemmis & Mc Taggart yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subyek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B. Lokasi penelitian di TKIT Permata Hati Karanganyar berjumlah 12 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kegiatan membatik ecoprint dapat meningkatkan kemampuan seni rupa sebagaimana dibuktikan dengan hasil yang terdapat pada setiap indikatornya. Dari kegiatan prasiklus ke siklus I mengalami peningkatan dari 16,7% menjadi 50%, kemudian dari kegiatan siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dari 50% menjadi 83,3%. Kegiatan membatik menjadi bagian dari peningkatan keerampilan pada anak.