cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Efektivitas Rebusan Aloe vera Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar Iqbal, Muhammad; Iskandar, Iskandar; Muzakir, Muzakir
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3822

Abstract

Pentingnya pengendalian kadar gula darah bagi pasien diabetes melitus tipe II secara nonfarmakologis berguna untuk mengurangi resiko bagi kesehatan tubuh. Aloe Vera mengandung banyak unsur mineral dan antioksidan alami yang dapat meningkatkan kondisi kesehatan tubuh termasuk organ pankreas pasien diabetes melituss tipe II yang tidak bekerja dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas rebusan Aloe Vera terhadap gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Desain penelitian ini Quasyi eksperimental dengan pre post test design. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Penelitian dilakukan dengan pemberian rebusan Aloe Vera untuk mendapatkan data responden. Alat ukur instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kadar gula darah selama 7 hari. Waktu pengumpulan data dilakukan 20 s/d 27 juli 2023. Uji statistik yang digunaka dalam penelitian ini Shapiro Wilk. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan nilai rata-rata kadar gula darah dari 254 mg/dl ke 202 mg/dl setelah terapi Aloe Vera. Berdasarkan uji Shapiro Wilk ada perubahan KGD setelah pemberian rebusan Aloe Vera terjadi penurunan glukosa darah pada responden. Untuk itu responden diharapkan mengonsumsi rebusan Aloe Vera minimal sehari 1 kali untuk mengontrol glukosa darah.Keywords: Rebusan Aloe Vera, Kadar Gula Darah, Diabetes Mellitus Tipe IINon-pharmacological control of blood sugar levels is essential for type II diabetes mellitus patients. It plays a crucial role in reducing health risks. Furthermore, Aloe Vera contains many natural minerals and antioxidants that can improve the body's health, including the pancreas organ, which does not function appropriately in type II diabetes mellitus patients. This study aimed to determine the effectiveness of Aloe Vera decoction in controlling blood sugar levels among patients with type II diabetes mellitus. This study employed a Quasyi experimental design with a pre-post test design. The respondents in this study were 15 people. The respondent data was obtained by administering Aloe Vera decoction. The instrument of this study was sheets for blood sugar level observation for seven days. Data was collected from 20 to 27 July 2023. This study utilized a Shapiro-Wilk statistical test. The findings showed a change in the average value of blood sugar levels from 254 mg/dl to 202 mg/dl after Aloe Vera therapy. Based on the Shapiro Wilk test, there was a change in KGD after giving Aloe Vera decoction. Moreover, there was a decrease in blood glucose among the respondents. Hence, respondents are expected to consume Aloe Vera decoction at least once daily to control blood glucose.Keywords: Aloe Vera Decoction, Blood Sugar Levels, Type II Diabetes Mellitus 
ANALISIS DAMPAK PERILAKU FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL Shinta, Dewi; Marniati, Marniati; Herawati, Herawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4775

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) is a phenomenon of the fear of being left out or missing important information, often occurring due to social media. This study aims to analyze the impact of Fear of Missing Out (FoMO) behavior on social media usage. The method used in this study is a literature review. The results of this literature review indicate that there are 14 variables positively correlated with FoMO: social comparison, social media addiction, loneliness, perfectionism, stalking, social media fatigue, academic stress, need for affiliation, neuroticism, anxiety, depression, stress, relative deprivation, and self-regulatory fatigue. Three variables negatively correlated with FoMO are psychological well-being, self-regulation, and self-control. 
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Baduta di Wilayah Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo Lues Dhirah, Ulfa Husna; Halija, Siti; Rosdiana, Eva; Rezeki, Sahbainur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3973

Abstract

Imunisasi sangat penting untuk tubuh seseorang agar kebal dari penyakit. Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan cakupan imunisasi DPT- HB-HIB 3 tingkat nasional sebesar 61,3 %. Adapun di provinsi Aceh cakupan imunisasi DPTHB-HIB 3 sebesar 60,2 % (Litbangkes RI, 2018). Kabupaten Gayo Luwes cakupan imunisasi DPT-HB-HIB 3 sebesar 71.16 % dan tidak mencapai target nasional sebesar 92,5% dan presentase imunisasi DPT-HB-HIB di puskesmas Teragun Gayo Luwes sebanyak 74.4% (BPS Aceh. 2022). Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada Baduta di Wilayah Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo. Penelitian bersifat analitik dengan desain Cross Sectional, populasi semua ibu yang memiliki anak Bayi Dua Tahun di Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo Lues yang berjumlah 161. Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 62 orang. Penelitian di laksanakan di Puskemas Terangun Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues tanggal 14-18 Agustus 2023. Analisa data menggunakan uji chi square. Pengolahan data dengan editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariate. Diperoleh nilai p=0.004 untuk variabel pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar, diperoleh nilai p=0.000 untuk variabel pekerjaan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasr, diperoleh nilai p=0.000 untuk variabel dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar. Terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada baduta. Petugas kesehatan perlu meningkatkan intensitas promosi dan pendidikan kesehatan khususnya tentang pentingnya imunisasi dasar sejak ibu mengandung agar saat anak dilahirkan ibu mau memberikan imunisasi ke pada bayinya.Kata Kunci : Imunisasi, Faktor yang Berhubungan Immunization is very important for a person's body to be immune from disease. Immunization is a way to actively increase a person's immunity against a disease. Basic Health Research in 2018 showed that national level DPT-HB-HIB 3 immunization coverage was 61.3%. Meanwhile, in Aceh province, DPTHB-HIB 3 immunization coverage is 60.2% (Litbangkes RI, 2018). Gayo Luwes Regency DPT-HB-HIB 3 immunization coverage was 71.16% and did not reach the national target of 92.5% and the percentage of DPT-HB-HIB immunization at the Teragun Gayo Luwes health center was 74.4% (BPS Aceh. 2022). The aim is to determine the factors related to the completeness of basic immunization among Baduta in the Terangun Community Health Center Area, Gayo Regency. The research is analytical with a cross sectional design, the population of all mothers who have two year old babies at the Terangun Community Health Center, Gayo Lues Regency totaling 161. The number of samples in this study was taken using the Slovin formula as many as 62 people. The research was carried out at the Terangun Health Center, Terangun District, Gayo Lues Regency, 14-18 August 2023. Data analysis used the chi square test. Data processing by editing, coding, data entry, tabulating, and univariate bivariate data analysis. A value of p=0.004 was obtained for the knowledge variable with complete basic immunization, a value of p=0.000 was obtained for the mother's employment variable with complete basic immunization, a value of p=0.000 was obtained for the family support variable with complete basic immunization. There is a relationship between knowledge, work and family support and the completeness of basic immunization for young children. Health workers need to increase the intensity of health promotion and education, especially about the importance of basic immunization since the mother is pregnant so that when the child is born the mother is willing to provide immunizations to her baby.Keywords: Immunization, Related Factors
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA ROKOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DAN LEAFLET PADA SISWA KELAS I DI SMP SWASTA ISLAM JAMIAH AL-AZIZIYAH BATEE ILIEK SAMALANGA KABUPATEN BIREUN TAHUN 2018 Asyura, Finaul; Anwar, Chairanisa; Rosdiana, Eva; Dhirah, Ulfa Husna; Samaniyah, Siti; Wilis, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4835

Abstract

Salah satu penyebab tingginya perokok dikalangan remaja adalah kurangnya pengetahuan tentang bahaya merokok. Pengetahuan tentang bahaya merokok yaitu segala sesuatu dan informasi yang diperoleh mengenai hal yang berhubungan dengan bahaya merokok, Penggunaan metode dan media yang tepat dapat mempengaruhi pengetahuan responden. Penelitian ini ingin mengkaji Perbandingan Efektifitas Peningkatan Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok dengan Menggunakan Metode Ceramah dan Leaflet Pada Siswa Kelas I di SMP Swasta Islam Jamiah Al-aZIziyah Batee Iliek Samalanga Kabupaten Bireuen.Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental design, dengan rancangan pretest-posttest two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SMP sebanyak 60 siswa. Sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang pada kelompok kasus (metode ceramah) dan 30 orang pada kelompok kontrol (kelompok leaflet). Pengumpulan data  dilakukan dari tanggal 08 sampai dengan 22 Januari 2018. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji statistik non parametrik (t-tes) dengan ? = 0,05. Hasil penelitian diperoleh ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengenai bahaya merokok melalui ceramah (p value= 0,011) dan ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengenai bahaya merokok melalui leaflet (p value= 0,001). Dari hasil uji independen sampel t-tes dapat disimpulkan media promosi leaflet lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok (p value 0,023).Disarankan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen agar dapat melakukan penyuluhan dengan menggunakan metode leflet guna meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok bagi kesehatan
Pengaruh Perilaku Personal Hiegine Terhadap Kejadian Skabies di Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda Suriya, Suriya; Rosdiana, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3784

Abstract

Skabies merupakan suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi Sarcoptes Scabiesi var. haminis. Prevalensi scabies di dunia masih tergolong cukup tinggi yaitu berkisar 300 juta kasus per tahun. Penyakit scabies endemis di wilayah yang beriklim tropis dan subtropis sperti beberapa negara yaitu Afrika, Amerika Selatan, karibia, Australia Tengah dan Selatan dan negara Asia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku personal hiegine terhadap kejadian scabies di Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda. Desain penelitian ini menggunakan case control. Adapun pelaksanaan penelitian dilaksanakan di RS Kesdam Iskandar Muda pada tanggal 19 s/d 20 Juli 2023. Analisa data menggunakan uji chi square test. Hasil Penelitian membuktikan bahwa perilaku personal hiegine mayoritas pada kategori baik sebanyak 31 (62%), pengaruh perilaku personal hiegine terhadap kejadian scabies dengan nilai p= 0.020. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara perilaku personal hiegine terhadap kejadian scabies di RS Kesdam Iskandar Muda.Kata Kunci : Scabies, Perilaku Personal HiegineScabies is a skin disease caused by infestation and sensitization of Sarcoptes Scabiesi var. Haminis. The prevalence of scabies in the world is still quite high, namely around 300 million cases per year. Scabies is endemic in areas with tropical and subtropical climates such as several countries, namely Africa, South America, the Caribbean, Central and South Australia and Asian countries. The aim of this research was to determine the effect of personal hygiene behavior on the incidence of scabies at Kesdam Iskandar Muda Hospital. This research design uses case control. The research was carried out at the Kesdam Iskandar Muda Hospital from 19 to 20 July 2023. Data analysis used the chi square test. The research results prove that the majority of personal hygiene behavior is in the good category with 31 (62%), the influence of personal hygiene behavior on the incidence of scabies with a value of p = 0.020. Based on the research results, it can be concluded that there is an influence between personal hygiene behavior on the incidence of scabies at Kesdam Iskandar Muda Hospital.Keywords: Scabies, Personal Hygiene Behavior
ANALISIS PROGRAM 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DI KOTA BINJAI Tarigan, Fahmi Syahreza; Marniati, Marniati; Herawati, Herawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4787

Abstract

                                                                     AbstrakLatar Belakang : Program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) adalah salah satu program pengolahan sampah yang cukup diminati. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang juga melakukan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle)  sebagai unggulan dalam program pemilahan sampah agar sampah yang sampai ke TPA berkurang melalui pemilahan di sumbernya. Kota Binjai juga menerapkan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai salah satu program dalam menangani sampah di Kota Binjai, namun saat ini program 3R di Kota Binjai Sudah banyak yang tidak berjalan dikarenakan pandemi covid 19 dan keterbatasan anggaran dalam menjalankan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Tujuan Kegiatan : Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui jenis program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang masih berjalan di Kota Binjai serta hambatan yang dihadapi dari program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kota Binjai. Hasil Kegiatan : Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa program yang masih berjalan adalah program bank sampah dengan jumlah 2 unit bank sampah dan program lainnya seperti rumah kompos, TPS 3R dan lubang biopori sudah tidak berjalan lagi dampak dari pandemi covid 19 dan efisiensi anggaran. Kata Kunci : Reduce, Reuse, Recycle
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN BAYI LAHIR RENDAH USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Erisma, Erisma; Amin, Ghazali; Aagustina, Aagustina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4571

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) tertinggi. Salah satu penyebab AKB yaitu BBLR. Secara teori menyebutkan penyebab BBLR antara lain faktor ibu (usia, paritas, jarak kehamilan, riwayat penyakit, sosial ekonomi, kebiasaan), faktor janin, faktor plasenta dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Faktor-faktor yang berhubungan dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR Usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022.Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian case control, yang dilaksanakan pada tanggal 10 s/d 15 Februari 2021 di Wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan data dengan menyebarkan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square, data diolah dengan SPSS 23Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia (p=0,023: OR:4, CI; 1,34-12.28), hipertensi (p=0,001: OR:8, CI;2,35-27,15), paritas (p=0,049: OR:2,9, CI; 0,99-8,64), pendapatan (p=0,049: OR:3,5, CI; 1,09-11,37), Status Gizi (p=0,001: OR:20,5, CI; 2,31-181,5) dan tidak ada hubungan pendidikan (p=0,644: OR:0,6, CI; 0,227-1,95) dengan kejadian BBLR.Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan usia, hipertensi, paritas, pendapatan dan status gizi dengan kejadian BBLR, dan tidak ditemukan adanya hubungan pendidikan dengan kejadian BBLR. Diharapkan kepada pihak Puskesmas Kaju perlu adanya peningkatan informasi dan skrining yang berkaitan dengan faktor risiko kejadian BBLR melalui peningkatan fungsi kelas ibu hamil, pemantauan keteraturan kunjungan kehamilandan kebijakan lainnya sehingga angka kelahiran dengan kasus BBLR dapat ditekan.
Implementasi Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; ZA, Raudhatun Nuzul; Asnimar, Asnimar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3772

Abstract

ABSTRACTLatar Belakang Masalah: Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) mempunyai tiga indikator penting yang harus diterapkan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan peserta JKN di FKTP. Adapun ketiga indikator tersebut adalah angka kontak ≥ 150 per mil, rasio rujukan rawat jalan non spesialistik ≤2%,dan rasio peserta prolanis terkendali ≥ 5%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pelaksanaan Kapitasi Berbasis Kinerja  (KBK) Di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan indept interview, observasi, dan telah dokumen sebagai cara untuk mengumpulkan data. Informan penelitian ini berjumlah 5 orang dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data secara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan Angka Kontak mencapai target pada zona aman dengan kriteria rating 4 dengan capaian angka kontak ≥150% nilai capaian 1,6. Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non Spesialistik mencapai target pada zona aman dengan kriteria rating 4 dengan capaian Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non Spesialistik ≤ 2%  nilai capaian 2 dan Rasio peserta prolanis tidak mencapai zona aman dengan kriteria rating 1 dengan capaian Rasio peserta prolanis terkendali <3% nilai capaian 0. Diharapkan Puskesmas Meuraxa melakukan koordinasi dengan kepala desa dan kader puskesmas serta optimalisasi  penjadwalan konsultasi dan pemeriksaan penunjang secara rutin dan kunjungan ke rumah.Kata kunci: Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK), Prolanis.Background of the Problem: Performance Based Capitation (KBK) have three indicators that are applied as an effort to improve the quality of services for JKN participants at the FKTP. The three indicators are contact rate ≥ 150 per mile, non-specialist outpatient referral ratio ≤2%, and Prolanis participant ratio controlled ≥ 5%. The purpose of this study was to analyze the implementation of performance-based capitation (KBK) at the Meuraxa Public Health Center, the Banda Aceh City. This study used a qualitative approach using in-depth interviews, observation, and documents as a way to collect data. The number of informants in this study were 5 people with purposive sampling technique. Data analysis in qualitative research consists of the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The results showed that the contact number reached the target in the safe zone with a rating criterion of 4 with a contact number achievement ≥150%, an achievement value of 1.6. Outpatient Referral Ratio for Non-Specialistic Cases reached the target in the safe zone with rating criteria 4 with the achievement of Outpatient Referral Ratio for Non-Specialistic Cases ≤ 2%, score of 2 and the ratio of prolanis participants not reaching the safe zone with rating criteria 1 with the achievement of controlled prolanist participant ratio 3% achievement value 0.1. It is hoped that the Meuraxa Health Center will coordinate with the village head and puskesmas cadres as well as optimize the scheduling of consultations and routine supporting examinations and home visits.Keywords: Performance Based Capitation (KBK), Prolanis
KESESUAIAN TAFSIRAN BERAT JANIN DENGAN RUMUS JOHNSON-TOSHACK DENGAN BERAT LAHIR BAYI DI PUSKESMAS BASARANG Murni, Dewi; Salmarini, Desilestia Dwi; Irawan, Angga; Hestiyana, Nita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4807

Abstract

Latar Belakang: Provinsi Kalimantan Tengah merupakan 10 provinsi dengan presentase kematian ibu dan bayi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2022 angka kematian ibu sebesar 146 per 100 kelahiran hidup dan angka kematian balita sebesar 9,0 per 1000 kelahiran hidup. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka kejadian BBLR adalah melakukan skrining saat kehamilan secara tepat dengan pengukuran tinggi fundus uteri (TFU). Metode sederhana yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan adalah TFU adalah dengan rumus Johson- Toshack.Tujuan: menguji Kesesuaian Tafsiran Berat Janin dengan Rumus Johnson-Toshack dengan Berat Lahir Bayi di Puskesmas Basarang.Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan rancangan cross sectional menggunakan pendekatan Retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Basarang dari bulan Oktober-November 2023 yang berjumlah 40 orang dengan usia kehamilan kisarannya 37-42 minggu. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling.Analisis menggunakan Wilcoxon test.Hasil: Analisis dengan SPSS versi 23 didapatkan perbedaan antara taksiran berat badan janin dengan berat badan bayi baru lahir. Selisih rata-rata taksiran berat badan janin dengan berat badan bayi baru lahir adalah sebesar 49,37 gram. Sedangkan berdasarkan hasil uji Wilcoxon sign test terdapat angka p value 0,043 (<0,05) Simpulan: Ada kesesuaian antara taksiran berat badan janin menurut rumus Johnson Tausack dengan berat lahir bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Basarang tetapi tidak signifikan dengan adanya perbedaan rata-rata 49,37 gram antara tafsiran berat janin dan berat badan bayi saat lahir. Kata Kunci: Tafsiran Berat Janin, Johnson Tausack
Pengaruh Kemampuan Koping Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Fauziah Bireuen Bukhari, Bukhari; Zaman, Badrul; Hernita, Hernita; Ridha, Muttaqin Al
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3867

Abstract

Strategi koping adalah perubahan yang dibuat oleh individu pada sikap, pikiran, dan perasaan  sebagai respon  terhadap stressor yang mereka hadapi. Tujuan penelitian mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien diabetes mellitus di RSUD dr.Fauziah Bireuen. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden 35 orang. Penelitian ini dilakukan di RSUD dr. Fauziah pada tanggal 20-22 September 2023. Analisa data menggunakan uji chi-square. Karakteristik responden didapatkan didapatkan bahwa jenis kelamin perempuan 23 orang (65.5%). Usia 36 sampai 40 sebanyak 11 orang (31.4%). Pendidikan terakhir SMP dengan 18 responden (51.4%). Tidak bekerja 19 (54%). Hasil uji univariat bahwa kemampuan koping dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus di RSUD dr. Fauziah berada pada kategori adaptif sebanyak 22 responden (63%). Tingkat kecemasan di RSUD dr.Fauziah Bireuen berada pada kategori ringan sebanyak 16 responden (45.7%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kemampuan koping dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus di RSUD dr.Fauziah Bireuen tahun 2023(ρ value 0.002). Pasien Diabetes Melitus dan keluarga diharapkan dapat lebih aktif dalam mencari informasi mengenai penyakitnya. sehingga lebih mudah menghapi hal- hal yang harus dilakukan jika terjadi kecemasan.Kata Kunci : Koping, Kecemasan, Diabetes MelitusCoping strategies are changes made by individuals in attitudes, thoughts, and feelings in response to the stressors they face. The aim of this study is to determine the relationship between coping mechanisms and anxiety levels in diabetes mellitus patients at dr. Fauziah General Hospital, Bireuen. This research design is Cross-Sectional. The sampling technique used in this study was accidental sampling with a total of 35 respondents. The study was conducted at dr. Fauziah General Hospital from September 20-22, 2023. Data analysis used the chi-square test. Respondent characteristics revealed that 23 respondents (65.5%) were female. 11 respondents (31.4%) were aged between 36 and 40 years. 19 respondents (51.4%) had completed junior high school. 19 respondents (54,3%) were unemployed. Univariate test results showed that coping ability and anxiety levels in diabetes mellitus patients at dr. Fauziah General Hospital were in the adaptive category for 22 respondents (63%). Anxiety at dr. Fauziah General Hospital Bireuen was in the mild category for 16 respondents (45.7%). Bivariate test results indicated a significant relationship between coping ability and anxiety levels in diabetes mellitus patients at dr. Fauziah General Hospital Bireuen in 2023 (ρ value 0.002). Diabetes Mellitus patients and their families are expected to be more proactive in seeking information about the disease so that it becomes easier to handle situations if anxiety occurs.Keyword: Coping, Anxiety, Diabetes Mellitus