cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
EDUKASI TANGGAP BENCANA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI SMPIT NURUL ISHLAH KOTA BANDA ACEH Hayati Hayati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.40643

Abstract

Provinsi Aceh merupakan salah satu satu wilayah yang memiliki sejarah kajian bencana terbesar. Aceh tercatat sebagai daerah yang mengalami gempa yang diikuti tsunami pada tanggal 26 Desember 2004. Bencana ini mengakibatkan korban jiwa (meninggal dan luka-luka), juga kerugian fisik dan ekonomi. Korban jiwa yang meninggal sebanyak 166,541, korban luka-luka 1.129 jiwa dan korban hilang sebanyak 6.220 jiwa, 322.821 rumah rusak berat, 96.576 rumah rusak ringan. Edukasi tanggap bencana yang telah dilakukan di SMPIT Nurul Ishlah untuk meningkatkan pengetahuan siswa terhadap mitigasi bencana sehingga dampak dari bencana dapat menjadi lebih kecil. Jika anak-anak mempunyai pengetahuan yang baik tentang kebencanaan maka dapat mewujudkan generasi yang tangguh bencana dan memiliki kesiapsiagaan yang baik terhadap bencana.Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah presentasi materi, tanya jawab dan diskusi juga membagikan kuisoner untuk menilai tingkat pemahaman siswa. Hasil yang diperoleh dari edukasi mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami yaitu pengetahuan para siswa dan siswi meningkat sebesar 24% untuk katagori baik. Pengetahuan dalam katagori cukup menjadi menurun 21% dan pengetahuan dalam katagori kurang menjadi menurun 3%. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh para guru dan siswa untuk meningkatkan pengetahuan mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami dikarenakan  SMPIT Nurul Ishlah  terletak 1,5 KM dari bibir pantai sehingga  diharapkan dapat  meminimalkan resiko bencana
RUANG EDUKASI: PROGRAM BANTUAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA, MENGHITUNG, DAN SELF REGULATED LEARNING PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Yogica, Relsas; Ashydiqqi, Alharid; Rizqullah, Muhammad Aqhil; Rizfa, Azzahradhea Permata; Putri, Puan Maharani; Hasanah, Luluk Uswatun; Safany, Putri Wulan; Fattah, Raihan Abdul; Zulkarnain, Rifa'at Afandi; Hisbullah, Ridwan; Eza, Gita Noveri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v28i4.34275

Abstract

Perubahan kebijakan pemerintah dalam menyikapi pandemi COVID-19 pada pelaksanaan pendidikan di setiap jenjang sekolah berdampak pada permasalahan yang spesifik. Pada peserta didik Sekolah Dasar (SD), terkhusus pada level bawah (kelas 1, kelas 2, kelas 3), ditemukan fakta bahwa masih banyak peserta didik yang belum bisa membaca dengan lancar, bahkan belum bisa membaca sama sekali. Fakta lainnya adalah lemahnya kemampuan dalam penghitungan dasar (misalnya perkalian sederhana) dan self regulated learning. Fakta ini juga sebagian ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN), tim mengembangkan program bantuan dalam bentuk “Ruang Edukasi”. Melalui program ini, peserta didik dibantu meningkatkan kemampuan membaca dan menghitung melalui latihan-latihan, dibantu menyelesaikan tugas rumah, dan dilatih untuk mengatur jadwal belajarnya masing-masing. Hasil pelaksanaan program Ruang Edukasi ini adalah (1) meningkatkan kemampuan membaca dan menghitung pada peserta didik dasar, (2) meningkatkan peran masyarakat dalam mengatasi permasalahan di daerahnya, (3) membantu guru memetakan permasalahan belajar peserta didik, (4) meningkatkan self regulated learning, (5) dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan sarana dan prasarana pendidikan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SEKOLAH BERBASIS APLIKASI PADA KKG OLAHRAGA KECAMATAN BINJAI SELATAN Imran Akhmad; Suharjo Suharjo; Afri Tantri; Rahma Dewi; Amirsyah Putra Lubis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.42117

Abstract

Mitra kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah Kecamatan Binjai Selatan berjarak 21 km dari Universitas Negeri Medan. Dinas pendidikan Kecamatan Binjai Selatan juga menghadapi permasalahan yang sama dengan  daerah lainnya terutama dalam Perangkat Pembelajaran oleh guru pendidikan jasmani dan olahraga kesehatan (PJOK) di KKG Olahraga. Terdapat beberapa permasalahan mitra diantaranya di masa pandemi covid-19 pembelajaran penjas sangat tidak efektif, hal ini dikarenakan (1) Kurangnya pemanfaat teknologi sebagai sumber belajar. (2) Guru kurang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam merancang sebuah bahan ajar berbasis online. (3) Guru PJOK cenderung kurang menggunakan teknologi dalam merancang sebuah pembelajaran dikarenakan tidak mampu menggunakan teknologi. Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan dari kegiatan pengabdian adalah model pemberdayaan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut : 1) penjajakan dilakukan untuk memperoleh kesepakatan tentang mekanisme pelaksanaan pendampingan dengan cara Focus Group Discusion; 2) pelaksanaan workshop untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam perancangan Pendampingan Manajerial Perangkat Pembelajaran Sekolah Berbasis Aplikasi; 3) lesson study atau  bimbingan teknis I untuk mendampingi Manajerial Perangkat Pembelajaran Sekolah Berbasis Aplikasi bagi peserta; 4) evaluasi dan refleksi untuk melihat tingkat ketercapaian pelaksanaan kegiatan; 5) lesson study atau bimbingan teknis 2 dilakukan untuk finalisasi Perangkat Pembelajaran berbasis aplikasi. Hasil kegiatan : (1) Pendampingan Pembuatan Perangkat Pembelajaran Sekolah Berbasis Aplikasi Pada KKG Olahraga Kecamatan Binjai Selatan, (2) Ketercapaian Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis Aplikasi 87,5%, (3) Ketercapaian Penilaian Perangkat Pembelajaran Berbasis Aplikasi 90%, dan (4) Ketercapaian Rancangan Perangkat Pembelajaran 93%. Program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menyimpulkan bahwa 1) seluruh target capaian terpenuhi sebesar 87,5%, (2) tingkat pengetahuan dan keterampilan guru dalam melakukan perancangan perangkat pembelajaran berbasis aplikasi sebesar 90%, (3) dan tingkat kepuasan pelaksanaan kegiatan sebesar 93%. Keywords: Sports, Multimedia, Learning
PENGUATAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF DI PROVINSI RIAU Novianti, Ria
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v28i4.40945

Abstract

Most early childhood education services in Riau Province still not provided holistic, integrative service in schools. There has been no renewal of early childhood education services in PAUD institutions, and there has been no collaboration with various institutions, organizations, and other stakeholders. In addition, there is still a lack of knowledge among teachers and institutional managers in implementing holistic, integrative services in schools. This service aims to understand and strengthen Integrative Holistic service regarding education, health, nutrition, care, nurturing, protection, and welfare services for educators and institution managers. The implementation method in this service has four stages, namely, stage 1, a pretest filled in via a google form to find out the participants' knowledge before being given HI PAUD strengthening. In the second stage, namely the presentation of material regarding the Holistic Integrative service, questions, answers, and discussions. The third stage is giving assignments to participants, the fourth stage is the game, and the fifth stage is evaluation and posttest to see the participants' knowledge after being given the strengthening of HI PAUD. This service activity provides reinforcement and new expertise to participants in Integrative Holistic services in early childhood education schools. This can be seen from the reactions and enthusiasm of the participants in this Holistic Integrative PAUD strengthening activity.
POSYANDU KELILING : PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING Chahya Kharin Herbawani; Apriningsih Apriningsih; Ulya Qoulan Karima; Ahid Nur Hidayati; Bagus Aprianto; Lintang Tyas Pramesti; Adelia Putri Mahardika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.38102

Abstract

Kejadian balita stunting merupakan salah satu masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data dari aplikasi elektronik PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Puskesmas Cinangka, ditemukan sebanyak 158 balita mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Cinangka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pada kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Cinangka dalam melakukan pemantauan terhadap balita yang mengalami stunting. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan orang tua khususnya ibu dengan balita yang mengalami permasalahan stunting. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode door to door ke rumah sepuluh balita stunting, bersama para kader dari masing-masing RW. Kegiatan Posling (Posyandu Keliling) dengan metode door to door berjalan dengan baik dengan antusias yang tinggi dari para peserta. Berdasarkan evaluasi dengan metode wawancara secara kualitatif yang dilakukan, secara umum pengetahuan ibu terakit stunting, perlakuan ibu terhadap anak stunting, dan pengetahuan ibu tentang posyandu sudah baik. Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari kader dan ibu balita.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI KEL. JAGONG KAB. PANGKEP Sam'un Mukramin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v28i3.41771

Abstract

Meningkatnya jumlah sampah merupakan masalah yang sering kali kita lihat dimana-mana, sampah yang semakin menumpuk banyak berasal dari sampah rumah tangga semakin meningkatnya jumlah penduduk maka sampah akan semakin bertumpuk, dengan itu untuk mengurangi penumpukan sampah perlu diadakannya kegiatan yang dapat mengurangi penumpukan sampah itu terjadi di lingkungan hidup dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini penumpukan sampah dapat berkurang sehingga membuat lingkungan menjadi sehat dan bersih serta terhindar dari pencemaran lingkungan. Kegiatan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengadakan penyuluhan cara mendaur ulang sampah anorganik menjadi sesuatu yang bermanfaat yang dapat digunakan. Dengan mengadakan penyuluhan melalui demonstrasi dari rumah ke rumah atau dor to dor mengenai daur ulang sampah dengan mengumpulkan kemasan gelas plastik dan akan didaur ulang menjadi suatu kreasi yang dapat digunakan atau dijual kembali sehingga warga tidak hanya mendapatkan manfaatnya tetapi juga menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomis. Dengan cara inilah secara tidak langsung warga dapat menjaga lingkungan sekita mereka menjadi lebih bersih dan sehat.Kata Kunci: Daur Ulang, Sampah, Anorganik 
PEMBINAAN PENGEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA BERBASIS BEST PRACTICES PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK Rudi Susilana; Asep Herry Hernawan; Angga Hadiapurwa; Nanda Khaerunnisa Syafitri; Lien Halimah; Hafsah Nugraha
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.39161

Abstract

Kurikulum merdeka sedang ramai dibicarakan saat ini. Terlebih lagi sebagai salah satu upaya untuk memulihkan pembelajaran pasca pandemi. Pengembangan kurikulum seyogianya diharapkan terarah secara holistik, berbasis kompetensi, kontekstual, dan personalisasi. Kurikulum merdeka ini diharapkan sama terarah demikian. Berkenaan dengan upaya pelaksanaan kurikulum merdeka ini, pemerintah telah melaksanakan program sekolah penggerak, sebagai pilot project pengembangan program-program sekolah sebagai upaya menuju pelaksanaan kurikulum merdeka ini. Saat ini belum banyak sekolah yang melaksanakan program sekolah penggerak, berdasarkan hal tersebut program pengabdian ini berupaya untuk melaksanakan pembinaan pengembangan kurikulum merdeka berbasis best practices program sekolah penggerak. Diharapkan sekolah yang telah melaksanakan program sekolah penggerak dapat mendiseminasikan dan juga berkolaborasi dengan Program Studi Pengembangan Kurikulum UPI untuk membina sekolah yang belum melaksanakan program sekolah penggerak.Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Pengembangan Kurikulum, Pilot project, Sekolah PenggerakAbstractThe independent curriculum is being discussed at this time as an effort to restore learning after the pandemic. Curriculum development should be directed holistically, competency-based, contextual, and personalized. The independent curriculum expected will have the same direction. Concerning the effort to implement this independent curriculum, the government has implemented a “Sekolah Penggerak” program as a pilot project for the development of school programs as an effort toward implementing this independent curriculum. Currently, there are not many schools that implement “Sekolah Penggerak” program. Based on this, this service program seeks to develop an independent curriculum based on the best practices of the “Sekolah Penggerak” program. It is expected that schools that have implemented “Sekolah Penggerak” program can disseminate and collaborate with the UPI Curriculum Development Study Program to foster schools that have not implemented it.Keywords: Curriculum Development, Independent Curriculum, Pilot Project, Sekolah Penggerak
RE-BRANDING dan DIGITALISASI MARKETING UMKM “DUA NADA” MENJADI RAJA MINUMAN BOTANIKAL DI NEGERI SENDIRI Khoerul Anwar; Mahmud Yunus; Rita Alfin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v28i3.38457

Abstract

Analisis situasi berdasarkan studi awal Tim PKM dengan melakukan kunjungan langsung serta wawancara pada mitra diperoleh informasi kondisi UMKM Dua Nada. Permasalahan yang ditemukan ada di tiga bidang: Bidang Produksi: Proses pembersihan dan pencucian, pengupasan kulit, dan pencacahan kunyit serta sterilisasi cup dan botol kemasan dilakukan secara konvensional. Bidang Manajemen Usaha: Pencatatan pembukuan dan transaksi; Bidang Pemasaran: Branding merek belum melekat dihati konsumen minuman botanikal diwilayah Malang dan sekitarnya; Model pemasaran produk masih terpusat pada pemasaran offline dan belum mengoptimalkan model Digital Marketing; Solusi pelaksanan kegiatan diprioritaskan untuk meningkatkan Branding merek Mandato dari minuman botanikal kunyit asam sebagai upaya meningkatkan omset penjualan. Peningkatan branding dilakukan proses perbaikan label pada logo dan menerapkan Digital Marketing (online) selain cara konvesional (offline) yang telah dilakukan oleh mitra melalui name tag, pamflet, promosi mulut ke mulut (getok tular), baliho pada ivent dimasyarakat. Selain itu juga dilakukan peningkatan manajeman keuangan dengan pelatihan pembukuan sederhana tentang menghitung harga satuan pokok dan teknik menghitung rugi laba. Hasil yang dicapai pasca pelatihan telah dilakukan penggunaan mesin perajang, can sealer dalam proses produksi dan terbukti lebih efektif dari pada sebelumnya. Pada bidang digital marketing mitra mampu membuat katalok produk dan kalender di platform sosial media sebagai pendukung digital marketing.Kata Kunci : Re Branding, Digital Marketing, Pembukuan, UMKM, Minuman Botanikal  
PERAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) Muhammad Aras Prabowo; Muhammad Robin; Fathur Rohman; Gilang Permana; Mohammad Tamam Qomaruddin; Defita Rahma; Hidayani Hidayani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.40859

Abstract

Program seminar manajemen keuangan Desa dan pendampingan UMKM (pengembangan bisnis berbasis digital) ini merupakan program yang dilakukan oleh tim Pengmas Unusia dalam upaya memberikan wawasan yang lebih luas kepada perangkat Desa, dalam upaya mengelola keuangan Desa. Sedangkan pendampingan UMKM sendiri dilakukan untuk membantu peningkatan perekonomian masyarakat berbasis digital. Metode yang digunakan yaitu Focus Grup Discustion (FGD) serta kunjungan ke tempat usaha masyarakat. Hasil menunjukan terdapat faktor dan penyebab yang ditemukan terkait perekonomian masyarakat di Desa Candali. Dengan adanya seminar pengembangan bisnis berbasis digital (usaha online) sasaran pemasaran produk dari usaha masyarakat lebih luas sehingga berdampak baik pada perkembangan usahanya.
PENGEMBANGAN MODEL GAMES TRIVIA DAN SENAM MENUJU DESA RAMAH LANSIA, BANGUNJIWO, DIY Titiek Hidayati; Tri Pitara Mahanggoro; Akrom Akrom; Fauzia Liesly Anindya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.39116

Abstract

Kesehatan lansia mencakup permasalahan lansia yaang menganggu secara fisik, jiwa, dan kesehatan lingkungan. Berakibat pada gangguan tulang, sendi, otot, syaraf,jantung, dan pembuluh darah. Prevalensi kejadian penyakit tinggi pada lansia dapat disebabkan rendahnya kesadaran. Pemberdayaan dapat dilakukan pada kader kesehatan dan lansia,  Menggunakan 3 aspek yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku ditambah dengan pertanyaan terbuka harapan dari lansia sehingga besar harapan Desa Bangunjiwo ramah lansia. Hasil nya terjadi peningkatan pengetahuan lansia walaupun pada variabel sikap dan perilaku belum menunjukkan hasil yang signifikan. Kata kunci: Sekolah; lansia; Penyakit tidak menular; edukasi kesehatan

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue