cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Husna, Asmaul; Andika, Fauziah; Willis, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4880

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin  (Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, 2019). Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh pada tanggal 03 sampai 07 Februari tahun 2025. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang berkunjung di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh pada bulan Desember sampai dengan Februari 2024 sebanyak 250 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu seluruh pasien yang berkunjung di Poli penyakit dalam di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh dijadikan sampel pada tanggal 03 sampai 07 Februari tahun 2025 sebanyak 40 orang. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus dengan nilai P=0.900 dan ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.023.  
ANALISIS HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN PERILAKU PASIEN TERKAIT CARA MENYIMPAN OBAT RACIKAN NON STERIL DI PUSKESMAS SEWON 1 BANTUL Manusu, Abd Sukri S.; Wulandari, Ari Susiana; Suprapti, Sri; Nurinda, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4849

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan dan penyimpanan obat di rumah masih menjadi masalah akibat kurangnya pemahaman. Menurut Kemenkes RI (2013), 35,2% rumah tangga menyimpan obat, sebagian besar obat sisa. Riset Kesehatan Dasar 2018 mencatat 82-85% keluarga di Jakarta dan Yogyakarta menyimpan obat, namun 30% tidak mengelolanya dengan baik. Obat racikan non-steril memiliki batas penggunaan (Beyond Use Date/BUD) yang berbeda dari tanggal kedaluwarsa. Studi di Puskesmas Sewon 1 Bantul menunjukkan 9,9% pasien menerima terapi obat racikan.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sosiodemografi dengan perilaku menyimpan obat racikan non steril oleh pasien.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi gamma dan chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,003) dan tingkat pendidikan (p=0,000) dengan perilaku menyimpan obat racikan non-steril (p<0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, status pekerjaan, dan status jaminan kesehatan dengan perilaku menyimpan obat racikan non-steril (p>0,05).Kesimpulan: Faktor usia dan tingkat pendidikan memiliki pengaruh terhadap kebiasaan pasien dalam menyimpan obat racikan non-steril. Oleh karena itu, diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai cara penyimpanan obat yang benar agar kualitas dan efektivitas obat tetap terjaga. Kata Kunci : BUD, racikan, non steril, sosiodemografi, perilaku
ANALISIS FACTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER SERVIKS DI RSUD ULIN BANJARMASIN Sari, Eliza Karmila; Kabuhung, Elvine Ivana; Nastiti, Kunti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4505

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyakit terbanyak kedua yang diderita wanita, dan menyebabkan kematian rata-rata 13,9 per 100.000 penduduk. Kanker serviks adalah penyakit yang menyerang sel-sel di leher rahim. Wanita yang terdiagnosis kanker serviks akan mengalami perubahan pada segi fisik, psikologis, spiritual, interaksi sosial dan juga pada fungsi sexual. Perubahan tersebut akan mempengaruhi kualitas hidup.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimental, desain deskriptif korelatif pendekatan “Cross Sectional”. Sample penelitian ini sebanyak 77 responden. Analisis data menggunakan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan kategori usia dewasa berjumlah 68 orang dengan persentase sebanyak (88,3%) dengan tingkat pendidikan tinggi atau minimal SMA (85,7%) dan responden dengan status bekerja berjumlah 47 orang (61%). Hasil uji statistik usia tidak terdapat hubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks (p value = 0,09). Sedangkan tingkat pendidikan (p value = 0,005 dan pekerjaan (p value = 0,011) terdapat hubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks. Berdasarkan penelitian orang yang berpendidikan lebih mudah menerima hal baru. Responden yang bekerja akan berinteraksi dan terbentuk hubungan interaksi yang saling membutuhkan. Kata Kunci: Kanker Serviks, Kualitas Hidup
PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI PRODI KESEHATAN GIGI POLTEKKES KEMENKES ACEH Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; Yunita, Yunita; Yani, Evi Dewi; Miani, Riza
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4872

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi kasus penyakit menular seksual di Aceh pada laki-laki mencapai 79% dan Aceh Besar mencapai 28%. Tingginya kasus penyakit menular seksual disebabkan kurangnya pengetahuan dan sikap negatif masyarakat terhadap tindakan pencegahan penyakit.Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh edukasi media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam pencegahan penyakit menular seksual di Prodi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ialah seluruh mahasiswa Prodi Kesehatan Gigi tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 320 orang, sampel penelitian sebanyak 76 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Hasil Penelitian: dari hasil penelitian bahwa variabel pengetahuan (p value =0,000) dan sikap (p value =0,000) yang menunjukkan ada pengaruh antara edukasi dengan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam upaya pencegahan penyakit menular seksual di Prodi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh.Kesimpulan: ada pengaruh antara edukasi dengan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam upaya pencegahan penyakit menular seksual. Agar mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai sumber edukasi yang tersedia seperti mengikuti seminar kesehatan di kampus, mengakses modul pembelajaran online tentang PMS, dan aktif dalam kegiatan peer education (pendidikan sebaya) sehingga meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap ke arah positif yang mendukung terbentuknya perilaku kesehatan
EFEKTIVITAS MOBILISASI DINI TERHADAP FUNGSI PARU DAN LAMA RAWAT INAP PADA PASIEN POST OPERASI BEDAH MAYOR DI RSUP H. ADAM MALIK Sembiring, Adelina; Afriani, Dina; Gurning, Lisbet; Zega, Petra Diansari; Surbakti, Erika Eloina; Gusna, Dea Permata
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4999

Abstract

Latar Belakang: Pasien yang menjalani operasi bedah mayor memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi pascaoperasi, terutama gangguan fungsi paru dan perpanjangan lama rawat inap. Mobilisasi dini merupakan intervensi sederhana namun efektif untuk mencegah komplikasi tersebut. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas mobilisasi dini terhadap fungsi paru dan lama rawat inap pada pasien pascaoperasi bedah mayor di RSUP H. Adam Malik. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 60 pasien post operasi bedah mayor, dibagi menjadi dua kelompok (30 intervensi, 30 kontrol). Kelompok intervensi mendapatkan mobilisasi dini dalam 24 jam pertama pascaoperasi, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan mobilisasi sesuai protokol rutin rumah sakit. Fungsi paru diukur menggunakan spirometri (nilai FEV? dan FVC), dan lama rawat inap dicatat dari rekam medis.  Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada peningkatan fungsi paru (FEV? dan FVC) pada kelompok mobilisasi dini dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Selain itu, lama rawat inap pasien pada kelompok intervensi lebih pendek secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol (p<0,01). Kesimpulan: Mobilisasi dini efektif dalam meningkatkan fungsi paru dan memperpendek lama rawat inap pada pasien post operasi bedah mayor. Intervensi ini sebaiknya menjadi bagian dari protokol standar perawatan post operasi. 
FORMULASI SEDIAAN GEL ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP BAKTERI Staphyloccoccus epidermidis Rahmi, Putri; Ariska, Desy; Sari, Febia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.4208

Abstract

Daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) adalah tanaman obat yang sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional, dan memiliki senyawa aktif alkaloid, flavonoid, tanin dan terpenoid yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa formulasi gel ekstrak etanol daun binahong aktivitas antibakteri, dan untuk mengetahui perbedaan efektivitas gel ekstrak daun binahong terhadap bakteri Staphyloccoccus epidermidis. Penelitian ini bersifat eksperimental. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%. Konsentrasi ekstrak etanol daun binahong yang digunakan sebesar F1 (5)%, F2 (10%), dan F3 (15%) dengan kontrol positif gentamisin sulfate 0,1% dan kontrol negatif berupa basis gel (blanko). Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan melihat zona hambat yang terbentuk disekitar kertas cakram. Hasil penelitian uji aktivitas antibakteri menunjukkan ekstrak etanol daun binahong F1 (5%) memiliki diameter zona hambat rata-ratanya yaitu sebesar 7,27 mm, F2 (10%) berdiameter sebesar 8,62, dan F3 (15%) berdiameter sebesar 9,13 mm. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sediaan gel ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphyloccoccus epidermidis.Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk memformulasikan daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) ke dalam bentuk sediaan lain, seperti cream atau salep untuk pengobatan pada kulit yang terluka seperti luka bakar, luka terbuka.Kata kunci : Antibakteri, Daya hambat, Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Staphylococcusepidermidis.Binahong leaf (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) is a medicinal plant that is often used by the community as traditional medicine, and has active compounds of alkaloids, flavonoids, tannins and terpenoids that have antibacterial activity. This study aims to determine the antibacterial activity of the ethanol extract gel formulation of binahong leaves, and to determine differences in the effectiveness of the binahong leaf extract gel against the bacteria Staphyloccoccus epidermidis. This research is experimental. The extraction method used is maceration with 96% ethanol as solvent. The concentration of the ethanol extract of binahong leaves used was F1 (5)%, F2 (10%), and F3 (15%) with a positive control of 0.1% gentamicin sulfate and a negative control in the form of a gel base (blank). Antibacterial activity test using disc diffusion method by looking at the inhibition zone formed around the paper disc. The results of the antibacterial activity test showed that the ethanol extract of binahong leaves F1 (5%) had an average diameter of the inhibition zone of 7.27 mm, F2 (10%) had a diameter of 8.62, and F3 (15%) had a diameter of 9. 13 mm. The conclusion of this study is that the gel preparation of the ethanol extract of the leaves of binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) has antibacterial activity against the bacterium Staphyloccoccus epidermidis. It is recommended that further researchers formulate the leaves of binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) into other dosage forms, such as creams or ointments for the treatment of injured skin such as burns, open wounds.Keywords: Antibacterial, Inhibition, Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis), Staphylococcus epidermidis
DETERMINAN KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT TINGKAT II ISKANDAR MUDA BANDA ACEH Jamaliah, Jamaliah; Safitri, Faradilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4848

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan glukosa darah. Berdasarkan data dari Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Tingkat II Iskandar Muda tahun 2020 jumlah pasien yang mengalami diabetes mellitus sebanyak 236 kasus, sedangkan tahun 2021 jumlah pasien diabetes sebanyak 275 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan hipertensi, genetik dan gaya hidup pada pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi penelitian diperoleh pada saat pengumpulan data penelitian sebanyak 64 orang pasien yang dirawat diruang .Hamzah, ruang T.Umar, ruang Cut Mutia dan ruang Malikussaleh dan pengambilan sampel secara total pupulasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Pengumpulan data penelitian ini telah dilaksanakan dari tanggal 6 - 11 Juni 2022 di ruang rawat inap Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariate menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian analisis univariat diperoleh dari 64 responden, yang mengalami Diabetes mellitus sebanyak 27 orang (42.2%), mengalami hipertensi sebanyak 31 orang (48.4%), memiliki riwayat keluarga mengalami DM sebanyak 24 orang (37.5%), dan responden dengan gaya hidup yang tidak sehat sebanyak 40 orang (62.5%). Analisis bivariat diperoleh variabel hipetensi (p-value = 0.001),  genetik (p-value = 0.000), dan gata hidup (p-value = 0.003). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara hipertensi, genetik dan gaya hidup dengan kejadian diabetes melitus pada pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Saran bagi petugas kesehatan dapat memberikan penanganan secara tepat bagi pasien penderita diabetes melitus dan memberikan edukasi kepada seluruh pasien yang dirawat tentang bahaya diabetes melitus dan merubah kebiasaan tidak baik menjadi perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit diabetes melitus.
DETERMINAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG LUAS KABUPATEN TANAH LAU Yeni, Heri; Istiqomah, Istiqomah; Zulliati, Zulliati; Rahman, Subhannur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4629

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah serius di Indonesia, dengan target penurunan yang ditetapkan dalam Sustainable Development Goals (SDG’s). Prevalensi BBLR di negara berkembang, termasuk Indonesia, menjadi penyebab utama AKB. Meskipun terjadi penurunan AKB, angka tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan. Penyebab BBLR antara lain kelahiran premature dan pertumbuhan janin terlambat. Kualitas kesehatan ibu dan asupan gizi yang tidak memadai merupakan faktor risiko utama terjadinya BBLR. Data terkini menunjukkan angka kejadian BBLR yang cukup tinggi di wilayah kerja Puskemas Padang Luas, menekankan pentingnya deteksi dini dan perencanaan kehamilan yang baik.Tujuan: menanalisis Determinan Persalinan dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Luas.Metode: Penelitian ini merupakan analisis kuantitatif, menggunakan metode penelitian case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan rumus uji chi square dan odd ratio. Sampel berjumlah 75 ibu bersalin dimana 25 sampel kasusu dan 50 sampel kontrol.Hasil: Data univariat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi yang terdiri dari riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan. Hasil penelitian faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu riwayat UK p-value 0,000, paritas p value 0,032 OR 2,912, IMT p value 0,00, riwayat komplikasi kehamilan p value 0,000 OR 46,00.Simpulan: Riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan merupakan faktor-faktor yang dapat memyebabkan terjadinya kejadian BBLR.Kata Kunci: Riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR Kata kunci: riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR
PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENDOKUMENTASIAN PROSES KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CUT NYAK DHIEN KABUPATEN ACEH BARAT Marshanda, Zahra Amalia; Maurissa, Andara; Kamil, Hajjul; Jannah, Noraliyatun; Putri, Suraya
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4823

Abstract

Pengetahuan perawat dalam pendokumentasian keperawatan merupakan hal yang sangat penting karena sangat berpengaruh pada mutu dokumentasi dan pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan perawat tentang pendokumentasian proses keperawatan di RSUD Cut Nyak Dhien Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap sebanyak 332 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Sampel penelitian berjumlah 181 responden Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibuat oleh peneliti berdasarkan SOP Rumah Sakit Cut Nyak Dhien, total jumlah kuesioner 36 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang pendokumentasian proses keperawatan di ruang rawat inap RSUD Cut Nyak Dhien Kabupaten Aceh barat berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 116 responden (64,1%), pengetahuan sedang yaitu 44 responden (24,3%) dan pengetahuan rendah berjumlah 21 orang (11,6%).. Tingkat pengetahuan perawat akan berpengaruh pada pelaksanaan dan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan. Semakin tinggi tingkat pengetahuan yang dimiliki maka semakin meningkat juga kualitas dan kelengkapan pendokumentasian keperawatan. Saran penelitian yaitu diharapkan bagi perawat agar mengikuti pelatihan terjadwal terkait proses pendokumentasian yang benar upaya untuk meningkatkan pemahaman dalam melakukan dokumentasi keperawatan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMPSIA DI RS Dr. H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN Syahr, Alfi; Salmarini, Desilestia Dwi; Ningrum, Novalia Widiya; Haryono, Ika Avrillina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4623

Abstract

Latar Belakang : Komplikasi kebidanan adalah kesakitan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi. Kematian ibu merupakan peristiwa kompleks yang disebabkan oleh berbagai penyebab. Salah satu penyebab kematian maternal adalah terjadinya preeklampsia atau eklamsia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Angka Kematian Ibu di provinsi KalSel pada Tahun 2022 sebanyak 89 orang dan di Tahun 2023 sebanyak 92 kasus. Preeklampsia  merupakan  kelainan  yang  ditemukan  pada  waktu  kehamilan  sampai  3 bulan setelah  persalinan. Preeklampsia menjadi salah satu penyebab kematian ibu di Indonesia. Kejadian preeklampsi selain berdampak pada ibu, preeklampsia juga memiliki dampak pada janin yang diakibatkan menurunnya aliran darah ke plasenta yang mengakibatkan gangguan fungsi plasenta.Tujuan : Mengetahui  hubungan karakteristik ibu hamil dengan kejadian preeklampsia di RS.Dr.H.Moch Ansari Saleh Banjarmasin.Metode : Penelitian ini adalah jenis survey analitik dengan  pendekatan case control. populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu bersalin di RS.Dr.H.Moch Ansari Saleh Banjarmasin dari bulan Januari – Juli 2023 sebanyak 687 persalinan. Sehingga dalam penelitian sampel yang digunakan sebanyak 84 orang  untuk sampel kasus dan 84 orang untuk sampel kontrol.Hasil : Berdasarkan hasil penelitian usia 20-35 tahun sebanyak 127 orang (75,6%) dengan nilai p value 0,126, sedangkan paritas  2 dan 3 sebanyak 86 (51,2%) dengan p value 0,031 dan tidak obesitas sebanyak 102 orang (60,7%) dengan p value 0,001.Simpulan : Tidak ada hubungan usia ibu dengan kejadian preeklampsi dan adanya hubungan paritas serta oberitas ibu dengan kejadian preeklampsi. Kata kunci: usia, paritas, obesitas, kejadian preeklampsi