cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,357 Documents
HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI TABUK 1 Istiqamah Istiqamah; Nadiah Nadiah; Desilestia Dwi Salmarini; Fadhiyah Noor Anisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5474

Abstract

Imunisasi dasar lengkap wajib diberikan sebelum anak berusia satu tahun untuk mencapai tingkat imunitas yang optimal. Kabupaten banjar cakupan imunisasi dasar lengkap dicapai 7.830 bayi. Puskesmas sungai tabuk capaian program imunisasi termasuk kategori rendah dengan jumlah 53,9% dari 281 orang. Jumlah data bulan mei dipuskesmas sungai tabuk terdapat 143 balita yang berusia > 1 tahun. Menganalisis hubungan pendidikan ibu dan dukungan keluarga dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar di posyandu wilayah kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling yaitu sebanyak 48 orang. Berdasarkan variabel pendidikan yang paling rendah yaitu SD/SMP sebanyak 27 orang (56,25%) Hasil uji chie square 0,000
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG HYPNOBIRTHING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI IBU DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN DI KLINIK PRATAMA ANUGRAH CENGKEH TURI KOTA BINJAI 2025 Febri Yusnanda; Tika Ayu Pratiwi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5644

Abstract

Latar Belakang : Hypnobirthing merupakan metode melahirkan unik yang menggabungkan teknik melahirkan santai alami dengan hypnosis- diri (self-hypnosis). Hypnobirthing merupakan upaya alami menanamkan niat ke pikiran bawah sadar untuk menghadapi persalinan dengan tenang dan sadar. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengetahuan ibu hamil trimester III tentang Hypnobirthing terhadap kepercayaan diri ibu dalam menghadapi proses persalinan. Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian korelasi dengan pendekatakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik (uji chi-square) pada tingkat kepercayaan 95% (p
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PETUGAS KEKARANTINAAN KESEHATAN DENGAN KESIAPAN DALAM MENGHADAPI PENYAKIT INFEKSI EMERGING DI WILAYAH KERJA DALAM KOTA PADA BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I BANDA ACEH Rahmat Setiadi; Rahmayani Rahmayani; Burhanuddin Syam; Evi Dewi Yani; Sri Rosita; Ismail Ismail
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5724

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Penyakit infeksi emerging merupakan ancaman kesehatan global yang memerlukan kesiapan petugas kekarantinaan kesehatan, terutama di wilayah kerja dalam kota dengan akses pintu masuk internasional seperti Banda Aceh. Pengetahuan dan sikap petugas diduga berperan penting dalam menentukan tingkat kesiapan mereka menghadapi penyakit tersebut. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri dari petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh pada wilayah kerja dalam kota berjumlah 40 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan kesiapan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian: dari hasil analisis bivariat didapatkan variabel pengetahuan p value=
HUBUNGAN MENGKONSUMSI MAKANAN MANIS DENGAN KARIES GIGI PADA SISWA SDN 104211 MARINDAL Alifiya Nabila Pratiwi; Ratna Wilis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5296

Abstract

Karies Gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dijumpai pada anak-anak usia sekolah dasar. Berdasarkan data awal yang peneliti ambil pada 15 orang siswa kelas 5 SDN 104211 Marindal. Salah satu faktor utama penyebab karies gigi adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan manis secara berlebihan tanpa diimbangi dengan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan manis dengan karies gigi pada siswa SDN 104211 Marindal.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini sebanyak 70 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang dipilih secara acak (random sampling). Instrumen yang digunakan meliputi kuisioner konsumsi makanan manis dan pemeriksaan karies gigi menggunakan indeks def-t dan DMF-T. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan manis dalam kategori kadang-kadang ( 41,4% ) dan sering (34,3%). Sebagian besar siswa juga mengalami karies dengan tingkat sedang (40%) dan tinggi (28,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,003 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan manis dengan karies gigi pada siswa.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin sering siswa mengkonsumsi makanan manis maka semakin tinggi risiko terjadinya karies gigi. Diperlukan peran aktif sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mengurangi konsumsi makanan manis.
STATUS PERIODONTAL PENDERITA DM PADA PASIEN DI KLASTER 3 PUSKESMAS JAYA BARU BANDA ACEH Linda Suryani; Sisca Mardelita; Arnela Nur; Intan Liana; Ratna Wilis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.6052

Abstract

Latar Belakang: Penyakit periodontal adalah sekumpulan inflamasi yang terjadi pada jaringan penyangga gigi akibat infeksi bakteri, salah satu faktor gangguan sistemik yang dapat meningkatkan keparahan penyakit periodontal adalah diabetes melitus. Berdasarkan data awal di poli gigi terdapat 95 kasus penyakit periodontal dan di klaster 3 terdapat 1.123 kasus penyakit diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status penyakit periodontal pada Masyarakat penderita diabetes melitus. Penelitian ini bersifat deskriptif. Dilakukan di klaster 3 puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh pada tanggal 28 Januari – 11 April 2026. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien diabetes melitus yang berkunjung ke klaster 3 sebanyak 112 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah 53 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status penyakit periodontal pada responden dengan skor tertinggi adalah poket dalam sebanyak (60,3%). Jika ditinjau dari keseluruhan sextan skor tertinggi yang terkena penyakit periodontal adalah kategori karang gigi sebanyak (26,7%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus yang berkunjung ke klaster 3 puskesmas jaya baru rata – rata memiliki penyakit periodontal pada kategori poket dalam dan karang gigi. Disarankan pasien untuk meningkatkan kesadaran akan pemeliharaan Kesehatan gigi dan mulut dengan rutin berkunjung ke poli gigi sebanyak 3 bulan sekali. Kata Kunci : Penyakit Periodontal, Diabetes Melitus
HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN MANIS DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH SD NEGERI BLANG MALU KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE Nurkhaliza Nurkhaliza; Herry Imran
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5610

Abstract

HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN MANIS DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH SD NEGERI BLANG MALU KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DENGAN MENGHILANGKAN RASA SAKIT GIGI DI DESA BAK DILIP KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR Putri Rahmaika; Cut Ratna Keumala; Finaul Asyura
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.4057

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang cukup tinggi, khususnya di wilayah pedesaan. Sakit gigi merupakan salah satu keluhan yang sering dialami masyarakat dan dapat berdampak pada kualitas hidup, aktivitas sehari-hari, serta produktivitas individu. Keterbatasan akses pelayanan kesehatan dan faktor ekonomi mendorong masyarakat untuk memanfaatkan obat tradisional sebagai alternatif pengobatan. Namun, efektivitas penggunaan obat tradisional sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat dalam penggunaan obat tradisional dengan menghilangkan rasa sakit gigi di Desa Bak Dilip Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 46 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang mengenai penggunaan obat tradisional (65%). Sebanyak 59% responden menyatakan penggunaan obat tradisional tidak mampu menghilangkan rasa sakit gigi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dalam penggunaan obat tradisional dengan menghilangkan rasa sakit gigi. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat berhubungan secara signifikan dengan keberhasilan penggunaan obat tradisional dalam menghilangkan rasa sakit gigi. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi dan promosi kesehatan gigi dan mulut terkait penggunaan obat tradisional yang aman dan efektif.
PENGARUH PIJAT AKUPRESURE TERHADAP PENGURANGAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TM 1 DI TPMB DELIMA WINDA MAOLINDA Futri Yani; Dwi Rahmawati; Eirene Eunike Mediana Gaghauna; Frani Mariana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5307

Abstract

Latar Belakang: Lebih dari 80% pada wanita hamil di Indonesia mengalami mual muntah berlebihan. Hiperemesis gravidarum menyebabkan komplikasi berbahaya pada kehamilan. Terapi akupresure memiliki pengaruh besar dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil.Tujuan: Menganalisis Pengaruh Pijat Akupresure Terhadap Pengurangan Mual Muntah Pada Ibu Hamil TM 1 di TPMB Delima Winda Maolinda.Metode: Berjenis kuantitatif, dengan rancangan pre-eksperimental dan pendekatan one group pretest – posttest design. Sampel sebanyak 30 orang. Teknik sampel purposive sampling . Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Semua responden menderita mual muntah sebelum mendapatkan terapi (100%). Mayoritas responden tidak menderita mual muntah setelah mendapatkan terapi dengan jumlah 24 dari 30 responden (86,7%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = <0,001 < 0,05 artinya terdapat pengaruh terapi pada ibu hamil trimester 1 dengan mual muntah.Simpulan: Ibu dengan frekuensi ringan menurun menjadi tidak mual muntah. Ibu dengan frekuensi sedang menurun menjadi ringan. Ibu harus tetap melakukan akupresure secara mandiri sebagai tindak lanjut dari terapi akupresure di TPMB Delima Winda Maolinda.
FAKTOR DETERMINAN KEBERHASILAN ADMINISTRASI KEBIJAKAN SANITASI LINGKUNGAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA MEDAN Syahrul&#039;an Syahrul&#039;an; Erni Susilawati; Kharis Meiwan K Telaumbanua
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5641

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan determinan penting derajat kesehatan masyarakat dan menjadi isu strategis dalam pembangunan kesehatan perkotaan. Keberhasilan kebijakan sanitasi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas administrasi kebijakan dalam perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, dan pengawasan. Kota Medan sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia masih menghadapi tantangan sanitasi lingkungan yang bersifat kompleks dan multisektoral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan keberhasilan administrasi kebijakan sanitasi lingkungan kesehatan masyarakat di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan dari 120 responden yang terdiri atas aparatur pemerintah daerah, tenaga kesehatan lingkungan, dan masyarakat melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen kebijakan, kapasitas sumber daya manusia, koordinasi lintas sektor, ketersediaan anggaran, dan partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan administrasi kebijakan sanitasi lingkungan, dengan koordinasi lintas sektor sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola administrasi kebijakan dan kolaborasi antarsektor dalam mewujudkan sanitasi lingkungan yang berkelanjutan di wilayah perkotaan.
EFEKTIFITAS AIR REBUSAN DAUN BINAHONG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS MAMPUAK Maulida Yutina Pertiwi; Novalia Widiya Ningrum; Nita Hestiyana; Siti Noor Hasanah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5479

Abstract

EFEKTIFITAS AIR REBUSAN DAUN BINAHONG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS MAMPUAK