cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,357 Documents
EFEKTIVITAS EDUKASI TERSTRUKTUR OLEH BIDAN TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DI KLINIK JULIANA DALIMUNTHE Sri Ilawati; Bambang Budi Raharjo
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5555

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan nasional yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas ibu serta risiko berat badan lahir rendah dan stunting pada bayi. Edukasi terstruktur oleh bidan merupakan salah satu intervensi yang dapat meningkatkan pemahaman dan perilaku ibu dalam pencegahan anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menilai efektivitas edukasi terstruktur oleh bidan terhadap pengetahuan, sikap, dan kepatuhan ibu hamil dalam pencegahan anemia. Metode Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen menggunakan rancangan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 55 ibu hamil trimester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi edukasi diberikan dalam empat sesi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menilai perbedaan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil Edukasi terstruktur meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kepatuhan secara signifikan. Pengetahuan kategori baik meningkat dari 18,2% menjadi 72,7%; sikap positif meningkat dari 36,4% menjadi 76,4%; dan kepatuhan konsumsi tablet Fe meningkat dari 38,2% menjadi 80,0%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perubahan signifikan pada ketiga variabel: pengetahuan (Z = -6,72; p < 0,001), sikap (Z = -6,05; p < 0,001), dan kepatuhan (Z = -4,24; p < 0,001). Kesimpulan Edukasi terstruktur oleh bidan efektif meningkatkan pengetahuan, sikap positif, dan kepatuhan ibu hamil dalam pencegahan anemia. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin dalam layanan antenatal care sebagai upaya mendukung penurunan angka anemia ibu hamil dan pencegahan stunting.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN CARA MENYIKAT GIGI PADA MURID DI SDN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR Pocut Zakyyah Faizal. Y
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5651

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan pada anak usia sekolah dasar di Indonesia. Pengetahuan mengenai cara menyikat gigi yang benar masih rendah, terutama akibat metode edukasi yang kurang menarik. Media video animasi sebagai sarana edukasi kesehatan gigi dinilai efektif dalam menyampaikan informasi secara visual dan auditori kepada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan cara menyikat gigi pada murid SDN Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 52 murid kelas I, II, dan III yang dipilih secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pretest dan posttest sesudah intervensi yang dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan siswa dari sebelumnya 4,87 menjadi 7,12 sesudah diberikan pendidikan menggunakan media video animasi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan cara menyikat gigi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi terbukti efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar. Kombinasi unsur visual, audio, dan gerakan dalam video animasi mampu meningkatkan pemahaman dan daya ingat siswa terhadap informasi yang disampaikan. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan video edukatif animasi dalam program kesehatan gigi di sekolah dapat menjadi pendekatan strategis dalam membentuk kebiasaan menyikat gigi sejak usia dini. Diharapkan media ini dapat ditetapkan sebagai metode edukasi kesehatan gigi di lingkungan sekolah secara luas.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DI PMB NOVI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2025 Dewina Susanti; Kaifar Nuha; Cut Aprisca; Nur Afifah; Sanita Sanita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5417

Abstract

Perawatan pencegahan dan pengendalian infeksi pada bayi baru lahir bergantung pada kesadaran dan pengetahuan yang dimiliki oleh ibu. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai perawatan tali pusat dapat menyebabkan terjadinya infeksi, karena tali pusat merupakan jalan utama masuknya infeksi pada bayi baru lahir. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat di PMB Novi Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2025. Metode Penelitian: Bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 33 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 16 Agustus 2025 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa hasil uji statistik ada hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,000, ada hubungan pendidikan kesehatan saat antenatal care dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,024, ada hubungan budaya dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,000.
ANALISIS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK UTAMA BERSALIN NASTIA Fitriyanti Fitriyanti; Nuzulul Rahmi; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5433

Abstract

Pijat oksitosin adalah intervensi non-farmakologis yang efektif dalam merangsang produksi hormon oksitosin, sehingga mendukung kelancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum. Teknik ini melibatkan pemijatan lembut sepanjang tulang belakang untuk merangsang refleks let-down dan pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Bersalin Nastia. Metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan desain posttest only design pada 20 ibu postpartum yang menerima pijat oksitosin diambil dengan teknik purposive sampel. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan produksi ASI setelah pijat oksitosin dengan p value = 0,019. Pijat oksitosin juga memberikan efek relaksasi yang mengurangi stres ibu, mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, pijat oksitosin direkomendasikan sebagai bagian dari praktik perawatan ibu postpartum.
IDENTIFIKASI KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIR BUTONG Misri Misri; Putri Yuliantie; Melviani melviani; Novalia Widia Ningrum
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5477

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terpenting yang dibutuhkan bayi idealnya diberikan selama 6 bulan dan dilanjutkan makanan pendamping sampai usia 2 tahun. Gagalnya ASI eksklusif dapat menimbulkan gejala negatif pada bayi diantaranya adalah, terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Sehingga perlu adanya identifikasi lanjutan dalam kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi. Untuk mengidentifikasi kegagalan pemberian asi eksklusif pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pir Butong dengan faktor pendidikan pekerjaan dan pengetahuan. Penelitian deskriptif kuantitatif, populasi 30 orang ibu menyusui yang memiliki bayi 6-12 bulan. Pengkajian data menggunakan kuesioner pada variabel pengetahua, pendidikan, pekerjaan dan Breastfeeding self efficacy/niat menyusui. Dianalisis menggunakan univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dari responden. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan mengidentifikasi kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pir Butong ditemukan bahwa dari 30 responden memiliki mayoritas pendidikan rendah yaitu 24 orang atau 80%, ibu tidak bekerja sebanyak 21 orang atau 70%, ibu yang memiliki pengatahuan dengan kategori tinggi sebanyak 21 orang atau 70% dan Breastfeeding Self Efficacy dengan kategori rendah sebanyak 19 orang atau 63,3%. Pendidikan, pengetahuan, pekerjaan dan niat menyusui pada Ibu diidentifikasi sebagai variabel yang dapat menjadikan kegagalan dalam menyusui.
PENGARUH KEBIASAAN MENCUCI TANGAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DENGAN CACINGAN PADA MURID SEKOLAH DASAR KECAMATAN DELIMA KABUPATEN PIDIE TAHUN 2025 Maifrizal Maifrizal; Muhammad Shalahuddin; Dara Maulida; Wahidanur Wahidanur; Khairol Razi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5502

Abstract

Worm infestation in children can lead to a lack of abilities due to a lack of iron, a lack of macronutrients, slowing down children's physical growth, development, and activity and intelligence. The purpose of this study was to determine the effect of handwashing and the availability of clean water on the incidence of worms in elementary school students in Delima District, Pidie Regency in 2025. This study was analytical with a cross-sectional study design. The population and sample in this study were 79 students from grades 4 to 6. The sampling technique was total sampling. This study was conducted on June 30 - July 4, 2025. Data collection was carried out using a questionnaire. The results of the univariate test showed that the majority of students did not experience worms (88.6%), the majority of students had the habit of washing their hands (87.3%), and the majority of students had clean water available (91.1%). Bivariate tests revealed a relationship between handwashing habits and worm infestation (P=0.000), and no relationship between clean water availability and worm infestation (P=0.961). Students are advised to increase their awareness and practice of handwashing with soap, as well as maintaining personal and environmental hygiene. Students also need to understand that hand hygiene and the use of clean water are simple yet crucial steps to prevent worm infestation and other diseases
HUBUNGAN MALOKLUSI GIGI ANTERIOR DENGAN STATUS PSIKOSOSIAL MAHASISWA JURUSAN KESEHATAN GIGI POLTEKKES KEMENKES ACEH Rahmi Khoiriyah; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5226

Abstract

Maloklusi anterior ditemukan pada 100% dari 10 mahasiswa JKG Poltekkes Kemenkes Aceh, dengan 90% mengalami crowding, dari mereka yang crowding, 33,3% juga protrusif dan 10% diastema. Sebanyak 80% subjek mengaku kurang percaya diri dengan gigi mereka. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara maloklusi gigi anterior dan status psikososial mahasiswa. Metode penelitian menggunakan survei analitik cross-sectional dengan uji chi-square dan odds ratio. Hasil chi-square (p=0,005) menunjukkan hubungan signifikan antara maloklusi gigi anterior dan status psikososial.  Hasil uji Odds ratio 6,61 mengindikasikan mahasiswa dengan maloklusi anterior 6,61 kali lebih berisiko mengalami status psikososial buruk dibandingkan dengan mahasiswa dengan gigi anterior normal.
PENGARUH PENYULUHAN DENGEN METODE ROLEPLAY TERHADAP PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA MURID SDN GAROT ACEH BESAR Adila, Faiza; Mardiah, Ainun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5295

Abstract

Penyuluhan kesehatan gigi merupakan upaya penting untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, terutama melalui metode pembelajaran yang menyenangkan seperti roleplay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan metode roleplay terhadap pengetahuan menyikat gigi pada murid SDN Garot, Aceh Besar. di SDN Garot, sekitar 80% murid belum memahami cara dan waktu menyikat gigi yang tepat, seperti setelah sarapan dan sebelum tidur. Hal ini menunjukkan perlunya penyuluhan kesehatan gigi dengan pendekatan yang menarik, seperti metode roleplay yang melibatkan permainan peran untuk meningkatkan pemahaman anak. penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Sampel penelitian berjumlah 84 murid yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan penyuluhan dilakukan dengan media boneka tangan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan, dengan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Sebelum penyuluhan, 66,6% murid berada pada kategori pengetahuan kurang baik, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 88% dengan kategori pengetahuan baik. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan metode roleplay berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan menyikat gigi pada murid SDN Garot. Disarankan kepada murid SDN Garot Aceh Besar agar mampu memahami edukasi tentang menyikat gigi dan mulut yang baik dan benar, dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari- hari yang diberikan melalui metode boneka tangan
FORMULASI dan UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Monica Suryani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5705

Abstract

Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat trauma panas. Biji alpukat (Persea americana Mill.) mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi, antioksidan, dan berperan dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak biji alpukat serta formula krim yang optimal untuk pengobatan luka bakar. Pengujian dilakukan pada tikus jantan dengan empat formula: F0 (kontrol), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Hasil menunjukkan seluruh krim memenuhi standar SNI dan mempercepat penyembuhan luka bakar, dengan aktivitas terbaik pada formula F3 (15%). Kata kunci: Krim, Luka Bakar, Biji Alpukat.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN Lawsonia inermis Linn. TERHADAP Propionibacterium acnes Dan Escherichia coli Siti Samaniyah; Syarifah Asyura; Rulia Meilina; Periskila Dina Kali Kulla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5448

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas, termasuk tanaman herbal seperti daun Lawsonia inermis Linn. Biasa di kenal dengan daun pacar kuku, dikenal dalam pengobatan tradisional sifat antibakterinya. Namun, penelitian ilmiah tentang efektivitas daun pacar kuku terhadap bakteri patogen, seperti Propionibacterium acnes dan Escherichia coli, masih terbatas. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi kulit dan pencernaan, yang sering diobati dengan antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik berlebihan menyebabkan resistensi. Penelitian ini mengeksplorasi kandungan fitokimia ekstrak etanol daun pacar kuku dalam mengatasi infeksi bakteri sebagai alternatif pengobatan berbasis herbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan fitokimia dan aktivitas antibakteri parameter Kosentrasi Hambat Minimum (KHM) dari esktrak etanol daun pacar kuku pada variasi kosentrasi terhadap Propionibakterium acnes dan Escherichia coli. Metode penelitian yang digunakan ekperimental laboratorium, . Uji KHM ekstrak daun pacar kuku menggunakan metode dilusi cair kemudian diukur kekeruhan dengan spektrofotometer UV-Vis. Konsentrasi estrak yang digunakan 5%, 30%, 45%, 60%, 85%, ,100% serta Kontrol positif (tetrasiklin 30µg) dan Kontrol negatif DMSO (1%). Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) memiliki kemampuan menghambat bakteri Propionibacterium acnes dengan rerata zona 18-24.85mm, sedangkan Escherichia coli rerata zona sekitar 6.21-11.78mm. Nilai KHM pada kosentrasi 6.25-50%. Disimpulkan pada penelitian ini ekstrak daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dan Escherichia coli memiliki kemampuan menghambat (KHM) Saran: Ekstrak daun pacar kuku ini berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal seperti krim atau gel untuk pengobatan jerawat, dan uji klinis diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Penelitian lanjutan dibutuhkan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa aktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri Kata Kunci: Daun Pacar Kuku, Antibakteri, KHM, Propionibacterium acnes, Escherichia coli Abstract Background: Indonesia has a wealth of biodiversity, including herbal plants such as Lawsonia inermis Linn leaves. Commonly known as henna leaves, known in traditional medicine for its antibacterial properties. However, scientific research on the effectiveness of henna leaves against pathogenic bacteria, such as Propionibacterium acnes and Escherichia coli, is still limited. These bacteria can cause skin and digestive infections, which are often treated with antibiotics, but excessive use of antibiotics causes resistance. This study explores the phytochemical content of henna leaf ethanol extract in treating bacterial infections as an alternative herbal-based treatment. The purpose of this study was to determine the phytochemical content and antibacterial activity of the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) parameter of henna leaf ethanol extract at various concentrations against Propionibacterium acnes and Escherichia coli. The research method used was a laboratory experiment. The MIC test of henna leaf extract used a liquid dilution method and then measured the turbidity with a UV-Vis spectrophotometer. The extract concentrations used were 5%, 30%, 45%, 60%, 85%, 100%, as well as positive control (tetracycline 30µg) and negative control DMSO (1%). The results of this study indicate that the ethanol extract of henna leaves (Lawsonia inermis Linn.) has the ability to inhibit Propionibacterium acnes bacteria with an average zone of 18-24.85mm, while Escherichia coli has an average zone of around 6.21-11.78mm. The MIC value at a concentration of 6.25-50%. It was concluded in this study that henna leaf extract (Lawsonia inermis Linn.) has antibacterial activity against Propionibacterium acnes and Escherichia coli has the ability to inhibit (MIC). Suggestion: This henna leaf extract has the potential to be developed as a topical preparation such as a cream or gel for the treatment of acne, and clinical trials are needed to ensure its safety and effectiveness. Further research is needed to isolate and identify the active compounds that play a role in antibacterial activity. Keywords: Henna Leaves, Antibacterial, KHM, Propionibacterium acnes, Escherichia coli